p-Index From 2021 - 2026
7.406
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Kesehatan JURNAL SIPAKALEBBI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Journal Of Nursing Practice Jurnal Kesehatan Bina Generasi Al-sihah: The Public Health Science Journal JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia Journal of Islamic Nursing Patria Artha Journal of Nursing Science Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) Jurnal Kesehatan Panrita Husada BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Comprehensive Health Care Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Jurnal Midwifery Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidan Nasional Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Jurnal Ilmiah Mappadising Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Borneo Community Health Sevice Journal La Ogi : English Language Journal Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Keperawatan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Journal of Public Health and Pharmacy Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Sociality: Journal of Public Health Service Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Omni Health Journal Omni Pengabdian Masyarakat NurseLine Journal Journal of Sustainable Community Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aplikasi INZTING Melalui Pendekatan ABCD untuk Mendukung Pencapaian SDGs 3 Ernawati, Ernawati; Arafah, Salmah; Dewiyanti, Dewiyanti; Sadli, Adi; Oktaviana, Dina; Sumarmi, Sumarmi; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati; Patmawati, Patmawati
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6721

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, yang mengakibatkan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Permasalahan ini menjadi isu penting karena berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi INZTING (Ikhtiar MenZerokan Stunting) berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini menyasar dua kelompok utama, yaitu 23 ibu yang memiliki anak stunting dan 28 anggota kelompok dasawisma. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif dengan bantuan aplikasi digital. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan signifikan, di mana pemahaman ibu mengenai stunting naik dari 52% menjadi 90%, sedangkan pemahaman kelompok dasawisma terkait penggunaan aplikasi INZTING meningkat dari 40% menjadi 95%. Materi yang berhasil dipahami antara lain pedoman gizi seimbang, tanda dan faktor penyebab stunting, serta dampak jangka panjangnya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Pallantikang..
Kualitas Pelayanan Publik pada Bidang Kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara Risnah; Congge, Umar; Deluma, Ridwan
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i4.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan, serta faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pelayanan publik pada Bidang Kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik secara keseluruhan sudah mencapai standar yang baik. Hal ini dapat dilihat dari dimensi tangibles (berwujud) tercermin dengan baik melalui penampilan pegawai yang rapi, kenyamanan fasilitas layanan, kelancaran proses pelayanan, serta pemanfaatan alat bantu yang efektif untuk mendukung kelancaran layanan. Sementara itu, dimensi reliability (keandalan) juga menunjukkan hasil yang positif, dimana pegawai telah menunjukkan keterampilan yang memadai dalam mengoperasikan perangkat teknologi yang diperlukan, sehingga memastikan kualitas layanan yang handal dan efisien. Dimensi responsiveness (ketanggapan) juga tergolong baik, dengan pegawai yang responsif dalam merespon permintaan, pertanyaan, maupun keluhan masyarakat dan pihak sekolah. Dimensi assurance (jaminan) menunjukkan pelayanan yang terjamin baik dalam hal ketepatan waktu dan pengurusan berkas yang gratis. Sementara itu, dimensi empathy (empati) menunjukkan bahwa pegawai telah menunjukkan perhatian dan sikap sopan dalam melayani masyarakat atau pihak sekolah dengan transparan dan penuh empati. Faktor penghambat dalam pelayanan publik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara adalah kurangnya penguasaan teknologi oleh pegawai ASN di atas 45 tahun, sementara faktor pendukungnya meliputi kesadaran pegawai, aturan, sarana dan prasarana, serta peningkatan kompetensi SDM. Meskipun demikian, pelayanan publik di bidang kepegawaian telah dilaksanakan secara profesional dan kompeten yang sesuai dengan Maklumat Pelayanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Keja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset untuk Upaya Penurunan Stunting Risnah, Risnah; Sumarmi; Nur Andani; Harmawati; Ratna Mahmud; Salmah Arafah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/03wd9t60

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan angka stunting melalui strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD (Asset Based Community Development).  Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Takalar dan melibatkan keluarga, kader kesehatan, serta kelompok dasawisma setempat. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan forum diskusi untuk mengevaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting dan peran keluarga dalam pencegahannya. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara edukasi kesehatan, dan pemberdayaan komunitas dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya penurunan stunting di tingkat masyarakat.
Efektifitas Latihan ROM Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke: Study Systematic Review Eka Pratiwi Syahrim, Wahdaniyah; Ulfah Azhar, Maria; Risnah, Risnah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.149 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i3.805

