p-Index From 2021 - 2026
6.092
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Silvikultur Tropika (JST) Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Maspari Journal AL KAUNIYAH Maspari Journal KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Indonesian Journal of Urology Jurnal Fisika Unand SEMIRATA 2015 Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin) Biomedical Journal of Indonesia Jurnal Penelitian Sains Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan (JSTL) Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EnviroScienteae Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal JURNAL SWARNABHUMI JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Jurnal Logistik Indonesia Gema Wiralodra Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Zonasi: Jurnal Sistem Informasi Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Journal of K6 Education and Management Maspul Journal of Community Empowerment GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pendidikan Jasmani dan Adaptif (JPJA) Indobiosains Sriwijaya Bioscientia Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Transformasi BIOVALENTIA: Biological Research Journal Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Fahima: Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Sains dan Teknologi Journal International Inspire Education Technology (JIIET) Journal of Computers and Digital Business Global Expert: Jurnal Bahasa dan Sastra MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains eProceedings of Art & Design eProceedings of Engineering Indonesian Research Journal on Education Strata Social and Humanities Studies Journal of Islamic Education and Ethics Journal of English Education Semesta: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Alfa: Pendidikan, Penelitian, dan Bahasa SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL Mathematical And Data Analytics
Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Jenis Ikan di Estuaria Sungai Musi, Pesisir Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Moh. Rasyid Ridho; Enggar Patriono
Jurnal Penelitian Sains Vol 19, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.232 KB) | DOI: 10.56064/jps.v19i1.9

Abstract

The research about fishes diversity in Musi River Estuarine, Coastal of Banyuasin Regency, South Sumatera Province have been conducted in June and July 2013. The aim of the study was to analyze the diversity of fishes in Musi River Estuarine Coastal of Banyuasin Regency, South Sumatera Province. The sample identification held in the Animal Taxonomy Laboratory of Biology Department of Sriwijaya University, Inderalaya. This research using the survey method and the sampling of fishes using the purposive sampling method. The sampling was conducted by using some equipments, such as belad, nets, and net barracks. From this research obtained there were 32 species, 438 individual included in 28 families of fishes. In June 2013, the diversity index (H') was 2,304, while the evenness index (E) was 0,958. In July 2013, the diversity index (H') was 2,561, while the evenness index (E) was 1,044. The relative abundance of species from June until July were (0,36 – 30,67) %. The better mangrove condition, the higher diversity index of fishes. The fish that the low abudance like Mystus is the fresh water fish; and the fishes like Arius venosus, Tachyleus sp, Trichiurus savala cuvier, Polynemus longipectoralis, Synaptura commersoniana and Himantura signifer are the marine fishes; and the fishes that the high abundance like Liza melinoptera, Coilia lindmoni, Paraplotosus are the estuarine fishes.
Penggunaan Data Inderaja untuk Mengkaji Perubahan Kawasan Hutan Lindung Pantai Utara Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Sejak Tahun 1978-2014 Fisop Nurhuri; Dedik Budianta; Moh. Rasyid Ridho
Jurnal Penelitian Sains Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.292 KB) | DOI: 10.56064/jps.v18i1.37

Abstract

Kelas kerapatan kawasan hutan lindung Pantai Utara Kabupaten Banyuasin dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas kerapatan jarang, kelas kerapatan sedang dan kelas kerapatan lebat. Tahun 2014 kerapatan jarang terdistribusi merata di wilayah kawasan hutan lindung, dan kerapatan vegetasi lebat jumlahnya sangat sedikit. Faktor yang menyebabkan perubahan indeks kerapatan adalah adanya aktivitas manusia seperti penebangan pohon yang semakin sering dilakukan, konversi hutan primer dan sekunder menjadi pemukiman, perkebunan, sawah dan lain-lain.Perubahan tutupan lahan kawasan hutan primer tahun 1978-2014 dari hasil analisis data pada citra Landsat ditemukan perubahan yang tidak berkesinambungan antara tahun 1978 – 2014. Perubahan terlihat jelas pada total luas perubahan tutupan lahan kawasan hutan lindung tahun 1978 sebesar 43.599,04 Ha, tahun 1989 sebesar 54.599,22 Ha, tahun 2000 sebesar 26.239,654 Ha, tahun 2009 sebesar 25.817,225 Ha, tahun 2014 sebesar 26.939,535 Ha. Yang menyebabkan perhitungan luas tutupan lahan menjadi tidak berkesinambungan yaitu adanya sebaran awan dan air, sehingga mengurangi informasi luasan pada citra.
Keanekaragaman Plankton dan Hubungannya dengan Kualitas Perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin Sumatera Selatan Sapta Handaiyani; Moh. Rasyid Ridho; Siti Masreah Bernas
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.495 KB) | DOI: 10.56064/jps.v17i3.61

