p-Index From 2021 - 2026
8.355
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal NERS Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Belitung Nursing Journal Jurnal Keperawatan Silampari Indonesian Journal of Nursing Health Science Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Media Keperawatan Indonesia JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Faletehan Health Journal NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Smart Keperawatan Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Jurnal 'Aisyiyah Medika JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Malang (JKM) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Menara Medika Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Mitra Kesehatan Journal of Pharmaceutical and Health Research Jurnal Promotif Preventif MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian JRKN Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Keperawatan Elevate : The International Journal of Nursing Education, Practice and Research Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Health Gate Holistik Jurnal Kesehatan NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Info Kesehatan International Journal Of Pedagogical Novelty (IJOPNOV) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF INTERNET-BASED EMERGENCY MEDICAL SERVICE: A SOLUTION TO IMPROVE RESPONSE TIME IN OUT-OF-HOSPITAL CARDIAC ARREST AND ITS POTENTIAL APPLICATION IN INDONESIA Ismail Fahmi; Elly Nurachmah
Belitung Nursing Journal Vol. 4 No. 6 (2018): November - December
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.708 KB) | DOI: 10.33546/bnj.573

Abstract

Out-of-Hospital Cardiac Arrest (OHCA) is a condition when heart stops beating in out of the hospital. The majority of OHCA leads to death because of the delay response. Emergency Medical Service (EMS) system is needed to take care of the patients carefully. The development of Internet-based EMS is one of the best solutions, which is not only to improve the response time, but also to help patients to get the ambulance immediately. The aim of this paper is to understand how the Internet-based EMS can be used and how it will affect the patients with OHCA. Our findings indicated that the Internet-based EMS with mobile web service is critically needed for immediate response of cardiac arrest and accident situation in pre-hospital condition. However, the Internet-based EMS development needs to involve inter-sectoral agencies, such as fire fighter, police, and National Search and Rescue (SAR) Agent. This article has been updated. A separate erratum can be seen at https://doi.org/10.33546/bnj.1147
ERRATUM TO: IMPLEMENTATION OF INTERNET-BASED EMERGENCY MEDICAL SERVICE: A SOLUTION TO IMPROVE RESPONSE TIME IN OUT-OF-HOSPITAL CARDIAC ARREST AND ITS POTENTIAL APPLICATION IN INDONESIA Ismail Fahmi; Elly Nurachmah
Belitung Nursing Journal Vol. 6 No. 5 (2020): September - October
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.435 KB) | DOI: 10.33546/bnj.1147

Abstract

After the publication of the article (Fahmi & Nurachmah, 2018), it has been brought to our attention that the wrong title was used on the initial publication. The correct title of this article is “Implementation of Internet-based emergency medical service: A solution to improve response time in out-of-hospital cardiac arrest and its potential application in Indonesia.” The original version of the article has been updated to reflect this. The reference format in this article has also been updated. The publisher apologizes for the errors. The corrected article can be seen in the following link: https://doi.org/10.33546/bnj.573
PENGARUH TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) Ridho Kunto Prabowo; Elly Nurachmah; Debie Dahlia
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 6 No 2 (2018): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.042 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v6i2.138

Abstract

Kecemasan merupakan suatu masalah yang sering dialami oleh pasien Congestive Heart Failure (CHF). Masalah ini dikaitkan dengan adanya tekanan psikologis dan masalah fisik yang dihadapi oleh pasien Congestive Heart Failure (CHF) yang akan berdampak pada penurunan Health-Related Quality of Live (HRQoL). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian terapi SEFT terhadap tingkat kecemasan pada pasien Congestive Heart Failure (CHF). Desain yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan melibatkan 40 orang responden yang dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil uji bivariat dengan menggunakan uji parametrik yakni independent t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penurunan kecemasan yang bermakna antara kedua kelompok (p value =0,0001). Disimpulkan bahwa terapi SEFT berpengaruh terhadap penurunan kecemasan pada pasien Congestive Heart Failure (CHF). Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan untuk diterapkan sebagai upaya mengatasi kecemasan pada pasien Congestive Heart Failure (CHF).
Pengalaman Penerapan Kemampuan Berpikir Kritis Perawat Saat Memberikan Asuhan Keperawatan Pada Bayi Berat Lahir Rendah Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Achmad Rif'at; Elly Nurachmah; Yustan Azidin
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.037 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.459

