Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Inovasi Moveable Book Sebagai Peningkatan Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Siswa SD Negeri 02 Besuki Kabupaten Situbondo Nurnaningsih Herya Ulfah; Muhammad Al Irsyad; Indana Tri Rahmawati; Septa Katmawanti; Dea Aflah Samah; Oktavia Sri Wahyuni; Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah; Naura Assyifani Qolbi; Reza Pahlevi; Muhammad Fahmi Rabbani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2228

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sering menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) karena cepatnya perkembangan dan cenderung fluktuatif yang biasa terjadi di wilayah negara tropis. Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Besuki menjadi salah satu wilayah dengan prevalensi KLB demam berdarah dengue yang cukup tinggi setelah Kecamatan Situbondo. Terbatasnya tenaga ahli serta kurangnya fasilitas kesehatan menjadi faktor penghambat tersampaikannya informasi kesehatan pada warga sekitar, mulai dari pencegahan penyakit secara mandiri hingga pengobatan. Oleh karena itu, perlu adanya penyampaian informasi kesehatan menggunakan media inovatif yang menarik terlebih untuk anak-anak sebagai pondasi pengetahuan dalam mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD Negeri 02 Besuki dengan jumlah 30 siswa. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyampaian materi menggunakan movable book dengan hasil (p-value=0.000). Selain itu, adanya edukasi melalui movable book mampu mendorong siswa untuk secara sadar dapat melindungi diri mereka sendiri dari gigitan nyamuk Aedes aegepti. Selain itu dengan edukasi pengenalan gejala demam berdarah juga dapat memungkinkan anak-anak untuk mengenali gejala awal demam berdarah. Utilization of Moveable Book Innovation as an Improvement of Dengue Fever Prevention Education for Students of SD Negeri 02 Besuki, Situbondo Regency  Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) frequently escalates into outbreaks due to its rapid spread and fluctuating patterns, particularly in tropical regions. East Java, specifically Besuki District, ranks among the areas with a high prevalence of DHF outbreaks, second only to Situbondo District. The scarcity of medical professionals and inadequate healthcare facilities hinder the effective dissemination of crucial health information to the community, ranging from self-preventive measures to proper treatment. Consequently, it is essential to convey health education through innovative and engaging media, particularly targeting children as a crucial foundation for early DHF prevention. The primary audience of this initiative consists of students from SD Negeri 02 Besuki with a total of 30 students. The outcomes of this community service program reveal a significant improvement in students'knowledge levels before and after receiving educational materials through interactive movable books with results (p-value=0.000). Furthermore, this approach has motivated students to take proactive steps in protecting themselves from Aedes aegypti mosquito bites. Additionally, the education on recognizing dengue fever symptoms has empowered children to identify early signs of the disease
Pelatihan pengukuran antropometri berbasis video untuk peningkatan presisi dan akurasi kader di Kota Nganjuk Farah Paramita; Mika Vernicia Humairo; Septa Katmawanti; Nohan Arum Romadlona; Aqila Pakerti Nastiti; Putri Nurika Dewi
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v4i22024p138-146

Abstract

Pengukuran antropometri yang berkualitas sangat penting untuk penilaian gizi pada anak. Di Indonesia, pengukuran antropometri anak dilakukan oleh kader yang disebut posyandu sebagai pemantauan tumbuh kembang anak. Namun ditemukan kesalahan pengukuran terutama pada pengukuran panjang atau tinggi badan anak sehingga mempengaruhi presisi dan keakuratan data. Hal ini akan menimbulkan salah tafsir terhadap status gizi anak. Pendidikan dan pelatihan bagi kader yang menggunakan media penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pengukuran antropometri. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengukuran antropometri menggunakan video terhadap tingkat presisi dan akurasi kader. Pengabdian ini diawali dengan pembukaan sekaligus pemberian pre-test kepada 20 kader posyandu dan juga bidan desa, kemudian dilanjut dengan simulasi praktik pengukuran antropometri pertama (sebelum diberikan sosialisasi).  Selanjutnya sosialisasi terkait pengukuran antropometri pada anak dan diakhiri dengan simulasi praktik pengukuran antropometri kedua (setelah diberikan sosialisasi) dan post test. Pengolahan hasil pengabdian pre dan post test menggunakan Uji Mc Nemar. Hasil pre dan post test dalam pengabdian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p>0,05) tingkat presisi (p=0.344) dan akurasi (p=1.000) kader sebelum dan setelah intervensi dalam pengukuran tinggi badan. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p>0,05) tingkat presisi (p=0.500) kader sebelum dan setelah intervensi, tetapi terdapat pengaruh signifikan (p>0,05) tingkat akurasi (p=0.000) kader sebelum dan setelah intervensi dalam pengukuran berat badan.
Pengetahuan dan sikap terhadap gizi seimbang pada anak pekerja migran Indonesia di Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia Romadlona, Nohan Arum; Katmawanti, Septa; Paramita, Farah; Ratih, Suci Puspita; Ramadhani, Evada Mutiara; Nashih, Nadia Fauziyah
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v1i1.385

