Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Edukasi Berbasis Card Game Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Gizi Seimbang Siswa Sekolah Dasar Di Kota Mataram Siti Azizzah; Agung Kurniawan; Farah Paramita; Septa Katmawanti
Jurnal Medika Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v2i1.932

Abstract

School-aged children are a group that is vulnerable to experiencing nutritional problems (undernutrition and overnutrition). Factors that influence a person's nutrition are a lack of knowledge and attitudes towards balanced nutrition. Providing balanced nutrition education from an early age is a strategy to prevent nutritional problems in school-aged children. Education on balanced nutrition for school-aged children is important because eating habits at this age can influence food preferences and consumption at a later age. This research aims to develop card game-based balanced nutrition education media for students and determine its feasibility and effectiveness in increasing knowledge and attitudes about balanced nutrition. The research method used is the research and development (R&D) method with the ADDIE model. The results of this research are card game-based balanced nutrition education media with a feasibility score of 98.80% for material and 92.26% for media. This media was tested on 40 students with pretest and posttest instruments. The results of statistical tests using the t-test showed that there was a significant influence on the use of the Gimbang Game educational media on increasing knowledge and attitudes towards balanced nutrition among students at SDN 32 Ampenan, Mataram City with a significance result of ?=0.000 (?<0.005).
Peningkatan literasi ibu sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Wonorejo Kabupaten Malang Dea Aflah Samah; Belisa Fitria Az zahra Bachtiar; Annisa Aulia AzZahra; Yuanda Putri Rizki Ramadhani; Alvisar Afandi; Oktavia Sri Wahyuni; Septa Katmawanti
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v2i12022p48-56

Abstract

Desa Wonorejo sendiri memiliki jumlah kasus sebanyak 120 balita stunting dengan penyebab multikausa salah satunya kurangnya pengetahuan ibu dalam mengolah MP-ASI. Rendahnya pengetahuan para ibu akan pengolahan menu ini sangat berdampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak. Dengan permasalahan tersebut, butuhnya solusi yang tepat. Peningkatan Literasi Ibu Melalui Keterampilan Mengolah Menu MP-ASI merupakan terobosan dalam upaya preventif pencegahan stunting di Desa Wonorejo. Terobosan ini didukung dengan media promosi kesehatan berupa kalender menu MPASI dimana kalender tersebut menyajikan resep menu MPASI, manajemen MPASI, dan juga kandungan gizi dari setiap bahan makanan. Kegiatan ini dilakukan dengan bertatap langsung dengan ibu-ibu di Desa Wonorejo dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan pertama dilakukan dengan diberikannya modul berbentuk kalender MP-ASI lalu diberikan sebuah kuesioner untuk mengetahui karakteristik, pengetahuan, dan sikap para ibu di Desa Wonorejo. Hasil penilaian pengetahuan Ibu di desa Wonorejo setelah diberikannya modul kalender MPASI sudah menunjukkan kategori baik. Untuk hasil penilaian sikap ibu terhadap MPASI sudah dalam kategori cukup. Dapat disimpulkan bahwa modul kalender MP-ASI dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan literasi ibu terutama dalam hal MP-ASI yang mana pemberian MP-ASI yang baik dapat mencegah terjadinya stunting.
Pengenalan profesi kesmas pada anak melalui pop up book di Desa Jambearjo Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Muhammad Irfan Syahputra; Nimas Dewi Aninatus Zahro; Difa Amartya Caesara
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v2i22022p115-124

