p-Index From 2021 - 2026
16.394
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SCIENTIA JOURNAL JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Keperawatan Priority JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda Jurnal Sains dan Teknologi PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Indonesian Journal of Global Health research Elisabeth Health Jurnal MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda JURNAL MITRA PRIMA Jurnal Kebidanan Jurnal EduHealth JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Action Research Literate (ARL) Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Nurse and Holistic Care COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Asian Journal of Healthcare Analytics Innovative: Journal Of Social Science Research Health Research Journal of Indonesia Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan International Journal of Health, Engineering and Technology MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Jurnal Abdimas Maduma Journal of Educational Innovation and Public Health Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Haga Journal of Public Health (HJPH) Jurnal Intelek Insan Cendikia Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

The Application of Cold Compress and Benson Therapy to Reduce Cannulation Pain in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis at Royal Prima Hospital Medan 2025 Putri Aulia Mardhini; Revalina Benedikta Br Tamba; Wikar Suci Zega; Elda Nur Saqinah; Maresa Sri Intan Gulo; Tiarnida Nababan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53856

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan kondisi kerusakan ginjal yang menyebabkan organ tidak mampu menjalankan fungsi penyaringan darah secara optimal. Faktor risiko yang paling sering berperan antara lain diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, serta adanya riwayat keluarga dengan gangguan ginjal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pemberian kompres dingin dan terapi Benson dalam mengurangi tingkat nyeri saat kanulasi pada pasien dengan gagal ginjal kronis yang menjalani prosedur hemodialisis di RSU Royal Prima Medan pada tahun 2025. Metodologi penelitian yang terapkan bersifat kuantitatif dengan desain Quasi-Eksperimen, yaitu jenis One Group Pretest-Posttest, dimana pengukuran dilakukan pada kelompok yang sama, baik sebelum maupun setelah intervensi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien gagal ginjal kronik yang menerima perawatan hemodialisa di RSU Royal Prima Medan dengan jumlah sebanyak 139 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasien gagal ginjal kronik di RSU Royal Prima Medan yang berjumlah 35 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil penelitian terhadap 35 responden, didapatkan data mengenai perbandingan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa kompres dingin dan terapi benson. Sebelum intervensi, terdapat 20 responden (57,1%) yang mengalami keluhan nyeri ringan, sedangkan sisanya sebanyak 15 responden (42,9%) mengalami nyeri sedang. Setelah diberikan kompres dingin dan terapi benson,total responden yang mengalami nyeri ringan meningkat menjadi 26 responden (74,3%), dan total responden yang mengalami nyeri sedang menurun menjadi 9 responden (25,7%). Kesimpulan adanya pengaruh kompres dingin dan terapi benson terhadap penurunan nyeri kanulasi pada pasien yang melajani hemodialisa.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Tumbuh Kembang Anak Usia 0-24 Bulan di Puskesmas Bawomataluo Fastizar Elnoor Sihura; Tiarnida Nababan; Dwi Shinta; Ernawati Ernawati; Era Putri Niba Hasibuan; Emnawarisa Kaban
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20025

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan satu sama lain. Pelayanan tumbuh kembang anak menjadi sangat penting karena dikhawatirkan adanya kelainan pada tumbuh kembang. Kelainan tumbuh kembang yang terlambat dideteksi dapat mengakibatkan kemunduran pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak 0-24 bulan yang berada dan bertempat tinggal di wilayah Bawomataluo Nias selatan sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 70 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur pengetahuan, sikap ibu dan tumbuh kembang anak 0-24 bulan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat terdapat hubungan pengetahuan (p= 0,000) dan sikap ibu (p=0,000) dengan tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat terdapat hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan tumbuh kembang anak usia 0-24 bulan. diharapkan untuk menggunakan desain penelitian Pra eksperimental untuk memahami perbandingan berbagai intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap itu untuk tumbuh kembang anak
Hubungan Pemberian Mp-Asi Dini, Riwayat Penyakit Infeksi dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Sindi Klarita Br Tarigan; Senastrina Pinem; Shindy Maulani; Sumiani Siregar; Tiarnida Nababan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20146

