p-Index From 2021 - 2026
15.008
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal) JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Universa Medicina Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Keperawatan Padjadjaran JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL CITRA KEPERAWATAN Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Journal of Health Science and Prevention Media Keperawatan Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Nursing Care Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan International Journal for Educational and Vocational Studies Human Care Journal Jurnal Gema Ngabdi Real in Nursing Journal Bali Medika Jurnal NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Journal of Community Empowerment for Health JURNAL PIONIR Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Mitra Kesehatan Caring : Indonesian Journal of Nursing Science TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Dharmas Education Journal (DE_Journal) JOSING: Journal of Nursing and Health ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Journal of Education Research Jurnal Sosial dan Abdimas Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Rechtsnormen Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Journal Of Health & Cardiovascular Nursing Jurnal Indonesia Sosial Sains Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Digitalisasi Akuntansi JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Jurnal Berita Ilmu Keperawatan MEJORA Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis (EKMABIS) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Indonesian Journal of Forestry Research Holistik Jurnal Kesehatan Journal of Community Research & Engagement (JCRE) Jurnal Cendekia Ilmiah PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nursing Arts Medical Journal of Soeradji
Claim Missing Document
Check
Articles

TERAPI KOMBINASI SLOW DEEP BREATHING DAN HANDGRIP EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN HIPERTENSI PRIMER Sibulo, Megawati; Yulia, Yulia; Herawati, Tuti
Nursing Arts Vol. 18 No. 1 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan prevalensi hipertensi primer menjadi  penyebab timbulnya berbagai penyakit kardiovaskular. Penatalaksanaan hipertensi primer dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh terapi kombinasi slow deep breathing dan handgrip exercise terhadap perubahan tekanan darah pada klien hipertensi primer. Metode Penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain non randomized control group pretest-posttest dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan pooled t-test. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi (p-value<0,001) dan kontrol (p-value<0,05). Selanjutnya ditemukan tidak ada perbedaan secara signifikan rerata tekanan darah sistolik (p-value=0,081) dan diastolik (p-value=0,812) antara kelompok intervensi dan kontrol setelah intervensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi slow deep breathing dan handgrip exercise dapat diprogramkan sebagai bagian dari penatalaksanaan klien dengan hipertensi primer.
Akupunktur untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Insomnia Liniyarti Liniyarti; Tuti Herawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.1780

Abstract

Insomnia is a problem that is often found in someone, both with physical and psychological disorders, so it requires effective and efficient treatment. Handling can be done with non-pharmacological therapy which is believed to not cause adverse side effects. Many non-pharmacological therapeutic practices have been developed, one of which is acupuncture therapy. The purpose of this study was to determine the effectiveness of acupuncture on the sleep quality of patients with insomnia. The databases used in this literature review are EBSCO, Springer link, Wiley and Scopus. The author took 5 articles that were considered to meet the inclusion criteria, namely RCT research and in English. The results of the acupuncture intervention study on 3 articles did acupuncture 3 times a week, 1 article 6 times a week, and 1 article 1 week after treatment. Of the conditions identified, acupuncture was significantly effective for improving sleep quality. Acupuncture is a non-pharmacological alternative treatment for insomnia patients to improve sleep quality which takes 1 week to 3 months to evaluate the effectiveness of the expected results, must be carried out by skilled and experienced practitioners.Keywords: acupuncture; insomnia; sleep quality ABSTRAK Insomnia adalah masalah yang sering ditemukan pada seseorang, baik dengan gangguan fisik maupun psikologis, sehingga memerlukan penanganan yang efektif dan efisien. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologi yang diyakini tidak menimbulkan efek samping yang merugikan. Banyak praktik terapi nonfarmakologi yang dikembangkan, salah satunya adalah terapi akupunktur. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui efektifitas akupunktur terhadap kualitas tidur pasien dengan insomnia. Database yang digunakan dalam literatur review ini adalah EBSCO, Springer link, Wiley dan Scopus. Penulis mengambil 5 artikel yang dianggap memenuhi kriteria inklusi yaitu penelitian RCT dan berbahasa Inggris. Hasil telaah intervensi akupunktur pada 3 artikel melakukan akupunktur dilakukan 3 kali seminggu, 1 artikel 6 kali seminggu, dan 1 artikel 1 minggu pasca perawatan. Dari kondisi yang teridentifikasi, akupunktur secara signifikan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. Akupunktur merupakan pengobatan alternatif nonfarmakologi untuk pasien insomnia untuk meningkatkan kualitas tidur yang memerlukan waktu 1 minggu sampai 3 bulan untuk megevaluasi efektivitas hasil yang diharapkan, harus dilakukan oleh praktisi yang ahli dan berpengalaman.Kata kunci: akupunktur; insomnia; kualitas tidur 
Walking Exercise and Its Effect on Functional Capacity and Productivity in Post-Coronary Artery Bypass Graft (CABG) Patients: A Randomized Controlled Trial Pamungkas, Indra Gilang; Herawati, Tuti; Nova, Prima Agustia
Nurse Media Journal of Nursing Vol 14, No 3 (2024): (December 2024)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nmjn.v14i3.57436

