Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pengembangan Dan Pengolahan Berbasis Sumber Daya Alam Di Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru Ernawati S. Kaseng; Nahriana Nahriana; Pince Salempa; Firdaus W. Suhaeb
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.377 KB)

Abstract

The aim of community service activities through the Community Partnership Program, is to provide knowledge and skills for diversification of processed sea fish, such as sea fish pepes, to PKM partners. It is hoped that through this PKM activity, it can motivate housewives of fishermen and teenage girls to drop out of school as well as administrators and group members to develop processed fish products. The method of implementing the Community Partnership Program (PKM), namely through training, demonstrations, and mentoring that is equipped with learning by doing techniques. To increase the knowledge and skills of women fishing partner groups, the approach used is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach. The results of the PKM activities show that increased knowledge and skills of housewives and farmers who drop out of school about the benefits and nutritional value contained in sea fish, and how to choose sea fish that can be pepes, and the process or method of making sea fish pepes. The emergence of a creative and innovative spirit during the accompaniment of the economic value of soft spiny pepesmanis fish can be used as a new business alternative so that later it can increase their family income
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Etil Asetat Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica (Houtt) Merr). Sri Hartati; Muhammad Danial; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Chemica
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.259 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v22i1.21733

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksplorasi ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etil asetat daun Kayu Jawa. Sampel diperoleh dari kecamatan Cina, Bone. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu maserasi dengan metanol, partisi dengan etil asetat, fraksinasi,  pemurnian dan identifikasi. Hasil penelitian diperoleh isolat murni berbentuk serbuk berwarna kuning kehijauan,  positif terhadap pereaksi Lieberman-Buchard. Hasil spektroskopi  spektrum FTIR menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni: 1456,26 dan 1377 (CH2 dan CH3), 1539 (C=C);1739,79 dan 1707,00 (C=O) ; 2953,02 , 2918,30 dan 2850,79 (C-H); 3441,01 (OH) dan 1041,56 (C-O). Berdasarkan hasil uji serta data spektrum FTIR, isolat yang diperoleh diduga merupakan senyawa golongan steroid.Kata kunci : Isolasi, L. coromandelica (Houtt) Merr, Steroid                                                                                                                      ABSTRACTThis exploration research aim to isolate and identify the secondary metabolite compound from etil acetat extract of Kayu Jawa leaf. Sample were obtained from Cina district, Bone  Sub District, South Sulawesi. This research consists of several stages, they were maceration with methanol, partition with etil acetate, fractination, purification and identification. The result was pure isolate in yellow greenery powder, both isolate positive Lieberman-Burchard reagent. Spectrum of FTIR showed several wave number (cm-1) : 1456,26 and 1377 (CH2 and CH3), 1539 (C=C);1739,79 and 1707,00 (C=O) ; 2953,02 , 2918,30 and 2850,79 (C-H); 3441,01 (OH) and 1041,56 (C-O). Based on the test reagent and FTIR spectral datas, both isolate is group of steroid compounds.Keywords : Isolation, L. coromandelica (Houtt) Merr, Steroid
Skrining Fitokimia Beberapa Fraksi Klroform dari Daun Lantana Camara Linn. Maryono Maryono; Muharram Muharram; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.739 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v16i1.4548