Abstract

Diketahuinya efektifitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Studi ini adalah Systematic review. Sumber pencarian jurnal pada penelitian ini adalah Google Scholar, Pubmed dan Science Direct, artikel yang diterbitkan dari tahun 2015-2019, jurnal intervensi untuk mengatasi kelemahan otot pada pasien stroke, merupakan intervensi non farmakologi, merupakan intervensi yang efisien berdasarkan hasil penelitian dan intervensi yang mudah dilakukan. Berdasarkan pada enam artikel sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan enam artikel tentang efektifitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke membuktikan bahwa 100% latihan ROM efektif dalam mengatasi masalah kelemahan otot pada pasien pasien stroke. Latihan Range Of Motion (ROM) yang digunakan dalam jurnal yang terpilih yaitu, dan Range of Motion (ROM) aktif dan pasif. Pemberikan latihan ROM yaitu minimal 2x sehari setiap pagi dan sore dengan waktu  15-35 menit dan dilakukan minimal 4 kali pengulangan setiap gerakan. Berdasarkan 6 jurnal yang terpilih sesuai dengan kriteria inklusi, dapat disimpulkan bahwa latihan ROM efektif meningkatkan kekuatan otot. Dengan pemberikan latihan yaitu minimal 2x sehari setiap pagi dan sore dengan waktu  15-35 menit dan dilakukan minimal 4 kali pengulangan setiap gerakan
Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review Ainurrafiq, Ainurrafiq; Risnah, Risnah; Ulfa Azhar, Maria
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.571 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i3.806

Abstract

Diketahuinya penerapan terapi non farmakologik pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi dari berbagai perbandingan. Sumber perncarian jurnal pada penelitian ini adalah Google Schoolar, DOAJ dan Portal Garuda artikel yang diterbitkan dari tahun 2015-2018, jurnal intervensi untuk mengatasi tekanan darah pada pasien hipertensi, merupakan intervensi non farmakologi, merupakan intervensi yang efisien berdasarkan hasil penelitian dan intervensi yang mudah dilakukan. Berdasarkan pada sepuluh artikel sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan sepuluh artikel tentang terapi non farmakologik dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi membuktikan bahwa 100% terapi non farmakologik efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Teknik non farmakologik yang digunakan dalam jurnal yang terpilih yaitu, pemberian juice campuran tomat dan mentimun, pemberian juice belimbing dan buah naga, pemberian jus papaya mengkal dalam, pemberian madu, relaksasi menggenggam jari dan nafas dalam, terapi bekam, pemberian air rebusan daun salam, pemberian terapi music suara alam, terapi Healing Touch, dan terapi Slow Deep Breating  Berdasarkan 10 jurnal yang terpilih sesuai dengan kriteria inklusi, terapi non farmakologik yang efektif dalam mengendalikan tekanan darah pada  pasien hipertensi adalah pemberian juice campuran tomat dan mentimun, pemberian madu, terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam, terapi music suara alam dan slow deep breating
Edukasi Reproduksi Terpadu untuk Mencegah Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja Putri SMKN 1 Takalar: Integrated Reproductive Education to Prevent Risky Sexual Behavior in Adolescent Girls at SMKN 1 Takalar Andani, Nur; Sumarmi, Sumarmi; Sutria, Eny; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i2.9

Abstract

Abstrak Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Kondisi ini dapat berdampak pada meningkatnya kasus kehamilan remaja, infeksi menular seksual, serta gangguan psikososial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi reproduksi terpadu kepada remaja putri di SMKN 1 Takalar sebagai upaya preventif terhadap perilaku seksual berisiko. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi peran menggunakan media audiovisual yang menarik dan sesuai usia peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta perubahan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman remaja putri tentang kesehatan reproduksi, tanggung jawab moral, dan pentingnya menjaga perilaku seksual yang sehat sesuai nilai budaya dan agama. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi serta komitmen untuk menjadi agen edukasi bagi teman sebaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi reproduksi terpadu yang berkelanjutan di lingkungan sekolah menengah kejuruan.  Kata kunci: Edukasi reproduksi, remaja putri, perilaku seksual berisiko, pencegahan Abstract Adolescent girls are a vulnerable group at risk of engaging in unsafe sexual behaviour due to limited knowledge and understanding of reproductive health. This condition can lead to increased cases of teenage pregnancy, sexually transmitted infections, and psychosocial problems. Therefore, this community service activity aimed to provide integrated reproductive education to female students at SMKN 1 Takalar as a preventive effort against risky sexual behaviour. The methods included interactive lectures, group discussions, and role-play simulations using age-appropriate audiovisual media. Evaluation was conducted through pre-test and post-test assessments to measure improvements in knowledge and attitude changes. The results showed a significant increase in the participants’ understanding of reproductive health, moral responsibility, and the importance of maintaining healthy sexual behaviour consistent with cultural and religious values. Participants also demonstrated high enthusiasm and commitment to becoming peer educators. This activity is expected to serve as a sustainable model for integrated reproductive education in vocational high school environments.   Keywords: Reproductive education, adolescent girls, risky sexual behaviour, prevention
Pengabdian Berbasis Kebijakan: Strategi Diseminasi Policy Brief Pengasuhan Dini Risnah; Muthahharah; Sumarmi; Harmawati
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.133

