Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK TURUNAN HASIL OLAHAN MADU DAN BEE POLLEN LEBAH KELULUT PADA KELOMPOK PETERNAK LEBAH MILENIAL DESA TELAGA LANGSAT, TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN Istikowati, Wiwin Tyas; Sunardi, Sunardi; Lismana Sari, Ratih Afrida; Arung, Enos Tangke; Paramita, Swandari; Manullang, Julinda Romauli; Nugroho, Dimas Fajar; Romadhon, Muhammad Rizky
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2816

Abstract

This community service activity was motivated by the significant potential for developing honey and bee pollen businesses from stingless bees (Trigona sp.) in Telaga Langsat Village, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. Although the stingless bee population is quite abundant and millennial breeders have been active in cultivation, utilization of the harvest is still limited to the sale of raw honey with low economic value. Therefore, this activity aims to increase the added value of products through training in the manufacture of processed honey and bee pollen derivative products, such as honey jam. The implementation method included socialization, technical demonstrations, and direct practical assistance with a participatory approach. Evaluation was carried out through observation of participant skills, satisfaction questionnaires, and product feasibility tests. The results of the activity showed an 85% increase in participants' knowledge and skills, and the production of processed product prototypes ready for commercial development. This activity successfully fostered entrepreneurial motivation among young breeders and opened up opportunities for local economic development based on stingless bee farming products.
Coastal Community Assistance in the Nusantara Sekerat Festival in Sekerat Village, East Kutai: Pendampingan Masyarakat Pesisir dalam Festival Sekerat Nusantara di Desa Sekerat, Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur Paramita, Swandari; Phyerpives, Alan Andre; Putri, Astri; Ariyani, Ariyani; Mianti, Julia; Sari, Marfiani Nirma Nadya; Zalianty, Sefty; Ningsih, Tri Setya; Woge, Yohanes Donbosco Ndopo; Nadira, Zalsa
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2026): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v3i1.3704

Abstract

Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, memiliki potensi wisata bahari sekaligus kekayaan budaya lokal yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi wisata dan budaya masyarakat pesisir kepada khalayak luas. Namun, pelaksanaan festival masih menghadapi tantangan, antara lain kurangnya informasi penunjang destinasi, minimnya media edukasi budaya, serta belum adanya pemetaan fasilitas umum yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan Festival Sekerat Nusantara melalui pendampingan masyarakat pesisir Desa Sekerat. Metode yang dilakukan meliputi pembuatan informasi petunjuk arah destinasi wisata di Desa Sekerat, pembuatan infografis tentang Adat Belian Semega sebagai warisan budaya lokal Desa Sekerat, serta pemetaan fasilitas umum yang menunjang pelaksanaan Festival Sekerat Nusantara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aksesibilitas informasi wisata, tersedianya media edukasi budaya yang menarik dan mudah dipahami, serta data fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam pengembangan kegiatan wisata berbasis masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat pesisir dalam penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara, sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan pelestarian budaya lokal Desa Sekerat.
Uji Organoleptis Lip Serum Berbasis Red Palm Oil Eunike, Eunike; Toruan, Vera Madonna Lumban; Paramita, Swandari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21194

Abstract

Red palm oil merupakan olahan dari minyak sawit yang mengalami modifikasi pada tahap pemucatan agar dapat mempertahankan kandungan karotenoidnya sebagai prekursor vitamin A sekaligus sebagai antioksidan yang berasal dari Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan melalui uji organoleptis lip serum berbasis red palm oil. Metode penelitian yang digunakan yakni non eksperimental dengan pendekatan deskriptif menggunakan uji hedonik formulasi lip serum red palm oil. Pada penelitian ini dilakukan uji organoleptis menggunakan skala hedonik berdasarkan tiga kriteria yakni aroma, tekstur, dan warna. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan formulasi lip serum red palm oil pada formula 1 lebih diminati dari segi aroma sedangkan formula 2 lebih diminati dari segi warna. Akan tetapi dari segi tekstur formula 1 maupun formula 2 sama-sama diminati.  
Comparison of Melanin Index Before and After Using Facial Serum Based on Propolis and Stingless Bee Honey from East Kalimantan: Perbandingan Indeks Melanin Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Serum Wajah Berbasis Propolis Dan Madu Kelulut Lebah Tanpa Sengat Asal Kalimantan Timur Setiawan, Alnavi Arif; Paramita, Swandari; Toruan, Vera Madonna Lumban
Jurnal Riseta Naturafarm Vol. 3 No. 1 (2026): J Riseta Naturafarm
Publisher : B-Creta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrn.v3i1.3035