Abstract

Background: Post-CABG patients may experience several problems following surgery. Their functional capacity and productivity often decline after the procedure. Walking exercise is considered beneficial for improving functional capacity and productivity, as it can increase cardiac output. However, previous studies have shown mixed results, highlighting the need for further research that takes into account variables such as the type, intensity, frequency, and duration of exercise to better understand its impact.Purpose: This study aimed to assess the effect of walking exercise on functional capacity and productivity in patients after CABG.Methods: This study used a Randomized Controlled Trial (RCT) design with a single-blind outcome assessor. The sample size was 42 respondents, who were divided into the intervention and control groups. The intervention group received walking exercise and leg straightening, while the control group received only leg straightening. The 6-Minute Walking Test (MWT) was used to measure functional capacity, while the WPAI measured productivity. Data analysis used independent and dependent t-tests for normally distributed variables such as functional capacity, impairment while working, and activity impairment, and Mann-Whitney and Wilcoxon tests for variables that were not normally distributed, such as work time missed and overall work impairment.Results: This study showed a significant effect of walking exercise on functional capacity (6.262±0.597 vs. 5.762±0.559, p=0.008), impairment while working (27.14±10.556 vs. 36.67±12.383, p=0.011), and activity impairment (23.81±6.690 vs. 19.52±6.690, p=0.044). Moreover, the study’s results showed no significant difference in work time missed (4.086±7.003 vs. 3.900±6.288, p=0.967) and overall work impairment (3.795±4.756 vs. 3.757±4.628, p=0.696) between the groups.Conclusion: Walking exercise improves cardiac function and metabolism, which increases adenosine triphosphate (ATP) production, thereby enhancing functional capacity and productivity in patients. Nurses should play active roles in encouraging and educating post-CABG patients to incorporate regular walking exercises into their recovery routines. 
Continuous Glucose Monitoring System (CGMS) Pada Penderita Diabetes Mellitus : Tinjauan Literatur Armalia, Nurul; Herawati, Tuti
REAL in Nursing Journal Vol 3, No 2 (2020): REAL in Nursing Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/rnj.v3i2.879

Abstract

Diabetes mellitus is a non-communicable disease but it is the biggest cause of death by 3% or an increase of 7 million years. In 2025 it is estimated that there will be 350 million people who will be issued by Diabetes Melitus. One thing that needs to be done in patients with diabetes mellitus is to check blood levels. Patients with diabetes mellitus are required to be independent in carrying out their health monitoring with a Continuous Glucose Monitoring (CGM) system that facilitates monitoring with health assistance so that it can be controlled properly. Objective: to provide an overview and discussion of the results of a literature review on the development of an approved system in patients with diabetes mellitus. Method: Analysis of some literature obtained from several online databases by examining 10 journals so as to produce relevant conclusions and new ideas. Through this tool, nurses and families quickly and easily find out glucose levels in patients with diabetes mellitus and can provide initial treatment when conditions are unstable Keywords: Continuous glucose monitoring system, hypoglycemia, diabetes mellitus, emotions  ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tidak menular akan tetapi menjadi penyebab terbesar kematian keempat didunia dengan kenaikan sebanyak 3% atau bertambah 7 juta setiah tahum. Pada tahun 2025 diperkirakan akan ada 350 juta jiwa yang akan terkena Diabetes Melitus. Salah satu yang perlu dilakukan pada pasien diabetes melitus adalah melakukan pemantauan kadar glukosa darah secara berkelanjutan untuk dapat memantau perkembangan dan mencegah dari komplikasi yang tidak diinginkan. Pasien dengan diabetes melitus dituntut untuk dapat mandiri dalam melalukan pemantauan kesehatannya dengan sistem Continuous Glucose Monitoring (CGM) memudahkan pemantauan dengan berkolaborasi pada pelayanan kesehatan agar pemantauan yang dilakukan dapat terkontrol dengan baik. Tujuan : untuk memberikan gambaran dan gagasan dari hasil literature review tentang kemungkinan pengembangan system pemantauan glukosa berkelanjutan pada pasien diabetes melitus. Metode : Analisis beberapa literatur yang didapat dari beberapa database online dengan menelaah 10 jurnal sehingga membentuk kesimpulan yang relevan dan ide baru. Melalui alat ini, perawat dan keluarga dengan cepat dan mudah mengetahui kadar glukosa pasien dengan diabetes melitus dan dapat memberikan penanganan awal saat kondisi glukosa tidak stabil   Kata kunci : Continuous glucose monitoring system, hipoglikemia, diabetes melitus, glukosa 
Penggunaan Telemonitoring Meningkatkan Kualitas Layanan Keperawatan : Tinjauan Literatur Nadeak, Sari Eprina; Herawati, Tuti
REAL in Nursing Journal Vol 3, No 2 (2020): REAL in Nursing Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/rnj.v3i2.865

