Claim Missing Document
Check
Articles

Corruption Eradication Community Movement as A Preventive Effort to Fight the Corruption of Village Funds: Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi dalam Upaya Pencegahan Korupsi Dana Desa Badaruddin, Sukri; Asriadi, Muhammad; Fikri Muhkam, Mirwan; Ahyadi, Nadila; Alfina; Nurfajria
QISTHOSIA : Jurnal Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jhki.v5i1.913

Abstract

This article discusses public unrest due to corruption giving birth to an association called the Community Movement to Fight Corruption (GMPK). GMPK in general is expected to have great potential in eradicating corruption in Indonesia by actively involving various parties and providing moral pressure to corrupt actors and policymakers to act decisively and fairly in handling corruption cases. Meanwhile, GMPK in particular is expected to play an active role in eradicating corruption and building better governance in the management of public resources in Buton Regency. This study aims to find out the role of the Community Movement to Fight Corruption in Buton Regency in efforts to prevent corruption in Buton Regency. The research method uses a descriptive type of research, with more descriptive nature from the results of interviews and documentation studies. The data obtained will be analyzed qualitatively. The analysis method is carried out during data collection and after completing data collection in a certain period. To process the data, the following methods were used: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion drawn. As a result of the research, the implication of GMPK to the people of Buton Regency, namely as a connector of community aspirations, is required to provide the best through daily activities in preventing corruption, namely in preventive efforts (prevention) and preemptive efforts (deterrence) of corruption crimes, especially in the use of village funds. And GMPK's real efforts in preventing corruption of village funds are carried out through programs designed both long-term, short-term and medium-term programs. And the program includes conducting research to find corruption vulnerabilities in various agencies, especially in the village, in the management of village funds by looking at potential causes of corruption that can be seen from all aspects such as the use of village funds in Buton whether it is on target or not, as well as carrying out seminars and Anti-Corruption Education workshops that present all Village Heads within the scope of Buton Regency.
Peningkatan Kapasitas Pemilih Pemula Melalui Penguatan Civic Literacy Dalam Mewujudkan Desa Anti Money Politic Asriadi, Muhammad; Masni, Masni; Asriati, Asriati; Hasyim, Muhammad Qasas
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Masalahnya adalah: 1). Kurangnya pengetahuan masyarakat meliputi dimensi dan ruang lingkup terkait Money Politic dan civic literacy, 2). Kurangnya keterampilan masyarakat dalam pengaplikasian civic literacy, 3). Kurangnya pendampingan terhadap masyarakat dalam membudayakan keterampilan civic literacy. Sasaran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pelajar, mahasiswa, pekerja pemula, ataupun mereka yang tidak ada dalam ketiga kategori ini karena tidak bersekolah dan tidak sedang bekerja yang berada pada wilayah Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan pendampingan. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah 1). Peserta dalam hal ini pelajar, mahasiswa, pekerja pemula, ataupun mereka yang tidak ada dalam ketiga kategori ini karena tidak bersekolah dan tidak sedang bekerja memiliki edukasi terkait perilaku civic literacy dan praktek money politic, 2). Peserta memahami implementasi dari civic literacy terhadap civic atitude, 3). Peserta memiliki kemampuan terkait pencegahan dari berbagai bentuk praktek money politic, 4). Peserta dapat berkolaborasi dalam pemberdayaan kemampuan civic literacy sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan desa anti money politic. Penguatan kapasitas masyarakat melalui civic literacy memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang berpartisipasi aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Hal ini dapat membantu memperkuat demokrasi, mengatasi ketimpangan sosial, membangun masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas kehidupan warga negara secara keseluruhan. Individu dapat menjadi warga negara yang terinformasi, terlibat, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Kata Kunci: Pemilih Pemula, Civic Literacy, Money Politic.
Pendidikan Hak Asasi Manusia dalam Kerangka Negara Hukum Asriadi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11308