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit sebagai pemberi layanan kesehatan bertanggung-jawab untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan aman. Permasalahan yang kompleks pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) menjadi alasan untuk diteliti. Bayi BBLR berisiko mengalami ketidaksempurnaan fungsi organ, sistem imun bayi atau pertahanan tubuh yang belum sempurna sehingga berisiko infeksi, tumbuh kembang bayi yang mungkin terlambat pasca perawatan. Perawat sebagai salah satu profesional pemberi asuhan bertanggung-jawab memberikan asuhan yang bermutu dan aman.  Oleh karena itu kemampuan perawat dalam memberikan asuhan, pengetahuan yang di miliki, pengalaman selama merawat, hubungan dengan petugas kesehatan lain, kesiapan orang tua untuk merawat  di rumah pasca perawatan menjadi sangat penting untuk di teliti.Tujuan: Penelitian  ini mengeksplorasi  pengalaman penerapan kemampuan berpikir kritis perawat saat memberikan asuhan keperawatan  pada bayi berat lahir rendah.Metode: Penelitian  ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara mendalam pada tujuh partisipan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Partisipan adalah perawat yang bekerja di Ruang Mutiara Lantai 2  RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Hasil: Hasil analisis didapatkan empat tema : kemampuan perawat mengenali BBLR, kemampuan perawat memberikan asuhan BBLR, kebutuhan dokumentasi pada BBLR, dan keterlibatan keluarga, petugas kesehatan dan unit kerja dalam asuhan BBLR. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah pendidikan. Pendidikan berkelanjutan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi perawat. Pengetahuan dan kompetensi  memberikan dampak pada sikap perawat untuk berpikir kritis pada asuhan yang diberikan. Abstract Background:Hospitals as health care providers are responsible for providing quality and safe services. Complex problems in Low Birth Weight (LBW) clients are reasons to be investigated. Low Birth Weight babies are at risk of developing imperfections in organ function, the baby's immune system or body defenses, so they are at risk of infection, delay growth and development post hospitalization. Nurses as one of the professionals care providers are responsible for providing  a quality and safe care.. Therefore the ability of nurses to provide care, possessed knowledge, experience during caring, relationships with other health workers, and the readiness of parents to care for their babies at home after hospitalization are very important to be examined. Aim: The aim of the study was to explore the perceived experience of nurses' critical thinking skills when providing nursing care to low-birth- baby clients. Method: This study used a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection was conducted through in-depth interviews with seven participants taken by a purposive sampling technique. Participants were nurses who worked and care for neonatal babies in Mutiara Room 2nd floor of RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Result: The results of the analysis found four themes: the ability of nurses to recognize LBW, the ability of nurses to provide care to LBW, requirements of documentation on LBW, and the involvement of families, health workers and work units in providing care. The recommendation of this research is education. Continuing education can improve nurses' knowledge and competence. Knowledge and competence have an impact on nurses' attitudes to think critically on care providing Keywords: critical thinking, Low Birth Weight 
Exercise Therapy For Patient Undergoing Cardiac Surgery Sidik Awaludin; Elly Nurachmah; Dwi Novitasari
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i1.613

