p-Index From 2021 - 2026
18.773
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kertha Semaya Jurnal Ekonomi AUSTENIT EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Accounting Analysis Journal Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review) Jurnal IPA Terpadu Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Media Mahardhika JURNAL ILMIAH AKUNTANSI UNIVERSITAS PAMULANG Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Jurnal Manajemen dan Bisnis JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia) Balance Vocation Accounting Journal ACCOUNTHIK : Journal of Accounting and Finance International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN MANAJEMEN Jurnal Biogenerasi Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan Journal of Biology Learning International Journal of Business, Management and Economics Scientax: Jurnal Kajian Ilmiah Perpajakan Indonesia Jurnal Jeumpa Educoretax Bina Ekonomi: Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan BIOCHEPHY: Journal of Science Education Pengmasku Journal of Law, Administration, and Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Akuntansiku Jurnalku Jurnal Akuntansi Trisakti Klausula: Jurnal Hukum Tata Negara, Hukum Adminitrasi, Pidana dan Perdata Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Community: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) International Journal of Law and Society Nanggroe: Journal of Scholarly Service Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Science, Technology, and Humanities NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom MUALLIMUN : JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Journal of Law and Legal Reform Journal Education Innovation AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurisprudence
Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Pasal-Pasal Kontroversial Dalam RUU KUHP Ditinjau Dari Perspektif Dinamika Sosial Kultur Masyarakat Indonesia Helmalia Cahyani; Intan Nurul Firdaus; Julia Elisabeth Sitanggang; Ferry Irawan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v2i2.175

Abstract

The criminal code that applies in Indonesia is one of the products of the Dutch colonial with a liberalist pattern. Therefore, there has been an attempt to update the criminal code which is motivated by cultural or socio-cultural developments in society. This led to the discovery of several articles in the criminal code (KUHP) that were not in accordance with the socio-cultural conditions of the Indonesians. Some of these articles have caused controversy from various parties who feel that these articles are deviant and require review. This study aims to review the draft of criminal code (RUU KUHP) based on the socio-cultural perspective of the Indonesian people. The method used is descriptive qualitative. while the approach used in this research is normative juridical which is based on legal principles and legal comparisons that exist in society. The results of the study indicate that several provisions regarding offenses currently in the criminal code must be reviewed in the draft of criminal code. In addition, several articles in the draft of criminal code also need to be studied more deeply to adjust to the socio-cultural conditions and the psychological atmosphere of the Indonesians. Kitab undang-undang hukum pidana yang berlaku di Indonesia merupakan salah satu produk warisan kolonial Belanda yang bercorak liberalis. Oleh karena itu, muncul suatu upaya untuk memperbaharui KUHP tersebut yang  dilatarbelakangi oleh perkembangan budaya atau sosial kultural dalam masyarakat. Hal tersebut menyebabkan ditemukannya  beberapa pasal dalam Kitab Undang–Undang Hukum Pidana (KUHP) yang tidak sesuai dengan keadaan sosial kultural masyarakat Indonesia. Beberapa pasal tersebut menimbulkan kontroversi berbagai pihak yang merasa pasal tersebut menyimpang dan memerlukan tinjauan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) berdasarkan perspektif sosial budaya masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif yang didasarkan pada asas-asas hukum dan perbandingan-perbandingan hukum yang ada dalam masyarakat. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa beberapa ketentuan mengenai delik yang saat ini ada dalam KUHP agar ditinjau ulang dalam RUU KUHP. Selain itu, beberapa pasal dalam RUU KUHP pun perlu ditelaah lebih mendalam untuk menyesuaikan dengan kondisi sosial budaya serta suasana psikologis masyarakat Indonesia.
Tindakan Noodweer Exces Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Sebagai Bentuk Mempertahankan Diri, Harta, Dan Kehormatan Lance Heavenio R. Heatubun; Mahfirah Sabila S; Muh. Ibnu Malik Risqullah H; Ferry Irawan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v2i2.176

