Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA FILM CEK TOKO SEBELAH Aprillia Duwi Wulandari; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/y36hne04

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam film Cek Toko Sebelah karya Ernest Prakarsa. Indonesia sebagai negara multibahasa dengan keberagaman suku dan budaya memungkinkan terjadinya penggunaan dua bahasa atau lebih secara bergantian oleh penutur.  Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif sosiolinguistik. Data diambil dari dialog film yang dianalisis menggunakan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan 9 data alih kode, dengan rincian 1data alih kode internal dan 8 data alih kode eksternal. Campur kode terdapat 7 data, dengan rincian 6 data campur kode kata dan 1 data campur kode frasa. Alih kode dan campur kode terjadi dipengaruhi oleh faktor sosial, lawan bicara, dan konteks komunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan toeretis dan menjadi referensi praktis bagi pengembangan kajian tentang alih kode dan campur kode dalam konteks media film berbahasa Indonesia.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KONTEN DAKWAH DIGITAL USTADZ ADI HIDAYAT: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tarisa Finanda; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/sr3tgr75

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan alih kode dan campur kode dalam konten dakwah digital Ustadz Adi Hidayat yang diunggah melalui fitur reels Instagram pada akun @kajianustadzadihidayat.lc. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan lisan dalam video dakwah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan transkripsi, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi serta mengklasifikasikan satuan lingual yang mengandung alih kode dan campur kode berdasarkan teori sosiolinguistik Abdul Chaer, klasifikasi alih kode menurut Suwito, serta klasifikasi campur kode menurut Suandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode kerap digunakan dalam penyampaian dakwah digital. Alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab digunakan untuk menyampaikan dalil dan konsep keagamaan, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan istilah-istilah religius untuk memperjelas makna dan menyesuaikan dengan audiens media sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode berfungsi sebagai strategi komunikasi yang mendukung efektivitas penyampaian pesan dakwah di media digital.
CAMPUR KODE BAHASA INDONESIA – INGGRIS DALAM PODCAST RINTIK SEDU EPISODE “MENGAGUMIMU DARI JAUH” #BERKATA : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Nadia Widodo; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yeqn7e62

Abstract

Fenomena campur kode bahasa Indonesia–Inggris semakin sering ditemukan dalam komunikasi masyarakat modern, terutama pada media digital seperti podcast. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode yang digunakan dalam podcast Rintik Sedu episode “Mengagumimu dari Jauh #berKata”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang diperoleh melalui teknik simak dan catat terhadap podcast tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori campur kode Pieter Muysken (2000), yang mengklasifikasikan campur kode ke dalam tiga jenis, yaitu penyisipan (Insertion), alternasi (alternation), dan leksikalisasi kongruen (congruent lexicalization). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam podcast Rintik Sedu episode “Mengagumimu dari Jauh #berKata” ditemukan dua jenis campur kode, yakni penyisipan dan alternasi. Bentuk penyisipan muncul dalam bentuk kata maupun frasa bahasa Inggris yang disisipkan ke dalam struktur bahasa Indonesia, sedangkan alternasi ditandai dengan peralihan bahasa pada batas klausa atau kalimat. Sementara itu, bentuk leksikalisasi kongruen tidak ditemukan dalam data penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dalam podcast digunakan sebagai strategi komunikatif untuk mengekspresikan emosi, memperkuat makna tuturan, serta membangun kedekatan antara penutur dan pendengar.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA TUTURAN MAUDY AYUNDA DALAM ACARA CATATAN NAJWA SIHAB Faryda qurrotaa’yun; Joko purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6376r480