Abstract

Jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia sangat tinggi. Akan tetapi, akses pendidikan bagi keluarga WNI belum tersebar merata dan layak. Terdapat ratusan putra putri (PMI) yang bersekolah di Sanggar Bimbingan (SB). Akan tetapi terdapat berbagai permasalahan yang muncul salah satunya adalah minimnya perilaku hidup bersih dan sehat serta pola konsumsi makanan yang rendah gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pondok An-Nahdloh di Tanjung Sepat, Selangor, Malaysia oleh tim dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang. Materi inti yang disampaikan meliputi 1) Pengantar Gizi Remaja, 2) Permasalahan Gizi Remaja, dan 3) Citra Tubuh Sehat yang dibuat menarik melalui paparan video dan juga modul. Para siswa juga menjalani pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Kegiatan pengabdian melibatkan 33 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) usia 13-16 tahun, yang terdiri dari 18 orang (55%) siswa laki-laki dan 15 orang (45%) siswa perempuan. Hasil pengukuran berat badan menunjukkan 61% siswa memiliki berat badan di bawah 60 kg. Selanjutnya berdasarkan tinggi badan siswa secara umum kurang dari 160 cm. Hasil perhitungan status gizi berdasarkan IMT menunjukkan bahwa terdapat 64% siswa memiliki berat badan tidak normal baik itu underweight maupun overweight. Nilai rata-rata pengetahuan sebelum pelatihan yaitu 6,8 dan meningkat menjadi 8,4 setelah pelatihan. Sedangkan nilai rata-rata sikap sebelum pelatihan yaitu 30,4 dan meningkat menjadi 31,2 setelah pelatihan. Adanya peningkatan nilai ini memperlihatkan bahwa program pelatihan bermanfaat dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap gizi seimbang.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang penerapan ASI eksklusif dan MP-ASI Al Maududi, Affan; Prasojo, Ilham Budi; Wahyu Aji, Lintang Pakerti Esa; Katmawanti, Septa
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.13813

Abstract

Pengetahuan terkait pemenuhan gizi keluarga yang kurang, budaya sosial terkait konsumsi makanan sehari-hari tanpa nilai gizi yang cukup masih menjadi suatu permasalahan di Desa Tumpang. Pemberian ASI Eksklusif yang belum diikuti dengan intensitas rutin serta pengetahuan terkait pentingnya pemberian ASI yang kurang masih menjadi suatu hal yang diabaikan, dikhawatirkan jika terus menerus diabaikan maka anak berpotensi mengalami kejadian stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul “Manajemen ASI Eksklusif dan MP-ASI kepada masyarakat Desa Tumpang Kabupaten Malang” bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pentingnya pemberian ASI Ekslusif dan peningkatan keterampilan ibu dalam mengkreasikan menu MP-ASI untuk bayi dan balita dan bagaimana cara pengolahannya yang benar. Kami juga memberikan penyuluhan terkait tumbuh kembang anak yang ditunjukkan melalui perilaku, perubahan fisik serta naluriah anak yang mungkin masih asing bagi para ibu muda. Metode yang kami pakai adalah sosialisasi yang diikuti dengan praktek untuk mengembangkan keterampilan peserta sasaran, kami juga membagikan kuesioner sebagai tolak ukur pemahaman sasaran saat sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan. Hasilnya, pengetahuan dan keterampilan peserta sasaran terkait ASI dan MP-ASI telah bertambah. Harapannya, para Ibu tetap konsisten dalam melakukan penerapan ASI Eksklusif dan MP-ASI dengan baik untuk menunjang kesehatan bayi dan balita.
Anthropometry Measurement Video Improve Knowledge of Cadres in Nganjuk City: A Single Group Pre-Post Test Design Study Farah Paramita; Mika Vernicia Humairo; Septa Katmawanti; Nohan Arum Romadlona; Selsa Tri Septiani; Aqila Pakerti Nastiti; Putri Nurika Dewi; Ardi Bastian; Dian Mustikawangi
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v10i12025p1-6

