p-Index From 2021 - 2026
7.749
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Kesehatan JURNAL SIPAKALEBBI Journal Of Nursing Practice Jurnal Kesehatan Bina Generasi Al-sihah: The Public Health Science Journal JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia Journal of Islamic Nursing Patria Artha Journal of Nursing Science Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) Jurnal Kesehatan Panrita Husada BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Comprehensive Health Care Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Jurnal Midwifery Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidan Nasional Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Jurnal Ilmiah Mappadising Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Borneo Community Health Sevice Journal La Ogi : English Language Journal Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Keperawatan International Journal of Sustainable Applied Sciences (IJSAS) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Sociality: Journal of Public Health Service Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit) Omni Health Journal Omni Pengabdian Masyarakat NurseLine Journal Journal of Sustainable Community Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset untuk Upaya Penurunan Stunting Risnah, Risnah; Sumarmi; Nur Andani; Harmawati; Ratna Mahmud; Salmah Arafah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/03wd9t60

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan angka stunting melalui strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD (Asset Based Community Development).  Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Takalar dan melibatkan keluarga, kader kesehatan, serta kelompok dasawisma setempat. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan forum diskusi untuk mengevaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting dan peran keluarga dalam pencegahannya. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara edukasi kesehatan, dan pemberdayaan komunitas dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya penurunan stunting di tingkat masyarakat.
Edukasi Reproduksi Terpadu untuk Mencegah Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja Putri SMKN 1 Takalar: Integrated Reproductive Education to Prevent Risky Sexual Behavior in Adolescent Girls at SMKN 1 Takalar Andani, Nur; Sumarmi, Sumarmi; Sutria, Eny; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i2.9

Abstract

Abstrak Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Kondisi ini dapat berdampak pada meningkatnya kasus kehamilan remaja, infeksi menular seksual, serta gangguan psikososial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi reproduksi terpadu kepada remaja putri di SMKN 1 Takalar sebagai upaya preventif terhadap perilaku seksual berisiko. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi peran menggunakan media audiovisual yang menarik dan sesuai usia peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta perubahan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman remaja putri tentang kesehatan reproduksi, tanggung jawab moral, dan pentingnya menjaga perilaku seksual yang sehat sesuai nilai budaya dan agama. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi serta komitmen untuk menjadi agen edukasi bagi teman sebaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi reproduksi terpadu yang berkelanjutan di lingkungan sekolah menengah kejuruan.  Kata kunci: Edukasi reproduksi, remaja putri, perilaku seksual berisiko, pencegahan Abstract Adolescent girls are a vulnerable group at risk of engaging in unsafe sexual behaviour due to limited knowledge and understanding of reproductive health. This condition can lead to increased cases of teenage pregnancy, sexually transmitted infections, and psychosocial problems. Therefore, this community service activity aimed to provide integrated reproductive education to female students at SMKN 1 Takalar as a preventive effort against risky sexual behaviour. The methods included interactive lectures, group discussions, and role-play simulations using age-appropriate audiovisual media. Evaluation was conducted through pre-test and post-test assessments to measure improvements in knowledge and attitude changes. The results showed a significant increase in the participants’ understanding of reproductive health, moral responsibility, and the importance of maintaining healthy sexual behaviour consistent with cultural and religious values. Participants also demonstrated high enthusiasm and commitment to becoming peer educators. This activity is expected to serve as a sustainable model for integrated reproductive education in vocational high school environments.   Keywords: Reproductive education, adolescent girls, risky sexual behaviour, prevention
Pengabdian Berbasis Kebijakan: Strategi Diseminasi Policy Brief Pengasuhan Dini Risnah; Muthahharah; Sumarmi; Harmawati
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.133

