p-Index From 2021 - 2026
7.549
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Katalogis BAHASANTODEA Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Kreatif Tadulako Online ELT Worldwide: Journal of English Language Teaching Journal The Winners Jurnal Riset Akuakultur Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ensiklopedia of Journal Jurnal Ilmiah Ecosystem eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Jurnal Varian Jurnal Penelitian Transportasi Laut JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership TANJUNGPURA JOURNAL OF NURSING PRACTICE AND EDUCATION An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Aquaculture and Enviroment Empiricism Journal At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik Bosowa Journal of Education Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi Abdimas Indonesian Journal Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Tadribuna: Journal of Islamic Management Education SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Jurnal Sinergi Mengabdi MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Indonesian Journal of Community Empowerment Bima Journal of Elementary Education Gawi: Journal of Action Research MCSIJ (Marine, Coastal and Small Islands Journal) : Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Ilmu Kelautan Jurnal Wicara Desa
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Program Sabtu Daerah di Sekolah Dasar Lingkungan Lahan Basah Hadijah, Hadijah; Mulya Budi Harsono, Arta; Suriansyah, Ahmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1343

Abstract

Implementasi sekolah dasar mengajarkan bahasa dan budaya Banjar berarti melakukan pelestarian bahasa dan budaya Banjar. Hal ini akibat dari khususnya murid-murid sekolah dasar jarang sekali mendapatkan pendidikan mengenai tradisi-tradisi lokal. Karena itu, SDN Murung Raya 3 mengadakan program Sabtu Daerah untuk membantu murid-murid sekolah dasar mengenali, mengajari, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya, bahasa, dan kesenian Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan program Sabtu Daerah dan merasakan langsung dampaknya dalam kehidupan sosial murid yang bersangkutan. Penelitian yang bersangkutan bersifat kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Dengan mengadakan observasi dan wawancara, diperoleh hasil bahwa Program Sabtu Daerah membantu siswa lebih terbiasa menggunakan kosakata Banjar, memahami budaya lokal, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah. Ada kondisi yang tidak ideal, dan tetap bisa melaksanakan program ini dengan baik, hanya ada cuaca yang kurang mendukung dan media yang terbatas. Program ini sudah seharusnya mendapat pengakuan sebagai program yang bermanfaat untuk membantu penguatan karakter dan budaya siswa. Program ini sudah seharusnya data kami diakui sebagai program yang dapat membantu penguatan karakter dan budaya siswa serta dijadikan sebagai program yang dapat mengimplementasikan kearifan lokal di pendidikan dasar.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MAGGOT Hermetia illucens MENGGUNAKAN MEDIA KULTUR YANG BERBEDA TERHADAP RESPON SEL KROMATOFOR IKAN KOI Cyprinus carpio Hasnah, Hasnah; Hadijah, Hadijah; Indrawati, Erni
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v8i1.6660

