Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT berbasis kecerdasan buatan (AI) terhadap peningkatan literasi digital dan kemampuan menulis teks argumentasi siswa SMA Negeri 1 Kartasuro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang melibatkan 36 siswa kelas XI.A. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada aspek literasi digital (rata-rata = 4,3; kategori sangat baik) dan kemampuan menulis teks argumentasi (rata-rata = 4,1; kategori baik). Siswa menyatakan bahwa ChatGPT membantu mereka dalam menemukan ide, menyusun argumen, dan memperbaiki bahasa, sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi menulis. Selain itu, ChatGPT berperan dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kesadaran etika digital, serta kemampuan mengevaluasi informasi daring secara bertanggung jawab. Namun, bimbingan guru tetap dibutuhkan agar siswa dapat menggunakan hasil keluaran AI secara kontekstual dan etis. Secara keseluruhan, ChatGPT terbukti menjadi media pembelajaran adaptif yang mampu meningkatkan keterampilan menulis, literasi digital, serta membentuk karakter pembelajar kritis dan kreatif di era digital.