Claim Missing Document
Check
Articles

Atmospheric learning: Pengembangan digital mind maps berbantuan mind mapping software untuk siswa Geografi SMA Selvi Nanda Oktavia; Ardyanto Tanjung; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.98 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i3p300-310

Abstract

Learning media is a tool for students to make learning easier. Mind map digital is a learning media in the form of mind maps with the help applications of mindset mind manager presentation. The main objective of developing mind maps is to produce digital-based products for class X students on material atmospheric. This media can be a reference for the latest material, examples and learning resources around the atmosphere to provide students with an easy understanding of the lesson. The mind map digital developed has been tested internally by media experts and material experts. The final results are in the form of a digital mind map product design that has been revised based on suggestions and recommendations from each validator. This research and development use the modified ADDIE’s model only in the ADD section with research procedures namely goal formulation, media design, media validation. The research subjects were 28 students of class X IPS 4 in SMA 2 Batu. The research data used included the results of the media feasibility questionnaire, while the techniques data analysis used descriptive analysis to process the trial data. The results showed that digital mind maps were feasible to be used in the learning process with each gaining scores from material experts 98 percent and media experts 79 percent. Then the assessment or product response from students as research subjects get a value of 80.02 percent. Media pembelajaran merupakan alat bantu untuk peserta didik agar memberikan kemudahan dalam belajar. Mind map digital adalah media pembelajaran dalam bentuk peta pikiran dengan berbantuan aplikasi presentasi mindjet mindmanager. Tujuan utama pengembangan mind map adalah menghasilkan produk berbasis digital untuk peserta didik kelas X pada materi atmosfer. Media ini dapat menjadi rujukan materi, contoh, dan sumber belajar terbaru seputar atmosfer untuk memberikan peserta didik kemudahan dalam memahami pelajaran. Mind map digital yang dikembangkan telah di uji internal oleh ahli media dan ahli materi. Hasil akhir berupa rancangan desain produk mind map digital yang telah direvisi berdasarkan saran dan rekomendasi dari masing-masing validator. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi hanya pada bagian ADD dengan prosedur penelitian yaitu perumusan tujuan, desain media, validasi media. Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas X IPS 4 SMA 2 Batu. Data penelitian yang digunakan meliputi hasil angket kelayakan media, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengolah data hasil uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mind map digital layak digunakan dalam proses pembelajaran dengan masing-masing memperoleh nilai dari ahli materi 98 persen dan ahli media 79 persen. Kemudian penilaian atau tanggapan produk dari peserta didik selaku subjek penelitian mendapatkan nilai 80,02 persen.
INVENTARISASI SUMBER DAYA ALAM BERBASIS MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE Alfi Sahrina; Sumarmi Sumarmi; Listyo Yudha Irawan; Yuswanti Arianti Wirahayu; Ardyanto Tanjung; Febrian Arrya Withuda; Dwi Fitriani; Galih Fajar Sukoco
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v5i2p61-69