Abstract

Kualitas warna ikan koi sangat dipengaruhi oleh kandungan nutrisi pakan, khususnya karotenoid sebagai prekursor pigmen. Maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) berpotensi menjadi sumber karotenoid alami karena mampu mengakumulasi pigmen dari substrat pakannya. Sel kromatofor pada ikan menunjukkan respons berbeda terhadap variasi kandungan pigmen dan nutrisi, sehingga jenis media kultur maggot dapat memengaruhi intensitas warna ikan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: (A) maggot yang diberi pakan labu kuning, (B) buah naga, (C) pepaya, dan (D) kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maggot yang dikultur menggunakan labu kuning memiliki kandungan karotenoid tertinggi (0,3269 mg/L), diikuti perlakuan pepaya dan buah naga. Perlakuan A juga memberikan peningkatan warna paling signifikan, dengan skor 25 pada skala TCF dan jumlah sel kromatofor tertinggi, yaitu 1.255 sel. Peningkatan jumlah sel kromatofor menyebabkan distribusi pigmen lebih merata sehingga menghasilkan warna koi yang lebih cerah. Seluruh perlakuan menunjukkan tingkat kelangsungan hidup 100% selama 30 hari pemeliharaan. Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal bagi kehidupan ikan koi. The nutritional content of koi fish's feed, particularly the carotenoids that serve as pigment precursors, greatly influences their color quality. Black soldier fly maggots (Hermetia illucens) have the potential to be a source of natural carotenoids because they are able to accumulate pigments from their feed substrate. Chromatophore cells in fish show different responses to variations in pigment and nutrient content, so the type of maggot culture medium can affect the intensity of fish color. This study used a completely randomized design with four treatments and three replicates: (A) maggots fed yellow pumpkin, (B) dragon fruit, (C) papaya, and (D) control. The results indicated that maggots cultured using pumpkin had the highest carotenoid content (0.3269 mg/L), followed by the papaya and dragon fruit treatments. Treatment A also provided the most significant color enhancement, with a score of 25 on the TCF scale and the highest number of chromatophore cells, namely 1,255 cells. The increase in the number of chromophore cells caused a more even distribution of pigments, resulting in brighter koi colors. All treatments showed a 100% survival rate during the 30-day maintenance period. Water quality parameters during the research were within the optimal range for koi fish life.
PENGARUH PEMBERIAN MAGGOT Hermetia illucens MENGGUNAKAN MEDIA KULTUR YANG BERBEDA TERHADAP RESPON PERUBAHAN HISTOLOGI USUS IKAN KOI Cyprinus carpio Iriani, Fitria; Hadijah, Hadijah; Umar, Nurasia
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v8i1.6784

Abstract

Ikan koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu ikan hias air tawar yang sangat populer di kalangan penggemar ikan hias. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, industri budidaya ikan koi terus berkembang, namun juga menghadapi tantangan dalam hal biaya produksi. penggunaan maggot dari lalat Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai sumber protein alternatif dalam pakan ikan telah menarik perhatian yang signifikan, kemampuannya untuk mengkonversi berbagai jenis limbah organik menjadi biomassa yang kaya nutrisi. Metode Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan tiga kali ulangan. Yaitu perlakuan (A) Maggot yang diberipakan labu kuning, (B) Maggot yang diberipakan buah naga, (C) Maggot yang diberi pakan pepaya, dan (D) Merupakan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perlakuan pemberian pakan maggot dengan labu kuning menghasilkan kandungan proksimat tertinggi pada maggot yaitu 36,89 mg/L, diikuti perlakuan Pepaya dan buah naga. Perlakuan ini juga memberikan peningkatan terhadap pertumbuhan panjang mutlak ikan koi yang paling signifikan dibandingkan perlakuan lain, namun pada pertumbuhan berat mutlak tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Panjang vilih usus tertinggi ditemukan pada perlakuan pemberian maggot dengan labu kuning, yaitu 190,52 µm. Sementara itu, tingkat kelangsungan hidup ikan koi selama pemeliharaan tanpa kematian selama 30 hari masa pemeliharaan. Kualitas air selama penelitian tetap berada dalam kisaran optimal untuk kehidupan ikan koi. The Koi fish (Cyprinus carpio) are one of the most popular freshwater ornamental fish among fish enthusiasts. As market demand increases, the koi fish farming industry continues to grow, but also faces challenges in terms of production costs. The use of maggots from Black Soldier Flies (Hermetia illucens) as an alternative protein source in fish feed has attracted significant attention due to their ability to convert various types of organic waste into nutrient-rich biomass. The research method used a completely randomized design with four treatments and three replicates. The treatments were (A) maggots fed yellow pumpkin, (B) maggots fed dragon fruit, (C) maggots fed papaya, and (D) a control. Based on the research results, the treatment of maggots fed yellow pumpkin produced the highest proximate content in maggots, namely 36.89 mg/L, followed by the papaya and dragon fruit treatments. This treatment also provided the most significant increase in the absolute length growth of koi fish compared to other treatments, but there was no significant difference in absolute weight growth. The highest intestinal villi length was found in the maggot feeding treatment with yellow squash, at 190.52 µm. Meanwhile, the survival rate of koi fish during maintenance was 100% with no deaths over the 30-day maintenance period. Water quality during the research remained within the optimal range for koi fish life.
Heart Disease Classification Using ROSE and I-CHAID with Cramér’s V Bias Correction Taufiq, Annurial Fitrayah; Siswanto, Siswanto; Hadijah, Hadijah; Aprilyani, Lilis Dwi Sapta
Jurnal Varian Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/varian.v9i1.5767