Abstract

ABSTRACT Several factors influence undernutrition, namely maternal knowledge, infectious diseases, diet, family income, health services, family economy and family size. The purpose of this study was to determine the relationship of early complementary feeding, history of infectious disease and maternal knowledge with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months. The type of research used was quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers and babies 6-12 months, totaling 75 people. The subject retrieval technique used total sampling of 75 people. The data collection method used was by using questionnaires and observation sheets that were prepared to measure variables. The variables measured were early complementary feeding, history of infectious diseases, knowledge, and the incidence of undernutrition in infants aged 6-12 months. Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between early complementary feeding (P=0.008), history of infectious disease (P=0.014) and knowledge (P=0.001) of mothers with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months. The conclusion of this study is that there is an association between early complementary feeding, history of infectious disease and maternal knowledge with the incidence of malnutrition in infants aged 6-12 months.  Keywords: Early complementary feeding, infectious disease, knowledge, undernutrition, infants.  ABSTRAK Beberapa faktor yang mempengaruhi gizi kurang yaitu pengetahuan ibu, penyakit infeksi, pola makan, pendapatan keluarga, pelayanan kesehatan, ekonomi keluarga dan jumlah keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu dan bayi 6-12 bulan di Klinik Klinik Pratama Medisca Heborig Kutabuluh yang berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 75 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah pemberian MP-ASI dini, Riwayat penyakit infeksi, pengetahuan, dan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan pemberian MP-ASI dini (P=0,008), riwayat penyakit infeksi (P=0,014) dan pengetahuan (P=0,001) ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan.  Kata Kunci: MP-ASI, Penyakit Infeksi, Pengetahuan, Gizi Kurang, Bayi.
Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Kota Sabang Feri Armansyah; Tiarnida Nababan; Maulia Maulia; Rakhmiyati Rakhmiyati; Tio Abdul Desmawati Ndruru
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19740

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a syndrome characterized by hyperglycemia and associated abnormalities in carbohydrate, fat, and protein metabolism. These metabolic abnormalities lead to the development of specific forms of renal, ocular, neurologic and cardiovascular complications. The purpose of this study was to determine the factors that influence the increase in blood glucose levels of patients with type II diabetes mellitus. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with DM disease at Sabang City Hospital as many as 168 people. The technique of taking subjects using simple random sampling as many as 42 people. Data were collected through direct interviews using a self-administered questionnaire to measure variables. The variables measured were education, knowledge, diet/diit, physical activity/exercise. Variable blood sugar levels of DM patients were measured by direct observation of respondents. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between education (p = 0.036), knowledge (p = 0.014), diet / diet (p = 0.016), physical activity / exercise (p = 0.043) and obesity (p = 0.000) with an increase in blood glucose levels of patients with DM. The conclusion of this study is that there is a relationship between education, knowledge, diet/diet, physical activity/exercise and obesity with increased blood glucose levels of patients with DM. It is recommended for further research by analyzing the relationship between hormone levels such as thyroid, cortisol, or reproductive hormones (estrogen/testosterone) with blood sugar control.  Keywords: Education, Knowledge, Diet/Diit, Physical Activity/Exercise, Obesity, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan sindrom yang ditandai oleh adanya hiperglikemia dan berkaitan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Abnormalitas metabolik ini mengarak pada perkembangan bentuk spesifik dari komplikasi ginjal, okular, neurologik dan kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi peningkatan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan penyakit DM di RSUD Kota Sabang sebanyak 168 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan simple random sampling sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner yang disusun sendiri untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah  pendidikan, pengetahuan, pola makan/diit, aktivitas fisik/olahraga. Variabel kadar gula darah penderita DM diukur dengan observasi langsung pada responden. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,036), pengetahuan (p= 0,014), pola makan/diit (p= 0,016), aktivitas fisik/olahraga (p= 0,043) dan obesitas (p= 0,000) dengan peningkatan kadar glukosa darah penderita DM. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Pendidikan, pengetahuan, pola makan/diie, aktivitas fisik/olahraga dan obesitas dengan peningkatan kadar glukosa darah penderita DM. Disarankan untuk penelitian lanjutan dengan menganalisis hubungan antara kadar hormon seperti tiroid, kortisol, atau hormon reproduksi (estrogen/testosteron) dengan kontrol gula darah. Kata Kunci: Pendidikan, Pengetahuan, Pola Makan/Diit, Aktivitas Fisik/Olahraga, Obesitas, Diabetes Mellitus
Hubungan Pekerjaan Ibu dengan Self Efficacy dalam Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Aek Songsongan Musriyawati Musriyawati; Tiarnida Nababan; Erni yanti Biloko; Kiki andrining tyas; Septian rahayu; Meilani Febrianti Sitanggang
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19073

