Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PROTOTIPE APLIKASI SOBAT LANSIA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF UNTUK DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI PADA LANSIA Ul Izza Fahriza Basuni; Septa Septa Katmawanti; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2022: Parenting Preparation For a Better Generation
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe top two diseases that are often found in elderly posyandu members in the Beji Health Center are Diabetes Mellitus (DM) type two and hypertension. Diabetes Mellitus is a medical condition characterized by hyperglycemia or an increase in blood glucose levels that exceed normal (PERKENI, 2021). According to (Agustina Sari, 2014) hypertension is a medical condition where a person's blood pressure increases above normal, namely 140/90 mmHg and can experience the risk of illness and even death. These two diseases are broadly caused by various risk factors, such as diet, old age, obesity, and lack of exercise. This is the background for making the Sobat Elderly application prototype, which is an application that is used for the elderly posyandu targets and functions in preventing DM and hypertension as well as monitoring the health condition of the elderly. The research method used is qualitative research in the form of in-depth interviews with 60 elderly people to find out their health problems and openness about an application for health. The Sobat Lansia application consists of various useful features. These features include logs to record the results of examinations of height, weight, blood pressure, and blood sugar, diet, elderly exercise, statistics on examination results, nearest health facilities, forums and alarms to remind the schedule of the Elderly Posyandu.Keywords: diabetes mellitus; hypertension; application AbstrakDua penyakit teratas yang sering ditemukan pada anggota posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Beji adalah Diabetes Melitus (DM) tipe dua dan hipertensi Diabetes Melitus adalah kondisi medis yang ditandai dengan hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa darah yang melebihi normal (PERKENI, 2021). Menurut (Agustina Sari, 2014) hipertensi yakni kondisi medis dimana tekanan darah seseorang meningkat di atas normal yakni 140/90mmHg dan dapat mengalami risiko kesakitan bahkan kematian. Dua penyakit ini secara garis besar disebabkan oleh berbagai faktor risiko, seperti pola makan, usia lanjut, obesitas, dan kurangnya olahraga. Hal itulah yang menjadi latar belakang dalam pembuatan prototipe aplikasi Sobat Lansia, yakni aplikasi yang digunakan untuk para sasaran posyandu lansia dan berfungsi  dalam upaya pencegahan DM dan hipertensi maupun pemantauan kondisi kesehatan para lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan penelitian kualitatif berupa in depth interview kepada 60 lansia untuk mengetahui permasalahan kesehatan mereka dan keterbukaannya mengenai sebuah aplikasi untuk kesehatan. Aplikasi Sobat Lansia terdiri dari berbagai fitur bermanfaat. Fitur-fitur tersebut antara lain log untuk mencatat hasil pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan gula darah, diet, senam lansia, statistik hasil pemeriksaan, fasilitas kesehatan terdekat, forum dan alarm untuk pengingat jadwal Posyandu Lansia.Kata kunci: diabetes melitus; hipertensi; aplikasi
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN KEPERCAYAAN DAN TRADISI DENGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF PADA BAYI Arsyada Maziyyati; Fitrotun Nisa`iyah; Hana Sophia Athallah; Mochamad Iqbal Juliansyah; Septa Katmawanti; Elisa Danik Kurniawati; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2023: Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Salah Satu Upaya Perwujudan Goal SDGs Point 5
