p-Index From 2021 - 2026
13.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Arsitektur DASENG USU LAW JOURNAL Jurnal Profesi Kependidikan Unifikasi: Jurnal Ilmu Hukum Arena Hukum Jurnal Media Hukum Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Hukum Samudra Keadilan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JURNAL MERCATORIA Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum University Of Bengkulu Law Journal Syntax Idea Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Madani Legal Review Legalitas: Jurnal Hukum AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah METADATA Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum CITRA JUSTICIA : Majalah Hukum dan Dinamika Kemasyarakatan NOMOI Law Review Jurnal Somasi (Sosial Humaniora Komunikasi) Jurnal Al-Hikmah Buletin Konstitusi Law_Jurnal RIO LAW JURNAL Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Locus Journal of Academic Literature Review Jurnal Rechten : Riset Hukum dan Hak Asasi Manusia Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Syiah Kuala Law Journal Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal El-Thawalib Jurnal Pencerah Bangsa Outline Journal of Management and Accounting Jurnal Pendidikan Ekonomi, Akuntansi dan Kewirausahaan (JPEAKU) Paryaṭaka : Jurnal Pariwisata Budaya dan Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis AL-SULTHANIYAH Mahadi : Indonesia Journal of Law Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) Acta Law Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Sipakatau Journal of Environmental and Development Studies Jurnal Intelek Insan Cendikia Mammiri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sriwijaya Journal of Private Law Jurnal NORMATIF Jurnal El-Thawalib Outline Journal of Community Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Perbankan Syariah di Aceh terhadap Dinamika Sosial-Ekonomi Masyarakat dalam Perspektif Teori Konflik Karl Marx Mulfiya, Mulfiya; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) menetapkan sistem perbankan syariah di Provinsi Aceh. Ini merupakan terobosan untuk menegakkan nilai-nilai Islam dalam sistem ekonomi daerah secara kaffah.  Akan tetapi, berbagai persoalan sosial-ekonomi muncul di balik idealisme pelaksanaan qanun yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Data dikumpulkan dengan menganalisis literatur terkait, seperti peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Analisis ini dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan melihat bagaimana peraturan hukum, praktik ekonomi, dan dampaknya terhadap struktur sosial masyarakat Aceh antara satu sama lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kebijakan konversi total ke sistem syariah sangat kompleks. Di satu sisi, pelaksanaan qanun ini membantu memperkuat identitas keislaman Aceh dan menciptakan stabilitas ekonomi yang berbasis etika. Sebaliknya, perbedaan tingkat pemahaman masyarakat tentang prinsip syariah dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan menyebabkan ketimpangan sosial. Kondisi ini menunjukkan pembentukan struktur kekuasaan baru. Pemerintah Aceh dan lembaga keuangan syariah menjadi aktor dominan, sementara masyarakat kecil tetap bergantung pada kebijakan. Kesimpulannya, sistem perbankan syariah di Aceh membutuhkan pemantapan literasi keuangan, harmonisasi regulasi, dan peningkatan kapasitas lembaga supaya prinsip keadilan ekonomi yang diusung dapat terealisasi dan merata.
DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN JALAN UMUM:PERSPEKTIF MAX WEBER Akbar, Ahmad khairi; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5064

Abstract

This study examines the social dynamics of public road use using Max Weber's social action perspective. The regulation in Article 274 of Law Number 1 of 2023 is the main focus because it regulates the holding of parties or crowds on public roads without permission. This study uses a qualitative method based on library research, by reviewing legal and sociological literature to understand public behavior in public spaces. The results show that public road use is not only influenced by formal rules, but also by subjective meanings reflected in Weber's four types of social action: instrumental rational, value rational, affective, and traditional. Public roads are often used beyond their intended function, such as for private events or parties, which can disrupt road function, cause congestion, and even accidents. Legal regulations exist to regulate these dynamics, but their effectiveness depends on public social awareness. This study emphasizes that regulating public road use requires both a legal and sociological approach to create order, safety, and harmony in public spaces.
TRANSFORMASI DUNIA KERJA ERA DIGITAL(PERGESERAN DARI PEKERJA KANTORAN KEPEKERJA FREELANCE BERDASARKAN TEORI PERUBAHAN SOSIAL) Amel, Amelia Natasya Saragih; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5095

