p-Index From 2021 - 2026
6.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Reaktor REKA KARSA Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Aceh International Journal of Social Science Jurnal EduBio Tropika Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pencerahan Rekayasa Sipil Khazanah Pendidikan Biocelebes Gravitasi Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Riau Sulesana Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Konfigurasi : Jurnal Pendidikan Kimia dan Terapan The Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan (Journal of Archive in Civil Engineering and Planning) PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Sahafa Journal of Islamic Communication ADMINISTRASI PUBLIK Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Jurnal Golden Age JMM UNRAM (Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram) EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Kesehatan Indonesia Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Perspektif Pendidikan dan Keguruan Sosiohumanitas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Syntax Idea Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Algoritma, Logika dan Komputasi Edulead : Journal of Education Management DEDIKASI PKM Mitra Pendidikan: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Manajemen Mandiri Saburai (JMMS) Proceeding Biology Education Conference Proceeding International Seminar of Islamic Studies Labatila: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia Jurnal Natural The International Journal of Tropical Veterinary and Biomedical Research Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Siyasah Wa Qanuniyah: Jurnal Ilmiah Ma'had Aly Raudhatul Ma'arif Pusat Publikasi Ilmu Manajemen Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Edulead Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan Jurnal Pelayanan Masyarakat Jurnal Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Tentang Modernisme Indonesia Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 8 No 2 (2013)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v8i2.1274

Abstract

Mengenai gerakan modernisasi pemikiran Islam di Indonesia telah berkembang secara evolusif sejak permulaan abad XX, ditandai oleh munculnya beberapa tokoh (KH. Ahmad Dahlan, KH. Jamil Djambek, Hamka, H. Abdullah Ahmad dan lain-lain), yang merupakan pengaruh modernisasi Ibnu Taimiyah, Muh. Bin Abdul Wahab, Jamaluddin al-Afgani, selanjutnya Muhammad Abduh di Timur Tengah.Proses modernisasi pemikiran Islam itu, telah berkembang secara dinamis dan juga mempengaruhi munculnya para modernis Islam di permukaan yang lebih brillian, yang menginginkan agar umat Islam menginterpretasikan Islam sedapat mungkin secara  rasional dalam berbagai aspek kehidupan, terutama pada aspek teologi, filsafat dan tasawuf. Masalah wacana dan gerakan yang dikembangkan modernisasi pemikiran Islam Orde Baru oleh Harun dan Nurcholish adalah sebagai berikut:  Wacana pemikirannya dalam melakukan modernisasi pemikiran Islam di Indonesia era Orde Baru adalah masalah rasionalisme, sekularisme,  kebangsaan, pendidikan dan pluralisme dalam tinjauan Islam. Rasionalisasi Islam bagi Harun dan Nurcholish adalah suatu keharusan untuk memahami Islam secara mendalam sebagai agama rasional dan memiliki kebenaran yang absolut dan komprehensif.
KEHADIRAN DAN KEBENARAN YESUS MITRA NABI MUHAMMAD SAW (Suatu kajian Teleologi terhadap misi Keselamatan) Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 6 No 1 (2011)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v6i1.1315

Abstract

Kehadiran dan kebenaran bukan pada Yesus atau Muhammad saw., tetapi kehadiran hanya sebatas penyampai dan peringatan bukan untuk menjadi Tuhan yang otoriter dan dipertuhankan oleh Umat, karena ia hanya pancaran dan perpanjangan tangan tuhan (agent of wisdom). Akan tetapi Kebenaran itu sendiri adalah bersumber dari pemberi kebenaran yakni Tuhan Allah Swt atau dalam perspektif Katolik Ia adalah Elea Tuhan kita. Tulisan ini membahas tentang bagaimana titi sentuh secara aksiologi antara Katolik dengan Islam tentang keselamatan yang menjadi tujuan hidup manusia.Secara aksiologis tentang upaya aktualisasi kehidupan selamat di antara sesama manusia yang berbeda keyakinan dan keragaman budaya, merupakan unsur keindahan hidup yang senantiasa dirindukan oleh semua orang. Hanya saja perlu diketahui semua unsur manusia, dalam meningkatkan kehidupan yang damai sejahtera, aman dan tentram harus selalu melakukan introspeksi diri pada setiap umat baik yang menyangkut tentang diri, kelompok sosial keagamaaan, maupun budaya masing-masing Keywords Kehadiran dan kebenaran Yesus-Muhammad dan misi keselamatan
HIKMAH AL-ISRAQIYAH: MENELAAH SISI EKSISTENSIALISME TEOSOFI TRANSENDEN MULLA SADRA Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 7 No 2 (2012)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v7i2.1382

