p-Index From 2021 - 2026
7.441
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Urgensi Asbab Nuzul Dalam Memaknai Penafsiran Al-Qur'an Dzikra, Aulia Mar'atu; Febrina, Dina; Syahri, Hanifa; Martiana, Wilsa; Agustiar, Agustiar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.327

Abstract

Pemahaman terhadap asbab nuzul memiliki signifikansi yang mendalam dalam proses penafsiran Al-Qur'an. Sebagai latar belakang historis yang melandasi turunnya ayat-ayat Al-Qur'an, asbab nuzul tidak hanya berfungsi untuk menjelaskan konteks sosial dan budaya saat wahyu diturunkan, tetapi juga membantu mengungkap tujuan, hikmah, dan relevansi ayat dalam kehidupan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi asbab nuzul dalam mendukung penafsiran Al-Qur'an yang kontekstual, akurat, dan aplikatif. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, ditemukan bahwa asbab nuzul mampu menjadi kunci utama dalam menjembatani perbedaan makna dan menghindari kesalahpahaman dalam memahami teks suci. Kajian ini juga menegaskan bahwa penafsiran yang mengabaikan asbab nuzul berpotensi menghasilkan interpretasi yang keliru dan terlepas dari esensi syariat Islam. Dengan memperhatikan pentingnya integrasi antara asbab nuzul dan metode tafsir, artikel ini menyarankan agar para mufassir dan akademisi menjadikan asbab nuzul sebagai salah satu landasan pokok dalam studi Al-Qur'an, sehingga mampu menghasilkan tafsir yang tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga kontributif bagi kehidupan modern.
Dilalah Ta’rif dan Tankir : Suatu Kajian dalam Ilmu Tafsir Pertiwi, Yusdiah; Delima, Desi Asmara; Rizkiyah, Azdiva Miftahur; Asri, Nurul; Agustiar, Agustiar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.361

Abstract

Dilalah Ta’rif dan Tankir merupakan dua konsep penting yang digunakan untuk memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an. Dilalah Ta’rif merupakan penunjukan makna yang jelas dan eksplisit dari teks Al-Qur'an, di mana tafsir dilakukan berdasarkan makna langsung yang terkandung dalam kata-kata ayat tersebut. Sebaliknya, Tankir mencakup penunjukan makna yang tersirat, yang memerlukan pemahaman yang lebih mendalam dan kontekstual, baik dari segi bahasa, sejarah, atau situasi sosial yang melingkupi wahyu tersebut. Tujuan penulisan asrikel ini adalah untuk mengkaji Dilalah Ta’rif dan Tankir dalam kajian Ilmu Tafsir. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi kepustakaan yang menggunakan sumber data yang menjadi koleksi perpustakaan dengan pensekatan kualitatif deskriptif. Kemudian dilakukan content analisis terhadap data yang diperoleh. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa kedua konsep ini saling melengkapi dalam proses penafsiran Al-Qur'an. Dilalah Ta’rif memberikan pemahaman dasar yang kuat, sementara Tankir membuka ruang untuk eksplorasi makna yang lebih dalam dan aplikatif. Dengan demikian, Dilalah Ta’rif dan Tankir bukan hanya memperkaya pemahaman terhadap wahyu Ilahi, tetapi juga membantu penafsiran yang lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan konteks kehidupan umat Islam.
Analisis Manthuq dan Mafhum Dalam Makna Tersurat dan Tersirat An Nury, Ahmad Husein; Bukhari, Bukhari; Nasution, Salman Paris; Hasibuan, Jefri; Agustiar, Agustiar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.362

Abstract

Penelitian ini membahas konsep manthuq dan mafhum dalam Al-Qur'an, yang mencakup makna tersurat (manthuq) dan makna tersirat (mafhum). Manthuq merujuk pada makna eksplisit dari lafaz ayat, sedangkan mafhum adalah makna implisit yang membutuhkan analisis lebih lanjut. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengacu pada sumber primer seperti kitab-kitab tafsir dan sumber sekunder berupa artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manthuq terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu manthuq sarih dan manthuq ghair al-sarih, sementara mafhum terdiri dari mafhum muwafaqah dan mafhum mukhalafah. Kedua konsep ini memiliki peran signifikan dalam memperluas pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, khususnya dalam konteks ijtihad hukum Islam. Dengan memahami manthuq dan mafhum, pengambilan hukum menjadi lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan kontemporer, sehingga memperkokoh posisi Al-Qur'an sebagai pedoman utama umat Islam.
Meaning Recognition Terms in Arabic Semantic Studies Al Farros, Aathifah; Wijayanti, Ida; Agustiar, Agustiar
Journal of Humanities Research Sustainability Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jhrs.v1i1.907