Abstract

ABSTRACT Breastfeeding is an important aspect of infant care as it provides many health benefits for both mother and baby. One of the key factors that play an important role in the success of exclusive breastfeeding is the mother's self-efficacy. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal employment and self-efficacy in exclusive breastfeeding at the Aek Songsongan Health Center in 2024. The type of research used was quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies 0-24 months totaling 58 people. The subject retrieval technique used total sampling of 58 people. The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were employment and self-efficacy in exclusive breastfeeding. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a mother's job with self efficacy in exclusive breastfeeding with a p value of 0.021. The conclusion of this study is that there is a mother's job with self efficacy in exclusive breastfeeding.  Keywords: Occupation, Self Efficacy, Exclusive Breastfeeding  ABSTRAK Menyusui merupakan aspek penting dalam perawatan bayi karena memberikan banyak manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi. Salah satu faktor kuncu yang berperan penting dalam keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif adalah efikasi diri (self efficacy) ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu dengan self efficacy dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Aek Songsongan Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi 0-24 bulan yang berjumlah 58 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 58 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah pekerjaan dan self efficacy dalam pemberian ASI eksklusif. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat terdapat pekerjaan ibu dengan self efficacy dalam pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value sebesar 0,021. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat terdapat pekerjaan ibu dengan self efficacy dalam pemberian ASI eksklusif.  Kata Kunci: Pekerjaan, Self Efficacy, ASI Eksklusif
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Umbu Kecamatan Gido Mirawati Gea; Tiarnida Nababan; Tiana Ginting; Pancawini Kusmiran Telaumbanua; Nani Indra Murni Zebua; Mardiyana Ziliwu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58249

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi yang disoroti saat ini adalah stunting, yaitu kondisi ketika panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar pertumbuhan. Faktor-faktor yang paling berperan meliputi ketidakcukupan asupan gizi, infeksi, kemiskinan, sanitasi lingkungan yang buruk, keterbatasan ketersediaan pangan, pola asuh yang kurang tepat, serta layanan kesehatan yang belum optimal. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan ibu terkait ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 29 balita berusia 6–23 bulan di Desa Umbu Kecamatan Gido dan seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan microtoise untuk pengukuran antropometri. Analisis statistik menggunakan chi-square test. Hasil: Mayoritas ibu yang tidak berhasil memberikan ASI eksklusif (16 orang) memiliki anak yang tidak mengalami stunting. Sementara dari 17 orang (58,6%) ibu berpengetahuan baik, terdapat 3 orang memiliki balita stunting. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,433; OR = 0,536) dengan kejadian stunting, namun terdapat hubungan bermakna antara keberhasilan ASI eksklusif (p = 0,006; OR = ∞) dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Pengetahuan ibu yang baik belum tentu diimplementasikan dalam praktik pencegahan stunting dari sisi pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. Sebaliknya, pemberian ASI eksklusif terbukti dapat mencegah kejadian stunting pada balita. Saran: Tenaga kesehatan perlu melakukan pemantauan rutin terhadap status gizi balita dan memberikan intervensi dini apabila ditemukan risiko gangguan gizi.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Yuliana Yuliana; Evi Rifcha Sihalolo; Muhammad Arif Rahman; Agita Kharina Sembiring; Tiarnida Nababan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.619