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBabies certainly need nutrients that can be obtained from breast milk. However, there are still several provinces in Indonesia that have not reached the 2021 program target for the percent of infants who are exclusively breast-fed. One of the barriers is social and cultural factors that are less supportive of behavior to meet exclusive breastfeeding. These barriers can have an impact on health. Therefore, this analysis is intended to determine the correlation or relationship between beliefs and traditions in complementary breastfeeding to the fulfillment or exclusive breastfeeding for infants aged 0 (zero) to 6 (six) months. The method used was literature review using google scholar to find research articles. Based on the literature review that was carried out, the results obtained were that there was a correlation or relationship between the beliefs and traditions of complementary feeding for infants aged 0 to 6 months towards exclusive breastfeeding. There are factors of belief and tradition in society that do not support the implementation of exclusive breastfeeding behavior, so that one of the barriers to exclusive breastfeeding is the lack of support for some beliefs and traditions.Keywords: trust; tradition; exclusive breastfeedingAbstrakBayi tentunya membutuhkan nutrisi yang dapat diperoleh dari Air Susu Ibu (ASI). Namun, masih terdapat beberapa provinsi di Indonesia masih belum mencapai target program tahun 2021 untuk persentase bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif. Salah satu penghambatnya yaitu faktor sosial dan budaya yang kurang mendukung perilaku untuk memenuhi ASI secara eksklusif. Hambatan tersebut dapat berdampak bagi kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara kepercayaan serta tradisi dalam pemberian makanan pendamping ASI terhadap pemenuhan atau pemberian ASI secara eksklusif untuk bayi usia 0 (nol) hingga 6 (enam) bulan. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan google scholar untuk mencari artikel penelitian. Berdasarkan literature review yang dilaksanakan, hasil yang didapatkan yaitu adanya korelasi atau hubungan antara kepercayaan dan tradisi MP-ASI untuk dengan usia bayi 0 hingga 6 bulan terhadap pemberian atau pemenuhan ASI secara eksklusif. Terdapat faktor kepercayaan dan tradisi dalam masyarakat yang kurang mendukung perilaku implementasi memberikan ASI secara eksklusif, sehingga salah satu hambatan untuk memberikan ASI eksklusif adalah kurang mendukungnya beberapa kepercayaan dan tradisi.Kata kunci: kepercayaan; tradisi; ASI eksklusif
POSYANDU SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Annisa Intan Septia; Autio Reza Asaddullah; Nadia Nuradela; Nadya Ainaya Diva Erfanti; Rizkias Dwi Cahyani; Ul Izza Fahriza Basuni; Yuka Agnita Putri; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya mobilisasi yang ada di masyarakat dapat menimbulkan sebuah masalah, khususnya dibidang kesehatan. Permasalahan ini dapat diatasi melalui program pemberdayaan masyarakat yang berupa posyandu. Posyandu merupakan bagian dari pembangunan kesehatan yang diprogramkan oleh pemerintah. Kegiatan posyandu dilaksanakan oleh kader kesehatan yang mendapatkan pendidikan dan pelatihan dari puskesmas mengenai pelayanan kesehatan dasar. Artikel review ini bertujuan menyajikan beberapa informasi mengenai keberadaan posyandu di Indonesia, pemberdayaan kader posyandu, dan peran posyandu sebagai pemberdayaan masyarakat guna menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia. Metode penulisan artikel ini menggunakan literature review dari artikel jurnal dan berita online. Literature tersebut peneliti dapatkan dari pangkalan data ilmiah seperti Google Scholar dan Google Engine dengan menggunakan kata kunci bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan beberapa posyandu telah memiliki kader dengan pengetahuan yang baik. Tingkat pengetahuan kader posyandu dapat mempengaruhi perilaku serta kepatuhan kader dalam mendukung pelaksanaan program posyandu.
Dampak Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu keolahragaan Faizzatul Salsabila Maghfiroh; Lailatul Hidayah; Nadyalis Ta’mara Masajida; Zelda Zawal Zettira Zahroh; Septa Katmawanti; Elisa Danik Kurniawati; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2023: Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Salah Satu Upaya Perwujudan Goal SDGs Point 5