Abstract

Introduction: Telemonitoring improves quality nursing care, its make decisions quickly and accurately based on the signs and symptoms of patients who are monitored everyday. The use of telemonitoring also has the potential to increase nurse productivity, where documentation time is reduced so that nurses have more time doing patient care activities. Purpose: Provide an overview and ideas of the benefits of telemonitoring in various diseases that facilitate observation and save nurses' time in improving the quality nursing care through literature review.Discussion: Results of review from 10 selected journals, concluded that the use of telemonitoring at home and hospitals in various disease mostly feasible to apply, although in some studies there are no significant differences between telemonitoring and without telemonitoring. Recommendation: Examine the effectiveness of the use of telemonitoring in specific diseases can be done by subsequent researchers.Keywords:  Telemonitoring, Quality Nursing Care, Nursing Time
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Manajemen Diri Penderita DM Tipe 2 Selama Pandemi Covid-19 Rahmadiya, Siska; Herawati, Tuti; Kurnia, Dikha Ayu
REAL in Nursing Journal Vol 7, No 2 (2024): REAL in Nursing Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/rnj.v7i2.3021

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic degenerative disease that cannot be cured but can be controlled with routine care. The COVID-19 pandemic imposes a policy of limiting physical activity so that people with Type 2 Diabetes Mellitus experience difficulties in physical activity, fulfilling food and medicine needs access to health services and lack of self-awareness of checking blood sugar, so that people with diabetes mellitus experience a decrease in their ability to carry out self-care. Self-management is a drive or motivation that comes from within and outside the individual to achieve certain goals in managing and organizing themselves as well as possible. Social support has a major effect on the well-being of people with type 2 DM. Getting social support helps people with type 2 diabetes better control their disease.Methods: This quantitative study used a cross-sectional approach. The target population is Type 2 DM clients who seek treatment at the IV Koto Health Center. The sample in this study were all Type 2 DM patients selected in this study as many as 88 people. Data collection through questionnaires. The research instruments were the Summary Of Diabetes Self Care Activities Revised (SDSCA) Questionnaire and the S4-MAD Questionnaire for social support. Researchers conducted bivariate analysis, namely with self-management with a categorical data scale and the dependent variable was self-management so that the test used was the chi-Square test. As for age and length of suffering using the t test and Mann Whitney test. Results: The statistical test results of social support on good self-management obtained p value 0.010 which means there is a relationship between social support and self-management there are 53 people (93.0%) of 88 respondents who get less social support to do good self-management
ANALISIS FAKTOR PENENTU LABA DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN DI RESTORAN KEMBANG GOELA, PT NUSANTARA BOGA ABADI, JAKARTA SELATAN. Oktaviani, Riri; Krisanti, Imelda; Gustiyanti, Ferra; Sukardi, Sukardi; Herawati, Tuti; Saksana, Joned C; Hidayatullah, Syarif
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/e67vyp19