Abstract

Di satu sisi, menurut konsep hukum kodrat, hak asasi manusia merupakan hak yang melekat pada setiap individu manusia sejak lahir, namun di sisi lain, legalitas hak asasi manusia harus dibentuk oleh arus realisasi ideologi. Perdebatan mengenai apakah hak asasi manusia harus dituangkan dalam UUD juga mempengaruhi perdebatan mengenai UUD 1945. Terakhir, amandemen UUD 1945 secara lebih komprehensif memberikan hak asasi manusia yang mendasar kewarganegaraan bermula dari gagasan bahwa perlindungan hak asasi manusia merupakan unsur penting unsur penting konsep negara hukum. Di dalamnya juga terdapat ketentuan mengenai mekanisme “judicial review” dalam UU Mahkamah Konstitusi sebagai upaya untuk menghindari adanya peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan hak asasi warga negara yang dijamin dalam konstitusi.
Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter Identitas Nasional Asriadi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11309

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai ragam budaya dan adat istiadat yang melekat dengan ragam etnis, ras budaya serta agama yang majemuk. Sehingga diperlukan suatu pendidikan multikultural, yaitu pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Salah satu tujuan penting dari konsep pendidikan multikultural adalah untuk membantu peserta didik agar memperoleh pengetahuan, dan menghargai orang lain yang berbeda suku, budaya dan nilai kepribadian. Pendidikan multikultural mempunyai empat nilai yaitu: Nilai Kesetaraan, Nilai Toleransi, Nilai demokrasi, dan Nilai Pluralisme. Nilai-nilai di atas mempunyai pandangan yang saling melengkapi satu sama lain dalam mensikapi pendidikan multikulturalisme. Identitas Nasional adalah kepribadian nasional atau jati diri nasional yakni ciri-ciri atau karakeristik, perasaan atau keyakinan, kebudayaan atau kebiasaan yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya. Identitas nasional Indonesia bersifat pluralistik yang terdiri dari identitas fundamental yaitu Pancasila, identitas instrumental yaitu UUD 1945.
Penerapan Pendekatan Saintifik: Upaya Transformasi Pembelajaran di SMK Negeri 3 Gowa Mansyur, Mansyur; Parenrengi, Syafiuddin; Mukhlisah Abdal, Nurul; Asriadi, Muhammad; Atmasani, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5732

