p-Index From 2021 - 2026
14.106
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Public Health of Indonesia Preventif Journal Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Abdi Masyarakat Indonesia Berdaya Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Jurnal SUBLIMAPSI Community Research Of Epidemiology (CORE) Endemis Journal Indonesian Journal of Health Science Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Amaliah: Jurnal Pengabdian Masyarakat HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KOLONI Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Humanities and Social Studies The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Variable Research Journal Journal of Epidemiology and Health Sciences Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PASIEN BPJS POLI PARU RAWAT JALAN DI RSUD KOTA KENDARI TAHUN 2022 Amalia, Asri Nur; Ahmad, La Ode Ali Imran; Bahar, Hartati
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Jumlah kunjungan pasien di Poliklinik Rawat Jalan dapat memberi gambaran tinggi rendahnya pemanfaatan poliklinik RSUD Kota Kendari oleh masyarakat. Pada tahun 2019-2021 RSUD Kota Kendari mengalami penurunan pasien pada unit rawat jalan. pada tahun 2019 berjumlah 69.448 pasien, selanjutnya pada tahun 2020 menurun menjadi 54.993 pasien dan menurun lagi pada tahun 2021 menjadi 49.213 pasien. Kondisi tersebut kemungkinan disebabkan oleh sistem keterpaduan pelayanan yang tidak terpadu, koordinasi antar bagian pelayanan yang belum efektif, serta adanya konflik peran petugas. Tujuan: Mengetahui efektivitas pelayanan kesehatan pasien bpjs poli paru rawat jalan di RSUD kota kendari. Metode: Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi yang melibatkan pasien pengguna BPJS sebanyak 3 orang dan 1 orang kepala poliklinik paru. Hasil: Pelayanan pasien BPJS di Poli Paru Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari belum terlaksana secara efektif. Hal ini dikarenakan jarak antar bagian pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang jauh sehingga menyulitkan dokter dan mengakibatkan keterlambatan dokter. Pasien juga masih merasakan berebelitnya alur pelayanan terhadap pasien BPJS. Koordinasi antar bagian pelayanan belum dilakukan dengan tepat, koordinasi antara dokter poliklinik paru dengan petugas tidak dilakukan secara tepat, koordinasi antara petugas poliklinik paru dengan petugas rekam medis tidak dilakukan dengan tepat, serta koordinasi antara petugas dengan pasien belum tepat dan cepat. Masih adanya konflik peran dokter, yakni dokter memiliki jam kerja yang sama antara pelayanan pasien rawat inap dan rawat jalan, hingga mengakibatkan keterlambatan pelayanan. Kesimpulan: Pelayanan pasien BPJS di Poli Paru Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari belum sepenuhnya terlaksana secara efektif. Karena pasien masih merasakan berbelitnya alur pelayanan terhadap pengguna BPJS, masih kurangnya koordinasi yang tepat antar petugas, serta masih adanya konflik peran dokter. Sehingga rumah sakit perlu melakukan perbaikan manajemen pelayanan, perlunya sistem koordinasi yang tepat dengan semua pihak dan bagian pelayanan, serta perlunya pembagian waktu sesuai porsi agar tidak terjadi konflik dan rangkap jabatan. Abstract Background: The number of patient visits at the Outpatient Polyclinic can give an idea of the high and low utilization of the Kendari City Hospital polyclinic by the community. In 2019-2021 Kendari City Hospital experienced a decrease in patients in the outpatient unit. in 2019 there were 69,448 patients, then in 2020 it decreased to 54,993 patients and decreased again in 2021 to 49,213 patients. This condition may be caused by an unintegrated service integration system, ineffective coordination between service sections, and conflicts in officer roles. Objective: To determine the effectiveness of health services for outpatient pulmonary poly bpjs patients at the kendari city hospital. Method: Qualitative research method using data collection techniques of interviews, observation and documentation involving informants, namely 3 BPJS user patients and 1 head of the pulmonary polyclinic. Results: BPJS patient services at the Kendari City Regional General Hospital Outpatient Pulmonary Clinic have not been carried out effectively. This is because the distance between outpatient and inpatient services is far away, making it difficult for doctors and resulting in delays. Patients also still feel the complicated flow of services for BPJS patients. Coordination between service sections has not been carried out appropriately, coordination between pulmonary polyclinic doctors and officers has not been carried out appropriately, coordination between pulmonary polyclinic officers and medical record officers has not been carried out appropriately. Conclusion: BPJS patient services at the Outpatient Pulmonary Clinic of the Kendari City Regional General Hospital have not been fully implemented effectively. Because patients still feel the complicated flow of services for BPJS users, there is still a lack of proper coordination between officers, and there is still a conflict in the role of doctors. So that the hospital needs to improve service management, the need for a proper coordination system with all parties and service sections, and the need for division of time according to portions so that there are no conflicts and duplicate positions.
