p-Index From 2021 - 2026
8.362
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Publikasi Pendidikan Media Komunikasi Geografi JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Abjadia, International Journal of Education JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi Jurnal Geografi Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Jurnal Wilayah dan Kota Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Belantika Pendidikan Jurnal Graha Pengabdian Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL PENDIDIKAN IPS COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JPIG Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation and Teacher Professionalism Future Space: Studies in Geo-Education Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Geosfera Indonesia INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG API MELALUI SIMULASI MITIGASI BENCANA DI DAERAH GUNUNG SEMERU Bachri, Syamsul; Sumarmi, Sumarmi; Irawan, Listyo Yudha; Masruroh, Heni; Hidiyah, Tabita May; Hakiki, A. Riyan Rahman; Billah, Egi Nursari; Putri, Nanda Regita Cahyaning; Prastiwi, Mellinia Regina Heni; Zimo, Huang
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INCREASING THE CAPACITY OF PRIMARY SCHOOL STUDENTS INVOLCANO ERUPTION DISASTER PREPAREDNESS THROUGH DISASTERMITIGATION SIMULATION IN THE MOUNT SEMERU REGION Indonesia ialah salah satu negara yang rawan terhadap bencana erupsi gunung api. Salah satubencana erupsi gunung api yang yang terjadi adalah Gunung Api Semeru Tahun 2021 dan 2022di Kabupaten Lumajang. Dampak letusan Gunung Api Semeru mengakibatkan banyaknya korbanjiwa. Hal itu membuktikan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat dalam menghadapiancaman dan risiko bencana gunung api. Dengan demikan pentingnya tindakan untukmeminimalisir dampak akibat bencana yang akan datang kedepannya. Dengan adanya kegiatanpengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian dari Universitas Negeri Malang dalam program penelitian dan pengabdian Desentralisasi Fakultas Ilmu Sosial sebagaisalah satu solusi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengurangi risiko bencanagunung api. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pembelajaran kebencanaan dan simulasimitigasi bencana gunung api yang dilaksanakan di Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajangpada sekolah yang terdampak langsung erupsi Gunung Semeru yakni SDN Sumberwuluh 2.Kegiatan pembelajaran kebencanaan dan simulasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuankebencanaan dan pengetahuan simulasi bencana gunung api, serta meminimalisir dampakerupsi Gunung Api Semeru. Metode diakukan dengan 4 tahapan yakni observasi awal,sosialisasi, pelaksanan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran kebencanaandan simulasi bencana perlu rutin dilakukan di sekolah guna memberikan pengetahuankebencanaan sejak dini untuk menghadapi ancaman bencana yang sewaktu waktu dapat terjadi.Dari kegiatan yang dilakukan peserta didik juga mendapatkan pengetahuan, keterampilan dalammelakukan langkah-langkah penyelamatan diri bila terjadi bencana gunung api di sekolah. Indonesia is one of the countries prone to volcanic eruptions. One of the volcanic eruptiondisasters that occurred was the Semeru Volcano in 2021 and 2022 in Lumajang Regency. Theimpact of the Semeru Volcano eruption resulted in many casualties. This proves that the lack ofunderstanding of the community in dealing with the threats and risks of volcanic disasters. Thus,the importance of action to minimize the impact of future disasters. The community serviceactivities carried out by the community service team from the State University of Malang in theDecentralized Research and Service Program of the Faculty of Social Sciences are one of thesolutions to increase community capacity in reducing the risk of volcanic disasters. Thecommunity service activities were carried out with disaster learning and volcano disastermitigation simulations carried out in Sumbermujur Village, Lumajang Regency at a school directlyaffected by the eruption of Mount Semeru, namely SDN Sumberwuluh 2. Disaster learningactivities and simulations aim to increase disaster knowledge and knowledge of volcano disastersimulations and minimize the impact of the eruption of the Semeru Volcano. The method is carriedout with four stages: initial observation, socialization, implementation, and evaluation. The resultsshow that disaster learning and disaster simulation need to be routinely carried out in schools toprovide early disaster knowledge to deal with the threat of disasters that can occur at any time.From the activities carried out, students also gain knowledge skills in carrying out self-rescuesteps in the event of a volcano disaster at school.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VII-G SMP NEGERI 19 MALANG Krista Vika Daryanti Kusuma Enike; Krista Vika Daryanti Kusuma Enike; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i6.2024.19