Abstract

Ekosistem mangrove di perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin sebagai eko-sistem peralihan antara laut dan darat mempunyai gradien sifat lingkungan yang sangat tajam. Plankton meru-pakan salah satu komponen penting dalam ekosistem perairan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian ten-tang keanekaragaman plankton dan hubungannya dengan kualitas perairan Terusan Dalam Taman Nasional Sembilang Banyuasin Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel dengan menentukan stasiun dengan memilih daerah yang mewakili lokasi penelitian. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran data yang mewakili kondisi perairan tersebut. Pengamatan di setiap stasiun dilakukan dengan 3 kali ulangan. Setelah semua titik pengama-tan ditetapkan, dilakukan pengambilan sampel dan pengukuran parameter-parameter yang diperlukan, baik parameter fisika, kimia dan biologi. Indeks kemerataan plankton pada bulan April 2012 berkisar antara 0,242-0,648 ind/L, sedangkan pada bulan Juni 2012 berkisar antara 0,35-3,422 ind/L. Indeks dominansi plankton pada bulan April 2012 berkisar antara 0,00059-1,2228 ind/L, sedangkan pada bulan Juni 2012 berkisar antara 0,00118-0,70298 ind/L. 
DISTRIBUSI SUMBERDAYA IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN LAUT CINA SELATAN Moh. Rasyid Ridho; Richardus F. Kaswadji; Indra Jaya; Subhat Nurhakim
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2004): Desember 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.804 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara distribusi sumberdaya ikan demersal dengan kedalaman perairan dan faktor-faktor lingkungan perairan Laut Cina  Selatan. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 10 September - 5 Oktober 2001 dengan kedalaman 13-72 meter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi sumberdaya ikan demersal tergantung dari salinitas, kedalaman dan suhu perairan. Pengaruh faktor salinitas lebih besar dari faktor kedalaman dan suhu perairan. Distribusi Alepes kalla, Selaroides leptolepis, Scutor ruconeus, Leiognathus leusiscus, Pomadasys maculatus, Pomadasys argyreus, Pampus argenteus, Upeneus tragula dan Nemipterus mesoprion pada perairan dangkal dengan salinitas yang rendah serta suhu yang tinggi. Sebaliknya Nemipterus marginatus, Nemipterus peronii, Nemipterus tambuloides, Priacanthus macracanthus dan Upeneus bensasi pada perairan yang lebih dalam, salinitas yang tinggi dan pada suhu yang rendah. Distribusi Atropus atropus, Gazza minuta, Leiognatus equulus dan Scomberomorus commerson pada perairan dengan kecerahan yang tinggi. Scolopsis taeniopterus, Saurida undosquamis dan Priacanthus tayenus memiliki toleransi yang luas terhadap faktor lingkungan.Kata kunci: distribusi, ikan demersal, perairan Laut Cina Selatan.
ANALISIS KUALITAS PERAIRAN DI SUNGAI KOMERING DESA ULAK JERMUN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR SEBAGAI DASAR PENGELOLAAN BUDIDAYA IKAN SISTEM KERAMBA Reno Irawan; Robiyanto Hendro Susanto; Mohamad Rasyid Ridho
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 5, No 2 (2017): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.546 KB) | DOI: 10.36706/jari.v5i2.7142