FAKTOR PERILAKU YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2023 Riski, Wa Ode Muna; Bahar, Hartati; Muchtar, Febriana
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pada baduta yang mengalami kekurangan asupan gizi karena terkena penyakit infeksi yang berulang. Stunting digambarkan dengan perbandingan panjang badan dan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti Riwayat ASI Eksklusif, MP-ASI serta imunisasi. Tujuan: Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui faktor perilaku yang berkaitan dengan kejadian stunting pada anak Usia 0-24 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif analitik kuantitatif observasional dengan desain studi case control dengan menggunakan uji Chi square dan Ods Ratio (OR). Populasi pada penelitian ini sebanyak 255 orang dan sampel pada penelitian ini sebanyak 78 responden. Hasil: Hasil penelitian menujukkan bahwa ASI Eksklusif, umur pemberian MP-ASI dan status Imunisasi merupakan faktor perilaku yang berkaitan dengan kejadian stunting dengan p-value yaitu 0,001, 0,001 dan 0,000 serta OR 0,182 0,172 dan 0,126. Kesimpulan: ASI Eksklusif, umur pemberian MP-ASI dan status imunisasi merupakan faktor perilaku yang berisiko dengan kejadian stunting.
GAMBARAN PENERAPAN K3 PADA BENGKEL MOTOR DI DEPAN KAMPUS UNIVERSITAS HALU OLEO Bahar, Hartati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Risiko bahaya dibengkel motor bisa terjadi karena asap bengkel, bahan kimia, kebisingan, bahaya api, terjatuh, gangguan pernafasan dan penglihatan karena tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja bengkel motor di Depan Kampus UHO. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif yaitu survey dengan populasi penelitian sebesar 42 orang dan jumlah sampel sebesar 30 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah symple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pekerja yang kadang-kadang menggunakan APD (33.3%), jarang menggunakan APD (23.3%), tidak pernah menggunakan APD (20%), sering menggunakan APD (16.7%), dan selalu menggunakan APD (6.7%). Saran perlu adanya aturan tegas dari pemilik bengkel agar pekerjanya disiplin memakai alat pelindung diri.
GAMBARAN POLA KONSUMSI DAN STATUS GIZI PADA SISWI DI SEKOLAH MTSN 1 KENDARI Bahar, Hartati
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i4.47112

Abstract

Abstrak Menurut Riskesdas Nasional (2018), prevalensi status gizi (BMI/U Z-score) pada remaja usia 16 hingga 18 tahun di Indonesia adalah: 1,4 sangat kurus, 6,7% kurus, 78,3% normal, 9,5% obesitas, dan tingkat obesitas 4,0. Pada kelompok usia 13-15 tahun di Indonesia, 1,9% mengalami gizi buruk, 6,8% kekurangan berat badan, 75,3% normal, 11,2% kelebihan berat badan, dan 4,8% mengalami obesitas. Sedangkan prevalensi status gizi pada kelompok umur 5 sampai 12 tahun sebesar 6,8% pada kelompok kurus dan 10,8% pada kelompok kelebihan berat badan. Berdasarkan data tersebut, kelompok usia 13-15 tahun memiliki prevalensi gizi buruk yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia remaja lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola konsumsi Kendari dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada siswa MTSN 1 Kendari. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan Populasi sebanyak 34 orang siswa yang bersedia jadi sampel dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Hasil penelitian ini menggambarkan pola konsumsi siswi MTSN 1 Kendari dalam seminggu lebih sering mengonsumsi untuk lauk hewani lebih banyak dikonsumsi adalah daging ayam dan paling sedikit hati ayam. Untuk lauk nabati yang paling sering di konsumsi adalah tempe dan paling sedikit di konsumsi dalam seminggu adalah kacang-kacangan. Untuk sayur-sayuran yang paling banyak di konsumsi adalah kentang dan paling sedikit di konsumsi adalah waluh. Untuk buah-buahan yang paling banyak di konsumsi adalah manga dan yang paling sedikit adalah jambu biji dan untuk minuman yang paling banyak di konsumsi adalah teh dan paling sedikit adalah kopi. Kata kunci: Gizi, Remaja, Pola Konsumsi, Zat Besi, Pencegahan Abstract According to the National Riskesdas (2018), the prevalence of nutritional status (BMI/U Z-score) in adolescents aged 16 to 18 years in Indonesia is: 1.4 very thin, 6.7% thin, 78.3% normal, 9.5% are obese, and the obesity rate is 4.0. In the 13-15 year age group in Indonesia, 1.9% are malnourished, 6.8% are underweight, 75.3% are normal, 11.2% are overweight, and 4.8% are obese. Meanwhile, the prevalence of nutritional status in the 5 to 12 year age group was 6.8% in the underweight group and 10.8% in the overweight group. Based on this data, the 13-15 year age group has a higher prevalence of malnutrition than other adolescent age groups. Objective: To find out an overview of Kendari consumption patterns with Body Mass Index (BMI) on the MTSN 1 Kendari system. Method: This type of research is descriptive with a population of 34 students who are willing to be samples and sampling is carried out by total sampling. Results: description of the consumption patterns of MTSN 1 Kendari female students in a week who consume more often animal side dishes, chicken meat and the least chicken liver. The most frequently consumed vegetable side dish is tempeh and the least consumed in a week is nuts. The most consumed vegetables are potatoes and the least consumed are pumpkins. The fruit that is most consumed is manga and the least is guava and the drink that is most consumed is tea and the least is coffee. Keywords: Nutrition, Adolescents, Consumption Patterns, Zat Besi, Prevention