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada peserta didik kelas VII-G di SMP Negeri 19 Malang pada materi Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini berdasarkan oleh beberapa pertimbangan yang benar-benar ditemukan pada saat melaksanakan pembelajaran di kelas tersebut. Permasalahan yang ditemukan pada kelas tersebut yaitu masih banyaknya peserta didik yang memiliki hasil belajar kurang memuaskan yaitu dibawah nilai 75. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan peserta didik mendapatkan nilai hasil belajar yang rendah. Faktor-faktor tersebut meliputi kurangnya pemahaman tentang materi yang telah diajarkan, kurangnya motivasi belajar peserta didik, kegiatan pembelajaran yang kurang menyenangkan dan kurang diminati oleh peserta didik, maupun pembelajaran yang kurang berpedoman pada karakteristik individu setiap peserta didik. Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi ini, diharapkan peserta didik dapat memperoleh pemahaman tentang materi yang diajarkan dengan baik dan meningkatkan penguasaan materi yang diajarkan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi ini, peneliti bertujuan untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada perbedaan karakteristik setiap peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan dimana sebelum siklus berjalan hanya terdapat 47% peserta didik yang memiliki nilai diatas 75. Pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial meningkat menjadi 62% dan pada siklus kedua hasil belajar peserta didik meningkat kembali menjadi 88%. Hal tersebut menjukkan bahwa dengan diterapkannya pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.
Pemanfaatan Teknologi Geospasial Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Geografi SMA Listyo Yudha Irawan; Aulia Amatullah; Siti Nur Farihah; Alfyananda Kurnia Putra; Nurul Ratnawati; Yuni Auliafani; Isha Pure
Belantika Pendidikan Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Kayon Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47213/bp.v8i2.436

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of geospatial technology-based Pedagogical Content Knowledge (PCK) training as an effort to improve the professional competence of high school geography teachers. This study uses an ex post facto method, with a qualitative descriptive approach and data collection techniques through field observation, documentation, and pre-test and post-test questionnaires. The results of this study indicate that training in the use of geospatial technology based on Pedagogical Content Knowledge (PCK) has a significant effect on improving teachers' professional competencies, including a comprehensive understanding of the integrative concepts of pedagogy, content, and technology, an increase in the use of geospatial platforms such as Google Earth, Inarisk, and Inageoportal, and the ability to link learning materials with the use of spatial data. This activity is a strategic step in encouraging teachers to become more professional and prepared to face the challenges of the 21st century.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Pedagogical Content Knowledge (PCK) berbasis teknologi geospasial sebagai upaya peningkatan kompetensi profesionalitas kepada guru geografi tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto, dengan pendekatan deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi dan pemberian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan pelatihan pemanfaatan teknologi geospasial berbasis Pedagogical Content Knowledge (PCK) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, meliputi memahami secara utuh konsep integratif antara pedagogi, konten, dan teknologi, menunjukkan peningkatan dalam penggunaan platform geospasial seperti Google Earth, Inarisk, dan Inageoportal, serta mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan penggunaan data spasial. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong guru menuju profesionalisme dan kesiapan menghadapi tantangan abad ke-21
Is difficult item relevant to higher cognitive process level?: Proof from the geomorphology topic assessment based on Bloom’s and Marzano cognitive taxonomy Listyo Yudha Irawan; Siti Nur Farihah; Agus Dwi Febrianto; Aulia Amatullah; Nurul Ratnawati; Bayu Kurniawan
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 8 No. 2 (2026): Article in Press
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v8i2.290

Abstract

Assessment of learning outcomes needs to consider the appropriateness between the level of difficulty of questions and the cognitive level being measured, especially in Physical Geography–Geomorphology material that requires higher-order thinking skills (HOTS). This study aims to analyze the relationship between the level of difficulty of questions and cognitive levels as defined by Bloom's Taxonomy and Marzano's Taxonomy. The study employs a quantitative descriptive approach by developing ten essay-type questions classified according to both taxonomies. The difficulty level analysis was conducted using Classical Test Theory (CTT) with the parameter of the proportion of participants who answered correctly. The research results indicate that difficulty levels do not always correlate with cognitive levels. In Bloom's Taxonomy, C1 questions tend to be the easiest, while in Marzano's Taxonomy, C3 questions are actually easier than other levels. This demonstrates that difficulty levels and cognitive levels are two distinct concepts, so the perception that HOTS questions are always difficult is not entirely accurate. In conclusion, the development of assessment instruments must consider the relationship between learning objectives, cognitive levels, and item characteristics. The study recommends integrating HOTS-based learning into geomorphology material through the use of contextual media and geospatial technology to support meaningful assessment and the development of 21st-century skills.
Enhancing Hydro-Spatial Reasoning through a Non-Linear Prezi Framework for Localized Flood Mitigation Education in Kediri City Asri Dyah Kumalasari; Listyo Yudha Irawan; Yusuf Suharto; I Komang Astina
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 3 No. 2 (2026): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v3i2.124

