Articles
Pengembangan E-Modul IPA Berbasis PjBL (Project Based Learning) Pada Materi Pencemaran Lingkungan
Sulistiana, Lina;
Rahayu, Satutik;
Jamaluddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v6i4.10742
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbasis PjBL (Project Based Learning) pada materi Pencemaran Lingkungan yang layak digunakan kedalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R & D). Prosedur yang digunakan mengacu pada model 4D yang ditemukan oleh (Thiagarajan et al,.1974). Model ini terdiri dari 4 langkah yaitu define, design, develop, and disseminate, penelitian ini berfokus pada tahap develop. Lembar validasi digunakan untuk mendapatkan data yang dikumpulkan atau dibutuhkan dan mengukur hasi penilaian dari validator yang terdiri dari validator ahli materi, ahli Bahasa dan ahli media. Tahap validasi produk yang dikembangkan terdiri dari E-Modul IPA beserta perangkat pendukung seperti ATP, Modul Ajar dan LKPD. Teknik analisis data untuk mengukur kelayakan e-modul menggunakan indeks Aiken’s V. Hasil validasi oleh ketiga validator yaitu tiap komponen e-modul dan perangkat pembelajaran masuk pada rentang 0,75-0,81, artinya rata-rata nilai tiap komponen perangkat pembelajaran tersebut masuk dalam kriteria valid untuk dapat diuji cobakan kepada peserta didik.
Pelatihan Penggunaan KIT IPA Bagi Guru dan Siswa SMP N 1 Sakra Lotim
Rahayu, Satutik;
Harjono, Ahmad;
Gunada, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmsi.v1i1.4
Abstrak: Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pelatihan penggunaan KIT IPA bagi guru SMP N 1 Sakra. Laboratorium  merupakan sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan bagi siswa. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untuk kelancaran proses belajar mengajar. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari bertempat di Ruang laboratorium  SMP N 1 Sakra. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan pengetahuan serta keterampilan tentang penggunaan KIT IPA SMP. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan pelatihan. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena sebagian besar guru dan siswa belum faham tentang penggunaan alat KIT IPA. Setelah mengikuti kegiatan ini para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan bagaimana memanfaatkan laboratorium sebagai sarana pembelajaran.  Kata kunci: Pelatihan,, KIT, IPA
Pendampingan Kelompok Guru IPA Di SMPN 3 Batukeliang dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran K-13 untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Verawati, Ni Nyoman Sri Putu;
Wahyudi, Wahyudi;
Ayub, Syahrial;
Rahayu, Satutik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmsi.v1i1.6
Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada para guru di SMP Negeri 3 Batukeliang dalam mengembangkan perangkat pembelajaran IPA sesuai kurikulum K-13 untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu melakukan serangkaian kegiatan In Service Training (IST) dan On Service Training (OST). Kegiatan In Service Training (IST) dilakukan dengan menggunakan pendekatan andragogis yang mengedepankan metode ceramah, diskusi, dan presentasi. Hasil kegiatan IST telah meningkatkan pemahaman guru tentang konsep pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbasis K-13. Selanjutnya, kegiatan On Service Training (OST) dilaksanakan pada saat guru menyusun Perangkat pembelajaran IPA yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Waktu pelaksanaan kegiatan selama 4 (empat) bulan dengan luaran yang dihasilkan, yaitu: a) jasa, berupa meningkatnya kompetensi guru yang terlibat dalam kegiatan pelatihan dalam menyusun perangkat pembelajaran IPA berbasis K-13, b) produk, berupa tersusunnya perangkat pembelajaran IPA berbasis K-13 Perangkat yang dimaksud adalah silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta bahan ajar (buku ajar dan LKS) untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa Kata kunci: Perangkat pembelajaran IPA, kemampuan berpikir kritis
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Simulasi Virtual PhET Terhadap Kemampuan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik
Hanipa, Ria;
A, Syahrial;
Rahayu, Satutik
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4128
Model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET adalah suatu tahapan pembelajaran mengikuti langkah-langkah model inkuiri terbimbing yang didukung oleh penggunaan simulasi virtual PhET sebagai laboratorium virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik di kelas XI MIPA MA NW Lendang Nangka. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA MA NW Lendang Nangka yang berjumlah 62 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 peserta didik dan kelas XI MIPA-2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 20 peserta didik. Sebelum diberikan perlakuan, kedua sampel tersebut diberikan tes awal untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan konsep kelas kontrol dan eksperimen bersifat homogen. Artinya sebelum dilakukan perlakuan, keduanya memiliki kemampuan yang sama. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan t-test polled variance dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji prasyarat menunjukkan data terdistribusi normal dan homogen, sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan analisis menggunakan menggunakan uji-t, Berdasarkan hasil analisis data, yaitu , sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan simulasi virtual PhET berpengaruh terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik di kelas XI MIPA-1 MA NW Lendang Nangka.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Stad Dengan Media PhET Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Peserta Didik Kelas XI di SMAN 1 Lingsar