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan skirining fitokimia terhadap beberapa fraksi ekstrak kloroform daun L.camara Linn. Ekstrak kloroform diperoleh dari hasil partisi dengan metode ekstraksi padat cair ekstrak metanol. Fraksinasi terhadap ekstrak kloroform daun L.camara Linn. dilakukan dengan kromatografi kolom menggunakan adsorben silika gel G 60, eluen campuran etil asetat dan n-heksana. Setiap fraksi dikontrol dengan kromatografi lapis tipis, dan fraksi yang memiliki pola kromatogram dengan harga Rf yang mirip dikelompokkan menjadi satu sebagai fraksi gabungan. Terhadap masing-masing fraksi dilakukan skirining fitokimia dengan menggunakan reagen pereaksi. Hasil penelitian ditemukan pada ekstrak kloroform adanya senyawa triterpeniod, steroid dan flavonoid. Triterpenoid dan steroid dengan indikasi kuat pada fraksi nonpolar, flavonoid pada fraksi polar dengan indikasi sedang dan tidak terdeteksi adanya alakloid.Kata kunci: lantana, skrining fitokimiaABSTRACTSkirining phytochemicals have been conducted on the some fraction of the chloroform extract of leaves L.camara Linn. Chloroform extract obtained from the partition with solid liquid extraction method from methanol extract. Fractionation of the chloroform extract performed by column chromatography using silica gel G60 as adsorbent, eluent a mixture of ethyl acetate and n-hexane. Each faction is controlled by thin layer chromatography, and the fraction which has a pattern of the chromatogram with similar Rf are grouped as a combined fraction. The skirining phytochemical on the fractions using reagent. The results found in the chloroform extract there are triterpeniod, steroids and flavonoids. Triterpenoids and steroids with strong indications in nonpolar fraction, flavonoids in the polar fraction and alkalod not was detected.Keywords: lantana, phytochemical screening
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksan Kulit Batang Sukun (Artocarpus altilis) Reinhard Daenlangi; Pince Salempa; Muhammad Danial
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.331 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4574

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untukmemperoleh senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrakn-heksana Batang Sukun (Artocarpus altilis) yang berasal dari dariDesa Bontobangun, Kecamatan Rilauale, Kabupaten Bulukumba.Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu maserasi, partisi dengann-heksan, fraksinasi, uji kemurnian dan identifikasi. Hasil penelitiandiperoleh isolat murni berupa kristal jarum berwarna putih dengantitik leleh 186-1880C. Hasil uji dengan pereaksi Liebermann-Burchard memberikan perubahan warna dari tidak berwarna menjadiwarna ungu menunjukkan positif terpenoid. Isolat diidentifikasidengan menganalisis spektrum inframerah yang menunjukkanbilangan gelombang (cm-1) yakni: 3450.65 (-OH terikat); 2920.23 dan2850.79 (-CH alifatik); 1735.93 (C=O karboksilat); 1244 dan 1022.27(C-O alkohol). Berdasarkan hasil analisis dan penelusuran literaturmenunjukkan bahwa isolat adalah senyawa golongan terpenoid.Kata kunci : Metabolit sekunder, Artocarpus altilis, terpenoidABSTRACTThis study was exploratory research that aim to obtain thesecondary metabolite compound contained in the n-hexane extract ofbark of Artocarpus altilis from Desa Bontobangun, KecamatanRilauale, Kecamatan Bulukumba. Isolation was done in severalstages, maceration, partitioning with n-hexane, fractionation, puritytesting and identification. The result were obtained pure isolate whitecrystal with a melting point of 186-188 . The Liebermann-Burchardtest indicated that isolate was terpenoid. Isolate was identified byanalyzing the infrared spectrum which showed the wave number (cm-1) are: 3450.65 (-OH bound); 2920.23 and 2850.79 (-CH aliphatic);1735.93 (C=O carboxylic); 1244 and 1022.27 (C-O alcohol). Basedon the analysis and literature search showed that isolate is terpenoidcompound.Keywords : Secondary metabolite, Artocarpus altilis, terpenoid
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksana Tumbuhan Cakar Ayam (Selaginella plana Hieron) Mitamoriska Mitamoriska; Sumiati Side; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12775