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 adalah penyakit metabolic kronis yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan melalui terapi farmakologis dengan mengkonsumsi obat secara rutin seumur hidup. Apabila pengelolaan tidak dilakukan dengan maksimal dan optimal, kondisi ini berisiko menimbulkan komplikasi serius yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Siantan Timur. Metode yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel 50 responden yang dipilih menggunakan teknik Cluster sampling, instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner MMAS-8 (Eight-item Morisky Medication Adherence Scale) serta kuesioner kualitas hidup. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang rendah dengan kualitas hidup kategori sedang, yaitu sebanyak 29 responden (58%). Dengan menggunakan uji analisis Chi Square dan didapatkan p Value 0,000 (≤0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif antara kepatuhan minum obat dan kualitas hidup. Kesimpulan rendahnya kepatuhan dalam mengkonsumsi obat pada pasien tipe 2 berkaitan dengan kualitas hidup yang dimiliki. Oleh karena itu, pasien diabetes mellitus tipe 2 dianjurkan untuk lebih patuh dalam menjalankan terapi pengobatan, karena semakin tinggi tingkat kepatuhan minum obat semakin baik pula kualitas hidup pasien yang dapat dicapai.
Hubungan Tingkat Sesak Nafas dengan Kualitas Hidup Pasien Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Rianita Silvia Pandia; Rizaty Mahira; Revina Pandu Inata Hotmauli; Maysarah Maysarah; Darnia Zalukhu; Tiarnida Nababan
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 4 No. 2 (2026): April: Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v4i2.9196

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease is a chronic respiratory disease characterized by progressive and not fully reversible airflow limitation. Dyspnea is the primary symptom experienced by COPD patients and significantly affects their quality of life, especially among those hospitalized. This condition may lead to activity limitation, psychological distress, and decreased social functioning. This study aimed to determine the relationship between the level of dyspnea and the quality of life of COPD patients in the pulmonary inpatient ward of Cut Nyak Dhien General Hospital Meulaboh. This study employed an analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of hospitalized COPD patients selected using purposive sampling. Dyspnea severity was measured using the Modified Medical Research Council (mMRC) scale, while quality of life was assessed using the St. George’s Respiratory Questionnaire (SGRQ). Data were analyzed using the Spearman correlation test to determine the relationship between variables.The results showed that most respondents experienced moderate to severe dyspnea and had poor quality of life. Statistical analysis revealed a significant relationship between dyspnea level and quality of life (p < 0.05) with a negative correlation.In conclusion, there is a significant relationship between dyspnea severity and quality of life in COPD patients, where higher dyspnea levels are associated with lower quality of life.
The relationship between HbA1c levels and erythrocyte sedimentation rate in type 2 diabetes mellitus patients based on hypertension status Hotmaria Simanullang; Tiarnida Nababan; Refi Ikhtiari
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9 Number 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i3.2856

Abstract

Background: Measuring random or fasting blood glucose levels does not fully reflect the quality of long-term blood glucose control. Therefore, more accurate monitoring of glycemic status in patients with diabetes mellitus is performed through the HbA1c test. This test is used as an indicator of successful diabetes mellitus control and to minimize the risk of cardiovascular complications and improve patients' quality of life. Purpose: To determine the relationship between HbA1c levels and erythrocyte sedimentation rate (ESR) values ​​in type 2 Diabetes Mellitus patients based on hypertension status at the Bunda Thamrin Medical Laboratory, Medan. Method: A quantitative approach was employed with a descriptive correlational analytical design. The population was 70 patients with type 2 diabetes mellitus, with a sample size of 70 obtained through a specific sampling method. Data on HbA1c levels and ESR values ​​were analyzed to determine their relationship to the patients' hypertension status. Results: No significant differences in HbA1c levels (p=0.746) or ESR values ​​(p=0.259) were found between the hypertensive and normotensive patient groups. However, a clinically significant trend was found in ESR values, with the hypertensive group having a higher proportion of normal ESR values ​​(p=0.066). Conclusion: No significant differences were found between HbA1c levels and ESR values ​​based on hypertension status. Nevertheless, HbA1c has the potential to be an indirect predictor of inflammatory status. Optimal glycemic control remains crucial to reduce the risk of cardiovascular complications through anti-inflammatory mechanisms, especially in patients with hypertension who require more comprehensive management.
Edukasi Mengenai Diare pada Anak Usia Sekolah di TK Nasrani 4 Medan Tiarnida Nababan; Elis Anggeria; Elsa Romaito Sianturi; Laura Adelina Br Sebayang; Lira Virna Halawa; Honorius Gowasa; Putri Nidar Zega; Desi Ratna Sari Sihotang
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5825