Abstract

This research aims to analyze the implementation and acquisition of sales and cost of goods sold on food menus at PT Nusantara Boga Abadi to calculate net sales profit. This research serves as a benchmark to determine whether the profit margin obtained by the company is optimal. The data used are secondary data in the form of raw material purchases. The method used is descriptive analysis with a quantitative approach. PT Nusantara Boga Abadi operates in the food industry, and the focus of this research is "how to determine the final cost of goods sold at the Kembang Goela Restaurant." This research employs field and library research methods. Data collection is conducted through observation, interviews with stakeholders, documentation, and literature studies. The collected data is then analyzed using the Full Costing method to determine the cost of production, which subsequently serves as the basis for setting the selling price. The analysis results indicate that the application of the Full Costing method in determining the cost of production yields favorable outcomes, enabling profit increase by accounting for all cost elements. The findings of this research are expected to provide valuable insights for the management of Kembang Goela Restaurant to enhance profitability and maintain business sustainability.
Pelatihan Membangun Integritas Anak Remaja pada Revolusi Mental di Desa Bunut Sebrang Subagiharti, Heni; Handayani, Diah Syahfitri; Herawati, Tuti
PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/pasai.v1i2.37

Abstract

Training to Build Youth Integrity in the Mental Revolution in Bunut Village aims to achieve an evaluation mechanism, so that it can be seen how far the progress and efforts of these activities have been achieved. Likewise in this activity it also refers to the goals to be achieved, both the targets to be achieved in this activity and the final goal in the form of positive change impacts that arise with this activity. The positive results or impacts that arise can be in the form of changes in behavior or attitudes that are good, especially teenagers. High integrity will produce people who are disciplined and care about their surroundings and have integrity values that are the difference between people who have integrity or not. A person with a character of integrity will become a superior human being and will withstand the trials of life that he faces.
REFORMULASI PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER MENANGKAL IDEOLOGI TAKFIRI Fathurrahman, Fathurrahman; Nasaruddin, Nasaruddin; Herawati, Tuti
Tajdid Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.4456

Abstract

Mentalitas radikal ini adalah cara berpikir bahwa hanya golongannya sendirilah yang benar. Dari mentalitas inilah muncul apa yang disebut dengan ideologi takfiri. Sebuah struktur mental yang telah terbentuk dalam pandangan dan keyakinan bahwa pemahaman dan tindakan pengkafiran yang mereka lakukan terhadap kelompok lain yang tidak sepandangan dengan mereka merupakan sesuatu yang benar dan sesuai dengan ajaran agama yang murni. Faham ini memposisikan umat lain sebagai sesat dan harus dibasmi termasuk dengan menggunakan pendekatan kekerasan. Implikasi dari pendekatan ini sangat berpotensi merusak keutuhan bangsa. Pendidikan agama memiliki peran sentral dalam membentuk cara pandang setiap peserta didik dalam memahami dan mengamalkan agama yang penuh dengan kedamaian bukan permusuhan, kedengkian serta kekerasan. Dibutuhkan formulasi pendidikan Islam yang dapat menangkal penyebaran idologi ini bagi generasi muda. Dengan perspektif interdisiplin, multidisiplin dan transdisiplin dibutuhkan pendidikan Islam yang melibatkan pengetahuan bayani, irfani dan burhani sebagai scientific skill dan humanistis thougt dengan menjadi pengetahuan irfani sebagai corak keberagamaan yang intersubjektif untuk menjembatani corak keberagamaan yang objektif dan subjektif.
Pengaruh pelepasan dini gelang kompresi terhadap risiko komplikasi pasca angiografi koroner transradial: Tinjauan sistematik Marthafanny, Conny; Herawati, Tuti; Zahra, Anggri Noorana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2025): Volume 19 Nomor 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i4.916

