Claim Missing Document
Check
Articles

PROSPECTIVE TEACHERS’ STUDENTS' PERSPECTIVE REGARDING THE USE OF WEB-BASED GAMIFICATION AS LEARNING MEDIA Asriati, Asriati; Asriadi, Muhammad
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 5 No 3 (2023): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v5i3.1229

Abstract

This study investigates prospective teachers’ perspectives of web-based gamification applications used as classroom learning media. This study used a mixed method. 65 students participated as questionnaire respondents, and among the respondents, 3 students who got more than a 3.85 GPA from the third-year students were purposively chosen to be the participants. They willingly participated as participants in this study. A questionnaire and an in-depth interview are the techniques to gather the data. The results reveal that the participants in this study thought that using web-based gamification applications as learning media was beneficial and influential for them. As learning media, they use web-based gamification applications such as Quizziz, Kahoot, Wordwall, and others in their teaching. Their students find the game attractive and enchanting. Although they are useful media to attract and motivate students in the teaching and learning process, the participants also mark that free access to the game might have a negative impact on both teachers and students. From their perspectives as high achievers’ students, web-based gamification also has a certain role in improving their understanding and maintaining their focus during the teaching and learning process.
Penguatan Pembelajaran Nilai-Nilai Kebhinekaan bagi Guru PKn melalui Sosialisasi Kurikulum Sekolah Damai di Kota Parepare Umar, Firman; Agus, Andi Aco; MS, Hadyan Hashfi; Asriadi, Muhammad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Kebhinekaan merupakan nilai fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, tantangan intoleransi, diskriminasi, dan radikalisme yang berkembang dalam masyarakat menuntut adanya penguatan pendidikan nilai-nilai kebhinekaan sejak dini, khususnya melalui jalur pendidikan formal. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP dan SMA di Kota Parepare dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai kebhinekaan melalui pendekatan Kurikulum Sekolah Damai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kebhinekaan dalam berbagai skala, baik personal, sekolah, nasional, maupun global. Selain itu, kegiatan ini juga mampu membangun kesadaran reflektif guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, anti-diskriminasi, dan perdamaian dalam pembelajaran PKn. Simulasi data pre-post-test memperlihatkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta setelah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam penguatan kapasitas guru agar mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah.Kata kunci: Kebhinekaan; Pendidikan Kewarganegaraan; Sekolah Damai; Guru PKn; Pengabdian kepada Masyarakat; Pendidikan Multikultural.
AN ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF FAMILY LANGUAGE-BASED PARENTING PATTERNS ON THE DEVELOPMENT OF RESPONSIBILITY CHARACTER AMONG ADOLESCENTS IN THE DIGITAL ERA Muhammad Asriadi; Masni Masni; Asriati Asriati
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 1 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i1.1325

Abstract

This study aims to analyze the influence of family language-based parenting patterns on the development of responsibility character among adolescents in the digital era. A quantitative survey method was employed, involving 100 adolescent respondents residing in five regions of Makassar City: Jl. Galangan Kapal, Jl. Tinumbu, Jl. Kandea, Jl. Pampang Raya, and Jl. Abubakar Lambogo. The research instrument used was a closed-ended questionnaire measuring parental language-based parenting tendencies (democratic, authoritarian, and permissive) and adolescents' levels of responsibility character. The findings reveal that the democratic parenting pattern has the most significant impact on the development of responsibility, marked by open communication, logical explanation, and two-way dialogue. In contrast, authoritarian and permissive styles tend to be less effective in fostering adolescent responsibility. Pearson correlation tests showed a significant positive relationship between democratic language-based parenting and adolescent responsibility levels. This study emphasizes the crucial role of healthy family communication practices as a foundation for character education in adolescents, especially amidst the challenges of the digital age.
Hak Kewarganegaraan dan Hambatan Sosial: Reintegrasi Mantan Narapidana dalam Bayang-bayang Sanksi Sosial Masni, Masni; Asriadi, Muhammad
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7976