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on the patterns and structure of the modern workforce. Conventional work systems that rely on physical presence in the office are now shifting towards flexible, digitally-based work patterns, such as freelance or the gig economy. This study aims to analyze the transformation of the workforce in the digital era, the driving factors behind the shift from office workers to freelance workers, and to examine this phenomenon through the theory of social change. The method used is descriptive qualitative research with a literature study approach. The results of the study indicate that technological changes, time flexibility, and the need for work autonomy are the main factors driving this shift. Based on the theory of social change, this phenomenon represents a form of societal adaptation to technological advancements and the demands of globalization. The government is expected to develop digital employment policies to ensure the welfare of freelance workers.Thus, the transformation of the world of work in the digital era is not merely a technical change, but also reflects a shift in the social paradigm in understanding productivity, careers, and well-being. The government and relevant institutions are expected to be able to formulate inclusive, adaptive, and sustainable digital labor policies so that the welfare and social protection of freelance workers can be ensured fairly and equitably.
Dampak Teknologi Terhadap Hubungan Hukum Konsumen dan Pelaku Usaha pada Transaksi E-Commercee Menurut Teori Living Law: Penelitian Porizky Bernandus Handara Sagal; Agusmidah; Dedi Harianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3965

Abstract

The rapid development of information technology has transformed conventional buying and selling transactions into e-commerce platforms. This shift has not only changed business models but has also fundamentally reshaped the legal relationship between consumers and business actors. This study aims to analyze the impact of technological development on the legal relationships between parties in e-commerce transactions by employing a sociology of law approach, particularly Eugen Ehrlich’s Living Law theory. The study uses a juridical-sociological method to observe how norms that emerge and evolve within the e-commerce ecosystem such as Terms of Service (ToS), rating and review mechanisms, and the platform’s internal dispute resolution systems function as a form of “living law.” Ehrlich’s theory is applied to examine the gap between state law such as the Consumer Protection Act and the Electronic Information and Transactions Act (ITE Law) and the actual practices and norms adhered to by the e-commerce community. The findings of this research are expected to demonstrate that the living law created by platforms (platform governance) often has a more direct and effective influence in regulating behavior, building trust, and resolving disputes than state positive law.
Implementasi Hukum dalam Memberikan Sanksi Terhadap Pembuangan Sampah Sembarangan di jalan untuk Kelestarian Lingkungan Hidup dengan Menggunakan Teori Hukum yang Hidup (Living Law): Penelitian Dumaria Nainggolan; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3970

Abstract

The waste problem is an increasingly complex environmental issue as human activities and needs increase. Although there is a legal basis governing waste management, such as Law Number 18 of 2008 and Medan City Regional Regulation Number 6 of 2015, its implementation remains ineffective. This is evidenced by the continued prevalence of violations such as indiscriminate waste disposal, which causes environmental pollution, declining public health, and ecosystem damage. This study uses a normative juridical method to analyze the application of the law, the effectiveness of sanctions, and obstacles to enforcing regulations related to waste disposal in Medan City. Based on the study, low public awareness, weak supervision, and inconsistency in law enforcement are the main factors hindering the success of waste management. Preventive and repressive efforts need to be strengthened through education, firm supervision, and the implementation of effective sanctions in accordance with the concept of Living Law. Thus, collaboration between the government and the community is key to realizing a clean, healthy, and sustainable environment.
Implikasi Sosiologi Hukum terhadap Penerapan Izin Penutupan Jalan: Studi Kasus Penerapan Teori Hukum Sebagai Alat Rekayasa Sosial (Social Engineering) Roscoe Pound: Penelitian Joshua Hamonangan Rafael Siahaan; Agusmidah; Dedi Harianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3975

Abstract

This study aims to analyze the sociological implications of law concerning the application of road closure permits, utilizing the theory of law as a tool of social engineering as proposed by Roscoe Pound. While road closures are sometimes necessary for construction or specific events, they often result in significant social impacts. Through a sociological legal approach, this research examines how the law can be effectively used to balance public and individual interests in the context of road closures. Case studies are conducted to understand how this theory is applied in practice and its impact on society.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pekerja Perempuan di Indonesia Berdasarkan Teori Konflik Sosial Max Weber : Penelitian Putri Syakbania Dalimunthe; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3744

