Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA AKTIVITAS FISIK DENGAN KONSTIPASI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS GRIBIG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS TAHUN 2017 Dewi Hartinah; Sri Karyati; Siti Rokhani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.651

Abstract

Selama masa kehamilan, tubuh seorang wanita akan mengalami banyak perubahan. Baik perubahan fisik, mood, maupun hormonal. Tentu semua dapat menyebabkan timbulnya bermacam-macam keluhan dan masalah pada kehamilan trimester III diantaranya yaitu sering berkemih, varises, susah buang air besar (konstipasi), wasir, sesak nafas, bengkak dan kram pada kaki, gangguan tidur (mudah Lelah), nyeri perut bawah, dan heartburn. Salah satunya keluhan yang paling sering dikeluhkan yaitu konstipasi atau susah buang ari besar. Konstipasi dapat terjadi selama kehamilan dikarenakan berbagai hal, salah satunya faktor pemicu adalah pola aktivitas fisik. Selama masa kehamilan penurunan pola aktivitas fisik akan berdampak terhadap gerak peristaltik usus sehingga proses transit makanan akan lama dan terjadi konstipasi.Tujuan : Diketahuinya hubungan pola aktivitas fiksik dengan kostipasi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus 2017.Metode : Jenis penelitian Analitik Korelasi. Menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel 46 responden ibu hamil trimester III dengan tekhnik random sampling. Alat ukur yang digunakan ada;ah kuesioner. Analisa data univariat dan bivariate. Uji hubungan penelitian ini menggunakan Kendall Tau.Hasil Penelitian : Penelitian tentang hubungan pola aktivitas fisik dengan konstipasi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus 2017 dengan uji statistic Kendall Tau di peroleh nilai p (0.0001).Kesimpulan : Ada hubungan pola aktivitas fisik dengan konstipasi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus 2017. (Ha diterima, Ho ditolak)Kata Kunci :Pola Aktivitas Fisik, Konstipasi
Bedside Sebagai Suatu Inovasi Metode Bimbingan Klinik Dalam kebidanan dan keperawatan Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian oleh Malini dan Huriani (2006) menunjukkan metode pengajaran klinik konvensional kurang dapat meningkatkan kompetensi klinik para calon bidan dan perawat. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu memantau perkembangan pencapaian tujuan pembelajaran yaitu bedside . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi peserta didik, meningkatkan kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain semi ekperimental dimana mahasiswa mengalami pembelajaran menggunakan metode pembelajaran klinik konvensional dan dengan metode bedside . Penelitian dilakukan selama 2 siklus (2 bulan) praktek profesi Kebidanan dan keperawatan.. Sampel penelitian adalah 24 orang mahasiswa peserta dan 4 orang pembimbing klinik serta 4 orang mentor. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Penglahan data dilakukan mengikuti langkah-langkah pengolahan data hasil FGD oleh Krueger Casey (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi klinik, kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik. Peneliti merekomendasikan metode bedside  diaplikasikan sebagai metode bimbingan klinik kebidanan dan keperawatan yang telah dilakukan persiapan yang matang.
POLA TIDUR MENINGKATKAN STATUS EMOSIONAL PADA LANSIA DI POSYANDU MAWAR MERAH DESA KRAMAT KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Dewi Hartinah; Rita Dewi Sunarno
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1302