Abstract

Filsafat ditinjau dari perspektif lain terkadang disebut sebagai eksistensialisme. Filsafat ini telah berkembang pesat pada di zaman sekarang. Bentuk eksistensialisme ini menyangkut masalah manusia dan mengacu kepada gagasan bahwa manusia berbeda dengan makhluk lain, tidak memiliki esensi yang definitif dan telah ditentukan sebelumnya, dan tidak memiliki bentuk yang ditentukan sebelumnya, dan tidak memiliki bentuk yang ditentukan oleh alam. Manusia menentukan dan membangun keberadaannya sendiri.Gagasan ini secara luas dapat dibenarkan dan didukung oleh filsafat Islam, kecuali apa yang disebut sebagai eksistensialisme dalam filsafat Islam tidak berlaku hanya untuk manusia saja, tetapi jug untuk alam semesta. Maka ketika kita berbicara tentang eksistensialisme atau ishalat al-wujud (isme) dalam pengertian realitas substantif atau wujud obyektif, sebagai kebalikan dari eksistensi nominal atau mental (batiniyah). Dan pada saat kita menggunakannya dalam konteks eksistensialisme modern yang direspon oleh Barat, kita menggunakannya dalam pengertian keutamaan atau kelebihdahuluan.
Abû Hâmid Muhamad Bin Muhammad Al-Tûsi Al-Gazâliy dan Metode Ijtihadnya Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 6 No 2 (2011)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v6i2.1401