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakFenomena Fear of Missing Out dapat didefinisikan sebagai adanya rasa kekhawatiran, takut akan tertinggal terhadap hal yang dimiliki oleh individu lain namun individu tersebut tidak terlibat langsung di dalamnya, sehingga memiliki keinginan dan berusaha agar senantiasa terhubung dengan apa yang individu lain lakukan melalui media sosial. Yang dapat berdampak pada kesehatan baik fisik maupun mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak FoMO terhadap kesehatan mahasiswa IKM dan seberapa tinggi tingkat keparahan FoMO pada mahasiswa IKM angkatan 2021-2022. Metode penelitian menggunakan metode model penelitian kombinasi (mix method) yang berupa Model concurrent embedded melalui observasi dengan instrumen google form dan studi literatur. Hasil yang didapat adalah mahasiswa ilmu kesehatan masyarakat fakultas ilmu keolahragaan mengalami FoMO dengan kategori sedang dengan mengakibatkan dampak sosial pada mahasiswa. Kata kunci: FoMO; Dampak; KesehatanAbstractThe Fear of Missing Out phenomenon can be defined as a sense of worry, fear of being left behind by what other individuals have but the individual is not directly involved in it so they have a desire and try to always be connected to what other individuals are doing through social media. Which can have an impact on both physical and mental health. The purpose of this study is to determine the impact of FoMO on the health of public health students and how high the severity of FoMO is in the public health students class of 2021-2022. The research method uses a combination research model method (mix method) in the form of a concurrent embedded model through observation with google form instruments and literature studies. The results obtained are public health science students of the faculty of sports science experiencing FoMO in the moderate category with resulting social impacts on students. Keywords: FoMO; Impact; Health
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Euaggelion Febyola; Aulia Pramesti; Lydia Nursafitridevi; Rischa Dwitasari; Vina Aprilia; Wildatun Nabilah; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi produk tanaman obat organik untuk kesehatan telah mendorong kegiatan pertanian pekarangan organik di kalangan masyarakat. Tanaman Obat Keluarga yang dikenal dengan "TOGA" merupakan tanaman budidaya yang memiliki khasiat obat alami dan dapat menyembuhkan penyakit ringan yang sering terjadi pada keluarga, dan kini dapat dibudidayakan di pekarangan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar masyarakat memanfaatkan potensi sumber daya keanekaragaman hayati menjadi tanaman obat keluarga (TOGA) yang berkhasiat untuk keperluan keluarga akan obat-obatan dan dapat mengikuti pengembangan TOGA sebagai upaya pemberdayaan masyarakat/keluarga dalam meningkatkan derajat kesehatan, keterampilan, pengetahuan, sikap masyarakat, serta pendapatan masyarakat meningkat. Metode yang dilakukan yaitu literature review dengan menggunakan artikel jurnal. Literatur peneliti dapat berdasarkan data ilmiah seperti Google Scholar  dan Google Engine dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat harus didorong untuk melakukan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara berkelanjutan untuk digunakan sebagai obat tradisional demi peningkatan pelayanan kesehatan dan ekonomi. Pemanfaatan TOGA juga bermanfaat dalam memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan. Keluarga yang adaptif dengan kebutuhan pasar pertanian organik, termasuk dengan menciptakan produk-produk inovatif, ternyata semakin aktif dan berpengaruh di masyarakat, berinisiatif untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas. Secara keseluruhan, studi tersebut membuktikan bahwa pemberdayaan keluarga dengan inovasi pengembangan TOGA mengarah pada keberlanjutan usaha yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
ANALISIS CAPAIAN INDIKATOR KELUARGA SEHAT DESA ASRIKATON KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG Rara Warih Gayatri; Septa Katmawanti; Tika Dwitama; Sherly Dia Lumitasari; Putri Regita Kusuma Dewi; Wildatun Nabilah
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2022: Parenting Preparation For a Better Generation
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe Healthy Indonesia Program is one of the programs on the Nawa Cita agenda, which is to improve the quality of life of the Indonesian people. This program is the main health development program planned through the 2015-2019 Ministry of Health Strategic Plan. Health development efforts start from the smallest unit in society, namely the family. The framework for implementing the Healthy Indonesia Program has been agreed in the form of Twelve Main Indicators as a marker of family health status as well as guidelines for each family to implement a healthy lifestyle. This study aims to determine the basic description of the achievement of the Healthy Family Indicator as a reference for health