p-Index From 2021 - 2026
10.221
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan NOTARIUS The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Dinamika Ilmu al-Afkar, Journal For Islamic Studies JURNAL CENDEKIA HUKUM PRoMEDIA Jurnal Literasiologi Polinter GLOBAL INSIGHT JOURNAL Jurnal Public Policy KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Padjadjaran Journal of International Relations Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Judicial Review TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture, and Education Ilomata International Journal of Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Transnasional Indonesian Journal of Public Policy Review Papua Journal Of Diplomacy And International Relations Smart: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Journal of Social Science KAMI MENGABDI Jurnal Pemberdayaan Nusantara Journal of Law, Education and Business Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Kanun: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL HUKUM STAATRECHTS PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Ami : Jurnal Pendidikan dan Riset Legalis : Journal of Law Review Politeia : Journal of Public Administration and Political Science and International Relations HUMANIORASAINS Artikula Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Global Supply Chain International Trade as Emerging Power: Case Study of PT. Toyota Motor Manufacturing towards the Decline of Exports in Southeast Asia in 2020 Zettha Adietya Putri; Khoirunnisa Khoirunnisa
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.5889

Abstract

This study aims to explain how the global supply chain impacts international trade: a case study of pt. Toyota Motor Manufacturing on the decline in Indonesia's exports in Southeast Asia in 2020 and how the influence of work from home policies and reduction of human resources on export performance at PT. Toyota motor manufacturing. Which affects the global economic crisis and social impact due to the Covid-19 virus pandemic. The method in this study contains a process of comparing data by analyzing the literature of previous scientific studies and using qualitative research methods. The research compiled by the author is a descriptive literature study. Within the theoretical framework used in constructivism theory where this theory has learning that develops logical and analytical abilities, this paper is based on the experience of PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) implemented the concept of a Work From Home policy on most of its employees in the aftermath of COVID-19 and stopped production for 2 weeks in April 2020.
Pelatihan dan Edukasi Penggunaan Aplikasi Breast Self Examination Sytem untuk Deteksi Dini terhadap Terjadinya Kanker Payudara di Puskesmas Tanjung Priok Pengalaman Peserta dalam Melakukan SADARI Rajes Khana; Ulfah Fatmala Rizky; Khoirunnisa Khoirunnisa; Panji Wijonarko; Nurcahaya Nainggolan; Rabima Rabima; Rangki Astiani
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.122 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5537

Abstract

ABSTRAKKematian yang disebabkan oleh kanker payudara menduduki urutan kedua di antara jenis kanker lainnya. Perempuan memiliki risiko yang sangat besar untuk terjangkit kanker payudara. Penanganan kasus kanker payudara akan lebih efektif jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Namun demikian, masih banyak perempuan yang belum pernah melakukan metode SADARI untuk mendeteksi gejala kanker payudara. Penyebab utama kondisi tersebut adalah kurangnya pengetahuan, tingkat pendidikan, dan informasi tentang metode SADARI. Kegiatan pengabdian masayarakat ini bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk yang mengundang kader-kader puskesmas di wilayah Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan aplikasi web Breast-Self Examination (BSE) System untuk mendeteksi gejala kanker payudara secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil memperkenalkan masyarakat pada aplikasi web BSE System, yang mana aplikasi ini dapat membantu masyarakat untuk melakukan screening gejala-gejala kanker payudara secara mandiri, dan berkonsultasi dengan dokter secara daring tanpa harus merasa khawatir akan keamanan data yang dibagikan.
Pelatihan dan Edukasi Penggunaan Aplikasi Breast Self Examination Sytem untuk Deteksi Dini terhadap Terjadinya Kanker Payudara di Puskesmas Tanjung Priok Pengalaman Peserta dalam Melakukan SADARI Rajes Khana; Ulfah Fatmala Rizky; Khoirunnisa Khoirunnisa; Panji Wijonarko; Nurcahaya Nainggolan; Rabima Rabima; Rangki Astiani
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.122 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5537