Abstract

While traditional instruction often relies on linear narratives, this study examines how Prezi’s dynamic contextualized through localized flood phenomena in Kediri City enable students to synthesize multi-dimensional environmental risks and adaptation strategies. The research addresses the critical gap in contextual disaster education within the flood-prone Brantas watershed. Adopting a systematic 4D developmental methodology (Define, Design, Develop, and Disseminate), the study encompasses a rigorous needs analysis, instructional design, and empirical trials. The sample involved 32 Grade XI students at SMAK St. Augustinus Kediri and a panel of expert validators. Data were synthesized through Likert-scale questionnaires and qualitative expert feedback to evaluate pedagogical validity and the resultant cognitive transitions. Empirical findings identify a distinct cognitive shift 87% of students demonstrated an advanced ability to correlate Kediri’s flat topography with local inundation susceptibility. Beyond surpassing the 80% validation threshold from subject-matter and media experts, the framework significantly increased active participation in spatial discussions. Participants successfully mapped connectivity between upstream land-use transformations in the Brantas watershed and downstream urban flood risks. The Prezi-based media optimizes geospatial literacy by utilizing a navigation architecture that visualizes the complex connectivity between regional hydro-spatial dynamics and local vulnerabilities. This facilitates a transition from passive consumption to applied spatial reasoning, effectively supporting the Independent curriculum’s objectives. The media demonstrates high pedagogical utility, subsequent iterations should enrich narrative depth and increase the complexity of evaluative tasks to optimize long-term knowledge retention.
Analysis of the Need for Innovative Use of Google Sites in Teaching Inland and Marine Geography Based on Student Characteristics Aulia Amatullah; Listyo Yudha Irawan; Yusuf Suharto; Hidayah Eka Fitriyah
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Special Edition: Renaisans 2nd International Conference of Social Studies
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v2i.24433

Abstract

The development of digital technology in education is important to help students overcome difficulties in learning geography, especially abstract topics such as the hydrological cycle and marine water movements. This study aimed to develop interactive, contextual, and student-centered learning media using Google Sites for geography learning. The research used a Research and Development (R&D) approach with the 4D model, consisting of Define, Design, Development, and Dissemination stages. The study involved 35 students of class X at SMAN 1 Tumpang. Data were collected through classroom observations, questionnaires, and interviews distributed using Google Forms and analyzed descriptively. The results showed that students needed innovative digital learning media. About 68.6% of students preferred learning media containing contextual concepts and real-life examples, while 17.1% preferred collaborative learning features. In addition, 5.7% expected informative maps, and 8.6% wanted interactive quizzes. These findings indicate that Google Sites-based media can support effective and innovative geography learning.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VII-G SMP NEGERI 19 MALANG Krista Vika Daryanti Kusuma Enike; Krista Vika Daryanti Kusuma Enike; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i5.2024.6

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada peserta didik kelas VII-G di SMP Negeri 19 Malang pada materi Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini berdasarkan oleh beberapa pertimbangan yang benar-benar ditemukan pada saat melaksanakan pembelajaran di kelas tersebut. Permasalahan yang ditemukan pada kelas tersebut yaitu masih banyaknya peserta didik yang memiliki hasil belajar kurang memuaskan yaitu dibawah nilai 75. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan peserta didik mendapatkan nilai hasil belajar yang rendah. Faktor-faktor tersebut meliputi kurangnya pemahaman tentang materi yang telah diajarkan, kurangnya motivasi belajar peserta didik, kegiatan pembelajaran yang kurang menyenangkan dan kurang diminati oleh peserta didik, maupun pembelajaran yang kurang berpedoman pada karakteristik individu setiap peserta didik. Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi ini, diharapkan peserta didik dapat memperoleh pemahaman tentang materi yang diajarkan dengan baik dan meningkatkan penguasaan materi yang diajarkan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi ini, peneliti bertujuan untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada perbedaan karakteristik setiap peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan dimana sebelum siklus berjalan hanya terdapat 47% peserta didik yang memiliki nilai diatas 75. Pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial meningkat menjadi 62% dan pada siklus kedua hasil belajar peserta didik meningkat kembali menjadi 88%. Hal tersebut menjukkan bahwa dengan diterapkannya pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.
PENERAPAN FLIPPED CLASS LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS SMPN 16 MALANG Siti Ismi Nur Azizah; Siti Ismi Nur Azizah; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i7.2024.9