development in Asrikaton Village. This research is a quantitative descriptive study using a community-based survey method with interview and observation techniques. This study shows that most of the achievements of the Healthy Family Index in Asrikaton Village are in the Pre-Healthy Family category of (77 percent). The percentage of achievement of the Healthy Family Index in Asrikaton Village is (10 percent) including the category of healthy families and (13 percent) including the category of unhealthy families. Some indicators of healthy families that have not been achieved include, as many as (13 point three percent) of families who have not participated in the Family Planning program, (70 percent) of family members who smoke, and (43 point three percent) of families who have not become members of the National Health Insurance (JKN).Keywords: healthy family indicator; healthy family index; health degreeAbstrakProgram Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Program ini menjadi program utama pembangunan kesehatan yang pencapaiannya direncanakan melalui rencana strategi Kementerian Kesehatan tahun 2015-2019. Upaya dalam pembangunan kesehatan dimulai dari unit terkecil di masyarakat yaitu keluarga. Rangka pelaksanaan Program Indonesia Sehat telah disepakati dalam bentuk Dua Belas Indikator utama sebagai penanda status kesehatan keluarga sekaligus menjadi panduan bagi tiap keluarga untuk mempraktikkan pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dasar capaian Indikator Keluarga Sehat sebagai acuan untuk pembangunan kesehatan di Desa Asrikaton. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey berbasis komunitas dengan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar capaian Indeks Keluarga Sehat di Desa Asrikaton berada pada kategori keluarga Pra sehat sebesar (77 persen). Persentase capaian Indeks Keluarga Sehat di Desa Asrikaton sebesar (10 persen) termasuk kategori keluarga sehat dan (13 persen) termasuk kategori keluarga tidak sehat. Beberapa indikator keluarga sehat yang belum tercapai di antaranya, sebanyak (13 koma tiga persen) keluarga yang belum mengikuti program Keluarga Berencana, (70 persen) anggota keluarga yang merokok, dan (43 koma tiga  persen) keluarga belum menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Kata kunci: indikator keluarga sehat; indeks keluarga sehat; derajat
Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan Desa Siaga : Literature Review Ajeng Putri Dewi; Chamelia Kirana Yoandra; Fatin Ebsadiar; Nadzifa Azhar Muslim; Rahmadea Zalzabilla Amri; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Siaga Aktif adalah gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Sebuah desa dapat dikatakan sebagai Desa Siaga Aktif apabila desa tersebut telah memiliki setidaknya satu Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). Desa siaga terbentuk dari petugas kesehatan seperti koordinator bidan.; Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode literature review dengan menggunakan informasi dari artikel jurnal, e-book, dan peraturan tentang pemberdayaan masyarakat secara daring.; Hasil dari literature review dapat diperoleh bahwa Desa dan Kelurahan Siaga Aktif adalah bentuk pengembangan dari Desa Siaga. Desa Siaga aktif memiliki tujuan, sasaran, strategi, dan pengembangan.; Tujuan dari adanya desa siaga yaitu agar terwujud masyarakat yang peduli terhadap masalah Kesehatan dan dapat dihadapi secara mandri, sehingga derajat Kesehatan akan meningkat. Desa siaga memilik strategi dalam pengembangannya antara lain: advokasi, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pengmbangannya desa dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan memerlukan peran aktif berbagai pihak muali dari pusat sampai ke desa.
Hubungan Sosiologis terhadap Pengaruh Perilaku Merokok pada Remaja: Literature Review Yenni Widya Alfianita; Athiya Khansa Hanifah; Azizah Yuniarfika; Muqaddimah Raiska Harsoni; Septa Katmawanti; Elisa Danik Kurniawati; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2023: Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Salah Satu Upaya Perwujudan Goal SDGs Point 5