Abstract

ABSTRAKKematian yang disebabkan oleh kanker payudara menduduki urutan kedua di antara jenis kanker lainnya. Perempuan memiliki risiko yang sangat besar untuk terjangkit kanker payudara. Penanganan kasus kanker payudara akan lebih efektif jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Namun demikian, masih banyak perempuan yang belum pernah melakukan metode SADARI untuk mendeteksi gejala kanker payudara. Penyebab utama kondisi tersebut adalah kurangnya pengetahuan, tingkat pendidikan, dan informasi tentang metode SADARI. Kegiatan pengabdian masayarakat ini bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk yang mengundang kader-kader puskesmas di wilayah Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan aplikasi web Breast-Self Examination (BSE) System untuk mendeteksi gejala kanker payudara secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil memperkenalkan masyarakat pada aplikasi web BSE System, yang mana aplikasi ini dapat membantu masyarakat untuk melakukan screening gejala-gejala kanker payudara secara mandiri, dan berkonsultasi dengan dokter secara daring tanpa harus merasa khawatir akan keamanan data yang dibagikan.
Pelatihan dan Edukasi Penggunaan Aplikasi Breast Self Examination Sytem untuk Deteksi Dini terhadap Terjadinya Kanker Payudara di Puskesmas Tanjung Priok Pengalaman Peserta dalam Melakukan SADARI Rajes Khana; Ulfah Fatmala Rizky; Khoirunnisa Khoirunnisa; Panji Wijonarko; Nurcahaya Nainggolan; Rabima Rabima; Rangki Astiani
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.122 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5537

Abstract

ABSTRAKKematian yang disebabkan oleh kanker payudara menduduki urutan kedua di antara jenis kanker lainnya. Perempuan memiliki risiko yang sangat besar untuk terjangkit kanker payudara. Penanganan kasus kanker payudara akan lebih efektif jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Namun demikian, masih banyak perempuan yang belum pernah melakukan metode SADARI untuk mendeteksi gejala kanker payudara. Penyebab utama kondisi tersebut adalah kurangnya pengetahuan, tingkat pendidikan, dan informasi tentang metode SADARI. Kegiatan pengabdian masayarakat ini bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk yang mengundang kader-kader puskesmas di wilayah Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan aplikasi web Breast-Self Examination (BSE) System untuk mendeteksi gejala kanker payudara secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil memperkenalkan masyarakat pada aplikasi web BSE System, yang mana aplikasi ini dapat membantu masyarakat untuk melakukan screening gejala-gejala kanker payudara secara mandiri, dan berkonsultasi dengan dokter secara daring tanpa harus merasa khawatir akan keamanan data yang dibagikan.
Indonesia's Diplomacy towards UNESCO in Efforts to Inaugurate the Ciletuh-Palabuhanratu Area as a UNESCO Global Geopark Elok Faiqoh Fajrin; Khoirunnisa Khoirunnisa
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6425

Abstract

Indonesia is one of the archipelagic countries in Southeast Asia which is famous for its cultural diversity with abundant natural resources potential. One of these landscapes is Geopark or earth park. The potential of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark area has a value and is an important asset that must be preserved for the sake of National interest on an international scale. This study aims to explain Indonesia's diplomacy towards UNESCO in obtaining the recognition of the Ciletuh-Palabuhanratu Area as a UNESCO Global Geopark. The research method used is qualitative-descriptive using interview techniques and library research. The author uses the theory and concept of Multi-track diplomacy. Based on the results of the research obtained, it shows that there is a successful effort to involve several actors to encourage UNESCO in the inauguration of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark, namely through government, business, citizens, education and media channels. Finally on April 17 2018, at the UNESCO Executive Board meeting held in Paris, UNESCO inaugurated the membership status of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark as a Global Geopark.
Indonesia's Diplomacy towards UNESCO in Efforts to Inaugurate the Ciletuh-Palabuhanratu Area as a UNESCO Global Geopark Elok Faiqoh Fajrin; Khoirunnisa Khoirunnisa
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6425