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP IBU, TINDAKAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KETEPATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABIBIA KOTA KENDARI TAHUN 2023 Iratama, Idha Rezky; Bahar, Hartati; Meliahsari, Renni
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i3.46255

Abstract

Abstrak Imunisasi adalah dasar dari populasi yang sehat dan produktif. Mencegah infeksi mengurangi beban pada sistem kesehatan, dan populasi yang lebih sehat adalah yang lebih produktif. Anak-anak dilindungi terhadap penyakit menular memiliki pencapaian pendidikan yang lebih baik dan berkontribusi lebih pada pembangunan dan kemakmuran nasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap ibu, tindakan dan peran petugas kesehatan terhadap pemberian imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Labibia Kota Kendari Tahun 2023. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian ini adalah survey analitik yaitu dengan menggunakan Desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 94 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode non-probability dengan jenis consecutive sampling. Hasil uji statistik Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (α-0,05) hasil analisis hubungan pengatahuan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,002 > 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar, hasil analisis hubungan sikap dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,034 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar, hasil analisis hubungan tindakan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,017 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara tindakan dengan pemberian imunisasi dasar dan hasil analisis hubungan peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,045 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar. Kata kunci: pengetahuan, sikap tindakan, petugas kesehatan Abstract Immunization is the foundation of a healthy and productive population. Preventing infection reduces the burden on the health system, and healthier populations are more productive. Children protected against communicable diseases have better educational attainment and contribute more to national development and prosperity. The research objective was to determine the relationship between knowledge, mother's attitudes, actions and the role of health workers towards immunization in the work area of the Labibia Public Health Center, Kendari City in 2023. The research method is this type of research is an analytical survey, namely using a Cross Sectional Design. The sample in this study were 94 respondents, the sampling technique used in this study was using the non-probability method with consecutive sampling. The results of the ChiSquare statistical test at the 95% level of confidence (α-0.05) the results of the analysis of the relationship between knowledge and basic immunization obtained a value of ρValue = 0.002 > 0.05 indicating that there was a significant relationship between knowledge and basic immunization, the results of the analysis of the relationship attitude with giving basic immunization obtained value of ρValue = 0.034
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MEROKOK PADA REMAJA DI SMPN 1 LALONGGASUMEETO Ramadhanty, Wa Ode Nurul; Bahar, Hartati; Erawan, Putu Eka Meiyana
Preventif Journal Vol 8, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v8i2.48076

Abstract