Abstract

Ijtihad dalam fikih adalah upaya optimal seorang mujtahid dalam menggali hukum-hukum syarak yang bersifat praktis pada dalil-dalil zhanniy dengan menggunakan metode istimbath (meliputi: metode kebahasaan, metode maqashid al- syari’ah, dan metode tarjih). Upaya tersebut senantiasa lestari dan setiap mujtahid dituntut untuk melakukan ijtihad. Seandainya aktifitas itu tidak dilakukannya, niscaya ia berdosa. Akan tetapi bagi kalangan awam, cukup dengan melakukan ittiba’, yakni mengikuti mujtahid, yang disertai pengetahuan tentang  alasan-alasannya. Untuk mendapatkan solusi hukum suatu permasalahan, maka yang pertama sekali harus diperhatikan adalah nas-nas Alquran dan Sunah Nabi Muhammad saw. Kalau tidak ditemukan solusinya secara langsung dari Alquran dan Sunah Nabi harus menempuh ijtihad yang mapan seperti; ijma’, istishâb, dan aql.  Ijmak yang dapat dilakukan hanya pada ijma para sahabat Nabi, karena sehabis periode sahabat, sudah amat sulit dilakukan ijma’ karena kaum muslim sudah amat terpencar diberbagai penjuru wilayah. Kendati demikian ia menawarkan ijma’ para pakar dalam satu pengetahuan tertentu. Al-Gazali menerapkan istihsâb dan aql tetapi hanya dua bentuk, yakni (1). Istihsâb yang ditunjukkan oleh akal dan syarak tentang kebolehan kelestariannya, (2). Istihsâb al-adam al-asliy, yakni kebebasan asli yang dimiliki oleh manusia di luar taklif yang telah ditentukan oleh syarak.
Karakteristik Tumbuhan Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Di Desa Riting Kawasan Hutan Krueng Jreu, Kabupaten Aceh Besar Food Composition Plant of Long Tail Macaque (Macaca fascicularis) In The Riting Village of Krueng Jreu Forest, Aceh Besar Yasmanijar Yasmanijar; Hasanuddin Hasanuddin; Abdullah Abdullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kerusakan habitat akibat aktivitas manusia seperti penebangan hutan, pembakaran hutan, pembukaan lahan menjadi perkebunan menyebabkan kesulitan bagi monyet ekor panjang dalam  menemukan pakan di kawasan Hutan Krueng Jreu, Kabupaten Aceh Besar. Kerusakan habitat  akibat aktivitas manusia berpengaruh terhadapat jenis, karakteristik, dan ketersediaan tumbuhan pakan di daerah tersebut, monyet ekor panjang tidak lagi mengkonsumsi pakan yang ada di hutan tetapi lebih memilih mencari tumbuhan budidaya yang ada di perkebunan masyarakat. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian  ditemukan 16 jenis tumbuhan pakan monyet ekor panjang di kawasan tersebut, 9 jenis tumbuhan budidaya dan 7 jenis tumbuhan yang hidup di hutan. Karakteristik tumbuhan pakan monyet ekor panjang berupa tumbuhan yang memiliki buah dengan warna mencolok, beraroma dengan rasa manis, memiliki daun muda yang lunak dengan tekstur perkamen serta bunga yang memiliki kandungan nektar banyak. Tingkat ketersediaan pakan monyet ekor panjang  di desa Riting kawasan hutan Krueng Jreu, Aceh Besar tergolong sedikit dengan presentase rata-rata 0-4.5%. Kata kunci: Habitat, Monyet Ekor Panjang, Karakteristik Pakan. ABSTRACT             Habitat destruction due to human activities such as deforestation, forest burning, land clearing for plantations cause difficulty for the long-tailed macaques in finding food in the forest area Krueng Jreu, Aceh Besar. Habitat destruction by human activities affect the types, characteristics, and availability of food plants in the area, long-tailed monkeys no longer consume food in the forest but rather look for the cultivation of plants in plantation communities. The approach used in this study is a qualitative approach to observation and interview techniques. The research found 16 species of long-tailed monkeys feed plants in the region, 9 species of plants cultivated plant and 7 species that live in the forest. Characteristics of long-tailed monkeys feed plants in the form of plants that have fruit with striking colors, scented with a sweet taste, the young leaves have a soft texture and interest parchment that contains nectar. The level of long-tailed monkeys availability of food in the Riting village of Krueng Jreu Riting forest area, Aceh Besar with a relatively small percentage of average 0-4.5%. Keywords: Habitat, Long Tailed Monkey, Characteristics Feed. 
Population Structure And Habitat Stratification Of Daily Activity Of Monkey Long Tail (M. Fascicularis) Which Located At Hutan Lindung Iboih Kota Sabang Frida Fadwa; Abdullah Abdullah; M Ali Sarong
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 2, No 4 (2017): Nopember 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was done through the observation of population structure and habitat stratification of daily activity of Monkey long tail (M. fascicularis) which located at hutan lindung Iboih Kota Sabang. This research is descriptive with quantitative approach. This research was held in hutan lindung Iboih, Sabang district on June until July 2016.The collective data on population structure observation and grouping size of M. fascicularis by using concentration count method and for observing daily activity of M. fascicularis , scan sampling method was used. Based on the research shown that (1) Population structure of M. fascicularis on the 1st location was ranged in beween 11-12 individual. On the 2nd location was ranged in between 20-25 individual and on the 3rd location was ranged in between 10-15 individual. (2) Habitat stratification which used by M. fascicularis is more dominant by using E stratum (0 meter). Dominant activity is dynamic activity with the number of percentage is about 37,05% comparing with other activities. On the other hand the reproduction activity is more frequent doing in the altitude between 1-5 meter (D stratum) with the percentage is about 1,40% comparing with E stratum (0 meter) which only has the percentage about 0,17%. (3) The most frequent behavior which was done by the group of M. fascicularis is the behavior of moving which has the percentage about 39,50% comparing with other activities. The conclusion of this research is the population structure of M. fascicularis will form the inverted pyramid, because the mature individual is more dominant comparing with the young individual. These facts cause the age structure of long tail-macaque categorize in the regressive population.
Habitat Conditions Malayan Porcupine (Hystrix brachyura) In Captivity Deer Park Village Lamtanjong District Of Aceh And Village Panton Luas South Aceh Regency Mira Salviana; Abdullah Abdullah; Mimie Saputri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Pebruari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.284 KB)