Abstract

Cardiac surgery is very important for the patient, but the situation is very stressful and causes other problems. Exercise therapy is a physical activity plan that is designed and provided to help patients recover from any diseases and conditions that interfere with daily activities or to maintain the welfare of these patients through health education, therapeutic activities, range of motion and gait training. The results of a systematic search were carried out through four data sources on articles that had been published from January 1, 2009 to December 1, 2019. The reporting items used selected reporting items for systematic review. Assessment of study quality used instruments from the Downs and Black checklist. Seven studies were obtained that were eligible for analysis.The form of exercise therapy carried out in the article varies greatly include walking, brisk walking, jogging, cycling, tai chi, calisthenic, thoracic exercises, and respiratory physiotherapy protocol very supportive in the healing process of cardiac surgery patients. Keywords: cardiac; exercise therapy; surgeryABSTRAK Bedah jantung sangat penting bagi pasien, tetapi situasinya sangat menegangkan dan menyebabkan permasalahan lain. Exercise therapy adalah rencana aktivitas fisik yang dirancang dan disediakan untuk membantu pasien pulih dari segala penyakit dan kondisi yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau untuk menjaga kesejahteraan pasien tersebut melalui pendidikan kesehatan, aktivitas terapeutik, latihan rentang gerak dan gaya berjalan. Pencarian sistematis dari empat sumber data mengidentifikasi artikel yang telah diterbitkan dari 1 Januari 2009 hingga 1 Desember 2019. Item pelaporan menggunakan item pelaporan pilihan untuk tinjauan sistematis. Kualitas studi dinilai menggunakan instrumen dari Downs dan Black. Namun, hanya tujuh studi yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Bentuk terapi latihan yang dilakukan dalam prosedur bedah jantung tersebut sangat bervariasi antara lain jalan kaki, jalan cepat, jogging, bersepeda, tai chi, senam, latihan toraks, dan protokol fisioterapi pernafasan sangat mendukung dalam proses penyembuhan pasien bedah jantung. Keywords:  exercise therapy; jantung; pembedahanABSTRAK Bedah jantung sangat penting bagi pasien, tetapi situasinya sangat menegangkan dan menyebabkan permasalahan lain. Exercise therapy adalah rencana aktivitas fisik yang dirancang dan disediakan untuk membantu pasien pulih dari segala penyakit dan kondisi yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau untuk menjaga kesejahteraan pasien tersebut melalui pendidikan kesehatan, aktivitas terapeutik, latihan rentang gerak dan gaya berjalan. Pencarian sistematis dari empat sumber data mengidentifikasi artikel yang telah diterbitkan dari 1 Januari 2009 hingga 1 Desember 2019. Item pelaporan menggunakan item pelaporan pilihan untuk tinjauan sistematis. Kualitas studi dinilai menggunakan instrumen dari Downs dan Black. Namun, hanya tujuh studi yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Bentuk terapi latihan yang dilakukan dalam prosedur bedah jantung tersebut sangat bervariasi antara lain jalan kaki, jalan cepat, jogging, bersepeda, tai chi, senam, latihan toraks, dan protokol fisioterapi pernafasan sangat mendukung dalam proses penyembuhan pasien bedah jantung. Keywords:  exercise therapy; jantung; pembedahan 
Penerapan Konservasi Energi Myra Levine Pasien Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF) Fakrul Ardiansyah; Elly Nurachmah; Muhammad Adam; Nurul Anjarwati; Revani Hardika; Azhari Baedlawi
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v5i1.279

Abstract

ABSTRACT Cardiovascular system nursing care and Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF) cases increase every year accompanied by an increase in life expectancy. Cardiovascular system disorders nursing care with energy conservation theory approach developed by Myra Levine. Patients with cardiovascular disorders on average experience shortness of breath during activities and chest pain. A balance of energy input and output is required to avoid excessive fatigue. The main focus of care is acute cardiac care. The purpose of this case study is to provide nursing care for ADHF patients with Myra Levine's energy conservation theory approach. This research design uses a descriptive case study approach. The sample in this study was a patient diagnosed with Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF). The results of the application of nursing care in ADHF patients with Myra Levine's energy conservation theory approach obtained conservation priority Tropichognosis: Activity intolerance; and priority structural integrity: decreased cardiac output. The results of the priority hypothesis of nursing care in ADHF patients with Myra Levine energy conservation theory approach obtained an effective heat pump. The priority intervention applied in nursing care for ADHF patients with Myra Levine’s energy conservation approach is acute cardiac care. The final result of nursing care for ADHF patients with the energy conservation theory approach of Myra Levine, it was found that patients were able to conserve the problem of decreasing cardiac output. Keywords: Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF); Myra Levine; energy conservation theory ABSTRAK Asuhan keperawatan sistem kardiovaskuler serta kasus ADHF meningkat setiap tahunnya diiringi dengan peningkatan usia harapan hidup. Asuhan keperawatan gangguan system kardiovaskuler dengan pendekatan teori konservasi energi yang dikembangkan Myra Levine. Pasien yang mengalami gangguan kardiovaskuler rata-rata mengalami keluhan sesak saat beraktivitas dan nyeri dada. Keseimbangan input dan output energi diperlukan untuk menghindari kelelahan berlebihan. Fokus perawatan utama adalah perawatan jantung akut. Tujuan studi kasus ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada pasien ADHF dengan pendekatan teori konservasi energi Myra Levine. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah 1 pasien terdiagnosis Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF). Hasil penerapan asuhan keperawatan pada pasien ADHF dengan pendekatan teori konservasi energy Myra Levine didapatkan Tropichognosis prioritas konservasi: Intoleransi aktivitas; dan prioritas integritas structural: penurunan curah jantung. Hasil prioritas hipotesis asuhan keperawatan pada pasien ADHF dengan pendekatan teori konservasi energy myar Levine didapatkan pompa jantung efektif. Intervensi prioritas yang diterapkan dalam asuhan keperawatan pada pasien ADHF dengan pendekatan konservasi energy myra Levine adalah perawatan jantung akut. Hasil akhir asuhan keperawatan pada pasien ADHF dengan pendekatan teori konservasi energy myra Levine didapatkan pasien mampu melakukan konservasi terhadap masalah penurunan curah jantung. Kata Kunci : Acutely Decompensated Heart Failure (ADHF); Myra Levine; Teori Konservasi Energi
Efektivitas Edukasi Berbasis Multimedia terhadap Peningkatan Kepatuhan dalam Pengobatan dan Perawatan Diri pada Pasien Pasca Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Santi Apriyani; Elly Nurachmah; Riri Maria
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 3 No 2 (2021): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v3i2.2952

