This Author published in this journals
All Journal Psikopedagogia Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Journal of Educational Science and Technology EMPATI Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman JURNAL KONSELING GUSJIGANG DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Indonesian Journal of Educational Counseling Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Bisma The Journal of Counseling JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling QUANTA Jurnal Sporta Saintika Jurnal Neo Konseling Psychocentrum Review Jurnal Educatio FKIP UNMA An Nisa' Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Journal of Education and Counseling (JECO) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Student Scientific Creativity Journal Al-Musyrif : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni ENTINAS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Psikoeduko: Jurnal Psikologi Edukasi dan Konseling Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling) JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling) JUBIKOPS OPTIMA: Journal of Guidance and Counseling Jurnal Eksplorasi Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
Claim Missing Document
Check
Articles

Layanan bimbingan kelompok mengatasi permasalahan adaptif remaja di lingkungan multirasial Febianty Tatva Maharani; Mamat Supriatna; Nadia Aulia Nadhirah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.61981

Abstract

Permasalahan adaptasi pada remaja khususnya di lingkungan multirasial menjadi sebuah tantangan untuk kita dalam mencari layanan yang tepat untuk mengurangi ketidak mampuan remaja dalam beradaptasi di lingkungan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan layanan bimbingan kelompok untuk mengatasi permasalahan adaptif remaja di lingkungan multirasial dengan menggunakan metode systematic literature review. Sumber literatur didapat melalui Google Scholar (Nasional dan Internasional) dan beberapa repository di Nasional. Hasil penelitian yang didapatkan dari berbagai literatur dijelaskan ada delapan teknik layanan bimbingan kelompok yang diterapkan oleh Konselor (Guru BK) dan satu upaya yang dilakukan oleh remaja tersebut. Delapan teknik yang digunakan, yakni bimbingan dan pendidikan multikultural, teknik cakrukan, teknik outbond, pendidikan karakter-cerdas format kelompok, mengembangkan hubungan pribadi sosial, diskusi, dan bimbingan sosial.
Problematika Kematangan Karir Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan: Implementasi Pada Layanan Bimbingan dan Konseling Karir Ipah Saripah; Dea Risma Priliani; Nadia Aulia Nadhirah
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v12i1.70437

Abstract

Salah satu tugas perkembangan remaja ialah memilih dan mempersiapkan karir. Remaja yang dapat mempersiapkan diri terhadap karirnya dapat lebih mudah dalam menjalani peran-peran selanjutnya. Namun, kebingungan dan ketidaksiapan peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap karirnya masih kerap terjadi. Hal tersebut dibuktikan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menempati jumlah pengangguran tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kematangan karir peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta implentasi bagi layanan bimbingan dan konseling. Penelitian menggunakan metode studi pustaka yaitu ringkasan tertulis dari berbagai artikel jurnal, buku, dan dokumen yang menggambarkan informasi dari suatu topik studi penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat beberapa problematika kematangan karir yang dialami peserta didik SMK, yaitu (1) pengetahuan yang kurang; (2) pengaruh keadaan sosial; (3) memilih sekolah tidak berdasarkan minat, bakat dan potensi pribadi; (4) kurangnya eksplorasi; (5) ragu dalam mengambil keputusan; (6) kesenjangan kompetensi sekolah dan dunia industri; (7) mutu sekolah relatif rendah; dan (8) keterbatasan guru produktif. Adapun beberapa strategi atau teknik dalam layanan bimbingan dan konseling karir, yaitu (1) layanan informasi karir; (2) media interaktif karir; (3) teknik modeling; (4) teknik diskusi kelompok; dan (5) modul bimbingan karir.
STRATEGI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENANGANI PERUNDUNGAN (BULLYING) Adiena Filosofianita; Mamat Supriatna; Nadia Aulia Nadhirah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v9i3.11548

