p-Index From 2021 - 2026
10.221
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan NOTARIUS The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Dinamika Ilmu al-Afkar, Journal For Islamic Studies JURNAL CENDEKIA HUKUM PRoMEDIA Jurnal Literasiologi Polinter GLOBAL INSIGHT JOURNAL Jurnal Public Policy KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Padjadjaran Journal of International Relations Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Judicial Review TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture, and Education Ilomata International Journal of Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Transnasional Indonesian Journal of Public Policy Review Papua Journal Of Diplomacy And International Relations Smart: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Journal of Social Science KAMI MENGABDI Jurnal Pemberdayaan Nusantara Journal of Law, Education and Business Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Kanun: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL HUKUM STAATRECHTS PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Ami : Jurnal Pendidikan dan Riset Legalis : Journal of Law Review Politeia : Journal of Public Administration and Political Science and International Relations HUMANIORASAINS Artikula Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PRoMEDIA

Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terhadap Keberhasilan Pelaksanaan MBKM di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Ulfah Fatmala Rizky; Salman Alparozi; Rachmat Taufan; Diana Laila Ramatillah; Ahmad Rofii; Khoirunnisa Khoirunnisa; Delia Kusuma; Panji Wijonarko
PRoMEDIA Vol 7, No 2 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i2.5536

Abstract

AbstractIn 2020, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) of the Republic of Indonesia (R.I) launched the Freedom to Learn-Independent Campus (MBKM). The University of 17 August 1945 Jakarta is committed to implementing MBKM programs. This study is the first study to discuss the effect of the MBKM policy socialization on the success of MBKM implementation. This study aims to determine whether the online socialization of MBKM policies at UTA '45 Jakarta has an effect on the successful implementation of MBKM programs at UTA '45 Jakarta. The method used is a quantitative method. The results showed that the socialization of MBKM policy at UTA '45 Jakarta influenced the success of MBKM implementation at UTA '45 Jakarta.Keywords: Socialization, policy implementation, MBKM     AbstraksiPada tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (R.I) meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA ’45 Jakarta) telah melakukan penyesuaian kebijakan internal dalam pengembangan akademik, kurikulum, dan segala sumber daya, termasuk melakukan sosialisasi secara intensif. Namun demikian, dari 1103 jumlah dosen dan mahasiswa UTA ’45 Jakarta hanya 252 orang yang menjadi peserta program MBKM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sosialisasi kebijakan MBKM yang dilakukan di UTA ’45 Jakarta berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program-program MBKM di UTA ‘45 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang membahas tentang pengaruh sosialisasi kebijakan MBKM terhadap keberhasilan pelaksanaan MBKM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan MBKM di UTA ’45 Jakarta mempengaruhi keberhasilan implementasi MBKM di UTA ’45 Jakarta.Kata Kunci: sosialisasi, implementasi kebijakan, MBK      
Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terhadap Keberhasilan Pelaksanaan MBKM di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Ulfah Fatmala Rizky; Salman Alparozi; Rachmat Taufan; Diana Laila Ramatillah; Ahmad Rofii; Khoirunnisa Khoirunnisa; Delia Kusuma; Panji Wijonarko
PRoMEDIA Vol 7, No 2 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i2.5536

Abstract

AbstractIn 2020, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) of the Republic of Indonesia (R.I) launched the Freedom to Learn-Independent Campus (MBKM). The University of 17 August 1945 Jakarta is committed to implementing MBKM programs. This study is the first study to discuss the effect of the MBKM policy socialization on the success of MBKM implementation. This study aims to determine whether the online socialization of MBKM policies at UTA '45 Jakarta has an effect on the successful implementation of MBKM programs at UTA '45 Jakarta. The method used is a quantitative method. The results showed that the socialization of MBKM policy at UTA '45 Jakarta influenced the success of MBKM implementation at UTA '45 Jakarta.Keywords: Socialization, policy implementation, MBKM     AbstraksiPada tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (R.I) meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA ’45 Jakarta) telah melakukan penyesuaian kebijakan internal dalam pengembangan akademik, kurikulum, dan segala sumber daya, termasuk melakukan sosialisasi secara intensif. Namun demikian, dari 1103 jumlah dosen dan mahasiswa UTA ’45 Jakarta hanya 252 orang yang menjadi peserta program MBKM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sosialisasi kebijakan MBKM yang dilakukan di UTA ’45 Jakarta berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program-program MBKM di UTA ‘45 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang membahas tentang pengaruh sosialisasi kebijakan MBKM terhadap keberhasilan pelaksanaan MBKM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan MBKM di UTA ’45 Jakarta mempengaruhi keberhasilan implementasi MBKM di UTA ’45 Jakarta.Kata Kunci: sosialisasi, implementasi kebijakan, MBK      
Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terhadap Keberhasilan Pelaksanaan MBKM di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Ulfah Fatmala Rizky; Salman Alparozi; Rachmat Taufan; Diana Laila Ramatillah; Ahmad Rofii; Khoirunnisa Khoirunnisa; Delia Kusuma; Panji Wijonarko
PRoMEDIA Vol 7, No 2 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i2.5536

