p-Index From 2021 - 2026
8.078
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) IQRO: Journal of Islamic Education Journal of Moral and Civic Education ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Solidaritas: Jurnal Pengabdian Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat ADIBA: Journal of Education Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Indonesian Research Journal on Education JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA SURAU : Journal of Islamic Education Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Jurnal Faidatuna Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies

Batuhampar Trading Village: A Prototype of Halaqah in 19th Century Minangkabau Apria Putra; Iswantir; Bambang Trisno
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i1.8398

Abstract

Abstract This article investigates Batuhampar Trading Village as a prototype of an ideal halaqah system in 19th-century Minangkabau. Established by Sheikh Abdurrahman Batuhampar, the village was a center of Islamic scholarship focusing on Quranic recitation (tilawah), Quranic readings (qira'at al-Qur’an), and the Naqshbandi Khalidiyah Sufi Order. The objectives of this article are (1) to describe the halaqah education system implemented in Batuhampar Trading Village, (2) to identify factors supporting the sustainability of halaqah in Batuhampar Trading Village during the 19th century, and (3) to analyze the scholarly network of Batuhampar Trading Village within the context of Minangkabau intellectualism. The analytical method employed is social intellectual history. The findings indicate that: (1) Batuhampar Trading Village implemented a prominent halaqah system of its time, encompassing Qur'anic halaqah and sufi orders, functioning as a significant scholarly hub; (2) Its success was bolstered by the persuasive preaching of Sheikh Batuhampar, his respected scholarly authority, and the spiritual depth of the village; and (3) Batuhampar Trading Village was founded on a broad scholarly foundation and a cosmopolitan network.   Abstrak Artikel ini menginvestigasi Kampung Dagang Batuhampar sebagai prototipe sistem halaqah ideal di Minangkabau abad ke-19. Kampung Dagang, didirikan oleh Syekh Abdurrahman Batuhampar, merupakan pusat keilmuan Islam yang fokus pada ilmu tilawah, qira’at al-Qur’an, dan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Tujuan artikel ini adalah: (1) untuk menggambarkan sistem pendidikan halaqah yang diterapkan di Kampung Dagang Batuhampar; (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi keberlanjutan halaqah di Kampung Dagang Batuhampar selama abad ke-19; dan (3) untuk menganalisis jaringan keilmuan Kampung Dagang Batuhampar dalam konteks intelektualisme Minangkabau. Metode analisis yang digunakan adalah sejarah sosial intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kampung Dagang menerapkan sistem halaqah yang terkenal pada masanya, yang mencakup halaqah al-Qur’an dan Tarekat, serta berfungsi sebagai pusat keilmuan yang signifikan; (2) keberhasilan Kampung Dagang didukung oleh dakwah persuasif Syekh Batuhampar, kepemimpinan spiritual yang kuat, dan fondasi spiritualitas yang mendalam; dan (3) Kampung Dagang Batuhampar dibangun di atas dasar keilmuan yang luas dan jaringan yang kosmopolitan.
Batuhampar Trading Village: A Prototype of Halaqah in 19th Century Minangkabau Apria Putra; Iswantir; Bambang Trisno
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i1.8398

