p-Index From 2021 - 2026
7.215
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR Jurnal Psikologi Intuisi GRADIEN Damianus Journal of Medicine Jurnal Tepak Manajemen Bisnis ANDHARUPA Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Mimbar Keadilan Gadjah Mada Journal of Psychology Binus Business Review EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika Jurnal Manajemen Keuangan Publik Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Gondang: Jurnal Seni dan Budaya SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Technomedia Journal Jurnal Basicedu Greget Jurnal Dedikasi Pendidikan Ekonis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Pagaruyuang Law Journal Health and Medical Journal Jurnal Legal Reasoning Jurnal Anggaran dan Keuangan Negara Indonesia (AKURASI) eCo-Buss Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Prosiding National Conference for Community Service Project Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal ilmu keolahragaan Journal of Research and Educational Research Evaluation Jurnal Analisis Hukum Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology (JASMET) JURIDICA : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani Jurnal Hukum Malahayati Journal of Law, Administration, and Social Science Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science (IJPESS) PATTIMURA Legal Journal Journal of Legal and Cultural Analytics (JLCA) Journal of Comprehensive Science Jurnal Basicedu Abdimas Indonesian Journal Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Widya Dharma Journal of Business Innovative: Journal Of Social Science Research SOSIO YUSTISIA Jurnal Hukum dan Perubahan Sosial Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IWTJ : International Water Transport Journal JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah ENTRIES Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Baileo: Jurnal Sosial Humaniora Jurnal MedScientiae Asian Journal of Social and Humanities LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum SENMEA Surabaya Biomedical Journal Jurnal Jurisprudence JIMEKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Tindak Pidana Secara Bersama-Sama Tanpa Hak Menerima, Menyerahkan Dan Menjadi Perantara Dalam Jual Beli Narkotika Golongan I Wibowo, Joko Adi; Hartanto, Hartanto; Marbun, Warasman
Pagaruyuang Law Journal Volume 9 Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v0i0.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualifikasi tanaman ganja masuk ke dalam narkotika golongan I menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta untuk mengetahui implikasi hukum terhadap tindak pidana secara bersama-sama tanpa hak menerima, menyerahkan dan menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan memilih lokasi penelitian di wilayah Jakarta Pusat. Adapun instansi yang menjadi lokasi penelitian yaitu di Kepolisian Resort Jakarta Pusat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP DKI Jakarta). Pada penelitian ini digunakan pengumpulan data dengan melakukan studi kepustakaan serta melalui kegiatan wawancara secara langsung dengan narasumber di Kepolisian Resort Jakarta Pusat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP DKI Jakarta). Setelah semua data telah diperoleh dan dikumpulkan, kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualifikasi tanaman ganja kedalam Narkotika Golongan I didasarkan pada adanya kandungan zat Tetrahydrocannabinol atau THC Tinggi yang dapat membuat seseorang merasakan halusinasi dan euforia yang berkepanjangan. Namun, salah satu varietas pada tanaman ganja yakni hemp atau ganja industri justru memiliki kandungan THC sangat rendah sehingga hal ini tidak dapat menimbulkan dampak buruk yang signifikan; dan 2) implikasi hukum terhadap peredaran hemp seed oil pada situs jual beli online saat ini tidak dapat diproses secara hukum karena kandungan zatnya belum terdapat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.
Analisis Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Dan Korban Bullying Anak Di Bawah Umur Di Lingkungan Sekolah Roosmelan, Ergi Hananingtyas; Hartanto, Hartanto; Saefullah, Saefullah
Pagaruyuang Law Journal Volume 9 Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v0i0.6901