Abstract

Indonesia is one of the archipelagic countries in Southeast Asia which is famous for its cultural diversity with abundant natural resources potential. One of these landscapes is Geopark or earth park. The potential of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark area has a value and is an important asset that must be preserved for the sake of National interest on an international scale. This study aims to explain Indonesia's diplomacy towards UNESCO in obtaining the recognition of the Ciletuh-Palabuhanratu Area as a UNESCO Global Geopark. The research method used is qualitative-descriptive using interview techniques and library research. The author uses the theory and concept of Multi-track diplomacy. Based on the results of the research obtained, it shows that there is a successful effort to involve several actors to encourage UNESCO in the inauguration of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark, namely through government, business, citizens, education and media channels. Finally on April 17 2018, at the UNESCO Executive Board meeting held in Paris, UNESCO inaugurated the membership status of the Ciletuh-Palabuhanratu Geopark as a Global Geopark.
Strategi Tiongkok Dalam Meningkatkan Komoditas Ekspor Elektronik Ke Indonesia Pada Tahun 2018 Khoirunnisa Khoirunnisa; Jeane Warahma Guferol
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.361

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang pesat menjadikan negara Tiongkok sebagai ekononi terbesar kedua di dunia membuat Tiongkok melakukan eskspansi ke pasar-pasar besar salah satu di kawasan Asia Tenggara, Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui strategi tiongkok dalam ekspor barang elektronik ke Indonesia pada tahun 2018 dikarena ekspor Tiongkok ke Indonesia pada barang elektronik mengalami peningkatakan yang signifikan, Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan teori absolute advantage.
SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN MENGENAI CLIMATE CHANGE MELALUI SHARING SESSIONS DI KALANGAN REMAJA DALAM PEMBAHASAN KASUS KEBAKARAN HUTAN DI RIAU Khoirunnisa Khoirunnisa
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6835

Abstract

Nowadays, security issues have increased rapidly, not only regarding traditional security in the context of territorial security and military power of a country, but have expanded to non-traditional security issues. One example of a non-traditional security issue is the threat of haze pollution. Students as human beings with high intellectual and social control It is expected to contribute to society. This means that in this case, the role of students as social controllers is very important, and they are expected to contribute to the wider community in various aspects. Therefore, to realize this, the International Relations Student Association of the University of August 17, 1945, Jakarta took the initiative to hold community service activities by conducting socialization with students of SMAN 110 Jakarta through Sharing Sessions on Climate Change. This service activity is aimed at students of SMAN 110 Jakarta and aims to increase knowledge about climate change, especially the effects of forest fires, through case studies of forest fires that occurred in Riau and make it happen in everyday life.
SOSIALISASI UPAYA PEMANFAATAN BOTOL BEKAS AIR MINERAL OLEH PEMULUNG DI TENGAH FENOMENA PERUBAHAN IKLIM Khoirunnisa Khoirunnisa
KAMI MENGABDI Vol 3, No 1 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.641 KB) | DOI: 10.52447/km.v3i1.6740

Abstract

Pertumbuhan manusia yang semakin pesat membuat kebutuhan hidup semakin meningkat yang pastinya juga mengakibatkan kebergantungan terhadap lingkungan semakin tinggi. Populasi manusia yang semakin bertambah tentunya membutuhkan semakin banyak sumber air bersih. Kebutuhan manusia atas ketersediaan air bersih membuka peluang bagi pelaku ekonomi untuk memproduksi air minum dalam kemasan. Masyarakat pun menjadi bergantung dengan air minum kemasan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu suatu metode yang dapat memberikan gambaran tentang suatu fenomena atau gejala dari suatu situasi tertentu ditinjau dari kondisi sosial, sikap, opini dan berbagai aspek yang berbeda. Penulis menggunakan metode penulisan studi literatur. Metode pelaksanaan kegiatan dan penulisan ini dilakukan dengan mengumpulkan data atau informasi tertulis dari berbagai buku, jurnal, dan artikel di internet yang dapat mendukung kegiatan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Hubungan Internasional kepada para remaja, khususnya siswa SMAN 110 Jakarta. Alasan masyarakat beralih ke air mineral kemasan adalah karena sulit menemukan sumber air bersih yang layak dikonsumsi. Itulah yang menyebabkan konsumsi air minum dalam kemasan semakin meningkat tiap tahunnya. Ketergantungan masyarakat mengakibatkan banyaknya sampah botol kemasan air mineral. Semua pihak wajib mengurangi sampah botol bekas air mineral karena sifat plastik yang tidak mudah terurai dan dapat mencemari lingkungan. Lingkungan adalah komponen penting dalam kehidupan manusia. Manusia juga adalah komponen penting bagi lingkungan. Sebaliknya ketika manusia tidak peduli terhadap lingkungan maka lingkungan akan rusak dan mengakibatkan kerugian kepada manusia itu sendiri. Pengertian kerusakan lingkungan memang penting untuk diketahui. Pendidikan lingkungan dan pembuatan kebijakan tentang pelestarian dan perlindungan lingkungan harus dilakukan terhadap masyarakat untuk melindungi dan melestarikan lingkungan alam sekitarnya.
Perаn Female Peаcekeepers Indonesia dаlаm Misi Perdamaian United Nаtions Interim Force In Lebаnon (UNIFIL) Tаhun 2015-2017 Ani Khairunnisa; Afa Dilla Adeliya
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v8i1.7037