Abstract

High quality anthropometric measurements are important for nutritional assessment in children. In Indonesia, anthropometric measurement of children performed by caders in child center called posyandu as a child growth monitoring. However error measurements are found, especially on length or height measurement of children affecting presision and accuracy of data. This will lead to misinterpretation of child nutrition status. Education and training for cadres using media are important to improve their knowledge and skill related to anthropometric measurements. This study aimed to assess the effect of anthropometry measurement training using videos on Cadre’s knowledge. This study used one group pre-post test design with twenty cadres from Jekek and Mabung Village, Nganjuk City were recruited to this study. Intervention given to cadres was training using video anthropometry measurement. Knowledge score are measured before and after intervention. Statistical test was performed using paired t-test. The result of the study showed that there were significant different (p less than 0.05) of cadres’s knowledge score before (74.25 more or less than 7.48) and after training (78.75 more or less than 7.75). Anthropometric measurement training using video has effective in improving cadres knowledge of anthropometric measurement. Further study also needs to investigate skill improvement of anthropometric measurement for cadres.
The Relationship Between Breast Milk Coverage, Mother's Education Level, Sanitation Hygiene, and Infectional Diseases and Incidents Of Stunting In Toddler In Bangkalan District, East Java Septa Katmawanti; Achmad Masfi; Ronal Surya Aditya; Dea Aflah Samah; Fatiya Rizka Putri; Oktavia Sri Wahyuni; Muhammad Fahmi Rabbani; Purnama Devita Sari
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v9i22024p115-122

Abstract

Stunting remains a pressing global health issue, with 149 million children affected in 2020. In Bangkalan District, East Java, stunting prevalence reaches 25.2 percent, exceeding the provincial average of 19.2 percent. This study aimed to analyze factors influencing stunting, including breastfeeding coverage, maternal education, hygiene, and infectious diseases. Conducted from August to September 2023 in the Blega Health Center area, this analytical correlation study involved 35 toddlers aged 24–59 months selected through simple random sampling. Data were collected via questionnaires, anthropometric measurements, and interviews, then analyzed using chi-square tests in SPSS. The results revealed significant relationships between exclusive breastfeeding and stunting (p value is less than 0.05) and between infectious diseases (e.g., diarrhea and URTI) and stunting (p value is less than 0.05). Toddlers not exclusively breastfed were 0.2 times more likely to be stunted, and those frequently suffering from diarrhea had a 0.13 times higher risk. However, no significant association was found between maternal education or hygiene behavior and stunting (p value is more than 0.05). These findings emphasize the importance of promoting exclusive breastfeeding and preventing infectious diseases as key strategies to combat stunting. Complementary measures, such as improving hygiene and sanitation, remain critical to creating a supportive environment for child growth and development
Studi Komparasi Booklet Konvensional dan Digital dalam Peningkatan Pemahaman dan Perubahan Sikap Ibu terhadap ASI Eksklusif di Kota Mataram: Comparative Study of the Effectiveness of Convensional and Booklet Digitals in Increasing Understanding and Changing Maternal Attitudes towards Exclusive Breastfeeding in Mataram City Paramita, Farah; Al-Irsyad, Muhammad; Laksana, Dian Puspitaningtyas; Katmawanti, Septa; Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad; Samah, Dea Aflah; Wahyuni, Oktavia Sri; Putri, Fatiya Rizka; Rabbani, Muhammad Fahmi; An-Khofiyya, Nida; Pahlevi, Reza
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1 (2026): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1.2026.6-14

