p-Index From 2021 - 2026
8.469
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR TABULARASA PREDIKSI KURVA S JURNAL MAHASISWA BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika BIOPROSPEK PEDAGO BIOLOGI JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) FENOMENA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pertanian Agros Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Jurnal Kreativitas PKM PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Agrotek Indonesia Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Abdi Insani Manna Rafflesia Jurnal Perangkat Lunak Physics Communication Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Dedikasi Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Dharmas Education Journal (DE_Journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of EFL and Linguistics Journal Of Human And Education (JAHE) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Organisms: Journal of Biosciences Jurnal INSAN TANI Journal of Islamic Education Students Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia ABDIMAS KAUNIAH Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Media Analis Kesehatan Abdurrauf Social Science KBJPM- Kayuh Baimbai Jurnal pengabdian masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Midwifery Tiara Bunda JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Cahaya Edukasi SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Economic Management Business Research Journal Jurnal Dedikasi Pengabdian Pendidikan AKSIOMA
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT DI LAHAN SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Sendy, Trie; Hadijah, Siti; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.77601

Abstract

Tomat (Lycopersium esculentum Mill.) merupakan tanaman sayuran yang termasuk dalam familia Solanaceae. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis interaksi terbaik antara pupuk kandang ayam dan pupuk NPK serta dosis tunggal masing-masing perlakuan terhadap pertumbuhan dan hasil tomat di lahan sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air (BJA). Penelitian ini dilaksanakan di lahan pasang surut sulfat masam tipe C yang berlokasi di Golden River Camp, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, dari bulan Mei "“ Juli 2023. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, yaitu pupuk kandang ayam (K) dan pupuk NPK (N), masing-masing dengan 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama pupuk kandang ayam yang terdiri dari 3 taraf dosis 10 ton/ha, 20 ton/ha dan 30 ton/ha. Faktor kedua pemberian pupuk NPK dengan 3 taraf dosis 300 kg/ha, 450 kg/ha dan 600 kg/ha. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat kering (g), jumlah buah per tanaman (buah), berat buah per tanaman (g) dan berat per buah (g). Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tomat di lahan sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air. Pupuk kandang ayam 30 ton/ha merupakan dosis terbaik bagi pertumbuhan tanaman tomat dan pupuk NPK 450 kg/ha merupakan dosis terbaik untuk hasil tomat yang ditanam di lahan sulfat masam dengan sistem budidaya jenuh air.  
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH GAMBUT Ahmad, Thami Raihan Dhia; Hadijah, Siti; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pemberian pupuk organik cair dengan 6 taraf perlakuan 3 ulangan dan 4 sampel dengan jumlah total 72 tanaman. Perlakuan tersebut yaitu: P1 = 20 ml/L, P2 = 40 ml/L, P3 = 60 ml/L, P4 = 80 ml/L, P5 = 100 ml/L dan P6 = 120 ml/L. Sehingga terdapat 6 perlakukan yaitu: P1, P2, P3, P4, P5, dan P6. Variabel yang diamati yaitu: Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun Per Rumpun (helai), Jumlah Anakan per Rumpun (batang), Berat Segar Tanaman (g), Volume Akar (cm3) dan Berat Kering Tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, namun berpengaruh tidak nayata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar tanaman dan volume akar. Perlakuan POC dosis 40 ml/L menunjukkan rerata tertinggi terhadap semua variabel pengamatan. Dosis perlakuan efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut yaitu pemberian dosis POC 40 ml/L.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT AKIBAT PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK NPK PADA TANAH GAMBUT Simahayati, Simahayati; Hadijah, Siti; Budi, Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70650

