Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN PENGARUH LALU LINTAS ANGKUTAN SAWIT TERHADAP PEMELIHARAAN JALAN PADA RUAS LUBUK BATANG – SUKA PINDAH Abdul Kadir Fajarudin; Herry Wardono; Aleksander Purba
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban lalu lintas merupakan faktor utama pada kerusakan perkerasan. Setiap pengulangan beban lalu lintas yang lewat pada permukaan jalan akan menimbulkan pengaruh terhadap penurunan kondisi struktur perkerasan dan umur rencana perkerasan jalan. Pada ahirnya akan mempengaruhi biaya pemeliharaan jalan. Penelitian ini mencoba mengkaji pengaruh lalu lintas angkutan sawit terhadap pemeliharaan jalan pada ruas Lubuk Batang-Suka Pindah. Langkah-langkah penelitian secara garis besarnya terbagi atas : pengumpulan data lalu lintas, data perkerasan dan analisis. Pengumpulan data lalu lintas mencakup komposisi kendaraan, koefisien beban sumbu kendaraan, dan volume lalu lintas harian. Untuk data perkerasan yang diukur adalah tebal masing-masing lapisan, komposisi campuran, dan juga modulus elastisitas untuk masing-masing lapisan. Perhitungan struktur perkerasan dan perencanaan lapis tambah (overlay) dengan menggunakan metode AASHTO (1993). Analisis dilakukan untuk menghitung tebal lapis tambah pada jalan Lubuk Batang – Suka Pindah agar mampu melayani beban lalu lintas kendaraan yang melewatinya selama periode analisis. Tebal lapis tambah pada jalan Lubuk Batang – Suka Pindah hasil perhitungan akibat beban angkutan sawit adalah 6 cm, jalan yang di overlay sepanjang 30 km, lebar 4,5 m dengan biaya total Rp. 10.889.428.850. Pembebanan biaya pemeliharaan ditanggung oleh instansi yang mendapat manfaat lebih dari jalan tersebut, yaitu perusahaan perkebunan sawit sebagai akibat dari kontribusi beban lalu lintas kendaraan sawit.
Studi kelayakan rencana gedung parkir Islamic center kota Tangerang Selatan Achmad Nasuhi; Aleksander Purba; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Center adalah wadah tempat berkumpulnya kaum muslim untuk melakukan aktivitas beribadah, belajar, berdagang, serta bermusyawarah, dimana dalam setiap aktivitas yang menimbulkan banyaknya orang yang berdatangan ke tempat ini keluhan yang utama adalah tempat parkir. Ditambah lagi dalam Kawasan ini juga terdapat bangunan-bangunan yang beraktivitas tinggi yaitu bangunan pasar modern BSD, terminal type C, kantor Pertanahan Tangerang Selatan serta kantor Ketahanan Pangan Tangerang Selatan. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dibangunnya gedung parkir sebagai solusi dari tidak tertampungnya kendaraan yang ingin beraktivitas di Islamic center. Sebelum melangkah ke proses perencanaan sampai dengan pembangunan harus dilakukan pengkajian terhadap bangunan parkir tersebut dalam bentuk kajian kelayakan (Feasibilty Study). Analisis yang dilakukan dalam artikel ini adalah analisis kelayakan secara regulasi, analisis lokasi dan lingkungan, analisis pendekatan dan konsep perancangan. Analisis terhadap aturan tentang tata ruang dan peraturan daerah tentang gedung sangatlah mungkin untuk dibangun gedung parkir ditambah dari analisis lokasi dan lingkungan adalah lokasi milik pemerintah kota Tangerang selatan yang terletak sangat strategis berada dalam Kawasan perekonomian, perdagangan dan perkantoran, pencapaian akses ke rencana gedung sangat mudah dan secara analisis tapak sangat leluasa untuk mengolah rencana bangunan parkir secara optimal.
IDENTIFIKASI KETIDAKSESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN PADA KAWASAN SEMPADAN SITU TERHADAP RENCANA TATA RUANG Nova Choiriyyah; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.527