Abstract

Anak-anak merupakan penerus bangsa yang memiliki hak untuk dilindungi dari kekerasan, termasuk bullying yang sering terjadi di lingkungan pendidikan. Kasus bullying di sekolah memerlukan perhatian serius karena dampaknya yang buruk terhadap perkembangan mental dan fisik korban, sehingga diperlukan perlindungan hukum yang efektif dan sanksi tegas untuk pelaku guna mencegah berulangnya kasus ini sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Rumusan Masalah Bagaimana perbuatan kesalahan pelaku bullying anak di bawah umur di lingkungan sekolah? Bagaimana perlindungan hukum bagi korban bullying anak di lingkungan sekolah berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak? Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode kualitatif yang mengandalkan data sekunder dari sumber-sumber hukum, dokumen resmi, dan literatur untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap pelaku dan korban bullying di Indonesia. Kesimpulan menunjukkan bahwa kesalahan pelaku bullying anak di bawah umur mencakup aspek moral, sosial, dan hukum, di mana perilaku mereka mencerminkan kurangnya empati, dipengaruhi oleh tekanan sosial, dan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak. Meskipun pelaku masih anak-anak, mereka tetap harus bertanggung jawab, dengan penanganan melalui pendekatan keadilan restoratif untuk rehabilitasi, bukan sekadar penghukuman. Perlindungan hukum bagi korban bullying adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan keluarga, mencakup dukungan fisik, psikologis, dan sosial untuk memulihkan trauma korban. Sekolah dan orang tua memiliki peran penting dalam mencegah bullying dengan menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik anak tentang empati, sementara negara memastikan pengawasan dan sarana yang memadai untuk mendukung perlindungan anak.
Hubungan status gizi dengan kualitas tidur pada mahasiswa fakultas kedokteran ukrida angkatan 2021 Sutanto, Jovian Christopher; Hartanto, Hartanto; Yen, Liauw Djai
Jurnal MedScientiae Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jmedscientiae.v4i1.3599

Abstract

Good sleep quality is a crucial aspect of maintaining physical and mental health. This study aims to analyze the relationship between nutritional status and sleep quality among adolescents. The research employed a quantitative design with a purposive sampling method, involving 143 respondents. Nutritional status was measured using Body Mass Index (BMI) based on the Asia-Pacific standard, while sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analysis was conducted using the chi-square test to examine the relationship between these variables. The results revealed a significant relationship between nutritional status and sleep quality among the respondents p=0,00 (p < 0.05). Adolescents with overweight status tended to have poorer sleep quality compared to those with normal nutritional status. These findings highlight the importance of maintaining optimal nutritional status to improve sleep quality in adolescents.    
PENGARUH OBESITAS TERHADAP KARAKTERISTIK POLA BERJALAN : LITERATURE REVIEW Mintardjono, Wahyu Prasasti Mutiadesi; Wardiansah, Wardiansah; Hartanto, Hartanto
Surabaya Biomedical Journal Vol. 3 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/sbj.v3i1.115

Abstract

Obesity is a global health problem with increasing prevalence worldwide. One aspect of concern is how obesity can affect an individual's gait characteristics, leading to musculoskeletal disorders. Numerous studies have explored the gait characteristics experienced by individuals with obesity. The objective of this literature review is to provide further information on the gait characteristics of individuals with obesity, which can be utilized for the prevention of obesity-related musculoskeletal disorders. The methodology employed in this study is a literature review, creating conclusions from selected data sources from various national and international journals published between 2011 and 2021. The findings reveal that obesity can lead to decreased balance, reduced walking speed, and influence several gait characteristic parameters, such as changes in step length and width, stride length, as well as various angles formed by the knee and ankle joints during walking, resulting in a distinct gait pattern compared to normal gait. Therefore, it can be concluded that individuals with obesity are prone to exhibit an altered gait pattern, which can potentially contribute to musculoskeletal problems such as osteoarthritis.
PERAN SOSIOLOGI HUKUM DALAM MASYARAKAT (Kepatuhan terhadap Aturan Lalu Lintas) : THE ROLE OF SOCIOLOGY OF LAW IN SOCIETY (Compliance with Traffic Rules) Hartanto, Hartanto; Suyatno, Suyatno; Syakdiah, Syakdiah; Kurniyati, Nany Noor
JURIDICA : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2024): KEPASTIAN HUKUM DALAM MENJAMIN HAK DAN KEWAJIBAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46601/juridicaugr.v6i1.344

Abstract

Indonesia mengenal hukum adat atau yang secara umum disebut living law, yang berfokus pada penerapannya di masyarakat, dan penerapan hukum erat kaitannya dengan sosiologi hukum. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran sosiologi hukum terhadap ketaatan masyarakat maupun penegak hukum, terkait aturan lalu lintas. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  yuridis normatif dengan perspektif sosiologi hukum yang bersinggungan langsung dengan realita masyarakat (penerapan hukum). Sosiologi hukum memiliki banyak instrumen, untuk mengantarkan pemahaman masyarakat maupun penegak hukum tentang perlunya mentaati peraturan hukum, tidak ada orang yang dengan sengaja ingin mengalami musibah yaitu kecelakaan lalu-lintas. Pengaturan hukum dalam lalu linta  tetap mengacu pemahaman hukum umum, yaitu peristiwa hukum yang merugikan seseorang, maka menimbulkan kewajiban dari pihak yang melakukan kesalahan untuk mengganti kerugian.  Maka didapati bahwa sosiologi hukum tidak dapat menghindarkan kewajiban pemenuhan terhadap penegakan hukum yang berkepastian; hambatan penerapan sosiologi hukum dalam penegakan hukum lalu lintas antara lain masih kurangnya sosialisasi dan edukasi pentingnya kesadaran/edukasi berlalu lintas kepada masyarakat (belum menjadi kebiasaann/ kepatuhan hukum).
Rancang Bangun Sistem Monitoring Tanaman Lidah Buaya Menggunakan ESP32 Berbasis IoT Hartanto, Hartanto; Hasan, Hasan; Muzakkir, Taufik; Yuwono Tharam , Medi; Ilyas, Mohd; Radwitya, Erick
Electrical Network Systems and Sources Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : entries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/entries.v3i1.1575