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Dapat tumbuh dengan baik pada media yang subur salah satu media tumbuh yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tomat adalah tanah gambut yang memiliki beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalahtersebut yaitu dengan memberikan bahan organik pupuk organic cair dan pupuk anorganik NPK yang dikombinasikan dan diberikan secara berimbang. Penggunaan pupuk organic cair sebagai bahan organik dapat memperbaiki kendala yang ada pada tanah gambut terutama sifat tanah, dan penambahan NPK yang dapat diserap oleh tanaman secara cepat untuk memenuhi kebutuhan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi konsentrasi POC dan dosis pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan dilahan jalan parit haji husin 2 pada tanggal 02 Desember 2022 - 25 Februari 2023. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan faktorial dengan Pola Rancang Acak lengkap (RAl) terdiri dari 2 faktor yaitu: perlakuan pemberian pupuk organik cair (P), terdiri dari 3 taraf dan perlakuan pemberian pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf. Masing- masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap perlakuannya terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga terdapat 108 sampel unit pengamatan dan penelitian. Faktor pertama adalah konsentrasi  pupuk organic cair (P) terdiri dari 3 taraf yakni: p1 = Pupuk oranik cair sebanyak 100 ml/L, p2 = Pupuk organik cair sebanyak 200 ml/L dan p3 = Pupuk organik cair sebanyak300 ml/L. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (N) terdiri dari 3 taraf yakni: n1 = Pupuk NPK sebanyak 150 kg/ha setara dengan 3 g/ polybag, n2= Pupuk NPKsebanyak 300 kg/ha setara dengan 6 g/polybag dan n3= Pupuk NPK sebanyak 450 kg/ha setara dengan 9 g/polybag. Variabel pengamatan seperti: pengamatan tinggi tanaman (cm), pengukuran berat kering tanaman (g), pengukuran berat per buah (g), pengukuran berat buah per tanaman (g), dan menghitung jumlah buah per tanaman (buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC nanas 200 ml/L dan Pupuk NPK 300 kg/ha dapat memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT TERHADAP PEMBERIAN RED MUD DAN PUPUK NPK PADA TANAH GAMBUT Tambunan, Deva Julianty; Hadijah, Siti; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.63705

Abstract

Cabai rawit merupakan tanaman hortikultura yang buahnya dimanfaatkan untuk keperluan aneka pangan. Produksi cabai rawit di Kalimantan Barat masih di bawah produksi nasional dengan produktivitas rata-rata Indonesia 6,59 ton/ha, oleh karena itu, produksi cabai di Kalimantan Barat perlu ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar. Usaha untuk meningkatkan produktivitas cabai dapat dilakukan dengan melalui intensifikasi pada lahan yang potensial, salah satunya pada lahan gambut dengan memperbaiki kualitas tanah/lahan dengan pemberian red mud serta pemupukan NPK.   Penelitian ini bertujuan untuk mendapat dosis interaksi terbaik dari pemberian red mud dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit pada tanah gambut. Metode rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Faktor pertama adalah pemberian red mud yang terdiri dari 3 taraf yaitu: a1 = red mud dosis 16 ton/ha, a2 = red mud dosis 18 ton/ha, a3 = red mud dosis 20, dan faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan yaitu: b1 = pupuk NPK 200 Kg/ha, b2 = pupuk NPK 250 Kg/ha dan b3 =pupuk NPK 300 Kg/ha. Pelaksanaan penelitian meliputi: persiapan tempat penelitian, penyiapan media, semai dan persemaian, persiapan media tanam, penanaman, pemupukan NPK, pemeliharaan tanaman dan pemanenan. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Tinggi Tanaman (cm), Volume Akar (cm3), Berat Kering Tanaman (g), Jumlah Buah Per Tanaman (buah) dan Berat Buah Per Tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antar red mud dan pupuk NPK, perlakuan faktor tunggal red mud dengan dosis 20 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah gambut.
PENGARUH BOKASHI BATANG PISANG DAN PUPUK POSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH PMK Barbara, Stepanus Kristiadi Dwi; Wasi'an, Wasi'an; Hadijah, Siti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.65717