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak n-heksana tumbuhan cakar ayam (Selaginella plana Hieron). Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu preparasi sampel, maserasi dengan metanol, partisi dengan n-heksana, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Isolat diperoleh dalam bentuk kristal jarum berwarna putih dengan titik leleh 128 – 1300C dan memberikan hasil positif pada pereaksi Lieberman-Buchard. Dan spektrum IR isolat menunjukkan adanya gugus -OH (3425,58 cm-1), CH3- dan -CH2- alifatik (2958,80 cm-1; 2929,87 cm-1; 2895,15 cm-1; dan 2866,22 cm-1), C=C alkena (1641,42 cm-1), CH3- dan -CH2- tekuk (1462,04 cm-1 dan 1377,17 cm-1), C-O (1058,92 cm-1), =C-H (962,48 cm-1). Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golongan steroid. Kata kunci : Isolasi, Selaginella plana Hieron, Metabolit Sekunder, Steroid ABSTRACT The purpose of this research was to isolate and identifed the secondary metabolite compound from n-hexane extract of Cakar Ayam (Selaginella plana Hieron) plants. This research was carried out in several steps, they were preparation of sample, maceration with methanol, partition with n-hexane, fractination, purification, and identification. The isolate obtaned was white crystal needle shaped with melting point to 128-1300C and gave positive respon to the Liebermann-Buchard test. The IR spectrum of the isolate showed the presence of -OH (3425,58 cm-1),CH3- and -CH2- alifatic (2958,80 cm-1; 2929,87 cm-1; 2895,15 cm-1; and 2866,22 cm-1),C=C alkena (1641,42 cm-1),CH3- and -CH2- bending (1462,04 cm-1 and 1377,17 cm-1), C-O (1058,92 cm-1),=C-H (962,48 cm-1). Based on those result, it was concluded that the isolate was a steroid compound. Keywords : Isolation, Selaginella plana Hieron, Secondary Metabolites, Steroid
Isolasi, Identifikasi, dan Uji Bioaktivitas Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica). Risma Majdiyah; Sudding Sudding; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 22, No 2 (2021): Chemica
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.455 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v22i2.26206

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, dan mengetahui kemampuan bioaktivitas senyawa metabolit sekunder ekstrak metanol daun L. coromandelica, dengan jenis penelitian eksplorasi yang meliputi preparasi sampel, ekstraksi, fraksinasi, pemurnian, identifikasi dan uji bioaktivitas pada ekstrak metanol daun L. coromandelica. Sampel yang digunakan berasal dari Desa Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Serbuk halus daun L. coromandelica dimaserasi dengan pelarut metanol, ekstrak metanol yang diperoleh dipartisi dengan n-heksana kemudian difraksinasi dengan metode KKCV dan KKT, kemudian fraksi B2 dimurnikan dengan pelarut aseton sehingga didapatkan isolat murni berbentuk serbuk berwarna putih. Identifikasi dengan KLT Sistem Tiga Eluen menunjukkan noda tunggal berwarna coklat pada plat KLT yang merupakan warna khas alkaloid, dengan Rf yaitu 0,475, 0,575, dan 0,875. Uji pereaksi Wegner dan Dragendorff juga menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golongan senyawa alkaloid yang ditunjukkan dengan larutan berwarna coklat dengan endapan. Serta data spektrum FTIR yang menunjukkan adanya gugus N-H primer, C-N, CH3, C-H alifatik, C-H, C=O, dan C=C, adanya atom N pada isolat yang menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golongan senyawa alkaloid dengan titik leleh 95-97°C. Uji bioaktivitas ekstrak metanol daun L. coromandelica pada larva Artemia salina Leach menunjukkan nilai LC50 0,6985 yang menandakan adanya kemampuan bioaktivitas pada sampel yakni sebagai anti bakteri dan anti kanker.Kata kunci: Isolasi, Lannea coromandelica, Bioaktivitas, Alkaloid ABSTRACTThis study is an exploratory research that aims to isolate, identify, and to test the bioactivity of methanol extract of secondary metabolite compound from of L. coromandelica leaves. The research was carried out in several stages: preparation, extraction, fractionation, purification, identification and bioactivity test of methanol extracts of L. coromandelica  leaves. The samples were collected from Appanang village, Liliriaja sub-district, Soppeng district, Southern Sulawesi province. The fine powder of L. coromandelica  leaves were macerated in methanol solution. The methanol extract was partitioned in n-hexane and then was fractionated using KKCV and KKT methods, then the B2 fraction was purified using acetone solution to obtain a pure white powder isolate. Identification with three eluent system TLC showed a single brown stain on the plate of TLC and detected as alkaloid color, with an Rf of 0,475, 0,575, and 0,875. The Wegner and Dragendorff reagent test indicated that the isolate contained the alkaloid groups that showed the brown solution with sediment. The identification of FTIR spectral data showed the N-H primer, C-N, CH3, C-H aliphatic, C-H aromatic, C=O, and C=C functional groups. The N-atom in isolate indicated the group of alkaloid compound with a melting point of 95-97°C. Bioactivity test of methanol extracts L. coromandelica leaves on the larvae of Artemia salina Leach showed LC50 of 0,6985 ppm which suggests the bioactivity ability of the sample, which act as antibacterial and anticancer.Keywords: Isolation, Lannea coromandelica,Bioactivity, Alkaloid
Toksisitas Ekstrak Metanol Kulit Batang Tumbuhan Sirsak (Annona muricata Linn) terhadap Artemia salina Pince Salempa; Muharram Muharram; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.609 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v16i1.4545