Abstract

Kesehatan Masyarakat bergerak di ranah preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif yang bertujuan agar masyarakat dapat mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya baik secara fisik, mental, sosial serta diharapkan dapat berumur panjang. Namun sangat disayangkan bahwasanya jurusan atau profesi Kesehatan Masyarakat ini tidak begitu dikenal oleh masyarakat umum. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan profesi Kesehatan Masyarakat pada anak-anak melalui media pop-up book. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi dengan diselingi pemberian sebuah pre-test dan post-test untuk mengetahui kemampuan pengetahuan anak-anak di Desa Jambearjo dengan responden berjumlah 16 orang. Melalui media pop-up book dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat membantu memudahkan anak-anak mengenali dan memahami profesi dan peminatan yang ada di Kesehatan Masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat Desa Baturetno dengan meningkatkan pengetahuan MP-ASI sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi balita Farah Paramita; Septa Katmawanti; Anita Sulistyorini; Oktavia Sri Wahyuni; Sila Kriscahyanti; Stella Ayu Puspananda; Miftahul Huda; Nimas Dewi Aninatus Zahro; Yuanda Putri Rizki Ramadhani
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v2i22022p149-157

Abstract

Rendahnya indeks kesehatan global salah satunya karena status gizi masyarakat. Di Malang, pervalensi kasus gizi kurang sejumlah 17% melebihi prevalensi Provinsi Jawa Timur yakni 16,1%. Tingginya kasus gizi kurang akibat dari berbagai faktor, salah satunya adalah rendahnya mutu MP-ASI. Hal tersebut bisa jadi karena kurangnya pengetahuan ibu, karena ibu memiliki peranan penting untuk gizi keluarganya. Pengetahuan kesehatan ini dapat ibu dapatkan ketika mengikuti posyandu. Namun, di Desa Baturetno partisipasi ibu untuk membawa anaknya ke posyandu masih kurang. Tujuan kegiatan ini adalah menambah pengetahuan ibu mengenai MP-ASI sebagai salah satu upaya pencegahan gizi kurang pada balita dengan kegiatan yang mampu menarik partisipan. Kegiatan ini melibatkan 15 responden dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada melalui berbagai tahap kegiatan, seperti koordinasi, pemberian kuesioner, pembagian booklet, sosialisasi/sharing session, dan lomba kreasi menu MP-ASI. Dari hasil analisis yang didapatkan, adanya serangkaian kegiatan tersebut cukup meningkatkan pengetahuan ibu mengenai MP-ASI dengan mayoritas responden berada dikategori cukup (73,33%).
Penerapan manajemen asi eksklusif dan MP-ASI kepada masyarakat Kelurahan Temas Kota Batu Septa Katmawanti; Farah Paramita; Agung Kurniawan; Dea Aflah Samah; Meyralda Dara Adisa; Nabila Alifatus Hafizhah; Nimas Dewi Aninatus Zahro; Reza Pahlevi
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v3i12023p21-30

Abstract

Desa Temas adalah salah satu desa di Kecamatan Batu Kota Batu yang memiliki jumlah penduduk pada tahun 2020 sebanyak 18.081 jiwa Ada beberapa masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat Desa Temas. Salah satunya adalah rendahnya cakupan ASI eksklusif dan MP-ASI di wilayah Dinas kesehatan Batu cenderung rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya penerapan manajemen ASI eksklusif dan MP-ASI. Masyarakat masih belum memprioritaskan buruknya status gizi anak sebagai masalah kesehatan masyarakat dan tidak hanya pilihan gaya hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan program untuk meningkatkan manajemen pemberian ASI eksklusif dan MPASI dengan cara sosialisasi dan praktik. Metode dalam pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yakni: 1) Koordinasi dengan mitra terkait; 2) Persiapan tempat dan fasilitas untuk Abdimas; 3) Sosialisasi mengenai Manajemen ASI eksklusif dan MP-ASI; 4) Lomba kreasi menu MP-ASI. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu mengenai manajemen ASI eksklusif dan MPASI, sehingga secara tidak langsung akan berkontribusi dalam peningkatan status gizi balita.
Upaya meningkatkan gizi masyarakat melalui program keluarga sadar gizi (kadarzi) Farah Paramita; Anita Sulistyorini; Septa Katmawanti; Selsa Tri Septiani; Lorenza Arinda Saputri; Shirin Ramadhani; Annisa' Mufi Aktul Hasanah; Oktavia Sri Wahyuni
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v3i12023p63-72