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum.) adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki sumber vitamin dan mineral yang tinggi dan termasuk komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanah podsolik merah kuning sebagai media untuk budidaya tanaman tomat dihadapkan pada beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik dan kimia tanah podsolik merah kuning adalah dengan pemberian bokashi batang pisang dikombinasikan dengan pupuk posfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis bokashi batang pisang dan pupuk posfor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanaskan di lokasi yang terletak di Jl.Kurnia Gg.Ilahi, Kota baru. penelitian ini berlangsung dari tanggal 11 oktober sampai 21 desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperiment faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) . Perlakukan terdiri dari faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) dan faktor kedua adalah pupuk posfor (S). Masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali, terdapat 4 sampel setiap unit percobaan sehingga total keseluruhan tanaman sebanyak 108 sampel tanaman. Faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) terdiri dari :P1 = bokashi batang pisang 10 ton/ha ≈ 50 g/polybag, P2 = bokashi batang pisang 20 ton/ha ≈ 100 g/polybag, P3 = bokashi batang pisang 30 ton/ha ≈ 150 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk posfor (S) terdiri dari :S1 = pupuk posfor 100 kg/ha ≈ 0,5 g/polybag, S2 = pupuk posfor 150 kg/ha ≈ 0,75 g/polybag, S3 = pupuk posfor 200 kg/ha ≈ 1 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman,berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi bokashi batang pisang dan pupuk posfor terjadi interaksi pada variabel jumlah buah per tanaman.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GAMBAS AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG BEBEK PADA TANAH GAMBUT Lamita, Dinni; Hadijah, Siti; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70254

Abstract

Tanaman Gambas (Luffa acutangula L.) merupakan tanaman sayuran merambat dengan alat pemegang berbentuk pilin, batang panjang dan kuat, dapat mencapai puluhan meter. Daerah asal gambas dari india, tanaman ini telah beradaptasi lama di daerah Asia Tenggara termaksuk Indonesia. Buah berkasiat untuk membersihkan darah, selain berguna untuk obat, kulit buah yang telah kering baik sekali untuk penggosok tempat cucian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk budidayakan tanaman gambas adalah dengan cara memberikan pupuk kandang bebek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman gambas ditanah gambut. Penelitian ini dilakukan didalam polybag dengan menggunakan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan pupuk kandang bebek dengan 5 ulangan. Setiap satuan unit percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga total keseluruhan diperoleh 75 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah b1 = 10 ton/ha pupuk kotoran bebek setara dengan 160 g / polybag b2 = 15 ton/ha pupuk kotoran bebek setara dengan 240 g / polybag b3 = 20 ton/ha pupuk kotoran bebek setara dengan 320 g / polybag b4= 25 ton/ha pupuk kotoran bebek setara dengan 400 g / polybag b5= 30 ton/ha pupuk kotoran bebek setara dengan 480 g / polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah volume akar (cm ³), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah), berat buah pertanaman (g),berat buah perbuah (g), panjang buah (cm), diameter buah (cm). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian pupuk kandang bebek dosis 10 ton/ha setara dengan 160 g/polybag dapat pertumbuhan dan hasil gamas pada tanah Gambut.  Kata Kunci : Gambas, Tanah Gambut, Pupuk kandang Bebek
PENGARUH BOKASHI BULU AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG UNGU PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Simbolon, Marini; Hadijah, Siti; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70086

Abstract

Terung tumbuh dengan baik pada media yang subur salah satu media tumbuh yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan adalah tanah PMK yang memiliki beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan   untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memberikan bahan organik berupa bokashi bulu ayam dan pupuk NPK yang dikombinasikan dan diberikan secara berimbang. Penggunaan bokashi bulu ayam sebagai bahan organik dapat memperbaiki kendala yang ada pada tanah PMK terutama pada sifat fisik tanah dan penambahan pupuk NPK yang dapat diserap oleh tanaman secara langsung untuk memenuhi kebutuhan unsur hara. Tujuan dari penelitian ini adalah   mendapatkan dosis interaksi terbaik antara bokashi bulu ayam dan pupuk NPK untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil terung pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Jl. Letong Desa Noyan Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau. Waktu pelaksanaan berlangsung dari Bulan Maret-Mei 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perlakuan pemberian bokashi bulu ayam (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: k1= 375 g/polibag, k2= 500 g/ polibag, k3= 625 g/polibag dan perlakuan pupuk NPK 16-16-16 (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu p1= 200kg/ha, p2= 300 kg/ha, p3= 400 kg/ha. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap perlakuannya terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga total keseluruhan ada 108 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi pada semua variabel pengamatan. Pupuk NPK dengan dosis 300 kg/ha adalah dosis yang efektif untuk meningkatkan berat kering tanaman pada tanah PMK.
PENGARUH BOKASHI LIMBAH SAYURAN DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH GAMBUT Erik, Adrianus Minikus; Hadijah, Siti; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.77597