ABSTRAK Perilaku merokok di kalangan remaja saat ini bukanlah hal baru. Tidak jarang menemukan remaja yang masih mengenakan seragam sekolahnya, merokok bersama teman-temanya ataupun sendiri, baik merokok secara terang-terangan maupun secara sembunyi sembunyi. Bagi perokok, merokok dianggap sebagai stimulan. Mengembangkan rasa percaya diri yang siswa tinggi dan meningkatkan konsentrasi ketika menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil observasi peneliti, di SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto ada beberapa siswa remaja yang merokok dikeluarkan dari sekolah karena sering bolos untuk merokok dan beberapa kasus yang tidak bisa ditolerir oleh pihak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian merokok di SMPN 1 Lalonggasumeeto.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei analitik dengan rancangan cross sectional study, dengan populasi dan sampel berjumlah 83 orang dengan menggunakan Teknik total sampling. Analisis Bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang merokok sebanyak 25 responden (30,1%). Berdasarkan hasil analisa uji statistik didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian merokok pada responden adalah pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,271), sarana (p=0,413), dukungan orang tua (p=0,000), dan dukungan teman sebaya (p=0,000). Dengan demikian disimpulkan bahwa dukungan orang tua dan dukungan teman sebaya berhubungan dengan kejadian merokok sedangkan sarana tidak berhubungan dengan kejadian merokok pada remaja di SMPN 1 Lalonggasumeeto. Remaja diharapkan dapat mengingat informasi yang telah diberikan tentang jenis, kandungan, dampak, tipe, faktor perilaku, dan pencegahan terkait rokok agar bila suatu saat ada yang mengajak merokok atau melihat orang disekitarnya merokok, mereka dapat mengenali bahayanya dan menghindari rokok. Kata kunci : Merokok, remaja, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya ABSTRACT Smoking behavior among teenagers today is nothing new. It is not uncommon to find teenagers who are still wearing their school uniforms, smoking with their friends or alone, whether smoking openly or in secret. For smokers, smoking is considered a stimulant. Develop students' high self-confidence and increase concentration when solving problems. Based on the results of the researcher's observations, at SMP Negeri 1 Lalonggasumeeto there were several teenage students who smoked who were expelled from school because they often missed class to smoke and several cases were not tolerated by the school. The aim of this research is to determine the factors related to the incidence of smoking at SMPN 1 Lalonggasumeeto. This research is a quantitative analytical survey research with a cross sectional study design, with a population and sample of 83 people using total sampling techniques. Bivariate analysis using the Chi Square statistical test. The results showed that 25 respondents (30.1%) smoked. Based on the results of statistical test analysis, it was found that variables related to the incidence of smoking among respondents were knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.271), facilities (p=0.413), parental support (p=0.000), and peer support (p=0.000). p=0.000). Thus, it is concluded that parental support and peer support are related to the incidence of smoking, while facilities are not related to the incidence of smoking in adolescents at SMPN 1 Lalonggasumeeto. Teenagers are expected to be able to remember the information that has been given about types, ingredients, impacts, types, behavioral factors and prevention related to smoking so that if one day someone invites them to smoke or sees people around them smoking, they can recognize the dangers and avoid smoking. Keywords: Smoking, teenager, parental support, peer support
GERAKAN KELUARGA SEHAT TANPA ASAP ROKOK (GERAK STAR) PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA LOMBUEA KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Lestari, Hariati; Bahar, Hartati; Paridah, Paridah; Yusran, Sartiah; Sari, Bulan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 05 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok adalah satu-satunya produk berbahaya yang dampak negatifnya bisa langsung dirasakan oleh orang di sekitar penikmatnya. Pencegahan kebiasan merokok dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu sangat penting untuk memberikan edukasi kepada Ibu rumah tangga tentang bahaya rokok dan bagaimana mencegah keluarga dari aktivitas merokok dan agar anggota keluarga yang tidak merokok tidak terpapar asap rokok. Oleh karena itu pada kegiatan Program Desa Sehat Binaan dilakukan kegiatan Gerakan Keluarga Sehat Tanpa Asap Rokok (GERAK STAR). Kegiatan GERAK STAR telah dilakukan pada tanggal 03 Agustus 2024, kegiatan penyuluhan ini merupakan rangkaian kegiatan oleh tim program Desa Sehat Binaan FKM UHO Di Desa Lombuea. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala Desa dan beberapa aparat Desa, Kader Posyandu dan Ibu Rumah Tangga. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan games menarik. Pada kegiatan ini dialkukan pre test dan post test pengetahuan Ibu Rumah Tangga tentang materi rokok. Berdasarkan hasil Uji T dengan nilai p value 0,00 < 0,05, artinya Ada perbedaan rata-rata hasil pre-test dengan post test. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi ini berhasil meningkatkan Pengetahuan tentang rokok di Desa Lombuea. Diharapkan Ibu Rumah Tangg dapat menjadi contoh dan penggerak bagi keluarga untuk mencegah kebiasaan meroko dalam lingkungan keluarga.