Azizah, Nur Rahmania;
Rahayu, Satutik;
Zuhdi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4132
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET terhadap hasil belajar fisika peserta didik; (2) pengaruh sikap ilmiah tinggi dan sikap ilmiah rendah terhadap hasil belajar fisika peserta didik; (3) pengaruh interaksi antara model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain penelitian Faktorial Desig 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Lingsar, sampelnya terdiri dari dua kelas yang di pilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh dua kelas yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 35 peserta didik yang menggunakan model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 35 peserta didik yang menggunakan model konvensional dengan materi yang sama yaitu gelombang bunyi. Intrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes pilihan ganda sebanyak 15 soal yang telah diuji hasil validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal dan daya beda soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata posstest kelas eksperimen adalah 78,23 dan kelas kontrol sebesar 74,70, kedua kelas terdistribusi normal dan homogen. Data yang diperoleh terlebih dahulu diuji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalur dengan sel tak sama berbantuan SPSS 21 dengan nilai Sig 0,000 sehingga H0A ditolak dan H1B diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh model cooperative leaning tipe STAD dengan media PhET berpengaruh terhadap hasil belajar; (2) Sikap ilmiah peserta didik berpengaruh terhadap hasil belajar; (3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model cooperative learning tipe STAD dengan media PhET dan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika peserta didik.
Trends in Project-Based Learning for Developing Critical Thinking Skills in Science Education: A Bibliometric Review
Zulkarnaen, Zulkarnaen;
Rahayu, Satutik;
Artayasa, I Putu
International Journal of Science Education and Science Vol. 2 No. 1 (2025): March
Publisher : Balai Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56566/ijses.v2i1.258
This study examines the role of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing critical thinking skills in science education, focusing on research published from 2019 to 2024. The primary objective is to analyze trends in the literature related to PjBL and its impact on students' critical thinking, with an emphasis on integrating Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) education. A bibliometric approach was used, analyzing data from academic databases such as Scopus and Google Scholar, using tools like Publish or Perish 8 and VOSviewer. The results show a significant increase in publications on PjBL, particularly regarding critical thinking and STEM integration. Key themes such as problem-solving, collaboration, and the use of digital tools have gained prominence. The study also highlights the growing interest in technology-enhanced PjBL, especially in hybrid and online learning environments. PjBL is shown to effectively foster critical thinking by engaging students in real-world, inquiry-based projects. Future research should explore the role of digital tools in PjBL and its long-term impact on students' problem-solving abilities.
Pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk keefektifan presentasi yang menarik dan komunikatif
Rahayu, Satutik;
Hadi, Kasnawi Al;
Wahyudi;
Sutrio
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6601
Mayoritas mahasiswa menggunakan dan membuat power point secara manual sebagai media pembelajaran dalam menunjang proses belajar mengajar di kelas. Seiring dengan perkembangan teknologi, upgrade pengetahuan dan penguasaan teknologi menjadi suatu tuntutan kewajiban khususnya bagi mahasiswa agar tidak mengalami ketertinggalan teknologi. Media pembelajaran semakin beragam dan menyajikan berbagai fitur menarik dan kemudahan bagi pengguna. Hal tersebut memotivasi tim pengabdi untuk melakukan edukasi dan juga pelatihan IT menggunakan aplikasi Artificial Intelligence (AI) yaitu Gamma APP agar dapat mendukung pengembangan media pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa sebagai peserta dalam pemanfaatan media AI. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari cara pembuatan powerpoint menggunakan aplikasi gamma app hingga menjadi media yang siap digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pemanfaatan AI; 3) Pendampingan dalam pembuatan powerpoint menggunakan gamma app; 4) Focus group discussion pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Hasil yang diperoleh dari pengolahan data keseluruhan indikator adalah peserta setuju bahwa pelaksanaan pelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang mendalam dan sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri peserta.
Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Tahu Menjadi Tepung Okara Sebagai Bekal Pelatihan Mahasiswa KKN
Rahayu, Satutik;
Alhadi, Kasnawi;
Berliani, Dwiki;
Akbar, Zainul;
Gemilang, Annastasya Maharani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Limbah ampas tahu banyak dijumpai di berbagai tempat usaha produksi tahu. Hal ini mengakibatkan pencemaran. Limbah ampas tahu sebaiknya dimanfaatkan sebagai produk. Pemanfaatan tepung ampas tahu atau tepung okara menjadi produk pangan akan berpeluang menjadiusaha peningkatan pendapatan rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu mengenalkan tentang pengolahan produk pangan berupa pembuatan tepung aksara ke mahasiswa peserta KKN. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: survei analisis situasi mitra yang terdiri dari 10 mahasiswa KKN; persiapan pelaksanaan kegiatan; workshop pembuatan tepung aksara; serta evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu adanya minat dan ketertarikan mahasiswa untuk memanfaatkan limbah ampas tahu sebagai bahan untuk membuat tepung aksara. Hal ini terlihat dari antusias mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pada tahap evaluasi juga diketahui bahwa mahasiswa tertarik untuk mengembangkan produk berupa tepung aksara yang memiliki nilai ekonomi sehingga berpeluang untuk dijadikan usaha baru dengan harapan dapat menambah pendapatan rumah tangga.
Pelatihan Penggunaan Media Fliping Book Terintegrasi Kearifan Lokal Sebagai Sumber Belajar Tambahan Guru
Rahayu, Satutik;
Gunawan;
Harjono, Ahmad;
Kurniadin, Muh. Zikron
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7918
Pelatihan penggunaan media flipping book terintegrasi kearifan lokal sebagai Sumber Belajar Tambahan Guru bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi flipping book yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal sebagai sumber belajar tambahan. Pelatihan ini mengajarkan cara menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan relevan dengan budaya lokal, sehingga dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Guru akan diberikan pengetahuan tentang penggunaan teknologi flipping book, termasuk cara membuat, mengedit, dan menyajikan materi secara interaktif. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya memasukkan unsur-unsur kearifan lokal dalam konten pembelajaran untuk menjaga keberlanjutan budaya dan meningkatkan relevansi pembelajaran bagi siswa. pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, beragam, dan terhubung dengan realitas budaya siswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memupuk rasa kecintaan siswa terhadap warisan budaya lokal mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi; 3) Pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi oleh guru; 4) Focus Group Discussion (FGD) pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Manfaat secara nyata bahwa, siswa lebih mudah mengakses panduan belajar dan termotivasi untuk belajar lebih baik. Penggunaan media fliping book dalam pembelajaran akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi ajar ke siswa, siswa dapat membaca kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan bantuan aplikasi atau web yang dapat diakses menggunakan handpone
Efek Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Jigsaw Terhadap Penguasaan Konsep Fisika
Verawati, Ni Nyoman Sri Putu;
Rahayu, Satutik;
Detri, Nur Fadilah Aning
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.647 KB)
|
DOI: 10.58258/jisip.v4i1.1126
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Jigsaw terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas XI SMAN 1 Kediri. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian posttest only control group. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 1 Kediri tahun pelajaran 2018/2019 dengan teknik pengambilan cluster random sampling. Terdapat dua sampel yang diambil yaitu sampel sebagai kelas yang diberikan perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (kelas eksperimen 1) dan kelas yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw (kelas eksperimen 2). Nilai rata-rata-rata tes akhir penguasaan konsep kelas eksperimen 1 dan 2 berturut-turut adalah 73,69 dan 61,07. Kedua kelas homogen dan terdistribusi normal. Data penguasaan konsep dianalisis menggunakan uji-t polled varians. Hipotesis penelitian menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (2,841 2,021) pada taraf signifikan 5% yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkanbahwa terdapat pengaruh antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Jigsaw terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas XI SMAN 1 Kediri.