Abstract

Salah satu penyakit anak yang paling umum di dunia adalah diare, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan malnutrisi. Salah satu penyakit anak yang paling umum di negara berkembang seperti Indonesia adalah diare. Ini adalah hasil dari tingkat morbiditas dan mortalitas yang masih tinggi. Karena dehidrasi dan malnutrisi, diare menyebabkan kematian lebih cepat pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Empat faktor dapat menyebabkan diare menyebar dan menginfeksi anak: makanan (makanan), tinja (tinja), angin (udara), dan jari. Karena itu, cara terbaik untuk mencegah penyakit ini menyebar dan menular adalah dengan menghentikan rantai penularan. Mengonsumsi makanan ringan yang sehat di kantin sekolah adalah salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang harus diperhatikan pada anak-anak yang pergi ke sekolah. Ini karena berbagai makanan yang disediakan memiliki nutrisi yang cukup, aman untuk dimakan oleh anak-anak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan siswa. Makanan sekolah saat ini semakin beragam, dari yang tradisional hingga modern, sehingga dapat menarik siswa untuk makan jajanan sekolah. Akses ke makanan sekolah yang sehat dan tidak sehat mungkin memengaruhi pilihan jajanan anak-anak. Anak-anak biasanya membeli jajanan paling dekat dengannya.
Co-Authors Ade Lestari Adi Saparuna Adinda Permatasari Afdhal Liranda Afrianti Zalukhu Afridayani Afridayani Agita Kharina Sembiring Agnes Gulo Agnes Gulo Agnes Simangunsong Agnes Yolanda S Agnesia Vaulina Agusdarman Waruwu Agusni Agusni Agustina Agustina Destriani Harianja Agustina Sihombing Agustine Panjaitan, Hanna Oliva Ahid, Okmawati Aidila , Diah Chairin Alda Nabila Alghifari Alghifari Alvianis Duha Alya Farha Amalia, Dhea Amaliah Stia Sundari Amazihono, Dominikus Ammy Indah Lestari Andini Putri Meylani Angelia, Maria Anggun Nirawan Limbong Anita Anita Anita Purba Annisa Lubis Annur Rusdyah Lubis Aprianty Naomi Ulibasa Panjaitan APRIYANI, RAHMA Arie Abri Zatama Syahputra Arieli Wau Aritonang, Nursyaini Hot Armia Armia Arnisfu, Arnisfu Arta Manova Doloksaribu Artika, Meina Astri Wulandari Ayu Oktifisesa Ayu Sartika Br. Sibagariang Baehaqi Bali , Florentina Aspienti Regnat Killianis Bana Wati Bancin, Adelina Bangun, Mentari Wahyunta Br Barros, Arlida Baskara Lumban Tobing Bayang, Tasya Bella Elseria Sinaga Berkat Jaya Waruwu Waruwu Bethania Soraya Siagian Bina Artika Karo-karo Boi Olifu Lafau Br Sembiring, Erlinta Selviani Brahmana, Elkana Pramujaya Brigity Sephanie Bungsu, Putri Buulolo, Arilia Chairunnisa Novinka Chintya Sabda Permata Br Siahaan Chris Yanti Hia Chrismis Novalinda Chrismis Novalinda Ginting Christine Elizabeth Lumbantoruan Christopher Abdi Putra Zebua Citra Handayani Constan Zamili Creasy Dervin Br Pangaribuan Cut Fatmasari Cut Intan Cut Mella Yunda Cut Muntia Daffa Astillah Dakhi , Bernadet Desni Irma Dewi Damanik, Mei Indah Suci Daniella Theresia Danita Febyola Darma Wati Darnia Zalukhu Deatri Anggita Purba Debora Paninsari Debora Simamora