Abstract

Kasus perundungan di Indonesia selalu meningkat tiap tahunnya. Perundungan merupakan masalah serius yang harus ditangani secara menyeluruh. Perundungan menimbulkan berbagai dampak yang bisa dirasakan oleh korban yang mengalami. Guru BK harus bisa membedakan antara peserta didik yang hanya bercanda dan yang benar-benar merundung peserta didik yang lain dkarenakan perundungan bisa saja tidak nampak secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan menyintesiskan temuan untuk menjawab pertanyaan penelitian dari hasil penelitian-penelitian yang ditemukan dan dikaji berupa artikel. Guru bimbingan dan konseling harus memiliki strategi dalam menangani perundungan yang terjadi di sekolah agar korban perundungan bisa segera ditangani dan kejadian perundungan tidak terjadi lagi di sekolah. Layanan yang bisa diberikan bisa berupa layanan kuratif untuk menangani korban perundungan dan layanan preventif untuk mencegah terjadinya perundungan di sekolah. Beberapa metode dinilai berhasil dalam menangani korban perundungan.
REQUIREMENT OR NECESSITY: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON PARENTAL CONSENT IN COUNSELING FOR MINORS Novianti Novianti; Nandang Budiman; Nadia Aulia Nadhirah
QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): VOLUME 7, NUMBER 2, MAY 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/quanta.v7i2.3913

Abstract

Children under the age of 18 years or minors are considered unable to make rational decisions so they need parental consent before getting counseling. However, parental consent can be a reason for children to withdraw from getting counseling assistance even though the problem is urgent. Therefore, this research was conducted to review the urgency of parental consent in the implementation of counseling for minors. This study uses the systematic literature review (SLR) method which aims to synthesize and present more in-depth data from 21 selected previous studies in the form of journal articles and books on Google Scholar, PubMed, Harzing, and Mendeley. The urgency of parental consent before counseling for minors is a requirement, not a necessity, which means it is only to determine whether the counseling can be held and does not have a significant impact on the implementation of counseling. Therefore, counselors still have to prioritize the rights and beliefs of children in counseling. Limitations of decisions that can be made by minors without parental intervention need to be examined more deeply in future studies.
HOW IS THE MENTAL HEALTH OF TIKTOK USERS WHO EXPERIENCE CYBERBULLYING? Almer Aprillia Edika Putri; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhirah
Psikoeduko: Jurnal Psikologi Edukasi dan Konseling Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Study Program Guidance and Counseling, Univesitas Pendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/psikoeduko.v2i2.53891

Abstract

The rapid development of information technology and technology currently supports an increase in the number of social media users causing the emergence of cyberbullying as a new type of crime. Cyberbullying is a new type of bullying as a result of developments in information technology and technology whose acts of violence are carried out in the cyber world or the internet. Cyberbullying is often experienced by teenagers and most perpetrators of cyberbullying are generally teenagers their age. Victims who experience cyberbullying receive ridicule, insults, threats, or hacking. If this cyberbullying phenomenon is not addressed immediately, it will continue to erode the mental health of adolescents widely, so the attention of many parties is needed in overcoming this problem. Law in Indonesia through Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions (UU ITE) has regulated the actions and behavior of cyberbullying. Using the literature review method through a review of various literature, this article describes a study of the concepts, characteristics, and aspects of cyberbullying and its influence on adolescent mental health, especially TikTok users. The conclusion of the study results provides recommendations for the importance of increasing information and communication technology literacy, especially in the use of social media to prevent and minimize the occurrence of cyberbullying.
Jaga atau Laporkan?: Meninjau Hak Kerahasiaan Konseli Pengidap HIV/AIDS Debitzha Zein Syakhira; Nandang Budiman; Nadia Aulia Nadhirah
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 14, No 02 (2023): Volume 14 Nomor 02 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v14i02.6342

Abstract

Studi literatur ini meninjau bagaimana hak kerahasiaan konseli atas HIV/AIDS yang mana kondisi konseli mengancam keselamatan dan bisa merugikan orang lain. Studi literatur ini menggunakan metode penelitian Systematic Literature Review (SLR) terhadap 8 jurnal dan tesis penelitian di rentang tahun 1999-2022. Dari studi literatur ini, diperoleh masih diprioritaskannya hak kerahasiaan konseli dengan HIV/AIDS. Masih negatifnya stigma masyarakat mengenai HIV/AIDS membuat konseli kesulitan untuk membuka diri. Beberapa lembaga menjaga kerahasiaan HIV/AIDS namun ditunjang dengan pembinaan sebagai upaya dalam pencegahan penularan HIV/AIDS, atau dengan konseling dalam upaya stabilisasi mental pengidap HIV/AIDS. Namun, ada juga beberapa yang mengedepankan kerahasiaan, tapi tidak melakukan upaya pencegahan penularan dan penanganan HIV/AIDS sehingga terkesan tutup mata dan tutup mulut.
Bagaimana Dampak Burnout pada Kinerja Konselor: Ditinjau dari Kode Etik Profesi Maya Ningrat; Nadia Aulia Nadhirah; Nandang Budiman
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v4i2.9289