Abstract

Program pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru di SMK Negeri 3 Gowa dalam menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendidikan menengah kejuruan memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil, terutama menghadapi tantangan Industri 4.0. Pendekatan saintifik, yang melibatkan kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan, merupakan metode yang relevan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Namun, implementasi pendekatan ini menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi sains dan keterbatasan kompetensi guru. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pedagogik guru, mengintegrasikan teknologi digital, serta membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan berbasis data. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru merancang pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis aktivitas, serta peningkatan kompetensi siswa dalam keterampilan teknis dan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja. Meskipun hasilnya positif, tantangan dalam konsistensi penerapan di berbagai mata pelajaran dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan bagi guru masih perlu diperhatikan.
Analisis Pengaruh Kemampuan Literasi Politik Pemilih Pemula Dalam Mencegah Kegiatan Money Politik Di Polewali Mandar Jelang Pemilihan Umum 2024 Masni, Masni; Asriadi, Muhammad; Asriati, Asriati; Hasyim, Muhammad Qasash
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan literasi politik pemilih pemula dalam mencegah praktik politik uang menjelang Pemilihan Umum 2024. Pemilih pemula, sebagai kelompok yang baru memasuki dunia politik, rentan terhadap godaan politik uang. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 100 responden pemilih pemula, penelitian ini mengukur sejauh mana literasi politik memengaruhi sikap pemilih pemula terhadap penolakan politik uang. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara literasi politik dan sikap terhadap politik uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi politik dengan sikap penolakan terhadap politik uang, dengan koefisien regresi sebesar 0.812. Pemilih pemula dengan tingkat literasi politik yang lebih tinggi cenderung lebih mampu menolak tawaran politik uang karena mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya integritas dalam proses pemilu. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula sebagai upaya untuk mencegah praktik politik uang yang merusak demokrasi. Penelitian ini menyarankan agar program pendidikan politik lebih diintensifkan, baik melalui jalur formal di sekolah maupun melalui kampanye di media sosial dan organisasi kepemudaan. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar literasi politik terus ditingkatkan melalui berbagai platform, sehingga pemilih pemula dapat menjadi pengawal demokrasi yang aktif dan berpartisipasi secara kritis dalam pemilu. Kesimpulannya, literasi politik memiliki peran kunci dalam mencegah politik uang di kalangan pemilih pemula, dan upaya peningkatan literasi politik dapat berkontribusi pada pemilu yang lebih bersih dan demokratis. Kata Kunci: Literasi Politik, Pemilih Pemula, Politik Uang
ANALISIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMAN 1 PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Muhammad Asriadi; Masni Masni
Jurnal Media Elektrik Vol. 17 No. 3 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v17i3.5400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengungkapkan secara deskriftif kontribusi media pembelajaran PPKn yang dirancang oleh guru pada SMAN 1 Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) meliputi perencanaan, pembuatan media serta proses penerapannya dalam menumbuhkan partisipasi dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode interaktif model dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa temuan: Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Pangkajene dilakukan bersama dengan guru mata pelajaran lainnya. Hal ini kemudian memberikan acuan kepada guru mata pelajaran dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran agar lebih terarah dan berjalan efektif dan efisien. Dengan kata lain perencanaan pembelajaran berperan sebagai skenario proses pembelajaran. Oleh karena itu perencanaan pembelajaran hendaknya bersifat fleksibel dan memberi kemungkinan bagi guru untuk menyesuaikannya dengan respon peserta didik dalam proses pembelajaran sesungguhnya. Analisis data yang diperoleh dari sampel juga menunjukkan adanya suatu peningkatan hasil belajar dan partisipasi belajar peserta didik. Hal ini sesuai dengan asumsi yang diharapkan yaitu adanya perbedaan atau terjadi peningkatan partisipasi dan hasil belajar peserta didik setelah penerapan media pembalajaran audio visual oleh sampel. Berdasarkan hasil pengujian, penerapan media pembelajaran audio visual memiliki nilai mean 81,05 dimana nilai ini termasuk kedalam kriteria sangat baik, sedangkan untuk presentase partisipasi belajar sebesar 75,75% tergolong pada kategori baik.
STUDI TENTANG KOMPETENSI SOSIAL GURU PKn DI MADRASAH ALIYAH DDI KANANG KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Masni Masni; Muhammad Asriadi
Jurnal Media Elektrik Vol. 18 No. 1 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v18i1.5415

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Tujuannya adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana hubungan sosial antara guru PKn denga kepala Sekolah (2) Bagaimana hubungan Guru PKn dengan teman sejawat yang berada di Madrasyah Aliyah DDI Kanang (3) Bagaimana hubungan sosial Guru PKn dengan siswanya yang berada di Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Variabel penelitian ini adalah Kompetensi sosial Guru PKn dalam pendidik. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru PKn bersertifikat pendidik maupun honorer yang berjumlah 3 orang. Sampel penelitian menggunakan Rendom Sampling yaitu seluruh guru PKn bersertifikat pendidik maupun honorer pada Madrayah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar yang berjumlah tiga orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Studi tentang kompetensi sosial guru PKn bersartifikat pendidik maupun honorer pada Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan binuang Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan kompotensi sosial yang baik dalam hal menjalin interaksi sosial yang baik guru PKn dengan kepala sekolah.(2) Menjalin interaksi sosial dengan teman sejawat yang berada pada Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar.(3)Setelah menjalin interaksi yang baik dengan kepala sekolah dan teman sejawat, maka interaksi dengan siswa pun dilakukan agar menjadi tercipta hubungan sosial pada Madrsyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Bekas Dan Koran Sebagai Media Pembelajaran Yang Kreatif Irwansyah Suwahyu; Ninik Rahayu Ashadi; Muhammad Asriadi; Ismail Aqsha; Muhammad Haristo Rahman
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i3.981