Abstract

Situ Ciledug merupakan salah satu dari 7 Situ yang ada di Kota Tangerang Selatan. Situ yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Pada awalnya memiliki luas 32 Ha, namun kini luas Situ hanya 20,52 Ha dengan luas sempadan 31,84 Ha. Hal itu terjadi karena banyaknya alih fungsi lahan yang dipergunakan untuk daerah permukiman, bisnis dan industri. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dilakukan Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Ciledug Terhadap Rencana Tata Ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Tangerang Selatan terhadap rencana tata ruang khususnya pada lokasi Situ Ciledug sebagai bahan evaluasi dan bahan pengambilan kebijakan lebih lanjut. Metode analisis yang digunakan adalah analisis survei, analisis kesesuaian kebijakan pemanfaatan ruang dengan penggunaan lahan pada sempadan situ, analisis ketidaksesuaian penggunaan lahan sempadan situ berdasarkan kriteria pemanfaatan ruang. Berdasarkan analisa permasalahan didapatkan beberapa kesimpulan yaitu Penggunaan lahan yang ada di Sempadan Situ Ciledug terbagi atas 12 (dua belas) klasifikasi, dengan sebagian besar yaitu penggunaan lahan perumahan seluas 3,93 ha. Pola ruang sempadan Situ Ciledug yaitu sebagai Kawasan Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH) memiliki luas 0,92 ha. Sementara untuk kawasan sempadan danau atau waduk memiliki luas 7,7 ha. Jumlah bangunan di Sempadan Situ Ciledug memiliki jumlah 450 unit bangunan. Fungsi bangunan yang dilakukan analisis terbagi atas 77 (tujuh puluh tujuh) klasifikasi. Bangunan yang memiliki kesesuaian fungsi lahan yaitu berjumlah 22 (dua puluh dua) unit bangunan, dan tidak sesuai berjumlah 494 (empat ratus sembilan puluh empat) unit bangunan
Penerapan Beton Kekuatan Awal Tinggi Untuk Percepatan Pekerjaan Jembatan Cast in Place Balanced Cantilever Prestressed Box Girder Susanto, Darmawan Adi; Purba, Aleksander; Murdapa, Fauzan
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.778 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v1n1.11

Abstract

Percepatan konstruksi jembatan telah menjadi alternatif populer yang digunakan dalam pembangunan jembatan baru. Di Indonesia saat ini, masih banyak konstruksi jembatan Cast in Place Balanced Cantilever Prestressed Box Girder. Sebagai studi kasus, kajian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang – Solo Seksi 1, dalam lingkupnya proyek ini harus menyelesaikan 3 buah jembatan box girder yaitu Jembatan Banyumanik 1 (170m’), Jembatan Banyumanik 2 (384 m’) dan Jembatan Gedawang (470m’). Percepatan masa konstruksi dilakukan dengan mempersingkat cycle time metode balanced cantilever dari 7 hari menjadi 5 hari, dengan mengurangi durasi curing time beton dari 3 hari menjadi 2 hari. Pada umur 2 hari kuat tekan beton harus mencapai 80%* f’c (33.20 MPa) untuk keperluan prestressing tendons. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan campuran beton kekuatan awal tinggi, membandingkan campuran beton dengan penambahan beberapa produk superplastisizer ditinjau dari aspek nilai slump dan kuat tekan, serta mendapatkan campuran beton dengan kuat tekan 80%*f’c (33.20 MPa) pada umur 2 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (trial mix) dengan menambahkan superplastisizer sikament LN dosis 1.7%, Glenium C-315 dosis 1.2% dan ViscoCrete 3110 ID dosis 1.2% selanjutnya dilakukan uji kuat tekan pada umur 1,2,7 dan 28 hari. Benda uji berupa silinder beton Ø15 x 30 cm dengan jumlah sampel 72 buah dan kuat tekan rencana 41.5 MPa. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai slump ketiga campuran diatas 20 ± 2 cm, kuat tekan rerata tertinggi pada umur 1,2 dan 7 hari pada campuran beton dengan Glenium C-315 1.2% (26.85 MPa, 37.52 MPa dan 44.78 MPa) dan umur 28 hari pada campuran beton dengan Sikament LN 1.7% sebesar 51.33 MPa, kuat tekan karakteristik tertinggi umur 28 hari pada campuran beton dengan Sikament LN 1.7% sebesar 49.55 MPa dan kuat tekan beton umur 2 hari yang sudah mencapai 80% f’c (33.20 MPa) didapat pada campuran beton dengan Glenium C-316 1.2% sebesar 37.52 MPa dan ViscoCrete 3110 ID 1.2% sebesar 36.40 MPa.
Perencanaan Pengembangan Aspek Teknis Operasional Dan Finansial Pengelolaan Sampah Kabupaten Mesuji Farid, Sulton; Purba, Aleksander
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.517 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v1n2.45

