Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas terhadap Guru SMP Negeri 3 Pattallassang Ninik Rahayu Ashadi; Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Andi Muhammad Taufik Ali; Wirawan Setialaksana; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.113

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra tersebut adalah kurangnya pemahaman terkait untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dipublikasikan. Hal ini merupakan satu tantangan yang dihadapi oleh guru-guru di SMP 3 pattalasang dalam meningkatkan kualitas profesionalnya. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi adalah memberikan ketrampilan melakukan kegiatan penelitian khususnya PTK dan penulisan karya ilmiah serta dan melakukan pendampingan secara daring pada guru-guru dalam menulis karya ilmiah sampai publikasikannya.. Tahap Pelaksanaan terdiri atas dua tahap. Tahap pertama, yaitu pemberian motivasi menulis. Sesi pelatihan yang menitik beratkan pada penggalian potensi dan manfaat baik dari dalam maupun luar diri guru dalam hal penulisan karya ilmiah. Kedua, sesi pelatihan yang menitik beratkan pada pemberian bekal pengetahuan sekaligus kemampuan menulis karya ilmiah berjenis artikel ilmiah, makalah, diktat dan laporan penelitian tindakan kelas ataupun lainnya meliputi teknik merumuskan topik/judul, membuat kerangka tulisan, mengumpulkan bahan-bahan tulisan, mengorganisasikan, mengonsep, menulis, dan menyunting karya tulis ilmiah.
PKM Pelatihan Pemanfaatan Literasi Digital Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Bajeng Ninik Rahayu Ashadi; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Shabrina Syntha Dewi
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.197

Abstract

This PKM is about PKM training on the use of Android-based digital literacy to improve student learning outcomes at SMPN 4 Bajeng. The problems faced by these partners are lack of understanding of students regarding the use of Android-based digital literacy, lack of motivation to do assignments which results in poor learning outcomes, students have cellphones and laptops but they are only used as communication tools and tools for typing assignments. Based on this It seems necessary to equip students with knowledge of the use of digital literacy. The solution offered by the service team is to conduct training on the use of digital literacy. In implementing this PKM program, class X students will be invited who will later by following this training become students who are able to utilize digital literacy in the learning process. This training will present presenters who are competent in their fields. The speakers presented were from educational circles, both lecturers and teachers who are capable of developing their profession, especially the use of digital literacy: (1) Welcoming the service team from Makassar State University by the principal of SMP 4 Bajeng, (2) Activities providing materials, (3) Mentoring and evaluation of class X students at SMP 4 Bajeng. Training methods are lecture methods, question and answer methods, and training/practice methods.
Pelatihan Literasi Media Sosial Bagi Pemilih Pemula Tentang Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign Masni; Muhammad Asriadi; Asriati; Muhammad Qasash Hasyim
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.458

Abstract

Mitra dalam program kemitraan masyarakat ini adalah pemilih pemula pada Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Masalah yang dialami adalah 1). Kurang pahamnya masyarakat secara komprehensif tentang etika dalam bersosial media dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, 2). Kurangnya kemampuan dalam mengidentifikasi informasi yang ada di dunia maya terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 3). Kurangnya pengetahuan terkait kewajiban akan peran dalam mencegah penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang kerap terjadi dimasyarakat. Solusi yang ditawarkan dari permasalahan mitra adalah melaksanakan kegiatan workshop Pelatihan Literasi Media Sosial Bagi Pemilih Pemula Tentang Hoax, Hate Speech Dan Negative Campaign Menghadapi Tahun Politik 2024 Di Desa Batetangnga, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar yang terdiri dari tiga kegiatan yakni memberikan Edukasi Dimensi dan Ruang Lingkup Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, mendemonstrasikan implementasi Peraturan Perundang-undangan terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, serta Strategi Pemilih Pemula dalam Menghadapi Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign serta Perannya dalam Mencegah Penyebaran Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign Melalui Literasi Digital. Metode yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah ceramah, demonstrasi/ilustrasi, tanya jawab, diskusi dan pendampingan. Hasil yang diharapkan dapat dicapai adalah 1). Peserta memahami dimensi dan ruang lingkup Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 2). Peserta mampu mendemonstrasikan implementasi Peraturan Perundang-undangan terkait Hoax, Hate Speech dan Negative Campaign, 3). Peserta mampu membuat strategi dalam menghadapi Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign serta mengambil peran dalam mencegah penyebaran Hoax, Hate Speech, dan Negative Campaign melalui Literasi Digital.
Edukasi Anti Bullying dan Penyebaran Hoaks Berbasis Perspektif Islam Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Muhammad Fajar B.; Syahrul; Nurul Mukhlisah Abdal
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 1 (Februari 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i1.633