Abstract

Aloe vera grows at temperatures between 16-33°C. Growth is also strongly influenced by humidity. If the humidity of the environment is outside the limit, then the plant will be disrupted growth. For aloe vera plants, which are needed around 80%, the ideal soil humidity is 40%-60% and the ideal pH level for aloe vera plants is 4.5 - 7.0 optimum pH 5.5. The aloe vera plant monitoring system uses a DHT22 sensor, soil pH sensor, and Soil Moisture sensor connected to an ESP32 microcontroller. These sensors read temperature, air humidity, soil moisture, and soil pH. Based on the read values, the system regulates the fan, spotlight, and pH neutralizing pump as well as watering the soil automatically. The fan is turned on when the temperature exceeds 32 degrees Celsius, the floodlight when the air humidity exceeds 80%, and the pH pump activates when the soil pH is less than 4.5, the water pump also waters the soil when the soil moisture is less than 40%. Sensor data is displayed through the Blynk application and LCD making it easier to monitor aloe vera plants.
Risk, Responsibility, and Regulation: A Socio-Legal Analysis of Notarial Accountability in Identifying Beneficial Ownership Aljula, Muhammad Yusron; Hartanto, Hartanto
Baileo: Jurnal Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/baileofisipvol3iss1pp33-48

Abstract

This paper aims to analyze the legal accountability of notaries in fulfilling their obligation to identify the Beneficial Ownership, as mandated by Presidential Regulation No. 13 of 2018 on the Implementation of the Principle of Knowing the Beneficial Owner of Corporations. Employing a normative juridical approach and comparative legal method, this study examines the scope of notarial liability and the extent of legal protection afforded through the Beneficial Ownership Declaration Letter. Findings highlight the strategic role of notaries as gatekeepers in preventing money laundering and terrorism financing, particularly through their authority to identify parties and inquire into corporate beneficial ownership. However, this responsibility carries the risk of legal overburden if not supported by adequate legal safeguards. While the Declaration Letter may serve as evidence of due diligence, its probative value is only conclusive if uncontested. Thus, regulatory reform is needed to clarify that notarial responsibility is limited to formal truth based on client declarations, not material truth. The novelty of this study lies in its socio-legal argument for reconstructing norms of notarial liability amid an increasingly complex anti-money laundering regime. The main recommendation calls for harmonizing the identification duty with the statutory limits of notarial authority to balance legal risk, responsibility, and protection.
Penyertaan Dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Dan Dalam Keadaan Yang Memberatkan Mozes, Cornelius Andre; Haryono, Waty Suwarty; Hartanto, Hartanto
Jurnal Hukum Malahayati Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia adalah Negara hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dalam Pasal 1 ayat (3). Perbuatan tindak pidana pencurian diatur dalam Pasal 365 ayat (1), ayat (2) KUHP, Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta terdapat kedalam tindak pidana pencurian biasa, tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.  Pada penerapannya harus diperhatikan implementasi asas keadilan dan mengacu kepada KUHP, terdapat dalam Pasal 365 KUHP. Pedoman hakim dalam menjatuhkan jenis pidana diatur dalam Pasal 10 KUHP, yang terdiri dari dua jenis, yaitu pidana pokok dan pidana tambahan, yang masing-masing dapat dibagi lagi atas beberapa macam. Apabila diperhatikan pencurian dengan kekerasan dengan pemberatan sebenarnya tidak jauh berbeda dan jika mengacu pada aturan yang berlaku yang dituangkan ke dalam KUHP yang memuat aturan-aturan mengenai segala bentuk dari perbuatan tindak pidana maka disitu jelas diatur perbedaan kedua jenis bentuk tindak pidana pencurian diatas, Tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan, barang berpindah dari tempat semula ke tempat yang di inginkan, adanya kekerasan terhadap orang yang berhak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Yuridis normatif. Yuridis normatif adalah bentuk penelitian dengan melihat study kepustakaan atau sering juga disebut Library research, penelitian kepustakaan atau study dokumen, seperti Undang-Undang, buku yang berkaitan dengan permasalahannya, yaitu mengenai surat putusan. Sifat penelitian dalam penelitian ini adalah Deskriptif analisis, yaitu penelitian yang menggambarkan tentang hukum acara pidana dan kemudian membandingkannya dengan kasus, hal ini dimaksudkan untuk memberi data seteliti mungkin yang dapat membantu memperkuat teori-teori mengenai surat putusan di dalam proses peradilan pidana. Pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang diatur dalam Pasal 365 KUHP merupakan suatu pencurian yang dapat dikualifikasikan serta mempunyai unsur- unsur yang memberatkan dibanding dengan pencurian biasa. 
Gender Symbolism in Sampur and Samparan of Surakarta-Style Javanese Dance Costume Design Sriyadi, Sriyadi; Hartanto, Hartanto; Syahrial, Syahrial; Hapsari, Indri
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2025): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v9i1.64720

