Articles
Analisis Pengaruh Kemampuan Literasi Politik Pemilih Pemula Dalam Mencegah Kegiatan Money Politik Di Polewali Mandar Jelang Pemilihan Umum 2024
Masni, Masni;
Asriadi, Muhammad;
Asriati, Asriati;
Hasyim, Muhammad Qasash
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan literasi politik pemilih pemula dalam mencegah praktik politik uang menjelang Pemilihan Umum 2024. Pemilih pemula, sebagai kelompok yang baru memasuki dunia politik, rentan terhadap godaan politik uang. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 100 responden pemilih pemula, penelitian ini mengukur sejauh mana literasi politik memengaruhi sikap pemilih pemula terhadap penolakan politik uang. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara literasi politik dan sikap terhadap politik uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi politik dengan sikap penolakan terhadap politik uang, dengan koefisien regresi sebesar 0.812. Pemilih pemula dengan tingkat literasi politik yang lebih tinggi cenderung lebih mampu menolak tawaran politik uang karena mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya integritas dalam proses pemilu. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula sebagai upaya untuk mencegah praktik politik uang yang merusak demokrasi. Penelitian ini menyarankan agar program pendidikan politik lebih diintensifkan, baik melalui jalur formal di sekolah maupun melalui kampanye di media sosial dan organisasi kepemudaan. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar literasi politik terus ditingkatkan melalui berbagai platform, sehingga pemilih pemula dapat menjadi pengawal demokrasi yang aktif dan berpartisipasi secara kritis dalam pemilu. Kesimpulannya, literasi politik memiliki peran kunci dalam mencegah politik uang di kalangan pemilih pemula, dan upaya peningkatan literasi politik dapat berkontribusi pada pemilu yang lebih bersih dan demokratis. Kata Kunci: Literasi Politik, Pemilih Pemula, Politik Uang
ANALISIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMAN 1 PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP
Muhammad Asriadi;
Masni Masni
Jurnal Media Elektrik Vol. 17 No. 3 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59562/metrik.v17i3.5400
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengungkapkan secara deskriftif kontribusi media pembelajaran PPKn yang dirancang oleh guru pada SMAN 1 Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) meliputi perencanaan, pembuatan media serta proses penerapannya dalam menumbuhkan partisipasi dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode interaktif model dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa temuan: Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru mata pelajaran PPKn di SMAN 1 Pangkajene dilakukan bersama dengan guru mata pelajaran lainnya. Hal ini kemudian memberikan acuan kepada guru mata pelajaran dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran agar lebih terarah dan berjalan efektif dan efisien. Dengan kata lain perencanaan pembelajaran berperan sebagai skenario proses pembelajaran. Oleh karena itu perencanaan pembelajaran hendaknya bersifat fleksibel dan memberi kemungkinan bagi guru untuk menyesuaikannya dengan respon peserta didik dalam proses pembelajaran sesungguhnya. Analisis data yang diperoleh dari sampel juga menunjukkan adanya suatu peningkatan hasil belajar dan partisipasi belajar peserta didik. Hal ini sesuai dengan asumsi yang diharapkan yaitu adanya perbedaan atau terjadi peningkatan partisipasi dan hasil belajar peserta didik setelah penerapan media pembalajaran audio visual oleh sampel. Berdasarkan hasil pengujian, penerapan media pembelajaran audio visual memiliki nilai mean 81,05 dimana nilai ini termasuk kedalam kriteria sangat baik, sedangkan untuk presentase partisipasi belajar sebesar 75,75% tergolong pada kategori baik.