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleraceea L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang termasuk dalam keluarga tanaman kubis-kubisan (Cruciferae). Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan produksi kubis bunga di Kalimantan Barat dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanah gambut. meskipun demikian tanah gambut memiliki beberapa kendala jika dimanfaatkan sebagai media tanam seperti pH tanahnya yang rendah, memiliki porositas yang tinggi, memiliki kandungan C-organik yang tinggi dan secara alami status hara tanah gambut tergolong rendah, baik hara makro maupun mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi terbaik dari bokashi limbah sayuran dan pupuk hayati untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jalan Reformasi Gang Struktur, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, berlangsung dari Juni hingga Oktober 2023. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu bokashi limbah sayuran (b) terdiri dari 3 taraf yaitu b1 (400 g/polybag ≈ 20 ton/ha), b2 (500 g/polybag ≈ 25 ton/ha), b3 (600 g/polybag ≈ 30 ton/ha). Faktor kedua pupuk hayati (h) terdiri dari tiga taraf yaitu h1 (5 ml bioboost/liter air), h2 (10 ml bioboost/liter air), h3 (15 ml bioboost/liter air). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, Volume akar, berat kering tanaman, berat segar krop dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian bokashi limbah sayuran dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah gambut. Pemberian bokashi limbah sayuran dengan dosis 25 ton/ha ≈ 500 g/polybag dan pupuk hayati 10 ml/liter air memberikan hasil terbaik pada variabel berat segar krop.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KIRINYU DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Nome, Ricky Yosandra; Budi, Setia; Hadijah, Siti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.71298

Abstract

Kailan ( Brassica oleracea Var. Alboglabra) merupakan salah satu jenis sayuran daun dari famili kubis "“ kubisan ( Brassicaceae ) yang memiliki prospek pemasaraan yang cukup baik karena telah dikenal dan disukai oleh masyarakat luas. Tanah gambut memiliki struktur yang gembur dan remah sehingga cocok sebagai media tanam kailan, namun tahan gambut memiliki kendala berupa ketersediaan unsur hara yang rendah dan kondisi fisik tahan yang buruk membuat tahan gambut memiliki produktivitas yang rendah. Upaya untuk mengatasi kendala pada tanah gambut dilakukan dengan pemberian POC daun kirinyu yang dikombinasikan dengan pupuk NPK. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis kombinasi POC daun kirinyu dan NPK yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Jalan Ujung Pandang, dimulai dari bulan April 2023 sampai Juni 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu POC 60 % + NPK 150 kg/ha, POC 50 % + NPK 200 kg/ha, POC 40 % + NPK 250 kg/ha, POC 30 % + NPK 300 kg/ha, POC 20 % + NPK 350 kg/ha, dan POC 10 % + NPK 400 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian, yaitu tinggi tanaman, volume akar, jumlah daun, luas daun, berat segar, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi POC 50 % + NPK 200 kg/ha merupakan dosis terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah gambut yang dapat meningkatkan volume akar sebesar 7,25 cm3, luas daun 77,03 cm2, berat kering 4,27 g, dan tinggi tanaman 14 HST sebesar 11,65 cm.  
Edukasi Jamur Kuku (Tinea Unguium) pada Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Desa Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Rahmayanti, Rahmayanti; Hadijah, Siti; Darmawati, Darmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16738