Abstract

Stunting merupakan merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Sulawesi Selatan. Pencegahannya membutuhkan pendekatan lintas sektor. Salah satu elemen penting dalam upaya ini adalah pemberdayaan keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun dan mendiseminasikan policy brief mengenai pengasuhan anak dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berbasis keluarga, dengan fokus pada pencegahan stunting di Sulawesi Selatan. Sasaran dari kegiatan ini adalah pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah daerah, BKKBN, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22–23 Juni 2025 di Hotel Swiss Belinn, Sulawesi Selatan. Media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah policy brief, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan audiensi dengan pemerintah daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dapat memperkuat pemahaman serta komitmen terhadap pencegahan stunting berbasis keluarga. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah diseminasi policy brief berhasil membuka peluang bagi integrasi kebijakan di tingkat lokal yang mendukung pengasuhan berbasis keluarga dalam pencegahan stunting. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah agar diseminasi dilakukan secara berkala dengan cakupan yang lebih luas dan meningkatkan pemantauan digital berbasis kabupaten/kota untuk evaluasi capaian program secara real-time dan terstruktur.
Validity Triage and Response Time Nurses in hospitals emergency room Sheikh Yusuf Gowa Annisa, Thahirah; Wahdaniah; Risnah; Ridwan, Saleh
Journal Of Nursing Practice Vol. 3 No. 2 (2020): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v3i2.82

Abstract

Background: triage is a complex decision-making process in order to determine which patients are at risk of death, disabilities, poor clinical situation deteriorates, and safe patient for waiting. One of the principles of response time is generally about handling emergency patients who should be treated later than five (5) minutes after arriving at the Emergency Room.Purpose: The objective is to know the relationship between the Response Time Validity triage the nurse.Methods: The study design was observational analytic with cross sectional approach to sampling using Accidental Sampling based on inclusion and exclusion criteria with the number of 18 respondents. Univariate test results obtained from 11 respondents do Triage with appropriate and quick response time doing about 8 respondent. To determine the relationship between the validity of triage and response time by using Spearman rank test test at the significance level of 95%, which gained significant value of p = 0.000 or less than 0.05 (0.000 <0.05).Results: The results of this study to indicate there is a relationship between the validity Triage and Response Time Hospital emergency room nurse in Sheikh Yusuf Gowa Hospital. Conclusion: It is expected that this study can be used as a reference for educational institutions and health care institutions.
Readiness for Future Health Professional Collaboration: Knowledge of Interprofessional Collaboration among Undergraduate Health Students Risnah; Asrul, Nur Al Marwah; Alwi; Irwan, Muhammad; Harmawati
Omni Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/ohj.v3i1.125

Abstract

Background: Interprofessional collaboration (IPC) refers to cooperation among health workers from different professional backgrounds in providing comprehensive health services involving patients, families, and communities to ensure optimal quality of care. Adequate knowledge of IPC among health students is essential as a foundation for effective collaborative practice in the future. Objective: This study aimed to describe the level of knowledge of prospective health undergraduate students regarding interprofessional collaboration. Methods: This study employed a non-experimental quantitative design with a descriptive approach. A total of 50 prospective health undergraduate students were selected using quota sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics. Results: The findings showed that the majority of respondents demonstrated a good level of knowledge regarding interprofessional collaboration. High levels of knowledge were observed in understanding the definition and benefits of IPC (both 86%). However, lower proportions of respondents demonstrated good knowledge regarding the objectives, factors influencing, and barriers to IPC, with good knowledge levels ranging from 50% to 60%. Conclusion: Although prospective health undergraduate students generally possess good foundational knowledge of interprofessional collaboration, gaps remain in understanding its practical objectives, influencing factors, and barriers. Future research is recommended to not only assess knowledge levels but also evaluate students’ readiness and competencies in implementing interprofessional collaboration in clinical practice.
NURSES’ PERCEPTIONS OF SPIRITUAL CARE Amal, A.Adriana; Risnah, Risnah; Hidayah, Nur; rifky, muh; yusuf, saldi; Sumarmi, Sumarmi; Mbukwane, Gcinile
NurseLine Journal Vol. 11 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v11i1.60002