Abstract

Timbunan sampah di Kabupaten Mesuji dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, karena aktivitas yang berasal dari perumahan, industri, perdagangan dan jasa, fasilitas kesehatan, pasar dan fasilitas umum. Bersamaan dengan kondisi lingkungan tersebut, adanya tuntutan MDGs yaitu memberikan pemenuhan layanan sanitasi lingkungan pada wilayah pemukiman, domestik dan industri, penanganan pelayanan persampahan menjadi salah satu bagian yang penting demi menuju lingkungan yang sehat dan bersih seperti yang diinginkan oleh sebagian masyarakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menghitung pengurangan, penanganan serta memproyeksikan sampah menggunakan indikator Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2012 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Hasil analisis data diketahui pada tahun 2030 timbulan sampah yaitu sebesar 28,04 ton/hari dengan pengurangan sampah ditargetkan mencapai 50%. Agar pengelolaan menjadi lebih baik, dibutuhkan peningkatan kualitas pengurangan sampah dengan menambah sarana dan prasarana persampahan. Pada penanganan sampah dibutuhkan penambahan unit motor sampah, kontainer pasar, arm roll truk pasar, compactor truck, TPS 3R dan arm roll truk ke TPA. Estimasi biaya pengelolaan sampah dari TPS Ke TPA adalah sebesar Rp 587.028.141,-/m3/tahun. Estimasi besaran retribusi sampah yang didasarkan atas biaya operasional dan pelayanan untuk masing – masing kepala keluarga pada tahun 2030 adalah Rp. 4.203,-
Evaluasi Kinerja Simpang (Studi Kasus : Simpang Polsek Sukarame) Purba, Daniel Bungaran; Purba, Aleksander; Michael
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.373 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v2n1.54

Abstract

The Polsek Sukarame Intersection is an intersection close to the Institut Teknologi Sumatera (ITERA) campus and the exit of Trans Sumatra toll gate. The increase in the volume of traffic in Bandar Lampung as well as the development of commercial areas around the intersection may cause traffic congestion so that it may cause problems in the future. Therefore an evaluation is needed to determine the feasibility of the performance of the Polsek Sukarame Intersection.This research aims to evaluate the performance of the intersection in 2020 by planning performance improvements. The planned intersection performance improvement is level. The main reference used in this research is PKJI 2014. This research uses primary data (environmental conditions and intersection geometry data) and secondary data (traffic flow on the intersection data). Primary data is obtained by direct observation, while secondary data comes from the data of a previous researcher. Based on the evaluation results, the Polsek Sukarame Intersection in 2020 is still feasible to operate according to the PKJI 2014 because the DJ (degree of saturation) value is <0.85. It is predicted that the degree of saturation will exceed 0.85 in 2033, so it requires performance improvements in a level manner. In general, the planned performance improvements include planning for widening approaches, roundabouts, and signalised intersection. The most optimum widening scheme of the approach is the combination scheme with the width of the Ryacudu approach of 10.00 m; Airan of 8.00 m; Senopati of 6.00 m; and Suhaimi of 10.00 m. Roundabout planning requires a minimum diameter of 30 m. It is recommended to use a 3-phase arrangement APILL junction with a widening approach. Cycle time is between 51-100 seconds. The maximum value of the degree of saturation is 0.40 and the maximum average delay of the intersection is 6.25 sec/veh, resulting in a service level indicator between indicators A and B. All these plans require sufficient land acquisition to facilitate the implementation of these plans.
Studi Penggunaan Beton Pracetak untuk Pembangunan Saluran Irigasi pada Musim Hujan Chuing, Andrew Suryadi; Murdapa, Fauzan; Purba, Aleksander
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.253 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v2n1.56