Abstract

Tambakrejo Village has a unique landscape appearance. The landscape’s appearance needs to be identified to determine the potential of natural resources. The purpose of this study is to inventory the potential of natural resources using smartphones so they can be used sustainably by local communities. The method used in this study is a field survey by collecting data related to natural resources with a spatial approach. The applications used are Avenza Maps and Kobo Collect. The results showed that Tambakrejo Village has several types of landforms, including karst, coastal, old volcanic hills, and alluvial plains (fluvial). These landforms have different natural resource potentials from other landforms. The karst area has land, water, landscape, mineral, and biological resources. Alluvial plains have water and land resources. Meanwhile, in the old volcanic hills, there are forest and land resources, and the coastal areas are in the form of mangrove resources, coral reefs, and seagrass beds. These resources must be managed wisely and carefully so that their sustainability can be maintained. This is because inappropriate natural resource management can cause drought in limestone areas, flooding in alluvial plains, and land degradation in limestone and hilly areas.Desa Tambakrejo memiliki kenampakan bentang alam yang cukup unik. Kenampakan bentang alam tersebut perlu diidentifikasi untuk mengetahui potensi sumber daya alam. Tujuan penelitian ini untuk menginventarisasi potensi sumber daya alam dengan menggunakan telepon pintar agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah survei lapangan dengan melakukan pendataan terkait sumber daya alam dengan pendekatan keruangan. Aplikasi yang digunakan yaitu Avenza Maps dan Kobo Collect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tambakrejo memiliki beberapa jenis bentuk lahan antara lain karst, kepesisiran, perbukitan vulkanik tua, dan dataran aluvial (fluvial). Bentuk lahan tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang berbeda dengan bentuk lahan yang lain. Adapun daerah karst memiliki sumber daya lahan, air, lanskap, mineral, dan sumber daya hayati. Pada dataran aluvial memiliki sumber daya air dan lahan. Sementara pada perbukitan vulkanik tua berupa sumber daya hutan dan lahan, dan daerah kepesisiran berupa sumber daya mangrove, terumbu karang, dan padang lamun. Sumber daya tersebut harus dikelola bijaksana dan penuh kehati-hatian agar kelestariannya dapat terjaga. Hal ini dikarenakan pengelolaan sumber daya alam yang tidak sesuai dapat menyebabkan bencana kekeringan pada daerah batu gamping, banjir pada dataran aluvial, dan degradasi lahan pada daerah batu gamping dan daerah perbukitan.
Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Abrasi Pantai di Gampong Kedai Palak Kerambil Fitriani Yulianti; Zulfan Zulfan; Novia Zalmita; Listyo Yudha Irawan; Husna Diah
Media Komunikasi Geografi Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v23i2.53910

Abstract

Kesiapsiagaan merupakan mekanisme penanggulangan bencana, serta sebagai upaya untuk antisipasi dan pengurangan akibat terjadinya resiko bencana.  Abrasi pantai merupakan bencana alam yang mengancam kondisi pesisir, garis pantai sehingga mundur kebelakang, merusak tambak dan mengancam bangunan-bangunan yang berbatasan langsung dengan air laut. Pemanasan global memicu naiknya muka air laut dan perubahan kecepatan angin pada keadaan tertentu yang mampu menyebabkan badai dan terjadinya gelombang ekstrim di lautan.  Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh pada Tahun 2019 sekitar 18 rumah warga Gampon Palak Kerambil terkena dampak abrasi pantai yang terjadi di wiayah pesisir.  Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana abrasi pantai di gampong kedai palak kerambil Kabupaten Aceh Barat Daya.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi abrasi pantai yang terjadi di Gampong Palak Kerambil.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket.  Analisis data menggunakan rumus statistik sederhana dan sisitem penilaian menggunakan skala guttman dari.  Dari hasil pengolahan data didapatkan nilai tertinggi 93,33% dari 48 responden yang menjawab Ya, dan 6,67% menjawab Tidak.  Berdasarkan data maka disimpulkan pada umumnya masayarakat di Gampong Kedai Palak Kerambil telah memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana abrasi pantai.
Model pembelajaran self-directed learning berbantuan website notion: meningkatkan kemampuan berpikit kritis siswa SMA Rifdah Ananda Baharuddin; Fatiya Rosyida; Listyo Yudha Irawan; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.592 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i3.52017

Abstract

Self-Directed Learning merupakan model belajar mandiri yang memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar mereka, menetapkan tujuan pembelajaran, menemukan sumber belajar, memilih dan menggunakan strategi pembelajaran, dan mengevaluasi hasil belajar mereka. Website Notion digunakan dalam penelitian ini sebagai aplikasi untuk membantu guru dan siswa mendorong pembelajaran mandiri. Partisipan dalam penelitian ini adalah SMAN 1 Tumpang, dengan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen, dan data dikumpulkan melalui pretest-posttest control group design. Uji Mann Whitney digunakan sebagai analisis terakhir untuk mengetahui efektivitas penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa model SDL berbantuan konsep website Notion berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa karena hasil uji hipotesis menunjukkan nilai 0,00 menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima karena nilai signifikansinya adalah kurang dari 0,05. Perbedaan skor antara kelompok eksperimen dan kontrol, yang masing-masing menunjukkan kenaikan besar 0,618 dan kenaikan kecil 0,005, adalah hal lain yang perlu dipertimbangkanAbstractSelf-directed learning, allows students to identify their learning requirements, set learning goals, find learning resources, pick and use learning strategies, and evaluate their learning outcomes. The website called Notion is used in this study as an application to help teachers and students encourage self-directed learning. Participants in the study were SMAN 1 Tumpang, and the control and experimental groups were classes XI IPS 1 and XI IPS 2, respectively. A control group design with a pretest-posttest was used to gather the data. The effectiveness of the study was evaluated in the final data analysis using the Mann-Whitney test. According to the survey, the website-based autonomous learning technique impacts students' performance. The hypothesis test resulted in a value of 0.00, suggesting that H₀ is rejected and H₁ is accepted because the significance value is less than 0.05. This indicates that the autonomous learning model supported by the website impacts students' critical thinking. The score difference between the experimental and control groups, which showed a significant gain of 0.618 and a small gain of 0.005, respectively, is something else to consider.
Pengembangan Bahan Ajar E-Magazine dengan Pendekatan SAVI pada Materi Dinamika Litosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Nurhasanah Nurhasanah; Budi Handoyo; Listyo Yudha Irawan
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 9, No 1 (2022): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v9i1.17146