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara pengakuan hak kewarganegaraan mantan narapidana secara hukum dengan realitas hambatan sosial yang mereka hadapi dalam proses reintegrasi di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi mantan narapidana, tokoh adat, tokoh agama, aparat desa, dan pelaku usaha. Analisis data dilakukan secara tematik dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses reintegrasi masih dihambat oleh stigma sosial berbasis nilai budaya siri’, diskriminasi administratif, keterbatasan akses kerja, serta lemahnya implementasi kebijakan. Sanksi sosial yang terinstitusionalisasi menyebabkan mantan narapidana mengalami marginalisasi sosial dan ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendekatan multidisiplin berbasis budaya, reformasi pelayanan publik yang nondiskriminatif, serta peningkatan koordinasi lintas sektor guna mewujudkan reintegrasi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Revitalisasi Budaya Lokal dalam Rangka Penguatan Pendidikan Karakter Pada Lingkungan Sekolah (Studi Pada SMP Negeri 3 Minasa Ten’ne Kabupaten Pangkep) Muhammad Asriadi; Sukri Badaruddin; Masni
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 1, Januari 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.409 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan usaha sekolah dalam revitalisasi budaya lokal dalam rangka penguatan pendidikan karakter pada lingkungan sekolah di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk melihat strategi sekolah dalam menumbuhkan nilai kearifan lokal dalam rangka penguatan Pendidikan karakter di lingkungan sekolah, informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi nilai-nilai budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dengan memobilisasi kegiatan-kegiatan organisasi disekolah seperti Osis, Pramuka, PMR, Rohis, dan program ekstrakurikuler lainnya. Organisasi sekolah disetting agar mampu memobilisasi cita-cita dalam rangka membangun karakter dan kepribadian peserta didik sehingga dengan sendirinya akan membentuk pribadi peserta didik yang baik dan santun. hasil pengamatan yang diperoleh melalui observasi langsung pada subjek penelitian terlihat bahwa peserta didik di SMP Negeri 3 Minasa Te’ne menunjukkan pribadi yang baik, jujur, toleransi yang merepresentasikan nilai tabe’ (permisi/sopan-santun) dalam aktivitas sosial disekolah. Selain itu mereka juga menunjukkan sikap bekerja keras, kreatif, inovatif merepresentasikan nilai assamaturu’ (bekerjasama) dalam kegiatan-kegiatan baik dalam belajar dikelas hingga dalam kegiatan berorganisasi. Terlihat juga sikap rapi, peduli lingkungan yang merepresentasikan nilai tangkasa’ (bersih) dalam proses sosial dilingkungan sekolah. Guru berperan sebagai pelaku utama dalam membantu pengimplementasian pendidikan karakter melalui nilai-nilai budaya lokal kepada peserta didik terlihat berdasarkan interpretasi pada deskripsi yang dipaparkan diatas, yaitu dalam mewujudkan fungsinya sebagai motor penggerak dalam merealisasikan strategi-strategi yang dibangun dalam rangka membentuk pribadi-pribadi yang memiliki kompetensi tidak hanya pada ranah kognitif tetapi juga pada ranah spiritual dan emosional melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun karakter peserta didik. Kegiatan yang dimaksud dioptimalkan agar terkonstruksi dengan baik dalam membentuk karakter peserta didik baik melalui kehadiran visual guru dalam kelas atau kegiatan maupun dalam lingkungan pergaulan atau proses sosial yang dijalani.
Teachers' Creativity in Designing Innovative Entrepreneurship-Based Learning in Vocational High Schools A. Ramli Rasyid; Taufiq Natsir; Muhammad Asriadi
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): December
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2442