Abstract

AbstractIn 2020, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) of the Republic of Indonesia (R.I) launched the Freedom to Learn-Independent Campus (MBKM). The University of 17 August 1945 Jakarta is committed to implementing MBKM programs. This study is the first study to discuss the effect of the MBKM policy socialization on the success of MBKM implementation. This study aims to determine whether the online socialization of MBKM policies at UTA '45 Jakarta has an effect on the successful implementation of MBKM programs at UTA '45 Jakarta. The method used is a quantitative method. The results showed that the socialization of MBKM policy at UTA '45 Jakarta influenced the success of MBKM implementation at UTA '45 Jakarta.Keywords: Socialization, policy implementation, MBKM     AbstraksiPada tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (R.I) meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA ’45 Jakarta) telah melakukan penyesuaian kebijakan internal dalam pengembangan akademik, kurikulum, dan segala sumber daya, termasuk melakukan sosialisasi secara intensif. Namun demikian, dari 1103 jumlah dosen dan mahasiswa UTA ’45 Jakarta hanya 252 orang yang menjadi peserta program MBKM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sosialisasi kebijakan MBKM yang dilakukan di UTA ’45 Jakarta berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program-program MBKM di UTA ‘45 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang membahas tentang pengaruh sosialisasi kebijakan MBKM terhadap keberhasilan pelaksanaan MBKM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan MBKM di UTA ’45 Jakarta mempengaruhi keberhasilan implementasi MBKM di UTA ’45 Jakarta.Kata Kunci: sosialisasi, implementasi kebijakan, MBK      
Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terhadap Keberhasilan Pelaksanaan MBKM di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Ulfah Fatmala Rizky; Salman Alparozi; Rachmat Taufan; Diana Laila Ramatillah; Ahmad Rofii; Khoirunnisa Khoirunnisa; Delia Kusuma; Panji Wijonarko
PRoMEDIA Vol 7, No 2 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i2.5536

Abstract

AbstractIn 2020, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) of the Republic of Indonesia (R.I) launched the Freedom to Learn-Independent Campus (MBKM). The University of 17 August 1945 Jakarta is committed to implementing MBKM programs. This study is the first study to discuss the effect of the MBKM policy socialization on the success of MBKM implementation. This study aims to determine whether the online socialization of MBKM policies at UTA '45 Jakarta has an effect on the successful implementation of MBKM programs at UTA '45 Jakarta. The method used is a quantitative method. The results showed that the socialization of MBKM policy at UTA '45 Jakarta influenced the success of MBKM implementation at UTA '45 Jakarta.Keywords: Socialization, policy implementation, MBKM     AbstraksiPada tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (R.I) meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA ’45 Jakarta) telah melakukan penyesuaian kebijakan internal dalam pengembangan akademik, kurikulum, dan segala sumber daya, termasuk melakukan sosialisasi secara intensif. Namun demikian, dari 1103 jumlah dosen dan mahasiswa UTA ’45 Jakarta hanya 252 orang yang menjadi peserta program MBKM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sosialisasi kebijakan MBKM yang dilakukan di UTA ’45 Jakarta berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program-program MBKM di UTA ‘45 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang membahas tentang pengaruh sosialisasi kebijakan MBKM terhadap keberhasilan pelaksanaan MBKM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan MBKM di UTA ’45 Jakarta mempengaruhi keberhasilan implementasi MBKM di UTA ’45 Jakarta.Kata Kunci: sosialisasi, implementasi kebijakan, MBK      
Pola Perdagangan Politik dalam Media: Evaluasi Ekonomi Politik terhadap MNC Media Group dalam Komodifikasi Keberpihakan Politik Khoirunnisa, Khoirunnisa; Rusadi, Udi
PRoMEDIA Vol 9, No 2 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i2.7227