Abstract

Hiperpigmentasi kulit,yang dipicu oleh peningkatan produksi melanin akibat paparan faktor risiko seperti radikal bebas, menjadi isu dermatologis yang dapat berdampak negatif pada kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan indeks melanin dalam penggunaan serum wajah yang diformulasikan dari propolis dan madu kelulut lebah tanpa sengat asal Kalimantan Timur, yang diyakini memiliki potensi anti-hiperpigmentasi berkat kandungan tinggi senyawa fenolik, flavonoid, dan antioksidan alaminya. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pre test-post test, melibatkan 20 orang relawan mahasiswa laki-laki Universitas Mulawarman dengan masa intervensi dan observasi selama empat belas hari. Pengukuran indeks melanin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan mexameter® MX-18. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata kadar melanin subjek meningkat dari 307,07 sebelum pemakaian menjadi 312,34 sesudah pemakaian serum. Meskipun terjadi peningkatan secara deskriptif, uji Paired Sample t-Test  menyimpulkan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,273). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan serum wajah berbasis propolis dan madu kelulut lebah tanpa sengat selama empat belas hari tidak menghasilkan perbedaan indeks  melanin yang bermakna secara statistik.
Implementasi Kampus Berdampak: Konservasi Pakan Lebah Kelulut di Desa Telaga Langsat, Tanah Laut Istikowati, Wiwin Tyas; Sunardi, Sunardi; Lismana, Ratih Afrida; Nugroho, Dimas Fajar; Romadhon, Muhammad Rizki; Arung, Enos Tangke; Paramita, Swandari
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21697

Abstract

Pengembangan budidaya lebah kelulut (Trigona spp.) di Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan pakan yang stabil, terutama di luar musim berbunga dan ancaman bencana ekologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan utama untuk meningkatkan resiliensi ekosistem pakan kelulut lokal melalui introduksi dua spesies tanaman nektar unggul, yaitu Xanthostemon chrysanthus (Golden Penda) dan Antigonon leptopus (Air Mata Pengantin), sekaligus meningkatkan estetika lanskap desa. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi penanaman yang dilaksanakan melalui aksi gotong royong. Tahap persiapan melibatkan pengukuran awal pengetahuan mitra (pre-test), dan penanaman dilakukan dengan teknik berbasis agroforestri. Evaluasi program dilaksanakan menggunakan indikator kuantitatif berupa tingkat partisipasi sosial, peningkatan pengetahuan mitra (post-test), dan Tingkat Kelangsungan Hidup (Survival Rate, SR) tanaman yang dimonitoring selama tiga bulan pertama. Dari total 500 bibit yang diintroduksi, Tingkat Kelangsungan Hidup mencapai 91,0%, didukung oleh partisipasi gotong royong warga desa yang mencapai 87,5%. Peningkatan pengetahuan mitra mengenai manajemen pakan terukur sebesar 35% pada skor post-test. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa model intervensi dual-spesies pakan dapat menciptakan jaring pengaman ekologis bagi kelulut dan meningkatkan ketahanan ekonomi mitra, memperkuat implementasi Kampus Berdampak. Secara konklusif, program ini berhasil mengintegrasikan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) ULM dengan nilai-nilai kolektif lokal (gotong royong) untuk menciptakan solusi yang adaptif dan berkelanjutan terhadap krisis pakan di tingkat desa.
The use of animal manure for improving chemical properties of degraded Ultisol, yield, and secondary metabolic of Zingiber montanum Palupi, Nurul Puspita; Kesumaningwati, Roro; Subeki, Subeki; Mujiono, Kadis; Sofian, Sofian; Paramita, Swandari; Arung, Enos Tangke
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.111.4847

