p-Index From 2021 - 2026
7.353
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Urgency of Transforming Indigenous Knowledge into Contextual Science Practicum Activities: A Preliminary Study among Preservice Science Teachers and Science Educators Ahmad Aris Arifin; Agus Ramdani; A. Wahab Jufri; Satutik Rahayu
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 2 (2026): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i2.20281

Abstract

This preliminary study aimed to examine the need for validated instructional support in transforming Sasambo indigenous knowledge into contextual science practicum activities for preservice and in-service science teachers. A descriptive survey design was employed involving 100 respondents, consisting of 76 preservice science teachers from Biology, Physics, and Chemistry Education programs and 24 in-service science teachers. These groups were selected to obtain complementary perspectives: preservice teachers represent future science educators who require contextual pedagogical preparation, whereas in-service teachers provide practical insights from classroom practice. Data were collected using an online questionnaire comprising nine closed-ended items related to the availability of science learning resources, the integration of Sasambo local wisdom into science learning, and the need for validated instructional support. The questionnaire was reviewed by experts to ensure content validity and tested for internal consistency to confirm instrument reliability. Descriptive statistics, including frequencies and percentages, were used to analyze the data. The findings revealed substantial gaps in current science learning support. Most respondents perceived science learning resources and portals as limited (82%), reported difficulty finding complete instructional materials (83%), and experienced challenges in accessing reliable and expert-validated resources (87%). The integration of Sasambo local wisdom into science learning was also limited, as 81% of respondents had never connected Sasambo local wisdom with science learning, 82% had difficulty integrating it into science content, and 87% had never implemented Sasambo-based ethno-practicum activities. In contrast, respondents expressed strong support for the development of an integrated learning platform: 98% indicated the need for a portal providing complete and validated instructional materials, 93% agreed that a Sasambo ethno-practicum portal would support innovative learning design, and 96% emphasized the need for reconstructed ethno-Sasambo data. These findings highlight the urgent need to develop validated, contextual, and accessible ethno-practicum learning support to facilitate the transformation of indigenous knowledge into meaningful science practicum activities.
Developing Discovery-Based Flip E-Module to Support Undergraduate Students Collaboration Ifa Muhimmatin; Dinicen Viclara; Iis Ni'matul Jannah; Satutik Rahayu
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15499