Abstract

Malayan Porcupine is one of the protected wildlife in Indonesia. This animal has many benefits for humans. But the population continues to decline due to poaching. One way to save is with the conservation of these animals. Captive of Deer Park Village Lamtanjong is one conservation area in Aceh. This research was conducted in August until September 2016. The purpose of research was to determine the condition of the habitat Malayan Porcupine. The object of research is two tailed Malayan Porcupine, each of which is located in the village of Deer Park Breeding Lamtanjong Aceh Besar district and the village of Panton Luas South Aceh.  Data about the condition of the habitat is done by direct measurements during the research. Based on the research data is the average temperature during the research in Captive Deer Park Village Lamtanjong 28˚C (morning), 30,5˚C (noon), and 32,5˚C (afternoon),  While the temperature in the village of Panton Luas is at 24˚C (morning), 30˚C (noon), and 31,3˚C (afternoon).  Data humidity Captive Deer Park Village Lamtanjong was 44% (morning), 28% (noon), and 20% (afternoon), while the average humidity in the village of Panton Luas is 46.3 % (morning), 29% (noon), and 24% (afternoon).  Data measuring soil pH is 3,6 to Captive deer park Lamtanjong village, and 4.5 for the village of Panton Luas. Extensive data Breeding cage Malayan Porcupine in Deer Park is 3.15 m2 with a height of 2.3 meters, and 1.5 m2 with a height of 60 cm for Hedgehog in the village of Panton Luas. The conclusion of this research is the breeding habitat conditions in Deer Park and in the village of Panton Luas already support for the maintenance of a Porcupine.
Amphibian Diversity in altitude 1440 meters above sea level in the district Kebayakan of Central Aceh Muzakiruddin Muzakiruddin; Abdullah Abdullah; Dahlian Oesman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amphibians are one of the components of the ecosystem which has a very important role, both ecologically and economically. Research on amphibians in Indonesia is still very limited. Forest communities to change the area into other uses. This study aims to: (1) Knowing what types of amphibians found at an altitude of 1440 meters above sea level. (2) Determine the level of amphibian diversity in every altitude 1440 meters above sea level. This research was conducted in the District Kebayakan Central Aceh. The method used in obtaining data amphibian is Visual Encounter Survey by purposive sampling at different heights, with sampling using line transect along 500 meters. Analysis of descriptive data. The physical characteristics of the study sites showed a corresponding value to the lives of amphibians in general. The water temperature ranges from 18 to 20 ° C and air temperatures ranging from 18 ° to 24 ° C while the relative humidity ranges from 37% to 44% with a pH of 7 is relatively neutral and the salinity of the water is worth 0. The conclusion of research is the diversity of amphibians found in the District Kebayakan Central Aceh moderate.
Pengaruh Pemberian Darah Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan dan Kepadatan Populasi Infusoria Darul Elmi; Abdullah Abdullah; Muhammadar Muhammadar; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.298 KB)