Abstract

Machine learning applications in healthcare are increasingly important for disease classification using categorical data. The Chi-square Automatic Interaction Detection (CHAID) method is widely used, but it often produces biased results, especially with small or imbalanced datasets. To overcome this limitation, the Improved CHAID (I-CHAID) was developed by integrating bias correction on Cramér’s V. Further performance gains on imbalanced data can be achieved by combining I-CHAID with the Random Oversampling Examples (ROSE) technique. This study aims to determine significant factors influencing heart disease and to evaluate the classification accuracy of the I-CHAID method with bias correction on Cramér’s V. The research was conducted in two stages: (1) balancing the dataset with ROSE and (2) constructing a classification tree of heart disease occurrences using I-CHAID with bias correction. The proposed I-CHAID model correctly classified 98 individuals with heart disease and 110 without heart disease out of 253 test cases. However, 30 cases were undetected (false negatives), and 15 were misclassified (false positives). Overall, the model achieved an accuracy of 84.60%, outperforming the standard CHAID method without bias correction, which reached only 71.15%. The I-CHAID method with Cramér’s V bias correction proved effective in identifying key factors associated with heart disease in Yogyakarta, including generational differences, smoking habits, and dietary patterns rich in fatty and savory foods. These findings highlight the potential of the proposed framework to support more reliable early risk identification and data-driven public health decision-making, particularly when dealing with imbalanced categorical health data.
Implementation of Merdeka Curriculum Learning Management at SMPN 1 Bastem Hadijah, Hadijah; Wisran, Wisran; Bustanul Iman, Bustanul Iman
International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership Volume 5, Number 2, November 2024
Publisher : Har Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the implementation of learning management in the Kurikulum Merdeka framework at SMP Negeri 1 Bastem, a junior high school located in a 3T (frontier, outermost, disadvantaged) area of Luwu Regency, South Sulawesi. Using a qualitative embedded case study design, data were collected through observation, semi-structured interviews with the principal, vice principal for curriculum, and subject teachers, as well as document analysis of KOSP, teaching modules, and project modules. Data were analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that the management of Kurikulum Merdeka follows a relatively systematic cycle of planning, organizing, implementation, and evaluation. Planning is reflected in the preparation of the Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, development of differentiated teaching and project modules, and the use of the Merdeka Mengajar Platform. Organizing appears in the allocation of 20–30% lesson hours for project-based learning and the determination of local content in the form of regional language subjects to strengthen local wisdom. Implementation combines differentiated intrakurikuler learning with kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila using themes of local wisdom, engineering and technology, and entrepreneurship. Evaluation is conducted through diagnostic, formative, and summative assessments followed by remedial and enrichment programs. The study also identifies key challenges, including uneven teacher readiness, limited training and facilities, and students’ low learning autonomy, while highlighting the school’s adaptive strategies through collegial collaboration and contextual innovation in managing Kurikulum Merdeka.