Abstract

Ultisols in Indonesia have the potential for agricultural development, but the soils have low pH and nutrient contents that hinder plant growth and yield. Using animal manure can be an alternative to improve soil productivity and crop yields. This study aimed to examine the effects of animal manure on the chemical properties of Ultisol, yield, and secondary metabolic of Zingiber montanum. The treatments tested were combinations of types of manure (cow and chicken manure) and manure application levels, namely P0 (control), P1 (cow manure 20 t/ha), P2 (cow manure 40 t/ha), P3 (cow manure 60 t/ha), P4 (chicken manure 20 t/ha), P5 (chicken manure 40 t/ha), and P6 (chicken manure 60 t/ha). The results showed that the application of chicken manure of 60 t/ha increased N and P contents of the soil, and the application of cow manure of 60 t/ha increased soil cation exchange capacity. The application of cow manure of 60 t/ha gave the highest plant height, the number of leaves, and the number of at 18 weeks after planting, while the application of chicken manure dose of 60 t/ha produced the longest plant roots. The highest fresh and dry rhizome weight was observed for the 60 t/ha cow manure treatment. The highest secondary metabolic levels in each parameter were found in dry rhizomes (phenolic, flavonoid, and tannin) and fresh rhizomes (phenolic and flavonoid), with the highest tannin compound in the treatment of 40 t chicken manure/ha. The application of chicken manure at a dose of 60 t/ha resulted in a strong antioxidant yield in fresh and dry rhizomes.
Phytochemical Composition, and Antioxidant Activity of Stingless Bee (Heterotrigona Itama) Propolis for Wound Healing Potentials Sukmana, Mayusef; Paramita, Swandari; Yasir, Yadi; Wahyuningsih, Sri; Mandang, Idris; Ramdan, Iwan Muhammad; Sawitri, Endang; Tarigan, Daniel
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i1.203

Abstract

Background: Propolis from stingless bees Heterotrigona itama(H.itama) is a promising natural product with diverse biomedical applications. However, its bioactivity and antioxidant for wound healing remain poorly understood. This study aimed to evaluate phytochemical profile, and antioxidant activity of H. itama propolis collected from land forest in Kalimantan, Indonesia.Methods: Qualitative phytochemical screening was performed to identify secondary metabolites, and antioxidant capacity was assessed using the DPPH radical scavenging assay with ascorbic acid as a reference standard. The result of the phytochemical content and antioxidant activity will be compared with the literature study on wound healing.Results: Phytochemical tests showed the presence of flavonoids, saponins, tannins, phenolics, triterpenoids, terpenoids, and DPPH assay revealed  antioxidant activity with an IC₅₀ value of 159.91 ppm compared to 2.71 ppm for ascorbic acid.Conclusion: H. itama propolis biologically active, demonstrating  antioxidant potential linked to its phenolic and flavonoid content. These findings support that phytochemical content and antioxidant activity are  potentials for wound healing.
Penguatan Pembelajaran Sekolah Dasar Filial Berbasis Literasi dan Kreativitas di Keraitan, Bengalon, Kutai Timur Swandari Paramita; Abiyyu Rizqullah Putra Herlambang; Muthia Marilda; Daffa Muhammad Tito; Efrata Paembonan; Muhammad Fitri Afriansyah; Mutina Hariyanti; Nur Hamsiah; Nur Kamila; Rossalinda Budi Permatasari; Surliana Dewi
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 4 No. 2 (2025): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/2cwny556