Abstract

The development of 21st century education affects the use of learning media. In learning activities, digital teaching materials are needed that support the student's learning process. The development of e-magazine teaching materials for lithosphere dynamics materials is carried out because digital teaching materials are minimally used in learning. The purpose of this research is to produce e-magazine teaching materials with the SAVI approach. This study used the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model procedure. The types of data used are quantitative and qualitative. In the process of collecting data using questionnaires, interviews, as well as documentation of activities with percentage descriptive data analysis techniques.  Teaching material products are tested for feasibility at SMA Negeri 2 Malang class XI IPS 3.  Based on the results of product feasibility tests by media expert validators, material experts, linguists and test results in schools, e-magazine teaching materials are very feasible and valid for geography learning.
Deteksi Perubahan Jalur Lahar di Curah Lengkong Pasca Erupsi Gunungapi Semeru 2021 Menggunakan Google Earth Engine vischawafiq azizah; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 7 No. 1 (2023): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v7i1.10321

Abstract

Pemetaan jalur aliran lahar memiliki relevansi dengan bahaya vulkanik pasca-erupsi terjadi. Teknik penginderaan jauh semakin banyak digunakan untuk memetakan daerah gunungapi aktif, berkat kemampuannya untuk mensurvei area yang luas dan berbahaya dengan keterbatasan waktu dan biaya serta memiliki keakuratan resolusi spasial cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi perubahan jalur lahar pasca erupsi Gunungapi Semeru 2021 menggunakan klasifikasi terbimbing dengan Algoritma Random Forest dalam cloud computing Google Earth Engine. Data optik dan SAR merupakan sumber data pelengkap yang dapat digunakan untuk memetakan jalur aliran lahar secara efektif, selain mengurangi awan, dan meningkatkan kinerja pendeteksian perubahan. Sementara itu, studi area yang digunakan adalah Area of Interest (AOI) perubahan jalur aliran lahar di saluran Curah Lengkong yang masuk pada wilayah administrasi Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest berdasarkan platform Google Earth Engine (GEE) untuk menganalisis secara bersamaan citra yang diperoleh oleh Synthetic Aperture Radar (SAR) Sentinel-1, dan oleh sensor optik Sentinel-2 MSI. Hasilnya menunjukkan bahwa, meskipun beberapa piksel terisolasi salah diklasifikasikan sebagai dari jalur aliran lahar, pendekatan algoritma Random Forest dapat mengidentifikasi badan jalur aliran lahar utama dengan benar serta mencapai akurasi antara data training dan data uji serta validasi dominan melebihi >85% untuk OA dan Kappa >0.80. Artikel ini menyimpulkan bahwa teknik klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest dapat diaplikasikan untuk menganalisis data optik dan SAR sebagai upaya pemetaan perubahan jalur aliran lahar dengan jangkauan area yang luas dan berbahaya. Meskipun demikian, diperlukan proses pembuktian langsung ke lapangan untuk memvalidasi hasil pemetaan dan interpretasinya.
Pembelajaran digital Geografi melalui articulate storyline pada materi mitigasi bencana longsor Wilis Sukma Safitri; Hadi Soekamto; Listyo Yudha Irawan; Sumarmi Sumarmi; Ella Pertiwi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aims to produce a digital learning media product based on an articulate storyline of landslide disaster mitigation material. Development is carried out using the ADDIE model, which focuses on the ADD (Analysis, Design, and Development) stage. The results of the learning media validation obtained a feasibility value of 87 percent in terms of material, 93 percent in terms of learning media, and 75 percent in terms of language. Overall, the average value obtained is 85 percent which is included in the very decent classification. In addition, the results of learning media trials conducted on students in terms of appearance, material, and language showed an average value of 97 percent which was classified as very feasible. Not only that, the superior components of learning media in the form of student activities in the form of independent exploration and earth studios, pop-up menus, and a combination of video and audio also get very decent ratings. This makes articulate storyline-based digital learning media suitable for use and implementation in learning activities. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk media pembelajaran digital berbasis articulate storyline pada materi mitigasi bencana longsor. Pengembangan yang dilakukan menggunakan model ADDIE yang difokuskan pada tahap ADD (Analysis, Design, and Development). Hasil validasi media pembelajaran mendapatkan nilai kelayakan sebesar 87 persen dari segi materi, 93 persen dari segi media pembelajaran dan 75 persen dari segi bahasa. Secara keseluruhan rata-rata nilai yang diperoleh sebesar 85 persen yang masuk pada klasifikasi sangat layak. Selain itu, hasil uji coba media pembelajaran yang dilakukan kepada siswa dari segi tampilan, materi dan bahasa menunjukkan diperoleh nilai rata-rata sebesar 97 persen yang masuk klasifikasi sangat layak. Tidak hanya itu, komponen unggulan pada media pembelajaran berupa kegiatan siswa berupa eksplorasi mandiri dan earth studio, pop-up menu serta kombinasi video dan audio juga mendapatkan penilaian sangat layak. Hal tersebut menjadikan media pembelajaran digital berbasis articulate storyline telah layak digunakan dan diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran.
Economic and environmental benefit of informal waste scavenging at landfill sites: A case study at Bukit Gemuk, Tawau, Sabah, Malaysia Mohammad Tahir B Mapa; Adi Jafar; Fionna George; Nordin Sakke; Ramli Dollah; Musatapa Abd Talip; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 28, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v28i22023p168-177

Abstract

Recycling is an important part of the solid waste management system. However, community engagement in this activity remains relatively low. The presence of a group of individuals engaged in collecting recyclable materials at landfill sites has contributed to improving solid waste management performance. This paper aims to identify the background and activities of scavengers in collecting recyclable items at landfills, as well as the environmental impact of the scavenging activity. This study was based on questionnaires distributed to 46 scavengers in the study area. The Life Cycle Assessment (LCA) method was used to assess the environmental impact of using recyclable materials in manufacturing products. The LCA analysis could identify the contribution of recycled materials to the total savings of carbon dioxide (CO2), methane (CH4), and nitrogen dioxide (N20) by using recycled materials in the production of a new product. According to the study, the majority of those involved in the scavenging activity are immigrants from Indonesia and the Philippines. Despite safety and health concerns, their efforts to earn a living through waste scavenging are extremely valuable. Furthermore, the findings show that their contribution to the collection of recyclable materials cannot be denied. It is because the presence of this group is essential in a country where recycling awareness is low. Furthermore, the indirect contribution to the environment is important, particularly in reducing the use of natural materials in producing new materials. As a result, the government must devise a more effective strategy for recycling programs by involving all stakeholders.
Seismic hazard analysis using Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA) Method: A case study in Southern Malang District, East Java Widodo Eko Prasetyo; Listyo Yudha Irawan; Rudi Hartono; Endratno Budi Santosa
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 28, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v28i22023p209-227