Abstract

Fenomena bullying dan penyebaran hoaks menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya di era digital yang memungkinkan informasi tersebar secara cepat tanpa verifikasi. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menangkal dampak negatif tersebut melalui pendidikan akhlak dan literasi nilai keislaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru PAI terhadap isu perundungan dan hoaks, serta membekali mereka dengan pendekatan pembelajaran berbasis perspektif Islam. Kegiatan dilaksanakan di Balai Pelatihan Keagamaan Provinsi dengan melibatkan 40 guru PAI sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa pelatihan interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying, prinsip ukhuwah Islamiyah, serta konsep tabayyun dalam menyikapi informasi digital. Sebagian besar guru juga menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan materi pelatihan ke dalam RPP dan aktivitas pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sosial berbasis nilai Islam mampu menjadi pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era informasi.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan AI dalam Pembelajaran PKn dan Implikasinya terhadap Sikap Integritas Akademik Andi Samsul Alam; Sukri Badaruddin; Muhammad Asriadi; Nurkhalida Nurkhalida
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.75932

Abstract

Tujuan penelitiian ini untuk memahami dan menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dapat memengaruhi sikap integritas akademik mereka, baik dalam hal kejujuran, tanggung jawab, maupun orisinalitas berpikir. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk menggambarkan secara mendalam persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), serta implikasinya terhadap integritas akademik mereka. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta analisis tematik yang dilakukan secara interaktif, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan mahasiswa terhadap AI tidak hanya sebagai alat bantu teknologis, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai akademik di era digital. Lokasi dan subjek dipilih secara purposive untuk memastikan relevansi konteks, mengingat mahasiswa tersebut merupakan calon pendidik yang memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk generasi berintegritas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menunjukkan potensi positif dalam mendukung pemahaman mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki literasi digital tinggi dan menjunjung tinggi integritas akademik. AI digunakan sebagai sarana eksplorasi, refleksi, dan pendalaman materi secara etis. Namun, di sisi lain, rendahnya literasi digital pada sebagian mahasiswa menyebabkan penggunaan AI secara tidak bertanggung jawab, yang berdampak negatif terhadap karakter dan kejujuran akademik. Oleh karena itu, peran dosen sebagai fasilitator etika digital dan penguatan regulasi institusional menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa penggunaan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moral dan kewarganegaraan dalam lingkungan akademik.
Comparative Analysis of The 2013 Curriculum and The Merdeka Curriculum for Civic Education Suriaman Suriaman; Nisrina Nurul Insani; Aim Abdulkarim; T Heru Nurgiansah; Muhammad Asriadi
Jurnal Pendidikan Amartha Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpa.v5i1.8068

Abstract

The pandemic has resulted in a learning crisis, demanding a curriculum change. A comparative analysis between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum at the Secondary School level in civic education becomes relevant to evaluate the education system's response to these challenges. This research aims to identify the differences and similarities in the approaches of both curricula towards civic education and understand their potential in addressing potential learning disparities and inequalities arising from the pandemic. Focusing on the values of Pancasila and intracurricular learning, this study provides profound insights into the adaptability and effectiveness of the curriculum during a crisis. The results are expected to offer guidance for the development of a responsive and inclusive curriculum in facing the dynamics of learning amid global challenges.
Co-Authors A Halim A. Ramli Rasyid A. Ramli Rasyid Abdal, Nurul Mukhlisa Agus Sutriawan Ahmad Yamin Ahyadi, Nadila Aim Abdulkarim Alfina ANDI ACO AGUS Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Muhammad Taufik Ali Andi Samsul Alam Andika Wahyudi Gani Aqsha, Ismail Ashadi, Nini Rahayu Asrianti Asrianti Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati, Asriati Atmasani, Dian Badaruddin, Sukri Besse Rismayani Dewi, Shabrina Syntha Fachry Rumaf Fauzan, Moh Rizki Fikri Muhkam, Mirwan FIRMAN UMAR FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitriani Fitriani Hadyan Hashfi MS Hairil Akbar Hasyim, Muhammad Qasas Hasyim, Muhammad Qasash Henny Kaseger I Wayan Gede Suarjana Ikadarny Imam Mukti, Imam Insani, Nisrina Nurul Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Irwansyah Suwahyu Islam, Rukmana Fachrul Jaya Maulana Kamaruddin, Syamsu A Kaseger, Henny Lamasitudju, Chairunnisa Lely Novia M Imran Hasanuddin Mansyur Mansyur Masni Masni Masni Masni MS, Hadyan Hashfi Muftihaturrahmah Burhamzah Muhammad Akbar Syafruddin Muhammad Fajar B Muhammad Haristo Rahman Muhammad Qasas Hasyim muhammad qasash hasyim Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Mukhlisah Abdal, Nurul Muntazarah, Fediyatun Nini Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Ninik Rahayu Ashadi Nur Aeni Nurfajria Nurkhalida Nurkhalida Nurmadiyah, Nurmadiyah Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Paputungan, Siti Arifqa Parenrengi, Syafiuddin PATMAWATI, SUSI ANITA Retno Farhana Nurulita Ridwan Daud Mahande Rismawati Rismawati Rizki Trisnawaty Arwien Satrul, Hairul Saleh Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Shabrina Syntha Dewi Sulaiman, Dwi Reski Anandari Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Suriaman Suriaman Syahrul Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Taufiq Natsir Taufiq Natsir Wahyudi Gani, Andika Zose Wirawan