Abstract

ABSTRAKTumbuhan sirsak (Annona muricata Linn) adalah salah satu spesies dari genus Annona termasuk family Annonaceae yang telah lama digunakan oleh masyarakat secara tradisional untuk pengobatan dan makanan, seperti daun sirsak dapat berkhasiat untuk pengobatan kanker, pengobatan diare, anti kejang, anti jamur dan gatal-gatal. Metode penelitian meliputi ekstraksi (maserasi), dan uji bioaktivitas ekstrak dengan Uji Brine Shrimp Lethality Test (BLST) terhadap Artemia salina. Dari hasil uji toksisitas dengan metode Brine shrimp lethality test diperoleh aktivitas ekstrak metanol kulit batang sirsak dengan nilai LC50 adalah 3.98 x 10-7 μg mL-1Kata kunci: Annona muricata Linn, Toksisitas, Obat tradisional dan Artemia salinaABSTRACTSoursop plant (Annona muricata Linn) is a species of the genus Annona including Annonaceae family that has long been used by traditional communities for treatment and food, such as soursop leaves can be efficacious for the treatment of cancer, the treatment of diarrhea, anti-convulsive, anti-fungal and itchy.Methods used included of ekstraction or maseration and bioactivity test ekstract with Brine Shrimp Lethality by using Artemia salina. From the result toxicity method Brine shrimp lethality test were showed activity ekstract metanol with LC50 value of 3.98 x 10-7 μg mL-1Keywords: Annona muricata, Toxicity, Traditional drug and Artemia salina
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Fraksi Metanol Batang Belajang Susu (Scindapsus pictus Hassk.) Nurul Amaliah; Pince Salempa; Muharram Muharram
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 21, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.986 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v21i1.14841

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mengisolasi senyawa metabolit sekunder dalam fraksi metanol batang belajang susu (S. pictus Hassk). Sampel penelitian diambil dari kecamatan Mambi, kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu ekstraksi (maserasi), fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Isolat murni yang diperoleh dengan cara rekristalisasi berupa kristal berwarna putih berbentuk serbuk dengan titik leleh 250-252oC. Identifikasi dengan spektrofotometer inframerah memberikan serapan yang khas untuk gugus fungsi OH, CH2 dan CH3 gem dimetil, C-O, serta =C-H. Berdasarkan hasil uji golongan dan data spektrum FTIR maka disimpulkan bahwa senyawa yang diperoleh adalah senyawa golongan triterpenoid. Kata kunci: Belajang Susu, S. pictus Hassk dan Triterpenoid ABSTRACT This research is an exploratory research that aimed to isolating compounds of secondary metabolite methanol fraction of Belajang Susu (Scindapsus pictus Hassk) stem extract. The sample of this research is taken from Mambi sub-district, Mamasa district, West Sulawesi. The research was done through several stages: extraction (maceration), fractionation, purification and identification. The pure isolates obtained by recrystallization in form of the white crystals, powder crystals with melting point 250-252oC. Identification with an infrared spectrophotometer giving wave number of functional groups OH, CH2 and CH3 gem dimetyl, C-O, and =C-H. Based on the results of the group test and FTIR spectrum data it was concluded that the compounds obtained were triterpenoid group compounds. Keywords: Belajang Susu, S. pictus Hassk, and Triterpenoid
Fitosteroid Dari Fraksi Kloroform Kayu Akar Bayur (Pterospermum Subpeltatum C.B. Rob) Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.338 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v13i2.626

