Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Stabilitas Fisik Sediaan Sirup dari Berbagai Bahan Aktif Rifka Annisa; Khusnul Khotimah; Nor Latifah
An-Najat Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i3.3115

Abstract

This review article discusses the evaluation of physical stability in syrup dosage forms, focusing on three studies that utilized different active ingredients: lime leaf extract, watermelon rind extract, and loratadine. The objective is to assess and compare the outcomes of physical tests such as pH, viscosity, organoleptic properties, and homogeneity under short-term storage conditions. Each study employed an experimental approach by formulating syrup and conducting physical evaluations over a specific period. The results demonstrated that all syrup preparations maintained acceptable physical stability throughout the observation period, with minor variations depending on the formulation and active substance. These findings emphasize the importance of consistent physical stability testing in pharmaceutical product development, especially for liquid dosage forms derived from natural ingredients or commercial drugs. Such testing is crucial to ensure product safety, efficacy, and consumer acceptability during storage and use.
Implementasi Sistem ISO 14001 dalam Pengelolaan Limbah Industri Farmasi di Indonesia Hairunnisa Hairunnisa; Salma Fitriyanti; Nor Latifah
An-Najat Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i3.3119

Abstract

This review explores the implementation of ISO 14001 in pharmaceutical waste management within Indonesia’s industry context. ISO 14001, as an Environmental Management System (EMS), offers a structured approach to reducing environmental risks and improving operational efficiency. The review analyzes five peer-reviewed articles published between 2023 and 2025, focusing on hospitals and pharmaceutical-related sectors. Findings reveal that ISO 14001 adoption contributes significantly to better waste segregation, reduced environmental impact, and enhanced organizational sustainability when implemented comprehensively. However, challenges such as lack of cross-unit coordination, limited policy support, and inadequate staff training hinder full system integration. The review also identifies the synergy of ISO 14001 with other standards such as ISO 45001 and ISO 22000 as a strategic advantage for industry-wide performance. Implications suggest the need for stronger regulatory frameworks and internal organizational commitment to transform ISO 14001 from a compliance tool into a driver of sustainable innovation.
Uji Stabilitas Fisik dan Kimia Sediaan Tablet Paracetamol terhadap Suhu dan Kelembaban Selama Penyimpanan Muhammad Hafiz Adha; Jaida Rahma; Nor Latifah
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i1.3034