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe number of adolescent smokers has increased so that it is undeniable that in the future teenagers will consider smoking behavior as a common thing that does not endanger health. As many as seven million people die each year, six million of them as active smokers recorded in 2018 WHO data. Even so, today's teenagers tend to ignore the impact of cigarette use. This is related to the factors that influence the behavior of these adolescents. This study aims to analyze the influence of sociological relationships on adolescent smoking behavior. The research method is through literature review with a review study of the sources of research results that can be used as a reference in research sourced from google scholar. Based on the results of the study, it can be concluded that there are several studies that show the relationship between the influence of social environmental relationships with smoking behavior in adolescents today ranging from the scope of family, friends, high curiosity, stress pressure, and cigarette advertising. In this case, adolescent smoking behavior tends to be influenced by the social factors around them.Keywords: sociological; smoking; adolescentsAbstrakJumlah perokok remaja mengalami peningkatan sehingga tidak dipungkiri kedepannya kalangan remaja akan menganggap perilaku merokok sebagai hal biasa yang tidak membahayakan kesehatan. Sebanyak tujuh juta orang meninggal setiap tahunnya, enam juta diantaranya sebagai perokok aktif yang tercatat pada data WHO tahun 2018. Meskipun begitu, remaja saat ini cenderung untuk mengabaikan dampak dari penggunaan rokok tersebut. Hal ini berhubungan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk analisis terkait dengan pengaruh hubungan sosiologis terhadap perilaku merokok pada remaja. Metode penelitian melalui literature review dengan studi telaah terhadap sumber-sumber hasil penelitian yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam penelitian yang bersumber dari google scholar. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan keterkaitan pengaruh hubungan lingkungan sosial dengan perilaku merokok pada remaja saat ini mulai dari lingkup keluarga, teman, rasa ingin tahu tinggi, tekanan stres, dan iklan rokok. Dalam hal ini, perilaku merokok remaja cenderung dipengaruhi oleh faktor sosial yang ada di sekitarnya.Kata kunci: sosiologis; merokok; remaja
Analisis Pemberdayaan Masyarakat Program Kampung Keluarga Berencana (KB): Literature Review Adinda Rizkia Ramadhani; Dewi Amiroh; Dwi Rahayuning Surastia; Ikma Nur Farida; Nadia Regita Ayu Cahyani; Yupita Gravito Adhea Putri; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan merupakan suatu upaya pengembangan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat. Program Kampung KB merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga dan komunitas yang bertujuan mewujudkan promosi kesehatan terhadap penggunaan KB dan pemilihan alat kontrasepsi serta pemberantasan kemiskinan di daerah tersebut untuk memandirikan masyarakat. Kampung KB menjadi salah satu upaya pembangunan keluarga sejahtera terhadap pengelolaan program KB, namun dalam pelaksanaan Kampung KB ini masih banyak yang belum efektif. Artikel literature review ini menyajikan informasi terkait Program Kampung KB di beberapa wilayah yang diharapkan berguna untuk mengetahui efektivitas program Kampung KB serta mengetahui partisipasi masyarakat terhadap adanya program Kampung KB. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan artikel jurnal. Literatur tersebut peneliti dapatkan dari pangkalan data ilmiah seperti Google Scholar, Google Engine, dan Researchgate dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris antara tahun 2017–2020. Kata kunci yang digunakan untuk menemukan artikel tersebut terdiri dari kombinasi beberapa kata antara lain “pemberdayaan masyarakat”, “kampung KB”, serta “community empowerment”. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas dari adanya program Kampung KB tergantung dari perubahan perilaku pada masyarakat. Program ini membutuhkan partisipasi yang tinggi dari masyarakat dan melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN bersama dengan kementerian/lembaga, mitra kerja, dan stakeholders instansi terkait, sehingga jenis partisipasinya yaitu partisipasi aktif. Kajian terkait program Kampung KB menunjukkan bahwa efektivitas Kampung KB di berbagai daerah masih belum efektif karena masih ditemukan berbagai hambatan. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai Kampung KB sehingga dihasilkan rekomendasi yang tepat untuk mengatasi hambatan serta untuk meningkatan efektivitas program Kampung KB. 