Abstract

POLA TIDUR MENINGKATKAN STATUS EMOSIONAL PADA LANSIA DI POSYANDU MAWAR MERAH DESA KRAMAT KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS   Dewi Hartinah1, Rita Dewi S21Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Karya Husada2Dosen Universitas Karya Husada Semarang   Latar Belakang :. Emosi pada lansia merupakan salah satu aspek dari perkembangan manusia,secara umum sering dialami perubahan mood. Emosi merupakan suatu reaksi bisa positif maupun negatif sebagai dampak dari rangsangan dari dalam diri maupun dari luar. Emosi negatif seperti  depresi, cemas, stress dan emosi positif seperti bahagia. Status emosi disini akan memberi pengaruh pada sistem neurologi manusia yang dapat berpengaruh pada gangguan pola tidur seseorang.Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar merah desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus.Metode :Jenis penelitian analitik korelatif dengan metode pendekatan cross sectional, menggunakan teknik random sampling dengan mengambil jumlah sampel sebanyak 62 lansia,alat ukur menggunakan kuesioner.uji hubungan penelitian menggunakan Uji Spearman Rank.Hasil :Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar mera desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus, dengan P Value sebesar 0,000 dengan α 5%, dan nilai r = 0,738.Kesimpulan : Ada hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar merah desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus.KATA KUNCI: Pola Tidur, Satus emoisional Lansia  SLEEP PATTERNS INCREASE EMOTIONAL STATUS IN THE ELDERLY AT POSYANDU MAWAR MERAH, KRAMAT VILLAGE, KOTA KUDUS DISTRICT Dewi Hartinah1, Rita Dewi S2  Background :. Emotions in the elderly are one aspect of human development, in general, mood changes are often experienced. Emotions are a reaction can be positive or negative as a result of stimuli from within and from outside. Negative emotions such as depression, anxiety, stress and positive emotions such as happiness. Emotional status here will have an influence on the human neurological system that can affect the disruption of a person's sleep patterns.Purpose:The purpose of this study is to find out the relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly in posyandu elderly red rose village kramat district of kudus district. Method :Type of correlative analytical research with cross sectional approach method, using random sampling technique by taking the number of samples as many as 62 elderly, measuring instruments using questionnaire.uji research relationship using Uji Spearman Rank. Results :The results showed that there is a relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly posyandu rose mera village kramat district of kudus district, with P Value of 0.000 with a α of 5%, and a value of r = 0.738 .Conclusion: There is a relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly in posyandu elderly red rose village kramat district of kudus district. KEYWORDS : Sleep Patterns, Elderly Emotional Satus                                                              
HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE (DAERAH KEMALUAN) DENGAN TINGKAT INFEKSI PADA AKSEPTOR KB IUD PASCA PEMASANGAN 6 BULAN – 5 TAHUN DI KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Rahmawati Rahmawati; dewi hartinah; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  Belakang : IUD merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari bahan plastik yang halus berbentuk spiral atau berbentuk lain yang dipasang di dalam rahim. IUD mempunyai efektivitas tinggi. Sangat efektif 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun pertama, akan tetapi IUD juga  dapat  mengakibatkan  infeksi  jika  personal  hygiene  di  daerah  kemaluan  yang  dilakukan pemakainya  tidak  baik.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  hubungan  antara  personal  hygiene (daerah  kemaluan)  dengan  tingkat  infeksi  pada akseptor  KB  IUD  pasca  pemasangan  6  bulan – 5 tahun di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus tahun 2012.Metode  Penelitian  : Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan waktu cross  sectional. Sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  total sampling  sejumlah  47akseptor  KB  IUD  di  Jekulo Kudus. Analisa data yang digunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Kendall tau.Hasil  Penelitian  : Responden  yang  memiliki  personal  hygiene  kurang  sebanyak  18  (38,3%)  dan responden  yang  mengalami  infeksi  berat  sebanyak  20  (42,6%).  Hasil  uji  statistik  kendall  tau, diperoleh p value : 0,001 0,05) dengan nilai kendall tau 0,731. Kekuatan hubungannya adalah kuat.Kesimpulan : Ada hubungan antara personal hygiene (daerah kemaluan) dengan tingkat infeksi pada akseptor KB IUD pasca pemasangan 6 bulan – 5 tahun di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Kata kunci : Personal hygiene, infeksi, KB IUD
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN POST SC dwi astuti; Dewi Hartinah; David reveindra Afif permana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.687