PEMBUATAN TOGA UNTUK MASYARAKAT DESA PUASANA Agustin, Adelia; Reski, Agil; Trisazena. W, Alzagita; Yuniar, Nani; Savitri Effendy, Devi; Harleli, Harleli; Lestari, Hariati; Bahar, Hartati; Prasetya, Fikki
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 05 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) telah lama digunakan sebagai obat alami. Tanaman herbal seperti tanaman obat keluarga (TOGA) juga mudah ditemukan. Masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan sangat merasakan manfaat dari hasil TOGA. TOGA merupakan praktik penggunaan obat-obatan alami dari tumbuhan yang dapat ditanam di pekarangan sendiri atau di lingkungan sekitar. Jahe, kunyit, jahe, daun sirih, dan lidah buaya merupakan beberapa contoh tanaman herbal yang banyak digunakan di Indonesia. Pemanfaatan TOGA tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan seseorang tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan perekonomian rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tanaman obat yang terkenal, fokus pada strategi pengembangan yang efektif, dan memahami manfaat medis yang dapat diperoleh dari setiap tanaman. Temuan penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya TOGA sebagai alternatif pengobatan tradisional yang mendidik, lugas, ramah lingkungan, dan mencakup semua yang mendukung kesehatan keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.
Edukasi Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Remaja yang Memiliki Lila di Bawah 23,5 Pada Mahasiswa FKM UHO: Edukasi Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Remaja yang Memiliki Lila Di Bawah 23,5 Pada Mahasiswa FKM UHO Tome, Selfi; Aftia, Nur; Ronsumbre, Agnes Risma; Astuti, Waode Fiki; Bahar, Hartati; Effendy, Devi Savitri
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 2 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v2i3.667

Abstract

Masalah gizi buruk dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup yang mempengaruhi konsumsi makanan. Remaja memerlukan gizi yang optimal dari makanan yang masuk ke dalam tubuhnya, yang merupakan sumber energi yang sangat indah yang digunakan untuk menjaga kesabaran, konsentrasi dan ketersediaan energi untuk melakukan aktivitas belajar, selain dari serat yang rendah. Kandungan indah ambang juga menunjukkan penurunan konsumsi zat gizi makro seperti karbohidrat poros, protein dan lemak. Pola makan yang optimal adalah pola makan yang memenuhi kebutuhan tubuh dalam hal zat gizi, termasuk jenis kelamin, usia, dan kesehatan, secara harian dan tepat. Siswa disuguhi berbagai makanan dengan berbagai cara setiap hari. Dengan menggunakan metode focus group diskusi dan pencatatan, tujuan penyuluhan adalah untuk menambah pengetahuan tentang daftar gizi seimbang isi piring dan melakukan pengukuran UNGU dengan pita ukur UNGU untuk mengetahui status gizi remaja.  Hasil pre-test menunjukkan akurasi sebesar 30,9%, sedangkan hasil post-test menunjukkan akurasi sebesar 38,7%.yang menunjukkan penyebaran pengetahuan lebih baik.   Pengetahuan gizi mahasiwi dengan LILA kurang dari 23,5.
