Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Posyandu Balita Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Dini Restuningtyas; Dwi Febriyanti; Erma Amalia; Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4; Muhammad Rohman Al Hasan; Niswatin Niswatin; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini di Indonesia masih menghadapi tingginya angka kematian ibu dan anak, yang diakibatkan oleh permasalahan gizi, penyakit infeksi, serta masalah kehamilan. Penurunan angka kematian ibu dan balita cenderung melambat dalam 10 tahun terakhir ini. Dalam menghadapi masalah yang terkait dengan kesehatan pada balita tersebut, salah satu jenis pemberdayaan masyarakat seperti Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memegang peranan yang penting dalam memberikan pelayanan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada balita. Pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan merupakan sebuah upaya pengembangan sikap, pengetahuan dan perilaku masyarakat agar mampu untuk menangani masalah kesehatan yang akan dihadapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan pelaksanaan posyandu balita terhadap upaya dalam peningkatan kesehatan. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan artikel jurnal dan berita online peneliti dapatkan melalui pangkalan data ilmiah seperti Google Engine dengan bahasa Indonesia. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa adanya beberapa faktor yang mempengaruhi posyandu dalam hal peningkatan kesehatan pada balita.
Pengaruh Stres dan Pola Makan Buruk Terhadap Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Kesmas Universitas Negeri Malang Ina Mardiana Putri; Sefina Febri Adisti; Puteri Zawaliya Munarwi; Septa Katmawanti; Elisa Danik Kurniwati; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2023: Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Salah Satu Upaya Perwujudan Goal SDGs Point 5
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractStress is no longer a strange thing to many people, as well as bad eating patterns that often happen in people’s live, especially in this instant era. Stress and poor diet may be a factor in gastritis, namely inflammation of the mucosa and submucosa of the stomach. Many incidents of gastritis have occurred, but not many are aware that this incident must be taken seriously because it threatens one's health. According to BPS data for Malang City in 2019, sufferers of gastritis in Malang City reached 5,991 cases. The aim of this study is to determine the relationship between task-relates stress factor and poor eating habits on the incidence of gastritis in Public Health Sciences students at State University of Malang. This study used a quantitative research method with a cross sectional approach. The results showed a significance value of the Pearson test 0.05 which showed that there was no correlation between the stress variable and the incidence of gastritis, as well as the variable bad diet and the incidence of student gastritis. The results showed that there was no relationship between task-related stress and poor eating habits on the incidence of gastritis in students at the State University of Malang.Keywords: stress 1; bad diet 2; gastritis 3AbstrakStres bukan lagi hal yang asing bagi banyak orang begitu juga dengan pola makan buruk yang kerap menyertai kehidupan masyarakat di era serba instan ini. Banyak kejadian gastritis yang terjadi namun belum banyak yang sadar bahwa kejadian ini harus dianggap serius karena mengancam kesehatan seseorang terutama mahasiswa. Menurut data BPS Kota Malang pada tahun 2019, penderita penyakit gastritis di Kota Malang mencapai 5.991 kasus. Stres dan pola makan buruk mungkin saja menjadi faktor penyakit gastritis yakni kejadian inflamasi pada mukosa serta submukosa lambung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara faktor stres akibat tugas dan perilaku pola makan yang buruk terhadap kejadian gastritis pada mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi uji pearson 0,05 yang berarti tidak adanya korelasi antara variabel stres dengan kejadian gastritis, begitu pula dengan variabel pola makan buruk dengan kejadian gastritis mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara stres akibat tugas dengan perilaku pola makan buruk terhadap kejadian gastritis pada mahasiswa di Universitas Negeri Malang.Kata kunci: stres 1; pola makan buruk 2; gastritis 3
Analisis Polindes Sebagai Salah Satu Bentuk Pemberdayaan Bidang Kesehatan Alvisar Afandi; Annisa Nanda Leilina; Aulia Nur Hasanah; Ikhda Farah Damayanti; Septralinia Auliya Sari; Widya Chairunnisa; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis pemberdayaan masyarakat pondok bersalin desa (Polindes) adalah salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam menyediakan tempat pertolongan persalinan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Upaya peningkatan kesehatan ibu penting untuk dilakukan pemantauan. Hal tersebut dikarenakan Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang peka dalam menggambarkan kesejahteraan masyarakat disuatu negara. Tingginya AKI di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang paling utama karena AKI merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Metode penulisan artikel ini menggunakan literature review dari artikel jurnal dan berita online. Literature tersebut didapatkan dari pangkalan data ilmiah seperti Google Scholar dan Google Engine dengan Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, didapati bahwa hampir setiap daerah sudah memiliki Pondok bersalin desa (Polindes), hanya saja capaian keberhasilan pelayanan kesehatan yang diberikan belum maksimal. Banyaknya fasilitas yang kurang memadai dan menunjang membuat banyak masyarakat yang kuran memanfaatkan adanya Polindes ini.