Abstract

Background: Child malnutrition is a global challenge in Indonesia, specifically in Mataram City, primarily attributed to the low coverage of exclusive breastfeeding. One potential strategy to address this challenge is increasing health knowledge through health promotion media, such as conventional and digital booklet. Objectives: This study aims to implement interventions using both conventional and digital booklet media, compare the two types of booklet, and determine which type is more accepted by the community. Methods: A pre-experimental method with a cross-sectional design was conducted using a one-group pretest-posttest approach comprising 96 mothers with infants aged 6 to 24 months in the Cakranegara and Ampenan Puskesmas areas. Data were collected using questionnaires to assess maternal knowledge and attitude both before and after the intervention. The differences in knowledge and attitude were analyzed using the Wilcoxon Test. Results: The results showed that the intervention of digital booklet did not produce a statistically significant difference in the enhancement of knowledge or attitude among the respondents (p-value>0.05). Conversely, the intervention of conventional booklet showed a statistically significant difference in attitude (p-value<0.05), and no significant difference was observed in knowledge (p-value>0.05). Conclusions: The intervention of conventional booklet produced a greater increase in knowledge and attitude compared to digital booklet. Therefore, it can be concluded that conventional booklet is more accepted by the community than digital.
Anthropometry Measurement Video Improve Knowledge of Cadres in Nganjuk City: A Single Group Pre-Post Test Design Study Paramita, Farah; Humairo, Mika Vernicia; Katmawanti, Septa; Romadlona, Nohan Arum
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 10, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High quality anthropometric measurements are important for nutritional assessment in children. In Indonesia, anthropometric measurement of children performed by caders in child center called posyandu as a child growth monitoring. However error measurements are found, especially on length or height measurement of children affecting presision and accuracy of data. This will lead to misinterpretation of child nutrition status. Education and training for cadres using media are important to improve their knowledge and skill related to anthropometric measurements. This study aimed to assess the effect of anthropometry measurement training using videos on Cadre’s knowledge. This study used one group pre-post test design with twenty cadres from Jekek and Mabung Village, Nganjuk City were recruited to this study. Intervention given to cadres was training using video anthropometry measurement. Knowledge score are measured before and after intervention. Statistical test was performed using paired t-test. The result of the study showed that there were significant different (p less than 0.05) of cadres’s knowledge score before (74.25 more or less than 7.48) and after training (78.75 more or less than 7.75). Anthropometric measurement training using video has effective in improving cadres knowledge of anthropometric measurement. Further study also needs to investigate skill improvement of anthropometric measurement for cadres.
The Relationship Between Breast Milk Coverage, Mother's Education Level, Sanitation Hygiene, and Infectional Diseases and Incidents Of Stunting In Toddler In Bangkalan District, East Java Katmawanti, Septa; Masfi, Achmad; Aditya, Ronal Surya; Samah, Dea Aflah; Putri, Fatiya Rizka; Wahyuni, Oktavia Sri; Rabbani, Muhammad Fahmi; Sari, Purnama Devita