Abstract

Indonesia was often referred as an agrarian country, whereas an agrarian country is a country where the majority of its citizens work as farmers. With such large number of farmers and fields which are scattered around the country, agricultural infrastructure become one of the most important aspect in the process of building the country. Every year, Kementrian PUPR are offering projects which connected to agricultural infrastructure, whether it’s the construction of a new irrigation system or a rehabilitation of an old irrigation system. Irrigation system are typically build using concrete with on-site casting method. In irrigation system construction, unlike those in housing/ high rise building, concrete casting cannot be done when it’s raining. Rain could seep into the concrete mix and ruin the concrete quality due to excessive water content. One of the alternatives of this problem is by using precast concrete. Studi Penggunaan Beton Pracetak untuk Pembangunan Saluran Irigasi pada Musim Hujan will compare the effectiveness of using precast concrete method with on-site casting method in irrigation system concrete construction in Monsoon Season. This study will be done using analytical method with 3 case samples, which located in Sumatera Selatan and Lampung province. Analysis shows that on-site casting method in irrigation system concrete construction during Monsoon Season are very ineffective, where the concrete work achievement rate of the Monsoon Season is significantly worse compared to the Dry Season. Whereas, precast concrete method in irrigation system concrete construction during Monsoon Season have the same effectiveness compared to Dry Season.
KARAKTERISTIK PENUMPANG DALAM PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KERETA API MENUJU PELABUHAN BAKAUHENI Mutmainnah, Siti; Purba, Aleksander; Utoyo , Bambang; Sukmana, Irza; Suharno, Suharno
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v3n2.80

Abstract

Angkutan umum penumpang rute Rajabasa – Bakauheni yang digunakan saat ini dirasa kurang nyaman. Pola pergerakan orang di ruas jalan di Provinsi Lampung pun tidak berimbang dengan pertumbuhan penanganan jalannya. Rencana pembangunan kereta api menuju pelabuhan Bakauheni akan mengurangi pembebanan pada jalan raya dan memberikan pemilihan moda baru kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna kendaraan dalam pemilihan moda transportasi kereta api rencana. Penelitian ini dilaksanakan dengan membagikan kuisiner kepada penumpang kapal ferry yang melakukan perjalanan dari/ke Pelabuhan Bakauheni – Merak dengan cara pengambilan sampel data menggunakan teknik simple random sampling. Hasil uji Chi-square dan Cramer’s V menunjukkan bahwa faktor karakteristik penumpang yang memiliki hubungan yang sangat erat dalam memilih moda kereta api rencana yaitu tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, jumlah pendapatan per bulan dan jumlah biaya transportasi.
Penggunaan Sistem Cakar Ayam Modifikasi (CAM) pada Area Gerbang Tol IC Musi Landas Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung, Sumatera Selatan Purba, Aleksander; Notonegoro, Agung; Despa, Dikpride
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v4n1.90