Abstract

Abstrak Latar belakang:Di Indonesia dalam Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 proporsi persalinan dengan bedah sesar menunjukkan sebesar 9,8% Provinsi Jawa Tengah sendiri untuk metode persalinan Caesar sebesar 10%. Bedah caesar merupakan bedah yang bukan tanpa resiko, risiko dari bedah Caesar ini merupakan potensi stressor yang dapat menyebabkan pasien operasi SC mengalami kecemasan.  Dunia kesehatan Islam, memasukkan dzikir sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien post SC. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan desain pre-post test design with control group. Sampel sebanyak 24 orang yang diambil secara sampel jenuh. Statistik yang digunakan adalah paired t test, wilcoxon test dan independent t test. Hasil uji Paired t Test diperoleh ada perbedaan (perubahan) tingkat kecemasan pasien post SC sebelum dan sesudah diberikan terapi dzikir pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 α = 0,05, terjadi penurunan rata-rata sebesar 9,917.  Hasil uji Wilcoxon diperoleh tidak ada perbedaan (perubahan) tingkat kecemasan pasien post SC sebelum dan sesudah diberikan komunikasi terapeutik pada kelompok kontrol nilai p = 0,636 α = 0,05, penurunan yang terjadi yaitu hanya 0,83. Hasil uji Independent t Test diperoleh tidak ada perbedaan (perubahan) tingkat kecemasan pasien post SC sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p = 0,211 α = 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh pemberian terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien post operasi SC Kata kunci      : Kecemasan, Post SC, Dzikir AbstractBackground: In Indonesia in 2013 Basic Health Research the proportion of deliveries with cesarean section showed 9.8% of Central Java Province alone for the method of caesarean delivery by 10%. Caesarean section is a surgery that is not without risk, the risk of a C-section is a potential stressor that can cause SC surgery patients to experience anxiety. The world of Islamic health, incorporating dzikir as an effort to overcome anxiety. Objective: to determine the effect of dzikir therapy on reducing anxiety levels in post SC patients. Method: This study uses a quasy experiment with a pre-post test design with control group design. A sample of 24 people were taken in a saturated sample. The statistics used were paired t test, Wilcoxon test and independent t test. Results: Paired t Test results obtained there were differences (changes) in the anxiety level of post SC patients before and after given dzikir therapy in the intervention group the value of p = 0,000 α = 0.05, there was an average decrease of 9,917. The results of the Wilcoxon test obtained no difference (change) in the anxiety level of post SC patients before and after therapeutic communication in the control group p = 0.636 α = 0.05, the decrease that occurred was only 0.83. The results of the Independent t Test obtained no difference (change) in the anxiety level of post SC patients before and after treatment in the intervention group and the control group with a value of p = 0.211 α = 0.05. Conclusion: there is an effect of giving dzikir therapy to decrease anxiety level of postoperative SC patients Keywords: Anxiety, Post SC, Dzikir
KONTRIBUSI FAKTOR KEPENDUDUKAN PADA KEJADIAN PENYAKIT TBC DI GRIBIG KECAMATAN GEBOG KUDUS TAHUN 2013 Rusnoto Rusnoto; dewi Hartinah; Anik Wiyarni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian TBC diantaranya dipengaruhi oleh faktor kependudukan dan faktor lingkungan.Faktor kependudukan diantaranya adalah jenis kelamin, pekerjaan, riwayat merokok, umur, status gizi, pendidikan dan kondisi sosial ekonomi. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui hubungan  antara  pekerjaan,  riwayat  merokok, sosial  ekonomi,  gizi,  pendidikan  dan  umur  dengan  terjadinya  penyakit  di  Gribig  Kecamatan  Gebog Kudus Tahun 2013.Desain  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analitik  korelatif   dengan  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang suspect TBC dan berkunjung ke  Puskesmas  Gribig  bulan  Desember  2012  dengan  usia  lebih  dari  25  tahun  sebanyak  36  orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Ada hubungan signifikan antara pekerjaan, riwayat merokok, sosial ekonomi, gizi, pendidikan dan umur dengan terjadinya  penyakit TBC  pada Pasien Rawat Jalan di Wilayah Puskesmas Gribig Kecamatan Gebog Kudus Tahun 2013.
HUBUNGAN KEJADIAN HIPERTENSI DENGAN FREKUENSI MEROKOK PADA PASIEN LAKI-LAKI DI UPTD PUSKESMAS JAKENAN KABUPATEN PATI Teguh Umbarsemi; anny Rosiana Masitoh; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dapat mengganggu kesehatan, banyak penyakit terjadi karena merokok.Data dari puskesmas jakenan pasien yang menderita Hipertensi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tahun 2011 bulan januari sebanyak 117 orang, bulan februari sebanyak 89 orang, bulan maret sebanyak 85 orang dan pada bulan april sebanyak 80 orang.Tujuan : Diketahuinya hubungan antara kejadian hipertensi dengan frekuensi merokok pada pasien laki-laki di UPT Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati.Metode :Jenis penelitian yang digunakan penelitian survey dengan  pendekatan Cross sectional.Hasil Penelitian : 38 responden menunjukkan bahwa sebagian besar pasien laki-laki yang mengalami hipertensi ringan dengan frekuensi merokok ringan sebanyak 9 orang (23,7%) dan pasien laki-laki yang mengalami hipertensi sedang dengan frekuensi merokok sedang sebanyak 9 orang (23,7%). Sedangkan pasien laki-laki yang mengalami hipertensi ringan dengan frekuensi merokok sedang sebanyak 8 orang (21,1%) dan frekuensi merokok berat sebanyak 1 orang (2,6%). Pasien laki-laki yang mengalami hipertensi sedang dengan frekuensi merokok ringan sebanyak 6 orang (15,8%) dan frekuensi berat sebanyak 2 orang (5,3%). Pasien laki-laki yang mengalami hipertensi berat dengan frekuensi merokok berat sebanyak 3 orang (7,9%).Kesimpulan : Ada hubungan lemah antara kejadian hipertensi dengan frekuensi merokok pada  pasien laki-laki  di UPT Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati.
PENGARUH JUICE BELIMBING MANIS ( Averrhoa Carambola Linn ) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA LEMAH PUTIH KEC. BRATI KAB. GROBOGAN Noor Cholifah; Suyatno Suyatno; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i2.462

