Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN VIDEO DI KELAS IV SDN 70 BANDA ACEH Istiqamah; Regina Rahmi; Raziska Ibrahimi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43085

Abstract

Indonesian language learning in elementary schools plays a crucial role in developing critical thinking skills and student learning awareness. However, learning still tends to be teacher-centered and does not fully train students to be aware of their own thinking processes. One effort that can be made to address this problem is the implementation of metacognitive strategies combined with the use of video learning media. This study aims to describe the application of metacognitive strategies in Indonesian language learning using video media and its impact on the critical thinking skills of fourth grade students at SD Negeri 70 Banda Aceh. This study used a descriptive qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of one teacher and several fourth grade students. The results of the study indicate that the application of metacognitive strategies, including planning, monitoring, and evaluation, can improve students' engagement, understanding, and awareness of their learning process. The use of instructional video media can capture students' attention, increase their motivation to learn, and help them understand the material on differentiating facts from opinions more concretely. Students demonstrated positive responses, expressed their opinions more confidently, and gained greater confidence in participating in the learning process. Therefore, the application of metacognitive strategies supported by instructional video media is considered effective in improving the quality of Indonesian language learning and critical thinking skills of fourth-grade students at SD Negeri 70 Banda Aceh
Hubungan Posisi Meneran Terhadap Lama Kala II di PMB U Martapura Anami, Khairul; Istiqamah; Yuwindry, Iwan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1013

Abstract

Pendahuluan: Kala II persalinan dikenal sebagai kala pengeluaran dimana ketika kepala bayi meregangkan jaringan vagina. Proses fisiologi kala II persalinan diartikan serangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang periode tersebut dan di akhiri dengan lahirnya bayi secara normal. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan posisi meneran terhadap Lama kala II di PMB U Martapura. Metode: metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu bersalin kala II di PMB U martapura sebanyak 35 orang. Dari penelitian ini didapatkan Hasil Uji Chi-square yaitu 0,005 (<0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Hasil hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II. Adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Simpulan: hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi percepatan persalinan diantaranya faktor Passage, Power, Passanger dan posisi persalinan.
Faktor Usia, Paritas dan Infeksi Saluran Kemih pada Kejadian Partus Prematurus Imminens Herni, Nida; Istiqamah; Mariana, Frani; Dona, Sismeri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1014

Abstract

Pendahuluan: Partus Prematurus Imminens (PPI) adalah suatu ancaman pada kehamilan dimana timbulnya tanda persalinan pada usia kehamilan yang belum aterm dan berat badan lahir bayi kurang dari 2500 gram. Di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan terjadi peningkatan kasus PPI dari tahun 2019 sampai dengan 2021, yaitu dari 8% menjadi 13,3%. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk engetahui faktor penyebab kejadian PPI di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang berjumlah 93 ibu hamil. Hasil: Dari 93 ibu hamil yang mengalami PPI didapatkan bahwa usia terbanyak terjadi pada 20-35 tahun dengan jumlah 59 orang (63,4%), paritas terbanyak terjadi pada nulipara yaitu 37 orang (39,8%) dan kasus terbanyak terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami infeksi saluran kemih berjumlah 54 orang (58,1%). Hasil uji analisis untuk hubungan faktor usia (ρ value = 0,028), paritas (ρ value = 0,0211) dan ISK (ρ value = 0,001). Simpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia, paritas dan Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan kejadian Partus Prematurus Imminens (PPI) di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan pada tahun 2022.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preeklampsi pada Ibu Bersalin di RSUD Kuala Kurun Tahun 2022 Anggraini, Annisa; Yunita, Laurensia; Ulfa, Ika Mardiatul; Istiqamah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1018