Abstract

Sekolah Dasar filial di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan pendidikan bagi anak-anak di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan sarana pembelajaran serta metode pengajaran yang masih konvensional menjadi tantangan dalam penguatan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pembelajaran berbasis literasi dan kreativitas sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar filial. Program ini berlangsung di SD Filial Bengalon yang memiliki 32 siswa dan 3 orang guru. Program dilaksanakan melalui tiga bentuk kegiatan utama, yaitu penguatan literasi dan kreativitas siswa melalui kelas cerita dan puisi serta pembelajaran sains dengan media daur ulang; edukasi kesadaran hukum melalui kelas hukum mini, permainan edukatif mengenai hak dan kewajiban, serta mural bertema sekolah taat aturan; dan pembuatan media pembelajaran geografi lokal berupa peta desa, poster edukatif mitigasi bencana, serta pameran media geografi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan literasi dan kreativitas, meningkatnya pemahaman siswa terhadap hak, kewajiban, dan aturan, serta ketersediaan media pembelajaran geografi lokal yang kontekstual. Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif model pemberdayaan pendidikan berbasis literasi, kreativitas, dan kearifan lokal untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah dasar pedesaan.
Co-Authors Abda Abda Abdillah Iskandar Abdul Mu’ti Abiyyu Rizqullah Putra Herlambang Adelia, Ananda Rizky Aditiya Setyorini Akhmad, Nuralam Al Wafi, Rangga Al-Qadhri, Farhan Mustaqim Aldisa, Olga Olivia Alhawaris, Alhawaris Alif Bareizy Alkhairi, Alif Naufal Aman S. Panggabean Aminyoto, Meiliati Andre Kusuma Ruslim Anggraini, Dinda Ardy, Ari Arifin, Camelia Ananda Arius, Yudhy Ariyani, Ariyani Ariyanto Ariyanto Ariyanto Asdiyanti, Asning Asrianti, Tanti Bahar, Gita Wahyuni Bakhtiar, Rahmat Bara Al-Ayubi W Boenjamin, Abdul Azis Christiane, Stephani Cicih B. Purnamasari Daffa Muhammad Tito Danial Danial Danial Daniel Tarigan Daniel, Hendrico Deni Deni Desy Merindasari Devina RS. Pardosi Devina Ruth Sheylen Pardosi Dewi Guntar Rachmawatiningtyas Dewi, Januartha Kisari Dina Lusiana Setyowati Djoen Herdianto Efi Fitriani Efrata Paembonan Emil Bachtiar Moerad Endang Sawitri Enos T. Arung Enos Tangke Arung, Enos Tangke Eunike, Eunike Eva Marliana, Eva Evi Fitriany Fajarrahadi, Baihaqi Faradillah, Azizah Fauziah Bahar Fenny Yunita Fikriah, Ika Gita, Almanda Hafifah, Nabela Hary Nugroho Hasan, Musdalifa Hasanah, Balqis Badi’ul Ibnu Sina Ibrahim, M Idris Mandang, Idris Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Indayanto, Poetra Raqhib Irawiraman, Hadi Iskandar Muda Istikomah, Puput Izma, Hayatun Joshua Gaza Dirgantara Tandirogang Juliansyah Roy Kadis Mujiono, Kadis Kevin Sanjaya Khemasili Kosala Kim, Soo-Ya Kim, Yong-ung Kusuma, Irawan W. Lasmito Lasmito Lasmito Lembayung, Salsabila Sekar lestari, winda Lilies