Abstract

This study aims to evaluate the physical and chemical stability of paracetamol tablets under varying temperature and humidity conditions, specifically room temperature (25°C ± 2°C) and high temperature (40°C ± 2°C) with relative humidity of 75% ± 5%. The stability test was conducted over a period of three months with observations at 30-day intervals. Parameters assessed included changes in color, tablet hardness, active ingredient content (measured using UV-Vis spectrophotometry), and pH of the dissolved solution. The results showed that tablets stored at high temperature experienced a decrease in paracetamol content by up to 5.8% and visible color changes starting from the second month. These findings highlight the importance of proper storage conditions to maintain the quality, safety, and efficacy of pharmaceutical products.
FORMULASI DAN STABILITAS FISIK SEDIAAN SIRUP HERBAL: TINJAUAN LITERATUR DARI BERBAGAI TANAMAN OBAT INDONESIA Dhea Nadilla; Iqbal Nurwahid; Nor Latifah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 11: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat dalam bentuk sediaan sirup terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap obat herbal yang praktis dan mudah dikonsumsi. Kajian ini bertujuan untuk mereview enam jurnal terkait formulasi dan uji stabilitas sirup herbal yang dibuat dari berbagai tanaman seperti daun iler, kunyit asam, serai, kemangi, daun gaharu, seledri, dan temulawak. Dalam kajian ini dianalisis metode formulasi, uji stabilitas fisik, uji aktivitas farmakologis (mukolitik), dan uji mutu organoleptik (hedonik). Metode review dilakukan dengan menelaah isi jurnal secara sistematis dan komparatif terhadap aspek-aspek yang menjadi fokus penelitian. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa semua sediaan sirup tersebut diformulasikan dengan prinsip dasar sediaan cair oral, dengan komponen utama meliputi bahan aktif herbal, pelarut (biasanya air), pemanis (sukrosa atau stevia), dan bahan pengawet seperti natrium benzoat. Dari segi stabilitas fisik, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa sirup herbal tetap stabil dari segi warna, bau, pH, dan viskositas selama periode uji. Uji hedonik pada beberapa sirup juga menunjukkan tingkat penerimaan rasa yang baik dari panelis. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam standarisasi ekstrak dan data farmakokinetik. Dapat disimpulkan bahwa sirup herbal memiliki potensi besar dalam pengembangan obat tradisional modern, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mendukung keamanan dan efektivitasnya secara ilmiah
REVIEW JURNAL: EVALUASI UJI STABILITAS SEDIAAN CAIR ORAL Wima Triana; Alfia Mujahra; Nor Latifah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 11: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan cair oral banyak digunakan dalam praktik farmasi karena kemudahan pemberian dan penerimaannya, terutama pada populasi pediatrik dan geriatri. Namun, kestabilan fisik, kimia, dan mikrobiologis sediaan ini sangat rentan terganggu oleh kondisi penyimpanan dan formulasi yang tidak optimal. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara sistematis uji stabilitas sediaan cair oral berdasarkan studi literatur terkini dalam rentang 2018–2024. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap jurnal ilmiah, pedoman ICH, serta laporan WHO dan BPOM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan eksipien yang tepat, pemilihan kemasan pelindung seperti botol kaca amber, serta penerapan metode uji stabilitas jangka panjang dan dipercepat sangat menentukan mutu dan umur simpan sediaan. Selain itu, pemantauan parameter seperti viskositas, pH, potensi zat aktif, dan kontaminasi mikrobiologis merupakan langkah penting untuk menjamin kualitas produk. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan Quality by Design (QbD) dan validasi metode analitik sebagai dasar pengembangan formulasi yang aman dan stabil. Kesimpulannya, strategi stabilisasi berbasis bukti sangat krusial dalam memastikan efektivitas dan keamanan sediaan cair oral di berbagai kondisi penyimpanan.
Kajian Stabilitas Fisikokimia Antibiotik β-laktam: Implikasi terhadap Formulasi dan Penyimpanan Abu Dzar Alghifary; Nor Latifah
Inovasi Kesehatan Global Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v2i3.2215

Abstract

β-lactam antibiotics are a very important group of drugs and are most frequently used in the treatment of bacterial infections, both in healthcare facilities and for self-medication. The advantages of β-lactams lie in their effectiveness and broad spectrum of action. However, the development of pharmaceutical preparations containing β-lactams still faces significant challenges, particularly related to the physicochemical stability of these compounds. The reactive ring structure of β-lactams makes them highly susceptible to degradation, particularly through hydrolysis. This degradation process can be accelerated by various environmental factors such as high temperature, changes in pH, humidity, and the presence of certain excipients and solvents in drug formulations. This article comprehensively reviews the various factors that influence the stability of β-lactams, both in solid and liquid pharmaceutical dosage forms, as well as in microbiological media. Furthermore, it also examines various innovative formulation approaches that have been developed to improve the stability of these compounds. These approaches include film coating technology, encapsulation, and crystal engineering, which have been shown to reduce the rate of degradation and extend product shelf life. Literature studies have shown that solid dosage forms are generally more stable than liquid dosage forms, primarily because exposure to water and solvents can accelerate hydrolysis. Distribution and storage of these preparations are also important aspects to consider in maintaining the quality and effectiveness of β-lactam antibiotic therapy. Therefore, β-lactam product development requires a holistic approach, encompassing not only formulation and production technology but also optimal distribution and storage strategies. The use of appropriate analytical methods is also necessary to monitor degradation products and ensure product safety and effectiveness throughout the shelf life.
REVIEW PERBANDINGAN HASIL UJI WAKTU HANCUR TABLET HISAP BERDASARKAN METODE PEMBUATAN Amaliya Bunga Dwiyanti; Harris Noorrahman; Irma Muthiah; Noor Mila Wati; Silvia Rismawati; Nor Latifah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9051