Abstract

Sampur and samparan are essential elements in the costume design of Surakarta-style female dance, serving as primary visual markers that distinguish the aesthetic characteristics of this dance style. Their presence extends beyond mere costume design in court dances such as bedhaya and srimpi; they also function as properties that must be animated by the dancer to harmonize with the movement patterns employed. This study aims to describe the form, meaning, and characteristics of sampur and samparan in the costume design of Surakarta-style female dance and to analyze their significance in the cultural expression of Javanese society. The research employs an ethnocoreological approach with qualitative methods. Primary data were obtained through participatory observation, in which the researcher was directly involved as a Javanese dancer. The findings reveal that sampur and samparan not only enhance the expressive quality of dance movements through distinctive accentuations but also reflect the cultural values and identity of Javanese society. Specifically, samparan is exclusively used in female dances due to its association with the ideal concept of womanhood in Javanese culture. Thus, sampur and samparan function not only in the visual and technical aspects of performance but also as symbolic elements that reinforce the identity of Javanese dance as an art form rich in philosophical and cultural meanings.
TINDAK PIDANA MENGALIHKAN BENDA YANG MENJADI OBJEK JAMINAN FIDUSIA TANPA IZIN LEBIH DAHULU DARI PEMEGANG FIDUSIA Witoko, Satrio Heru; Hartanto, Hartanto; Marbun, Warasman
Jurnal Legal Reasoning Vol. 7 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jlr.v7i2.8271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong pemberi fidusia melakukan pengalihan objek fidusia tanpa persetujuan penerima fidusia, menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi penerima fidusia atas pengalihan objek jaminan, serta mengevaluasi tanggung jawab pemberi fidusia dalam perspektif hukum pidana berdasarkan Putusan Nomor 6/Pid.Sus/2019/PT SMG dan Putusan Nomor 120/Pid.Sus/2019/PT MDN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong pengalihan objek fidusia tanpa persetujuan penerima fidusia antara lain adalah ketidakmampuan membayar angsuran, ketidaktahuan tentang aturan fidusia, dan kekhawatiran debitur kehilangan uang yang telah dibayar. Perlindungan hukum terhadap penerima fidusia diatur dalam Undang-Undang Fidusia, yang mengharuskan pendaftaran objek jaminan fidusia untuk memastikan kepastian peringkat kreditur. Pengalihan objek tanpa persetujuan melanggar perjanjian fidusia dan dapat dikenakan denda sesuai Pasal 23 Undang-Undang Fidusia. Majelis hakim seharusnya menjatuhkan pidana denda maksimum jika bukti objek fidusia yang dialihkan tidak dapat diajukan dan terdakwa tidak mengetahui keberadaan objek tersebut.