Abstract

Tumbuhan bayur (P. subpeltatum) family sterculiacea adalah salah satu tumbuhan tropika yang dapat digunakan sebagai obat tradisional di Sulawesi selatan. Juga digunakan dan dipercaya berkhasiat sebagai obat yang dapat mengobati penyakit disentri, sakit gigi dan bisul dan gatal-gatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan pemurnian senyawa metabolit sekunder dari fraksi kloroform kayu akar P. subpeltatum. 1,02 kg ekstrak methanol dan hasil fraksi kloroform 35,7 g dari kayu akar P. subpeltatum. Pada isolasi dan pemurnian dengan metode KKV, KKT dan KKG. Berdasarkan hasil KLT dengan menggunakan tiga sistem eluen berbeda dan uji titik disimpulkan senyawa sudah murni. Bentuk senyawa yang diperoleh serbuk krem dan titik leleh 284-285 oC serta hasil uji Lieberman Burchard berwarna hijau kebiruan menunjukkan steroid. Kata Kunci: Fitosteroid, Pterospermum Subpeltatum C.B. Rob   ABSTRACT Bayur plant (P. subpeltatum) Sterculiaceae family is one of tropical plant can be use as traditional drug by people of South Sulawesi. Also use and as believed for dysentery, toothache, blain and itching. The aim of this research is isolate and purificate secondary metabolite compounds of chloroform fraction of wood roots  P. subpeltatum. 1.02 kg methanol extract and chloroform fraction was obtained 35.7 g. By isolation and purification with KKV, KKT and KKG method. Based on TLC analysis with three eluent system and melting point test,it’s concluded compound has been pure. The form of synthesized compound obtained of beige powder and melting point of 284-285 oC, Lieberman Burchard test obtained of green blue showed steroid content. Keyword: Fitosteroid, Pterospermum Subpeltatum C.B. Rob
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksan Batang Brotowali (Tinospora crispa Linn) Marlina Marlina; Sudding Sudding; Pince Salempa
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.699 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v16i2.4561