BUKU PANDUAN ADMINISTRASI DESA/KELURAHAN SIAGA UNTUK MENUNJANG REVITALISASI DESA/KELURAHAN SIAGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATU Hera Ratna Dwi Maharsi; Septa Katmawanti; Windi Chusniah Rachmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2022: Parenting Preparation For a Better Generation
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractDesa Siaga is a village where the community has the resources and the desire and is able and willing to prevent and overcome various health problems, disasters, and emergency disasters, as well as their health independently. Desa Siaga has developed since 2006, and Batu city is one of the cities that has Desa and Ward Siaga. Desa Siaga in Batu City, especially in the working area of the Batu Puskesmas UPT during the Covid-19 pandemic, did not run according to its function because there were several obstacles. These obstacles include the unclear division of tasks and functions of each Siaga Village administrator. In 2022, the holder of the Desa Silent Village UPT Puskesmas Batu will revitalize or revive Desa Siaga. This revitalization started by improving the administration of the Desa Siaga so that there was no confusion among Desa Siaga administrators. With these problems, using the ADDIE method, the author together with the village program holder got a solution by making the Village/Ward Siaga Administration Guidebook, which in the guidebook will contain the reporting format and the format of Desa Siaga administration books.Keywords: desa siaga; revitalization; administrationAbstrakDesa siaga merupakan desa yang masyarakatnya memiliki sumber daya dan keinginan untuk mampu dan mau melakukan pencegahan dan mengatasi berbagai permasalahan kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan bencana, serta kesehatan dirinya sendiri secara mandiri. Desa siaga telah berkembang mulai tahun 2006, dan Kota Batu merupakan salah satu kota yang memiliki Desa dan Kelurahan Siaga. Desa Siaga di Kota Batu terutama di wilayah kerja UPT Puskesmas Batu selama pandemi Covid-19 tidak berjalan sesuai dengan fungsinya karena terdapat beberapa kendala. Kendala-kendala tersebut seperti tidak jelasnya pembagian tugas dan fungsi dari setiap pengurus Desa Siaga. Pada tahun 2022 ini pemegang program Desa siaga UPT Puskesmas Batu akan melaksanakan revitalisasi atau menghidupkan kembali desa siaga. Revitalisasi ini dimulai dari memperbaiki administrasi desa siaga sehingga tidak terjadi kebingungan pada pengurus desa siaga. Dengan adanya permasalahan tersebut dengan menggunakan metode ADDIE penulis bersama dengan pemegang program desa siaga mendapatkan solusi dengan membuat Buku Panduan Administrasi Desa/Kelurahan Siaga, yang di mana dalam buku panduan tersebut akan berisikan tentang format pelaporan dan format buku administrasi desa siaga. Kata kunci: desa siaga; revitalisasi; administrasi
Lembaga Swadaya Masyarakat Wilayah Malang sebagai Model Pemberdayaan Bidang Kesehatan Elsa Novitasari; Hera Ratna Maharsi; Muhammad Syihabuddin; Rohmah Fauzia Oktaviani; Sesilia Dongu Wini Laba; Septa Katmawanti
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) adalah organisasi yang dibentuk oleh perseorangan atau sekelompok orang yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berfungsi sebagai fasilitator dalam upaya pemulihan hak-hak masyarakat. Sarana yang dimaksud berupa segala bentuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penegak hukum dan seluruh masyarakat. Malang adalah daerah yang sangat luas. Kualitas dan kuantitas sebagai kota pendidikan tidak perlu diragukan lagi. Namun, Malang merupakan salah satu contoh daerah yang memiliki beberapa permasalahan yang telah diperbaiki oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Berbagai cara atau metode digunakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk memperbaiki kerusakan. Dengan monitoring berupa evaluasi, investigasi, dan lain-lain. Kasus korupsi yang kerap menimpa semua kelompok dan kasus KDRT dapat diselesaikan dengan cara-cara yang selama ini dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sehingga tidak diragukan lagi bahwa fungsi dan tujuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) adalah membantu memberikan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat.