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 9, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a pressing global health issue, with 149 million children affected in 2020. In Bangkalan District, East Java, stunting prevalence reaches 25.2 percent, exceeding the provincial average of 19.2 percent. This study aimed to analyze factors influencing stunting, including breastfeeding coverage, maternal education, hygiene, and infectious diseases. Conducted from August to September 2023 in the Blega Health Center area, this analytical correlation study involved 35 toddlers aged 24–59 months selected through simple random sampling. Data were collected via questionnaires, anthropometric measurements, and interviews, then analyzed using chi-square tests in SPSS. The results revealed significant relationships between exclusive breastfeeding and stunting (p value is less than 0.05) and between infectious diseases (e.g., diarrhea and URTI) and stunting (p value is less than 0.05). Toddlers not exclusively breastfed were 0.2 times more likely to be stunted, and those frequently suffering from diarrhea had a 0.13 times higher risk. However, no significant association was found between maternal education or hygiene behavior and stunting (p value is more than 0.05). These findings emphasize the importance of promoting exclusive breastfeeding and preventing infectious diseases as key strategies to combat stunting. Complementary measures, such as improving hygiene and sanitation, remain critical to creating a supportive environment for child growth and development
Implementation of Specific Nutrition Interventions to Prevent Stunting in Pregnant Women in the Oesapa Community Health Center Area East Nusa Tenggara Katmawanti, Septa; Wahyuni, Oktavia Sri; Paramita, Farah; Kurniawan, Agung; Khuzaimah, Siti
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 9, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Policies related to stunting prevention have been in place since 2013. However, the prevalence of stunting in East Nusa Tenggara Province is still the highest in Indonesia from 2013 to 2022. One of the areas in the province where the prevalence decreased from 2021 to 2022 is Kupang City. Oesapa Community Health Centre was appointed by the Indonesian Ministry of Health as a pilot health centre representing Kupang City. The purpose of this study is to describe the implementation of specific nutritional interventions for handling stunting based on the variables of communication, bureaucratic structure, resources, and disposition in the target group of pregnant women which will be associated with the target achievement of specific nutritional interventions based on Presidential Regulation No 72 of 2021. The research used qualitative methods with triangulation of informants totalling 5 people, data triangulation, and triangulation of methods, namely in-depth interviews and observations. The results showed that interventions in the form of providing additional food to pregnant women with chronic energy deficiency conditions and pregnant women who consume blood supplement tablets at least 90 tablets during pregnancy have successfully reached the target. Other Community Health Centres can make the Oesapa Community Health Centre a barometer in providing health services, especially in specific nutrition interventions aimed at target groups of pregnant women so that they work together in accelerating the reduction in stunting prevalence.
Co-Authors Achmad Masfi Adiba, Tahani Ratna Adinda Rizkia Ramadhani Adisa, Meyralda Dara Aditya, Ronal Surya Affan Al Maududi Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agung Kurniawan Ahmad Rido&#039;i Yuda Prayogi Ainy, Hidayatul Aisyah Rachmawati Ajeng Putri Dewi Al Maududi, Affan Al-Irsyad , Muhammad AL-IRSYAD, MUHAMMAD Alinda Rahmani Alma, Lucky Radita Alvisar Afandi Alvisar Afandi Amelia Salsabila Fitriani Amellya Ratusafira Rumra Amira, Muthia Yasmin An-Khofiyya, Nida Ananda Shafa Nabila Andini Cahyaningsih Anindya Hapsari Anisa Nur Rahma Anita Sulistyorini Annis Catur Adi Annisa Aulia AzZahra Annisa Intan Septia Annisa Nanda Leilina Annisa Ratri Cahyani Annisa' Mufi Aktul Hasanah Aqila Pakerti Nastiti Ardi Bastian Arini Banowati Azalia Adnin Arsyada Maziyyati Athiya Khansa Hanifah AULIA NUR HASANAH Aulia Pramesti Aulia Rizqia Az Zahra Autio Reza Asaddullah Azalia Adnin, Arini Banowati Azizah Yuniarfika Azza Rizqia Vatrisa Bagas Tri Anggoro Bambang Wirdjadmaji Bambang Wirdjadmaji, Bambang Barlian, Salwa Isna Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar Catur Budi Susilo, Catur Budi Chamelia Kirana Yoandra Dea Aflah Samah Desandyansyah, Salma Khnsa’ Nabila Dewi Amiroh Dhana Alvia Noor Dhian Kartika Sari Dian Mawarni Dian Mustikawangi Dian Puspitaningtyas Laksana Difa Amartya