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Ruas Kayu Agung - Palembang - Betung Paket IV seksi 2A memiliki panjang 15,2 km + 3,4 km untuk Interchange (IC) Musi Landas. Kondisi tanah pada area proyek tol Kayu Agung – Palembang– Betung yang merupakan mayoritas adalah tanah lunak menyebabkan sulitnya melakukan pekerjaan tanah. Differential settlement yang terjadi pada ruas tol sebelumnya yaitu di Gerbang tol Kramasan dan dampak dari kendaraan Over Dimension and Over loading (ODOL) inilah yang mendasari penggunaan sistem Cakar Ayam Modifikasi (CAM) pada area gerbang tol IC Musi Landas, untuk memitigasi risiko yang terjadi di ruas sebelumnya. Sistem CAM masih mampu menjaga kerataannya karena adanya pipa-pipa CAM yang ditancapkan ke dalam tanah (tanah timbunan) memiliki kemampuan untuk mendukung gaya vertikal ke bawah, gaya vertikal ke atas (sebagai angkur yang mampu menyatukan pelat dengan permukaan tanah agar pelat tidak terangkat – tidak terjadi gap / celah antara tanah dengan permukaan bawah pelat), mendukung momen yang besar ke semua arah, mendukung gaya horizontal (rotasi pipa) ke semua arah. Kekakuan Sistem CAM ini menjaga terjadinya perbedaan penurunan dalam jangka panjang (Jaminan Desain CAM 10 Tahun) dibandingkan dengan konstruksi lain yang diterapkan di atas timbunan yang sama.
Review Desain Pekerjaan Struktur Saluran Pasangan Batu Kali (DS-5) dengan Saluran Pracetak Sebagai Sarana Pendukung Jalan di Area Tol Kayuagung Palembang Betung Paket II Seksi 3 Despa, Dikpride; Novalia, Astri; Purba, Aleksander
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v4n1.91