Abstract

The defense is forced to go beyond the limits or in the Criminal Code (KUHP) it is known as noodweer excesses. This arises because of a situation where a victim of a crime is in a situation or condition of urgency so that he is forced to fight to defend and save his property, honor, or life. This study highlights two problems related to noodweer. First, the form of a criminal act which can be regarded as a forced defense. Second, the basis for the abolition of the crime against the perpetrators of forced defense. To uncover this issue, the research was conducted using a qualitative method with a juridical normative approach through a statutory approach and a conceptual approach using secondary data and then qualitatively analyzed. The results of the study show that a forced defense does not mean that this action is justified but because there is no other way to avoid it and there must be a previous violation of the law. So that people who do this are not subject to a violation of the law according to the concept contained in Article 49 paragraph (1) of the Criminal Code which is interpreted as noodweer excesses aiming to protect themselves and others, honor, decency, or their own or other people's property. In addition, the basis for the abolition of the crime against noodweer excesses is the legal conclusion on the facts revealed at the trial as well as the values ​​that follow and understand the sense of justice that lives in society according to the judge's point of view. Pembelaan terpaksa melampaui batas atau dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dikenal dengan istilah noodweer exces. Ini muncul karena situasi dimana seorang korban suatu tindakan kejahatan berada dalam situasi atau keadaan terdesak sehingga terpaksa melakukan perlawanan untuk mempertahankan dan menyelamatkan harta benda, kehormatan, maupun jiwanya. Penelitian ini menyoroti dua permasalahan terkait noodweer. Pertama, bentuk tindak pidana yang dapat dikatakan sebagai pembelaan terpaksa. Kedua, dasar penghapusan pidana terhadap pelaku pembelaan terpaksa. Untuk mengungkap isu ini, penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual dengan menggunakan data sekunder kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelaan yang dilakukan dengan terpaksa bukan berarti tindakan ini dibenarkan melainkan karena tidak ada cara lain untuk menghindarinya dan harus ada pelanggaran hukum sebelumnya. Sehingga orang yang melakukan hal tersebut tidak dikenakan pelanggaran hukum sesuai konsep yang tertuang dalam Pasal 49 ayat (1) KUHP yang diinterpretasikan sebagai noodweer exces bertujuan untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain, kehormatan, kesusilaan, atau harta benda sendiri maupun orang lain. Selain itu, dasar penghapusan pidana terhadap noodweer exces adalah kesimpulan hukum atas fakta yang terungkap di persidangan serta nilai-nilai yang mengikuti dan memahami rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat sesuai sudut pandang hakim.  
TINJAUAN KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN FUNGSI BUDGETAIR DAN REGULEREND PAJAK Natanael Ginting; Ferry Irawan
HERMENEUTIKA : Jurnal Ilmu Hukum Vol 6, No 1 (2022): HERMENEUTIKA : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/hermeneutika.v6i1.6743

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau kebijakan insentif pajak di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86 Tahun 2020 berdasarkan latar belakang dan fungsi pajak sebagai fungsi anggaran dan fungsi mengatur. Karya tulis ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan studi kepustakaan dan wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan insentif pajak mempunyai latar belakang sebagai salah satu stimulus dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 dan salah satu upaya pemerintah untuk membantu UMKM dan berbagai sektor. Berdasarkan fungsi anggaran, hasil studi menunjukkan bahwa realisasi penerimaan perpajakan tahun 2020 hanya mencapai 89,25% dari target. Adapun kontribusi insentif pajak berpengaruh sebesar 22,1% terhadap penurunan realisasi penerimaan perpajakan tahun 2020. Berdasarkan fungsi mengatur, hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan insentif pajak mempengaruhi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Insentif pajak dapat meningkatkan konsumsi wajib pajak sehingga berdampak positif terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia. Adapun realisasi insentif pajak hingga akhir tahun 2020 hanya mencapai 76,5% dari target.
Apakah Pencegahan Berdampak Terhadap Pelunasan Utang Pajak? Fina Rohmatul Ula; Gabriela Kunthi Putri Utami; Gideon Marcellino Siahaan; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.825 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i1.170