Abstract

Background: Transradial access is a widely used technique during coronary angiography procedures in diagnosing coronary heart disease. Prolonged use of compression bands can cause physical discomfort such as pain, hematoma and radial artery occlusion. Accelerated compression band removal is expected to provide the best balance in achieving hemostasis and minimizing the risk of these complications. Purpose: To determine the effect of early release of compression bands on the risk of complications after transradial coronary angiography. Method: A systematic review conducted based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA) guidelines. Articles were sourced from ScienceDirect, Scopus, and ProQuest databases from 2016-2025. Inclusion criteria included studies with randomized controlled trials, quasi-experiments, and cohort studies evaluating the effect of early compression band removal on the incidence of complications of pain, hematoma and radial artery occlusion. Nine studies were assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) and presented using a narrative and quantitative approach. Results: The search found 4 studies with randomized controlled trial designs and 5 cohort studies involving a total of 9.854 patients. The study findings showed that the rate of pain, hematoma and radial artery occlusion was lower in the early compression band release protocol (2 hours) compared to a duration of > 4 hours. The risk of bleeding increased with a faster release duration (<2 hours). The analysis showed that the early compression band release protocol was effective in reducing the risk of possible complications. Conclusion: An optimal early compression band release protocol can improve patient comfort and safety and minimize the risk of complications related to transradial coronary angiography procedures. Further studies are needed to ensure the safety and effectiveness of the early compression band release protocol in other procedures that use transradial as the primary access.   Keywords: Complications; Compression Band; Early Discharge; Post Transradial Coronary Angiography.   Pendahuluan: Akses transradial menjadi teknik yang banyak digunakan selama prosedur angiografi koroner dalam mendiagnosis penyakit jantung koroner. Penggunaan gelang kompresi berkepanjangan dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik, seperti nyeri, hematoma, dan oklusi arteri radial. Pelepasan gelang kompresi dengan durasi yang dipercepat diharapkan memberikan keseimbangan terbaik dalam mencapai hemostasis dan meminimalkan risiko komplikasi. Tujuan: Untuk Pengaruh pelepasan dini gelang kompresi terhadap risiko komplikasi pasca angiografi koroner transradial. Metode: Tinjauan sistematis yang dilakukan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analyses (PRISMA). Artikel berasal dari basis data ScienceDirect, Scopus, dan ProQuest yang terbit pada tahun 2016-2025. Kriteria inklusi meliputi studi dengan uji coba terkontrol acak, kuasi eksperimen, dan studi kohort yang mengevaluasi pengaruh pelepasan dini gelang kompresi terhadap kejadian komplikasi nyeri, hematoma, dan oklusi arteri radial. 9 studi dinilai biasnya menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) dan disajikan menggunakan pendekatan naratif dan kuantitatif. Hasil: Penelusuran didapatkan 4 studi dengan desain uji coba terkontrol acak dan 5 studi kohort yang melibatkan total 9,854 pasien. Temuan studi menunjukkan bahwa tingkat nyeri, hematoma, dan oklusi arteri radial lebih rendah pada protokol pelepasan dini gelang kompresi (2 jam) dibandingkan dengan durasi >4 jam. Risiko perdarahan meningkat pada durasi pelepasan yang lebih cepat (<2 jam). Analisis menunjukkan protokol pelepasan dini gelang kompresi efektif menurunkan risiko komplikasi yang mungkin terjadi. Simpulan: Protokol pelepasan dini gelang kompresi yang optimal dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien serta meminimalkan risiko komplikasi terkait prosedur angiografi koroner transradial. Studi lebih lanjut diperlukan guna memastikan keamanan dan keefektifan protokol pelepasan dini gelang kompresi pada prosedur lain yang menggunakan transradial sebagai akses utamanya.   Kata Kunci: Gelang Kompresi; Komplikasi; Pasca Angiografi Koroner Transradial; Pelepasan Dini.
