Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Risiko pada Pasien Kanker Paru dan Skrining di Indonesia Salsabila Amalia; Indri Windarti; Nur Irawati; Andreas Infianto
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.560

Abstract

Kanker paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di Indonesia dan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan. Tingginya angka kejadian dan mortalitas kanker paru disebabkan oleh paparan faktor risiko yang kompleks serta keterlambatan diagnosis. Faktor risiko utama meliputi merokok aktif dan pasif, paparan polusi udara, zat karsinogen lingkungan dan pekerjaan, penggunaan bahan bakar biomassa, riwayat penyakit paru kronik, serta faktor genetik. Strategi skrining berbasis risiko menggunakan Low-Dose Computed Tomography (LDCT) telah terbukti secara global mampu menurunkan mortalitas kanker paru dan mulai diadopsi di Indonesia melalui konsensus profesional dan kebijakan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kanker paru serta mengevaluasi implementasi strategi skrining nasional di Indonesia berdasarkan bukti ilmiah lima tahun terakhir (2020–2025). Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap jurnal internasional, nasional, dan dokumen kebijakan. Jurnal ini meninjau literatur terbaru (2020–2025) mengenai faktor risiko dominan dan efektivitas skrining menggunakan Low-Dose Computed Tomography (LDCT) di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun merokok tetap menjadi faktor utama, faktor non-tradisional seperti pajanan biomassa dan polusi udara urban berkontribusi pada peningkatan kasus pada non-perokok. Implementasi skrining nasional menghadapi tantangan aksesibilitas alat, namun transformasi kesehatan digital memberikan harapan baru bagi deteksi dini.
Potensi Air Rebusan Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai Agen Antihipertensi Alami: Suatu Tinjauan Literatur Syahna Rizkiya Qatrunnada; Susianti Susianti; Linda Septiani; Indri Windarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.832

Abstract

Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu permasalahan kesehatannya umum terjadinya dari keseluruhan dunia. Terapi farmakologis memang efektif, namun efek samping dan kepatuhan pasien yag rendah mendorong penelitian terhadap bahan alami seperti Coriandrum sativum L. (ketumbar) sebagai agen antihipertensi alternatif. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara naratif efektivitas air rebusan biji ketumbar pada penurunan tekanan darah berdasarkan literatur terkini. Metodologi riset memakai tinjauan Pustaka (literature review) dengan pencariannya sistematis melalui basis data PubMed, ScienceDirect, serta Google Scholar selama periodenya 2020-2025 menggunakan kata kunci “(hypertension OR blood pressure) AND (Coriandrum sativum OR coriander OR coriander seed) AND (blood pressure reduction)”. Pada tahap awal diperoleh sebanyak 12 artikel dari PubMed, 96 artikel dari Google Scholar, serta 3 artikel dari ScienceDirect. Dari 111 artikel tersebut, yag memenuhi kriteria inklusi adalah 5 artikel. Pada beberapa kelompok demografis, termasuk lansia, wanita yang mengalami menopause, dan pasien dengan hipertensi umum, temuan menunjukkan bahwa pemberian rebusan biji ketumbar secara konsisten dan signifikan menurunkannya tekanan darah sistolik serta diastolik. Mekanisme yang mendasari efek antihipertensi ketumbar meliputi peningkatan produksi nitric oxide yang memicu vasodilatasi, efek diuretic ringan, penghambatan saluran kalsium, serta aktivitas antioksidan yang melindungi endotel vascular. Berdasarkan hasil tinjauan ini, air rebusan biji ketumbar berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan efektif bagi penderita hipertensi.
Perbandingan Efek Pemberian Kopi Robusta Lampung dengan Kopi Arabika Lampung Terhadap Gambaran Histologi Lambung Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan Galur Sprague Dawley Rosbhaiti Chodijah; Susianti Susianti; Ayu Tiara Fitri; Indri Windarti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.10007