Abstract

Permasalahan gizi masih menjadi masalah yang tidak pernah usai. Program KADARZI (Keluarga Sadar Gizi) merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk memberdayakan keluarga agar mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan sedini mungkin. Desa Petungsewu memiliki komoditas unggulan yaitu perkebunan jeruk. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan gizi masyarakat desa melalui program KADARZI dengan memanfaatkan bahan pangan lokal berupa jeruk dan menggunakan media booklet. Metode yang digunakan adalah kegiatan pelatihan terstruktur. Populasi dalam kegiatan ini merupakan semua Ibu yang memiliki balita dengan total sampel 20 responden. Instrumen yang digunakan untuk menilai pengetahuan adalah berupa kuesioner yang diisi secara mandiri oleh peserta. Kegiatan ini dilakukan pada Agustus 2022 di Desa Petungsewu, Kabupaten Malang dengan melalui berbagai tahap kegiatan, seperti pemberian pre-test, pemberian booklet, edukasi dan sharing session, lomba kreasi makanan (makanan keluarga dan MP-ASI) yang memanfaatkan bahan pangan lokal, dan pemberian post-test pada akhir kegiatan. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa dengan dilakukannya intervensi berupa edukasi gizi untuk balita dan keluarga dengan bantuan booklet dapat meningkatkan pengetahuan responden, yakni dengan persentase 95% (19 responden) yang termasuk ke dalam kategori baik.
Penerapan buku Kartu Menuju Sehat (KMS) remaja sebagai upaya screening kesehatan remaja putri Dinarsih Rahayu; Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Yuanda Putri Rizki Ramadhani; Lorenza Arinda Saputri; Fatiya Rizka Putri; Salwa Isna Barlian
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v4i12024p22-32

Abstract

Pada kegiatan pengabdian ini, kami memilih siswi remaja putri di SMA Negeri 1 Ngunut sebagai target sasaran karena masa remaja merupakan masa yang tepat untuk edukasi anemia dan tahap pengenalan. Mengingat remaja putri rentan terkena anemia. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan siswi SMA Negeri 1 Ngunit dapat menyadari pentingnya bahaya anemia dan mengetahui upaya pencegahan anemia, salah satunya dengan rutin meminum Tablet Tambah Darah (TTD). Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang siswi SMA Negeri 1 Ngunut. Pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk sosialisasi terkait anemia dan skrining kesehatan. Kegiatan ini menggunakan media berupa buku Kartu Menuju Sehat (KMS) remaja untuk memantau kesehatan remaja. Berdasarkan hasil skrining kesehatan, 46,7% remaja putri berisiko Kurang Energi Kronis (KEK) karena memiliki LILA kurang dari 23,5 cm, 20% remaja putri terkonfirmasi mengalami 5L (Lemas, Lunglai, Lesu, Lelah, Lalai), 26,7% remaja putri sering mengalami pusing, mata berkunang-kunang dan pingsan, dan 40% remaja putri sulit berkonsentrasi serta 6,7% remaja putri biasanya tidak tahan dingin dan cepat sakit. Dilihat dari karakteristik anemia, dapat disimpulkan bahwa remaja putri di SMA Negeri 1 Negeri Ngunut masih dalam kategori sangat baik atau memenuhi indikasi anemia.
Permainan ular tangga gizi seimbang sebagai media edukasi anak prasekolah di Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek Nimas Dewi Aninatus Zahro; Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Muthia Yasmin Amira; Amelia Salsabila Fitriani; Revina Safira; Salmania Khnsa’ Nabila Desandyansyah
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v4i12024p44-55