Co-Authors Abas, Farhat Abdul Muhaimin, Abdul Achmad Masfi Adam Adam Adam Adam Adam, Muhamad Adelia Pradita Adhyaksa, Gustiara Diaz Adiguna, Patria Aep Saefullah Agung Waluyo Agus Sudaryanto AGUS SUSATYA Ahmad Fadli Amelia Amelia Amelia Amelia Amelia Kimin Andinna Ananda Yusuff Angga Nugraha Anggri Noorana Zahra Anisa Muliyawati Anita Purba Antarika, Gde Yasa Apriyani, Santi AR, Rasmawati Arcellia Farosyah Putri Arda, Devid Putra Arifiati, Mulida Aris Purnomo Armalia, Nurul Artati, Artati Aryani, Denissa Faradita ASEP SUPARMAN Ayus, Shakila Bambang Budi Siswanto Barchia, M. Faiz Bawa, Ngakan Nyoman Rai Bekti Rahayu Beti Ningrum Bieng Brata Budiono, Anshori Cindy Amelia, Cindy Cinta Rahmi Damres Uker Daryani, D Denissa Faradita Aryani Devi Susanti Devi Susanti Dewa Ayu Ari Rama Dewi Dewi Gayatri Dewi Sartika Dian Herdiana Didi S. Agustawijaya Dikha Ayu Kurnia Dinny Atin Amanah Amanah Edian Fitriana Effita Piscesiana Elly Nurachmah Elya Sespa Fahmi, Ismail Fahri Fahri Fajardini, Zahra Fardhoni, Fardhoni Fathurrahman Fathurrahman Fisy Amalia Fitria Fitria Fuad Gagarin Siregar Gustiyanti, Ferra Hadi, Yuliani Hakim, Melati Puspa Hakim, Melati Puspita Handayani, Diah Syahfitri Hanina, Hanina Haryati Haryati Heksa Prihartini Heni Subagiharti Heni, Heni Subagiharti Herdiana, Dian Herdiana, Dian Herdiana Hermin Esti Dyaningtyas Hoesain, Ismail Holifah, Ketut I Made Kariasa Idris, Fahmi Ihsan, Fikri Indra Gilang Pamungkas Indra Surya Permana Irianti, Ana Dwi Irkhos Irkhos Isnaeni Nur Khayati Isnaeni, Wilya Jeanny Rantung Joned C. Saksana Juita Juita Juliana G.E.P Massie Kapriana Tanty Natalia Khairunisa, Prima Khalda, Syifa Aushaf Khatimi, Ahmad Krisanti, Imelda Krisna Yetti Krisna Yetti Kurnia, Pasti Kusumastuti, Kartikaningtyas Latupeirissa, Loura Weryco Lestari Sukmarini Lestari, Fefy Hartati Liniyarti Liniyarti liniyarti, Liniyarti Liswanti, Nining Liya Arista Lizalidiawati Lizalidiawati Maemun, Siti Manurung, Tarida Ilham Maria, Riri Marthafanny, Conny Maryani, Neni Masfuri - Melani, Silvia Indah Minggawati, Zustantria Agustin Mirharina, Irza Moh. Alhadi Haq Moh. Tahang Monika, Fina Muhajirah, Muhajirah Muhamad Adam Muhamad Adam Muhammad Adam Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Putra Ramadhan Muhtarudin Muhtarudin Muliantino, Mulyanti Roberto Mulida Arifiati Mulida Arifiati Muliyawati, Anisa Mwangi, Esther Nadeak, Sari Eprina Nasaruddin Nasaruddin Natawijaya, Candra Neila Aisha Nia Khusniyati Nihayah, Yayah Nikmatul Hikmah, Sokhib Nurisnaini Ningrum, Beti Nofriandi, Nofriandi Noor, Muhammad Arief Nora Dwi Purwanti Nova Maulana Nova Tri Handriyanto Nova, Prima Agustia Novita, Sella Nugroho, Rico Maulana Nur Kholim Nuraeni, Iin Indra Nurcahyani, Sri Nurhidayat, M Nurinto, Heru Nurul Aini Jamal Oktaviani, Riri Okti Sri Purwanti Osty Histry Kapahang Pasti Kurnia Pramita, Senja Pratiwi, Tiara Zakiyah Prima Agustia Nova purba, oktaviana nirmala Puti Rahmitha Sany Putri, Suci Ananda Mulyadi Rahmadiya, Siska Ramadani Pardian Rambu Inanda Dwihasti Rasmiati Rasmiati Rasmiati, Rasmiati Ratna Esmayanti Ratna Sitorus Ratna Sitorus Ratna Sitorus Riki Satya Nugraha Riri Maria Risyda Zakiyah Hanim Rohmah, Assyfa Siti Rojab, Dina Romdani, Romdani Rosiana Waicang Rudiana Rudiana, Rudiana Rumayara, Abraham Bernadus S, Ujang Charda Saefullah, A Safitri, Ananda Dwi Sahrudi Sahrudi Saksana, Joned C Sarfilianty Anggiani, Sarfilianty Sari Eprina Nadeak Sari, Lusi Nolita Sibulo, Megawati Sitohang, Ronny Marthin Sofa, Ibnu Sri Yona Sri Yoona Sudarti, Nila Sugesti, Pradita Suharna, Moh. Asep Sukardi Sukardi Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Supriyadi Supriyadi Susanti, Dyeri Susmita, Devi Facharaini Sutariyono Sutariyono Syafran Nurrahman Syahfitri Handayani, Diah Syahriani, Nurul Syaifullah, Aef Syaputra, Riawan Syarif Hidayatullah Tatu Meri Tetty Nur Intan Rifia Tohiroh, Tohiroh Tri Sulistyowati Triawan, Ilham Tutut Riana Hapsari Ujang Kusnaedi Umi Kalsum Utami, Risa Yulianie Wahyuni Wulandari Warahma, Ella Wayan Wardiyana Wella Meitri Wida Sri Kurniyanti Widia Astuti Wilson Simangunsong Yahya, Ifyar Adhita Yulia Yulia Yunisman Roni Yuniyas Ihsanidar Zaharuddin Zaharuddin, Zaharuddin Zulkarnain, Nizar