Efektivitas Kartu Kuartet Gizi Seimbang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Dasar Di SDN Tasikmadu 1 Kota Malang Rohmah Fauzia Oktaviani; Agung Kurniawan; Farah Paramita; Septa Katmawanti
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.2029

Abstract

For students in primary schools, there are still numerous nutritional issues to be solved. There has been an increase in the prevalence of overweight and underweight children in the Malang City area, particularly in the Puskesmas Mojolangu working area. One location where these dietary issues occur is SDN Tasikmadu 1. This is a result of the absence of educational resources for understanding balanced nutrition. The goal of this study is to create a balanced nutrition four card instructional media and evaluate its viability and efficacy as a tool for balanced nutrition education. The study follows the define, design, create, and disseminate framework while using a research and development approach. Due diligence was performed by media and material experts utilizing the BNSP evaluation tool with an average score of 87.50%. The effectiveness test was carried out at SDN Tasikmadu 1 on 30 students using pre-test and post-test instruments. Analysis using paired t-test showed that the tool and its accompanying materials were declared "appropriate" and provision of Balanced Nutrition Quartet Card media was effective in increasing students' knowledge, with an average pre-test score of 55.06 and an average post-test score 87.73 and the result of the paired t-test is P=0.000.
Pelatihan Pengolahan Kukis Berbasis Pangan Lokal Daun Kelor Sebagai Snack MPASI Guna Menurunkan Prevalensi Stunting Katmawanti, Septa; Paramita, Farah; Rakhmawati, Yunita; Aflah Samah, Dea; Sri Wahyuni, Oktavia; Yasmin Amira, Muthia; Salsabila Fitriani, Amelia; Rizqia Az Zahra, Aulia
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1550

Abstract

Desa Wonorejo menjadi desa prioritas percepatan penanganan stunting di Kabupaten Malang. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya prevalensi stunting adalah pemberian MPASI yang tidak adekuat karena rendahnya pengetahuan akan pemenuhan gizi anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan terkait pembuatan MPASI berupa kukis dengan memanfaatkan bahan pangan lokal Desa Wonorejo yakni daun kelor karena mengandung nutrisi yang dapat mencegah malnutrisi. Hal ini sebagai upaya peningkatan keterampilan ibu terkait pemberian MPASI yang bernutrisi, sehingga dapat mencegah kejadian stunting. Metode yang dilakukan diantaranya koordinasi dengan mitra, percobaan dan penyusunan resep kukis, penyusunan media, dan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan dengan mempraktikkan langsung cara pembuatan kukis kelor kepada 30ia, dan pelaksanaan kegiatan yang  kegiatan.a,BERBAHAN KELOR, SEHINGGA BUTUH DIJADIKAN SNACK YANG MANISrjausui dan waktu luai s ibu yang memiliki balita di Desa Wonorejo serta sosialisasi terkait menu MPASI menggunakan bahan lokal guna menurunkan angka stunting di Desa Wonorejo. Seluruh peserta menyambut baik dan antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Training on Processing Cookies Based on Local Food Moringa Leaves as MPASI Snacks to Reduce the Prevalence of Stunting Abstract: Wonorejo Village is a priority village for accelerating the handling of stunting in Malang District. One of the factors causing the high prevalence of stunting is inadequate complementary feeding due to low knowledge of child nutrition fulfillment. The purpose of this community service activity is to improve skills related to making complementary food in the form of cookies by utilizing local food ingredients in Wonorejo Village, namely Moringa leaves because they contain nutrients that can prevent malnutrition. This is an effort to improve mothers' skills related to providing nutritious complementary foods, so as to prevent stunting. The methods used included coordination with partners, experimentation and preparation of cookie recipes, preparation of media, and implementation of activities carried out by practicing directly how to make moringa cookies to 30 mothers who have toddlers in Wonorejo Village and socialization related to the complementary food menu using local ingredients to reduce stunting rates in Wonorejo Village. All participants welcomed and were enthusiastic in participating in the series of activities from start to finish.