Abstract

Taxes have a great contribution to sustainable development in Indonesia. However, efforts to collect such tax revenues may encounter obstacles in the form of collection arrears. For this reason, policy makers must be able to determine the most effective way for taxpayers to pay off their tax debts. This study aims to determine the impact of the selection of prevention efforts on tax revenue in collection activities. The data selection method used is literature study. The results of this study indicate that the preventive measures taken by the tax bailiff have an impact on the payment of tax debts owned by the tax insurer. Tax bailiffs must carry out a selectivity strategy in determining which tax insurers should be given preventive measures. It is hoped that all tax collection actions carried out by tax collectors will produce effective and efficient outcomes. Pajak memiliki kontribusi yang besar untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Namun, upaya untuk mengumpulkan penerimaan pajak dimaksud dapat menemui kendala berupa tunggakan penagihan. Untuk itu, pembuat kebijakan harus dapat menentukan cara yang paling efektif agar para wajib pajak melunasi utang pajaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemilihan upaya pencegahan terhadap penerimaan pajak dalam kegiatan penagihan. Metode pemilihan data yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tindakan pencegahan yang dilakukan oleh jurusita pajak berdampak bagi pembayaran utang pajak yang dimiliki penanggung pajak. Jurusita pajak harus melakukan strategi selektivitas dalam menentukan penanggung pajak mana yang harus diberi tindakan pencegahan. Hal ini diharapkan supaya segala tindakan penagihan pajak yang dilakukan oleh jurusita pajak menghasilkan outcome yang efektif dan efisien.
Problematika Tindakan Penyanderaan Sebagai Salah Satu Upaya Penagihan Pajak Di Indonesia Gidion Samuel Manurung; Hafidz Taqullah Rahman; Lisa Fitri Lestari; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.63 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i1.173

Abstract

One of the efforts made by the Directorate General of Taxes to collect tax debts that have not been paid off by the tax insurer is taking hostage (gijzeling). Gijzeling can be defined as a temporary restraint on the freedom of the tax bearer by placing him in a certain place. In the implementation of gijzeling, there are pros and cons regarding whether or not taking hostage is a violation of the human rights of the tax payer. In addition, questions arise regarding the effectiveness of the implementation of gijzeling on tax debt collection and state revenues as well as obstacles in its implementation. This study uses a qualitative method with a literature study approach. The results of this study indicate that the implementation of gijzeling does not violate the human rights of the tax bearer. The implementation of hostage taking in Indonesia is also quite effective, although it faces several obstacles, both from the DGT side, taxpayers, other agencies, and related regulations. Salah satu upaya yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak untuk menagih utang pajak yang tidak kunjung dilunasi oleh penanggung pajak adalah penyanderaan. Penyanderaan didefinisikan sebagai pengekangan sementara waktu kebebasan penanggung pajak dengan menempatkannya di tempat tertentu. Dalam pelaksanaan penyanderaan terjadi pro dan kontra mengenai benar tidaknya bahwa penyanderaan merupakan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari penanggung pajak. Selain itu muncul pertanyaan mengenai efektivitas pelaksanaan penyanderaan terhadap penagihan utang pajak dan penerimaan negara serta kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penyanderaan tidak melanggar HAM penanggung pajak. Pelaksanaan penyanderaan di Indonesia juga tergolong efektif walaupun menghadapi beberapa kendala baik dari sisi DJP, wajib pajak, instansi lain, maupun peraturan terkait.
Tantangan Dan Solusi Dalam Pelaksanaan Penjualan Barang Sitaan Pajak Secara Lelang Terkait Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa Bagia Raja Parulian Nainggolan P; Bella Putri Al Azis; Cholifa Nadya Almira; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.373 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i2.187