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance teachers' creativity in designing innovative, entrepreneurship-based learning at SMK Negeri 1 Tinambung. Situation analysis revealed that the school’s teaching methods remain predominantly conventional, limiting student engagement and motivation, which is essential for modern educational demands. To address this, the proposed solutions included teacher creativity enhancement training, assistance in integrating technology into teaching, and the formation of an innovative learning community. The program successfully increased teachers' knowledge and skills in applying entrepreneurship-based learning strategies and educational technology, despite time and facility limitations. Results indicate improved teacher ability to create relevant, inspiring lessons, positively impacting students’ learning motivation.
Digital Literacy and Digital Ethics Strengthening Program For Generation Z in The Information Era for High School Students Masni Masni; Asrianti Asrianti; Andika Wahyudi Gani; Muhtar Muhtar; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2025): August
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i5.2533

Abstract

This community engagement program aims to enhance digital literacy and digital ethics among Generation Z, particularly high school students in grades XI and XII in Wonomulyo, in response to the complex challenges of the information era. As digital naives, Generation Z has broad access to technology but often lacks the critical and ethical skills necessary for responsible digital media use. This program was designed to provide a comprehensive understanding of how to use digital platforms wisely, safely, and ethically through participatory and experiential learning methods. The implementation included socialization sessions, interactive workshops, case simulations, group discussions, and student-led digital campaigns. The results showed a significant improvement in students’ conceptual understanding, critical thinking abilities, and ethical awareness in navigating digital content. Participants also displayed strong enthusiasm in formulating a digital code of ethics and raising collective awareness about the dangers of misinformation, cyberbullying, and negative digital footprints. With active support from school officials and facilitators, the program effectively fostered responsible digital citizenship. It is hoped that this initiative can be sustainably replicated within the school environment and further developed as part of a character education curriculum rooted in digital competence. Strengthening digital literacy and ethics is a crucial step in preparing young generations to face global challenges wisely and ethically.
PKM Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas terhadap Guru SMP Negeri 3 Pattallassang Ninik Rahayu Ashadi; Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Andi Muhammad Taufik Ali; Wirawan Setialaksana; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.113

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra tersebut adalah kurangnya pemahaman terkait untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dipublikasikan. Hal ini merupakan satu tantangan yang dihadapi oleh guru-guru di SMP 3 pattalasang dalam meningkatkan kualitas profesionalnya. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi adalah memberikan ketrampilan melakukan kegiatan penelitian khususnya PTK dan penulisan karya ilmiah serta dan melakukan pendampingan secara daring pada guru-guru dalam menulis karya ilmiah sampai publikasikannya.. Tahap Pelaksanaan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama, yaitu pemberian motivasi menulis. Sesi pelatihan yang menitik beratkan pada penggalian potensi dan manfaat baik dari dalam maupun luar diri guru dalam hal penulisan karya ilmiah. Kedua, sesi pelatihan yang menitik beratkan pada pemberian bekal pengetahuan sekaligus kemampuan menulis karya ilmiah berjenis artikel ilmiah, makalah, diktat dan laporan penelitian tindakan kelas ataupun lainnya meliputi teknik merumuskan topik/judul, membuat kerangka tulisan, mengumpulkan bahan-bahan tulisan, mengorganisasikan, mengonsep, menulis, dan menyunting karya tulis ilmiah.
PKM Pelatihan Pemanfaatan Literasi Digital Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Bajeng Ninik Rahayu Ashadi; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Shabrina Syntha Dewi
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.197

Abstract

This PKM is about PKM training on the use of Android-based digital literacy to improve student learning outcomes at SMPN 4 Bajeng. The problems faced by these partners are lack of understanding of students regarding the use of Android-based digital literacy, lack of motivation to do assignments which results in poor learning outcomes, students have cellphones and laptops but they are only used as communication tools and tools for typing assignments. Based on this It seems necessary to equip students with knowledge of the use of digital literacy. The solution offered by the service team is to conduct training on the use of digital literacy. In implementing this PKM program, class X students will be invited who will later by following this training become students who are able to utilize digital literacy in the learning process. This training will present presenters who are competent in their fields. The speakers presented were from educational circles, both lecturers and teachers who are capable of developing their profession, especially the use of digital literacy: (1) Welcoming the service team from Makassar State University by the principal of SMP 4 Bajeng, (2) Activities providing materials, (3) Mentoring and evaluation of class X students at SMP 4 Bajeng. Training methods are lecture methods, question and answer methods, and training/practice methods.
Pelatihan Literasi Media Sosial Bagi Pemilih Pemula Tentang Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign Masni; Muhammad Asriadi; Asriati; Muhammad Qasash Hasyim
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.458