Caesara Dinarsih Rahayu Dini Restuningtyas Diva Azzahra Putri Chori Djoko Kustono Dwi Febriyanti Dwi Rahayuning Surastia Ekasari, Silvia Elisa Danik Kurniawati Elisa Danik Kurniwati Elsa Novitasari Endah Retnani Wismaningsih Erma Amalia Euaggelion Febyola Faizzatul Salsabila Maghfiroh Fandi Achmad Saputra Farah Mutiara Cita Diva Fatin Ebsadiar Fatiya Rizka Putri Fiko Ainun Nur Aisyiyah Firda Alya Ramadhiana Fitriani, Amelia Salsabila Fitrotun Nisa`iyah Gladys Cyntya Mahardyka Hafizhah, Nabila Alifatus Hana Sophia Athallah Hanin Dianti Roidah Hartati E Wardani Hartati Eko Wardani Hasanah, Annisa' Mufi Aktul Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Hellen Arta Tri Andalini Hera Ratna Dwi Maharsi Hera Ratna Maharsi Hidayatul Ainy Iing Merillarosa Kharisma Wardani Ikhda Farah Damayanti Ikma Nur Farida Ilham Budi Prasojo Ina Mardiana Putri Indana Tri Rahmawati Indana Tri Rahmawati Inung Setyorini Itsna Faizah Ulfa Jondar, Aloysius Kanita Khairunisa Aziza Kartikasari, Dhian Kharisma Wardani, Iing Meillarosa Kholifah, Siti Harnung Komariyah, Putri Nurul Kriscahyanti, Sila Kurniawati, Lia Lailatul Hidayah Lia Kurniawati Lintang Pakerti Esa Wahyu Aji Lorenza Arinda Saputri Lydia Nursafitridevi M. E. Winarno Maharani Rohma Hidayanti Mandagi, Ayik Mirayanti Mar’aa Refina Robah Masyiyah, Shofiyatul Maurizka Sabrina Maurizka Sabrina Mazarina Devi Meidi Saputra Meyralda Dara Adisa Miftahul Huda Mika Vernicia Humairo Mochamad Azriel Azra Awinata Mochamad Iqbal Juliansyah Muhammad Fahmi Rabbani Muhammad Irfan Syahputra Muhammad Rohman Al Hasan Muhammad Syihabuddin Muqaddimah Raiska Harsoni Muthia Yasmin Amira Mutiara Nur Mawaddah Nabila Alifatus Hafizhah Nadia Nuradela Nadia Regita Ayu Cahyani Nadya Ainaya Diva Erfanti Nadyalis Ta’mara Masajida Nadzifa Azhar Muslim Nashih, Nadia Fauziyah Naufalsyah Falah Muhammad Naura Assyifani Qolbi Neila Rizqi Fahmiyah Neo Adhi Kurniawan Nida An Khofiyya Nida An-Khofiyya Nilasalsabila, Salma Nilasari, Karina Nimas Dewi Aninatus Zahro Nina Rini Suprobo Niswatin Nohan Arum Romadlona Novi Rahmatika Ikhtiyari Noviati Fuada Nugraheni Puji Lestari Nugraheni Warih Utami Nur Aisyiyah, Fiko Aninun Nurnaningsih H.U Nurnaningsih Herya Ulfah, Nurnaningsih Herya Oktavia Sri Wahyuni Paramita, Farah Prasojo, Ilham Budi Pratama, Rochmad Ardiansyah Purnama Devita Sari Purnama Devita Sari Puspita Indahsari, Shyska Yuli Puteri Zawaliya Munarwi Putri Nurika Dewi Putri Nurul Komariyah Putri Regita Kusuma Dewi Putri, Fatiya Rizka Rabbani, Muhammad Fahmi Rachmawati, Windi Chusniah Rahayu, Dinarsih Rahmadea Zalzabilla Amri Ramadhani, Evada Mutiara Ramadhani, Shirin Ramadhani, Yuanda Putri Rizki Rany Ekawati Rara W Gayatri Rara Warih Gayatri Ratih, Suci Puspita Revina Safira REZA PAHLEVI Reza Pahlevi Rischa Dwitasari Rizkias Dwi Cahyani Rizqia Az Zahra, Aulia Rochmad Ardiansyah Pratama Rohmah Fauzia Oktaviani Rosuzeita Fauzi Sabrina, Maurizka Safira, Revina Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah Salmania Khnsa’ Nabila Desandyansyah Salsabila Fitriani, Amelia Salwa Isna Barlian Saputri, Lorenza Arinda Sari, Dhian Kartika Sari, Purnama Devita Sefina Febri Adisti Selsa Tri Septiani Selsa Tri Septiani Septiani, Selsa Tri Septralinia Auliya Sari Sesilia Dongu Wini Laba Setyo Budiwanto Setyorini, Inung Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad Sherly Dia Lumitasari Shirin Ramadhani Shofiyatul Masyiyah Shyska Yuli Puspita Indahsari Sila Kriscahyanti Siti Azizzah Siti Khuzaimah Siti Nurrochmah Solichin - Sri Wahyuni, Oktavia Stella Ayu Puspananda Suhartanti, Ajeng Sri Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Syafri Hidayanto Putra Syihabuddin, Muhammad Tahani Ratna Adiba Tarismareta Amza Lailida Tika Dwi Tama Ul Izza Fahriza Basuni Ulfa, Itsna Faizah Vina Aprilia Viska Yolanda Wahyu Aji, Lintang Pakerti Esa Wahyuni, Oktavia Sri Widya Chairunnisa Wildatun Nabilah Windi Chusnia Rahmawati Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes Wiranata, Adiwidya Yasmin Amira, Muthia Yeni Susanti Yenni Widya Alfianita Yuanda Putri Rizki Ramadhani Yuda Prayogi, Ahmad Rido'i Yuka Agnita Putri Yun, Low Wah Yunita Rakhmawati Yupita Gravito Adhea Putri Zahra Filloa Nareswara Zahro, Nimas Dewi Aninatus Zariroh, Zirroh Alin Zelda Zawal Zettira Zahroh