Abstract

Pendahuluan: Angka Kematian Ibu di Indonesia mengalami peningkatan, hingga pada data tahun 2022 Kementerian Kesehatan RI mencatat angka kematian ibu pada tahun 2022 berkisar 183 per 100 ribu kelahiran. Salah satu penyebabnya adalah kejadian preeklampsi yang merupakan komplikasi persalinan. Di RSUD Kuala Kurun didapatkan data bahwa kejadian preeklampsi merupakan komplikasi yang paling sering terjadi jika dibandingkan dengan jenis komplikasi lainnya dalam 3 tahun terakhir. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022 yang mengalami komplikasi berupa preeklampsi sejumlah 57 orang. Data penelitian berupa data sekunder yang tercatat dalam rekam medik dan register ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Sebanyak 49 orang (86%) kejadian preeklampsi di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah preeklampsi berat, 49 orang (86%) paritas ibu yang berisiko, 46 orang (80,7%) usia ibu yang tidak berisiko. Terdapat pengaruh paritas ibu (0,001), usia ibu (0,037) dan riwayat hipertensi (0,001) dengan preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah paritas, usia dan riwayat hipertensi.
Taboo Words in TikTok Comments: A Forensic Linguistic Study of Language Use on Social Media Fitri, Nurul; Istiqamah
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026 in progress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i2.1187

Abstract

The research was conducted to understand the types and contexts of taboo words used in TikTok comment sections, as well as to examine their linguistic and legal implications based on forensic linguistic studies. This research used a qualitative descriptive approach to analyze data containing taboo words. The research data was obtained from the comment sections of the TikTok application containing taboo words. The data collection technique began with listening, noting, and documenting in the form of screenshots of comments. The data was then analyzed by identifying, classifying the types of taboo words, and relating them to the provisions of the Electronic Information and Transaction Law (ITE Law). The results showed that 14 data items were found to be taboo words. There were seven types of taboo words: 2 data points for cursing, 1 data point for obscene words, 1 data point for indecency, 2 data points for sexual harassment, 3 data points for vulgar language, and 5 data points for name-calling and insults, while no data points were found for blasphemy. The most dominant type of taboo word is name-calling and insults. The use of these taboo words has the potential to violate norms of decency, language ethics, and legal provisions in the ITE Law.
The Use of Language Variation on the Social Media Twitter: Rahmadiana, Nisa; Rahmawati, Yeni; Nazifa, Farah; Fazrayana, Fuan; Rahmi, Hidayatur; Rizki, Daini; Istiqamah
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026 in progress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i2.1293

Abstract

Language variation is the variety of language used by society. Talking about language variation, it cannot be separated from the aspect of communication, both verbally and in writing. In this study, researchers will examine the use of language variation from the perspective of speakers on social media Twitter. Types of language variation from the perspective of speakers are divided into four, one of which is sociolect. Sociolect is further divided into eight, namely acrolect, basilect, vulgar, slang, colloquial, jargon, argot, and ken. Acrolect is a type of language variation that has a higher status. Basilect is a type of language variation that is considered to have a lower status or the opposite of acrolect. Vulgar is a type of language variation that contains rude or dirty words. Slang is a type of language variation that is specific and commonly used by teenagers and often changes. Colloquial is a type of spoken language variation that is commonly used daily. Jargon is a type of language variation that is limited in nature and is used only in certain groups or fields but is not closed. Argot is a type of language variation that is used in certain fields and is secretive, the opposite of jargon. Ken is a type of language variation used to request or influence and is full of falsehood. The purpose of this study is to analyze sociolect language variations based on the speaker’s perspective on Twitter social media, including posts, tweets, comments, and others. The research method used was qualitative to produce descriptive data, namely data that is in accordance with the results of the analysis. The data found a total of 20 data. There are 2 data for the type of acrolect, 3 data for the type of basilek, 6 data for vulgarity, 3 data for slang, 1 data for colloquial, 2 data for jargon, 2 data for argot and 1 data for ken. Thus, it can be concluded that there are many variations of language used on Twitter social media, both from teenagers and adults to the elderly, which are very diverse.
TINJAUAN HUKUM PEMBUKTIAN DIGITAL SIGNATURE DITINJAU DARI UU NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Putri, Eka Aulia; Marilang; Natsif, Fadli Andi; Istiqamah; Nurjannah, St.
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 8 No 1 (2026): The Development of Law and Economy in the Digital Age
Publisher : Department of Law, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v8i1.36827