Abstract

Glycated hemoglobin (HbA1c) is a key marker for evaluating long-term glycemic control and has increasingly been studied for its potential association with various gastric disorders. Chronic hyperglycemia can impair gastric mucosal integrity through mechanisms involving oxidative stress, epithelial dysfunction, and inflammation, contributing to conditions such as gastritis, mucosal atrophy, and even precancerous lesions. This review summarizes research from the last ten years that investigated the relationship between HbA1c levels and different gastric conditions, using full-text, freely accessible observational, cohort, and experimental studies focused on metabolic regulation and mucosal changes. Current findings indicate that higher HbA1c levels are frequently associated with increased mucosal inflammation, a greater incidence of atrophic alterations, and a higher likelihood of premalignant or malignant gastric changes. Several studies also suggest that metabolic imbalance may worsen gastric function by enhancing oxidative stress and sustaining chronic inflammatory responses. Variability in comorbidities, metabolic factors, and additional gastrointestinal influences likely contributes to these inconsistencies. Overall, existing evidence suggests a meaningful yet variable link between glycemic status and gastric pathology. More standardized, well-controlled investigations are needed to clarify causal pathways and to refine clinical assessment strategies for individuals with metabolic or gastric disorders
Co-Authors - Muhartono Agustyas Tjiptaningrum Aisyah Lubis, Aisyah Ajipurnomo, Adhari Alwiyah, Fadilah Ambarwati, Yuli ananti, anggini tasyakurillah Andi Rassya Daffa Islami Andreas Infianto Andreas Infianto Apri Lyanda Asep Sukohar Atmakusuma, Tubagus Djumhana Ayu Tiara Fitri Bayu Putra Danan Jaya, Bayu Putra Danan Bayu Putra DJ Chicy Widya Morfi Cyntithia, L. Gita Danan Jaya, Bayu Putra Devya Aulia Dewi Nur Fiana Diah Septia Liantari, Diah Septia Dwi Indria Anggraini Ekawati, Diyan Endah Setyaningrum, Endah Endang SR Hardjolukito Ety Apriliana Exsa Hadibrata Fadila Gustiani Daraz Fadly, Ahmad Aulia Fala, Arzety Rifda Fatah Satya Wibawa Firdaus, Elman Dani Fitria Saftarina Gatot Sudiro Hendarto, Gatot Sudiro Hadibrata, Exsa Haikal Shiddiq Ham, Maria Francisca Hana Muthi'a Putri Hanna Mutiara, Hanna Hardjolukito, Endang SR Helmi Ismunandar Hendri Busman Hendri Tarigan S I Gede Eka Widayana Infianto, Andreas Inna Kurniaji Intanri Kurniati Iswandi Darwis Janar Wulan, Anggraini Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Joni, Agnesia Priskila Khairun Nisa Kusumajati, Pusparini Kusumaningtyas, Aditya Laisa Azka Liana Sidharti Linda Septiani M. Aqmal Hidayah Marzel, Rivaldi Mayasari, Diana Mubarak, Raka Anzil Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Sudarmo Kasban Nanda Fitri Wardani Nanda Frisila Rajagukguk Novita Carolia Nur Ayu Virginia Irawati Nur Irawati Nurmayeni Nurmayeni Nurmayeni Nurul Islamy Nurul Islamy Oktadoni Saputra Qurani, Istiqomatul rahmawati, selvi Rajagukguk, Nanda Frisila Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Resti Arania Rian Hendriyana Dwi Imanta Rika Lisiswati Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Hanriko Rodiani, Rodiani Rosbhaiti Chodijah Rudiyanto, Waluyo Salsa Nurfajri Yuska Salsabila Amalia Sangging, Putu Ristyaning Ayu Septia Eva Lusina Septiani, Linda Setiorini, Anggi Sezia Marina Shaneisha Ophelya Sinaga, Fransisca T.Y. Siregar, Bintang Abadi Soemarwoto, Retno Ariza S Suryadi Islami Susianti Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syahna Rizkiya Qatrunnada SYAIFUL BAHRI Syazili Mustofa Talin, Jinan Naura Tri Umiana Soleha Tubagus Djumhana Atmakusuma Wahdah, Annisa Shohifatul Waluyo Rudiyanto Wardani, Nanda Fitri Wulan, Anggraini Janar Wulyo Rajabto Yolanda Fratiwi Yunianto, Andi Eka Zulfa, Fathimah