Abstract

Hypertension is an increase in systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg in two measurements with an interval of five minutes in moderate rest. Hypertensive disease can attack at any age, including the elderly. The sweet carambola (Averrhoa Carambola linn) is one of the traditional antihypertensive drugs, because it contains high potassium which is useful as a diuretic, maintaining the stability of the body electrolyte through the sodium potassium pump, reducing the amount of water and salt in the body and loosening the blood vessels, this condition helps the pressure drop blood. The purpose of this study was to determine the effect of giving sweet starfruit juice to blood pressure in the elderly in the village of Lemah Putih Kec. Brati Kab. Grobogan. This research design is quasi experiment design with the randomized pre-test post-test control group design. The sample size is 30 respondents. The results showed that based on statistic t dependent test showed p value of intervention group at blood pressure of systole sebebsar 0.03, and diastole was 0.014 (p 0,05) hence Ho was rejected which mean in intervention group there was influence of sweet starfruit juice to elderly blood pressure with hypertension. While p value of control group at systole blood pressure was 0.786, and diastole was 0.953 (p 0,05) so Ho was received which mean in the control group there was no effect of star fruit juice to blood pressure lansia with hypertension. 
PENGARUH TERAPI FARMAKOLOGI DAN NON-FARMAKOLOGI TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI Dewi Hartinah; Atun Wigati; Leonny Vega Maharani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1676

Abstract

Prevalensi terjadinya dismenore di indonesia yaitu 54,89%. Untuk mengatasi nyeri menstruasi dapat menggunakan terapi  farmakologi  dan  terapi  non-farmakologi.  Dimana  farmakologi  dengan menggunakan obat analgesik golongan non steroid (NSAID) dan terapi non-farmakologi dapat menggunakan kompres hangat menstrual care patch. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan antara pengaruh terapi farmakologi dan terapi  non- farmakologi terhadap penurunan nyeri menstruasi pada mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kudus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy eksperimental dengan bentuk rancangan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan metode  purposive sampling, dengan sampel berjumlah 50  responden yang mengalami nyeri menstruasi pada mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kudus yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing kelompok kemudian diukur nyeri men- struasi dengan skala NRS (Numeric Rating Scale), kemudian diberikan terapi berupa ter- api farmakolgi (asam mefenamat 500 mg) dan terapi non-farmakologi kompres hangat (menstrual care patch) setelah dilakukan terapi farmakologi selama 3 jam dan terapi non- farmakologi 1 jam sampel diukur lagi nyeri menstruasi dengan skala NRS (Numeric Rat- ing Scale). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik dengan wilcoxon test didapatkan nilai 0,000 pada skala nyeri menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan pemberian terapi farmakologi. Hasil uji penelitian mendapatkan nilai p=0,000 (p0,05), maka Ha diterima Ho ditolak. Artinya  ada  perbedaan  skala  nyeri  menstruasi  sebelum  dan  sesudah  dilakukan pemberian terapi farmakologi terhadap. Kesimpulan ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara pengaruh terapi farmakologi (asam mefenamat 500 mg) dan terapi   non-farmakologi kompres hangat (menstrual care patch) terhadap penurunan nyeri menstruasi.
HUBUNGAN PERIODE PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI Diah Andriani; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i2.439