Abstract

The main problem in this study is how the requirements for digital signatures can be recognized as valid evidence, and how the legal strength of digital signature evidence is reviewed from Law concerning information and electronic transactions. Research type is library research with a juridical-normative approach. The results of this research obtained by the author are the digital signature requirements so that they can be recognized as valid evidence, in article 11 of the ITE Law which stipulates that. The legal strength of proof inherent in digital signatures in terms of civil evidence has the legal power of evidence at the same level as private certificates, therefore the legal strength of evidence inherent in signatures on electronic letters is only formal and material proof.
Co-Authors Ade Novita S. Adriana Palimbo Adriana Palimbo, Adriana Agnes Monica Agustina Ambar Pertiwi Ahkam Jayadi Akhbar, Amaliya Almahfuz Amin, Miftahul Amrizal Anami, Khairul Andis Salham Anita Sari Annisa Anggraini, Annisa Anwari, M. Ridha Arnida Tika, Nanda Safitri Esti Chomah, Ahmad Baihaki, Abdurrahman Nawwar, Mayda Riyanti Asyharini, Dendy Dwi Pratama, Aida Nazwa Purwanti, Sissylia Meilanti, Fauzia, Riki Guritno Ashabul Kahfi, Ashabul Asmi, Nurul Ayu, Nurelvia Trisna Daviria, Eqmi Avi Dede Mahdiyah, Dede Diah Permata Megawati Dolu, Mukhlis ERLINA Fadli Andi Natsif Faradillah, Nurafni Fauza Anjaly Fazrayana, Fuan Febrianawati Yusup, Febrianawati Fitri, Diani Fitri, Nurul Grascia, Naomi Hairiana Kusvitasari Hamidah, Jamiatul Haryono, Ika Avrilina Hayati, Hilma Anil Herni, Nida Hijaratunnisa Husna, Raudhatul Ika Mardiatul Ulfa, Ika Mardiatul Indriyani, Sari Istiqamah, Istiqamah ita Iwan Yuwindry Jonny Khafiyya Ramadhini Khairul Anami Khairunnisa Laurensia Yunita, Laurensia Leha, Noor Lisda Handayani M. Yogi Riyantama Isjoni Mariana, Frani Marilang Meiliani Raganatha Meldawati Meyninda Destiara Muh. Fandi Nursalam Muhammad Yunus Murtafi'ah, Rizka Musyfikah Ilyas, Musyfikah Muti’ah Nazifa, Farah Ngalimun Nida Herni Nita Hestiyana Norfajrina Novalia Widiya Ningrum, Novalia Widiya Novi Diana, Novi Noviana, Dewi Putri Novita Dewi Iswandari Nurhalisa Nurjannah, St. Nurrahmatina, Annisa Nurul Himmah Patimah Putri Ananda Rizkyna Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri Yuliantie Putri, Eka Aulia Rabia Wahdah Rahma Amir, Rahma Rahma Hayati Rahma Wati Rahmadiana, Nisa Rahmi, Hidayatur Ratna Rayluna, Naufa Raziska Ibrahimi Regina Rahmi Riani, Nolla Rizki, Daini Ryan Nurfitrah Sabisa, Siboyanga safriani, andi Sarkiah Sinilele, Ashar Sismeri Dona Sismeri Dona, Sismeri Siti Hana M. Saboy Soraya Djamilah, Soraya Sri Wulan Sumartila Sundana, Lina Supardin Syakir, Akhmad Syarbailiani Handayani Teguh Dermawan Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Wahidi, M. Kandar Yeni Rahmawati, Yeni Yoga, Sahri Nova Yuliantie, Putri Yunita Andhini, Siti Yunus, Irwanda Yuwindry, Iwan Zulliati