SNAKES AND LADDERS ABOUT HUMAN PAPILLOMAVIRUS VACCINATION SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN PADA SISWI SEKOLAH DASAR Tarismareta Amza Lailida; Septa Katmawanti; Suci Puspita Ratih
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2022: Parenting Preparation For a Better Generation
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCervical cancer is a malignant disease that attacks cervix and causes the death of women in developing countries. Vaccination of HPV towards female teenagers is one of effective methods to reduce the mortality and morbidity due to cervical cancer. An intervention is required to increase the knowledge of female teenagers. A proper intervention is doing health promotion by using educative media. Snakes and ladders game is an educative media that can attract the interest of primary school students to learn while playing so that students can easily receive much information. This research aims to develop and test the feasibility of snakes and ladders to media expert, material expert, and target small group. The method of this research is research and development (R and D). Based on the carried-out research and development, these are the following results. The snakes and ladders validation by media expert was 87 point 50 percent that means very feasible, validation by material expert was 81 point 25 percent and included in the feasible category, and validation by target small group was 85 point 60 percent and showed that the snakes and ladders game was included in the very feasible category. Keywords: HPV vaccination; research and development; health promotion media AbstrakKanker serviks adalah penyakit ganas yang menyerang leher rahim dan penyebab kematian wanita di negara-negara berkembang. Vaksinasi HPV pada remaja perempuan adalah salah satu metode yang efektif untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas akibat kanker serviks. Sebuah intervensi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri. Salah satu intervensi yang bisa diberikan ialah dengan melakukan promosi kesehatan menggunakan media edukatif. Permainan ular tangga merupakan media edukatif yang dapat menarik minat siswa sekolah dasar untuk belajar sambil bermain sehingga siswa lebih mudah untuk menerima informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media promosi kesehatan berupa ular tangga dan menguji kelayakan media ular tangga tersebut kepada ahli media, ahli materi, dan kelompok kecil sasaran. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode Research and Development (R and D). Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut. Validasi media ular tangga oleh ahli media sebesar 87 koma 50 persen dan dalam kategori sangat layak. Validasi media ular tangga oleh ahli materi sebesar 81 koma 25 persen termasuk ke dalam kategori layak. Validasi media ular tangga oleh kelompok kecil sebesar 85 koma 60 persen termasuk ke dalam kategori sangat layak. Kata kunci: vaksinasi HPV; research and development, media promosi kesehatan
Co-Authors Achmad Masfi Adinda Rizkia Ramadhani Adisa, Meyralda Dara Aditya, Ronal Surya Affan Al Maududi Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agung Kurniawan Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Aisyah Rachmawati Ajeng Putri Dewi Al Maududi, Affan Al-Irsyad , Muhammad Alinda Rahmani Alma, Lucky Radita Alvisar Afandi Alvisar Afandi Amelia Salsabila Fitriani Amellya Ratusafira Rumra Amira, Muthia Yasmin Ananda Shafa Nabila Andini Cahyaningsih Anindya Hapsari Anisa Nur Rahma Anita Sulistyorini Annis Catur Adi Annisa Aulia AzZahra Annisa Intan Septia Annisa Nanda Leilina Annisa Ratri Cahyani Annisa' Mufi Aktul Hasanah Aqila Pakerti Nastiti Arini Banowati Azalia Adnin Arsyada Maziyyati Athiya Khansa Hanifah AULIA NUR HASANAH Aulia Pramesti Aulia Rizqia Az Zahra Autio Reza Asaddullah Azizah Yuniarfika Azza Rizqia Vatrisa Bagas Tri Anggoro Bambang Wirdjadmaji Bambang Wirdjadmaji, Bambang Barlian, Salwa Isna Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar Catur Budi Susilo, Catur