Abstract

Lelang eksekusi pajak adalah proses terakhir dalam penagihan pajak dengan surat paksa. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi, misalnya saja terkait penyampaian informasi lelang dan penentuan nilai limit lelang itu sendiri. Kedua hal ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada tingkat partisipasi dan tingkat realisasi lelang itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses pelaksanaan lelang dilakukan, khususnya terkait penyampaian informasi, dan melihat apa saja yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa nilai limit telah ditetapkan dengan harga yang sesuai agar pelaksanaan lelang dapat berjalan dengan efisien dan efektif. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan mempelajari Undang-Undang yang berkaitan dengan lelang dan peraturan turunannya. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan dengan meninjau literatur yang tersedia dan beberapa penelitian berkaitan dengan lelang yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan lelang eksekusi pajak sudah cukup baik dilakukan karena telah mengedepankan asas transparansi atas status barang yang dilelang, dan juga kepastian hukum bagi pemenang lelang. Akan tetapi, proses penyampaian informasi lelang kepada masyarakat masih dinilai belum optimal Selain itu, penilaian barang sitaan pajak yang akan dilelang oleh DJP menyebabkan hasil yang bias mengingat tujuan dari lelang hanya untuk menutup utang pajak dari wajib pajak, beserta biaya penagihannya. Harapan ke depannya agar penyampaian informasi lelang dapat dioptimalkan melalui media digital, dan sebaiknya ada aturan khusus terkait penentuan nilai limit lelang. Tax execution auction is the last process in tax collection by force letter. In its implementation, there are several challenges that must be faced, for example related to the submission of auction information and determining the value of the auction limit itself. These two things are crucial because they have a direct impact on the level of participation and the level of realization of the auction. This study aims to see how the auction implementation process carries out, especially regarding the delivery of information, and to see what has been done to ensure that limit value has been set at the appropriate price so that the auction can run efficiently and effectively. The research method uses qualitative methods through literature study, by studying the laws relating to auctions and their derivative regulation. In addition, this research was also carried out by several previous researchers. The results of this study indicate that the implementation of the tax execution auction is quite well done because it has prioritized the principle of transparency on the status of the goods being auctioned, as well as legal certainty for the auction winner. However, the process of submitting auction information to the public is still considered not optimal. In addition, the assessment of tax confiscated goods to be auctioned by DGT causes biased results considering that the purpose of the auction is only to cover tax debts from taxpayers, along with their collection costs. It is hoped in the future the delivery of auction information can be optimized through digital media, and there should be special rules regarding the determination of the auction limit value.
Efektivitas Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan Kontribusinya terhadap Penerimaan Pajak Alif Faris Evantri; Alif Iqram Rabiawal; Amarsa Daffa Dwitama; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.554 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i2.214

Abstract

Pada tahun 2021 realisasi penerimaan pajak memberikan kontribusi sekitar 61,2% dari total penerimaan negara. Sistem self-assessment harus didukung oleh penegakan hukum salah satunya melalui penagihan pajak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penagihan pajak dengan surat paksa terhadap penerimaan pajak.. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan. Pertama, masih terdapat kendala dalam mengoptimalkan penerimaan pajak, salah satunya adalah tingginya tunggakan pajak. Kedua, salah satu cara yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk menagih tunggakan pajak dari wajib pajak adalah dengan menerbitkan surat paksa. Berdasarkan pengolahan data yang telah dikumpulkan dapat disimpulkan bahwa efektivitas penagihan pajak menggunakan surat paksa tergolong belum efektif.
Analisis Perubahan Laba Komersial Perusahaan Sektor Consumer Goods Sebelum Dan Saat Pandemi Covid-19 Muh. Fahreza Haqie; Nico Wahyudi; Rafika Surya Manullang; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 3 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.954 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i3.271

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused significant impact on the global economy, including Indonesia. Consumer goods companies are also affected by the decline in people's purchasing power due to the lockdown policy. This study aims to analyze changes in the commercial profits of consumer goods companies before and during the Covid-19 pandemic. Observations were made on the financial statements of three consumer goods companies, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), and PT Siantar Top Tbk (STTP) in the period of 2019 s.d. 2021. This study found that ICBP and GOOD experienced a decrease in ROA, ROE, NPM during the Covid-19 pandemic. An interesting thing was found in STTP where ROA, ROE, and NPM actually increased. The implications of this research can be used for investors in making decisions related to stock investment. Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang signifikan pada perekonomian global, termasuk Indonesia. Perusahaan consumer goods pun tak luput dari imbas penurunan daya beli masyarakat akibat terbatasnya aktivitas sehari-hari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan laba komersial perusahaan consumer goods sebelum dan saat pandemi Covid-19. Observasi dilakukan terhadap laporan keuangan tiga perusahaan consumer goods, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), dan PT Siantar Top Tbk (STTP) dalam periode 2019 s.d. 2021. Studi ini menemukan bahwa ICBP dan GOOD mengalami penurunan ROA, ROE, NPM pada masa pandemi Covid-19. Hal yang menarik ditemukan pada STTP di mana ROA, ROE, dan NPM justru mengalami peningkatan. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan bagi para investor dalam pengambilan keputusan terkait penanaman saham.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Properti Dan Real Estate Sebelum Dan Setelah Pandemi Covid-19 Kristian Abillio Pratama; Lola Inganta Saragih; Lukman Nul Hakim; Ferry Irawan
Akuntansiku Vol 1 No 3 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.64 KB) | DOI: 10.54957/akuntansiku.v1i3.272