STUDI TENTANG KOMPETENSI SOSIAL GURU PKn DI MADRASAH ALIYAH DDI KANANG KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Masni Masni;
Muhammad Asriadi
Jurnal Media Elektrik Vol. 18 No. 1 (2020): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59562/metrik.v18i1.5415
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Tujuannya adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana hubungan sosial antara guru PKn denga kepala Sekolah (2) Bagaimana hubungan Guru PKn dengan teman sejawat yang berada di Madrasyah Aliyah DDI Kanang (3) Bagaimana hubungan sosial Guru PKn dengan siswanya yang berada di Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Variabel penelitian ini adalah Kompetensi sosial Guru PKn dalam pendidik. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru PKn bersertifikat pendidik maupun honorer yang berjumlah 3 orang. Sampel penelitian menggunakan Rendom Sampling yaitu seluruh guru PKn bersertifikat pendidik maupun honorer pada Madrayah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar yang berjumlah tiga orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Studi tentang kompetensi sosial guru PKn bersartifikat pendidik maupun honorer pada Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan binuang Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan kompotensi sosial yang baik dalam hal menjalin interaksi sosial yang baik guru PKn dengan kepala sekolah.(2) Menjalin interaksi sosial dengan teman sejawat yang berada pada Madrasyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar.(3)Setelah menjalin interaksi yang baik dengan kepala sekolah dan teman sejawat, maka interaksi dengan siswa pun dilakukan agar menjadi tercipta hubungan sosial pada Madrsyah Aliyah DDI Kanang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Bekas Dan Koran Sebagai Media Pembelajaran Yang Kreatif
Irwansyah Suwahyu;
Ninik Rahayu Ashadi;
Muhammad Asriadi;
Ismail Aqsha;
Muhammad Haristo Rahman
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i3.981
This PKM is about PKM Training on the use of used bottle waste and newspapers as creative learning media at SMPN 4 Bajeng. The problem faced by these partners is that waste bottles and newspapers around the students' area are not used as waste. Students are less sensitive to the potential in their environment, causing them not to have many ideas about creative learning media, one of which is the use of used bottles and newspapers. Students receive training on the use of waste bottles and newspapers from competent parties in making creative learning media. The solution offered by the service team is to conduct training on the use of used bottles and newspapers as creative learning media. In implementing this PKM program, the speakers presented are from educational circles, both lecturers and teachers who are capable of developing their profession, especially the use of waste bottles and newspapers as creative learning media: (1) Welcoming the service team from Makassar State University by the principal of SMP 4 Bajeng, (2) Material provision activities, (3) Mentoring and evaluation of class X students at SMP 4 Bajeng. Training methods are lecture methods, question and answer methods, and training/practice methods.
Revitalisasi Budaya Lokal dalam Rangka Penguatan Pendidikan Karakter Pada Lingkungan Sekolah (Studi Pada SMP Negeri 3 Minasa Ten’ne Kabupaten Pangkep)
Muhammad Asriadi;
Sukri Badaruddin;
Masni
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 1, Januari 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.409 KB)
|
DOI: 10.59562/intec.v1i1.226
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan usaha sekolah dalam revitalisasi budaya lokal dalam rangka penguatan pendidikan karakter pada lingkungan sekolah di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk melihat strategi sekolah dalam menumbuhkan nilai kearifan lokal dalam rangka penguatan Pendidikan karakter di lingkungan sekolah, informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi nilai-nilai budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dengan memobilisasi kegiatan-kegiatan organisasi disekolah seperti Osis, Pramuka, PMR, Rohis, dan program ekstrakurikuler lainnya. Organisasi sekolah disetting agar mampu memobilisasi cita-cita dalam rangka membangun karakter dan kepribadian peserta didik sehingga dengan sendirinya akan membentuk pribadi peserta didik yang baik dan santun. hasil pengamatan yang diperoleh melalui observasi langsung pada subjek penelitian terlihat bahwa peserta didik di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne menunjukkan pribadi yang baik, jujur, toleransi yang merepresentasikan nilai tabe’ (permisi/sopan-santun) dalam aktivitas sosial disekolah. Selain itu mereka juga menunjukkan sikap bekerja keras, kreatif, inovatif merepresentasikan nilai assamaturu’ (bekerjasama) dalam kegiatan-kegiatan baik dalam belajar dikelas hingga dalam kegiatan berorganisasi. Terlihat juga sikap rapi, peduli lingkungan yang merepresentasikan nilai tangkasa’ (bersih) dalam proses sosial dilingkungan sekolah. Guru berperan sebagai pelaku utama dalam membantu pengimplementasian pendidikan karakter melalui nilai-nilai budaya lokal kepada peserta didik terlihat berdasarkan interpretasi pada deskripsi yang dipaparkan diatas, yaitu dalam mewujudkan fungsinya sebagai motor penggerak dalam merealisasikan strategi-strategi yang dibangun dalam rangka membentuk pribadi-pribadi yang memiliki kompetensi tidak hanya pada ranah kognitif tetapi juga pada ranah spiritual dan emosional melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun karakter peserta didik. Kegiatan yang dimaksud dioptimalkan agar terkonstruksi dengan baik dalam membentuk karakter peserta didik baik melalui kehadiran visual guru dalam kelas atau kegiatan maupun dalam lingkungan pergaulan atau proses sosial yang dijalani.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet Dalam PelaksanaanPembelajaran Digital di SD Islam Athirah racing Center Makassar
Wirawan, Zose;
Masni, Masni;
Asriadi, Muhammad;
Adi, Muhammad Asriadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20255
Pelatihan penggunaan aplikasi Padlet dalam pembelajaran digital di SD Islam Al-Azhar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis kolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kebutuhan peserta diidentifikasi melalui survei, dan modul pelatihan disusun untuk memberikan panduan yang praktis. Pelaksanaan pelatihan melibatkan metode partisipatif dengan simulasi langsung penggunaan Padlet dalam konteks pembelajaran. Guru diajarkan cara membuat dinding Padlet, berbagi konten, serta memfasilitasi interaksi siswa secara digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 45 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Guru juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi selama pelatihan, seperti konektivitas internet, dapat diatasi melalui koordinasi dan dukungan teknis. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan mempersiapkan guru menghadapi tantangan era teknologi.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet Dalam PelaksanaanPembelajaran Digital di SD Islam Athirah racing Center Makassar
Wirawan, Zose;
Masni, Masni;
Asriadi, Muhammad;
Adi, Muhammad Asriadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20255
Pelatihan penggunaan aplikasi Padlet dalam pembelajaran digital di SD Islam Al-Azhar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis kolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, kebutuhan peserta diidentifikasi melalui survei, dan modul pelatihan disusun untuk memberikan panduan yang praktis. Pelaksanaan pelatihan melibatkan metode partisipatif dengan simulasi langsung penggunaan Padlet dalam konteks pembelajaran. Guru diajarkan cara membuat dinding Padlet, berbagi konten, serta memfasilitasi interaksi siswa secara digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 45 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Guru juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi selama pelatihan, seperti konektivitas internet, dapat diatasi melalui koordinasi dan dukungan teknis. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital dan mempersiapkan guru menghadapi tantangan era teknologi.