Abstract

Profesi sebagai seorang konselor memiliki tanggung jawab serta tuntutan pekerjaan yang menuntut untuk tetap selalu profesional dalam menjalankan pekerjaannya. Banyaknya tuntutan pekerjaan yang harus dilakukan oleh konselor menjadi penyebab terjadinya burnout sehingga dapat berdampak pada kinerja konselor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab burnout pada konselor dan dampak yang ditimbulkan dari kinerja konselor pada saat menjalankan pekerjaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review yang sistematik(SLR) dengan menyajikan beberapa hasil penelitian terdahulu yang berasal dari artikel jurnal di Google Scholar sehingga diperoleh lima penelitian terdahulu yang relevan. Berdasarkan dari lima penelitian terdahulu yang ditemukan menunjukkan bahwa konselor rentan mengalami burnout karena adanya faktor tuntutan pekerjaan yang berkaitan dengan masalah-masalah konseli yang berbeda dan kurangnya dukungan sosial. Konselor yang mengalami burnout ditandai dengan merasakan kelelahan secara emosional kemudian mengalami tahap depersonalisasi dan pada tahap terakhir ditandai dengan penghargaan yang lebih rendah terhadap diri sendiri. Dampak kelelahanpada kinerja konselor dari beberapa penelitian terdahulu menunjukan adanya penurunan bahkan konselor menjadi tidak profesional dalam memberikan pelayanan kepada konseli. Hal tersebut menjadi tidak sesuai dengan kode etik profesi mengenai prinsip profesionalitas yang harus dimiliki oleh konselor dalam menjalankan pekerjaannya dengan menghormati dan memberikan pelayanan terbaik bagi konseli.
CULTURAL AWARENESS: MEMAHAMI SENSITIVITAS MULTIKULTURAL DALAM PRAKTIK KONSELING DI SEKOLAH Putri, Marsha Hariani; Nadhirah, Nadia Aulia; Budiman, Nandang
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v10i1.21882

Abstract

Abstract: The counseling process in school environments is vulnerable to cultural bias challenges that can impede its effectiveness. A multicultural or cross-cultural counseling approach is crucial for understanding counselees from diverse backgrounds. This study aims to explore the level of cultural understanding and awareness among Guidance and Counseling Teachers towards multicultural counseling in schools, as well as their ability to form effective relationships with students from various cultural backgrounds. Utilizing the Systematic Literature Review (SLR) method, this research examines 47 relevant journal articles from Google Scholar published within the last 5 to 10 years, yielding five key articles that underscore the importance of cultural awareness and competence development to enhance counseling effectiveness. The findings reveal significant variations in cultural awareness among guidance counselors, identifying an urgent need for skill development and intervention strategies to address challenges such as counselor encapsulation and cross-cultural communication barriers. Initiatives such as the development of service models, training modules, and competence enhancement programs have proven effective in strengthening cultural awareness and counseling capabilities. In conclusion, a deep understanding of cultural awareness and multicultural competencies is not only essential for effective interaction between counselors and students but also crucial in advancing inclusive education that embraces cultural diversity. Abstrak: Proses konseling di lingkungan sekolah rentan terhadap tantangan bias budaya yang dapat menghambat efektivitasnya. Pendekatan konseling multikultural atau lintas budaya penting untuk memahami konseli dari berbagai latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pemahaman dan kesadaran budaya Guru Bimbingan dan Konseling terhadap konseling multikultural di sekolah, serta kemampuan mereka membentuk hubungan efektif dengan siswa dari latar belakang budaya yang beragam. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelaah 47 artikel jurnal relevan dari Google Scholar yang diterbitkan dalam rentang waktu 5 sampai 10 tahun terakhir, menghasilkan lima artikel kunci yang menegaskan pentingnya kesadaran budaya dan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan efektivitas konseling. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam tingkat kesadaran budaya di antara guru BK, mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk pengembangan keterampilan dan strategi intervensi yang dapat mengatasi tantangan seperti enkapsulasi konselor dan hambatan komunikasi lintas budaya. Inisiatif seperti pengembangan model layanan, modul pelatihan, dan program peningkatan kompetensi terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran budaya dan kemampuan konseling. Kesimpulannya, pemahaman mendalam tentang kesadaran budaya dan kompetensi multikultural tidak hanya esensial untuk interaksi efektif antara konselor dan siswa tetapi juga krusial dalam memajukan pendidikan inklusif yang merangkul keragaman budaya.
The Impact of Cultural Value Bias on Conscious Decision-Making in Counseling Mulyana, Citta Lena Putri; Budiman, Nandang; Nadhirah, Nadia Aulia
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v9i2.6727