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of multimedia-based education in improving medication adherence and self-care in post-PCI patients. The method used in this study is a literature search based on several online databases such as PubMed, CINAHL, ScienceDirect, Wiley Online, Cambridge Core published from 2017-2021. The results showed that multimedia-based education, including smartphone-based education, text messages, and telephones, effectively increased adherence to medication and self-care in post-PCI patients. In conclusion, the application of multimedia/digital-based interventions and education is a solution that can be applied to inpatient care at home. Keywords: Multimedia-Based Education, Compliance, Post Percutaneous Coronary Intervention
FAKTOR KEJADIAN IN-STENT RE-STENOSIS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER Devi Susanti; Elly Nurachmah; Tuti Herawati
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v1i1.10

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner adalah penyakit yang diakibatkan penyempitan pembuluh darah koroner akibat aterosklerosis. Salah satu penatalaksanaan Penyakit Jantung Koroner adalah pemasangan stent untuk mengatasi sumbatan pada pembuluh darah jantung. Tindakan tersebut dapat berulang apabila terjadi sumbatan pada lokasi pembuluh darah yang terpasang stent atau disebut in-stent re-stenosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang berhubungan dengan tindakan PCI berulang. Metode: Desain penelitian menggunakan desain non eksperimental jenis cross sectional analitik. Responden sebanyak 70 orang, diperoleh melalui teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (chi square dan uji t tidak berpasangan) serta multivariat (regresi logistik berganda). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat merokok memiliki hubungan yang signifikan dan merupakan faktor dominan dengan tindakan PCI berulang. Kesimpulan: Implikasi hasil penelitian dalam keperawatan  peningkatan peran perawat sebagai pendidik dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang in-stent re-stenosis khususnya pengendalian faktor risiko khususnya kebiasaan merokok pada pasien yang terpasang stent dalam mencegah re-stenosis.
Efektivitas Intervensi Relaksasi Imaginasi Terbimbing Terhadap Penurunan Kecemasan dan Nyeri pada Pasien Paliatif Fitri Wulandari; Elly Nurachmah
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 3 No 3 (2022): October 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v3i3.2851