Increasing Elderly Physical Activity Through the Elderly Sports Health Promotion Program "GANTARI" in Senggreng Village, Malang Regency, Indonesia Suprobo, Nina Rini; Farah Mutiara Cita Diva; Diva Azzahra Putri Chori; Maharani Rohma Hidayanti; Hellen Arta Tri Andalini; Katmawanti, Septa; Sulistyorini, Anita
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i1.2947

Abstract

The World Health Organization (WHO) estimates that there will be an increase in the number of elderly people throughout the world. Malang Regency is one of the areas with the largest number of elderly people in East Java. This program's community service activities collaborate with partners at the Resilient Elderly School Kromoleo 1 in Senggreng Village, Sumberpucung District, Malang Regency. These older adults have several health complaints, such as diabetes, cholesterol, and gout, and the organ they complain about most is the knee area, so activities become hampered. The community service activity "GANTARI" (Gerakan Lansia Tangguh, Bugar dan Aktif) is here to increase awareness of the elderly about the importance of sports and physical activity to avoid degenerative diseases, especially diabetes mellitus. This community service activity has three stages, namely preparation, implementation and evaluation. An overview of the physical activity of the elderly was obtained through filling out the pre-test and post-test with the IPAQ questionnaire which was successfully completed by 52 senior citizens of Senggreng Village. Based on these results, there was a change in behavior and increased knowledge in the elderly of Senggreng Village after participating in the "GANTARI" activity. Therefore, the "GANTARI" community service activity has succeeded in promoting sports and physical activity to prevent the elderly from degenerative diseases, especially diabetes mellitus.
Edukasi Keselamatan dan Kesehatan pada Tempat Kerja bagi Alumni Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang Sulistyorini, Anita; Septa Katmawanti, S.Gz., M.Kes; Lucky Radita Alma, S.KM., M.PH; Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes; Selsa Tri Septiani; Azza Rizqia Vatrisa
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.3496

Abstract

The incidence of occupational diseases and work accidents has increased every year. This can occur due to the lack of optimal implementation and implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in the workplace or even the implementation of SMK3 in the workplace. The application of SMK3 in the workplace is very vital, its urgency and usefulness. Based on the results of a situation analysis survey to UM Public Health Alumni, many workplaces have not been optimal in implementing SMK3 and even some workplaces have not implemented SMK3. As a promotive and preventive means, the FIK UM community service team created a digital training activity for UM Public Health alumni which was carried out in the form of an after sales webinar which aimed to increase knowledge and strengthen the knowledge of UM Public Health alumni. The activity consists of 6 series with the main theme being the Occupational Safety and Health Management System, taking place from June to July 2023 with different topics and speakers in each series. Evaluation of activities is carried out based on pretest and posttest results as well as participant satisfaction surveys. Based on the results of the analysis, it is known that the implementation of this after sales webinar succeeded in increasing participants' knowledge related to the Occupational Safety and Health Management System to reach 73.5%. Also, 73% of participants who participated in digital training activities were very satisfied with the implementation of this activity.
PROGRAM EDUKASI ASI EKSKLUSIF DAN DEMONSTRASI MP-ASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU DI WILAYAH KABUPATEN MALANG Paramita, Farah; Sulistyorini, Anita; Katmawanti, Septa; Suhartanti, Ajeng Sri; Zariroh, Zirroh Alin; Prasojo, Ilham Budi; Nilasalsabila, Salma
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.42826

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi pada anak yang masih terjadi di Indonesia, salah satunya pada wilayah Kabupaten Malang. Untuk menanggulangi hal tersebut, edukasi gizi pada ibu tentang pemenuhan gizi pada anak sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian yang diselenggarakan di Desa Pakisjajar, Kabupaten Malang ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan ibu mengenai ASI Eksklusif dan pemberian MP-ASI pada anak melalui kegiatan edukasi dan demonstrasi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sejumlah 20 Ibu yang memiliki bayi-balita mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan edukasi dan demonstrasi ini yang terdiri dari 2 tahap yaitu edukasi ASI Eksklusif di pekan pertama dan demonstrasi MP-ASI di pekan kedua yang didampingi oleh kader kesehatan. Pengukuran tingkat pengetahuan ibu dilakukan dengan pengisian pre-test dan post test kuesioner pengetahuan ASI Eksklusif dan M-ASI. Kegiatan ini disambut baik oleh peserta dibuktikan dengan antusiasme yang tinggi pada para peserta. Peserta saling berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai permasalahan gizi yang telah dialami balita dan mereka telah menemukan solusi yang bisa diterapkan. Hasil pre-test dan post test menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 20%. Evaluasi kegiatan ini juga menunjukkan bahwa 90% peserta menyampaikan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dengan baik oleh peserta. Stunting is one of the nutritional problems in children that still exists in Indonesia, one of which in the Malang Regency area. To overcome this, nutrition education for mothers about fulfilling nutrition in children is very important to do. This community service activity held in Pakisjajar Village, Malang Regency aims to increase mothers' knowledge about exclusive breastfeeding and complementary feeding for children through educational activities and demonstrations. The method of implementing this community service consists of planning, implementation and evaluation stages. A total of 20 mothers with infants participated in this activity. The implementation of this education and demonstration which consists of 2 stages, namely exclusive breastfeeding education in the first week and MP-ASI demonstration in the second week accompanied by health cadres. Measurement of the mother's knowledge level was carried out by filling in the pre-test and post-test of the Exclusive Breastfeeding and M-ASI knowledge questionnaire. This activity was well received by the participants as evidenced by the high enthusiasm of the participants. Participants discussed and shared experiences about nutritional problems that have been experienced by toddlers and they have found solutions that can be applied. The pre-test and post-test results showed that this activity was able to increase participants' knowledge by 20%. The evaluation of this activity also showed that 90% of the participants said that the material presented was easily understood by the participants.
