p-Index From 2021 - 2026
7.749
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Kesehatan JURNAL SIPAKALEBBI Journal Of Nursing Practice Jurnal Kesehatan Bina Generasi Al-sihah: The Public Health Science Journal JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia Journal of Islamic Nursing Patria Artha Journal of Nursing Science Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) Jurnal Kesehatan Panrita Husada BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Comprehensive Health Care Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Jurnal Midwifery Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidan Nasional Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Jurnal Ilmiah Mappadising Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Borneo Community Health Sevice Journal La Ogi : English Language Journal Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Keperawatan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Sociality: Journal of Public Health Service Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit) Omni Health Journal Omni Pengabdian Masyarakat NurseLine Journal Journal of Sustainable Community Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN TEKNIK IMAJINASI TERBIMBING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Hafid, Muh Anwar; Riyadhatul Jinan; Risnah
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i2.458

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal, dimana jumlah hipertensi terus meningkat setiap tahunnya yang diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 milliar orang terkena hipertensi, dan 10,44 juta orang meninggal tiap tahunnya akibat hipertensi dan komplikasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas antara terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Two Group Pre test and Post test Desaign dengan teknik purposive sampling, besar sample 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing. Setiap kelompok mendapatkan perlakuan selama 15 menit dilakukan setiap hari selama enam hari. Setiap perlakuan dilakukan pengukuran tekanan darah pre dan post. Hasil penelitian menggunakan uji Friedman, Wilcoxon, Kruskal-Wallis, Mann Whitney menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik, diastolik pada masing-masing kelompok mengalami penurunan, terapi relaksasi otot progresif 9,89 mmHg dan 7,73 mmHg (p value = 0,000 α <0,05),teknik imajinasi terbimbing 4,2 mmHg dan 3,2 mmHg (p value = 0,000 α <0,05). Disimpulkan bahwa terapi relaksasi otot progresif lebih efektif daripada teknik imajinasi terbimbing dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Sebagai perawat diharapkan dapat menerapkan terapi seperti terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing sebagai alternatif terapi non farmakologik dalam penanganan klienHipertensi.
Sexual violence knowledge sharing with Mandar Peduli Community in Tinambung, Majene District, West Sulawesi Irwan, Muhammad; Rahman, Sari Rahayu; Risnah
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 4, Issue 1, September-February 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sociality.v4i1.49829

Abstract

Sexual violence is a crime that is in the global public spotlight, with adolescents as vulnerable victims of this crime. In Indonesia, sexual violence against adolescents is the highest case among other cases of violence. Lack of knowledge about sexual violence is one of the causes of high cases of sexual violence in adolescents in Indonesia. Therefore, debriefing on sexual violence needs to be done to minimize sexual violence in adolescents. By implementing sharing-knowledge of sexual violence in adolescents, this community service activity aims to share knowledge and minimize sexual violence in adolescents, especially in the Tinambung neighborhood, Majene District, West Sulawesi. The target of this activity is young people in the Tinambung neighborhood who are involved in Mandar Peduli. The method of lecturing and watching movies is the right choice in implementing community service activities. The results of this service activity are expected to increase understanding and awareness of the general public, especially members of the Mandar Peduli community of sexual violence. In addition, there is an agreement in the minutes of the event which is a concrete step that can be taken through Mandar Peduli in the prevention and handling of sexual violence in adolescents, which can mainly be found in various environments in the community through the guidance of the West Sulawesi University sexual violence prevention and handling unit, this is in accordance with the hope that it can make a positive contribution in preventing and controlling sexual violence in the Tinambung Region, West Sulawesi
PENYULUHAN KESEHATAN BERPENGARUH TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Zainuddin, Suprianto; Risnah, Risnah; Irwan, Muhammad
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53345/bimiki.v8i1.120