Abstract

Latar Belakang : Siklus menstruasi adalah perubahan dalam tubuh wanita, khususnya pada bagian organ reproduksi. Yaitu ketika lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal luruh karena tidak adanya pembuahan. Siklus menstruasi pada tiap wanita berbeda-beda berkisar 21-35 hari. Namun rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari (Manan, 2011). Salah satu penyebab siklus menstruasi adalah penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan. Tujuan : Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan periode penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan siklus menstruasi di Desa Pasuruhan Lor. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan di Desa Pasuruhan Lor Kabupaten Kudus yang berjumlah sebanyak 85 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Simple Random Samplig. Sehingga besar sampel sebanyak 46 responden. Uji analisa data dengan uji nonparametik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Hasil analisis data menggunakan spearman rho diperoleh nilai p sebesar 0.000 ( 0.05) yang berarti terdapat hubungan periode penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi dan setelah dilakukan tabulasi silang faktor yang paling dominan antara umur responden dan penguunaan kontrasepsi jangka panjang dengan menggunakan uji regresi linear diperoleh umur responden dengan nilai p value 0,032 dan kontrasepsi jangka panjang diperoleh nilai p value 0,000. Kesimpulan : Ada hunbungan antara periode penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi dengan p value0.000, dan ada hubungan antara umur responden dengan siklus menstruasi dengan p value 0,032. Kata Kunci : Periode Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik 3 Bulan, Siklus Menstruasi. 
Co-Authors Abdul Mannan, Siti Sofiyah Afifah, Siti Nur Agung Prihandono Ali Solikin Amalia Rahmawati Andriani, Diah Anik Wiyarni Anisa Ayu Anjani Anjani, Anisa Ayu Annisah, Yuni Anny Rosiana Anny Rosiana M Anny Rosiana Masithoh anny Rosiana Masitoh Arief Adi Saputro Ashri Maulida Rahmawati Asna, Lutfi Yuhan Asrinie, Rina Auliya, Arida Aziz, Muhammad Nur Blacius Dedi Cherlina Pramushinta David reveindra Afif permana David Rivaindra Afif Permana Deni Ristiawan Desi Ayu Natalia Dewi Nuraini Dhita Wulan Prabandari Diah Andriani Diah Andriani Kusumastuti Diah Fatmawati, Diah Dian Heni Susanti Diana Tri Lestari Dika Anggara Putra Djauhar Arif Dwi Asmawati Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Diadara Edi Wibowo . Edi Wibowo Suwandi Edita Pusparatri Edy Soesanto Edy Soesanto Eko Winarto Emi Catur Cahyani Evita Dian Lestari Faressya, Dessinnta Farida, Naimatul Fauziyah, Aulia Faza Ilya Fella Hanna Arsyitha Fina Oktafiani Fitriana Kartikasari Hasriyani Hasriyani Hastoro D Hastoro Hastoro henny Siswanti Heny Siswanti Herlina Julia Rahmawati Holyness Nurdin Singadimedja Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Tristanti ika tristanti Ika Widyawati Ilham Syarochman Putra Ilyana Sari indah ayu sundari Indanah1 Iswatun Qasanah Iwan Sulis Setiawan Junariah Junariah Kanza Putri Khamid Khanafi Kharisma Aprilita Rosyidah Kurdiningsih Kurdiningsih L, Nur Rochma Hestu Lasmini Lasmini, Lasmini Leonny Vega Maharani Lisa Tiyansi Luluk Nailil Fadilah Luluk Ulya Luluk yuliatin Mardiana, Sri Siska Masitoh, anny Rosiana Mohammad Andhika Setyawan Monica Artha Jelita Muhamad Jauhar Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muttaqim, M Nadya Asyh Selvya Naimatul Farida Nanang Prabowo Nasriyah - Nasriyah Nasriyah Nindiawaty, Nuning Noor Azizah Noor Chandiq Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Nor Himawati Novi Tiara Nuning Nindiawaty Nuning Nindiawaty Nur Rochma Hestu L Nur Setyawati Anjayani Nur Setyawati Anjayani Nurhefi Nurhefi Nurhefi, Nurhefi Paksi, Dewi Purwanti Kartika Eka permana, David reveindra Afif Permana, David Rivaindra Afif Permatasari, Inggit Dyah Prabandari, Dhita Wulan Prabowo, Nanang Puji Krisbiantoro Putra, Ilham Syarochman Putri, Aristya Vika Aprilia Putri, Dwi Dyah Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadin, Fariza Ainur Rina Asrinie Rita Dewi Sunarno Rizka Himawan Rokhani, Siti Rona Fahrida Rusnoto - rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sari, Sri Wulan Setiawan, Iwan Sulis Setyaningrum, Yuli Setyawan, Indra Bagus shinta dwi kurnia Sigit Yuliardi Cahyo Siti Nur Afifah Siti Rokhani Sitta Hasanatin Sholihah Sofia Nur Halisa Solly Aryza Sri Karyati SRI PURNAMAWATI Suciatun Suciatun Suciatun, Suciatun Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Susanti, Dian Heni Suwarto Suwarto Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Teguh Umbarsemi Teguh Umbarsemi Tlaga Mustika Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutuk Wizariah Ulil Ni’am Ulil Ni’am Ni’am Umi Faridah Umi Faridah Widaningsih Widaningsih Widiyaningsih Widiyaningsih Wigati, Atun Wiyarni, Anik Y Yulistyaningrum Yuli Susanti Yuli Susanti Yulisetyaningrum Yulistyaningrum, Y Yunita Rusidah Yusuf Ardiansyah Zumrotun Nisak, Ana Zunia Khairunnisa