p-Index From 2021 - 2026
7.992
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Pendidikan Indonesia Journal on Mathematics Education (JME) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Elemen EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika AKSIOMA Jurnal Gantang Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal SOLMA Journal of Honai Math International Journal on Emerging Mathematics Education Journal of Educational Research and Evaluation M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ALGORITMA : Journal of Mathematics Education JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Unnes Journal of Mathematics Education Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Journal of Mathematics and Mathematics Education (IJMME) IndoMath: Indonesia Mathematics Education Journal of Educational Technology and Learning Creativity Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Unnes Journal of Mathematics Education International Journal of Applied Learning and Research in Algebra International Journal of Geometry Research and Inventions in Education Jurnal Pendidikan MIPA Mathematics Education Journal Journal on Mathematics Education SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Spatial Siswa Sekolah Menengah Pertama Berdasarkan Teori Hubert Maier Teapon, Nurhuda; Kusumah, Yaya S
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Matematika dan Pendidikan Matematika: Permasalahan dan Solusinya
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v6i2.2796

Abstract

Spatial Ability berperan penting dalam mengembangkan kemampuan matematika siswa. Siswa yang memiliki kemampuan spatial yang baik tampil lebih baik dalam matematika daripada siswa dengan kemampuan spasial yang kurang baik. Spatial ability atau kemampuan spasial terdiri dari beberapa elemen. Berdasarkan teori Hubert Maier, beberapa elemen spatial ability adalah persepsi spasial, visualisasi, rotasi mental, hubungan spasial, dan orientasi spasial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterampilan spasial siswa sekolah menengah pertama berdasarkan teori Peter Hubert Maier. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan siswa sekolah menengah pertama kelas IX menjadi subjek penelitian. Berdasarkan analisis data yang ditemukan dilapangan, ditemukan bahwa keterampilan spasial umum siswa cukup lemah. Melihat permasalahan yang dihadapi oleh siswa tersebut, langkah selanjutnya dari penelitian ini adalah merancang dan melakukan eksperimen yang berfokus pada pembelajaran matematika, yang secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa.
PROFIL KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN Ate, Dekriati; Moza, Florida; Kusumah, Yaya Sukjaya
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.192-199

Abstract

Salah satu kebijakan pendidikan merdeka belajar adalah Asesmen kompetensi minimum dan survey karakter. Untuk asesmen kompetensi minimum, kompetensi yang diuji adalah kemampuan literasi numerasi. Agar siswa dapat memiliki kemampuan ini, maka terlebih dahulu siswa harus menguasai konsep dasar berhitung. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VI dalam menyelesaikan soal perhitungan penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDK Bali Loura. Data dikumpulkan melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 30% siswa yang mampu menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan dengan penyebut sama maupun penyebut berbeda, sedangkan 70% siswa melakukan kesalahan; 28% siswa mampu menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan yang berpenyebut sama maupun penyebut berbeda, sedangkan 72% siswa melakukan kesalahan. Tipe kesalahan siswa meliputi kesalahan prosedur dan kesalahan konsep.
Potret kemampuan penalaran spasial serta persepsi siswa sekolah menengah pertama terhadap geometri dan matematika Fitriyani, Harina; Kusumah, Yaya Sukjaya; Dahlan, Jarnawi Afgani; Hendroanto, Aan
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.21395

Abstract

Geometry is a field of mathematical study closely related to spatial reasoning and its many uses in everyday life. The purpose of this study was to photograph the spatial reasoning ability of junior high school students in doing spatial tasks from a gender perspective and their perceptions of the geometry material and mathematics. A qualitative approach was chosen to describe the research findings. One hundred two junior high school students in Sleman Yogyakarta participated in spatial reasoning tests, interviews, and questionnaires. Data analysis uses data reduction, data presentation, and verification stages. The results showed that the average student's spatial reasoning ability was still low, 42.09. Most students mastered spatial tasks in spatial orientation, while the students' mastery of spatial reasoning was the weakest in the element of spatial visualization. From a gender perspective, male students showed superior spatial reasoning abilities than female students. Students perceive mathematics and geometry as complex materials, but they are essential to learning because of their many benefits in everyday life.
Application of Newman’s Error Analysis to Identify Students’ Errors in Solving Fraction Problems Payung, Zatman; Kusumah, Yaya Sukjaya; Mulyaning, Endang Cahya; Avip, Bambang
(JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Vol. 8 No. 2 (2025): VOLUME 8 NUMBER 2, JUNE 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jiml.v8i2.27320