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja yang menjadi salah satu fase dalam kehidupan manusia, merupakan masa yang dianggap rawan dalam kehidupan. Sebuah masa peralihan dari kehidupan anak menjadi kehidupan dewasa yang tentunya perlu memperoleh informasi pengetahuan yang baik salah satunya tentang penyakit menular seksual. Masa ini memerlukan perhatian serius karena mereka masih termasuk dalam usia sekolah dan mereka akan memasuki umur reproduksi yang melibatkan organ seksual, sehingga beresiko mengalami penyakit menular seksual.Metode: Menggunakan metode Pre Eksperimen dengan desain One Group Pre Test-Post Test. Teknik Pengambilan sampel dengan Systematic Random ampling. Responden sebanyak 61 siswa(i) di SMPN 5 Bangkala Kabupaten Jeneponto.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan data bahwa 55 siswa (90.2%) memiliki pengetahuan kategori kurang sebelum diintervensi dengan Penyuluhan Kesehatan dan setelah diintervensi Penyuluhan Kesehatan terdapat 60 siswa (98.4%) memiliki pengetahuan kategori baik, namun masih ada 1 siswa (1.6%) yang memiliki pengetahuan kategori cukup. Hasil uji statistik setelah diintervensi Penyuluhan Kesehatan menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan, menunjukan 61 siswa (100%) responden mengalami peningkatan pengetahuan dengan nilai p value sebesar 0.000 < 0.05.Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan pada pengetahuan remaja tetang penyakit menular seksual di SMPN 5 Bangkala Kabupaten Jeneponto.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI HIPERTENSI Nuratiqa, Nuratiqa; Risnah, Risnah; Hafid, Muhammad Anwar; Paharani, Aan; Irwan, Muhammad
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53345/bimiki.v8i1.122

Abstract

Pendahuluan: Penyakit hipertensi bukan hanya beresiko tinggi pada penderita penyakit kardiovaskuler tetapi juga penyakit yang lain seperti saraf dan ginjal. Semakin tinggi peningkatan tekanan darah, semakin besar pula resiko komplikasinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti hipertensi pemderita di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan quesioner yang dibagikan pada pasian Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa dapat diketahui. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampel sebanyak 72 sampel. Hasil: Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara motivasi berobat (ρ= 0,025 < α =0,05), dukungan keluarga (ρ= 0,021 < α=0,05), dan peran tenaga kesehatan (ρ= 0,037 < α = 0,05) dengan kepatuhan minum obat anti hipertensi penderita di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara motivasi berobat, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat anti hipertensi sehingga disrankan untuk memaksimalkan kondisi-kondisi tersebut agar pasien hipertensi dapat tertangani dengan baik.
SURVEY OF STUDENT UNDERSTANDING OF SEXUAL VIOLENCE AT UIN ALAUDDIN MAKASSAR Risnah, Risnah; Nur Al Marwah Asrul; Musdalifah; Isra Ummul Mu’minina Mifta
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 9 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sipakallebbi.v9i1.56195

Abstract

Kekerasan seksual menjadi isu yang mendapat perhatian publik yang signifikan di media berita dan media sosial. Salah satu dampak utama dari kekerasan seksual adalah masalah kesehatan mental. Kekerasan seksual dapat menimbulkan dampak fisik yang serius selain masalah kesehatan mental. Tujuan dari penelitian adalah diketahui tingkat pemahaman mahasiswa tentang kekerasan seksual di UIN Alauddin Makassar. Desain penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data memakai kuesioner dalam bentuk google form. Penelitian sampel menggunakan quota sampling serta dihasilkan 160 responden mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Hasil penelitian didapatkan bahwa Pemahaman Mahasiswa tentang Kekerasan Seksual di UIN Alauddin Makassar termasuk kategori cukup baik dan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis kelamin, usia, fakultas, angkatan dan media informasi. Penelitian ini dapat membantu dalam pengembangan program pendidikan dan kesadaran tentang kekerasan seksual di kalangan Mahasiswa.
SERVICE LEARNING DALAM EDUKASI KESEHATAN KULIT SANTRI, UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT SCABIES DI PESANTREN : Service Learning Dalam Edukasi Kesehatan Kulit Santri, Upaya Pengendalian Penyakit Scabies Di Pesantren Risnah, Risnah; Musdalifah, Musdalifah; Hafid, Anwar; Arbianingsih, Arbianingsih; Hidayah, Nur; Huriati, Huriati; Muthahharah, Muthahharah; Ashar, Maria Ulfah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 4 No. 1 (2024): JPKK Edisi April 2024
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol4.Iss1.1786