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mengisolasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak n-heksana daun Tinospora crispa Linn. yang berasal dari kelurahan desa Padang, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu maserasi, partisi dengan n-heksana, fraksinasi, uji kemurnian dan identifikasi. Hasil penelitian diperoleh isolat murni berupa kristal jarum berwarna putih bening dengan titik leleh 108,5-109,50C. Hasil uji dengan pereaksi Liebermann-Buchard membentuk cincin hijau menunjukkan positif steroid. Isolat diidentifikasi dengan menganalisis spektrum infra merah yang menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni: 1055,06 (C-O); 1462,02 dan 1377,17 (CH2 dan CH3), 1653,00 (C=C); 2933,73 (C-H); 3439,08 (OH alkohol) dan hasil GC-MS menunjukkan massa molekul senyawa 396. Berdasarkan hasil analisis dan penelusuran literatur serta membandingkan pada database Willey Library menunjukkan bahwa isolat adalah senyawa golongan steroid dengan struktur yang disarankan stigmastan-3,5-diena dengan nama trivial cholestadiena.Kata kunci: Isolasi, T.crispa Linn., steroid, GC-MS, stigmstan-3,5-diena, cholestadienaABSTRACTThis study is exploratory research that aim to isolate the secondary metabolite compound contained in the n-hexane extract of stam of Tinospora crispa Linn from Padang villages, districts Gantarang, regency Bulukumba, Sulawesi Selatan. Isolation is done in several stages, maceration, partitioning with n-hexane, fractionation, purity testing and identification. The result is obtained pure isolate white needle crystal with a melting point of 108,5-109,5 . The test result with the Liebermann-Buchard reagent to form a green ring indicated a positive steroid. Isolate is identified by analyzing the infra red spectrum which showed the wave number (cm-1) are: 1055,06  (CO); 1462,02 and 1377,17 (CH2 and CH3), 1653,00 (C = C); 2933,73 (C-H); 3439,08  (OH alcohol) and the result of GC-MS showed a compound molecular weight of 396. Based on the analysis and literature and compare the Willey Library database showed that isolate is steroid compound it is suggested a Stigmastan-3,5-diene with trivial name Cholestadiene.Keyword: Isolation, T.crispa Linn., Steroid, GC-MS, Stigmastan-3,5-diene,, Cholestadiene
Co-Authors -, Sudding ., Hasrida Abdul Rahman Abdul Rauf Alfian Noor Alfian Noor Alfian Noor Andi Surya Rahayu AM Anjelin, Grace Army Auliah Astriana Dewi Aulia, Vena Ayu Lestari Bachtiar, Hilmi Magfirah Bahar, Hasrawati Bahar, Hasrawati Cahyani, Arini Dwi Darmawati Darmawati Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Djangi, Muhammad Jasri Dwiputri, Ulfa Eda Lolo Allo Eka Bungin Kadola Elim, Yohana Endang Adyaningsih Ernawati Syahruddin Kaseng Feby Indayani Fitriani Fitriani Fudhail Madjid, Ahmad Gusma Harfiana Abbas Hanafi, Ainul Ahmadsyah Hardin Hariani Hariani, Hariani Harlim Tjodi, Harlim Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasrida . Ikshar Ikshar Iwan Dini Jusniar . Jusniar Jusniar, Jusniar Lembang, Fransisca Rante Luawo, Aprilia Herman Mansyur Mansyur Marlina Marlina Maryono Maryono Maryono Maryono Mitamoriska Mitamoriska Mohammad Wijaya Mohammad wijaya Mohammad WIJAYA Muh. Syahrir Muh. Yunus Muh. Yunus Muhaedah Rasyid Muhammad Akbar Muhammad Anwar Muhammad Anwar Muhammad Danial Muhammad Danial Muhammad Fadli Muhammad Jasri Djangi Muhammad Syahrir Muharram -- Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram Muliawan, Trisna Munawwara, Munawwara Muniratuzahra, Muniratuzahra Muslim, Irayanti Musniati Azis Musniati Azis N, Nur Nasrah Nahriana Nahriana Netti Herawati Netti Herawati Ningsih, Sri Nurfadillah Nunuk Hariani Nunuk Hariani Nurliza Prihatmi Nurul Amaliah Nurul Amaliah Nurul Ilmi Nurul Ilmi, Nurul Nurwijayanti Oslan Jumadi Rahimah Rahmah Raihan, Muh. Farid Ramadhani, Nur Ramdani Ramdani Ramdani Ramdani Ramdani Ramlawati Ramlawati Ratnawati Mamin Reinhard Daenlangi Reni Appang Allo Reny ., Reny Rini Perdana Risma Majdiyah Risnawati Risnawati Sahrawati, Fiska Salnus, Subakir Sari, Retni Nadiya Siti Hardiyanti Triana Sitti Faika Sitti Faika Sri Hartati Suarni - Suarni Suarni subhan . Sudding Sudding Sugiarti . Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sugiarti Suhaeb, Firdaus W Suhaeb, Laelah Azizah S. Sulfikar Sulfikar Sumiati Side Sumiati Side Sumiati Side Sumiati Side Sumiati Side Suriati Eka Putri Taty Sulastri Taty Sulastry Taty Sulastry Tjodi Harlim Tjodi Harlim Tjodi Harlim Trisna Muliawan Ulfah, Nurlaili Dwi Wahidah Sanusi Wahyudi Wahyudi Wasiulnur, Andi