Abstract

Stunting merupakan merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Sulawesi Selatan. Pencegahannya membutuhkan pendekatan lintas sektor. Salah satu elemen penting dalam upaya ini adalah pemberdayaan keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun dan mendiseminasikan policy brief mengenai pengasuhan anak dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berbasis keluarga, dengan fokus pada pencegahan stunting di Sulawesi Selatan. Sasaran dari kegiatan ini adalah pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah daerah, BKKBN, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22–23 Juni 2025 di Hotel Swiss Belinn, Sulawesi Selatan. Media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah policy brief, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan audiensi dengan pemerintah daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dapat memperkuat pemahaman serta komitmen terhadap pencegahan stunting berbasis keluarga. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah diseminasi policy brief berhasil membuka peluang bagi integrasi kebijakan di tingkat lokal yang mendukung pengasuhan berbasis keluarga dalam pencegahan stunting. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah agar diseminasi dilakukan secara berkala dengan cakupan yang lebih luas dan meningkatkan pemantauan digital berbasis kabupaten/kota untuk evaluasi capaian program secara real-time dan terstruktur.
Validity Triage and Response Time Nurses in hospitals emergency room Sheikh Yusuf Gowa Annisa, Thahirah; Wahdaniah; Risnah; Ridwan, Saleh
Journal Of Nursing Practice Vol. 3 No. 2 (2020): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v3i2.82

Abstract

Background: triage is a complex decision-making process in order to determine which patients are at risk of death, disabilities, poor clinical situation deteriorates, and safe patient for waiting. One of the principles of response time is generally about handling emergency patients who should be treated later than five (5) minutes after arriving at the Emergency Room.Purpose: The objective is to know the relationship between the Response Time Validity triage the nurse.Methods: The study design was observational analytic with cross sectional approach to sampling using Accidental Sampling based on inclusion and exclusion criteria with the number of 18 respondents. Univariate test results obtained from 11 respondents do Triage with appropriate and quick response time doing about 8 respondent. To determine the relationship between the validity of triage and response time by using Spearman rank test test at the significance level of 95%, which gained significant value of p = 0.000 or less than 0.05 (0.000 <0.05).Results: The results of this study to indicate there is a relationship between the validity Triage and Response Time Hospital emergency room nurse in Sheikh Yusuf Gowa Hospital. Conclusion: It is expected that this study can be used as a reference for educational institutions and health care institutions.
Improving Student Mental Health in an Islamic Boarding School through ABCD-Based Helping Adolescents Thrive Training Risnah, Risnah; Ahmad, Djuwairiah; Fauzian, Auliya Indah; Mirsan, Nur Fathihurresky; Irwan, Muhammad; Rahman, Sari Rahayu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 12, No 1 (2026): Maret
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.101874

Abstract

Adolescent mental health is receiving growing attention across sectors, including within Islamic boarding schools (pesantren). As faith-based educational institutions, pesantren are well positioned to support students’ psychological development; however, adolescents in these settings may face stressors related to academic demands, social adjustment, and communal living. This program implemented Helping Adolescents Thrive (HAT) training using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach to strengthen students’ life skills, emotional regulation, and resilience. The intervention used interactive lectures, guided discussions, and simulations and was delivered to female students at Darul Aman Islamic Boarding School. Implementation occurred in three stages: (1) identification and mapping of community assets within the pesantren, (2) delivery of HAT training aligned with those assets, and (3) evaluation of program impact. Findings indicatedimproved participant understanding of mental health and positive changes in self-concept. The ABCD framework also appeared to increase students’ confidence in addressing challenges and their openness to seeking support when experiencing psychosocial difficulties. Overall, ABCD-informed HAT training shows promise for promoting adolescent mental health in pesantren settings, although additional multi-site evaluations are needed to assess broader applicability.
Readiness for Future Health Professional Collaboration: Knowledge of Interprofessional Collaboration among Undergraduate Health Students Risnah; Asrul, Nur Al Marwah; Alwi; Irwan, Muhammad; Harmawati
Omni Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Omni Health Journal. Volume 3. Issue 1. (January 2026)
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/ohj.v3i1.125