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta mengkaji fungsi penggunaannya dalam tuturan Maudy Ayunda pada acara Catatan Najwa. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana Maudy Ayunda menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara bergantian dalam konteks komunikasi publik di media massa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode simak dan teknik catat. Data penelitian berupa tuturan Maudy Ayunda yang mengandung unsur alih kode dan campur kode, yang diambil dari beberapa episode Catatan Najwa yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode, yaitu alih kode internal dan alih kode eksternal. Selain itu, ditemukan tiga bentuk campur kode, yaitu penyisipan kata, frasa, dan klausa bahasa Inggris ke dalam tuturan berbahasa Indonesia. Alih kode dan campur kode tersebut tidak digunakan secara acak, melainkan memiliki fungsi komunikatif tertentu. Penggunaan strategi kebahasaan ini berfungsi untuk menegaskan identitas bilingual penutur, meningkatkan prestise intelektual, serta menyesuaikan tuturan dengan konteks topik dan lawan tutur. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa praktik kebahasaan Maudy Ayunda merepresentasikan identitas intelektual, modern, dan global dalam ruang media.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM KELUARGA SUPER IRIT KARYA SUTRADARA DANIAL RIFKI Dwi Noviyanti; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/c1r2tn20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan manganalisis bentuk serta fungsi alih kode dan campur kode dalam film Keluarga Super Irit yang disutradarai oleh Danial Rifki. Ddalam film ini menceritakan tentang kehidupan keluarga pak Toni yang paling hemat di kampungnya. Dari menanak nasi satu centong untuk berlima hingga menemukan dompet berisi uang jutaan rupiah, semua penuh tawa dan pesan moral. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan analisis mendalam terhadap dialog yang dilakukan antar tokoh dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode menyimak dan mencatat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tuturan yang mengandung peristiwa alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode, yaitu alih kode intern dan alih kode ekstern. Alih kode intern meliputi peralihan antara bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, sedangkan alih kode ekstern meliputi peralihan antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain itu, ditemukan pula peristiwa campur kode yang terdiri atas penyisipan unsur kata dan frasa dari bahasa Inggris dan bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode dalam film Keluarga Super Irit berfungsi sebagai representasi realitas kebahasaan masyarakat dwibahasa serta sebagai strategi komunikasi untuk membangun karakter, kedekatan sosial, dan unsur humor dalam film. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik, khususnya dalam analisis praktik kebahasaan dalam media film Indonesia.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA FILM DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ Rita Ferina; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/62hm3e65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode serta campur kode dalam film Dilan 1990 karya Pidi Baiq. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berasal dari dialog antar karakter dalam film Dilan 1990, sedangkan data penelitian adalah tuturan yang menunjukkan fenomena alih kode dan campur kode. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat, sementara analisis data meliputi langkah-langkah reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa alih kode yang ditemukan lebih banyak berupa alih kode internal, terutama perpindahan antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Sedangkan campur kode yang terjadi meliputi penyisipan kata dan frasa bahasa Sunda ke dalam tuturan bahasa Indonesia. Fenomena alih kode dan campur kode ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti latar belakang penutur, situasi berbicara, tujuan komunikasi, serta identitas sosial karakter. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan alih kode dan campur kode dalam film Dilan 1990 mencerminkan dinamika penggunaan bahasa di kalangan remaja dan relevan untuk dikaji dari sudut pandang sosiolinguistik.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA DIALOG FILM “MENDUNG TANPO UDAN” KARYA KUKUH PRASETYA KUDAMAI Eriana; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mvkxag96

Abstract

Bahasa adalah sarana utama untuk berkomunikasi yang mencerminkan identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Dalam lingkungan yang memiliki banyak bahasa, fenomena pergantian bahasa dan pencampuran bahasa sering kali muncul sebagai cara berkomunikasi yang menyesuaikan diri dengan keadaan, pihak yang diajak bicara, dan tujuan dari interaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk, fungsi, dan faktor yang mempengaruhi penggunaan alih kode dan campur kode dalam dialog antar karakter di film Mendung Tanpo Udan karya Kukuh Prasetya Kudamai. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui teknik mendengarkan secara bebas dan mencatat ujaran yang ada dalam film tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan adanya alih kode internal, yaitu peralihan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa, serta alih kode eksternal dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris. Selain itu, ditemukan berbagai bentuk campur kode, termasuk campur kode internal, campur kode eksternal, dan campur kode campuran, yang digunakan untuk mengungkapkan emosi, memperjelas maksud, dan mencerminkan kebiasaan berbahasa di kalangan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode dalam film tidak hanya memperkaya dialog, tetapi juga mencerminkan identitas sosial, budaya, serta dinamika komunikasi di masyarakat Jawa.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA KANAL YOUTUBE XAVIERA PUTRI “KELILING SEOUL BARENG BUYUT MAXWELL UMUR 1500 TAHUN VLOGKR”: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Dea Permataningtyas; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a2nqt369

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk memaparkan serta mengkaji fenomena kebahasaan berupa campur kode yang terdapat dalam kanal YouTube Xaviera Putri pada video berjudul “Keliling SEOUL bareng BUYUT MAXWELL Umur 1500 Tahun VLOGKR” dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfokus pada pemaparan dan pemahaman data secara mendalam tanpa melibatkan perhitungan statistik. Data penelitian diperoleh melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan lisan yang mengandung unsur campur kode dalam video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebelas data campur kode, yang terdiri atas enam data campur kode ke dalam (inner code mixing) berupa penyisipan bahasa Jawa dan lima data campur kode ke luar (outer code mixing) berupa penyisipan bahasa Inggris dan bahasa Korea. Penggunaan campur kode berfungsi untuk memperkuat ekspresi, menyesuaikan konteks budaya, serta membangun kedekatan dengan audiens. Oleh karena itu, campur kode dalam konten YouTube dapat dipahami sebagai strategi komunikasi yang wajar dan relevan dalam masyarakat bilingual di era digital.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA DIALOG FILM “MENDUNG TANPO UDAN” KARYA KUKUH PRASETYA KUDAMAI Eriana; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tw0sm764