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumatera Selatan semakin maju. Salah satunya dalam bidang transportasi yaitu pembangunan Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung. Pembangunan jalan tol ini merupakan bagian untuk peningkatan kebutuhan akan prasarana jalan raya di Jalan Lintas Sumatera sehingga diharapkan bisa mengatasi permasalahan kemacetan yang terjadi pada ruas jalan utama. Adanya pembangunan jalan tol Trans Sumatera diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sekitar dan nasional.Jalan tol. Pada pelaksanaan konstruksi jalan tol diperlukan analisis terhadap sistem drainase jalan sebagai penunjang kinerja jalan tol. Pelaksanaan pembangunan saluran drainase telah berjalan menggunakan pasangan batu kali. Pada proses dikaji ulang untuk pelaksanaan pembangunan saluran drainase lokasi STA 79+000–79+400 menggunakan metode saluran pracetak. Dengan memperhitungkan dan membandingkan metode mana yang memberikan keuntungan dari segi biaya dan waktu dalam pelaksanaan pembangunan saluran drainase. Hasil yang diperoleh dari analisis biaya dan waktu yaitu dari segi waktu metode pracetak lebih efisien dibandingkan metode pasangan batu kali dimana untuk pelaksanaan lapangan yang akan lebih cepat selesai. Namun untuk biaya yang lebih rendah dapat menggunakan metode pasangan batu kali.
Co-Authors - - Alfiansyah Abdilah, Muhammad Mashardi Abdul Kadir Fajarudin Achmad Junaedi Achmad Nasuhi Adhi, Santoso Waskito Adi Pratomo Adi Pratomo Agung Notonegoro Agung, Damar Agus Karsa Yudha Agus Salim Agus Setiawan Ahmad Samti Anom Alexander, Yogi Alfarido, Atreyu Alfiansyah, - - Amril Ma&#039;ruf Siregar amril maruf siregar Andera, Frengky Andi Hermawan Andika Wiwaha Andre Jonathan Siagian Andrew Suryadi Andrian Setiawan Andriati, Lika Anggraeni, Imelda Delima Annisa, Mufidah Aulia ARAINA DWI RUSTIANI Ardinal Saputra Arief, Eldowan Armijon . Armijon Armijon ARMY JOHN Atreyu Alfarido August Riko Suryahana Adipati Azis Juandi Bambang Utoyo banu palaka Batara, M Bima Depati Pratama Canggah Abiyyu Ali'in Saputri Caroline Fadhillah Agnestina Hartono Choiriyyah, Nova Chuing, Andrew Suryadi Desrio Aref Yuga Saputra Desy Mei Dina Dharma , Arie Satria Dian Novita Sari, Dian Novita Diana Nur Afni Didik Santoso Dikpride Despa Dikpride Despa DIKPRIDE DESPA Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride, Dikpride Divia Indira Arifin DODDY MEIDIANSYAH Dody Fasola Doharman Lumban Tungkup Dwi Herianto Dwi Herianto DWSBU, Chatarina Niken Ecca Urbita Kanedi Saihu Eddy Ristanto Efriana, Fita ELZA NOVILYANSA Even Ahmad Fauzi Farid, Sulton Farli Aldian Hasanuddin Fauzan Murdapa fazlina amalia sunes Ferdy Zulian Arsy Fernando, Alfred Ferry Desromi Fica Pinggungan Firmansyah Firmansyah Novandaya Fita Efriana Fitra, Rifandy G. Gunawan Galih Kusuma Adi Galih Rio Prayogi Giantara, Oldebes Temy Gigih Forda Nama Habibi , Budi Muhammad Habibi, Naufal Hadyan Arifin Bustam Hamonangan, Indra Hariadi Tri Pambudi Havis, Muhammad Al Herlambang, Firman HERMAWITA Herri Wardono Herry Wardono I Wayan Diana Ihwan Ika Kustiani Iqbal Attaqi Abel Irawan, Ali Irfian, M Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Isharyanto Iskandar Pani Ismail Ismail Ismail Iwan Julisman Jaya, Eka Putra Jesicha Nainggolan Julisman, Iwan Junaedi, Tasan Kadek Edi Artana karami, muhammad Karmolo, Irwan Kasri Patakom Kholbuniah, Megalensi Kumar, Hetzy Mericuri Kurniawan, M. Tito Kusnadi Kusnadi Kusnadi Kustiani , Ika Lidya Theonthein Marcelina Sinaga LIKA ANDRIATI Liza Rosalita LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani Lutfi , Ahmad Rizal M Saba Yunizar Mardalenna IF MARDIANA Mardiana Mardiana Marianza, Yuda Mebro, Helson Megalensi Kholbuniah Meutia Nadia Karunia Michael Mohammad Leksi Budianto Mohd Isneini Muh Sarkowi Muhamad Choirudin K Muhammad Al Havis Muhammad Irvan Muhammad Irvan muhammad karami muhammad karami Muhammad Karami Muhammad Ridho Utomo Murdapa, Fauzan Murni Mustaqima, Tazkia Mustika Rahmadini Mutia Septriandini Naibaho, Theresia Monika Nainggolan, Jesicha naufal habibi Niken, Chatarina Notonegoro, Agung NOVA CHOIRIYYAH Novalia, Astri Noviansah, Try Oki Endrata Wijaya Oldebes Temy Giantara Oman Jaya Patakom, Kasri Pinggungan, Fica Poppy Nitiranda Faizah Praja, Rozak Pratama, Bima Depati Prigato, Teja Primo, Sulthan Aditia Purba, Daniel Bungaran Putra, M Darmawan Radiansyah, Rizki Rahayu Sulistiyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu, Nadya Priartanti Rahmad Syah Putra Rahmadini, Mustika Ratna Widyawati Ratna Widyawati Rinanda Putri Widyasti Rio Trianto Rio, Roma Riri Arinda Adama Risuli Utama Rizal Ardiana Rosalita, Liza Rozak Indra Praja Saihu, Ecca Urbita Kanedi Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra, Sasana Sentanu, Wayan Yogie Septriandini, Mutia Setiawan, Andrian Shahnaz Nabila Fuady Shahnaz Nabila Fuady Siagian, Andre Jonathan Silvia Ruhma Dewi, Niky Siregar, Amril Ma'ruf siregar, amril maruf Siti Mutmainnah Siti mutmainnah Siti Nurul Khotimah Sopilawati, Rahma Sri Waluyo Sri Waluyo Subhan Haris Affandy Sudirmansyah Sudirmansyah Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Sukamto Sulistiyorini, Rahayu Sultan , Masri Nur sunes, fazlina amalia Susanto, Darmawan Adi SUSI YANTI Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Arifin Tazkia Mustaqima Tedy Murtedjo theresia monika naibaho Toni Hidayat Toni Prasetiawan Tri Pambudi, Hariadi Trisko Defriyansa Trisya Septiana Utomo, Muhammad Ridho Utoyo , Bambang Wahyudi, Ahmat Wayan Yogie Sentanu Widyasti, Rinanda Putri Widyawati , Ratna wisnu andika jaya Yogi Alexander YULIA RAHMAWATI Yuliantini Eka Putri Yunita , Diana