p-Index From 2021 - 2026
10.633
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam International Journal of Nusantara Islam JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Jurnal Asy-Syari'ah Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan DE'RECHTSSTAAT Shirkah: Journal of Economics and Business Unes Law Review NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen MUAMALATUNA Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Airlangga International Journal of Islamic Economics and Finance AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Iqtisaduna Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Mimbar Agama Budaya Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Jurnal Pengabdian Multidisiplin International Journal of Humanities Education and Social Sciences International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal Manajemen Journal Islamic Economics Ad Diwan Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam Journal of Comprehensive Science JURNAL ECONOMINA Penamas Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Likuid: Jurnal Ekonomi Industri Halal IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economics and Business Review (IESBIR) Strata Law Review Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Juni-Jurnal Pelita Nusa IIJSE Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah International Journal of Nusantara Islam Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Masile:Jurnal Studi Ilmu Keislaman Strata International Journal of Social Issues Multidiscience: Journal of Multidisciplinary Science International Journal of Law Social Sciences and Management Mashlahah: Journal of Islamic Economics
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Penamas

BAITUL MAL WA TAMWIL AS A SOCIAL ECONOMIC MOVEMENT OF RURAL MUSLIM RELIGION Firman Nugraha; Mohammad Anton Athoillah; Yadi Janwari
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.475

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana gerakan ekonomi keagamaan yang merupakan khas Muslim perkotaan (modernis) dapat terbentuk dan tumbuh di perdesaan yang pada umumnya tradisionalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Data dan informasi sesuai dengan tujuan penelitian diperoleh melalui pengamatan pada lingkungan penelitian. Pengamatan diperkuat dengan wawancara kepada beberapa narasumber dan partisipan dalam penelitian yang dikombinasikan dengan membaca data-data dokumentatif. Semua informasi yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Analisis teoritik terhadap temuan data di lapangan menggunakan teori Max Weber yang menyatakan adanya relasi antara pemahaman keagamaan dengan perilaku ekonomi pemeluknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan sosial ekonomi keagamaan di perdesaan terbentuk ketika simbol agama bertemu dengan faktor kesempatan, antara lain: pertama, dukungan struktural yaitu menguatnya semangat formalisasi doktrin Islam dan dukungan politis. Kedua, adanya ketegangan struktural akibat terbentuknya kemiskinan baru sebagai dampak perubahan ekologi. Ketiga, formalisasi substansi agama menjadi simbol sekaligus framing gerakan. Keempat, watak kegotongroyongan di perdesaan dan perilaku kolektif alamiah dalam majelis taklim telah menjadi modal dasar untuk menjadi kelompok terorganisir dalam gerakan ekonomi. Kelima, adanya aktor gerakan yang hadir dari fragmentasi kewibawaan desa baru akibat modernisasi perdesaan. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini, agama pada Muslim perdesaan bukan menjadi faktor utama yang mendorong terwujudnya gerakan sosial ekonomi, melainkan ketika dorongan perilaku ekonomi keagamaan bertemu dengan faktor-faktor tersebut.
BAITUL MAL WA TAMWIL AS A SOCIAL ECONOMIC MOVEMENT OF RURAL MUSLIM RELIGION Firman Nugraha; Mohammad Anton Athoillah; Yadi Janwari
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.475