Abstract

The COVID-19 pandemic in 2020 had a significant impact on the condition of the national economy. The Indonesian government needs to implement a lockdown policy to control the spread of COVID-19 so that a longer negative impact does not occur. However, this policy actually raises another problem, namely the decline in purchasing power and public demand. This has a negative effect on almost 50% of business actors in various sectors, including the property and real estate sector. The trend of people's behavior which tends to be more careful in spending on the property and real estate sector, ultimately worsens the financial performance of companies engaged in this sector. This study aims to analyze the effect of the COVID-19 pandemic on financial performance in the property and real estate sector. Measurement of financial performance is carried out using four financial ratios, namely profitability ratios with Net Profit Margin (NPM), activity ratios with Total Asset Turnover (TATO), solvency ratios with Debt to Asset Ratio (DAR) and tax aggressiveness ratios with Effective Tax Rates (ETR). This type of comparative research uses three property and real estate companies LQ45 on the IDX for the period 2019 to d. 2021, namely PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk and PT Summarecon Agung Tbk. Empirical test results show that there are changes in the financial performance of the three companies between before the COVID-19 pandemic and after the COVID-19 pandemic, judging by the four ratios used. Adanya pandemi COVID-19 pada tahun 2020 berdampak signfikan terhadap kondisi perekonomian nasional. Pemerintah Indonesia perlu menerapkan kebijakan lockdown untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 agar dampak negatif yang lebih panjang tidak terjadi. Namun, kebijakan ini justru menimbulkan permasalahan lain yaitu turunnya daya beli dan permintaan masyarakat. Hal ini menimbulkan efek negatif bagi hampir 50% pelaku usaha di berbagai sektor, tak terkecuali industri sektor property dan real estate. Tren perilaku masyarakat yang cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan pengeluaran pada sektor property dan real estate, akhirnya memperburuk kinerja keuangan perusahaan yang bergerak di sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kinerja keuangan pada sektor properti dan real estate. Pengukuran kinerja keuangan dilakukan dengan menggunakan empat rasio keuangan yaitu rasio profitabilitas dengan Net Profit Margin (NPM), rasio aktivitas dengan Total Asset Turnover (TATO), rasio solvabilitas dengan Debt to Asset Ratio (DAR) dan rasio agresivitas pajak dengan Effective Tax Rates (ETR). Jenis penelitian komparatif dengan menggunakan tiga perusahaan properti dan real estate LQ45 di BEI periode tahun 2019 s.d. tahun 2021 yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Summarecon Agung Tbk. Hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa terdapat perubahan pada kinerja keuangan ketiga perusahaan antara sebelum pandemi COVID-19 dan sesudah pandemi COVID-19 dilihat dengan keempat rasio yang digunakan.
INTEGRASI REGIONAL: ARUS INVESTASI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK Ferry Irawan; muhammad temmy Putra Fachrezzy
Jurnalku Vol 1 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.059 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i2.24