Co-Authors Achmad Masfi Adinda Rizkia Ramadhani Adisa, Meyralda Dara Aditya, Ronal Surya Affan Al Maududi Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agung Kurniawan Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Aisyah Rachmawati Ajeng Putri Dewi Al Maududi, Affan Al-Irsyad , Muhammad AL-IRSYAD, MUHAMMAD Alinda Rahmani Alma, Lucky Radita Alvisar Afandi Alvisar Afandi Amelia Salsabila Fitriani Amellya Ratusafira Rumra Amira, Muthia Yasmin An-Khofiyya, Nida Ananda Shafa Nabila Andini Cahyaningsih Anindya Hapsari Anisa Nur Rahma Anita Sulistyorini Annis Catur Adi Annisa Aulia AzZahra Annisa Intan Septia Annisa Nanda Leilina Annisa Ratri Cahyani Annisa' Mufi Aktul Hasanah Aqila Pakerti Nastiti Ardi Bastian Arini Banowati Azalia Adnin Arsyada Maziyyati Athiya Khansa Hanifah AULIA NUR HASANAH Aulia Pramesti Aulia Rizqia Az Zahra Autio Reza Asaddullah Azizah Yuniarfika Azza Rizqia Vatrisa Bagas Tri Anggoro Bambang Wirdjadmaji Bambang Wirdjadmaji, Bambang Barlian, Salwa Isna Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar Catur Budi Susilo, Catur Budi Chamelia Kirana Yoandra Dea Aflah Samah Desandyansyah, Salma Khnsa’ Nabila Dewi Amiroh Dhana Alvia Noor Dhian Kartika Sari Dian Mawarni Dian Mustikawangi Dian Puspitaningtyas Laksana Difa Amartya Caesara Dinarsih Rahayu Dini Restuningtyas Diva Azzahra Putri Chori Djoko Kustono Dwi Febriyanti Dwi Rahayuning Surastia Ekasari, Silvia Elisa Danik Kurniawati Elisa Danik Kurniwati Elsa Novitasari Endah Retnani Wismaningsih Erma Amalia Euaggelion Febyola Faizzatul Salsabila Maghfiroh Fandi Achmad Saputra Farah Mutiara Cita Diva Fatin Ebsadiar Fatiya Rizka Putri Fiko Ainun Nur Aisyiyah Firda Alya Ramadhiana Fitriani, Amelia Salsabila Fitrotun Nisa`iyah Gladys Cyntya Mahardyka Hafizhah, Nabila Alifatus Hana Sophia Athallah Hanin Dianti Roidah Hartati E Wardani Hartati Eko Wardani Hasanah, Annisa' Mufi Aktul Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Hellen Arta Tri Andalini Hera Ratna Dwi Maharsi Hera Ratna Maharsi Hidayatul Ainy Iing Merillarosa Kharisma Wardani Ikhda Farah Damayanti Ikma Nur Farida Ilham Budi Prasojo Ina Mardiana Putri Indana Tri Rahmawati Indana Tri Rahmawati Inung Setyorini Itsna Faizah Ulfa Jondar, Aloysius Kanita Khairunisa Aziza Karina Nilasari Kartikasari, Dhian Kholifah, Siti Harnung Kriscahyanti, Sila Kurniawati, Lia Lailatul Hidayah Lia Kurniawati Lintang Pakerti Esa Wahyu Aji Lorenza Arinda Saputri Lydia Nursafitridevi M. E. Winarno Maharani Rohma Hidayanti Mandagi, Ayik Mirayanti Mar’aa Refina Robah Maurizka Sabrina Maurizka Sabrina Mazarina Devi