Dedi Utomo Laia Defani Hadispa Siregar Dekati Firman Hia Delima Syafarah Harahap Delisman Waruwu Delpianus Gea Delvi Kartika Tampubolon Derlian Anggraeny Marsaulina Sitorus Desi Ariyanti Desi Kisna Wati Desi Nurhayati Gulo Desi Ratna Sari Sihotang Desmawati Hulu Desmawati Zebua Desniwati Hulu Desri Maria Sumbayak Dessiyana Tumanggor Destaria, Agitha Dewi Rahmayani Dewi Ratnasari Dewi Riastawaty Diah Permata Agusti Dian Nanda Putri Dian Royyani Diana Safitri Dina Ramadhana Dinda Aisyah Dinda Dilla Salsabila Dinda Valentika Yandri Divia Enzhady Dodi Dwilaksono Dona Andriani Donny Hendra Dorma A Bakara Duha, Yantriani Duma Yanti Hutagalung Dwi Shinta Dwi Wahyuni Edriyan Syahputra Efrita Simanjuntak Efriyanisari, Efriyanisari Eirene Kristiani Waruwu Eka Emiliana Pasulle Eka Novel Lia Boru Sinaga Elda Nur Saqinah Elfa Devina Zagoto Elhani Ayu Purnama Zega Elis Anggeria Elisabet Situmeang Elkana Pramujaya Brahmana Elprida Gulo Elprida Nainggolan Elprina Silaban Elsa Elsa Namira Natasha Elsa Romaito Sianturi Elvi Harnista Elviana Kartika Elvin Indayanti Laoli Elvina Elvina Elvina Nathania Zega Elya Yanti Bahagia HSB Emnawarisa Kaban Epi Laia Era Putri Niba Hasibuan Erikson Saragih Eriska Monica Purba Erlina, Dian Ermi Girsang Ernawati Ernawati Erni yanti Biloko Ervina Yuanita Esrani Mutiara Br Saragi Eva Kristin Laoli Eva Latifah Nurhayati Eva Simanjuntak Eva Yuni Estra Br. Tumorang Evalatifah Nurhayati Evi Ariyanti Evi Rifcha Sihalolo Fadhilla Fadsya Fadila Umami Faozanolo Hulu Fastizar Elnoor Sihura Fatemaluo, Aliran Fathiyah Aziz Fatimah Dorani Fatimah Zuhra Fauziah Fauziah Febri Yanti.H. Purba Febriman Syukur Nazara Ferdinandus Zagoto Feri Armansyah Fidia Wulan Safitri Tambunan Fitri , Aida Fitri Silvia Simbolon Fitri, Destiana Fitry, Lely Fransiska Fransiska Frisandia Gulo Futri, Andina Amelia Gading Widya Lestari Gaol, Yesinta Kristina Lbn Gea, Desvornia Gebi Santi Cristina Pasaribu Ginting, Chrismis Novalinda Giofanny Zega Girsang, Jakasmir Gita Anindita Tarihoran Gowasa, Honorius Grace July Arta Simamora Gulo, Indah Mawati Gulo, Legisnaria Gulo, Mersinar Talentagnes Gulo, Natalia Nur Iman Gusbakti Gusbakti Gusbakti Rusip Gustiani Bawaulu Gustina Hulu Hafiza , Haura Halawa , Devilina Halawa , Lira Virna Harahap, Yunita Harapan Daulay, Muhammad Harita, Grasiana Dewi Widyastuti Hasanah Hasanah Hashim, Haida Umiera Hasibuan, Nuri Azri Hasibuan, Revina Oktania Hasrat Ndruru Hasty, Alvi Syahri Hellen Panjaitan Helvi Anggraini Hendrika, Hendrika Hensi Heru Bambang Triono Hidayat, Anisa Nur Honorius Gowasa Hosanna Angelika Panjaitan Hotmaria Simanullang Hotmaria Simanullang Hulu, Enos Trisno Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutajulu , Dwi Elalia Br Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua Hutri Agusfa Yenti IKHTIARI, REFI Iman Setia Gea Imelda Daya Inda Mutiara Indah Lestari Partiwi Zai Indryani Permata Sari Inras, Prinsistari Fildzah Intan Lestari Gulo Islamiyah, Nurdini Iswadi Iswadi Jakasmir Girsang Jauda Lotvia Jay Penghibur Zalukhu