Abstract

Review Artikel ini membahas tentang perbandingan hasil uji waktu hancur tablet hisap. Di mana Tablet hisap banyak diminati di masyarakat sebab memiliki kelebihan untuk mempermudah pasien khususnya pada anak-anak dengan rasa yang enak, berbentuk yang menarik contohnya permen juga praktis dalam menggunakannya atau orang yang kesulitan menelan obat dan mudah dikonsumsi langsung tanpa menggunakan air. Tablet hisap dapat dibuat dengan berbagai metode granulasi kering, kempa langsung, serta granulasi basah. Dalam pembuatan tablet harus melakukan uji evaluasi. Pada review artikel ini kami membahas salah satu uji evaluasi yaitu waktu hancur di mana uji waktu hancur penting dalam pembuatan tablet hisap karena untuk memastikan tablet tersebut larut dengan sempurna di mulut setelah dikonsumsi. Hasil uji waktu hancur pada artikel review dengan menggunakan berbagai metode didapatkan hasil memenuhi persyaratan dimana persyaratan waktu hancur tablet hisap larut dalam <30 menit.
REVIEW: PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ASAM BASA TERHADAP UJI WAKTU LARUT TABLET EFFERVESCENT Alya Anggryanti; Hana Salma Cantika; Hairunnisa; Niken Widya Ningrum; Salma Fitriyanti; Nor Latifah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9052