Abstract

Anxiety and pain are problems that often occur in patients with chronic diseases. One of the goals of palliative care is to relieve physical symptoms that are felt and other things that make physical and psychological stress. Alternative and complementary medicine approaches can be an option for palliative patients and families where conventional treatment has not been able to reduce or relieve the symptoms they feel. : Complementary therapies can be provided to patients receiving palliative care, to integrate a multi-professional palliative approach. The development of effective intervention selection is very important for the success of its treatment. Guided imagination is one of the complementary therapies that can provide physical and psychological benefits. Therefore, the purpose of this literature study was to determine the effectiveness of guided imaginary relaxation in reducing anxiety and pain levels in palliative patients. Methods: This literature review was compiled using the databases of EBSCOHost, Clinical Key Nursing and Sage Journal. Four articles were obtained that were following the randomized control randomization research method. Results: After further analysis of the four articles, guided imagination techniques accompanied by music were more effective in reducing pain and anxiety and could increase feelings of well-being when combined with other complementary therapies such as progressive muscle relaxation and hand massage. Conclusion: Within the various complementary therapies available, each aims to develop a holistic balance for the individual by enhancing physical, psychological, and spiritual well-being. Guided imagery helps patients by diverting their attention from the disease, its associated side effects, negative thoughts, and emotions, and focusing instead on pleasant things.
Post-Stroke Quality of Life Perceived by Patients and Caregivers Gitalia Putri Medea; Elly Nurachmah; Muhamad Adam
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 24 No 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v24i3.962