Co-Authors Abdul Gani Abdul Mutholib Adiaksa, Baso Witman Adnan Adnan Ahmad Suriansyah Al Faqir, Supri Ali, M. Hilmi Ali, St. Aminah Amaylia, Annisanur Andi Nuddin Aprilyani, Lilis Dwi Sapta ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariani, Irmi Arie Anggraini Arief, Muchlis Imanullah Arpan Putra, Kurniawan Asdar Asdar Asia , Nur Asikin, Siti Badria` Asmian, Risna Yunita Asmin, Risna Yunita Aswanti Setyawati Azis, Andi Sudarmin Bachtiar, Machdum Bustanul Iman, Bustanul Iman Cinantya, Celia D, Muhammad Basri Dadi Setiadi Dahlifa, Dahlifa Dalle, Muhammad Basri Daniel Happy Putra Dayurni, Popi Dea Zara Avila Devin, Devin Djunaedi Djunaedi eka rahmawati Emola, Diana Melani Endang Sulistyowati Ernaningsih Ernaningsih Ernawati Ernawati Erni Indrawati Ernita Fatimah, Endang Fatmawati, Ifat Fauzan, Suhaimi Fauziah, Ayu Bella Fuadah, Hanis Halijah, Sitti Hamdani Hamdani Hamsiah, Andi Hanafi, Yoandini Harlina Harlina Hasnah Hasnah Hayati, Witoh I Wayan Merta Imtiyaz, M. Adam Ira Titisari Iriani, Fitria Islahiyah, Islahiyah Iswahyuddin, Iswahyuddin Iwan Iwan Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin, Muh. Ihsan Kamil, Nurhusni Kenedi, Jaqueline Khodanah, Khodanah Khoiri, Khabibul Komanik, Ida Jaya Kumala Dewi, Utami Leli, Leli Lestarina, Putri Mudhlika Letek, Yuliana Loar, Laurensius Luluk Fajria Maulida Ma'dika, Alexander Amba Mahesa, Lutfi Putra Mambrasar, Abimael Mardiana Mardiana Marhani Marhani Mariyah, Iim Marselaa, Anis Mastorat Mastorat Medan Yumas, Medan Mildaratu, Mildaratu Muhammad Hafiz Mukrima, Mukrima Mulisa, Mulisa Mulya Budi Harsono, Arta Mulyadi Mulyadi Mustofa Anwar Mutoharoh, Mutoharoh Muzakir Muzuni, Muzuni Nadifah, Robiatun Najamudin Najamudin Nanang Diana Nasir, A. Muhajir Nua, Wahyudi Septianto Nur Asia Umar Nur Hasanah Nur, Maulida Nurfaidah, Andi Nurmiati Nurmiati Nusur, Muh. Pahrul, Yolanda Peni, Donata Porwanti, Tri Pratiwi, Muli Dea Puspitasari, Ema Putra, M. Nizar Perdana Putri, Ayu Syah Ratnawati Gatta Ratnawati Ratnawati Ricda Nurhikmayanti Hamzah Riskawati Riskawati, Riskawati Risma, Napassanaye Riswanti, Riswanti Rizky Auliah Juniarti Rizty Maulida Badri Rohyana, Mochamad Furqon Rosdiana Rosdiana Rumdanah, Rumdanah Rusmin ., Rusmin S Nurmuslimah, S S Siswanto Sabriana, Riska Safilu Safilu Sandi Pradana Sartika Sartika Satani, Helmi Syahru setiawan, lalu andika redi Sholihah, Maratun Sipayung, Michael Sri Mulyani Sriwahyuningsih, A. Erna Sugiawiharja, Egi Suhada Suhada, Suhada Sulkhah, Sulkhah Sumarno . Suryana, Tatang Suryapermana, Nana Sutia Budi Syafaat, Buce Akhmad Syamsiar, Syamsiar Syamsu, Awaluddin Tabrani, Mohamad Bayi Tafwidhah, Yuyun Taufiq, Annurial Fitrayah Triyastati, Satriyah Umar Umar Umar, Nurasia Wayan Kantun Widayati, Ulfa Wisran, Wisran Yuan Anisa Yunita Kristina Yusuf Mustofa, Yusuf Zainuddin, Zainuddin Zarkasih Putro, Khamim