Abstract

Scabies merupakan salah satu penyakit infeksi kulit menular. Penyakit kulit ini hingga menduduki peringkat ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Umumnya ditemukan di lingkungan padat penghuni dan kontak manusia yang tinggi seperti di penjara, panti asuhan dan pondok pesantren. Pengetahuan dan sikap individu memiliki peran penting dalam melakukan praktik kebersihan diri yang baik untuk pencegahan scabies, selain itu juga dapat mengetahui tentang factor-faktor yang dapat menyebabkan scabies. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap tersebut pada santri dapat dilaksanakan dengan pemberian pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bernama penyuluhan kesehatan “Kenal dan cegah Scabies” diberikan kepada para santri di pondok pesantren Darul Aman Putra Gombara Makassar yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap santri dalam perilaku pencehagan scabies. Pelaksanaan kegiatan selama 3 jam secara langsung kepada 150 santri yang hadir di masjid pondok pesantren yang menggunakan media Flyer dan PPT presentasi serta dibagi atas dua sesi yakni Sesi 1 Edukasi tentang Penyakit Scabies serta  Sesi 2: Tanya jawab seputar penyakit kulit.  Kesimpulannya setelah dilakukan post tes melalui wawancara langsung bahwa seluruh santri dan pengelola nampak aktif mendengarkan saat penyajian materi dan peserta mampu menjawab pertanyaan kuis secara lisan dengan tepat. Setelah dilakukan edukasi dan tanya jawab diharapkan agar santri dapat lebih meningkatkan sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah scabies. Pada pengurus pondok diharapkan untuk meningkatkan edukasi hidup bersih dengan pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan secara maksimal pada santri.   Abstrak Scabies merupakan salah satu penyakit infeksi kulit menular. Penyakit kulit ini hingga menduduki peringkat ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Umumnya ditemukan di lingkungan padat penghuni dan kontak manusia yang tinggi seperti di penjara, panti asuhan dan pondok pesantren. Pengetahuan dan sikap individu memiliki peran penting dalam melakukan praktik kebersihan diri yang baik untuk pencegahan scabies, selain itu juga dapat mengetahui tentang factor-faktor yang dapat menyebabkan scabies. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap tersebut pada santri dapat dilaksanakan dengan pemberian pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bernama penyuluhan kesehatan “Kenal dan cegah Scabies” diberikan kepada para santri di pondok pesantren Darul Aman Putra Gombara Makassar yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap santri dalam perilaku pencehagan scabies. Pelaksanaan kegiatan selama 3 jam secara langsung kepada150 santri yang hadir di masjid pondok pesantren yang menggunakan media Flyer dan PPT presentasi serta dibagi atas dua sesi yakni Sesi 1 Edukasi tentang Penyakit Scabies serta Sesi 2: Tanya jawab seputar penyakit kulit.  Kesimpulannya setelah dilakukan post tes melalui wawancara langsung bahwa seluruh santri dan pengelola nampak aktif mendengarkan saat penyajian materi dan peserta mampu menjawab pertanyaan kuis secara lisan dengan tepat. Setelah dilakukan edukasi dan tanya jawab diharapkan agar santri dapat lebih meningkatkan sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah scabies. Pada pengurus pondok diharapkan untuk meningkatkan edukasi hidup bersih dengan pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan secara maksimal pada santri.
Sengketa Perbankan Syariah : Inovasi Dan Tantangan Nurfadillah, Nurfadillah; Nabila, Ainun; Risnah, Risnah; Wahid, St. Khadijah
Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/arjeis.v1i2.133