Abstract

Abstract This article investigates Batuhampar Trading Village as a prototype of an ideal halaqah system in 19th-century Minangkabau. Established by Sheikh Abdurrahman Batuhampar, the village was a center of Islamic scholarship focusing on Quranic recitation (tilawah), Quranic readings (qira'at al-Qur’an), and the Naqshbandi Khalidiyah Sufi Order. The objectives of this article are (1) to describe the halaqah education system implemented in Batuhampar Trading Village, (2) to identify factors supporting the sustainability of halaqah in Batuhampar Trading Village during the 19th century, and (3) to analyze the scholarly network of Batuhampar Trading Village within the context of Minangkabau intellectualism. The analytical method employed is social intellectual history. The findings indicate that: (1) Batuhampar Trading Village implemented a prominent halaqah system of its time, encompassing Qur'anic halaqah and sufi orders, functioning as a significant scholarly hub; (2) Its success was bolstered by the persuasive preaching of Sheikh Batuhampar, his respected scholarly authority, and the spiritual depth of the village; and (3) Batuhampar Trading Village was founded on a broad scholarly foundation and a cosmopolitan network.   Abstrak Artikel ini menginvestigasi Kampung Dagang Batuhampar sebagai prototipe sistem halaqah ideal di Minangkabau abad ke-19. Kampung Dagang, didirikan oleh Syekh Abdurrahman Batuhampar, merupakan pusat keilmuan Islam yang fokus pada ilmu tilawah, qira’at al-Qur’an, dan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Tujuan artikel ini adalah: (1) untuk menggambarkan sistem pendidikan halaqah yang diterapkan di Kampung Dagang Batuhampar; (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi keberlanjutan halaqah di Kampung Dagang Batuhampar selama abad ke-19; dan (3) untuk menganalisis jaringan keilmuan Kampung Dagang Batuhampar dalam konteks intelektualisme Minangkabau. Metode analisis yang digunakan adalah sejarah sosial intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kampung Dagang menerapkan sistem halaqah yang terkenal pada masanya, yang mencakup halaqah al-Qur’an dan Tarekat, serta berfungsi sebagai pusat keilmuan yang signifikan; (2) keberhasilan Kampung Dagang didukung oleh dakwah persuasif Syekh Batuhampar, kepemimpinan spiritual yang kuat, dan fondasi spiritualitas yang mendalam; dan (3) Kampung Dagang Batuhampar dibangun di atas dasar keilmuan yang luas dan jaringan yang kosmopolitan.
Co-Authors Abda Abda Absharini Kardena Afriliani Afriliani Agus Salim Agusrida Agusrida Agusrida, Agusrida Al Munawaroh Alwi Usman Matondang Alya Arrahmah Amelia Rahmi Anisa Purnama Sari Anna Sari Hasibuan Annisa Saskia Anti Aina Apria Putra Apria Putra Arsya, Fajriyani Asy’ari, Irfan Awida, Nono Ayu Monia, Fenny Ayu Monia Azhariah Fatya Aziizirrahman, Abdul Budiman, Rendy Adiyana Bunga Sovia Erik Cindy Azkhya Darmawan Siregar , Agung Dewi, Puti Andam Deyaninda Safira Dwi Putri Lestari Edypoerwa, Mugni Labib Efendi, Roni Efendi, Roni Elfita Elfita Elsa Febriyanti Elsa Nofita Elvia Agustina Elviana Elviana Endang Sukawati Etri, Anjelia Fajriyani Arsya Farel Febriananda Fathur Rahmi Fauzan Fauzan Fauziyah Maulia Fedri Yani Wulandari Fina Nurhaliza Gusti Mulia Sari Halida Halida Helen Triyani Herdalina Hidaytullah, Syarif Hidra Ariza Iltavia Iltavia Imah Yulianti Indah Nurbaiti Intan Nurbaiti Intan S Intan Yulia Putri Irhamni Irhamni Irsyad Bagus Satria ismy ismy Iswantir Iswantir M J, Januar Jendrizal, Jendrizal Jesika Indriani Jowaldi, Jowaldi Jumadilla Afifah Juwita Optalia Khairani Khairani Khairuddin - Khairul Arifin Laila Sari Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah Lainah, Lainah Mastanora, Refika Media Rahmah Mitha Rafina Muhammad Arif Mulya, Vivi Mavika Muspardi Muspardi Muspardi Nabila Zahara Nelfa Tri Safitri Nelfanita Nelfanita Nopi Nopita Sari Nurli Hayati Nurul Aisyah Nurul Atikah Oriza Latifah Oti Aprillia Oza Salsa Padilatul Ilmi NST Padmadewi, Ayu Laksmi Parinduri, Khoirunnisa Pebrienti Siregar Pramudita, Resa Puti Andam Dewi Putri Andini Putri Ayu Nabila Rafli Dwilianto Rahma, Elma Rahmadani Rahmadani Rahmi, Asyfida Raihanah Abdullah Raihanah Abdullah Raihanah Muttmainnah Ramadhani, Umar Hanif Ratmiati Ratmiati ratmiati, Ratmiati Resky Putra Hrp Riska Mulyana Riswana, Ridwan Rona Afrina Sabrina Nurul Aisyah Sabrina Sabrina Sadria Idaman Sandi Pratama Selva Octaria Septiani, Tira Sinta Sinta Siti Aisyah SITI FATIMAH Siti Fatimah Mustari Suci Amelia Suteguh , M. Ibnu Syajaro Tuddur Syawal Muslianti Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Tasya Amanda Putri Tya Aryani Violla Wulandari Wahyuni, Wira Wita Wulandari Yelvi Kurniati Yeti Murniati Yogi Damai Syaputra Yomita Afrina Yona Nofita Sari Yona Sefriani Yuli Fatmawati Yulia Rahman Yulia Rahman Yulia Yulia Yulifda Elin Puspita Yusra, Syaifullah Yusratul Hayati Yusrizal Yusrizal Zahara Lutfya Zaskya Rahmadani Zulmuqim Zulmuqim Zunaldi Zunaldi