Abstract

The implementation of discovery learning in plant systematics course requires learning media that can be used by undergraduate students. The learning media must have a user-friendly design and accessibility so that it can be used in the field. This study aims to develop a flip e-module as learning media in the discovery learning to enhance undergraduate students' collaboration. This research is a Research and Development with 4D model with four stages: define, design, develop, and disseminate. The feasibility decision is based on various tests carried out including expert validation tests, readability tests, and classroom application tests by implementing flip e-module in discovery learning model. The results of expert validation and practicality tests indicate that the flip e-module is valid and no revision required. The results of the implementation test indicate that there is an increase in the quality of student collaboration with mean score from 75 to 84. The role of e-modules in discovery-based learning is to facilitate groups’ collaboration in carrying out the discovery activity stage. Further research in quasi-experimental design is needed to observe the effectiveness of e-modules.
Pelatihan Penggunaan KIT Peraga Bandul Matematis Berbasis Sensor Sebagai Sumber Belajar Inovatif Berbasis STEM untuk Guru MGMP Kabupaten Lombok Timur Satutik Rahayu; Sutrio; Kasnawi Al Hadi; Syahrial A; Roviq Wijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan sumber belajar inovatif berbasis teknologi di kalangan guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam pembelajaran materi bandul matematis yang selama ini cenderung menggunakan alat peraga konvensional dengan tingkat akurasi pengukuran yang rendah serta belum terintegrasinya pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara utuh dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor sebagai sumber belajar inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep fisika sekaligus melatih keterampilan saintifik dan rekayasa peserta didik secara terpadu. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan dalam bentuk workshop, serta pendampingan, yang melibatkan para guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap konsep bandul matematis dan pemanfaatan teknologi sensor setelah mengikuti pelatihan, sebagaimana terlihat dari kemampuan guru dalam mengoperasikan KIT peraga, menganalisis data hasil pengukuran, serta merancang ulang kegiatan praktikum berbasis STEM secara lebih mandiri dan kreatif. Respons para peserta terhadap pelatihan juga sangat positif karena mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi sensor ke dalam pembelajaran fisika yang selama ini dianggap abstrak oleh sebagian besar siswa. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru MGMP Fisika Kabupaten Lombok Timur, serta berpotensi menjadi sumber belajar inovatif berorientasi STEM yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di masing-masing sekolah melalui program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.
Pengembangan KIT Fisika Berbasis Photogate Sensor Terintegrasi STEM Solusi Modern Alat Praktikum Rahayu, Satutik; Sutrio; Al Hadi, Kasnawi; Wijaya, Roviq; Ahmad, Imam Mulkhair
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vh5vrk85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan KIT Fisika berbasis sensor photogate yang terintegrasi dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sesuai dengan batasan masalah, tahapan penelitian hanya dilaksanakan sampai pada tahap Development (Pengembangan) untuk mengukur tingkat kelayakan teoretis produk. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi yang dinilai oleh 2 orang ahli (materi dan media) serta 23 orang guru fisika sebagai praktisi pembelajaran. Data hasil validasi kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan indeks Aiken's V. Hasil penelitian memaparkan tiga tahapan awal: (1) Tahap Analysis mengidentifikasi kebutuhan alat peraga mekanika yang presisi melalui pemanfaatan teknologi sensor; (2) Tahap Design menghasilkan purwarupa KIT fisika beserta panduan yang memadukan keempat disiplin STEM; dan (3) Tahap Development menunjukkan bahwa KIT Fisika berbasis sensor photogate memperoleh nilai indeks Aiken's V pada rentang 0,92–0,99 untuk setiap indikator, dengan persentase kelayakan sebesar 97% dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil uji kevalidan, dapat disimpulkan bahwa produk KIT Fisika berbasis sensor photogate terintegrasi STEM yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan dan siap untuk dilanjutkan ke tahap uji coba lapangan (implementasi) dalam pembelajaran Fisika.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan PhET Simulations Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Fluida Stati Qurtubi, Galih Ilqi; Wahyudi; Rahayu, Satutik
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/7tvgva87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan PhET Simulations terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi fluida statis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam pembelajaran fisika serta masih dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional di sekolah. Materi fluida statis yang bersifat abstrak menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Keruak dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulations dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 siswa per kelas. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk soal uraian yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-*t*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan peningkatan nilai rata-rata kelas eksperimen dari 50 menjadi 59. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh t hitung = 2,101 > t tabel = 2,002 dengan nilai signifikansi < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulations terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi fluida statis. Penerapan model ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, mempermudah pemahaman konsep fisika, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan sistematis dalam menyelesaikan permasalahan.
Tren Penelitian Pengembangan Bahan Ajar Menggunakan Model Dick and Carey dalam Pendidikan IPA Rizka Sofia Irawan; Muhammad Isro’ Hidayatullah; Satutik Rahayu; I Putu Artayasa
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.285