Abstract

Mathematics is a subject that has been taught since elementary school with the aim of training students to think critically, logically, systematically, and solve problems. In fact, many students experience difficulties in learning mathematics, especially in fractional material This study aims to identify mistakes made by elementary school students in solving fractional problems using Newman's Error Analysis (NEA). Through a descriptive qualitative approach, this study analyzes the results of student work on fractional questions based on five stages of NEA: reading error, comprehension error, transformation error, process skills error, and encoding error). Data was collected through written tests and interviews, involving students from UPI Laboratory Elementary School, Pelita Bangsa Elementary School, and SDN 272 Sukasari. Student errors are then grouped by NEA stages to identify the most mistakes made by students. The results of the study showed that students made mistakes at all stages of the NEA. The most common mistakes experienced by students are at the comprehension error and process skill error stages. There are still many students who are not able to represent fractions with pictures and students also still make many mistakes in the fraction operation process. Based on the results of the research, it was concluded that students still had difficulties in fractional material by seeing the mistakes made by students when working on fractional problems. It is necessary to improve students' conceptual understanding and procedural skills in fractional materials.
Concept of Triangle: Examples of Mathematical Abstraction in Two Different Contexts Nurhasanah, Farida; Kusumah, Yaya S.; Sabandar, Jozua
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 1 No. 1, March 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijeme.v1i1.5782

Abstract

Geometry has abstract notions to be learnt so that all those notions cannot be just transferred into students' mind like a bunch of information that should be memorized. Students need to construct those concepts during their learning process. This process of knowledge construction can be considered as an abstraction process. This study aimed to qualitatively compare abstraction process of students who learned the topic of triangle in conventional method and in van Hiele model of teaching aided by Geometers' sketchpad. Subjects of this study were junior high school students in grade 7. This is a qualitative study with grounded theory design. Data were collected through classroom observation, test, and task-based interview. Results of the study show that theoretical abstraction processes tend to dominate classrom with conventional method of teaching while classroom with van Hiele model of teaching aided by Geometers' sketchpad accommodated empirical abstraction process of the students.
Spatial Reasoning: A Survey on the 8th Grader Students' Gain in Online Learning Fitriyani, Harina; Kusumah, Yaya Sukjaya; Turmudi, Turmudi
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 5 No. 1, March 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijeme.v5i1.20140