Abstract

AbstractCompetition in the mass media industry is becoming increasingly intense in an effort to compete for market share. Media owners in Indonesia are competing to attract market attention and secure their business position, sometimes even using the media as a commodity tool that can be sold to generate profits. Some even suspect that the media is being used as a propaganda tool for certain political interests. MNC Media Group is one of the media companies owned by Hary Tanoesoedibjo, a businessman and politician from the Perindo Party. So, Hary Tanoesoedibjo can apply the commodification principles of Media Political Economy Theory to optimize the exchange value and profit of MNC Media Group in the context of the mass media industry in Indonesia. The author conducts an analysis to reveal the hidden power relations in the production, consumption, and distribution processes that occur in MNC Media Group. The commodification process in MNC Media Group is divided into three types, namely the commodification of content, audiences, and workers. This commodification is used by the owner, Hary Tanoesoedibjo, as a tool to strengthen his economic and political power. This approach is applied through the integration of business units and synergy between all business units owned by him, while creating a positive image for himself by trying to justify existing power relations.Keywords: Mass Media, Commodification, Power Relationship Abstraksi Persaingan dalam industri media massa menjadi semakin ketat dalam upaya untuk memperebutkan pangsa pasar. Para pemilik media di Indonesia berlomba-lomba untuk menarik perhatian pasar dan mengamankan posisi bisnis mereka, bahkan terkadang menggunakan media sebagai alat komoditas yang dapat dijual untuk menghasilkan keuntungan. Beberapa bahkan mencurigai bahwa media dimanfaatkan sebagai alat propaganda untuk kepentingan politik tertentu. MNC Media Group adalah salah satu perusahaan media yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo, seorang pengusaha dan politisi dari Partai Perindo. Bagaimana caranya Hary Tanoesoedibjo menjadikan MNC Media Group sebagai komoditas? Jadi, Hary Tanoesoedibjo dapat menerapkan prinsip-prinsip komodifikasi dari Teori Ekonomi Politik Media untuk mengoptimalkan nilai tukar dan keuntungan dari MNC Media Group dalam konteks industri media massa di Indonesia. Penulis melakukan analisis untuk mengungkap hubungan kekuasaan yang tersembunyi dalam proses produksi, konsumsi, dan distribusi yang terjadi di MNC Media Group. Proses komodifikasi di MNC Media Group terbagi menjadi tiga jenis, yakni komodifikasi isi, khalayak, dan pekerja. Komodifikasi ini digunakan oleh pemiliknya, Hary Tanoesoedibjo, sebagai alat untuk mengukuhkan kekuatan ekonomi dan politiknya. Pendekatan ini diterapkan melalui integrasi unit bisnis dan sinergi antara seluruh unit usaha yang dimilikinya, sekaligus menciptakan citra positif bagi dirinya sendiri dengan upaya membenarkan relasi kuasa yang ada.Kata Kunci: Media Massa, Komodifikasi, Relasi Kuasa
Pola Perdagangan Politik dalam Media: Evaluasi Ekonomi Politik terhadap MNC Media Group dalam Komodifikasi Keberpihakan Politik Khoirunnisa, Khoirunnisa; Rusadi, Udi
PRoMEDIA Vol 9, No 2 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i2.7227