Abstract

Indonesia is a country that has a high earthquake threat. The United States Geological Survey (USGS) recorded that Indonesia experienced 5,439 earthquakes with a magnitude of Mw 5. Geologically, Indonesia is located about 200 km from the subduction zone of the Indo-Australian and Eurasian plates. Malang Regency faces the subduction of the Indo-Australian and Eurasian plates. Earthquakes that occur in plate subduction areas will propagate in various directions, including to Malang Regency. Thus, Malang Regency, especially in the southern part, has a high earthquake threat. This study aims to calculate the earthquake threat using a deterministic approach. Earthquake threats can be calculated using the Deterministic Seismic Hazard Analysis (DSHA) method. This study obtained the Mc. Guirre and Donovan attenuation function. These two attenuation functions produce different Peak Ground Acceleration values. The calculations with the Mc. Guirre attenuation function has a range of PGA values from 38,76461 gals to 69,78215 gals. Meanwhile, the Donovan attenuation function calculation produces a range of PGA values from 41.97550 gals to 76.21376 gals. Based on the value of ground acceleration during an earthquake, Bantur, Gedangan, and Sumbermanjing sub-districts are the sub-districts with the highest earthquake threat level in Southern Malang Regency. Tirtoyudo Village, Tirtoyudo District, Malang District has a lower PGA value when compared to Gedangan District. However, the amount of damage to buildings in this subdistrict was much higher. Since the building structure in Tirtoyudo Village cannot withstand ground shaking due to the earthquake, there is damage to the structure of the building.
Deteksi Perubahan Jalur Lahar di Curah Lengkong Pasca Erupsi Gunungapi Semeru 2021 Menggunakan Google Earth Engine vischawafiq azizah; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 7 No. 1 (2023): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v7i1.10321