Abstract

ABSTRAK Jamur kuku (Tinea unguium) adalah kelainan kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita. Infeksi jamur tersebut menyebabkan terjadinya perubahan warna pada kuku menjadi putih, kuning atau kecoklatan, kuku mengalami onycholisis, pecah-pecah dan tidak rata. Jamur kuku dengan kondisi parah bisa menyebabkan kondisi kerusakan permanen pada kuku. Jamur kuku lebih rentan terjadi pada lansia sebab kuku lansia cenderung rapuh dan kering. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi tentang jamur Kuku (Tinea unguium) Pada Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Desa Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan, dengan menggunakan alat bantu visual dan poster. Khalayak sasaran yaitu Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Desa Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah lansia berjumlah 50 orang. Tahapan kegiatan meliputi pendaftaran peserta edukasi, pembagian brosur, kemudian dilakukan pemaparan materi kegiatan. Setelah pemaparan materi, dilakukan sesi tanya jawab dengan diberikan kesempatan peserta untuk bertanya, di akhiri dengan pengisian kuesioner dan evaluasi. Berdasarkan hasil wawancara dan pengisian kuesioner oleh responden diketahui bahwa sebanyak 74% responden meningkat pengetahuannya setelah kegiatan edukasi. Lansia sudah mulai paham apa itu infeksi jamur kuku Tinea unguium, tanda dan gejala, penyebab, faktor risiko dan pencegahan kuku yang terinfeksi jamur Tinea unguium. Dengan menerapkan personal hygiene dengan baik khususnya terkait kebersihan kuku tangan dan kaki dapat mencegah terinfeksinya kuku dari jamur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi tentang jamur Kuku (Tinea unguium) Pada Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang Desa Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh yang diikuti oleh 50 orang lansia berjalan dengan lancar dan sukses dari awal hingga akhir dan pengetahuan, pemahaman lansia setelah edukasi menjadi meningkat. Kata Kunci: Edukasi, Tinea unguium, Lansia  ABSTRACT Nail fungus (Tinea unguium) is a nail disorder caused by dermatophyte fungal infection. The fungal infection causes changes in nail color to white, yellow or brownish, nails experience onycholysis, cracking and unevenness. Nail fungus with severe conditions can cause permanent damage to the nails. Nail fungus is more susceptible to occur in the elderly because elderly nails tend to be brittle and dry. The purpose of this community service is to educate about nail fungus (Tinea unguium) in the Elderly at the UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang, Lamglumpang Village, Ulee Kareng District, Banda Aceh City. The method used is the counseling method, using visual aids and posters. The target audience is the Elderly at the UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang, Lamglumpang Village, Ulee Kareng District, Banda Aceh City. Participants in this community service activity are 50 elderly people. The stages of the activity include registration of education participants, distribution of brochures, then presentation of activity materials. After the presentation of the material, a question and answer session was held with participants given the opportunity to ask questions, ending with filling out a questionnaire and evaluation. Based on the results of interviews and filling out questionnaires by respondents, it is known that 74% of respondents increased their knowledge after educational activities. The elderly have begun to understand what Tinea unguium nail fungus infection is, signs and symptoms, causes, risk factors and prevention of nails infected with Tinea unguium fungus. By implementing good personal hygiene, especially regarding the cleanliness of fingernails and toenails, it can prevent nail infection from fungus. So it can be concluded that educational activities about Nail Fungus (Tinea unguium) in the Elderly at the UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang, Lamglumpang Village, Ulee Kareng District, Banda Aceh City, which were attended by 50 elderly people, went smoothly and successfully from beginning to end and the knowledge and understanding of the elderly after education increased. Keywords: Education, Tinea unguium, Elderly