Abstract

The ASEAN Economic Community (AEC) has been established for several decades. The AEC is inspired by other regional communities. The situation strengthens each country’ economic and investment. Based on ASEAN Statistical Yearbook 2020, in 2019 the capital inflow to ASEAN amounted USD 158 Billion. The objective of this study is to investigate the cause and effect of these global phenomenon to ASEAN countries especially Indonesia. Also, this paper will elaborate FDI effect from the tax revenue point of view. This paper uses a qualitative method in order to obtain a deep understanding. We found several findings. First, there is a relation between the establishment of regional community and foreign direct investment (FDI). Second, FDI is beneficial to enhance the tax administration system especially country’s tax revenue.
Co-Authors . Ishomuddin A, Henita Abdillah Hamdi Abid Djazuli, Abid Abraham Sergius Manahan Polorensiun Hutapea Adinda Indra Ayu Pramitha Affan Fahreza Mahardhika Afiful Ikhwan Agiyanto, Ucuk Agus Sunarya Ahmad Royan Aji, Faqih Alfa Hamim Himawan Ali Miftahudin Alif Faris Evantri Alif Iqram Rabiawal Alwi, Muhammad Muhib Alya, Audrey Amarsa Daffa Dwitama Amelia, Annisa Noor Amelia, Denta Amrie Firmansyah Andri Faizal Priyanto Andri Marfiana Andri Marfiana Andriansyah, Lucky Anies Said Basalamah Anindita Dresti Pinastika Anjarwati, Emilia Eni Annisa Diah Hapsari Aprian, Galu Bernie Arfiansyah, Zef Arrosyiid, Haadi Artadi , Mahira Wijaya Bekti Asyifa Tiara Ardin Audithya Prawita Aulia, Aliza Rachma Ayrton Ramzy Soarer Zaki Az Zahra, Shifa Nurhaliza Azana, Syaifanni Azhar, Insyira Yusdiawan Azrina, Nuril Bagia Raja Parulian Nainggolan P Bahri HS, Syamsul Bangun, Corleone AK Bayu Achmadi Bella Putri Al Azis Bintang Septian Simbolon Biola, Yolanda Bulan A.S., Retno Caesario Santo H. Gultom Cahyaningtyas2, Wahyu Camelia Nur Adiningsih Choiriyah Choiriyah Cholifa Nadya Almira Cristiana Normalita de Lima Damara, Taptap Wahyu Darwawi, Dela Rahmah de Lima, Cristiana Normalita Deddy Sismanyudi Desmintari Deswarta Devi Rifqiyani Sofyan Dewa, Monica M.C Dharma Gyta Sari Harahap Dhea Monica Rudi Dianwicaksih Arieftiara Dimas, Dimas Dina Vara Sari Dwi T., Feliya Ebsan Tangguh Septino Edwina, Nabilah Putri Efnelir, Qonita A.Z Eka Nadia Septiani Ady Eri Wahyudi Esti Marintan Sianturi Eta Fasita Fachrezzy, muhammad temmy Putra Fadlol Muhammad Fajar Fahmi Asshidiqi Fahrezi, Muhammad Hafidz Faisal Rahman, Faisal Faiza Aina Nurrizqi Faiza Batrisya Nisrina Faizal Achmad Putra Erdika Fajar, Fadlol Muhammad Fajri, Luqman Farhan, Adib N. Fasita, Eta Febriana, Hanin Febriansyah Utama Putra Febriyadi Tri Hadmoko Fidyah Ramadhani Fina Rohmatul Ula Firdausi, Ulya Shafa Fitri K.R., Diana Fitrianti, Hariani Gabriela Kunthi Putri Utami Ghinaa Febriana Gideon Marcellino Siahaan Gidion Samuel Manurung Grace Shelpia Maduma Manik Gujarat, Odas Gumilang, Galih Hadmoko, Febriyadi Tri Hafidz Taqullah Rahman Hamsal Handika D.A., Putri Hanip, Rival Harahap, Dharma Gyta Sari Hayatur R., Tirza Helmalia Cahyani Heriana, Kamiliya Muthia Azra Hernita A. HIDAYATI, BAITI Hutahaean, Grace Maida I Gede Agus Putra Ekapradana Ilham, Reza Muhamad Imam Muhasan Imam Muhasan Imani, Puti Syifa Imla Amelia Ulinnuha Indiantoro, Alfalachu Insan Kamil Wahyudi Intan Nurul Firdaus Ismiyanti, Neny Isnandar, Aries Ivan Krishna Harimurti Jagad Satrio Husein JUBAEDAH JUBAEDAH, JUBAEDAH Julia Elisabeth Sitanggang Kamiliya M.A. Heriana Kamiliya Muthia Azra Heriana Karina Deriska Khoirun