Abstract

Abstract: The purpose of applying this flipped class learning model is to facilitate students and provide innovation to teachers in the learning process. The strategy of implementing this activity uses the methods used, including lectures, discussions, literature studies. The results obtained in this activity make grade IX-G students of Junior High School 16 Malang in social studies learning have sufficient provisions in creating effective classes using a Flipped Class Learning (FCL) learning model. The benefits arising from all activities carried out in this article are described through direct and indirect benefits..
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigation terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah pada Mata Pelajaran IPS SMP Alifia Lafi Illiyin; Listyo Yudha Irawan; Emilia Nanda Sartika
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4931

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah adalah salah satu kecakapan penting di abad ke – 21 yang sangat perlu dikembangkan secara terstruktur, sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation mata pelajaran IPS. Rendahnya keterampilan pemecahan masalah siswa ditimbulkan karena adanya dominasi pendekatan cara tradisional dan pola belajar pasif menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian. Penelitian dilangsungkan di kelas VIII SMP Negeri 26 Malang dengan melibatkan 31 siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis & McTaggart dipilih pada penelitian dan diimplementasikan dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian hasil kerja kelompok dan analisis lembar kerja siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada keterampilan pemecahan masalah siswa, yakni dari rata – rata skor 74,17 (kategori tinggi) pada siklus 1 meningkatan skor 83,33 (kategori sangat tinggi) siklus 2. Peningkatan pada siklus 2 dicapai melalui strategi perbaikan berupa pembagian peran yang jelas dalam setiap kelompok serta penggunaan lembar kerja yang lebih menarik dan terstruktur. Bersumber dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengaplikasian model Group Investigation terbukti efektif meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPS di jenjang SMP.
Edukasi Penguatan Identitas Kesenian Bantengan melalui Nilai-Nilai dan Karakteristik sebagai Warisan Budaya Lokal Kota Malang Ahmad Wildan Syidad; Sulas Nuranira; Farikha Maghfiratul Hijjah; Moh Andre Fahmi Sugara; Listyo Yudha Irawan; Mey Lafaiza Sukmaning Haresa; Alifia Lafi Illiyin; Siti Haeriyah; Risma Agustia Putri
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 4 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i4.13197