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Salam M, Abdul Salam Adha, Ilham Agustina Listiawati Ahmad Muthohar Ahmad, Thami Raihan Dhia Akhmad Fauzan Alfiah, Nurul Ima Alhidayatullah Amal Fathullah, Amal Amali, Zahratul Aminah Aminah Andayani, Susi Andriani, A Andriani, Titi Angelina Angelina Askar, M. Asnawati - Asnawati Asnawati Astari, Siti Aisyah Astriani, Ayu AYU LESTARI Azhari Azhari BAKHRANI RAUF Bakhtiar Bakhtiar Bakri, Sri handayani Bangun, Joni A. Barbara, Stepanus Kristiadi Dwi Christian, Avi Darmawang, Darmawang Darmawati Darmawati Darmawati Darussalam Darussalam, Darussalam Despita Pramesti, Despita Diasti, Tiara Dini Anggorowati Diniarti, Eti Djoko Winarso Dwi Zulfita Erik, Adrianus Minikus Erlinawati Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Erliza, Siti Nur Ernaningsih Ernaningsih Erni Erni Eviyanti, Cut Yuniza Fachrul Ghazi, Fachrul Faizal Amir, Faizal Fajarna, Farah Fakhrurrozi Fakhrurrozi, Fakhrurrozi Fany, Tifany Hayuning Ratri Firdaus, Reno Fitrawati Fitrawati Fitri Yunita Fitriana Fitriana Fitriana Hakim, Imam Hamdillah, Andi Hanifah, Fithria Nisa Hariyanti, Agus Harlina Harlina Hasnawati Hasnawati Hasnidar Hasnidar Hastuti Syahnita, Hastuti Hayatunnisah, Hayatunnisah HENI YUNIANTI, HENI Hidayanti, Nur Hidayanti, Nurul Hidayat Hidayat Hijriani, Lutfia Holida, Ida Hutabarat, Mariana Ruth Theresia Ian Yulianti, Ian Ibrahim, Bachtiar Ibrahim, Bakhtiar Ihsan, Aufa Imam Akbar, Imam Irfana, Irfana Irvan Irvan Irwansyah Irwansyah Jaeng, Maxinus Jalifah, Jalifah Jiwandono, Ilham Syahrul Julaeha, Eha Julailah, Julailah Junaidi Junaidi Junianti, Clara Magdalena Karina Auliasari Khairun Nisa Lamita, Dinni LATIFAH Laudza, Kamelia Anis Liswahyuni, Andi Lubis, Nita Andriani Mandra Saragih, Mandra Mardhotillah, Nadana Mardiatun, - marpaung, intan purnama sari Maryam Syarah Mardiyah Masnawati Masnawati, Masnawati Masturi Masturi Masturi Maulina, Nurul Medi Hendra, Medi Miru, Alimuddin Sa’ban Moh. Irawan Zain Mohamad Muklis Monika, Monika Muhammad Ardiansyah MUHAMMAD ARIFUDDIN JAMAL, MUHAMMAD ARIFUDDIN Muhammad Saenong Mukhlas Mukhlas Mutia, Liza Mutiarani, Azizah Nadira, Dinda Napitupulu, Elvis E. Natalia, Lely Nency, Aprilya Nisa, Endri Nome, Ricky Yosandra Norhidayah, Anisa Nova Hariani Noventi, Endiyah Novita Dewi Novita Sari Nur Hasanah Nurhikmah Nurhikmah Nurjani Nurwijayanti Oktavia, Tika Susilawati Pangestu, Gaidha Khusnul Pebriarni, Nina Poltak, Hendra Putri, Safridha Kemala Rafika Rafika Rahman Rahman Rahman, Syafitrah Rahman Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Rahmidiyani, - Ramli, Akhmad Rana, Rana Rasnijal, Muhammad Ridani, Muhammad Noor Rini Susana Risma Rahmawati Rista, Lia Rosmiati, Karolina Rufaida, Erty Rospyana Rukiyah, Windai Safwan Safwan Safwan Sahid, Titin Sariani Saputra, Debi Imam Sari, Evita Sari, Yuli Eka Sarwi - Satika, Parida Sendy, Trie Setia Budi Simahayati, Simahayati Simbolon, Marini Sirait, Aurora Valensia Putri Eranda Siti Nurhayati Situmorang, Paska Ramawati Solissa, Ferdinando Sopalatu, Umy Chalsum Sri Murwani SUARNI, ET Suci Srirahayu Ningsih Sucianti, Riska Suharni, Siti SULFIANA, SULFIANA Sunardi Sunardi Sunarjati, Sunarjati Supratman Supratman, Supratman Surachman Surachman Surya, Adhi SUSANTI, SUMILIA Susidamaiyanti, Susidamaiyanti Susilawati, Susilawati Sutji Rochaminah Tahir, Suriani Tambunan, Deva Julianty Tampubolon, Irianty Tantri Palupi Thalha, Thalha Titi Lasmini Ulum, Siti Nafiroh Umar Fauzan Usman Uswatun Hasanah, Enong Wahdatun Nisa Wamnebo, Muhammad Ikhsan WARDHANI, SRI MURI DASA WASI'AN, WASI'AN Wiwi Wikanta Wiwin Tyas Istikowati Xaverius Ariwibisono, Franciscus Yusril Ihza Mahendra Zainal Abidin Zuriani Rizki