Pelatihan Penulisan Instrumen Psikologi sebagai Dasar Penelitian Guru di SMP Negeri 3 Patalassang Kabupaten Gowa
Sulaiman, Dwi Rezky Anandari;
Shabrina Syntha Dewi;
Ninik Rahayu Ashadi;
Abdal, Nurul Mukhlisa;
Wirawan Setialaksana;
Irwansyah Suwahyu;
Muhammad Asriadi
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 02 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jhp2m.v2i1.170
The Psychological Instrument Writing Training for Research Foundation aims to increase the understanding and interest of teachers at SMP Negeri 3 Patalassang in conducting psychological research and being able to publish it in journals. Psychological research can help teachers become more effective in teaching and help students achieve their learning potential. The problems faced by teachers at SMP Negeri 3 Patalassang are (1) limited information on how to conduct psychological research, and (2) the need for guidance from competent parties in developing psychological variable instrument. The solution offered is to provide material on writing psychological instruments as a research foundation. The speaker provides material that suits the problems in the partner school, but also motivates teachers to develop the great potential that the school and teachers have. The implementation stage consists of two stages. The first stage is divided into two sessions, the first session is about delivering research materials and psychological variable instruments. The second session is a question and answer session. The second stage is the training session for developing psychological variable instruments. The training method used is through lecture, discussion, and simulation.
Penerapan Model Pembelajaran Digital Berbasis Pendidikan Karakter di SMP Negeri 4 Bajeng
Irwansyah Suwahyu;
Muhammad Asriadi;
Ninik Rahayu Ashadi
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59562/mediatik.v6i3.2334
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran digital berbasis pendidikan karakter di SMP Negeri 4 Bajeng. Dalam proses penerapannya kemudian dikaji hal-hal positif yang dimunculkan dalam pembelajaran digital yang berbasis pada karakter dalam proses pembelajaran pada siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa siswa mendapatkan pengalaman yang berbeda saat diterapkan pembelajaran digital. Kemudian siswa juga dengan pembelajaran digital berbasis karakter menjadi lebih terarah dalam penggunaan berbagai media digital dalam proses pembelajaran karena telah dibekali pengetahuan-pengetahuan terkait kemandirian, kejujuran, sikap positif, amanah dan tanggungjawab serta kedisiplinan yang mencerminkan karakter positif dalam penggunaan media pembelajaran digital di sekolah. Hal ini kemudian berdampak positif dalam proses pembelajaran ke depannya jika diterapkan oleh guru dalam pembelaran digital yang berbasiskan pendidikan karakter.
Edukasi Anti Bullying dan Penyebaran Hoaks Berbasis Perspektif Islam
Suwahyu, Irwansyah;
Asriadi, Muhammad;
Muhammad Fajar B.;
Syahrul;
Nurul Mukhlisah Abdal
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 1 (Februari 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i1.633
Fenomena bullying dan penyebaran hoaks menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya di era digital yang memungkinkan informasi tersebar secara cepat tanpa verifikasi. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menangkal dampak negatif tersebut melalui pendidikan akhlak dan literasi nilai keislaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru PAI terhadap isu perundungan dan hoaks, serta membekali mereka dengan pendekatan pembelajaran berbasis perspektif Islam. Kegiatan dilaksanakan di Balai Pelatihan Keagamaan Provinsi dengan melibatkan 40 guru PAI sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa pelatihan interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying, prinsip ukhuwah Islamiyah, serta konsep tabayyun dalam menyikapi informasi digital. Sebagian besar guru juga menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan materi pelatihan ke dalam RPP dan aktivitas pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sosial berbasis nilai Islam mampu menjadi pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era informasi.