Abstract

Abstract Every country certainly interacts with other countries. This interaction can take the form of cooperation (peace) or conflict. Conflicts that occur are more complex because of threats that not only come from inter-state actors but intra-state and conflicts that occur in the border regions of the country. The UN through the Peacekeeping Mission has carried out various peace operations in conflicting countries and has involved the participation of women peacekeepers based on the resolution of the UN Security Council number 1325 of 2000. One of the countries contributing to peace operations through its peacekeeping force is Indonesia. Indonesia is noted to have contributed to the peace operation through a force called the Garuda Contingent. This force was formed with the aim of being a peacekeeping force in a conflict country. Until now, Indonesia is still committed to maintaining peace by increasing active participation in peace operations, especially in conflict countries. Indonesia does not only send soldiers who are male but also women. For Indonesia, sending female peacekeepers is part of the national defense strategy. This was based on the existence of UNSC Resolution 1325 of 2000 which emphasized the important role of women in security for conflict prevention or resolution, peace building, peace keeping, rehabilitation and reconstruction. But it is unfortunate that the number of troops between women and men is still very far apart. From this it can be seen that women are considered to lack the right to be in the public sphere, especially in the field of state and defense. This view has become a patriarchal culture inherent in Indonesian society so that women are still considered marginal. Yet to support gender mainstreaming in peacekeeping missions, each contributing country should continue to strive to increase the participation of female peacekeepers in positions that reach the community.Gender Equality and Peace Keeping Operations concepts used to discuss in this paper  Keywords: Female Peacekeepers, Gender Equality, UNIFIL.   Abstrak  Interaksi antar negara dalam hubungan internasional bisa berwujud dalam suatu Kerjasama, konflik maupun bersifat kompetisi. Kerjasama yang dilakukan antar negara juga dapat berupa upaya dalam menciptakan upaya perdamaian seperti PBB melalui Misi Pemeliharaan Perdamaian telah melakukan berbagai operasi perdamaian di negara-negara berkonflik dan telah melibatkan partisipasi pasukan perempuan (female peacekeepers) yang didasari oleh resolusi DK PBB nomor 1325 tahun 2000 yang juga merupakan strategi pertahanan negara. Salah satu negara yang berkontribusi dalam operasi perdamaian melalui pasukan perdamaiannya adalah Indonesia melalui pasukan yang Bernama Kontingen Garuda yang bertujuan sebagai pasukan perdamaian di negara konflik. Pengiriman pasukan tersebut tidak terbatas pada pengiriman tentara berjenis kelamin laki-laki tetapi juga perempuan (female peacekeepers) yang berperan dalam keamanan untuk pencegahan ataupun resolusi konflik, bina damai, penjagaan perdamaian, rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun sayangnya bahwa jumlah pasukan antara perempuan