Abstract

Permasalahan gizi pada anak usia dini yang saat ini masih menjadi prioritas di wilayah Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek adalah stunting. Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi yang dapat terjadi sejak bayi masih dalam kandungan dan berdampak pada gangguan tumbuh kembang anak yang dapat mengakibatkan kematian dini pada anak. Oleh karena itu dilakukan kegiatan edukasi dalam mencegah stunting pada anak di TA Al-Hidayah, Kecamatan Suruh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah permainan ular tangga gizi yang dapat menstimulasi siswa untuk aktif selama pemberlajaran. Permainan ular tangga gizi juga dimodifikasi disertai dengan kegiatan penyuluhan gizi seimbang kepada anak. Peserta kegiatan terdiri dari 22 anak yang dibagi menjadi dua kelompok yang dipandu oleh dua anggota tim Abdimas. Kegiatan dikakukan dengan 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Monitoring dan evaluasi kegiatan bersama kepala sekolah dan guru di TA Al-Hidayah agar tetap dapat memantau tumbuh kembang anak selama di sekolah. Selama kegiatan berlangsung anak-anak sangat bersemangat dan excited terhadap ular tangga gizi yang digunakan dalam upaya pengenalan gizi seimbang. Sehingga harapannya dapat menghasilkan perubahan perilaku pada anak usia dini di wilayah Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek.
Inovasi Playbook dalam Peningkatan Pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SDN Sumbersih 01 Kabupaten Blitar Paramita, Farah; Rachmawati, Windi Chusniah; Rahmawati, Indana Tri; Katmawanti, Septa; Samah, Dea Aflah; Wahyuni, Oktavia Sri; Kriscahyanti, Sila; Fitriani, Amelia Salsabila; Pahlevi, Reza
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2227

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dalam bidang kesehatan. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam membangun derajat kesehatan masyarakat ialah melalui program PHBS. Data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga yang menerapkan PHBS di Indonesia mengalami peningkatan dalam selama sepuluh tahun terakhir. Meski terjadi peningkatan, angka tersebut berselisih cukup jauh dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 71%. Dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Kecamatan Panggungrejo memperoleh persentase akses sanitasi layak yang terendah yaitu 56,49% kepala keluarga yang memiliki akses fasilitas sanitasi yang layak. Selain itu, dari 18.997 keluarga di Kecamatan Panggungrejo, sebanyak 7.624 keluarga belum menerapkan CTPS. Rendahnya penerapan PHBS di Kecamatan Panggungrejo juga mencakup sekolah-sekolah di dalamnya. Hingga saat ini, pendidikan kesehatan belum secara masif diberikan dan ketersediaan fasilitas sanitasi belum memadai dari segi jumlah seperti yang dialami oleh SDN Sumbersih 01. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi terkait PHBS di sekolah melalui kegiatan edukasi PHBS pada siswa dengan menggunakan media interaktif playbook PHBS. Kegiatan dilakukan dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon dari data pretest dan posttest diperoleh nilai signifikansi sejumlah 0,03 dengan nilai positive ranks sejumlah 17 dari 31 data dan nilai negative ranks sejumlah 9 dari 31 dar. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut < 0,05 dimana menunjukkan adanya perbedaan antar variabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media playbook PHBS terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SDN Sumbersih 01. Innovation Playbook in Enhancing Knowledge of Clean and Healthy Living Behavior among Students at SDN Sumbersih 01, Blitar Regency  Abstract The level of public health is a crucial aspect in achieving national development goals in the health sector. One of the efforts made by the government to improve public health is through the PHBS program (Kurnianingsih et al., 2023). Basic Health Research data shows that the proportion of households implementing PHBS in Indonesia has increased over the past ten years. Despite this increase, the figure is still significantly below the target set by the Ministry of Health, which is 71% (Ministry of Health RI, 2021). Among the 22 sub-districts in Blitar Regency, Panggungrejo Sub-district has the lowest percentage of households with access to adequate sanitation, with only 56.49% of households having access to proper sanitation facilities. Furthermore, out of 18,997 families in Panggungrejo Sub-district, 7,624 families have not yet practiced proper handwashing with soap (CTPS). The low implementation of PHBS in Panggungrejo Sub-district also extends to the schools within the area. To date, health education has not been widely provided, and the availability of sanitation facilities is still inadequate in terms of quantity, as experienced by SDN Sumbersih 01. Therefore, it is necessary to provide PHBS education in schools through PHBS education activities for students using an interactive PHBS playbook. The activities were carried out through planning, preparation, implementation, and evaluation stages. Based on the Wilcoxon test results from pretest and posttest data, a significance value of 0.03 was obtained, with 17 positive ranks out of 31 data points and 9 negative ranks out of 31 data points. The obtained significance value of <0.05 indicates a difference between the variables, leading to the conclusion that the use of the PHBS playbook has a significant impact on increasing students' knowledge at SDN Sumbersih 01.
Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Malang Melalui Praktik Penggunaan Biodigester untuk Pengelolahan Sampah Organik Septa Katmawanti; Farah Paramita; Windi Chusniah Rachmawati; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Sila Kriscahyanti; Lorenza Arinda Saputri; Nida An Khofiyya
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1545