Abstract

AbstractCompetition in the mass media industry is becoming increasingly intense in an effort to compete for market share. Media owners in Indonesia are competing to attract market attention and secure their business position, sometimes even using the media as a commodity tool that can be sold to generate profits. Some even suspect that the media is being used as a propaganda tool for certain political interests. MNC Media Group is one of the media companies owned by Hary Tanoesoedibjo, a businessman and politician from the Perindo Party. So, Hary Tanoesoedibjo can apply the commodification principles of Media Political Economy Theory to optimize the exchange value and profit of MNC Media Group in the context of the mass media industry in Indonesia. The author conducts an analysis to reveal the hidden power relations in the production, consumption, and distribution processes that occur in MNC Media Group. The commodification process in MNC Media Group is divided into three types, namely the commodification of content, audiences, and workers. This commodification is used by the owner, Hary Tanoesoedibjo, as a tool to strengthen his economic and political power. This approach is applied through the integration of business units and synergy between all business units owned by him, while creating a positive image for himself by trying to justify existing power relations.Keywords: Mass Media, Commodification, Power Relationship Abstraksi Persaingan dalam industri media massa menjadi semakin ketat dalam upaya untuk memperebutkan pangsa pasar. Para pemilik media di Indonesia berlomba-lomba untuk menarik perhatian pasar dan mengamankan posisi bisnis mereka, bahkan terkadang menggunakan media sebagai alat komoditas yang dapat dijual untuk menghasilkan keuntungan. Beberapa bahkan mencurigai bahwa media dimanfaatkan sebagai alat propaganda untuk kepentingan politik tertentu. MNC Media Group adalah salah satu perusahaan media yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo, seorang pengusaha dan politisi dari Partai Perindo. Bagaimana caranya Hary Tanoesoedibjo menjadikan MNC Media Group sebagai komoditas? Jadi, Hary Tanoesoedibjo dapat menerapkan prinsip-prinsip komodifikasi dari Teori Ekonomi Politik Media untuk mengoptimalkan nilai tukar dan keuntungan dari MNC Media Group dalam konteks industri media massa di Indonesia. Penulis melakukan analisis untuk mengungkap hubungan kekuasaan yang tersembunyi dalam proses produksi, konsumsi, dan distribusi yang terjadi di MNC Media Group. Proses komodifikasi di MNC Media Group terbagi menjadi tiga jenis, yakni komodifikasi isi, khalayak, dan pekerja. Komodifikasi ini digunakan oleh pemiliknya, Hary Tanoesoedibjo, sebagai alat untuk mengukuhkan kekuatan ekonomi dan politiknya. Pendekatan ini diterapkan melalui integrasi unit bisnis dan sinergi antara seluruh unit usaha yang dimilikinya, sekaligus menciptakan citra positif bagi dirinya sendiri dengan upaya membenarkan relasi kuasa yang ada.Kata Kunci: Media Massa, Komodifikasi, Relasi Kuasa
Co-Authors Achmad Fauzi Afa Dilla Adeliya Agung Y. Nugroho Ahmad Rofii Ahmad, Masnia Ahmad, Mustapa Alfiyah Damanik, Dinda Ali Akbar Amaliya, Laila Rizky Amelia Nova Lestari Andika, Joko Anggarini, Yulianti Anhar Anhar Aprilia, Rara Nasywa Arfensia, Danny Sanjaya Arianti Mahendra Arif Satria Asmawati, Mala Atika Dian Ariana Beti Fitrianingsih Cahyono, Ichwan Christina Lisa Wibowo Clarissa Salsabila Gunawan Darmawan, Hanif Desy Rosmalinda Dewi, Agnes Fransiska Diana Laila Rahmatillah Didi Jubaidi Eka Prasetiawati, Eka Eko Raharjo Elisabeth Ria Jawa Fadil, Achmad Fadilah Br Batu Bara, Nurul Firganefi Firganefi Fitri, Dhella Angelina Fitriani, Lisna Annisa Fransiska, Afiona Fristia Berdian Tamza Hannase, Mulawarman Hayirani Lbs, Wardah Hendra Wijayanto Hidajat, Koerniawan Hoeruman, Moh Restu Iman, Muhamad Hilmi Ihsanul Irawati Irawati Isnaini Rodiyah Isratulhasanah, Puji Jeane Warahma Guferol Joharis, M Juniaty, Risnawaty Lukiyana, Lukiyana Lu’lu Zahirah Ali Made Fitri Maya Mayasari Basri Muhammad Irsad Muhammad Taqiyuddin Muhammad, Tobroni Nabila Amaliah Nabila, Firdiyatul Nayla, Annarha Nilam Sari Nilam, Nilam Sari Nono Hery Yoenanto Nopriani, Henny Novita Kartika Indah Nugroho, Danu Aji Nur, Nurhayati Nurhidayah, Nurhidayah Nurrahmah, Silva Nurul Fauziah Nurwahidin Nurwahidin Pardede, Fadhylah Zaini Prasetyo, Sisman Pratiwi, Deby Rabima Rabima Raharjo, Nadhira Inastiti Rajes Khana Rana Aghisna Rangki Astiani Ratna, Edith Reka Andika Risnawaty Juniaty Ristiana, Riris Rosa Triana Wulandari RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Cahyono Saidah, Andi Saiful Saiful Saliyya Elkayyisa Luthfia Salma Putri Nadipa Salsabila Azzahra Samsul Ode Sari, Andi Nurindah Sari, Silfiyana Sarvika Ananda Fitria Septianti, Lisa Silvi, Minar Siti Marwiyah Sri Henny Indarti Sri Henny Indarti, Sri Henny Sugiati, Cristy Suparno, Suparno Supriyadi, Slamet Suryani Suryani Susilowati Susilowati Syafira Adelia, Dwi Syafitri, Syarifah Syahfira Angela Nurhaliza Thifal Augista Ristyanda Tiara, Meza Ulfah Fatmala Rizky Ulis Mayrosa Ullah, Lisa Rohmatul Ulya, Nashiha Ummi Zakiyah, Ummi Widyaningrum, Tuti Wijonarko, Panji Wina Pebriani Wisanti Wisanti Yanuar Rahmadan Zebua, Amin Otoni