Abstract

Counseling is an interactive process carried out by a counselor or guidance counselor with a counselee, with the aim of helping counselees understand themselves, overcome problems and develop their inner potential. Cultural values in counseling, highlighting their influence on the counselee's decision-making process. The impact of cultural value bias in counseling sessions is detailed, stressing the risk of misinterpretation, inappropriate evaluation, and even discrimination. The impact of cultural value bias on counselee decision-making in counseling is an important factor that influences the effectiveness of counseling sessions. Efforts that can be made to avoid cultural value bias include awareness, self-reflection, multicultural approaches, and collaboration with resources, as well as counselee involvement to increase understanding. counselors in dealing with cultural diversity. This research uses the Systematic Literature Review (SLRI) method to determine the impact of cultural value bias on counselee decision making in counseling. The importance of cross-cultural counseling is conveyed, that inclusive cultural values can improve counseling relationships, reduce bias, and increase effectiveness helping clients from diverse cultural backgrounds. By understanding cultural values and implementing appropriate strategies, counselors can create a counseling environment that is more responsive, inclusive, and supportive of clients from diverse cultural backgrounds.
RESILIENSI REMAJA DALAM MENGHADAPAI STRES AKADEMIK DI SEKOLAH Rosana, Dinda Salma; Saripah, Ipah; Nadhirah, Nadia Aulia
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 9, No 2 (2023): Juli- Desember 2023
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v9i2.5536