Abstract

Background. This research is motivated by the complexity of understanding meaning in linguistic contexts, especially in Arabic, which involves various semantic theories. Purpose. The purpose of the study is to examine theories of understanding meaning in Arabic semantics to provide a foundation for the effective and efficient use of language. Method. The method used is a literature study with data sources from scientific books and articles accessed online. Results. The results show that there are five main theories in understanding meaning in Arabic semantics: referential theory (al-nazhariyah al-isyariyah) which identifies meaning based on its references, ideological theory (al-nazhariyah al-thashawuriyah) which views language as a means of conveying ideas, behaviorist theory (al-nazhariyah al-sulukiyah) which studies meaning through the behavior of language users, contextual theory (al-nazhariyah al-siyaqiyah) which emphasizes the importance of context in expressing meaning, and the theory of the field of meaning (nazhariyah al-huqul al-dalaaliyah) which views vocabulary as part of an interconnected area or field. Conclusion. In conclusion, an understanding of these theories is important for exploring the complexity of meaning in the linguistic context of the Arabic language, so that it can support better use of the language.
Academic Supervision Using the Plan, Do, Check, And Action (PDCA) Method from William Edwards Deming's Perspective to Improve Teacher Professionalism in Public Junior High Schools in Kabupaten Anambas Nurhasanah, Nurhasanah; Asrulla, Asrulla; Afriza, Afriza; Agustiar, Agustiar
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 4 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i4.4642

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the PDCA cycle (Plan, Do, Check, Act) in academic supervision and its impact on teacher professionalism in public junior high schools (SMP) in Kabupaten Anambas. The study is motivated by the need to enhance teacher professionalism, which includes lesson planning, assessment, reflection, and professional collaboration. Academic supervision has so far tended to be administrative in nature, making the application of the PDCA cycle—introduced by William Edwards Deming—relevant for creating supervision that is systematic, reflective, and oriented toward continuous improvement. This study uses a qualitative approach with a case study method conducted in three public junior high schools (SMPN 1 Siantan Utara and SMPN 2 Bayat). Data were collected through in-depth interviews with teachers, principals, and supervisors; observations of supervision documents and lesson plans (RPP); and focus group discussions. Thematic analysis was used to identify changes in practice and contextual factors influencing the implementation of PDCA. The results show that PDCA-based academic supervision improves more thorough lesson planning, more consistent professional reflection, concrete follow-up actions, and more intensive teacher collaboration. However, the success of PDCA implementation is influenced by enabling factors such as transformational school leadership, supervisor support, teacher openness, availability of supervision instruments, and an organizational culture that supports learning; and it is hindered by time constraints, varying levels of understanding of PDCA, administrative workload, resistance from entrenched cultural norms, and limited technology. These findings reinforce the theory that PDCA-based academic supervision is more effective than conventional models and provide practical recommendations for policies aimed at improving the quality of education in public junior high schools.
STUDI DESKRIPTIF TENTANG PERILAKU OPTAS (PASIF) SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS VIIIB MTs JAMILURRAHMAN YOGYAKARTA Rivaldy, Muhammad; Raharja, Alfath Akhmanuddin Rabbani; Thera, Muhammad Irsyad Van; Akbar, Panca Mega; Hamdi, Muadzin; Agustiar, Agustiar
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1101

Abstract

This study aims to provide an in-depth description of the optas (passive) behavior of students during the learning process in class VIIIB of MTs Jamilurrahman Yogyakarta. The phenomenon of students who tend to remain silent, avoid asking questions, and show little participation is one of the common challenges teachers face in creating an effective and interactive classroom environment. This research employed a qualitative descriptive method with primary data sources consisting of students and teachers from class VIIIB. Data were collected through open-ended interviews comprising six questions for students and five questions for teachers. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that most students feel bored, shy, lack self-confidence, and are afraid of making mistakes during classroom activities. These emotional barriers lead them to remain silent and avoid expressing their opinions. From the teacher’s perspective, the students’ level of participation remains low due to both internal factors such as low motivation and self-confidence, and external factors such as limited two-way interaction between teacher and students.
تطبيق وسيلة التعليم باستخدام إسبرينج سويت (iSpring Suite) لتعليم المفردات لدى تلاميد الصف الأول بمدرسة المتوسطة الإسلامية المتكاملة الإحسان Alam, Rofik Nur; Hidayat, Nandang Sarip; Agustiar, Agustiar
'ARABIYYA: JURNAL STUDI BAHASA ARAB Vol. 14 No. 02 (2025): Arabiyya: Jurnal Studi Bahasa Arab
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/r76tms53