Abstract

This study aims to analyze legal protection for the rights of female workers in Indonesia through the perspective of Max Weber's Social Conflict Theory, which emphasizes the dimensions of class, status, and power. Normatively, various laws and regulations have provided a basis for protection, but their implementation still faces structural obstacles. This normative-sociological juridical research uses a conceptual and legislative approach with qualitative analysis of secondary data in the form of regulations and case studies. The results show that employment relations are still dominated by power imbalances between capital owners and female workers, which are reinforced by a patriarchal culture. In the class dimension, employers often avoid compliance costs, making female workers vulnerable to economic exploitation. In the status dimension, patriarchal norms weaken legal protection against discrimination, harassment, and maternity rights. Violations of maternity rights, wage and promotion discrimination, and high levels of sexual harassment reflect social conflicts resulting from economic domination and status, so that formal legal protection has not been substantively realized. This study concludes that the weak protection of female workers is not only due to legal implementation, but also to structural power imbalances.
Efektivitas Engagement Influencer dalam Ekonomi Digital: Dampak Terhadap Omzet Harian dan Daya Saing UMKM Kaku Food di Kota Makassar Harianto, Dedi; Akib, Ambarwati; Dwi Utami, Dwi; Nuraisyiah
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26699

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sejauh mana engagement influencer dapat meningkatkan penjualan harian KAKU FOOD di Makassar serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi daya saingnya di industri kuliner lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus pada satu pelaku UMKM yang memanfaatkan jasa engagement influencer untuk meningkatkan omzet harian dan daya saing di era ekonomi digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas media sosial, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, koding, dan penentuan tema dengan triangulasi sumber (pemilik, konsumen, dan dokumen) untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engagement influencer berkontribusi terhadap peningkatan daya saing KAKU FOOD melalui pembentukan citra merek positif, perluasan jangkauan promosi, dan terbentuknya loyalitas pelanggan. Namun, kualitas produk yang konsisten, harga yang wajar, dan pelayanan yang baik tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan konsumen. Penelitian ini juga menyoroti pergeseran strategi dari Key Opinion Leader (KOL) berbayar menuju Key Opinion Customer (KOC) sebagai bentuk efisiensi biaya pemasaran bagi UMKM.
Hukum Sebagai Alat Rekayasa Sosial: Studi Kasus Penegakan Wajib Helm Di Indonesia Kartiwa, Reza Rizaldy; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6089

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep law as a tool of social engineering Roscoe Pound melalui studi kasus kebijakan wajib helm di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana hukum berfungsi sebagai instrumen rekayasa sosial dalam mengubah perilaku masyarakat dan dampak yang ditimbulkannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap regulasi, literatur, dan studi empiris terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan wajib helm berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas hingga 40% dan membentuk budaya safety riding di masyarakat. Namun, implementasi kebijakan juga menghadapi tantangan seperti kepatuhan semu (pseudo compliance), ketimpangan penegakan hukum, dan kesenjangan ekonomi dalam akses helm SNI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas hukum sebagai alat rekayasa sosial sangat bergantung pada tiga komponen: struktur hukum, substansi hukum, dan budaya hukum masyarakat. Keberhasilan kebijakan memerlukan keseimbangan antara fungsi koersif dan edukatif, serta sensitivitas terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat.
Penerapan Teori Hukum sebagai Alat Rekayasa Sosial dalam Kebijakan Diversi terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum Aisyah Mehulina Siregar, Nur; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1811