Abstract

Background: Interprofessional collaboration (IPC) refers to cooperation among health workers from different professional backgrounds in providing comprehensive health services involving patients, families, and communities to ensure optimal quality of care. Adequate knowledge of IPC among health students is essential as a foundation for effective collaborative practice in the future. Objective: This study aimed to describe the level of knowledge of prospective health undergraduate students regarding interprofessional collaboration. Methods: This study employed a non-experimental quantitative design with a descriptive approach. A total of 50 prospective health undergraduate students were selected using quota sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics. Results: The findings showed that the majority of respondents demonstrated a good level of knowledge regarding interprofessional collaboration. High levels of knowledge were observed in understanding the definition and benefits of IPC (both 86%). However, lower proportions of respondents demonstrated good knowledge regarding the objectives, factors influencing, and barriers to IPC, with good knowledge levels ranging from 50% to 60%. Conclusion: Although prospective health undergraduate students generally possess good foundational knowledge of interprofessional collaboration, gaps remain in understanding its practical objectives, influencing factors, and barriers. Future research is recommended to not only assess knowledge levels but also evaluate students’ readiness and competencies in implementing interprofessional collaboration in clinical practice.
Co-Authors A. Adriana Amal A. Ardiansyah A. Ummu Salmah A.Nurlaela Amin Abdul Majid Aco Mursid Ahmad J Ahmad Sayuti Ainurrafiq, Ainurrafiq Alwi Andi Arif Setiawan, Andi Arif Andi Irdawati Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi Andi Sadapotto Andi Suswani Andryana Agrevita Ani T Prianti Anita Candra Dewi Annisa, Thahirah Anwar Hafid, Anwar arafah, Salmah Arbani, Tri Suhendra Arbianingsih Ardian Adhiwijaya Aslam, Nur Annisa Astuti Dewi Intan Ayu Safitri Azhar, Maria Ulfah Barakatul Qamila Congge, Umar Deluma, Ridwan Dewiyanti, Dewiyanti Dina Oktaviana Djuwairiah Ahmad Eka Hadrayani Eka Pratiwi Syahrim, Wahdaniyah Elly L Sjattar Eny Sutria Ernawati Ernawati Eva Yustilawati Evawaty Evawaty Evawaty, Evawaty Fauzian, Auliya Indah Fira Ayu Fitriani, Aidah Haerani Hafid, Muh Anwar Happy Fitria, Happy Harmawati Harmawati, Harmawati Hasnah Hasnah Hasnah Hasnah Helmi Juwita HR, Risnawati Huriati, Huriati Indrawati Indrawati Indrawati Irfan , Irfan Irwan Irwan Isra Ummul Mu’minina Mifta Jenni Pannaco Jumasing Jumasing Jumriani Ansar Juniarti Juniarti Juniarti Rara'Matande Kadir , Laksmyn Lince, Lince M Syikir M. Alfian Rajab M. Nur Faizal Darmadi Maria Ulfah Ashar Maria Ulfah Azhar Maria Ulfah Azhar Maryati Masliya Masliya Mbukwane, Gcinile Mega Fatimah Rosana Meilinda Nur Khafifa Mirsan, Nur Fathihurresky MMSI Irfan ,S. Kom Muh Anwar Hafid Muh Fahril Anwar Muhammad Anwar Hafid Muhammad Basir Muhammad Irwan Muhammad Irwan Muhammad Saleh Ridwan Mukhtar, Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mustari Mustafa Muthaharah Muthaharah Muthaharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah, Muthahharah Nabila, Ainun Nur Al Marwah Asrul Nur Andani Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Isriani Nur Isriani Najamuddin Nuratiqa, Nuratiqa Nurfadilah, Siti Namirah Nurfadillah Nurfadillah Nurhaedar Jafar Nurhidayah Nurhidayah, Nurhidayah Nurul Fadhilla Gani Nurul Fadihilah Paharani, Aan Patima Patmawati Patmawati, Patmawati Rahman , Sari Rahayu Rahman, Sari Rahayu Rahmatiah HL Rahmatul Akbar Rahmin, Rahmin Rasdiyanah, Rasdiyanah Rasmawati, Rasmawati Ratna Mahmud Ridwan Amiruddin rifky, muh Rika Handayani Rina Nur Insani Riyadhatul Jinan Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Sadli, Adi Saldi Yusuf Saldy Yusuf Sam Hermansyah Saparuddin Latu Sari, Mutmainnah Sudarmi Sudarmi Sumarmi Sumartini Sumartini Syamsiah Rauf Syamsuar Manyullei Syamsuriyati, Syamsuriyati Syarif, Sutrani Syisnawati Takdir Tahir Ulfa Azhar, Maria Ulfah Azhar, Maria Uliadi Barrung Limbong Veithzal Rivai Zainal Vilda Amaliah Vovi Sulastri Akhmad Wahdaniah Wahdaniar Wahdaniar Wahid, St. Khadijah Yusuf, Saldi Zainuddin, Suprianto