Abstract

This PKM is about PKM Training on the use of used bottle waste and newspapers as creative learning media at SMPN 4 Bajeng. The problem faced by these partners is that waste bottles and newspapers around the students' area are not used as waste. Students are less sensitive to the potential in their environment, causing them not to have many ideas about creative learning media, one of which is the use of used bottles and newspapers. Students receive training on the use of waste bottles and newspapers from competent parties in making creative learning media. The solution offered by the service team is to conduct training on the use of used bottles and newspapers as creative learning media. In implementing this PKM program, the speakers presented are from educational circles, both lecturers and teachers who are capable of developing their profession, especially the use of waste bottles and newspapers as creative learning media: (1) Welcoming the service team from Makassar State University by the principal of SMP 4 Bajeng, (2) Material provision activities, (3) Mentoring and evaluation of class X students at SMP 4 Bajeng. Training methods are lecture methods, question and answer methods, and training/practice methods.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet Dalam PelaksanaanPembelajaran Digital di SD Islam Athirah racing Center Makassar Wirawan, Zose; Masni, Masni; Asriadi, Muhammad; Adi, Muhammad Asriadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20255

Abstract

Pelatihan penggunaan aplikasi Padlet dalam pembelajaran digital di SD Islam Al-Azhar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis kolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kebutuhan peserta diidentifikasi melalui survei, dan modul pelatihan disusun untuk memberikan panduan yang praktis. Pelaksanaan pelatihan melibatkan metode partisipatif dengan simulasi langsung penggunaan Padlet dalam konteks pembelajaran. Guru diajarkan cara membuat dinding Padlet, berbagi konten, serta memfasilitasi interaksi siswa secara digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 45 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Guru juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi selama pelatihan, seperti konektivitas internet, dapat diatasi melalui koordinasi dan dukungan teknis. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan mempersiapkan guru menghadapi tantangan era teknologi.
Co-Authors A Halim A. Ramli Rasyid A. Ramli Rasyid Abdal, Nurul Mukhlisa Agus Sutriawan Ahmad Yamin Ahyadi, Nadila Aim Abdulkarim Alfina ANDI ACO AGUS Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Muhammad Taufik Ali Andi Samsul Alam Andika Wahyudi Gani Aqsha, Ismail Ashadi, Nini Rahayu Asrianti Asrianti Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati, Asriati Atmasani, Dian Badaruddin, Sukri Besse Rismayani Dewi, Shabrina Syntha Fachry Rumaf Fauzan, Moh Rizki Fikri Muhkam, Mirwan FIRMAN UMAR FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitriani Fitriani Hadyan Hashfi MS Hairil Akbar Hasyim, Muhammad Qasas Hasyim, Muhammad Qasash Henny Kaseger I Wayan Gede Suarjana Ikadarny Imam Mukti, Imam Insani, Nisrina Nurul Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Islam, Rukmana Fachrul Jaya Maulana Kamaruddin, Syamsu A Kaseger, Henny Lamasitudju, Chairunnisa Lely Novia M Imran Hasanuddin Mansyur Mansyur Masni Masni Masni Masni MS, Hadyan Hashfi Muftihaturrahmah Burhamzah Muhammad Akbar Syafruddin Muhammad Fajar B Muhammad Haristo Rahman Muhammad Qasas Hasyim muhammad qasash hasyim Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Mukhlisah Abdal, Nurul Muntazarah, Fediyatun Nini Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Nur Aeni Nurfajria Nurkhalida Nurkhalida Nurmadiyah, Nurmadiyah Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Paputungan, Siti Arifqa Parenrengi, Syafiuddin PATMAWATI, SUSI ANITA Retno Farhana Nurulita Ridwan Daud Mahande Rismawati Rismawati Rizki Trisnawaty Arwien Satrul, Hairul Saleh Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Shabrina Syntha Dewi Sulaiman, Dwi Reski Anandari Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Suriaman Suriaman Syahrul Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Taufiq Natsir Taufiq Natsir Wahyudi Gani, Andika Zose Wirawan