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memfungsikan teori hukum sebagai instrumen rekayasa sosial, khususnya dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia. Inti kajiannya adalah mengevaluasi implementasi gagasan Roscoe Pound tentang "law as a tool of social engineering," yang diejawantahkan melalui kebijakan diversi bagi anak pelaku tindak pidana. Kajian normatif ini bertujuan mendalami perubahan orientasi dari sistem yang semula menitikberatkan pada pembalasan (retributif) menuju pendekatan pemulihan (restoratif). Secara metodis, penelitian menganalisis UU No. 11 Tahun 2012, PERMA No. 4 Tahun 2014, serta berbagai putusan pengadilan dan literatur akademik melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, dengan data diperoleh dari studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Data tersebut kemudian diolah melalui analisis kualitatif dengan kerangka berpikir analitik-deduktif. Temuan penelitian mengungkap relevansi yang kuat dari teori rekayasa sosial Pound dalam konteks peradilan anak Indonesia. Kebijakan diversi ternyata berfungsi sebagai sebuah mekanisme transformatif yang tidak hanya mengubah perilaku praktisi hukum, tetapi juga nilai-nilai sosial masyarakat serta membangun kesadaran kolektif akan urgensi perlindungan anak. Proses diversi, yang bertumpu pada nilai-nilai keadilan restoratif, telah memfasilitasi terjadinya interaksi konstruktif antara pelaku, korban, keluarga, dan masyarakat. Interaksi inilah yang menjadi katalis bagi perubahan cara pandang masyarakat dalam menyikapi anak yang berkonflik dengan hukum. Meski demikian, upaya untuk mengimplementasikan diversi secara penuh masih terbentur pada beberapa hal. Faktor-faktor seperti minimnya pemahaman akan pendekatan restoratif, kurangnya dukungan sumber daya, serta sikap masyarakat yang cenderung bertahan dengan paradigma lama menjadi penghalang signifikan. Sebagai penutup, meski dihadapkan pada berbagai tantangan, diversi tetaplah sebuah manifestasi konkret dari rekayasa sosial hukum. Instrumen ini dirancang untuk mendorong perubahan sosial yang berkesinambungan, mengarahkan sistem peradilan anak pada pendekatan yang lebih manusiawi dan senantiasa mendahulukan kepentingan tertinggi anak.
Co-Authors Adji Suryapranata Aflah Agusmidah Agusmidah Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Sirfi Fatoni Ahmad Zailani Aida Nur Hasanah Aisyah Mehulina Siregar, Nur Akbar, Ahmad khairi Akib, Ambarwati Alfian Alfian Alvi Syahrin Alya Afifa, Mutiara Amel, Amelia Natasya Saragih Andalan Zalukhu Andini Pratiwi Siregar Andrianti , Syarifah Lisa Andrianti, Syarifah Lisa Asmadi Lubis Azam, Syaiful Azis, Fajriani Azwar, Tengku Keizerina Devi Badaruddin Anwar Bahri, Nur Alim Batubara, Ichsan Aulia Bismar Nasution Br Hutagalu, Beatrix Nancy Monica Bridail, Bridail BUDIMAN GINTING Cesylia Anggita Fitri Chairuna, Tengku Mita Cheryl Yuswar Christiany Purba, Ennyta Cut Nabilla Sarika Dickyhadino Tesa Djodie, Mohammad Effan Donny Mangiring Tua Siburian Dumaria Nainggolan Dwi Ayu Siti Hartinah Dwi Utami, Dwi Edi Warman Edi Yunara Edi Yunara Erniyani, Erniyani Fahri, Anwar Faisal Akbar Farhan Dwinanda Hanisyahputra Fatimah Islamy Nasution Geby Aviqa Halida Rahardhini Hani Riadho Nasution Hasibuan, Dedean Herawani Hasim