Abstract

Indonesia possesses a rich diversity of intangible cultural heritage that must be preserved through education to remain relevant to younger generations. One of the local cultural heritages of Malang City is the Bantengan traditional performance, which embodies historical, philosophical, character-building, and cultural identity values, yet students' understanding of these meanings remains limited. This community service program aimed to strengthen the identity of Bantengan by providing education on its values and characteristics as a form of local cultural heritage. The program employed a participatory educational approach consisting of preparation, educational sessions, interactive discussions with Bantengan practitioners, educational quizzes, and evaluation and reflection. The results showed that participants actively engaged in all activities, demonstrated a better understanding of the history, values, and characteristics of Bantengan, and developed greater awareness of the importance of preserving local culture. The discussion indicated that the involvement of cultural practitioners and interactive learning methods contributed to improving participants' understanding while supporting culture-based character development. In conclusion, local culture-based education is an effective strategy for strengthening students' cultural identity while promoting the sustainable preservation of Bantengan traditional art.
Co-Authors A. Riyan Rahman Hakiki AA Sudharmawan, AA Abdul Barid Ade Yulyanto Adi Jafar Adip Wahyudi Agung Chandra Darmansyah Agus Dwi Febrianto Agus Dwi Febrianto Ahmad Wildan Syidad Ahmad Zaini T.S Akemat Rio Setiawan Akhmad Amri adillah Alamanda Putri Alfia Munawaroh Alfyananda Kurnia Putra Alif Erfika Nurjanah Alifia Lafi Illiyin Amatullah, Aulia Ana Yulina Anang Ma’ruf Anggit Priadmojo Anna Yulia Astuti Annisa Nur Rasyidah Annisa Nur Rasyidah Annisa Rahmawati Ayuningtyas Annisa Rahmawati Ayuningtyas Aqilah Kusuma Wardhani Ardiansyah, Zunan Faruq Ardyanto Tanjung Arjita, Rendra Asri Dyah Kumalasari Asri, Sinta Yunita Sariningtyas Aulia Amatullah Auliafani, Yuni Ayu Nazar Ayu Purwitasari Ayuningtyas, Annisa Rahmawati Azizah, Vischawafiq Azril Chairil Azzahra, Nadia Husna Basofi Andri Saifanto Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Betty Masruroh Billah, Egi Nursari Binti Robita Budi Handoyo Chairil, Azril Christian Agustino Boro Damar Panoto Damar Panoto Denisa Aulia Pratiwi Denny Setia Purnama Devia Ayu Eilena Dewanti, Vita Nuraini DEWI RAHMAWATI Dicky Arinta Dicky Setiawan Diky Al Khalidy Dinda Novita Sari Dwi Fitriani Dwiyono Hari Utomo Dynda Prista Eaadawiyyah, Rabieaah AL Egi Nursari Billah Eli Hendrik Sanjaya Ella Pertiwi Elok Nailatus Sa'idah Emilia Nanda Sartika Emilia Nanda Sartika Endratno Budi Santosa Estrayudha Nurrizqi Fadel Mahardhika Setiawan Fajar Setiawan Yuliano Farikha Maghfiratul Hijjah Farizki Dwitri Nurdiansyah Fatiya Rosyida, Fatiya Fazriyani, Felinda Febrian Arrya Withuda Feri Fahrian Maulana Fionna George Firdausa, Ayunda Laras Fitriani Yulianti Galih Fajar Sukoco Ghozali, Sahidan Almas Gilang Aulia Herlambang Gilang Aulia Herlambang Hadi Soekamto Haidar Maulana Hakiki, A. Riyan Rahman Hakiki, A.Riyan Rahman Hanifa Ahmad Mufid Hartono, Rudi Hidayah Eka Fitriyah Hidiyah, Tabita May Huang Zimo Husna Diah I Komang Astina Ibnu Abdillah Alawy Ifan Deffinika Ilyas Rois Syafi'i Imran Rosyadi Irfan Helmi Pradana Isha Pure Istikomah, 5Nurul Mufida Julaika Sri Lestari Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Krisna Rendi Awalludin Krista Vika Daryanti Kusuma Enike Krista Vika Daryanti Kusuma Enike Kurniawan, Novian Candra Lela Wahyu Ning Tyas Mahmud Zakariyah Mapa, Mohammmad Tahir Masruroh, Heni Meliana Sasi Madyaningtyas Mellinia Regina Heni Prastiwi Mey Lafaiza Sukmaning Haresa Moh Andre Fahmi Sugara Mohammad Tahir B Mapa Muhammad Nurul Huda Muhammad Zaki Gymnastiar Putra Muhammad Zaki Gymnastiar Putra Mujahid, Hakim Ikhwan Musatapa Abd Talip Nabila Nabila Nadifa, Hilda Ayu Putri Nailul Insani Nanda Pratiwi Nanda Regita Cahyaning Putri Nantana, M. Gebryna Rizki Nasrullah, Muhammad Ilham Niken Dia Agustin Nina Nila Ziyana Cholidah Nordin Sakke Novia Zalmita Novika Adi Wibowo Nur Kahfi Mukhlisin Anwar Nurhasanah Nurhasanah Nurul Ratnawati, Nurul Pertiwi, Ella Prasetyo, Widodo Eko Prastiwi, Mellinia Regina Prastiwi, Mellinia Regina Heni Pratiwi, Seli Septiana Prisca Maulidianang Purnamasari, Yana Dwi Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri Mahanani, Putri Putri, Nanda Regita Putri, Nanda Regita Cahyaning Putri, Rosidatul Halim Najib Rafi Sulthan Rizqullah Rahmat Wirawan Ramli Dollah Ratih Pramesthi Ratri, Anugrah Januar Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rifdah Ananda Baharuddin Risma Agustia Putri Rizal Hisam Afandi Rizal Sulaiman Rudi Hartono Safitri, Wilis Sukma Sagita, Wilda Nurfi Dera Sahrina, Alfi Salsabila Rahma Sartini, Wahyuni Sauca, Dhinar Mawanti Sejati, Muhammad Daffa Firzatullah Ksatria Selvi Nanda Oktavia Setiawan, Akemat Rio Shalsabilla Aulia Putri Shrestha, Rajendra Prasad Siti Haeriyah Siti Ismi Nur Azizah Siti Ismi Nur Azizah Siti Nur Farihah Siti Sendari Soelistijo, Djoko Sugeng Utaya Sulas Nuranira Sulistyo, Wahyu Djoko Sumarmi Sutoyo Sutoyo Syakiratul Fitriah Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syarah Dahlia Syarah Dahlia tabita may hidiyah Tri Agung Suryo Tuti Mutia vischawafiq azizah Wahyu, Hyundra Zakiya Putri Widodo Eko Prasetyo Wijaya, Andhika Ananda Wilis Sukma Safitri Wita Oktafia Yuda Siswanto Yudi Pratama Yuni Auliafani Yustisia Ayu Safitri Yusuf Suharto Yuswanti Arianti Wirahayu Zakiyah Zakiyah Zimo, Huang Zulfan Zulfan