Edukasi Pola Makan Sehat: Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji Untuk Hidup Lebih Sehat Effendy, Devi Savitri; Muchtar, Febriana; Bahar, Hartati; Tossepu, Ramadhan; Namrin, Najwa; Aremanita, Nazhifa Nahda; Ainun, Nur Hikmah; Apriyani, Desi; Effendy, Lisnawati; Zamzam, Zamzam; Kalisi, Hadi
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.516

Abstract

The program "Edukasi Pola Makan Sehat Bagi Mahasiswa: Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji Untuk Hidup Lebih Sehat" aimed to enhance students' awareness of the importance of a healthy diet. The initiative focused on reducing the consumption of high-sodium, spicy, and sugary foods, such as ayam geprek and iced tea, which are commonly consumed by students due to their convenience and affordability. Conducted through interactive face-to-face sessions, the program utilized lectures, discussions, and practical recommendations for healthier menu alternatives. Despite limitations such as restricted participant reach, higher operational costs, and inflexible scheduling for students with tight academic timetables, the program effectively promoted healthier lifestyle choices. The outcomes demonstrated a positive influence on students' dietary habits, offering a foundation for sustainable behavior change toward healthier eating practices.
Co-Authors A.Daulat, Astrifatih Abdul Muhammad Adhan Adel, Rei Restu Adelia Adiyaningsi, Riska Aftia, Nur Agnes Mersatika Hartoyo Agustin, Adelia Agustin, Gracia Indri Ainun, Nur Hikmah Aisyah, Sabrina Nurul Akib, Nurhijrianti Akifah Akifah Akifah, Akifah Al Fitrah, Talitah Albar Kalza, Lade Albrina Roza Rezkillah Alfadat, Ramsia Alfina Damayanti Alfrida Alik Langgesa, Alfrida Alik Alifah , Wa Ode Najwa Alimuzhafar, Alimuzhafar Alini, Deswita Putri Cahya Alisa, Nur Amalia, Asri Nur Ambo Upe Anesta, Resqy Nongri Anggau, Angela Anastasya Anggraeni , Sartika Putri Annaba, Muh. Fitra Apriyani, Desi Aremanita, Nazhifa Nahda Ariani, Wa Ode Gusni Arnida, Fadhilah Alya Asdhar, Ahmad Asmiati Arif asriati asriati Asrul, Muh Zaki Alfiansyah Astuti, Waode Fiki ASWAR WALA Aswatun Hasanah Aulia K , Rahma Azzahra , Zhafira Syarlianti Cahyaning Teguh Fitria CECE SURIANI ISMAIL Cece Suriani Ismail, Cece Suriani CINDY APRILLA Darajat, Nurzakia Darmina, Darmina Daulian, Fika Dea Septiani Defriani Delima, Nur Desrianti Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dewi, Ariska Auliana Dian Sasmita, Dian Dilla Puspita Sari Dinda Dinda Dwi Febriani DWYNDAWATI INTA Effendy, Lisnawati Elsa Elsa Endang Sutriani Erawan, Putu Eka Erfina Oktaviani ERIK ADI RAHMAT Fachlevy, Andi Faizal Fadila, Rahma Resky Fajar Surya Rachmawati FARIT REZAL Farming Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Fifi Nirmala Findriyanti, Findri Finna Eka Arum Sari Firza Azzahra FITRIANTI Fitriyanti Fitriyanti GISRI MAYA SARI Gusti Ayu Putu Reskiyanti Haliza, Nur Handayani, Listy Hariati Lestari Hariati Lestari Harleli Harleli, Harleli Hasanah, Indah Nur Helvinawati, Helvinawati Hidayanty, Healthy Hijroh, hijroh Hikmawati , Zainab Indah, Mawar Yanti Intan Eran Saputri Iratama, Idha Rezky Irma