Abstract

The objective of this study was to determine the effect of tuna blood (Euthynnus affinis) with different doses on growth rate and population density of infusoria. This research was conducted from July to August 2017 at Marine Biology Laboratory of Faculty Marine and Fishery Syiah Kuala University. This research uses the Complete Randomized Design (CRD) with 6 treatments and 3 replications. Factors tested were the effect of tuna blood giving with different doses on infusoria population growth rate. The treatments in this study were treatment A (Control), treatment B 3 ml / L, treatment C 6 ml / L, treatment D 9 ml / L, treatment E 12 ml / L and treatment F 15 ml / L. The results of analysis of variance (ANOVA) showed that the provision of tuna blood with different dose significantly influenced P 0,05 to growth rate and population density of infusoria. The best treatment with the highest value in this study was the treatment of F with doses of 15 ml / L with a mean population density of 221,500 ind / ml and growth rate of 7.714. The types of infusoria found were Paramecium sp, Euplotes sp, Euglena sp, Stentor sp, and Oxytricha sp. The most dominant type of infusoria is Paramecium sp.       Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian darah ikan tongkol (Euthynnus affinis) dengan dosis yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan kepadatan populasi infusoria. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2017 bertempat di Laboratorium Biologi Laut Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah kuala. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Faktor yang diuji adalah pengaruh pemberian darah ikan tongkol dengan dosis yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan  kepadatan populasi infusoria. Perlakuan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (Kontrol), perlakuan B 3 ml/L, perlakuan C 6 ml/L, perlakuan D 9 ml/L, perlakuan E 12 ml/L dan perlakuan F 15 ml/L. Hasil uji Analysis of varians (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian darah ikan tongkol dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata P 0,05 terhadap laju pertumbuhan dan kepadatan populasi infusoria. Perlakuan terbaik dengan nilai tertinggi pada penelitian ini adalah perlakuan F dengan dosis 15 ml/L dengan rerata kepadatan populasi 221.500 ind/ml dan laju pertumbuhan 7,714 ind/ml/hari. Jenis infusoria yang ditemukan yaitu Paramecium sp, Euplotes sp, Euglena sp, Stentor sp, dan Oxytricha sp. Jenis infusoria yang paling mendominasi yaitu Paramecium sp.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PEMBELAJARAN PEMAKNAAN PADA MATERI POKOK STRUKTUR ATOM Novilia Novilia; Betty Holiwarni; Abdullah Abdullah
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack : This reaserch development is aimed to developed a valid module based on eligibility content aspect, language, presentation, graphics and pemaknaan the topic of atomic structure. This reaserch method is research development (Research and Development, R & D) with 4-D development model with includes stages define phase, Design, Develop and Disseminate. Instruments of data collection are used validation and respons of teacher and student sheet. Data analysis technique is descriptive analysis, that way is calculate the avarage from every rating aspect in each aspect on module validation sheet. This research produce a module based on learning model of pemaknaan on the topic of Atomic Structure. The result show that module based on learning model of pemaknaan developed valid criteria based on eligibility content aspect, language, presentation, graphics and pemaknaanon with a precentage in a row 90,28%, 86,67%, 95%, 91,67%. The result of respons teacher and student about this module in a row 85,90% and 97,58% with very good criteriaKata Kunci : Module, Learning Model Of Pemaknaan, Atomic Structure