Abstract

ملخص البحث تعتبر المفردات العربية عنصرًا مهمًا في تعلم اللغة، ومع ذلك، يواجه العديد من الطلاب صعوبات في فهم المعاني وتكوين الجمل بسبب الطرق التقليدية في التعليم التي تعتمد على الحفظ. تهدف هذه الدراسة إلى تقييم فعالية iSpring Suite في تدريس المفردات في المدرسة المتكاملة الإسلامية المتوسطة الإحسان. من خلال إشراك 20 طالبًا، تم استخدام نهج كمي وطريقة تجريبية لجمع البيانات. تم تحليل البيانات باستخدام اختبار Test-T، والذي أظهر أن iSpring Suite فعال في مساعدة الطلاب على فهم معاني المفردات (درجة 5.284) وتكوين الجمل (درجة 5.762)، وكلاهما يتجاوز القيمة الدالة عند مستوى 1% و5%. تدعم هذه النتائج قبول الفرضية البديلة (Ha) ورفض الفرضية الصفرية (Ho)، وبالتالي، يُعتبر استخدام iSpring Suite كأداة تعليمية فعالًا في تحسين فهم الطلاب وقدرتهم على استخدام المفردات العربية.
Co-Authors . A, Faizal A, Faizal. Abdul Ghoni Abdul Latif Adelin, Muhammad Afriza, Afriza aini, aysafitra Akbar, Panca Mega Akhmad Baihaqi Akil Fathur Rahman Syah, M. Al Farros, Aathifah Alam, Rofik Nur ALGUSYAIRI, PARISYI Amalia, Hana Putri Amir Mukhlis An Nury, Ahmad Husein Apip, M Apip, M. Asri, Nurul Asrulla, Asrulla Aswin Nasution Azwana Azwana Bagio, Bagio Banjarnaor, Riadi Bukhari Bukhari Dahrani, Dahrani Delima, Desi Asmara Dewi Fithria Dina Febrina Dinda, Dinda Dzikra, Aulia Mar'atu Ellen Lumisar Panggabean Fachrul, Muhammad Reizki Fadhli Syamsudin Fikri, Rijalul Fuzielestari, Syarifah Rizcy Ghani, Erman Gita Morinda, Claudio Hakim, Sri Wahyuni Hakmi Wahyudi Halil, Rahmatika Hamami, Abdul Rasyid Hamdi, Muadzin Hartono Hartono Hasibuan, Jefri Hawary, M. Shofiyyur Rahman Hayuningtyas, Pawestri HENDRA GUNAWAN B11211055 Hidayat, Hakmi Hidayati, Willi Husnah, Qomariyatul Jezy, Ahmad Jumrotun, Siti Lindawati Lindawati M. Fahli Zatrahadi M. Ridwan Hasbi Madaniyah, Madaniyah Mardiah Mardiah Martiana, Wilsa Masrun masrun Minanurrohman, Minanurrohman Misriani, Misriani Mudasir Mudasir Muhammad Azhar Muhammad Ridwan MUHAMMAD TAUFIK Munawir Munawir Nandang Sarip Hidayat Nangim, Ngainun Nastabila, Putri Nasution, Anisah nasution, salman paris Nelly Yusra Nini Aryani Noverma, Rika Nurhasanah Nurhasanah Nurwijayanti Pertiwi, Yusdiah Pradinata Putra, Vebri PUTRA, VEBRI PRADINATA Qhisthina Atikah Qomariyatulhusnah, Qomariyatulhusnah Raharja, Alfath Akhmanuddin Rabbani Rahmadhani, Rahmadhani Rahmadi Rahmadi Ridho, Kamila Ainur Rifaldi, Muhammad Rivaldy, Muhammad Rizadiliyawati, Rizadiliyawati Rizka Damayanti Rizkiyah, Azdiva Miftahur Rohadi Rohadi Rohaini, Yespi RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdi Rusdi Safrika Safrika Sari, Dwi Nofika Sefrian, Aldi Shofiyyur Rahman Hawary, M. Siregar, Siti Aisiyah Sri Handayani Suci Febriani, Riska Sufriadi Sufriadi Sumiati Sumiati Syafi'ah, Syafi'ah Syah, M. Akil Fathur Rahman Syahbana, Mahdi Syahri, Hanifa Syauqi, Teuku M Taufik, Dasrizal Thera, Muhammad Irsyad Van Usman Usman Utari, Nur Maulida Utari, Ririn Fradina Wijaya, Muhammad Satrio Wijayanti, Ida Yanti, Alda Yuliharti Yuliharti Yusriyah Yusriyah, Yusriyah Zulbaida Zulbaida