Abstract

Disputes in Islamic banking are becoming an increasingly important topic in line with the rapid growth of the Islamic financial sector in various countries, including Indonesia. banking system based on sharia principles, which prohibits usury and prioritizes justice and openness, sharia banking faces several challenges in resolving conflicts. This article reviews innovations and challenges in handling conflicts in Islamic banking, with an emphasis on regulations, resolution mechanisms, and their impact on the continuity of the Islamic financial sector. Innovations in handling conflicts in sharia banking include the establishment of sharia-based arbitration institutions, the application of digital technology such as blockchain to increase contract transparency, as well as hybrid methods that combine litigation and non-litigation processes. In Indonesia, for example, the National Sharia Arbitration Board (BASYARNAS) has an important function as an alternative forum for resolving disputes. In addition, advances in regulations, such as Law no. 21 of 2008 concerning Sharia Banking, provides a clearer legal framework to regulate various operational aspects and dispute resolution. However, the biggest challenges faced are the parties' low understanding of sharia principles, the lack of skilled human resources in the fields of sharia law and finance, and the possibility of jurisdictional conflicts between religious courts and general courts. In addition, differences in the interpretation of sharia contracts are often the root of the problem, requiring a specific approach to be in line with maqashid sharia (the goals of sharia). This article also emphasizes the importance of technology in increasing justice and efficiency in conflict resolution. For example, implementing blockchain-based smart contracts can reduce conflict by guaranteeing that agreements are automatically executed according to agreed terms. On the other hand, digitalization also brings new challenges, such as data security and trust in the technology applied. Through an examination of these innovations and challenges, this article reveals the importance of collaboration between government, Islamic financial institutions, and society to build an ecosystem that supports fair and efficient conflict resolution. For the future, strengthening regulations, increasing human resource capacity, and applying the latest technology will be the main factors in overcoming problems and encouraging the sustainability of sharia banking amidst global change. [Sengketa dalam perbankan syariah menjadi topik yang semakin penting seiring dengan pertumbuhan cepat sektor keuangan syariah di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sebagai sistem perbankan yang berlandaskan prinsip syariah, yang melarang riba dan mengutamakan keadilan serta keterbukaan, perbankan syariah menghadapi beberapa tantangan dalam penyelesaian konflik. Artikel ini mengulas inovasi serta tantangan dalam menangani konflik di perbankan syariah, dengan penekanan pada regulasi, mekanisme penyelesaian, dan dampaknya terhadap kelangsungan sektor keuangan syariah. Inovasi dalam menangani konflik di perbankan syariah termasuk pembentukan lembaga arbitrase berbasis syariah, penerapan teknologi digital seperti blockchain untuk meningkatkan transparansi kontrak, serta metode hibrida yang menggabungkan proses litigasi dan non-litigasi. Di Indonesia, sebagai contoh, Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) telah berfungsi penting sebagai forum alternatif dalam penyelesaian sengketa. Selain itu, kemajuan dalam regulasi, seperti Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 mengenai Perbankan Syariah, memberikan kerangka hukum yang lebih jelas untuk mengatur berbagai aspek operasional dan penyelesaian sengketa. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman para pihak mengenai prinsip-prinsip syariah, kekurangan sumber daya manusia yang terampil dalam bidang hukum dan keuangan syariah, serta kemungkinan munculnya konflik jurisdiksi antara pengadilan agama dan pengadilan umum. Selain itu, perbedaan dalam penafsiran kontrak-kontrak syariah sering kali menjadi akar masalah, yang memerlukan pendekatan spesifik agar sejalan dengan maqashid syariah (tujuan syariah). Tulisan ini juga menekankan pentingnya teknologi dalam meningkatkan keadilan dan efisiensi dalam penyelesaian konflik. Contohnya, penerapan kontrak pintar berbasis blockchain dapat mengurangi konflik dengan menjamin bahwa kesepakatan dilaksanakan secara otomatis sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Di sisi lain, digitalisasi juga membawa tantangan baru, seperti keamanan data dan kepercayaan pada teknologi yang diterapkan. Melalui pemeriksaan terhadap inovasi dan tantangan tersebut, artikel ini mengungkapkan pentingnya kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat untuk membangun ekosistem yang mendukung penyelesaian konflik secara adil dan efisien. Untuk masa depan, penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penerapan teknologi mutakhir menjadi faktor utama dalam mengatasi masalah dan mendorong keberlanjutan perbankan syariah di tengah perubahan global].
Strict Liability and Product Safety: The Case of Dangerous Syrup in Indonesia in the Maqashid Syariah Perspective HL, Rahmatiah; Arbani, Tri Suhendra; Risnah, Risnah; Akbar, Rahmatul
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v23i2.34240