Abstract

Review jurnal ini menghasilkan data yang berupa kajian tentang perbandingan berbagai variasi konsentrasi asam basa yang terkandung pada tablet effervescent. Tablet effervescent adalah tablet yang dikonsumsi secara oral dan perlu dilarutkan terlebih dahulu dalam cairan dan yang kemudian akan menghasilkan reaksi gelembung atau buih, reaksi tersebut terjadi karena adanya interaksi asam basa. Bahan basa yang sering digunakan dalam formulasi tablet effervescent adalah asam sitrat, asam tartat dan natrium bikarbonat. Adanya kajian perbandingan konsentrasi ini bertujuan untuk memberikan informasi formulasi asam basa yang optimal dan efektif dalam pembuatan tablet effervescent. Hasil berbagai variasi konsentrasi asam basa juga dibandingkan dengan hasil uji waktu larut tablet effervescent dengan syarat kurang dari 5 menit. Waktu larut tablet effervescent merupakan uji yang menggambarkan seberapa cepat proses pelepasan zat aktif di larutan sampai menghasilkan gas CO2. Hasil yang diperoleh pada kajian review jurnal ini, beberapa tablet effervescent menghasilkan formulasi asam basa yang optimum dengan waktu hancur yang memenuhi persyaratan.
RIVIEW TENTANG BERBAGAI FORMULASI TABLET MENGGUNAKAN METODE KEMPA LANGSUNG Rima Hindriani; Raudatul Hasanah; Hayatun Nissa; Fathiyatur Rahmah; Adelia Ikrima; Muhammad Rizky; Nor Latifah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan formulasi tablet menggunakan metode kempa langsung, yang merupakan teknik produksi tablet yang efisien, cepat, ekonomis dan mengurangi penggunaan bahan pengikat dan pelarut serta banyak digunakan dalam industri farmasi. Lima jurnal studi yang dianalisis untuk mengidentifikasi pengaruh berbagai bahan pengisi dan tekanan kompresi terhadap sifat fisik tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan pengisi seperti Avicel pH 102 dan pati pregelatinasi beras ketan putih memberikan dampak signifikan pada kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur tablet. Selain itu, tekanan kompresi juga berpengaruh terhadap kualitas tablet yang dihasilkan. Review ini menegaskan bahwa pemilihan bahan dan parameter proses yang tepat sangat penting untuk mencapai tablet berkualitas tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi kombinasi bahan dan parameter yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi tablet.
REVIEW PENGENDALIAN LIMBAH PADAT SERTA BAHAN BERBAHAYA (B3) DI RUMAH SAKIT Muhammad, Muhammad; Annisa Zahra; Suciati Nurrani; Halimi, Halimi; Nor Latifah; Yulianita Pratiwi Indah Lestari
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health waste is waste generated from health activities it hospitals. Hospital operations generate a variety of waste byproducts, solid waste that contain hazardous and poisonous bacteria. Operational activities and B3-containing service facilities generate hazardous and toxic waste. The purpose of this study is to learn more about and gain an understanding of how hospitals handle hazardous and toxic chemicals (B3) and solid waste. The purpose of this study is to learn more about and understand how hospitals handle hazardous and toxic materials (B3) as well as solid waste. A review of the literature sourced from reputable pharmaceutical publications, PubMed, Google Scholar, and other literature search results is the methodology employed. The analysis chosen articles was of the hospital's solid and (B3) waste management system. From the literature search, 7 journals out of 1,910 articles were found that matched the criteria with the search string 2015 to 2024. The study's findings demonstrated the necessity of trash sorting for the efficient management of hazardous chemicals (B3) and solid waste in hospitals. collection and destruction. Techniques such as incineration of medical waste and proper segregation of non-medical waste are important to prevent negative impacts on health and the environment.
Co-Authors Abu Dzar Alghifary Adelia Ikrima Ahmad Muhaimin Aida Savitri Akhmad Rizky Akbar Alfia Mujahra Ali Iskandar Zulkarnain Alya Anggryanti Amaliya Bunga Dwiyanti Amanda Cahyani Amelia Rahmaniah Anisa Anisa Annisa Annisa Annisa Normiani Putri Annisa Zahra Annur tasya alfiati Aulia Azkia Aura Nasyafa Cheina Nazerina Yoshi Della Prastyka Della Puspita Desy Maimunah Devira Niken Putri Ferdinand Dhea Nadilla Dhiya Shoufi Sahaja Elita rahmah Erlina Fatmasari Fathiyatur Rahmah Fatimah Salsabila Algina Fayza Nindya Nur’Assyfa Fiona Maulidia Ghina Faiha Ghina Rahima Gina Norhalija Hairun Nisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Halimi, Halimi Hana Salma Cantika Harris Noorrahman Hayatun Nissa Helsy Indarwati Hidayatur Rizky Husain, Aghnaita Iqbal Nurwahid Irma Muthiah Irma Nadia Yanti Jaida Rahma Jannatun Nisa Jayawarsa, A.A. Ketut Jenni Getbriela T Khusnul Khotimah Laila manada Lidya Syahjiah Luthfia Raisah Ahyati M Jian Prayoga M. Chaidir Hafidz M. Jian Prayoga Mahabatul Hasanah Marisa Susanti Maulida Maulida Maura Putri Ariqah Mifta Dewi Mikdat Adam Muhammad Arif Akbar Muhammad Dhaiffullah Muhammad Fadhli Muhammad Faqih Madhani Muhammad Fathur Rahman Muhammad hafiz adha Muhammad Lukmannul Hakim Muhammad Muhammad Muhammad Reihan Ridha Muhammad Rezky Wahyudi Muhammad Rizky Muhammad Romansyah Khatami Muhammad Zairullah Nabila Sativa Nabila Syifa Firdaus Nabilah Nabilah Nabilah Nadia Nadia Nadila Nadila, Nadila Nailia Nur Isma Sumarno Nia Kusumadewi Nicky Saputra Niken Widya Ningrum Nisa Aulia Sera Nita Rahmadani Noor Kamalliyah Noor Mila Wati Nor Tiara Sari Norhikmah Nur Latipah Sulistiawanti Nur Lutfia Salim Nur Luthfia Salim Nur Prettiya Salha Nur Rifa Ashya Nurul Hasni Julianti Nurul Mas'adah Nurul Mas’adah Oktriyisa Tantia Mini Padma Azzahra Ramadhani Putri Novianur Ramadhani Rakha Widyastama Ratna Habibah Raudatul Hasanah Raudatul Jannah Regina Nabila riauwati, Rosa Ridha Febriyanti Rifka Annisa Rima Hindriani Rina Rina Rina Sa'diah Rina Suspa Nita Riska Hidayah Salma Fitriyanti Silvia Rismawati Sindy Maulida Siti Fatimatuzzahra Siti Nor Adidah Siti Nurhaliza Sri Hidayati Sri Muliany Sri Tami Dewi Suciati Nurrani SUNARNO Surya Alvina Nazaha Taufik Akbar Trisnia Widuri Ufaul Apriani Veressa Alfianti Wima Triana Yenni Hafizah Yulianita Pratiwi Indah Lestari Yumna Zaida Zalmi, Zalmiati Zulfa Muthi’ah ⁠Marisa Susanti ⁠Peni Oktariyani Putri