A. Astuti Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati Lilis A. Astuti Lismana Sari, Ratih Afrida Lismana, Ratih Afrida Listiyawati, Listiyawati M. Aris A. Widodo M. Khairul Nuryanto M. Surya Tiyantara Magdaleni Agustina Rahayu Mahendra, Raka Huda Manalu, Shary Uly Actaviany Mangara Tua, Ivan Joalsen Manullang, Julinda Romauli Mapalidara , Alfina Marihot Pasaribu Masruhin, Muhammad A. Masyhudi Amir Masyhudi Masyhudi Maulida, Artha Maulida, Eva Titania Meiliati Aminyoto Meliany, Dea Mianti, Julia Mita Ellyana Ashadi Mohammad Aris Mona Zubaidah Moriko Pratiningrum Mu'ti, Abdul Muhammad Fitri Afriansyah Muhammad Khairul Nuryanto Muhammad Rasyid, Muhammad Muhammad Rizqan Khalidi Muhammad Surya Tiyantara Muhammad Yusuf Aditya Prawira Mulyati, Yohana Fransiska Muthia Marilda Mutina Hariyanti Nadira, Zalsa Naibaho, Rima Christine Natalie Nataniel Tandirogang Nazilla Nazilla Netty Maria Naibaho Ningsih, Tri Setya Noor Hijriyanti Shofiana Al Rasyid Nova, Dewa Made Rama Noverita Febriani Nugraha, Prayoga Adhi Nugroho, Dimas Fajar Nur Hamsiah Nur Kamila Nur Rahmawaty, Nur Nurul Puspita Palupi Nurwijayanti Nuryanto, M. Khairul Nuryanto, Muhammad Khairul Olga F Tantiwi Nurdin Ompusunggu , Novelin Yohana Patabang, Agustinus Patrisia, Putri Phyerpives, Alan Andre Pratiwi, Melynda Dyah Prilandy Jayastri Purnamasari , Cicih Bhakti Putri, Astri Putro, Trijono Patono Qhuzairi, Muhammad Rezwan Qisyam, Muhammad Rachmad Mulyadi, Rachmad Raharjo Ari Suwasono Rahma, Khairunnida Rahmat Bakhtiar Rais, Ariandi Ramadina, Renova Ramdan, Iwan Muhammad Ramdani, Dheanne Puteri Riadh, Dellysa Naomi Riananda , Meidya Rizqi Romadhon, Muhammad Rizki Romadhon, Muhammad Rizky Rongre, Jumiati Ronny Isnuwardana Roro Kesumaningwati Rossalinda Budi Permatasari Ruth Djalung Safira Dhia Rahmawaty Sajid, Muhammad Rakan Sallata, Kaka Batara Salsabila, Devita Oktaviani Sandi, Dita Ayulia Dwi Sardjitha, Ni Made Karmini Belva Sari, Marfiani Nirma Nadya Sari, Regita Wulan Sarita, Nadia Rahma Sarwani, Aura Agustin Sembiring, Rinawati Serliana, Selvi Setiawan, Alnavi Arif Setiawan, Muhammad Irwan Setyasih, Iya Sholihatuz Zahro, Abidah Siburian, Adi Silvia Anitasari Sinaga, Panuturi Ratih Elizabeth Thresna Sinaga, Tumpak Situmorang, Rico Jeryanto Sjarif Ismail Soetomo Soewarto Soleha Adipinasthika Putri Sri Hastati Subeki Subeki Sunafiah, Anis Sunardi Sunardi Surliana Dewi Sutiman B. Sumitro Syafrizal Syafrizal Syahdumawarta, Lirana Imute Syaidhina, Rachel Syafa Syella Chintya Dewi Takdir, Azizah Qothrunnada Tambunan, Naomi Christy Natasha Tiyantara, Muhammad S. Tololiu, Ayub Agus Toruan, Vera Madonna Lumban Trijono Patono Putro Trikortea E. Cahyasit Tua, Ivan Joalsen Mangara Verry Asfirizal Wafi, Viky Hibatu Wahitdah, Nur Wahnadita Rahman Wardani, Ni Luh Sudi Wiwin Tyas Istikowati Woge, Yohanes Donbosco Ndopo Yadi Yadi Yasir Yadi Yasir Yani, Sinar Yuda, Ananda Fitra Yung Kang Shen Yuniati Yuniati Yustye Yustye Zahrah, Asma’ Thufailah Zainal Abidin Zalianti, Alya Aditia Zalianty, Sefty