Irwan, Ikha Zilfana Isdawati, Isdawati Isnaini, Ikhlas Ibnu Jannah, Zahratul Jayanti Johan, Annisa Dwi Ramadhani Jumakil, Jumakil Kadi, Abdul Rahman Kaimuddin, Sitti Mikarna Kalisi, Hadi Kamrin Kamrin Kamrin Kamrin Kamrin Karimuna, Sitti Rabbani Karisma Dewi, Febri Kasmin, Shofiyah Kemala, Dila Asti Asti Kohali, Rizki Eka Sakti Octaviani Kombong, Oselya Meidy La Doni, La Doni La Ode Ahmad Saktiansyah La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Ali Imran, La Ode Laode Ali Imran Ahmad Lestaria, Wa Ode Puji Liawati, Leli Linda Ayu Rizka Putri Lisnawaty Lisnawaty Luwiyana, Hesti Lymbran Tina Mandasari , Titin Manik, Sri Ulina Mardiati, Naufalia Marfi, Wa Ode Elsa Marhan, Citra Maulana, Mey Sri Mina Wahyuni Miswanto, Miswanto Muchtar, Febriana Muhamad Yunus Ahmadi L Mulyasari, Andi Devi Murfika, Murfika Nabila Rezky Amalia Namrin, Najwa Nani Yuniar Novi Damayanti, Novi Novia Wulandari, Novia NUR AINUN AFDY Nur Amal Sasmita Nur Faisah Nur Indriyani Nur Nashriana Jufri Nurcahyati Nurcahyati Nurdesi, Waode Sitti Nurjanna, Yustina Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurmulya, Wa Ode Sitti Nurna Ningsih Nurwajid, Yasti Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Patricia, Putri Pitrah Asfian, Pitrah Powatu , Virji Andini Tri Ramadhani Prasetya, Fikki Pratiwi, Hariska Pratiwi, Rahma Ayu Priadin, Ari Puspitasari, Ferlin Dewi Pusvitasari, Inne Putri Gizka Gauzalia Putri, Adinda Syakiba Marwan Putri, Aliana Putu Eka Meiyana Erawan, Putu Eka Meiyana Rachma, Lula Nur Rahman Rahman Rahman Rahman, Mishri Hidayatul Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar Rahmat Hidayat Rahmawati Ramadhan RAHMAYANI RAHMAYANI Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan, Harisman Ramadhani, Andi Rizky Ramadhani, Asmiranda Ramadhanty, Wa Ode Nurul Rasma Rasma Rastika Dwiyanti Liaran Renni Meliahsari Renni Meliahsari Reski, Agil Reski, Rika Astrika Rezal, Farid Rezal, Farid Riski, Wa Ode Muna Rizki Eka Sakti Octaviani Rizki Eka Sakti Octaviani K Ronsumbre, Agnes Risma Rosmini Rosmini Rukmyasannah Rukmyasannah Ruslan Majid Ruslan Majid, Ruslan Sabril Munandar, Sabril Sabrin Sabrin, Sabrin Sabrina Wahyuni Meyitia Safitri, Nur Haliza Saktianyah, Laode Sanggi, Okti Ramadhani Sani, Nur Insan Saputra, Rois Kurnia Sari, Bulan Sari, Nunung Sartiah Yusran Sartiah Yusran Sartika Sartika Sasmita, Rista Savitri Effendy , Devi Savitri Effendy, Devi Selamat, Laode Muh. Zulkifli Sella Febrina Septiani, Dea Silvia, Nadila Sisnawati, Nur Siti Marlina, Siti Siti Nurfadilah H SITI ROSMINI Sitti Nur Arah Like Sri Nina Ningsih Sri Rahayu Sri Rahmawati Sri Tandi Gala Suci, Winarzih SUKAENA MAS’UD Sulfiatri, Sulfiatri Sunarjo, Ida Sriwaty Syamsuddin, Syam Sinar Toaso, Andi Nur Taqfiyatul Rizka Tome, Selfi Tossepu, Ramadhan Trisazena. W, Alzagita Tuljanah, Rawia Ummah, Fadhilah Hamiatul Utami, Mufida Vebyarti, Vebyarti Wa Ode Analestariastuti Wahyuni, Mina Warsyadi, Fadhil Dwinendra Palawa Widya Sartika WINDA PARORRONGAN Wulandari, Asse Wulandari, Iken Yani, Indra Yuli, Wa Ode Yunita Yunita Yusran, Sartiah Zahrah, Inayah Zaima, Asra Zainab Hikmawati Zamzam, Zamzam Zhafirah, Maydina