Co-Authors Abdul Latif, Dicky Abrian Kusuma, Muh. Eko Adi Masliardi Adiana, Maria Eliza Adil, Athira Setira Agus Budianto Agus Supriadi Ahmad Shalahuddin, Ahmad Ainun, Wa Ode Nur Al Hakim, Rosiana Farkhah Aljula, Muhammad Yusron Ani Rusilowati Anjarwati, Dwi AP, Yulianto Ardianti, Devi Nurvita Aripin, Asad Samsul Aslimah, Aslimah Athariq, Luqman Atmaja, Yuvensius Gerry AYU WARDANI, AYU Bagjo, Hari Wisudo Bambang Agus Pramuka Bambang Wardoyo, Bambang Biramasi, Arifin Br Sembiring, Santa Feronika Budi Setiyastuti Dandang Setyawanti Daud, Ilzar Desyandri Desyandri Dharmayana, Wayan Diantono, Amabelle Fellyta Donna Setiawati Dwiyasmono Dwiyasmono Dyfa, Rachma Maulida Endang Wahyati Yustina, Endang Wahyati Erick Febriyanto Fauzi, Haliza Nur Febrianto, Andrie Mulya Fifink Praiseda Alviolita Firdaus, Lutfi`ah Gianina, Claresta Giferi, Luisa Griselda Girsang, Girsang Gracia JMT Winaktu Granit Agustina Guntur Darmawan Hanjaya, Ricky Hari Purwanto Hartati, Nuraeni Haryadi, Hartono Hasan Hasan Hasyim, Moch. Sarif Hendarti, Hendarti Hendrawan, Mochamad Heriani, Mega Herpratiwi Herpratiw Hidayat, Haris Hidayati, Ulfa Ilyas, Mohd Indri Hapsari JANAH, ROUDHOTUL Jati, Hisnu Prasetyo Julyanna, Julyanna Kartika, Ronald Winardi Kartono - Karyono Karyono Kasista, Rini Kumala Hayati Kurniawan, Inge Kurniyati, Nany Noor Kusnadi Kusuma, Audrey Putri Nabila Kusuma, Muhammad Eko Abrian Kuswardani Kuswardani, Kuswardani Laranono, Anton Lestari, Niken Ajeng Liman, Lie Monica Sherine M. Iman Santoso Mamun, Sholeh Mardiyanto, Doni Marisa Kurnianingsih Meliana S, Mitzi Diva Mintardjono, Wahyu Prasasti Mutiadesi Moestofa, Yoesoef Mozes, Cornelius Andre Mudin Simanihuruk Muhamad Rusdi Muhammad Firmansyah, Muhammad Murdoko, Murdoko Murjito, Winarno Heru Musran Munizu Muzakkir, Taufik Nesya Vanielatama Ngaeni, Riyatun Ni Luh Putu Nia Anggraeni Nurjanah, Agustina Midya Oki Kuntaryanto Olfah, Sumadiyah T. Onggo Pramudito Padeli Padeli Pavlova, Olga Permana, Erwin Perwito, Perwito Prakosa, Gatot Hendro Pujimagfiroh, Isnaini Purwanti, Irna Putra, Gilang Septiadi Putro, Juan Sebastian Kusumo Rachmawati, Elisa Rachmawati, Intan Radwitya, Erick Ramadhani, Milenia Reny, Reny Riskiyono, Riskiyono Roosmelan, Ergi Hananingtyas Rosadi, Vincent Rosalina, Rosi S Sriyadi Saefullah Saefullah Sally, Kasna Sandro, Alex Santosa, Dony Firman Santoso Gunardi, Santoso Saputra, Arjun Sary, Yessy Nur Endah Sawitri, Dyah Retno Shandy Shandy, Shandy Sipahutar, Bertha Takarina Siswantari Pratiwi Sitompul*, Hotma Partogu Soepratignja, PJ. Subandi Subandi Sugiharto, Rudy Suhud Eko Yuwono Sukartono Sukartono Suparto Suparto Suprayitno, Dede Susanto, Lucianana Budi Susi Hendriani Sutanti, Yosephin Sri Sutanto, Jovian Christopher Suwardi, Bintang Ari Suyatno Suyatno SYAHRIAL SYAHRIAL Syakdiah Syakdiah, Syakdiah Syam, Fadhli Syoviana, elvi T, Thoyyibah Taufik Murtono Taurambi, Obi Theresia, Maria Pia Tony Winata Ulumuddin, Bahrul Uningowati, Dwi Wahyu Uyan Wiryadi Victoria, Ong Argo Warasman Marbun Wardani, Amriza Nitra Wardiansah, Wardiansah Waty Suwarty Haryono Wibowo, Joko Adi William, Tommy Witoko, Satrio Heru Yen, Liauw Djai Yosmar, Ervin Alvaro Yulianto, Jauhar Rafid Yunita, Neta Yusni Maulida Yustina Trihoni Nalesti Dewi, Yustina Trihoni Nalesti Yusup Supriatna Yuwono Tharam , Medi