Abstract

Sampah menjadi salah satu tantangan utama dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, terjadi peningkatan volume sampah yang semula 68,5 juta ton pada tahun 2021 menjadi 70 juta ton di tahun 2022. Perlu adanya upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut salah satunya dengan memanfaatkan media biodigester. Biodigester merupakan salah satu alat pengelolahan sampah organic menjadi bahan bakar pengganti elpigi dan sebagai energi listrik yang ramah lingkungan, ekonomis, dan menggunakan sumber daya yang mudah dicari. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan sampah di lingkungan Lapas Perempuan Kelas II A Kota Malang menggunakan alat yang ramah lingkungan. Berdasarkan hasil observasi, Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Malang belum pernah memanfaatkan biodigester sebagai media pengelolahan sampah organik. Selama ini pihak Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Malang masih menggunakan metode hulu hilir untuk menampung sampah yang ada. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun tahap pelaksanaan ini terdiri atas penyuluhan, demonstrasi dan praktik penggunaan biodigester. Sasaran kegiatan ini adalah 30 WBP dan petugas lapas. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Malang karena tidak hanya dapat mengelola sampah, melainkan dapat meningkatkan keterampilan WBP sehingga mampu meningkatkan kualitas hunian WBP sebagai upaya pembinaan. Adapun rekomendasi yang kami berikan yaitu dengan membagikan media cetak kepada sasaran sebagai bahan bacaan, sehingga ketika tim sudah tidak memonitoring kegiatan, WBP maupun petugas tetap dapat mengikuti tahapan-tahapan dalam pembuatan dan penggunaan biodigester secara mandiri. Empowering Inmates of the Class IIA Women's Prison in Malang City Through the Practice of Using a Biodigester for Organic Waste Management  Waste is one of the main challenges in achieving sustainable development. In Indonesia, there has been an increase in the volume of waste from 68.5 million tons in 2021 to 70 million tons in 2022. Efforts are needed to overcome this problem, one of which is using biodigester media. Biodigester is a tool for processing organic waste as a substitute fuel for LPG and as electrical energy that is environmentally friendly, economical, and uses resources that are easy to find. This empowerment activity aims to overcome the waste problem in the Class II A Women's Prison environment in Malang City using environmentally friendly tools.Based on observations, the Class IIA Women's Prison in Malang City has never used a biodigester as a medium for managing organic waste. So far, the Class IIA Women's Prison in Malang City is still using upstream and downstream methods to accommodate existing waste. This activity is carried out through the planning, preparation, implementation, and evaluation stages. The implementation stage