Jenican Astanta Jessanta Kristina Telaumbanua Julia Fransisca Sinaga Julmasni Waruwu Julpien Buulolo July Alyah Junaid, Ayesha Junita T. Lumban Toruan Justri Karniwati Br Surbakti Kaban, Karmila Karmila Br. Kaban Kartika Sabda Permata Br Karo Kartika Tampubolon, Delvi Khadizah Syahputri Kholid, Arisa Rahmah Kiki andrining tyas Korin Cinthya Ezer Naibaho Kristin Natalia Siboro Kristina L Silalahi Ladiya Fitri Laia , Firina Laia, Endang Karnita Nevi Laia, Firman Jaya Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Larista Br Sembiring Lase, Eltin Murni Laura Adelina Br Sebayang Legisnaria Gulo Leli Anna Dewi Siregar Lely Muhibbah Lelywati Harefa Leni Kurniawati Telaumbanua Lenni Apriani Tafonao Leonita, Angela Lia Aprianti Liber Febriani Zamago Lidia Ainiyyah Fhonna Limois , Celine Lince Yunika Linda Adriani Lindawati, Cut Aja Lira Virna Halawa Lismawati Lismawati Simanjuntak Loviega Anastasia Putri Br Tarigan Lubis, Arnisa Lubis, Fatimah Lumban gaol, Resnauli Lumbantobing, Krismayanti Luthfia Thahira Maharani Mahriyuni Maiya Maulani Manurung, Mei Juita Maraiman Rambe Mardiyana Ziliwu Maresa Sri Intan Gulo Margareta Pratiwi Marnesry Rahmat Kristin Laoly Marni Elprita Sinaga Martha Silitonga Maulia Maulia Maulidia Maulidia Mauzatul Hasanah Mayasari, Devi Maysarah Maysarah Meidar Inta K. Hura Meilani Febrianti Sitanggang Meilis Karina Anugrah Bako Meina Maulina Meiwati Laoli Melita Riama Manik Mely, Cut Meri Susanti Merisa Giawa Merni Princess Laowo Meyrika Dwi Anggraini Mirawati Gea Mirna Aslida Mitta Diswara Mona Elisa Ritonga Monarchi R.E.Y. Pardosi Muhamad Marhaban Muhammad Arif Rahman Muhammad Khalid Khalid Muhammad Sawal Partamiang Zebua Muliza Muliza Munira Rusyida Murni Enye Rosani Siregar Musanna, Khadijatul Musriyawati Musriyawati Nababan, Tiorika Mariana Nagan, Cut Sarifah Nailatul Mona Okfalia Nanda Nanda Nani Indra Murni Zebua Nasution, Herlina M. Nasution, Irma Arbiyah Navy Popy Trianty Hareva Nayla Miraza Rodrian Ndraha, Arnita Nevy Setyaning Rahayu Nia Rahmawi Nidar Hati Laia Nidia Felisia Halawa Ningtiyas, Meiga Puji Nirawati Ndruru Nita, Melda Noni Hairani Nova L. Simarmata Nova Rohimah Tanjung Novidha, Donna Harriya Novrita, Nanda Nur Aflah Nur Chamisah Nur Safitri Ramadani Nur Syifa Fadhilah Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nuraini Nuraini Nuraini Nurajiati, Nurajiati Nurbaiti Nurhaliza, Nurhaliza Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati, Evalatifah Nurhidaya Nurhidaya Nurhidaya Nurhidayati Nurhidayati Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurlela Nurlela Nurlela Petra Saragih Nurlia Nurlia Nurmala Nurmala Nurmala Sari Nurul Hidayati Nusti Cinta Hasmika Oktaviani, Mega Pancawini Kusmiran Telaumbanua Pangaribuan, Mesrayani Delima Panggabean, Reny Chamsyah Agustin Pasaribu, Siska Perawati Patimah Sari Siregar Paul Gilbert H. Sipahutar Peber Sixma Br Tarigan Pitarwan Sarumaha Priastika, Awaluci Priscillia Margaretta Hutagaol Priska Elfrida Waruwu Pulungan, Febry Rahmadhani Purba, Ayu Christin