Budi Chamelia Kirana Yoandra Dea Aflah Samah Desandyansyah, Salma Khnsa’ Nabila Dewi Amiroh Dhana Alvia Noor Dhian Kartika Sari Dian Mawarni Difa Amartya Caesara Dinarsih Rahayu Dini Restuningtyas Diva Azzahra Putri Chori Djoko Kustono Dwi Febriyanti Dwi Rahayuning Surastia Ekasari, Silvia Elisa Danik Kurniawati Elisa Danik Kurniwati Elsa Novitasari Endah Retnani Wismaningsih Erma Amalia Euaggelion Febyola Faizzatul Salsabila Maghfiroh Fandi Achmad Saputra Farah Mutiara Cita Diva Fatin Ebsadiar Fatiya Rizka Putri Fiko Ainun Nur Aisyiyah Firda Alya Ramadhiana Fitriani, Amelia Salsabila Fitrotun Nisa`iyah Gladys Cyntya Mahardyka Hafizhah, Nabila Alifatus Hana Sophia Athallah Hanin Dianti Roidah Hartati E Wardani Hartati Eko Wardani Hasanah, Annisa' Mufi Aktul Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Hellen Arta Tri Andalini Hera Ratna Dwi Maharsi Hera Ratna Maharsi Hidayatul Ainy Iing Merillarosa Kharisma Wardani Ikhda Farah Damayanti Ikma Nur Farida Ilham Budi Prasojo Ina Mardiana Putri Indana Tri Rahmawati Indana Tri Rahmawati Inung Setyorini Itsna Faizah Ulfa Jondar, Aloysius Kanita Khairunisa Aziza Karina Nilasari Kartikasari, Dhian Kholifah, Siti Harnung Kriscahyanti, Sila Kurniawati, Lia Lailatul Hidayah Lia Kurniawati Lintang Pakerti Esa Wahyu Aji Lorenza Arinda Saputri Lydia Nursafitridevi M. E. Winarno Maharani Rohma Hidayanti Mandagi, Ayik Mirayanti Mar’aa Refina Robah Maurizka Sabrina Maurizka Sabrina Mazarina Devi Meidi Saputra Meyralda Dara Adisa Miftahul Huda Mika Vernicia Humairo Mochamad Azriel Azra Awinata Mochamad Iqbal Juliansyah Muhammad Fahmi Rabbani Muhammad Irfan Syahputra Muhammad Rohman Al Hasan Muhammad Syihabuddin Muhammad Syihabuddin Muqaddimah Raiska Harsoni Muthia Yasmin Amira Mutiara Nur Mawaddah Nabila Alifatus Hafizhah Nadia Nuradela Nadia Regita Ayu Cahyani Nadya Ainaya Diva Erfanti Nadyalis Ta’mara Masajida Nadzifa Azhar Muslim Nashih, Nadia Fauziyah Naufalsyah Falah Muhammad Naura Assyifani Qolbi Neila Rizqi Fahmiyah Neo Adhi Kurniawan Nida An Khofiyya Nida An-Khofiyya Nilasalsabila, Salma Nimas Dewi Aninatus Zahro Nina Rini Suprobo Niswatin Nohan Arum Romadlona Novi Rahmatika Ikhtiyari Noviati Fuada Nugraheni Puji Lestari Nugraheni Warih Utami Nurnaningsih H.U Nurnaningsih Herya Ulfah, Nurnaningsih Herya Oktavia Sri Wahyuni Paramita, Farah Prasojo, Ilham Budi Purnama Devita Sari Purnama Devita Sari Puteri Zawaliya Munarwi Putri Nurika Dewi Putri Nurul Komariyah Putri Regita Kusuma Dewi Putri, Fatiya Rizka Rabbani, Muhammad Fahmi Rachmawati, Windi Chusniah Rahayu, Dinarsih Rahmadea Zalzabilla Amri Ramadhani, Evada Mutiara Ramadhani, Shirin Ramadhani, Yuanda Putri Rizki Rany Ekawati Rara W Gayatri Rara Warih Gayatri Ratih, Suci Puspita Revina Safira REZA PAHLEVI Reza Pahlevi Rischa Dwitasari Rizkias Dwi Cahyani Rizqia Az Zahra, Aulia Rochmad Ardiansyah Pratama Rohmah Fauzia Oktaviani Rosuzeita Fauzi Safira, Revina Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah Salmania Khnsa’ Nabila Desandyansyah Salsabila Fitriani, Amelia Salwa Isna Barlian Saputri, Lorenza Arinda Sari, Purnama Devita Sefina Febri Adisti Selsa Tri Septiani Selsa Tri Septiani Septiani, Selsa Tri Septralinia Auliya Sari Sesilia Dongu Wini Laba Setyo Budiwanto Sherly Dia Lumitasari Shirin Ramadhani Shofiyatul Masyiyah Shyska Yuli Puspita Indahsari Sila Kriscahyanti Siti Azizzah Siti Khuzaimah Siti Nurrochmah Solichin - Sri Wahyuni, Oktavia Stella Ayu Puspananda Suhartanti, Ajeng Sri Supriyadi Supriyadi Syafri Hidayanto Putra Tahani Ratna Adiba Tarismareta Amza Lailida Tika Dwi Tama Ul Izza Fahriza Basuni Vina Aprilia Viska Yolanda Wahyu Aji, Lintang Pakerti Esa Wahyuni, Oktavia Sri Widya Chairunnisa Wildatun Nabilah Windi Chusnia Rahmawati Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes Wiranata, Adiwidya Yasmin Amira, Muthia Yeni Susanti Yenni Widya Alfianita Yuanda Putri Rizki Ramadhani Yuka Agnita Putri Yun, Low Wah Yunita Rakhmawati Yupita Gravito Adhea Putri Zahra Filloa Nareswara Zahro, Nimas Dewi Aninatus Zariroh, Zirroh Alin Zelda Zawal Zettira Zahroh