Abstract

This study examined the issue of cough syrup linked to several deaths of children in Indonesia from the perspectives of Maqasid Sharia and Strict Liability Theory. This library research analyzed the problem through document studies, news reports, and official statements from related parties. The findings revealed a need for considering strict liability and maqashid al shariah principles to protect consumers Moreover, this research recommended the need for advanced deliberation and collaboration among stakeholders, ulama, and representative figures in the pharmaceutical industry to overcome this problem.    Penelitian ini mengkaji kasus sirup obat batuk yang dikaitkan dengan beberapa kematian anak di Indonesia dalam perspektif  Maqasid Sharia dan Strict Liability Theory. Penelitian kepustakaan ini menganalisis permasalahan melalui studi dokumen, pemberitaan, dan pernyataan resmi dari pihak terkait. Temuan dalam Penelitian ini mengungkapkan perlunya mempertimbangkan prinsip liabilitas dan maqashid al syariah yang ketat untuk melindungi konsumen. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan  perlunya musyawarah dan kolaborasi lanjutan antar pemangku kepentingan, ulama, dan tokoh perwakilan di industri farmasi untuk mengatasi masalah ini.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aplikasi INZTING Melalui Pendekatan ABCD untuk Mendukung Pencapaian SDGs 3 Ernawati, Ernawati; Arafah, Salmah; Dewiyanti, Dewiyanti; Sadli, Adi; Oktaviana, Dina; Sumarmi, Sumarmi; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati; Patmawati, Patmawati
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6721