Abstract

Bahasa adalah sarana utama untuk berkomunikasi yang mencerminkan identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Dalam lingkungan yang memiliki banyak bahasa, fenomena pergantian bahasa dan pencampuran bahasa sering kali muncul sebagai cara berkomunikasi yang menyesuaikan diri dengan keadaan, pihak yang diajak bicara, dan tujuan dari interaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk, fungsi, dan faktor yang mempengaruhi penggunaan alih kode dan campur kode dalam dialog antar karakter di film Mendung Tanpo Udan karya Kukuh Prasetya Kudamai. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui teknik mendengarkan secara bebas dan mencatat ujaran yang ada dalam film tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan adanya alih kode internal, yaitu peralihan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa, serta alih kode eksternal dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris. Selain itu, ditemukan berbagai bentuk campur kode, termasuk campur kode internal, campur kode eksternal, dan campur kode campuran, yang digunakan untuk mengungkapkan emosi, memperjelas maksud, dan mencerminkan kebiasaan berbahasa di kalangan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode dalam film tidak hanya memperkaya dialog, tetapi juga mencerminkan identitas sosial, budaya, serta dinamika komunikasi di masyarakat Jawa.
Penerapan Teknologi Deep Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa SMP Melalui Aplikasi Berbasis AI Basuki Basuki; Murhadi Murhadi; Andrian Nuriza Johan; Nurhidayati Nurhidayati; Joko Purwanto; Ari Fajar Isbakhi; Maryuli Setyoko
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v5i1.8719

Abstract

This study aims to develop and implement an artificial intelligence-based reading learning application using Deep Learning technology to enhance the literacy skills of eighth-grade junior high school students. The research employed the Kemmis & McTaggart Classroom Action Research model combined with a mixed-methods approach. Data collection involved pretests and posttests, complemented by observations, interviews, and questionnaires. The findings revealed that the use of this application significantly improved students' reading comprehension, question-answering skills, and overall engagement in the learning process. Key features of the application, such as adaptive learning technology, allowed for real-time adjustments to the difficulty level of the material, which catered to each student’s individual learning pace. Additionally, the provision of instant feedback enhanced the learning experience by helping students understand their progress and areas for improvement. These results suggest that the application is an effective tool in fostering literacy development and aligns with the goals of the Independent Curriculum. Consequently, this Deep Learning-based application offers a promising innovation for improving student literacy skills in the digital age. 
Co-Authors A.A.M. Sastrawan Putra Aci Primartadi Afra Azizah Ahmad Ahmad Aiprillisa Mutia Dewi Alfina Rahma Fadhilah Alma Permata Andarani Almanda Prameswari Andini Rahmawati Andrian Nuriza Johan Aprillia Duwi Wulandari Arba’atun Nisa Ari Fajar Isbakhi Aris Aryanto Ariyana Rahmawati Astuti Dwi Utami Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya BASUKI BASUKI Choirotul Umam Dea Permataningtyas Dian Nur Fitria Desti Dinna Mafiroh Diva Crishta Bella Dwi Jatmoko Dwi Noviyanti Eka Ardiansyah eka suryaningsih Eko nurrahmad Eriana Faryda Qurrotaa’yun FINA Fiona Aulia Rosanti Hanan, Adila I Wayan Nurjaya Ica Melvira Pratiwi IG Wayan Adiwilaga Iis Nurul Izah Ilham Samsul Hadi Inayatur Rifki Iqbal Lukman H Kadaryati, Kadaryati Karisma Nur Fadilah Khabib Sholeh Kharisma Annisa Febriani Kharisma Wiji Lestari Kusno Kusno Launa Salsabila Leni Sarofah Lia Safira Lia Yuliana Lukmanul Akhsani Lutfi Melati Septia M. Rixza Makhful Makhful Maryuli Setyoko Mulyanto Mulyanto Murhadi Murhadi Muthia Nur Rohmah Nadia Widodo Najwatul Auliah Naufal Abdul Izza Ngurah S. Yasa Niken Larasati Novi Savitri Nur Hidayati Nur Sangadah Nurhidayati Nurhidayati Nurkhaningsih Nurkhaningsih Nurtanio Agus Purwanto Nurul Fitriani Nurul Salsabila Nurul Setyorini R Rejokirono Ranti Dwi Cahyani Rintis Rizkia Pangestika Riska Amelia Rita Ferina Rochwati Setiyorini Siti Maftukhah Siti Nur Hidayah Surati Sutoyo Tarisa Finanda Tarysa Shafa Gusna Tata Arifia Augustine Tegar Aldia Syah Titi Anjarini Toba Fathir Auladya Tri Lestari umi faizah Umi Faizah Al Djufri Wanda Istiqomah Zaen Wendy Tri Prabowo Widiyanti Widiyanti Yoka Agry Sativa Yuli Widiyono