Abstract

The quality of life (QOL) of post-stroke patients can be assessed from the reports of patients themselves obtained through a structured interview or a questionnaire. However, some individuals are unable to comprehensively describe their QOL because of language disorders, cognitive effects caused by stroke, or pre-existing conditions. This study aims to identify differences in post-stroke QOL perception between patients and caregivers. A cross-sectional design involving 115 stroke patients and 115 caregivers was adopted, and Mann–Whitney test was used for statistical analysis. Results showed no significant difference in QOL perception (p = 0.166; α < 0.05), particularly in the physical (p = 0.278; α < 0.05), psychological (p = 0.068; α < 0.05), social relationship (p = 0.976; α < 0.05), and environmental (p = 0.157; α < 0.05) domains between patients and caregivers. Therefore, information from caregivers can be used to assess QOL when patients are incapable of reporting their condition.Abstrak Kualitas Hidup Pasca Stroke yang Dipersepsikan oleh Pasien dan Caregiver. Kualitas hidup pasien pasca stroke dapat diketahui berdasarkan laporan dari pasien stroke dengan wawancara terstruktur atau dengan pengisian kuesioner. Namun, beberapa dari pasien stroke tidak dapat menggambarkan kualitas hidup mereka karena adanya gangguan bahasa dan efek kognitif lainnya akibat stroke atau kondisi yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan persepsi kualitas hidup antara perspektif pasien pasca stroke dan caregiver. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 115 pasien dan 115 caregiver dengan menggunakan analisis statistik Mann Whitney. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara persepsi kualitas hidup dari pasien dan caregiver (p = 0,166 ; α < 0,05), khususnya pada domain fisik (p = 0,278; α < 0,05), psikologis (p = 0,068; α < 0,05), hubungan sosial (p = 0,976; α < 0,05), dan lingkungan (p = 0.157; α < 0,05) dari kualitas hidup yang dipersepsikan oleh pasien dan yang dipersepsikan oleh caregiver. Informasi dari caregiver dapat digunakan saat pasien tidak dapat memberikan informasi terkait kualitas hidupnya. Kata Kunci: caregiver, kualitas hidup, persepsi, stroke
Co-Authors Achmad Rif&#039;at Adam, Muhamad Adang Bachtiar Afriyanti, Yati Agung Waluyo Agus Susanto Ahmad Asyrofi, Ahmad Alfhy Septiana Ningsih Allenidekania Allenidekania Amanah, Dinny Atin Andreiani, Fransisca Yuli Anggri Noorana Zahra Anggri Noorana Zahra Ani Widiastuti, Ani Anjarwati, Nurul APRILIA, NITA Apriyanti, Efa Ariyanti Saleh Arman Harahap Aryani, Denissa Faradita Astuti Yuni Nursasi Azhari Baedlawi Azidin, Yustan Bahua, Jamal Basuki Supartono Bawa, Ngakan Nyoman Rai Bengu Ndona, Maria Fulgensia Bertiana, Bertiana Besral . Bietris Warisyu Budi, Indra Budiharto . Budiharto ., Budiharto Budiharto Budiharto Budiharto Budiharto Budiman Budiman Budiyarti, Yuliani Cahyaningrum, Devy Novita Cahyati, Ai Cholis, Eko Prastyo Cut Sarida Pompey Dahlia, Debi Dahlia, Debie - Dandi Oka Subantara Desmalayati, Desmalayati Deswita Devi Susanti Devi Susanti Devie Dian Wahyuni Devie Dian Wahyuni Dewi Gayatri Dewi, Sasmita Dikha Ayu Kurnia Dudut Tanjung Dwi Novitasari Dwi Novitasari Dwitanta, Sucipto Eddy Rosfiati Edy Soesanto Elfrida Ratnawati Elsye Maria Rosa Elsye Maria Rosa Era Dorihi Kale Ermeisi Er Unja Ernalinda Rosya Erwin Erwin Eryando, Tries Evi Martha Fahmi, Ismail Fakrul Ardiansyah Fakrul Ardiansyah Fakrul Ardiansyah Fatma Lestari Fitri Wulandari Gde Yasa Antarika Gipta Galih Widodo Gitalia Putri Medea Gupta, Prateek Hanny Handiyani Haris Fadjar Setiawan Harmilah Harmilah Hening Pujasari Herawati Azies Heri Kristianto Hilman Syarif Hiryadi Hiryadi Hiryadi, Hiryadi I Made Kariasa I Nengah Adiana Ihsanidar, Yuniyas Imami Nur Rachmawati Ismail Fahmi Ismail Fahmi Janno Sinaga Jaya, Irvantri Aji JOKO NUGROHO Josua Edison Mangole, Josua Edison Junaiti Sahar Kadek Ayu Erika Kemal N. Siregar Kimin, Amelia Latifah Latifah Liya Arista Luciana Kabang Mansyur4, Muchtarudin Maria, Riri Maria, Riri Marlina, Marlina, Masfuri - Mediawati, Ati Surya Meisa Ndari, Arni Budi Muchtaruddin Mansyur Muhamad Adam Muhamad Adam Muhamad Adam Muhamad Adam Muhamad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam Muhammad Judha Muhammad Mulyadi Muhammad Syafwani Muhsinin , Muhsinin Muhsinin Muhsinin, Muhsinin Murni, Elita Murtiwi Murtiwi Mustikasari Mustikasari Mutarobin Mutarobin Nafi'ah, Rizka Hayyu Nafi’ah, Rizka Hayyu Nana Rochana, Nana Nandang A. Waluya Neli Mariani Nisaa, Mariani Noor Diani Noor, M. Fakhruddin Nova, Prima Agustia Nuniek Nizmah Fajriyah Nurhasty, Srie Wulan Oktovin, Oktovin Prasestiyo, Hamudi Prima Agustia Nova Prima Agustia Nova Pristya, Ifana Yunike Putri, Arcellia Farosyah Rabikun, Rahmansyah Rai Bawa, Ngakan Nyoman Ramoo, Vimala Ratna Aryani Ratna Aryani Revani Hardika Ridho Kunto Prabowo Ristonilassius Ristonilassius Rita Sekarsari Rita Sekarsari Roma Tao Toba MR Rosakawati Rosakawati Rr Tutik Sri Hariyati Ryandini, Felicia S Notoatmojo S., Chiyar Edison Sabarinah Prasetyo Saharuddin Santi Apriyani Sari Mulyati Sekarsari, Rita Septi Kurniasari Setyowati Setyowati Sidik Awaludin Sidik Awaludin Sidik Awaludin Sigit Mulyono Sitti Syabariyah Solly Aryza Sri Yona Sri Yona St Khadijah Hamid SUKARMIN Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sungkono Surayani As'ad Susilawati Susilawati Sutanto Priyo Hastono Syafwani Syafwani Tori Rihiantoro Tri Cahyo Sepdianto Tris Eryando Tuti Herawati Tuti Herawati Tuti Nuraini Tuti Nuraini Untung Sujianto Veny Hadju Wahadi Wahadi, Wahadi Wardin, Rany Novia Wayunah Wayunah Widaningsih, Widaningsih Wiratmo, Puji Astuti Yanti Cahyati Yeni Agustin Yeni Rustina Yulia Yulia Yuningsih Yuningsih Yuniyas Ihsanidar Yustina, Ina Yuyun Tafwidhah Zulfa Zulfa