Meidi Saputra Meyralda Dara Adisa Miftahul Huda Mika Vernicia Humairo Mochamad Azriel Azra Awinata Mochamad Iqbal Juliansyah Muhammad Fahmi Rabbani Muhammad Irfan Syahputra Muhammad Rohman Al Hasan Muhammad Syihabuddin Muhammad Syihabuddin Muqaddimah Raiska Harsoni Muthia Yasmin Amira Mutiara Nur Mawaddah Nabila Alifatus Hafizhah Nadia Nuradela Nadia Regita Ayu Cahyani Nadya Ainaya Diva Erfanti Nadyalis Ta’mara Masajida Nadzifa Azhar Muslim Nashih, Nadia Fauziyah Naufalsyah Falah Muhammad Naura Assyifani Qolbi Neila Rizqi Fahmiyah Neo Adhi Kurniawan Nida An Khofiyya Nida An-Khofiyya Nilasalsabila, Salma Nimas Dewi Aninatus Zahro Nina Rini Suprobo Niswatin Nohan Arum Romadlona Novi Rahmatika Ikhtiyari Noviati Fuada Nugraheni Puji Lestari Nugraheni Warih Utami Nurnaningsih H.U Nurnaningsih Herya Ulfah, Nurnaningsih Herya Oktavia Sri Wahyuni Paramita, Farah Prasojo, Ilham Budi Purnama Devita Sari Purnama Devita Sari Puteri Zawaliya Munarwi Putri Nurika Dewi Putri Nurul Komariyah Putri Regita Kusuma Dewi Putri, Fatiya Rizka Rabbani, Muhammad Fahmi Rachmawati, Windi Chusniah Rahayu, Dinarsih Rahmadea Zalzabilla Amri Ramadhani, Evada Mutiara Ramadhani, Shirin Ramadhani, Yuanda Putri Rizki Rany Ekawati Rara W Gayatri Rara Warih Gayatri Ratih, Suci Puspita Revina Safira Reza Pahlevi REZA PAHLEVI Rischa Dwitasari Rizkias Dwi Cahyani Rizqia Az Zahra, Aulia Rochmad Ardiansyah Pratama Rohmah Fauzia Oktaviani Rosuzeita Fauzi Safira, Revina Salmania Khnsa Nabila Desandyansyah Salmania Khnsa’ Nabila Desandyansyah Salsabila Fitriani, Amelia Salwa Isna Barlian Saputri, Lorenza Arinda Sefina Febri Adisti Selsa Tri Septiani Selsa Tri Septiani Septiani, Selsa Tri Septralinia Auliya Sari Sesilia Dongu Wini Laba Setyo Budiwanto Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad Sherly Dia Lumitasari Shirin Ramadhani Shofiyatul Masyiyah Shyska Yuli Puspita Indahsari Sila Kriscahyanti Siti Azizzah Siti Nurrochmah Solichin - Sri Wahyuni, Oktavia Stella Ayu Puspananda Suhartanti, Ajeng Sri Supriyadi Supriyadi Syafri Hidayanto Putra Tahani Ratna Adiba Tarismareta Amza Lailida Tika Dwi Tama Ul Izza Fahriza Basuni Vina Aprilia Viska Yolanda Wahyu Aji, Lintang Pakerti Esa Wahyuni, Oktavia Sri Widya Chairunnisa Wildatun Nabilah Windi Chusnia Rahmawati Windi Chusnia Rahmawati, S.KM., M.Kes Wiranata, Adiwidya Yasmin Amira, Muthia Yeni Susanti Yenni Widya Alfianita Yuanda Putri Rizki Ramadhani Yuka Agnita Putri Yun, Low Wah Yunita Rakhmawati Yupita Gravito Adhea Putri Zahra Filloa Nareswara Zahro, Nimas Dewi Aninatus Zariroh, Zirroh Alin Zelda Zawal Zettira Zahroh