Abstract

Background: Holistic nursing care includes spiritual dimensions that are essential to patient well-being. However, spiritual nursing care is still not optimally implemented in daily clinical practice. Many nurses experience challenges in providing spiritual care, such as lack of training, psychological barriers, and minimal institutional support. Objectives: This study aimed to examine nurses' perceptions of spiritual nursing care in inpatient wards at a hospital. Method: This study used a quantitative descriptive design and was conducted at Haji Hospital Makassar. A total of 81 inpatient ward nurses were selected using stratified random sampling. The instrument used was the Indonesian version of the Spiritual Care-Giving Scale (SCGS), which has been validated for validity (CVI > 0.8) and reliability (Cronbach’s Alpha = 0.97). Data analysis was conducted descriptively across five domains of perception: attributes, perspectives, definitions, attitudes, and values in spiritual care. Results: Overall, nurses had a positive perception of spiritual nursing care, with an average total SCGS score of 5.51. The domain with the highest score was “defining spiritual care” (mean = 5.56), reflecting nurses' understanding that spiritual care is an empathetic, culturally sensitive, and patient-centered process. The lowest score was found in the domain of “spiritual service values” (mean = 5.48), indicating that the internalization of broader spiritual values beyond religious practices remains limited. Psychological barriers and conceptual confusion between spirituality and religiosity were also identified. Conclusion: Although nurses recognize the importance of spiritual care, there remains a gap in the internalization of its values and their implementation in clinical practice. Structured training, cultural competency enhancement, and institutional support are needed to improve nurses' readiness and competence in providing meaningful spiritual nursing care. Keywords: spiritual care, nurses’ perceptions, spirituality, professional competence
HUBUNGAN DYSMENORRHEA DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI JURUSAN KEPERAWATAN sumartini, sumartini; Hasnah, Hasnah; Risnah, Risnah; syisnawati, syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 1 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.141 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i1.5515

Abstract

Gangguan fisik yang sangat menonjol pada wanita haid adalah dysmenorrhea. Dysmenorrhea adalah nyeri haid yang dirasakan di bagian perut bagian bawah dan dysmenorrhea membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal serta dapat menurunkan konsentrasi belajar mahasisiwi karena rasa nyeri yang mereka rasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dysmenorrhea dengan prestasi belajar. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Adapun instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner.Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji statistic chi-square dengan tingkat signifikan (α=0,05) dan uji alternatif yang digunakan yaitu uji fisher dan didapatkan nilai p= 0,614.Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara dysmenorrhea dengan prestasi belajar mahasiswi Keperawatan Angkatan 2011 Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar menambah jumlah sampel dan variabel-variabel lain, seperti faktor psikologi, faktor keluarga, faktor kampus dan faktor masyarakat.
TERAPI NON FARMAKOLOGI DALAM PENANGANAN DIAGNOSIS NYERI PADA FRAKTUR :SYSTEMATIC REVIEW Risnah, Risnah; HR, Risnawati; Azhar, Maria Ulfah; Irwan, Muhammad
Journal of Islamic Nursing Vol 4 No 2 (2019): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.154 KB) | DOI: 10.24252/join.v4i2.10708

Abstract

Penelitian ini merupakan penerapan terapi non farmakologik penanganan nyeri dari berbagai perbandingan. Desain Systematic review. Populasi berasal dari  Artikel terkait dengan Fraktur. Pengumpulan data sumber literature pada penelitian ini adalah Google Schoolar, Pubmed dan Portal Garuda dengan menggunakan kata kunci “Nyeri”, ‘Pain”, “Fracture””Non Farmakologik Fraktur” dan “Fraktur” dengan kriteria Artikel tahun 2015-2018 Fulltext Artikel yang sesuai dengan topic, Terdapat ISSN, Jurnal yang terbit di Asia Tenggara, Merupakan jurnal intervensi untuk mengatasi nyeri pada pasien fraktur, Merupakan intervensi non farmakologi, Intervensi yang efisien berdasarkan hasil penelitian, dan Intervensi yang mudah dilakukan. Hasil Penelitian ini adalah  Setelah menggumpulkan data dan informasi, semua data tersebut diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi kemudian di diseleksi kerelevanan menggunakan Duffy’s Research Appraisal Checklist Approach, dilanjutkan dengan analisis komparatif untuk melihat perbandingan antara pikiran utama karya tulis ini dengan beberapa teori yang relevan, dan untuk selanjutnya memberikan rekomendasi teknik non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri pada pasien fraktur. Berdasarkan sembilan artikel yang terpilih tentang terapi non farmakologik dalam penanganan diagnosis nyeri membuktikan bahwa 100% terapi non farmakologik efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur. Teknik non farmakologik yang digunakan dalam jurnal yang terpilih yaitu, teknik distraksi, relaksasi nafas dalam, Kompres dingin (Cold Pack) dan Range of Motion (ROM). Kesimpulan : Berdasarkan 9 jurnal yang terpilih sesuai dengan kriteria inklusi, terapi non farmakologik yang efektif dalam penanganan diagnosis nyeri pada fraktur adalah distraksi pendengaran, relaksasi nafas dalam, kompres dingin (cold pack), Range of Motion (ROM) Kata Kunci:, Fraktur, Nyeri, Pain, Fracture, Non Farmakologi Fraktur
Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan melalui Penyuluhan Cegah Risiko Diabetes dan Hipertensi Secara Aktif dan Sehat : Pengabdian Rasdiyanah Rasdiyanah; Aidah Fitriani; Eny Sutria; Rasmawati Rasmawati; Ardian Adhiwijaya; Risnah Risnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5160