Abstract

Coronaviruses disease (Covid-19) pandemic forces schools to implement schools from home through online learning. This study aims to describe online mathematics learning, examine differences in aspects of spatial reasoning, and spatial reasoning based on gender. We conducted a survey method on 140 participants in one private junior high school in Yogyakarta. Data collection using an spatial reasoning test via Google Form consist of nine questions and direct interview with a teacher through video conference. Data analysis uses descriptive and inferential statistics. The results showed that online mathematics learning using the Google Form platform can assist students with limited facilities in learning process. The research finding showed no difference in spatial reasoning ability between male and female students, including in each aspect of spatial reasoning. In addition, other findings indicate that the aspect of spatial reasoning that students master the most is spatial visualization, while the aspect of spatial reasoning that is the least mastered by students is spatial relations.
Membangun Percaya Diri Siswa dalam Matematika: Tinjauan Sistematis Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Self-Efficacy Sardin, Sardin; Kusumah, Yaya Sukjaya; Martadiputra, Bambang Aviv Priatna
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i1.35431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis model pembelajaran yang berkontribusi terhadap peningkatan self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 33 artikel dari jurnal pendidikan matematika terakreditasi SINTA 2 dan 3 di Indonesia selama periode 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran seperti Problem Based Learning (PBL), CORE, Team Assisted Individualization (TAI), pembelajaran berbantuan Geogebra, RME, dan Reciprocal Teaching terbukti efektif dalam meningkatkan self-efficacy matematis siswa. Model PBL menjadi yang paling dominan karena berorientasi pada pemecahan masalah yang melibatkan partisipasi aktif siswa, menumbuhkan rasa percaya diri, dan memperkuat keyakinan akan kemampuan diri. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan model pembelajaran yang tepat dalam membentuk efikasi diri siswa dan merekomendasikan PBL sebagai alternatif utama dalam pengembangan pembelajaran matematika yang humanis dan bermakna.
FLIPPED CLASSROOM IN MATHEMATICS EDUCATION AFTER PANDEMIC: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Putri, Finola Marta; Juandi, Dadang; Kusumah, Yaya Sukjaya; Martadiputra, Bambang Avip Priatna; Kusnandi, Kusnandi
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol 7, No 1 (2025): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v7i1.45400

Abstract

AbstractThe COVID-19 pandemic has highlighted the need for adaptive learning models, especially in mathematics education. This study aims to analyze publications on the Flipped Classroom model in post-pandemic mathematics education (2021–May 2023) and to explore its future development.  The method used is a systematic literature review of 10 articles, consisting of two Scopus-indexed articles and eight articles from Google Scholar obtained using the Publish or Perish application. The total number of participants involved in the reviewed studies is 1,200, comprising 370 elementary school students, 208 junior high school students, 179 senior high school students, and 417 university students. The findings indicate that the digital-based Flipped Classroom model can enhance mathematical communication skills, critical thinking, conceptual understanding, problem-solving abilities, and higher-order thinking. Moreover, it positively influences students' self-confidence, creates a more interactive classroom environment, generates positive learning responses, and supports social interaction in online settings. These results suggest that the Flipped Classroom is an effective instructional model and is recommended for mathematics learning in the post-pandemic era. AbstrakPandemi COVID-19 mendorong perlunya model pembelajaran yang adaptif, termasuk dalam pendidikan matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis publikasi mengenai model Flipped Classroom dalam pendidikan matematika pascapandemi (2021–Mei 2023) dan menggambarkan arah perkembangannya. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 10 artikel, terdiri dari dua artikel terindeks Scopus dan delapan artikel dari Google Scholar yang diperoleh menggunakan aplikasi Publish or Perish. Total peserta dalam studi ini berjumlah 1.200, terdiri atas 370 siswa SD, 208 siswa SMP, 179 siswa SMA, dan 417 mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Flipped Classroom berbasis digital dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis, berpikir kritis, pemahaman konsep, pemecahan masalah, dan berpikir tingkat tinggi. Selain itu, model ini berpengaruh positif terhadap kepercayaan diri siswa, suasana kelas yang lebih interaktif, respons yang baik terhadap pembelajaran, serta mendukung sosialisasi di lingkungan daring. Temuan ini menunjukkan bahwa Flipped Classroom merupakan model pembelajaran yang efektif dan dapat direkomendasikan untuk pembelajaran matematika setelah pandemi.
INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) RESEARCH TRENDS IN MATHEMATICS LEARNING Wahyuni, Astri; Kusumah, Yaya Sukjaya; Priatna Martadiputra, Bambang Avip; Purwasih, Ratni; Muhammad, Ilham; Zafrullah, Zafrullah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.8461