Abstract

Pemetaan jalur aliran lahar memiliki relevansi dengan bahaya vulkanik pasca-erupsi terjadi. Teknik penginderaan jauh semakin banyak digunakan untuk memetakan daerah gunungapi aktif, berkat kemampuannya untuk mensurvei area yang luas dan berbahaya dengan keterbatasan waktu dan biaya serta memiliki keakuratan resolusi spasial cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi perubahan jalur lahar pasca erupsi Gunungapi Semeru 2021 menggunakan klasifikasi terbimbing dengan Algoritma Random Forest dalam cloud computing Google Earth Engine. Data optik dan SAR merupakan sumber data pelengkap yang dapat digunakan untuk memetakan jalur aliran lahar secara efektif, selain mengurangi awan, dan meningkatkan kinerja pendeteksian perubahan. Sementara itu, studi area yang digunakan adalah Area of Interest (AOI) perubahan jalur aliran lahar di saluran Curah Lengkong yang masuk pada wilayah administrasi Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest berdasarkan platform Google Earth Engine (GEE) untuk menganalisis secara bersamaan citra yang diperoleh oleh Synthetic Aperture Radar (SAR) Sentinel-1, dan oleh sensor optik Sentinel-2 MSI. Hasilnya menunjukkan bahwa, meskipun beberapa piksel terisolasi salah diklasifikasikan sebagai dari jalur aliran lahar, pendekatan algoritma Random Forest dapat mengidentifikasi badan jalur aliran lahar utama dengan benar serta mencapai akurasi antara data training dan data uji serta validasi dominan melebihi >85% untuk OA dan Kappa >0.80. Artikel ini menyimpulkan bahwa teknik klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest dapat diaplikasikan untuk menganalisis data optik dan SAR sebagai upaya pemetaan perubahan jalur aliran lahar dengan jangkauan area yang luas dan berbahaya. Meskipun demikian, diperlukan proses pembuktian langsung ke lapangan untuk memvalidasi hasil pemetaan dan interpretasinya.
Co-Authors A. Riyan Rahman Hakiki AA Sudharmawan, AA Abdul Barid Ade Yulyanto Adi Jafar Adip Wahyudi Agung Chandra Darmansyah Agus Dwi Febrianto Ahmad Zaini T.S Ahmad, Sajidan Wildan Akemat Rio Setiawan Akhmad Amri adillah Alawy, Ibnu Abdillah Alfia Munawaroh Alfyananda Kurnia Putra Alif Erfika Nurjanah Amatullah, Aulia Ana Yulina Anang Ma’ruf Andhika Ananda Wijaya Anggit Priadmojo Anna Yulia Astuti Annisa Nur Rasyidah Annisa Nur Rasyidah Annisa Rahmawati Ayuningtyas Aqilah Kusuma Wardhani Ardiansyah, Zunan Faruq Ardyanto Tanjung Arisma, Putri Arjita, Rendra Asri, Sinta Yunita Sariningtyas Auliafani, Yuni Ayunda Laras Firdausa Ayuningtyas, Annisa Rahmawati Azizah, Siti Ismi Nur Azzahra, Nadia Husna Basofi Andri Saifanto Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Betty Masruroh Billah, Egi