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kemampuan merancang pembelajaran bermakna yang mengembangkan kompetensi holistik peserta didik. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung, mayoritas guru belum memahami penerapan kurikulum berbasis deep learning. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui workshop interaktif dan partisipatif yang dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 21 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep dasar deep learning, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, dan pendampingan perancangan Modul Ajar kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan 90,5 persen guru memberikan apresiasi maksimal terhadap relevansi materi, 81 persen telah mengimplementasikan di kelas dengan respon positif dari 94,1 persen siswa yang menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif. Seluruh guru menyatakan kegiatan ini memberikan perubahan positif fundamental dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa workshop deep learning merupakan strategi efektif untuk penguatan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi kurikulum adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer. The development of 21st-century education demands teachers possess the ability to design meaningful learning that develops holistic competencies of students. Based on preliminary observations at SMAN 1 Cikancung Bandung Regency, the majority of teachers did not yet understand the implementation of deep learning-based curriculum. This community service activity aimed to enhance teacher competencies through interactive and participatory workshops conducted in April 2025 involving 21 teachers from various subjects. Implementation methods included socialization of basic deep learning concepts, training in developing learning materials, and mentoring in designing contextual Teaching Modules. Results showed that 90.5 percent of teachers gave maximum appreciation for material relevance, 81 percent had implemented it in classrooms with positive responses from 94.1 percent of students showing increased enthusiasm and active participation. All teachers stated this activity provided fundamental positive changes in designing more meaningful, reflective, and student-centered learning, as well as opening opportunities for sustainable collaboration with universities. This activity proves that deep learning workshops are effective strategies for strengthening teachers' pedagogical competencies in supporting adaptive curriculum implementation toward contemporary educational challenges.  
Releasing Emotions Through Art: Eggshell Art Therapy for Special Needs Students Risnah Risnah; Nurfadilah Azmi; Alivia Nur Hidayah; Nur Salsabila
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 4 No 1 (2026): Mei
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v4i1.28039