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana gerakan ekonomi keagamaan yang merupakan khas Muslim perkotaan (modernis) dapat terbentuk dan tumbuh di perdesaan yang pada umumnya tradisionalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Data dan informasi sesuai dengan tujuan penelitian diperoleh melalui pengamatan pada lingkungan penelitian. Pengamatan diperkuat dengan wawancara kepada beberapa narasumber dan partisipan dalam penelitian yang dikombinasikan dengan membaca data-data dokumentatif. Semua informasi yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Analisis teoritik terhadap temuan data di lapangan menggunakan teori Max Weber yang menyatakan adanya relasi antara pemahaman keagamaan dengan perilaku ekonomi pemeluknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan sosial ekonomi keagamaan di perdesaan terbentuk ketika simbol agama bertemu dengan faktor kesempatan, antara lain: pertama, dukungan struktural yaitu menguatnya semangat formalisasi doktrin Islam dan dukungan politis. Kedua, adanya ketegangan struktural akibat terbentuknya kemiskinan baru sebagai dampak perubahan ekologi. Ketiga, formalisasi substansi agama menjadi simbol sekaligus framing gerakan. Keempat, watak kegotongroyongan di perdesaan dan perilaku kolektif alamiah dalam majelis taklim telah menjadi modal dasar untuk menjadi kelompok terorganisir dalam gerakan ekonomi. Kelima, adanya aktor gerakan yang hadir dari fragmentasi kewibawaan desa baru akibat modernisasi perdesaan. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini, agama pada Muslim perdesaan bukan menjadi faktor utama yang mendorong terwujudnya gerakan sosial ekonomi, melainkan ketika dorongan perilaku ekonomi keagamaan bertemu dengan faktor-faktor tersebut.
Co-Authors Abd. Kholik Khoerulloh Abdul Gofur Abdurahman, Lukman Abdurrahman Wahid, Abdurrahman Adawiah, Amalia Muazzah Ahmad Lukman Nugraha Ahmad Luqman Hakim Ahmad Suganda Aini Mansur, Zuhratul Akmaliyah Akmaliyah Al Hakim, Sofyan Al-Hakim, Sofian Alhakim, Sofian Ali Santosa Almurni, Muhammad Furqon Amany, Amany Aminulloh, Ali Anggraeni, Desi Cahya Annisa Eka Rahayu anton athoillah Ari Fajar Santoso Asep Dadang Hidayat Asri Sundari Astarudin, Tatang Athoillah, Mohamad Anton Ayi Nurbaeti Ayi Yunus Rusyana Ayi Yunus Rusyana Burhansyah, Luki Chandra Dedah Juabaedah Dedah Jubaedah Dedah Zubaedah Dede Nurwahidah Denni Murdani Dodi Yarli Ending Solehudin Firman Nugraha Firman Nugraha Fitriani, Putri Diesy Ghilmanul Wasath Gina Saila Sofiah Gina Saila Sofiah Gozaly, Ahmad Yusdi Gunariah, Frilla Hadiat, Hadiat Hafizd, Jefik Zulfikar Heni Pujiastuti Heris Suhendar Heris Suhendar, Heris Heryana, Rudy Hilmi, Ahmad Ilmia, Anisa Irni Sri Cahyanti Ishandawi Ismail, Yana Chaeru Taufik Jajang Herawan Jajat sudrajat Joni Joni Juarsa, Eka Jubaedah, Dedah Kamaludin Yusup, Deni Kikin H Mutaqin Kusuma, Nurul Rahmah lina marlina, lina LUBIS, MUKHLIS Lubis, Mukhlis Lubis Lutfi Fahrul Rizal, Lutfi Fahrul Mafrudlo, Ahmad Mahfudzi Mansur, Zuhratul Aini Maulana, Fauzan Aziz Mega Silvia Meinanti, Dwi Reiza Moh. Asep Zakariya Ansori Mohammad Anton Athoillah Mohammad Anton Athoillah Mugni Muhit Muhamad Fuji Hakiki Muhammad Hasanuddin, Muhammad Muhammad Yunus Muharni, Yusraini mursid, fadillah Mursyidah Zein, Ai Imas Mustofa Mustofa Nanang Sobarna Na’im, Fairuz ‘Ainun Nissa Ayu Marliana Nur Azzahra, Annisa Nurrohman Nurrohman Nurrohman Nurrohman Pramayanti, Dian Ikha Rahmah Kusuma, Nurul Rahmah Kusumah, Nurul Ratnasari, Ai reni Ridwan, Ahmad Hasan Rosi Hasna Sari Royani Rumatiga, Hidayat Saebani, Beni Ahmad Salimudin, Mumud Santika, Ganjar Sari, Rosi Hasna Setia Mulyawan, Setia Setiadi Slamet Santoso Sodik, Gugun Sofian Al-Hakim Sofiawati, Eva Sofyan Al-Hakim Sofyan Al-Hakim Solihin, Dadin Suganda, Ahmad Suherli, Ian Rakhamawan Suherli, Ian Rakhmawan Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Suntana, Ija Suparman Kholil Suradi Suradi Suradi Suryawirawan, Ade Susilawati, Cucu Syafe`i, Rahmat Tamba, Dheddy Abdi Vemy Suci Asih, Vemy Suci Wardiman, Dadi Wawan Oktriawan Widiawati Widiawati Widiawati Zahra, Shofia Zuhratul Aini Mansur