consists of counseling, demonstrations, and practice in using the biodigester. The target of this activity is 30 WBP and prison officers. This activity was highly appreciated by the Class IIA Women's Prison in Malang City because it not only managed waste but also improved the skills of inmates so that they could improve the quality of inmates' housing as a coaching effort. The recommendation we give is to distribute printed media to targets as reading material, so that when the team is no longer monitoring activities, WBP and officers can still follow the stages in making and using a biodigester independently.
Co-Authors Achmad Masfi Adinda Rizkia Ramadhani Adisa, Meyralda Dara Aditya, Ronal Surya Affan Al Maududi Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agung Kurniawan Ahmad Rido&#039;i Yuda Prayogi Aisyah Rachmawati Ajeng Putri Dewi Al Maududi, Affan Al-Irsyad , Muhammad AL-IRSYAD, MUHAMMAD Alinda Rahmani Alma, Lucky Radita Alvisar Afandi Alvisar Afandi Amelia Salsabila Fitriani Amellya Ratusafira Rumra Amira, Muthia Yasmin An-Khofiyya, Nida Ananda Shafa Nabila Andini Cahyaningsih Anindya Hapsari Anisa Nur Rahma Anita Sulistyorini Annis Catur Adi Annisa Aulia AzZahra Annisa Intan Septia Annisa Nanda Leilina Annisa Ratri Cahyani Annisa' Mufi Aktul Hasanah Aqila Pakerti Nastiti Ardi Bastian Arini Banowati Azalia Adnin Arsyada Maziyyati Athiya Khansa Hanifah AULIA NUR HASANAH Aulia Pramesti Aulia Rizqia Az Zahra Autio Reza Asaddullah Azizah Yuniarfika Azza Rizqia Vatrisa Bagas Tri Anggoro Bambang Wirdjadmaji Bambang Wirdjadmaji, Bambang Barlian, Salwa Isna Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar Catur Budi Susilo, Catur Budi Chamelia Kirana Yoandra Dea Aflah Samah Desandyansyah, Salma Khnsa’ Nabila Dewi Amiroh Dhana Alvia Noor Dhian Kartika Sari Dian Mawarni Dian Mustikawangi Dian Puspitaningtyas Laksana Difa Amartya Caesara Dinarsih Rahayu Dini Restuningtyas Diva Azzahra Putri Chori Djoko Kustono Dwi Febriyanti Dwi Rahayuning Surastia Ekasari, Silvia Elisa Danik Kurniawati Elisa Danik Kurniwati Elsa Novitasari Endah Retnani Wismaningsih Erma Amalia Euaggelion Febyola Faizzatul Salsabila Maghfiroh Fandi Achmad Saputra Farah Mutiara Cita Diva Fatin Ebsadiar Fatiya Rizka Putri Fiko Ainun Nur Aisyiyah Firda Alya Ramadhiana Fitriani, Amelia Salsabila Fitrotun Nisa`iyah Gladys Cyntya Mahardyka Hafizhah, Nabila Alifatus Hana Sophia Athallah Hanin Dianti Roidah Hartati E Wardani Hartati Eko Wardani Hasanah, Annisa' Mufi Aktul Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Hellen Arta Tri Andalini Hera Ratna Dwi Maharsi Hera Ratna Maharsi Hidayatul Ainy Iing Merillarosa Kharisma Wardani Ikhda Farah Damayanti Ikma Nur Farida Ilham Budi Prasojo Ina Mardiana Putri Indana Tri Rahmawati Indana Tri Rahmawati Inung Setyorini Itsna Faizah Ulfa Jondar, Aloysius Kanita Khairunisa Aziza Karina Nilasari Kartikasari, Dhian Kholifah, Siti