Abstract

Pengembangan bahan ajar IPA yang berkualitas memerlukan kerangka desain pembelajaran yang sistematis untuk mendukung pembelajaran bermakna serta penguasaan kompetensi abad ke-21, sehingga Model Dick and Carey menjadi salah satu pendekatan yang paling banyak digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, fokus kajian, dan arah perkembangan penelitian terkait pengembangan bahan ajar menggunakan Model Dick and Carey dalam konteks pendidikan IPA. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik terhadap publikasi terindeks Scopus pada periode 2016–2025, dengan proses seleksi literatur mengikuti alur PRISMA serta analisis data menggunakan Scopus Analytics dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah publikasi yang signifikan, khususnya pada periode pascapandemi, dominasi artikel jurnal sebagai jenis dokumen utama, kontribusi geografis yang kuat dari Amerika Serikat dan Asia Tenggara, serta fokus tematik utama pada desain pembelajaran, pengembangan modul, dan integrasi teknologi pembelajaran. Analisis kata kunci juga mengindikasikan adanya pergeseran penelitian dari kajian konseptual menuju implementasi bahan ajar digital, media interaktif, dan pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi. Disimpulkan bahwa Model Dick and Carey tetap relevan dan adaptif sebagai kerangka kerja dalam pengembangan bahan ajar IPA. Implikasinya, model ini dapat dijadikan landasan dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis bukti, sementara penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi integrasi STEM, pembelajaran berbasis kompetensi, serta konteks implementasi yang lebih beragam.
Co-Authors 'Ardhuha, Jannatin A, Syahrial A. Wahab Jufri Agus Abhi Purwoko Agus Ramdani Ahmad Aris Arifin Ahmad Busyairi, Ahmad Ahmad Harjono Ahmad Harjono Ahmad Harjono Ahmad, Imam Mulkhair Akbar, Zainul Al Hadi, Kasnawi Alhadawiah, Sabila Alhadi, Kasnawi Amanah, Prelia Dwi Andi Fatimatul Islamiah Andi Fatimatul Islamiah Ansumarwaty, Febiyanti Ardhuha, Jannathin Arif Budianto Arif Budianto Aris Doyan Arsis Doyan Azizah, Nur Rahmania Berliani, Dwiki Bramastia Bramastia Burhanuddin Denda Nadia Miranti Detri, Nur Fadilah Aning Detri, Nur Fadilah Aning Dewi Alya Nabilla Dewi, Bq Intan Patmala Dinicen Viclara Dinicen Viclara Erni Yunita Erni Yunita Erni Yunita, Erni Faresta, Rangga Alif Fathurrahman Fauziah, Husrin Fidya, Karina Alma Fitirana Lugi G. Gunawan Gemilang, Annastasya Maharani Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hadi, Kasnawi Al Hadi, Zul Jalal Haeroni Haeroni Hairunnisyah Sahidu Hairunnisyah Sahidu Hanipa, Ria Haqqi, Miftah Arinal Hidayati, Parni Hikmawati Hikmawati Hikmawati . Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati Hikmawati*, Hikmawati I Gde Mertha I Wayan Gunada I Wayan Gunada I Wayan Gunada I Wayan Gunada Ida Suprayanti Ifa Muhimmatin Ifa Muhimmatin, Ifa Iis Ni’matul Jannah Irman Muliadi Islamiah, Andi Fatimatul Islamiah, Andi Fatimatul Isti Ayua Diani Jamaluddin Jannah, Mardiatul Jannatin Ardhuha JANNATIN ARDHUHA, JANNATIN Jannatin ‘Ardhuha Joni Rokhmat Joni Rokhmat Kasnawi Al Hadi Kasnawi Al Hadi Kesipuddin Kesipuddin Kesipuddin, Kesipuddin Kosim Kosim Kosim . Kosim Kosim Kurniadin, Muh. Zikron Laili Niswatun Sani M. Zulfikar Syuaib Mei Lina Wulandari Miskul Ruliyanti Mohtar, Siti Hasmah Muh Makhrus Muh. Makhrus Muh. Zikron Kurniadin Muhamad Khairul Azmi Muhammad Isro’ Hidayatullah MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Taufik MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Zuhdi Muliadi, Irman Muntari Muntari Muntari Muntari Ni Ketut Anggriani Ni Luh Putu Pebri Artayani . Ni Nyoman Sri Putu Verawati Nina Nisrina Nisa Hidayatullah Nisa Hidayatullah Nisrina, Nina Nur Fadilah Aning Detri Nur Lestari Nur Rahmania Azizah Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih P. Ayu Suci Lestari Prelia Dwi Amanah Puryadi Puryadi Putri Kurnia Suwandari Putri, Via Franciska Yolanda Putut Bayuaji Qurtubi, Galih Ilqi Ria Hanipa Riska Dia Sapitri Riska Dia Sapitri Rizka Sofia Irawan Roni Abdani Ronodirdjo, Muhammad Zuhdi Roviq Wijaya Ryya Aulia Assiri Ryya Aulia Assirri Sari, Rosita Sarwanto Sarwanto Siti Hasmah Mohtar Suci Yeritia Sulistiana, Lina Susilawati - Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Syahrial A Syahrial Ayub Syahrial Ayub Syahrial Ayub, Syahrial Syarful Annam Tanwiruddin Trisno Setiawan, Trisno Verawati, NNSV Via Franciska Yolanda Putri WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wijaya, Roviq Zainuri, Baiq Nabila Saufika Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkarnaen ‘Ardhuha, Jannatin