dengan laki-laki masih sangat jauh selisihnya, hanya berjumlah 2 orang female peacekeepers Indonesia dari 850 orang jumlah pasukan karena perempuan dianggap kurang memiliki hak untuk berada di ruang publik terutama dalam bidang negara dan pertahanan. Ditambah lagi female peacekeepers Indonesia ini masih dibatasi perannya dengan adanya persyaratan bahwa tentara wanita harus memiliki tugas yang bersifat non-tempur. Hal ini dikarenakan pertempuran bukanlah sebuah kodrat dari perempuan. Sampai saat ini, jumlah perbandingan female peacekeepers Indonesia dengan laki-lakinya yakni hanya menduduki 4% untuk wanita dan 96% untuk laki-laki.Pandangan ini merupakan budaya patriarki yang melekat pada masyarakat Indonesia sehingga perempuan masih dianggap marjinal. Penulis akan menggunakan kerangka konsep Gender Equality dan Peace Keeping Operation untuk membahas masalah tersebut dalam paper ini.Kata Kunci: Penjaga Perdamaian Wanita, Kesetaraan Gender, UNIFIL.
Co-Authors Achmad Fauzi Afa Dilla Adeliya Agung Y. Nugroho Ahmad Rofii Ahmad, Masnia Ahmad, Mustapa Alfiyah Damanik, Dinda Ali Akbar Amaliya, Laila Rizky Amelia Nova Lestari Andika, Joko Anggarini, Yulianti Anhar Anhar Aprilia, Rara Nasywa Arfensia, Danny Sanjaya Arianti Mahendra Arif Satria Asmawati, Mala Atika Dian Ariana Beti Fitrianingsih Cahyono, Ichwan Christina Lisa Wibowo Clarissa Salsabila Gunawan Darmawan, Hanif Desy Rosmalinda Dewi, Agnes Fransiska Diana Laila Rahmatillah Didi Jubaidi Eka Prasetiawati, Eka Eko Raharjo Elisabeth Ria Jawa Fadil, Achmad Fadilah Br Batu Bara, Nurul Firganefi Firganefi Fitri, Dhella Angelina Fitriani, Lisna Annisa Fransiska, Afiona Fristia Berdian Tamza Hannase, Mulawarman Hayirani Lbs, Wardah Hendra Wijayanto Hidajat, Koerniawan Hoeruman, Moh Restu Iman, Muhamad Hilmi Ihsanul Irawati Irawati Isnaini Rodiyah Isratulhasanah, Puji Jeane Warahma Guferol Joharis, M Juniaty, Risnawaty Lukiyana, Lukiyana Lu’lu Zahirah Ali Made Fitri Maya Mayasari Basri Muhammad Irsad Muhammad Taqiyuddin Muhammad, Tobroni Nabila Amaliah Nabila, Firdiyatul Nayla, Annarha Nilam Sari Nilam, Nilam Sari Nono Hery Yoenanto Nopriani, Henny Novita Kartika Indah Nugroho, Danu Aji Nur, Nurhayati Nurhidayah, Nurhidayah Nurrahmah, Silva Nurul Fauziah Nurwahidin Nurwahidin Pardede, Fadhylah Zaini Prasetyo, Sisman Pratiwi, Deby Rabima Rabima Raharjo, Nadhira Inastiti Rahmadan , Yanuar Rahmadan, Yanuar Rajes Khana Rana Aghisna Rangki Astiani Ratna, Edith Reka Andika Risnawaty Juniaty Ristiana, Riris Rosa Triana Wulandari RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Cahyono Saidah, Andi Saiful Saiful Saliyya Elkayyisa Luthfia Salma Putri Nadipa Salsabila Azzahra Samsul Ode Sari, Andi Nurindah Sari, Silfiyana Sarvika Ananda Fitria Septianti, Lisa Silvi, Minar Siti Marwiyah Sri Henny Indarti Sri Henny Indarti, Sri Henny Sugiati, Cristy Suparno, Suparno Supriyadi, Slamet Suryani Suryani Susilowati Susilowati Syafira Adelia, Dwi Syafitri, Syarifah Syahfira Angela Nurhaliza Thifal Augista Ristyanda Tiara, Meza Ulfah Fatmala Rizky Ulis Mayrosa Ullah, Lisa Rohmatul Ulya, Nashiha Ummi Zakiyah, Ummi Widyaningrum, Tuti Wijonarko, Panji Wina Pebriani Wisanti Wisanti Zebua, Amin Otoni