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, yang mengakibatkan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Permasalahan ini menjadi isu penting karena berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi INZTING (Ikhtiar MenZerokan Stunting) berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini menyasar dua kelompok utama, yaitu 23 ibu yang memiliki anak stunting dan 28 anggota kelompok dasawisma. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif dengan bantuan aplikasi digital. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan signifikan, di mana pemahaman ibu mengenai stunting naik dari 52% menjadi 90%, sedangkan pemahaman kelompok dasawisma terkait penggunaan aplikasi INZTING meningkat dari 40% menjadi 95%. Materi yang berhasil dipahami antara lain pedoman gizi seimbang, tanda dan faktor penyebab stunting, serta dampak jangka panjangnya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Pallantikang..
Kualitas Pelayanan Publik pada Bidang Kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara Risnah; Congge, Umar; Deluma, Ridwan
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i4.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan, serta faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pelayanan publik pada Bidang Kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik secara keseluruhan sudah mencapai standar yang baik. Hal ini dapat dilihat dari dimensi tangibles (berwujud) tercermin dengan baik melalui penampilan pegawai yang rapi, kenyamanan fasilitas layanan, kelancaran proses pelayanan, serta pemanfaatan alat bantu yang efektif untuk mendukung kelancaran layanan. Sementara itu, dimensi reliability (keandalan) juga menunjukkan hasil yang positif, dimana pegawai telah menunjukkan keterampilan yang memadai dalam mengoperasikan perangkat teknologi yang diperlukan, sehingga memastikan kualitas layanan yang handal dan efisien. Dimensi responsiveness (ketanggapan) juga tergolong baik, dengan pegawai yang responsif dalam merespon permintaan, pertanyaan, maupun keluhan masyarakat dan pihak sekolah. Dimensi assurance (jaminan) menunjukkan pelayanan yang terjamin baik dalam hal ketepatan waktu dan pengurusan berkas yang gratis. Sementara itu, dimensi empathy (empati) menunjukkan bahwa pegawai telah menunjukkan perhatian dan sikap sopan dalam melayani masyarakat atau pihak sekolah dengan transparan dan penuh empati. Faktor penghambat dalam pelayanan publik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh pegawai ASN di atas 45 tahun, sementara faktor pendukungnya meliputi kesadaran pegawai, aturan, sarana dan prasarana, serta peningkatan kompetensi SDM. Meskipun demikian, pelayanan publik di bidang kepegawaian telah dilaksanakan secara profesional dan kompeten yang sesuai dengan Maklumat Pelayanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Keja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara.
Co-Authors A. Adriana Amal A. Ardiansyah A. Ummu Salmah A.Nurlaela Amin Abdul Majid Aco Mursid Adi Sadli Ahmad J Ahmad Sayuti Ainurrafiq Ainurrafiq Ainurrafiq, Ainurrafiq Aisyah Bahar Alivia Nur Hidayah Alwi Andi Arif Setiawan, Andi Arif Andi Irdawati Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi Andi Sadapotto Andi Suswani Andryana Agrevita Ani T Prianti Anita Candra Dewi Annisa, Thahirah arafah, Salmah Arbani, Tri Suhendra Arbianingsih Ardian Adhiwijaya Aslam, Nur Annisa Asrar As Astuti Dewi Intan Ayu Safitri Azhar, Maria Ulfah Barakatul Qamila Congge, Umar Deluma, Ridwan Dewiyanti Dewiyanti, Dewiyanti Dina Oktaviana Dina Oktaviana Eka Hadrayani Eka Hadrayani Eka Pratiwi Syahrim, Wahdaniyah Elly L Sjattar Eny Sutria Ernawati Ernawati Ernawati ernawati Eva Yustilawati Evawaty Evawaty Fira Ayu Fitriani, Aidah Haerani Happy Fitria, Happy Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati, Harmawati Haryati Sahrir Hasnah Hasnah Hasnah Hasnah Helmi Juwita Hermadin Hermadin HR, Risnawati Huriati, Huriati Indrawati Indrawati Indrawati Isra Ummul Mu’minina Mifta Jenni Pannaco Jumasing Jumasing Jumriani Ansar Juniarti Juniarti Juniarti Rara'Matande Lince, Lince M Syikir M. Alfian Rajab M. Nur Faizal Darmadi Maria Ulfa Azhar Maria Ulfah Ashar Maria Ulfah Azhar Maria Ulfah Azhar Maria Ulfah Azhar Maryati Masliya Masliya Mbukwane, Gcinile Mega Fatimah Rosana Meilinda Nur Khafifa Muh Fahril Anwar Muhammad Anwar Hafid Muhammad Basir Muhammad Irwan Muhammad Irwan Muhammad Saleh Ridwan Mukhtar, Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mustari Mustafa Muthaharah Muthaharah Muthaharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah, Muthahharah Nabila, Ainun Nur Al Marwah Asrul Nur Andani Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Isriani Nur Isriani Najamuddin Nur Salsabila Nuratiqa, Nuratiqa Nurfadilah Azmi Nurfadilah, Siti Namirah Nurfadillah Nurfadillah Nurhaedar Jafar Nurhidayah Nurhidayah, Nurhidayah Nurul Fadhilla Gani Nurul Fadihilah Paharani, Aan Patima Patmawati Patmawati, Patmawati Rahman, Sari Rahayu Rahmatiah HL Rahmatul Akbar Rasdiyanah, Rasdiyanah Rasmawati Ratna Mahmud Ridwan Amiruddin rifky, muh Rika Handayani Rina Nur Insani Riyadhatul Jinan Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Sadli, Adi Saldi Yusuf Saldy Yusuf Sam Hermansyah Saparuddin Latu Sari, Mutmainnah Sudarman Sudarman Sudarmi Sudarmi Sumarmi Sumartini Sumartini Syamsiah Rauf Syamsuar Manyullei Syamsuriyati, Syamsuriyati Syarif, Sutrani Syisnawati Takdir Tahir Ulfa Azhar, Maria Ulfah Azhar, Maria Uliadi Barrung Limbong Veithzal Rivai Zainal Vilda Amaliah Vovi Sulastri Akhmad Wahdaniah Wahdaniar Wahdaniar Wahdaniyah Eka Pratiwi Syahrim Wahid, St. Khadijah Yusuf, Saldi Zainuddin, Suprianto