Harnung Kriscahyanti, Sila Kurniawati, Lia Lailatul Hidayah Lia Kurniawati Lintang Pakerti Esa Wahyu Aji Lorenza Arinda Saputri Lydia Nursafitridevi M. E. Winarno Maharani Rohma Hidayanti Mandagi, Ayik Mirayanti Mar’aa Refina Robah Maurizka Sabrina Maurizka Sabrina Mazarina Devi Meidi Saputra Meyralda Dara Adisa Miftahul Huda Mika Vernicia Humairo Mochamad Azriel Azra Awinata Mochamad Iqbal Juliansyah Muhammad Fahmi Rabbani Muhammad Irfan Syahputra Muhammad Rohman Al Hasan Muhammad Syihabuddin Muhammad Syihabuddin Muqaddimah Raiska Harsoni Muthia Yasmin Amira Mutiara Nur Mawaddah Nabila Alifatus Hafizhah Nadia Nuradela Nadia Regita Ayu Cahyani Nadya Ainaya Diva Erfanti Nadyalis Ta’mara Masajida Nadzifa Azhar Muslim Nashih, Nadia Fauziyah Naufalsyah Falah Muhammad Naura Assyifani Qolbi Neila Rizqi Fahmiyah Neo Adhi Kurniawan Nida An Khofiyya Nida An-Khofiyya Nilasalsabila, Salma Nimas Dewi Aninatus Zahro Nina Rini Suprobo Niswatin Nohan Arum Romadlona Novi Rahmatika Ikhtiyari Noviati Fuada Nugraheni Puji Lestari Nugraheni Warih Utami Nurnaningsih H.U Nurnaningsih Herya Ulfah, Nurnaningsih Herya Oktavia Sri Wahyuni Paramita, Farah Prasojo, Ilham Budi Purnama Devita Sari Purnama Devita Sari Puteri Zawaliya Munarwi Putri Nurika Dewi Putri Nurul Komariyah Putri Regita Kusuma Dewi Putri, Fatiya Rizka Rabbani, Muhammad Fahmi Rachmawati, Windi Chusniah Rahayu, Dinarsih Rahmadea Zalzabilla Amri Ramadhani, Evada Mutiara Ramadhani, Shirin Ramadhani, Yuanda Putri Rizki Rany Ekawati Rara W Gayatri Rara Warih Gayatri Ratih, Suci Puspita Revina Safira REZA PAHLEVI Reza Pahlevi Rischa Dwitasari Rizkias Dwi Cahyani Rizqia Az Zahra, Aulia Rochmad Ardiansyah Pratama Rohmah Fauzia Oktaviani Rosuzeita Fauzi Safira, Revina Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah Salmania Khnsa’ Nabila Desandyansyah Salsabila Fitriani, Amelia Salwa Isna Barlian Saputri, Lorenza Arinda Sefina Febri Adisti Selsa Tri Septiani Selsa Tri Septiani Septiani, Selsa Tri Septralinia Auliya Sari Sesilia Dongu Wini Laba Setyo Budiwanto Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad Sherly Dia Lumitasari Shirin Ramadhani Shofiyatul Masyiyah Shyska Yuli Puspita Indahsari Sila Kriscahyanti Siti Azizzah Siti Nurrochmah Solichin - Sri Wahyuni, Oktavia Stella Ayu Puspananda Suhartanti, Ajeng Sri Supriyadi Supriyadi Syafri Hidayanto Putra Tahani Ratna Adiba Tarismareta Amza Lailida Tika Dwi Tama Ul Izza Fahriza Basuni Vina Aprilia Viska Yolanda Wahyu Aji, Lintang Pakerti Esa Wahyuni, Oktavia Sri Widya Chairunnisa Wildatun Nabilah Windi Chusnia Rahmawati Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes Wiranata, Adiwidya Yasmin Amira, Muthia Yeni Susanti Yenni Widya Alfianita Yuanda Putri Rizki Ramadhani Yuka Agnita Putri Yun, Low Wah Yunita Rakhmawati Yupita Gravito Adhea Putri Zahra Filloa Nareswara Zahro, Nimas Dewi Aninatus Zariroh, Zirroh Alin Zelda Zawal Zettira Zahroh