Abstract

Remaja akan dihadapkan pada berbagai macam tekanan dalam menempuh pendidikan, salah satunya yaitu tekanan dalam menunjukkan hasil akademik yang baik di sekolah. Adanya tekanan dalam menempuh pendidikan tentunya perlu ada kemampuan dalam diri individu untuk beradaptasi atas kondisi yang sedang dihadapi. Individu yang memiliki resiliensi tinggi akan menilai tugas-tugas stres sebagai kurang mengancam, dibandingkan dengan individu dengan reseiliensi rendah, dan individu yang memiliki resiliensi tinggi akan menilai situasi sulit sebagai tantangan, bukan sebagai ancaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran resiliensi terhadap stress akademik remaja. Adapun metode penelitian yang akan digunakan yaitu dengan metode literature review. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat resiliensi siswa, maka semakin rendah pula stress akademik siswa di sekolah, begitu pula sebaliknya. Maka dari itu diperlukan suatu usaha, khususnya guru bimbingan dan konseling/konselor untuk meningkatkan kemampuan resiliensi remaja di sekolah.
Co-Authors Adiena Filosofianita Adiwinata, Anne Hafina Afendy, Popy Mayasari Agustin, Raselia Agustina, Ervina Rahma Ahmad Rofi Suryahadikusumah Ahman Ahman, Ahman Akhmad, Sudaryat Nurdin Albari, Muhammad Ridho Aldilla Risyanindya Alia, Marsha Najwa Almer Aprillia Edika Putri Aman, Nurul Hidayah anne Hafina, anne Annisa Fitria Suherman Anorra, Regina Ardila, Putri Az-zahra, Nabila Azka Dhianti Putri Azriel Arriadi Hidayat Azzahra, Chintya Salsha Baiti, Luthvia Zahiro Baranovich, Diana Lea Candra, Adiska Rani Ditya Charisma Rahmadhani, Alifah Dadang Sudrajat Dea Risma Priliani Debitzha Zein Syakhira Delvina Nurhayati Dody Hartanto Dody Hartanto El Mahmudiyah, Zaskia Hilmah Salamah El Mahmudiyah Esty Noorbaiti Intani Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Eva Imania Eliasa Fadia, Shalza Arthya Fahriza, Irfan Fairuz, Isna Zahuratul Fairuz Faisa Khalidah Faraz Maulana Gunawan Fathiyah, Khalila Ainul Fauzan, Iqbal Muhammad Fauziah, Mufied Fayruziyah Ifroch Sabtana Febianty Tatva Maharani Fittaya, Harum Khadijah Giskha Oktaviani Khairun Nisa Giskha Oktaviani Khairun Nisaa Gofur, Ridwan Habibah Nurul Fazriah Halqim, Afanin Hamzah, Rifqy Muhammad Hanifatizzahra, Ghassani Awanis Haq, Najwa Dhiyaul Haq Ibnu Hiban Ilfiandra Ilfiandra Ilfiandra Ineu Silviany Ipah Saripah Ipah Saripah Ipah Saripah, Ipah Irawan, Tb. Moh. Irma Ari Irfan Oktavianus Jovita Anindya Kania Cahyaningtyas Khairunnisa, Iqlima Rahma Khalda Nur Aulia Khansa Meradaputhi Kharisma Amelia Putri Koswara Koswara Kusnadi, Ghaida Az-zahra Lakeisha Mozza Lianawati, Ayong M. Solehuddin Maola, Syifa Nurul Maya Ningrat Mayfani, Silviedriya Miftah Al Mubarok Mulyana, Citta Lena Putri Munigar, Naila Salsabila Munigar Musthofa, Muhammad Ariq Mutia Khaira Nabila Destriyanti Nadiah, Syifa Nadya, Aisha Najjini, Sabrina Luthfia Nanda Eka Saputra, Wahyu Nandang Budiman Nani M. Sugandhi Nasrudin, Alifia Hasna Putri Nasution, Lusy Amelia Novianti Novianti Novianti Novianti Nur Widyanti Nuroniah, Pepi Nurshabrina, Debby Rojwa Nursyani, Risma Nurul Amin, Izzatun Nisa Popy Mayasari Afendy Pratiwi, Tiara Iskandar Prima Suci Rohmadheny Purnamasari, Yuniarti Putri, Marsha Hariani Putri, Mia Aprianti Rabbani, Azmi Fauzan Rachmawati Rachmawati Rafli Achmad Slamet Rasyidi, Syifa Nurul Ain Rayaginansih, Syari Fitrah Reva, Yohanna Valentina Rifki Abdul Ghani Rifqy Muhammad Hamzah Rina Nurhudi Ramdhani, Rina Nurhudi Risma Nursyani Rohman, Yuni Nur Roring, Lucky Angkawidjaja Rosana, Dinda Salma Sahril Buchori Salma Humairah Shalihah Sarah Salsabila Savitri, Silva Savitri Septia NurPitri Utami Sethul, Hoeur Setiawati Setiawati Sheilla, Ainun Silviedriya Mayfani Siti Nurhasanah Solehuddin, M Sopian, Nadine La Rosa Suherman, Uma Sukmawati, Diandra Sukmawati, Diandra Thufailah Supriatna, Mamat Supriatna, Mamat Suryadi, Kayla Annazwa Suryahadikusumah, Ahmad Rofi Suryana, Dodi Suwarjo Syamsu Yusuf Syamsu Yusuf, Syamsu Syani, Saffanah Syarif Bin Muhammad Romli Samae Syifa Awaliyah Nurrohmah Tanjung, Anisah Tazkia, Dirham Alkayyisa Tayyara Tiara Firgiyanti Tiara Iskandar Tiara Iskandar Pratiwi Uman Suherman AS Via Himmatun 'Aliah Vivi Apriliani Winangun, Kinasih Putri Wulan Ayu Lestari Yusuf LN, Syamsu