Purba Hasim Purba Hasim Purba HASIM PURBA Hasyim Purba Hasyim, Sitti Hajerah Henny Putri Raya Bernice Marpaung Hidayat, Hayekal Huller Gabe Dimpos Sinaga Hutabarat, Apdal Hutagalung, Gomgomie Andrew Ibnu Kholik Idha Aprilyana Sembiring Iman Jauhari Indra Kurniawan Irene Putri Kartikasari Siregar Irfan Hadi Isnaeny, Nurul Jelly Leviza Joenari Anthony Marpaung Joni Emirzon Joshua Hamonangan Rafael Siahaan Juliani Simalango, Yessica Julieta Santi Simorangkir Jusnizar Sinaga Kaban, Maria Kamelo, Tan Karlini, Karlini Kartika, Sahnaz Kartina Pakpahan Kartiwa, Reza Rizaldy Keizerina Devi Keizerina Devi Azwar Kemala Atika Hayati Khair, Muhammad Haikal Khoirunnisa, Nabila Kurniati, Agata Lamtiur Imelda P Nababan Lase, Intan Nurjannah Lee, Marcella Lestari Victoria Sinaga Lingga, Juan Rana Hizkia Lingga, Nimrod Gandatua Liza Bayduri Nasution Lubis, Ikhsan Lubis, Tri Murti M Febriyandri Satria Madiasa Ablisar Madiasa Ablisar Mahmud Mulyadi MAHMUL SIREGAR Majiding, Nurul Chalisa Manik, Candoro Tua Manik, Toga Manullang, Ganesti Gebryella Maria Kaban Mariane Magda Ketaren Marlina Marlina Maulana Al-Chairi Nasution, Fachri Mhd Edwin Prananta Surbakti Mubarak, Ridho Muhammad Azis Muhammad Hamdan Muhammad Iqbal Tarigan Muhammad Yamin Mulfiya, Mulfiya Mulhadi Mulhadi Mulhadi Mulhadi Mulhadi Mulhadi, Mulhadi Mustamam Mustamam Naiborhu, Liana K.T Nanda Lucya Gultom Nasution, Mirza NINGRUM NATASYA SIRAIT Novanema Duha Noviyanti Wulandari Sitepu Novrilanimisy Novrilanimisy Nugroho, M. Setyo Nur Alim Bahri Nur Rahmi Nuraisyiah Nuraisyiah, Nuraisyiah Nurwahida Panggabean, Artha Priscilia Margareth Perangin-angin, Donsisko Pierre H. Gosal Popy Roza Porizky Bernandus Handara Sagal Posma Otto Martua Manalu Pratiwi Damanik, Maristella Prawira Kamila Prayogo Hindrawan Purba , Hasim Purba, M Hadyan Yunhas Putra, Hadian Indrawan Putri Syakbania Dalimunthe Putri, Zelika Annisa Rabiatul Adawiyah Rafiqi Rafiqoh lubis Rahman Frija Rambe, Nurfahlita Dewi Ridwan Andi Mattoliang Rismawaty Rismawaty Ritonga, Joni Sandri Rizkan Zulyadi Robert, Robert Rosnidar Sembiring Ruben Tambunan Rudy Haposan Siahaan Runtung Runtung Runtung Sitepu Runtung Sitepu Sahade Saidin Saidin Saidin saidin, saidin Salisa, Nora Salsabila Batubara Salsabilla Rizky Fauzi, Amanda Saragih, Riahmawati Silfia Agustina Simanjuntak, Surya Ulies Resky Sipayung, Jekson Siti Nurahmi Nasution Sitinjak, Erizal Sitompul, Patartua H. Sitorus, Dinda Rizka Molina Situmorang, Josua Pebruanto Mangihut Situmorang, Reward Sri Asmira Sri Hartati Br. Nadapdap Sri Utami Suhaidi Suhaidi Suhaidi Suhaidi Suhaidi Suhaidi Suhaidi Sukarja, Detania Sunarmi Sunarmi Sunarmi Sunarmi Sunarmi Sunarmi Sunarmi Sunarmi, Sunarmi Suprayitno Suprayitno Syafruddin Kalo Syamsiar, Syamsiar Syarifah Lisa Andriati T Keizerina Devi Azwar T. Keizerina Devi T. Keizerina Devi A. T. Keizerina Devi Azwar T. Keizerina Devi Azwar Tan Kamello Tan Kamello Tan Kamello Tan Kamelo Tarigan, Gita Gisela Andriani Br Tarsisius Murwadji Tiffany, Tiffany Tranis Bella H Turnip, Palber Utary Maharani Barus Utary Maharani Barus Utary Maharany Barus Utary Maharany, Utary Wanda Myra Carissa Wau, Hilbertus Sumplisius M. Widya Sari Yordinand, Yordinand Yulandari, Mesy Yusrin Zaidar, Zaidar Zam Zam Jamilah Zamakhsyari bin Hasballah Thaib