Abstract

Art therapy is a nonverbal approach that utilizes creative processes to support emotional expression, attention regulation, and fine motor development among students with special needs. Senior high school students with intellectual disability and autism often experience difficulties in verbal communication, emotional regulation, sustained attention, and fine motor coordination, which may affect their learning engagement and daily functioning. This paper aims to describe the implementation of an art therapy program using three-dimensional whole eggshell decoration as a medium for nonverbal emotional expression while simultaneously stimulating focus and fine motor skills. The program was implemented as an art-based occupational therapy activity at a public special education school involving students aged 18–20 years. The activity design consisted of several stages, including preparation, decorating whole eggshells using paint, drawing facial expressions to represent daily emotional states, and simple reflection. Observations were conducted throughout the sessions to examine student participation, concentration, and motor control during the activity. The results indicate that students were able to actively engage in the sessions, maintain improved focus, and demonstrate better fine motor coordination while handling brushes and interacting with three-dimensional media. The facial expression drawings further reveal that the activity functioned as an effective medium for nonverbal emotional expression. In conclusion, the art therapy program using whole eggshell decoration offers a practical, low-cost, and innovative alternative for occupational therapy activities in special education settings, particularly in supporting emotional expression, focus, and fine motor stimulation among students with intellectual disability and autism.
Co-Authors A. Adriana Amal A. Ardiansyah A. Ummu Salmah A.Nurlaela Amin Abdul Majid Aco Mursid Adi Sadli Ahmad J Ahmad Sayuti Ainurrafiq Ainurrafiq Ainurrafiq, Ainurrafiq Aisyah Bahar Alivia Nur Hidayah Alwi Andi Arif Setiawan, Andi Arif Andi Irdawati Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi Andi Sadapotto Andi Suswani Andryana Agrevita Ani T Prianti Anita Candra Dewi Annisa, Thahirah arafah, Salmah Arbani, Tri Suhendra Arbianingsih Ardian Adhiwijaya Aslam, Nur Annisa Asrar As Astuti Dewi Intan Ayu Safitri Azhar, Maria Ulfah Barakatul Qamila Congge, Umar Deluma, Ridwan Dewiyanti Dewiyanti, Dewiyanti Dina Oktaviana Dina Oktaviana Eka Hadrayani Eka Hadrayani Eka Pratiwi Syahrim, Wahdaniyah Elly L Sjattar Eny Sutria Ernawati Ernawati Ernawati ernawati Eva Yustilawati Evawaty Evawaty Fira Ayu Fitriani, Aidah Haerani Happy Fitria, Happy Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati Harmawati, Harmawati Haryati Sahrir Hasnah Hasnah Hasnah Hasnah Helmi Juwita Hermadin Hermadin HR, Risnawati Huriati, Huriati Indrawati Indrawati Indrawati Isra Ummul Mu’minina Mifta Jenni Pannaco Jumasing Jumasing Jumriani Ansar Juniarti Juniarti Juniarti Rara'Matande Lince, Lince M Syikir M. Alfian Rajab M. Nur Faizal Darmadi Maria Ulfa Azhar Maria Ulfah Ashar Maria Ulfah Azhar Maria Ulfah Azhar Maria Ulfah Azhar Maryati Masliya Masliya Mbukwane, Gcinile Mega Fatimah Rosana Meilinda Nur Khafifa Muh Fahril Anwar Muhammad Anwar Hafid Muhammad Basir Muhammad Irwan Muhammad Irwan Muhammad Saleh Ridwan Mukhtar, Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mustari Mustafa Muthaharah Muthaharah Muthaharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah Muthahharah, Muthahharah Nabila, Ainun Nur Al Marwah Asrul Nur Andani Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Isriani Nur Isriani Najamuddin Nur Salsabila Nuratiqa, Nuratiqa Nurfadilah Azmi Nurfadilah, Siti Namirah Nurfadillah Nurfadillah Nurhaedar Jafar Nurhidayah Nurhidayah, Nurhidayah Nurul Fadhilla Gani Nurul Fadihilah Paharani, Aan Patima Patmawati Patmawati, Patmawati Rahman, Sari Rahayu Rahmatiah HL Rahmatul Akbar Rasdiyanah, Rasdiyanah Rasmawati Ratna Mahmud Ridwan Amiruddin rifky, muh Rika Handayani Rina Nur Insani Riyadhatul Jinan Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Rosmah Sadli, Adi Saldi Yusuf Saldy Yusuf Sam Hermansyah Saparuddin Latu Sari, Mutmainnah Sudarman Sudarman Sudarmi Sudarmi Sumarmi Sumartini Sumartini Syamsiah Rauf Syamsuar Manyullei Syamsuriyati, Syamsuriyati Syarif, Sutrani Syisnawati Takdir Tahir Ulfa Azhar, Maria Ulfah Azhar, Maria Uliadi Barrung Limbong Veithzal Rivai Zainal Vilda Amaliah Vovi Sulastri Akhmad Wahdaniah Wahdaniar Wahdaniar Wahdaniyah Eka Pratiwi Syahrim Wahid, St. Khadijah Yusuf, Saldi Zainuddin, Suprianto