Co-Authors A. Besse Dahliana A. Ginong Pratikino A. Hadi Mahmud Abdul Ghofur Acihmah Sidauruk Ade Mutia Rahmah Admaja, Alfi Kusuma Ahmad Budi Junaidi Ahmad Hidayat Ahmad Imam Abdullah Ahmad Mustafa Akbar Akbar Ali Sarong Amirullah Amirullah Ana Rusmardiana Andi Novita Paramitha Andika Firmansyah Anggono Wijaya Anggono Wijaya Anggun Majah Annas Jaya Amrullah Annisa Annisa Arini Rahmadani Ariyanti Ariyanti Asmaul Husna Asrawati Nende Aufiana Firda Ayu Andini Harahap Badaruddin Badaruddin Baehaqi Baharuddin Baharuddin Bakti Jos Bashori Bashori Belinda Arabella Syafitri Betty Holiwarni Budiman Haruna Chindi Lainora Choirula Oktavia Nissa Cristine Prestarika Lukito Cut Meurah Meriana Dahlia Dahlia Dahlian Oesman Dandy Yusmar Darul Elmi Desi Salwani, Desi Dewi Ningsih Dewi Umaningrum Dewi Zahrah Diana Sari Dilla Anastasya Aro Dina Rahmawati Dina Yosiana Djufri Djufri Doni Rahmat Wicakso Dwi Putri Liana Dwijanto Dwijanto Dyah Hesti Wardhani Edi Mawardi EKA ASTUTI ELIHAMI, ELIHAMI Elisabeth Yulia Rana Elka Vina Detris Kola'a Elva Yasmi Amran Elvira Lastri Erina Wahyu Erna Diana Fachri Abdau Ramadhan Fadli Fadli Fahmy Armanda fajar muarif muarif Fauji Wikanda Frida Fadwa Gunawan Gunawan H. B. Mat Hadiatul Rodiyah Hajratul Aswah Halim Halim Handayani Handayani Hansri Ar Rasyid Hasanuddin Hasanuddin Herdini , Herdini Heri Cahyono Herpratiwi Herpratiw I Ketut Patra Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Guntur Ihsanuddin Ihsanuddin Irdalisa Isma Coryanata Jainah Jainah Jaka Darma Jaya Jeffray Enokh Bayoe Jimmi Copriady Joko Rehutomo Jumaidah Jumaidah Kafrawi Kafrawi Karimuddin Karimuddin Karma Karma Kartika Mayang Sari Khairil Khairil Khairil Khairil Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa’ Hamdani Kiki Kiki Kuswarak, Kuswarak La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman Luh Putu Ratna Sundari M A Chozin M Ali S M Ali S M Zardan Araby M. Rifani Al-Ghazali M.Rifqi Aufa Abdika Madani Hatta Maimun Syukri Malia Safriani MARIA BINTANG Maria Elina Maria Erna Marwan Marwan Medyan Riza Melinda Melinda Mella Rosalinda Michael Rahmadita Mimie Saputri Mira Salviana Mochammad Afifuddin Moh Dahlan Th Musa MOH ISMAIL Mohd. Hatta Mubarak Mubarak Muhammad Ali Muhammad Awal Muhammad Fajar Purnama Muhammad Fajar Purnama Muhammad Rusli M. Muhammad Trial Fiar Erawan Muhammadar Muhammadar muhdi muhdi Musafa Sabri Muttaqin Hasan Muzakiruddin Muzakiruddin Nabila Khairunnisa Wahdarohmah Nanda Febriani Mandala Nazar Muhammad Neneng Khoiriah Nesta Netri Nofri Yuhelman Nora Yulita Norfai Norfai Nosy Mayasari Novilia Novilia Nuniek Nizma Fajriyah Nur Atika Nur Fatwa Laudiu Nur Hidayat Nurazizah Nurazizah Nurfadillah Nurfadillah Nurfitria Sari Nurhidayat Nurhidayat Nurmaulida Saragi Nurudin Nurudin Nurul Auliya Nurul Fajriah Nynda Fatmawati Octarina, Nynda Fatmawati Onik Zakiyyah Pagar Pagar Pra Gemini Priskila Fransisca Haryono Putri Hilmayanti Rahmat Yunus Rahmi Auliah Rahmi Khairatul Hisan Ramadhan Wirayudha Rasmiwetti Rasmiwetti Rendra wijaya Resta Andria Putri Riko Sanjaya Rini Fitri Riska Febrilia Rita Astarina Rodiansono Rodiansono Rohini Rohini Sabirin Iskandar Safrida Safrida Sahabuddin Sahabuddin Said Nazaruddin Salmatus Sauda Samsudin Samsudin Sandra Sandra Sari Karmiyati Satria Satria Shirley Wahadamaputera Siti Fatimah Azzahra Sitizalikha Sitizalikha Sitti Maryam Sudirman Numba Sudirman Sudirman Suherman Suherman Sukma Dewi Sulaiman Sulaiman sunardi sunardi Suwandi Suwandi Syaefuddin Syaefuddin Tarkono Tarkono TATI NURHAYATI Tati Yulia Fitri Tengku Riza Zarzani N Teuku Budi Aulia Teuku Fajar Shadiq Tri Anggono Uripto Trisno Santoso Usman, Munadi Usman, Usman Vivi Yunisa Harahap Wahyu Hidayat Wardono Wardono Whindy Randa Wijayanti, Indah Oktari Yasir Nasution Yasmanijar Yasmanijar Yulia Hayati Zainal Mukmin Zaki Dayatul Akbar Zalia Muspita Zohrani - Zulfikurrahman Zulfikurrahman Zulhelmi Andika