Arifbillah Kristian Abillio Pratama Kuat Sidik Wahyono Kurniawan, Rivo Alfarizi Kurniawan, Vania Rani Anissa Labobar, Otniel Adrians Laksonoputra , Nigella Sativa Lance Heavenio R. Heatubun Larasati, Annisa Lestari, Wahyu Ikke Siswika Lili Talpia Lisa Fitri Lestari Lola Inganta Saragih Lukman Hakim Ahmad Lukman Nul Hakim Lyandova, Vanka Mahfirah Sabila S Malo, Muhamad Wildan Candra Mangesti, Yovita Arie Manurung, Nico Yudha Marfiana, Andri Marsya Diah Izdihar Masda Surya Wicaksana Masnur Melina Fajrin Utami Minuk Riyana Mirani, Anindyta Najwa Mohamad Nor Rizal Muh. Fahreza Haqie Muh. Ibnu Malik Risqullah H Muh. Nur Akbar Muh. Rafi'y Muh. Rafi’y Muh. Rafi’y Muh. Rizal Kurniawan Yunus Muhammad Arif Ramadhan Muhammad Hammam Rafati Lubis Muhammad Rifqi Suhaidi Muhammad Rijalur Rohman muhammad temmy Putra Fachrezzy Muhasan, Imam Muliawati, Elsa Alifia Muna, Jannatul Musyarofa, Khoiriyatul Nabila, Nisa Uzzahron Nanda Wira Sampurna Natama, Reynold Anggiat Manutur Natanael Ginting Natanael, Johanes Abraham Navael, Lovenka D. Nawang, Nazli Bin Ismail Ni Komang Linda Agiastini Ni Putu Gita Cahyani Dewi Nico Wahyudi Nigella Sativa Laksonoputra Nur K., Nuva Nurlailaa Dorojati S Octavia Chaterine Gloria Samosir Oman Sukmana Padhilah Dikri Perdana Ratus Mangiring Sinaga Pertiwi, Sri Ananda Phaksi Purnamasari Putra Pradipta, Khairunissa Alika Pramuji Handar Jadi Praptiningsih, Praptiningsih Pratiwi, Nidian Hayuning Prawira, Zain Yudha Prebawa, Putu Arya Wahyu Puan Indri Hazimah Indri Hazimah Punjung Raras Putra, Muhammad Syahreza Putra, Naufal Rafif Kusuma Putri, Disya Angger Wening Putri, Farah Oktaviani Putri, Nurhanan Rachmi Putri, Ristianti Febriana Putu Arya Wahyu Prebawa Qadri, Resi Ariyasa Qurata, Azhar R, Nur Zakiyah Rafi'y, Muh Rafi'y, Muh. Rafika Hasna Rafika Surya Manullang Rafiq Wahyu Novianto Rafi’y, Muh. Ragil Novitasari Raihan Dhiya Ulhaq Raisha A. Rismarina Ramli, Yuliarti Ratumasa, Marilaeta Cindryani Ra Rawuh Yuda Yuwana Reihandika Febriansyach Rendi Dwi Putra Ramadhan Revita Chairunisa Riandi Satria Soekarno Richard Tomlins Risqi Nurika Fatha Hidayati Risqiyah, Sayyidatur Ristanti Khusnul Khosafiah Riyana, Minuk Rizky Aji Santoso Robich B., Achmad Rofiqoh, Qutsiati Ronaldo Putra Pratama Sinurat Safira Faradisa Azzahra Safitri, Wirdatul Khusna Febri Sakti Prabowo, Sakti Salsabila Almi Salsabila, Siti Aliyah Sandi Firmansyah Saputri, Pretty Desya Sari Marina Hutabarat Satria, Adam Muhamad Sebastian, Marcellino Ferdinan Sebastian, Marcellino Ferdinand Shalma Inudia Putri Sharah Puan Hany Silaban, Wiradinata Lambok Simanjuntak, Endang Natania Solehani, Alfiyanti Sri Ananda Pertiwi Sri Murwani Puspasari Stefani Yesia Nindy H Suparna Wijaya Suripto Suripto Tahta A., Fikria Tania Naftali Sianturi Tarisa Azyati Tasdik Mahandito Teguh Syuhada Teta Dirgantara Jusikusuma Tjahya Aryasa Tomi Hadi Lestiyono Tomlins, Richard Triasmono, Hari U.S., Azza Myla Ubhih Y, Abdullah Ulfa Anggraini Ulhaq , Raihan Dhiya Ulinnuha, Imla Amelia Ulya Shafa Firdausi Umdah Khubudina Utami, Nurul Tri Vani Alsilana Vega Antaresa Rakhmat Azhari Veren Yolanda Wafiroh, Zulva Ni’mal Wahyu Kartika Aji Wahyu Pamungkas Wahyu Pamungkas Wahyudi Febrian Welerubun, Perpetua Wibowo, Saffanah Zerlina Widiyatmoko, Widiyatmoko Wijaya, Alif Sukhairi Wiradinata Lambok Silaban Yani Sara Bauti Yasniar, Maharani yogi prasetyo Yudit Yuditama Yuditama , Yudit Yulifar Amin Gultom Yulmeiranti, Intan Utami Yusuf Adam Hilman Zahra Rudhiya Zahra Zuhrotun Nafi’ah Zain Yudha Prawira Zakiyah R, Nur