Abstract

The emergence of ICT in teaching and learning has contributed to improving the quality of education, because teaching and learning is ultimately an active and interesting process linked to real-world situations. ICT can be integrated into all subjects outside of physical education, including language, comprehension, math, science, and environmental science. This research examines trends and identifies publications concerning ICT in Mathematics Learning by analyzing the most prolific document sources, rankings of institutions or universities, prominent journals and articles, as well as keyword usage. Utilizing data from the Dimensions database, a total of 390 documents were gathered through the Publish or Perish (PoP) application, consolidated into a single RIS file, and analyzed using the VOSviewer application to generate network and overlay visualizations.The findings reveal an increasing trend in publications on ICT in Mathematics Learning over the past five years, with Indonesia leading in the number of documents (66), "Guangxi Normal University" as the top institution, "Journal of Physics: Conference Series" as the most prominent journal, and the article by Lo et al. (2018) as a key reference. The keyword "ICT" is not commonly associated with other variables such as case studies or stems, presenting a gap that offers opportunities for future research in this area.Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran telah berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, menjadikan proses pembelajaran lebih aktif, menarik, dan relevan dengan situasi dunia nyata. TIK dapat diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran, seperti bahasa, pemahaman, matematika, sains, dan ilmu lingkungan, kecuali pendidikan jasmani. Penelitian ini mengeksplorasi tren dan mengidentifikasi publikasi terkait TIK dalam Pembelajaran Matematika melalui analisis jumlah dokumen terbanyak, peringkat institusi atau universitas, jurnal, dokumen, serta penggunaan kata kunci berdasarkan data dari basis data Dimensions. Dengan menggunakan analisis bibliometrik, 390 dokumen dikumpulkan melalui aplikasi Publish or Perish (PoP), dikompilasi ke dalam satu file RIS, dan dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer untuk menghasilkan visualisasi jaringan dan hamparan. Temuan menunjukkan adanya tren peningkatan publikasi tentang TIK dalam Pembelajaran Matematika selama lima tahun terakhir, dengan Indonesia memimpin dalam jumlah dokumen (66), “Guangxi Normal University” sebagai institusi teratas, “Journal of Physics: Conference Series” sebagai jurnal yang paling menonjol, dan artikel oleh Lo dkk. (2018) sebagai referensi utama. Kata kunci “TIK” tidak umum dikaitkan dengan variabel lain seperti studi kasus atau batang tubuh, menghadirkan celah yang menawarkan peluang untuk penelitian di masa depan di bidang ini.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUCANDY BERBASIS GAMES EDUKASI PADA MATERI ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI PESERTA DIDIK Dwicahyo, Larasati Adira; Nurafni, Nurafni; Kusumah, Yaya Sukjaya
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.10475