Nursari Binti Robita Budi Handoyo Chairil, Azril Christian Agustino Boro Damar Panoto Damar Panoto Denny Setia Purnama Dewanti, Vita Nuraini Dewanto, Rahmat DEWI RAHMAWATI Dicky Arinta Dicky Setiawan Diky Al Khalidy Dwi Fitriani Dwiyono Hari Utomo Eaadawiyyah, Rabieaah AL Egi Nursari Billah Eli Hendrik Sanjaya Ella Pertiwi Elok Nailatus Sa'idah Endratno Budi Santosa Estrayudha Nurrizqi Fadel Mahardhika Setiawan Fajar Setiawan Yuliano Farihah, Siti Nur Farizki Dwitri Nurdiansyah Fatiya Rosyida, Fatiya Fazriyani, Felinda Febrian Arrya Withuda Fionna George Fitriani Yulianti Galih Fajar Sukoco Ghozali, Sahidan Almas Gilang Aulia Herlambang Gilang Aulia Herlambang Hadi Soekamto Haidar Maulana Hakiki, A.Riyan Rahman Hanifa Ahmad Mufid Harfian, Bintang Hartono, Rudi Hidiyah, Tabita May Huang Zimo Husna Diah Hyundra Zakiya Putri Wahyu Ifan Deffinika Ilyas Rois Syafi'i Imran Rosyadi Irfan Helmi Pradana Istikomah, 5Nurul Mufida Istiqomah, Nailatul Julaika Sri Lestari Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Krisna Rendi Awalludin Kurniawan, Novian Candra Kusuma Enike, Krista Vika Daryanti Lela Wahyu Ning Tyas Mahmud Zakariyah Mapa, Mohammmad Tahir Masruroh, Heni Maulana, Feri Fahrian Mellinia Regina Heni Prastiwi Mohammad Tahir B Mapa Muhammad Zaki Gymnastiar Putra Muhammad Zaki Gymnastiar Putra Mujahid, Hakim Ikhwan Musatapa Abd Talip Nabila Nabila Nadifa, Hilda Ayu Putri Nanda Pratiwi Nanda Regita Cahyaning Putri Nantana, M. Gebryna Rizki Nasrullah, Muhammad Ilham Nina Nila Ziyana Cholidah Nordin Sakke Novia Zalmita Novika Adi Wibowo Nugraha, Rifqi Fauzi Ikbar Nurhasanah Nurhasanah Nurul Ratnawati, Nurul Pertiwi, Ella Prasetyo, Widodo Eko Prastiwi, Mellinia Regina Pratiwi, Seli Septiana Prista, Dynda Pure, Isha Purnamasari, Yana Dwi Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri Mahanani, Putri Putri, Nanda Regita Putri, Rosidatul Halim Najib Rahmat Wirawan Ramli Dollah Ratri, Anugrah Januar Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rifdah Ananda Baharuddin Rizal Hisam Afandi Rizal Sulaiman Rudi Hartono Safitri, Wilis Sukma Sagita, Wilda Nurfi Dera Sahrina, Alfi Sartini, Wahyuni Sauca, Dhinar Mawanti Sejati, Muhammad Daffa Firzatullah Ksatria Selvi Nanda Oktavia Setiawan, Akemat Rio Shrestha, Rajendra Prasad Siti Sendari Sugeng Utaya Sukamto, Amalia Rachmawati Sulistyo, Wahyu Djoko Sumarmi Sutoyo Sutoyo Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syarah Dahlia Syarah Dahlia tabita may hidiyah Tri Agung Suryo Tuti Mutia Vischawafiq Azizah vischawafiq azizah Widodo Eko Prasetyo Widodo Eko Prasetyo Wilis Sukma Safitri Yuda Siswanto Yudi Pratama Yuswanti Arianti Wirahayu Zakiyah Zakiyah Zimo, Huang Zulfan Zulfan