Abstract

Mitra dalam program kemitraan masyarakat ini adalah pemilih pemula pada Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Masalah yang dialami adalah 1). Kurang pahamnya masyarakat secara komprehensif tentang etika dalam bersosial media dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, 2). Kurangnya kemampuan dalam mengidentifikasi informasi yang ada di dunia maya terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 3). Kurangnya pengetahuan terkait kewajiban akan peran dalam mencegah penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang kerap terjadi dimasyarakat. Solusi yang ditawarkan dari permasalahan mitra adalah melaksanakan kegiatan workshop Pelatihan Literasi Media Sosial Bagi Pemilih Pemula Tentang Hoax, Hate Speech Dan Negative Campaign Menghadapi Tahun Politik 2024 Di Desa Batetangnga, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar yang terdiri dari tiga kegiatan yakni memberikan Edukasi Dimensi dan Ruang Lingkup Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, mendemonstrasikan implementasi Peraturan Perundang-undangan terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, serta Strategi Pemilih Pemula dalam Menghadapi Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign serta Perannya dalam Mencegah Penyebaran Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign Melalui Literasi Digital. Metode yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah ceramah, demonstrasi/ilustrasi, tanya jawab, diskusi dan pendampingan. Hasil yang diharapkan dapat dicapai adalah 1). Peserta memahami dimensi dan ruang lingkup Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 2). Peserta mampu mendemonstrasikan implementasi Peraturan Perundang-undangan terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 3). Peserta mampu membuat strategi dalam menghadapi Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign serta mengambil peran dalam mencegah penyebaran Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign melalui Literasi Digital.
Co-Authors A Halim Abdal, Nurul Mukhlisa Agus Sutriawan Ahmad Yamin Ahyadi, Nadila Aim Abdulkarim Alfina ANDI ACO AGUS Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Muhammad Taufik Ali Andi Samsul Alam Andika Wahyudi Gani Aqsha, Ismail Ashadi, Nini Rahayu Asrianti Asrianti Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati, Asriati Atmasani, Dian Badaruddin, Sukri Besse Rismayani Fachry Rumaf Fauzan, Moh Rizki Fikri Muhkam, Mirwan FIRMAN UMAR FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitriani Fitriani Hadyan Hashfi MS Hairil Akbar Hairul Saleh Satrul Hasyim, Muhammad Qasas Hasyim, Muhammad Qasash I Wayan Gede Suarjana Ikadarny Imam Mukti, Imam Insani, Nisrina Nurul Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Islam, Rukmana Fachrul Jaya Maulana Kamaruddin, Syamsu A Kaseger, Henny Lamasitudju, Chairunnisa Lely Novia M Imran Hasanuddin Mansyur Mansyur Masni Masni Masni Masni MS, Hadyan Hashfi Muftihaturrahmah Burhamzah Muhammad Akbar Syafruddin Muhammad Fajar B Muhammad Haristo Rahman Muhammad Qasas Hasyim muhammad qasash hasyim Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Mukhlisah Abdal, Nurul Muntazarah, Fediyatun Nini Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Nur Aeni Nurfajria Nurkhalida Nurkhalida Nurmadiyah, Nurmadiyah Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Paputungan, Siti Arifqa Parenrengi, Syafiuddin PATMAWATI, SUSI ANITA Ramli Rasyid Retno Farhana Nurulita Ridwan Daud Mahande Rismawati Rismawati Rizki Trisnawaty Arwien Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Sulaiman, Dwi Reski Anandari Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Suriaman Suriaman Syahrul Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Taufiq Natsir Taufiq Natsir Wahyudi Gani, Andika Zose Wirawan