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang kontekstual dengan mempelajari pola dan struktur angka dan simbol. Pada tahun 2022 PISA mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke 69 dari 80 negara. Hal tersebut dikarenakan masih rendahnya kemapuan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu faktor penyebabnya yakni minimnya penerapan media pembelajaran yang menarik oleh guru, sehingga tahap pembelajaran menjadi kurang efektif serta tak berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa dengan bantuan media pembelajaran berbasis teknologi yaitu Educandy. Penelitian ini menggunakan metode RnD dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik uji validitas media, validitas materi, observasi, pretest, postest dan angket. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Kemayoran 13 Jakarta sebanyak 22 siswa. Hasil dari penelitian ini yaitu Educandy dinyatakan dapat membuat proses pembelajaran menjadi efektif dan dapat meningkatkan kemampuan numerasi sebanyak 22,85%. Kata Kunci: Educandy; Media Pembelajaran; Numerasi; Pengembangan AbstractMathematics is a contextual subject by studying patterns and structures of numbers and symbols. In 2022 PISA revealed that Indonesia was ranked 69th out of 80 countries. This is due to the low numeracy skills of students in the learning process. One of the factors causing this is the lack of application of interesting learning media by teachers, so that the learning stage becomes less effective and does not run optimally. This study aims to improve students' numeracy skills with the help of technology-based learning media, Educandy. This research uses the RnD method with the ADDIE model. Data collection techniques used media validity, material validity, observation, pretest, postest and questionnaire. The subjects of this study were third grade students of SDN Kemayoran 13 Jakarta as many as 22 students. The results of this study are Educandy is stated to be able to make the learning process effective and can improve numeracy skills by 22.85%.  Keywords: Development; Educandy; Media learning; Numeracy
Co-Authors 'Ulya, Zahratul Aan Hasanah Aan Hendroanto Adjis, Vidia Amalia Ahmad Zamsuri, Ahmad Al Jupri, Al Jupri Andini, Meri Ani Minarni Anik Yuliani Aridanthy, Vanya Ariyanti Jalal Astri Wahyuni Ate, Dekriati Atma Murni Avip, Bambang Bainuddin Yani bambang avip Priatna Bambang Avip Priatna Martadiputra Bambang Avip Priatna Martadiputra cakrawala Bana Goerbana Kartasamita Bonita Hirza Candra Ditasona Cohors-Fresenborg, Elmar Dadan Dasari Dadang Juandi Dahlan, Jarnawi Ahmad Dahlia Fisher Darhim Darhim Dede Sulaeman, Dede Deswita, Ria Deswita, Ria Dewi, Nuriana Rahmani Didi Suryadi Dina Mayadiana Suwarma Dini Kinati Fardah Dwicahyo, Larasati Adira E. Elvis Napitupulu, E. Elvis Edy Surya Elah Nurlaelah Elmawati, Elmawati Elsayed, Ebrahim E. Endang Cahya Mulyaning A. Endang Wahyuningrum Epran, Epran Erma Monariska Ernawati Fadhil Zil Ikram Farida Nurhasanah Fatimah, Siti Finola Marta Putri Fitriyani, Harina Florida Moza, Florida Gerry Filiestianto Gunadi, Farid Haq. MY, Annisa Husnul Harina Fitriyani Hendriyanto, Agus Hepsi Nindiasari Heri Sutarno Idrus Alhaddad Ilham Muhammad Isra Nurmai Yenti Jarnawi Afgani Dahlan Jozua Sabandar Jozua Sabandar Julianti, Dola Kurnia Putri Sepdikasari Dirgantoro Kurniati Kurniati Kusnandi Kusnandi Kusnandi, Kusnandi Kyaruzi, Florence Luhur Bayuaji, Luhur Lussy Midani Rizki Maknun, Churun L Maknun, Churun Lu'lu'il Margaretha Madha Melissa Marlina Martadiputra, Bambang Aviv Priatna Melati, Catur Yustika Muhaimin, Lukman Hakim Mulyono, Budi Nafiah, Siti Nanang Priatna Napitupulu, E.Elvis Nia Kania Nita Delima Nopitasari, Dian NurAfni NurAfni Nurwita, Faizah Pakaya, Yusril Mahendra Panjaitan, M. Azhari Pieter Zakarias Tupamahu PRASETYAWAN, ENGGAR Prida N. L. Taneo Rahayu, Diar Veni Rahmah Johar Ratni Purwasih, Ratni Reviandari Widyatiningtyas, Reviandari Rizky Rosjanuardi Rohati Rohati Sabandar, Jozua Said Husain, Sharifah Kartini Sani Sahara Saputri, Veni Sardin Sari Herlina Sari, Fitri Aida Sartika, Rahma Adinda sholikhakh, Rizqi Amaliyakh Silitonga, R. H. Yanti Siswanto, Rizki Dwi Stevi Natalia Suarka, Ni Komang Savitri Dharma Sudirman Sudirman Sufyani Prabawanto, Sufyani Sugiman Sugiman Sulistiawati Sulistiawati Swasti Maharani Tatang Herman, Tatang Teapon, Nurhuda Turmudi Turmudi, T Utari Sumarmo Vos, Hans Wijaksana, Aris Hadiyan Yelli Oktavien Yuliardi, Ricki Yumiati Zaenal Arifin Zafrullah, Zafrullah Zatman Payung Zulkardi Zulkardi