Purba, Perusquai Olpha Alpeno Purba, Resmiana Putri Anggi Angriani Putri Aulia Mardhini Putri Ecklesia Putri Enzeliza Simanungkalit Putri Nidar Zega Putri Nurul Izzah Andini PUTRI WAHYUNI Rahmah Rahmah Rahmawati, Rahmawati Raka Dwi Anugrah Rakhmiyati Rakhmiyati Ramadani, Anita Ramadania Ramadania, Ramadania Ramadhani, Fanny Rizka Ramayanti, Ramayanti Rangkuti, ⁠Ifrina Rani Vaencia Bangun Ranila Buulolo Ratna Sari Raudah Tinnur Raviatul Rahma Refor Arniati Baeha Regina Angel Anastasia Rejeki Ritonga Revalina Benedikta Br Tamba Revina Pandu Inata Hotmauli Ria agustina Ria Monita Chalid Riamah, Riamah Rianita Silvia Pandia Rika Heriati Agustina Purba Rini Siahaan Riska Darwinanti Riskiyani, Nisa Dewi Risma Sarumaha Rita Try Yanti T Ritha Meicindy Br. Tarigan Rizaty Mahira Rizka Ayu Rizky Annisa Romana Yutrianis Bali Rosi Anastacia, Enos Ruth Angelina Sitanggang Ruth Vitha Sari Purba Sahara Sahara Sahira Atala Panjaitan Sami Enjel Ria Tamba Santi Hasnita Saputra, Irwan Sara Munthe, Atika Sari Octaprianna Hutapea Sari, Juliana Sarina Putri Sartika, Anggi Sebayang , Laura Adelina Br Sella Febina Sembiring Sembiring, Arah Sura Sembiring, Meia Aprina Sembiring, Rinawati Sembiring, Vika Ermaluita Br. Senastrina Pinem Septian rahayu Serani Waruwu Shindy Maulani Sianturi, Elsa Romaito Sifani Sifani Sifani, Reza Fahrizal Sihombing , Esmina Sihombing, Agustina Sihotang, Desi Ratna Sari Silaban, Desy Ratna Sari Silalahi , Farida Linawati Silalahi, Dia Astrida Silalahi, Kristina L Silitonga, Krisdayanti Simanullang , Hotmaria Sinaga, Anastasya Sindi Klarita Br Tarigan Sinta Sudari Siregar, Nur Ayun Siska Nafisya Siti Inalyah Sofiana Sondang Selviana Silitonga Sri Dewi Gusti Ningsih Sri Khania Hutagalung Sri Wartini Sri Wartini Srihartati Ernawati Siahaan Subandi Subandi Suhaida, Lilis Sumiani Siregar Sunarti Sunarti Suryani Harahap, Efi Susanna Susanna SY. Sri Devi Syahputra, Arie Abri Zatama Syahrina Siregar Syarifah, Anita Tafonao, Faatulo Tampubolon, Dewi Hartati Tantri Sriedelina Sigalingging tantri, fenny ayu Tapiomas Nungnunga Tasya Emaya Sembiring Telaumbanua, Fitri Damai Yanti Telaumbanua, Mercy Gabriela Theresia Ernawati Fau Tiana Ginting Tilis Mesrawati Hulu Tio Abdul Desmawati Ndruru Tiwi Mustika Triana Anggreni Haloho Triono, Heru Bambang Tuti Darmayanti Gulo Vandico Elfredo Hutabarat Vebby Alecxa Hutagaol Vesta Christina Faustina Victory Oktavianus Vinapri Delila Hutagalung Vinca Dwicahyani Laia Vivi Lestari Solin Viviani Nurhalisa Wahyu Juliana Waini Waini Wani , Afivah Putri Wati, Atika Risma Wicak Tini Hia Wikar Suci Zega Windy Rafionit Winner Ketrin Susanti Zebua Wismaria Putri Carolina Zai Wulandari, Afni Wulandari, Devi Kartika Yahya, Nursiah Yana Malinda Yani, Emul Yasmin Waruwu Yatina, Nur Yenni Anita Hutagalung Yeyen Ling Ling Yuliana Yuliana Yulis, Rahmada Yuniar, Ratna Yuniati Laia Yunistia Gulo Yunita, Desri Yunita, Rachmach Yusni Fadilla Yusrita Syafitri Yustin Kakrisdi Zebua Zainur, Putri Zakiah Zakiah Zebua, Titian Kasih Zega, Putri Nidar Zuwita Harefa, Ester