Abstract

ABSTRACT                The increasing of people amount, the more activities done happen around the Komering River. Many activities done can potentially lead to a decrease in water quality in the river. This study aimed to analyze the water quality in accordance with the raw river water quality criteria for class I and to analyze the water quality state in the Komering river of  Ulak Jermun village Sirah Pulau Padang District. This research was conducted in the Komering Ulak Jermun village Sirah Pulau Padang District from November to December 2016. The observation of water samples conducted at the Laboratory Pengujian Terpadu of Chemistry Faculty of Mathematics University of Sriwijaya. This research used survey method that consists of three stations with 9 sampling points and sampling was conducted 4 times in a month. Based on the analysis of water quality parameters are still within the range of quality standards among others, temperature, pH, BOD5 and phosphate while the water quality parameters exceed the quality standard that TSS, dissolved oxygen, COD and ammonia and based on the analysis storet Komering river waters classified into water quality class C, i.e. moderately contaminated. Keywords: Komering River, Water Quality, Storet  Methods, Water Quality Index 
KUALITAS PERAIRAN SUNGAI KUNDUR BERDASARKAN MAKROZOOBENTOS MELALUI PENDEKATAN BIOTIC INDEX DAN BIOTILIK Susy Amizera; Moh. Rasyid Ridho; Edward Saleh
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.185 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sungai kundur melalui pendekatan biotic index dan biotilik. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Mei 2014 sampai dengan November 2014 di sepanjang aliran sungai Kundur, kelurahan Mariana, kecamatan Banyuasin 1. Penentuan lokasi pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun penelitian. Analisa data dilakukan dengan perhitungan indeks toleransi makrozoobentos melalui biotic Index dan biotilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai biotic index yaitu 8,72 dan nilai biotilik yaitu 1.Penilaian tersebut sama – sama menggambarkan bahwa kualitas sungai kundur berada pada kondisi tercemar berat. Kondisi ini ditunjukkan oleh jenis makrozoobentos yang ditemukan pada perairan ini memiliki nilai toleransi yang cukup tinggi terhadap pencemaran.KATA KUNCI: Biotilik, biotic index, makrozoobentos, sungai.
Struktur Komunitas Fitoplankton di Waduk Kedungombo Jawa Tengah Taufiq Hidayah; Moh Rasyid Ridho; Suheryanto .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 6, No 2 (2014): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1955.357 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v6i2.3035

Abstract

Waduk Kedungombo memiliki luasan 4800 ha yang berfungsi sebagai sarana irigasi,Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pengendali banjir, sumber air minum,perikanan dan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitasair dan menganailis struktur komunitas fitoplankton waduk. Pengambilan sampeldilakukan sebanyak dua kali pada bulan Mei dan Juli 2013. Terdapat 8 stasiunpenelitian.. Struktur komunitas fitoplankton dihitung berdasarkan kelimpahan (K),Indeks Keanekaragaman (H’), dan Indeks Dominansi (D). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa. Kelimpahnnya fitoplankton di Waduk Kedungombo mencapairata-rata 195.988 ind/L. Indeks keanekaragaman dalam kestabilan sedang dengan ratarata1,81 (H=1-3). Tidak terjadi dominansi fitoplankton jenis tertentu dengan nilai ratarata0,24 (D<0,05). Genus Microcystis terbanyak ditemukan dan merupakan jenisfitoplankton beracun yang menjadi indikator bahwa kondisi perairan sudah tercemar.Kata kunci: Waduk Kedungombo, Pencemaran dan Fitoplankton
AKURASI NILAI KONSENTRASI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DI PERAIRAN PULAU ALANGGANTANG TAMAN NASIONAL SEMBILANG Astrijaya Sidik; Andi Agussalim; Moh. Rasyid Ridho
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.824 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2435

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui akurasi pemetaan hasil pengolahan citra nilai konsentrasi  klorofil-a  dan  suhu  permukaan  laut  di  sekitar perairan pulau  Alanggantang, Taman  Nasional  Sembilang  pada  bulan  Juli 2013.  Proses  pemetaan  dilakukan  dengan mengolah data citra Landsat 8 tanggal 19 Mei 2013 dengan menggunakan perangkat lunak ENVI 4.8 dan ArcGis 9.3 kemudian dianalisis. Hasil analisis pengolahan citra diregresikan dengan data hasil pengukuran lapangan untuk mengetahui akurasi pemetaan. Konsentrasi klorofil-a  hasil  analisis  laboratorium  dikorelasikan  dengan  suhu permukaan  laut  hasil pengukuran  lapangan  untuk  mengetahui  hubungan antara  kedua  parameter.  Hasil penelitian  menunjukkan  hubungan konsentrasi  klorofil-a  dengan  suhu  permukaan  laut pengukuran  lapangan masuk  kedalam  kategori  rendah  yaitu  -0,234  dan  hubungan signifikan antara  kedua  parameter  adalah  tidak  signifikan  yaitu  sebesar  0,321. Akurasi pemetaan menggunakan regresi  polynomial 3  untuk klorofil-a koefisien determinasi (R2) sebesar 0,314 sedangkan untuk suhu permukaan laut adalah 0,599.KATA KUNCI: , Klorofil-a, Landsat 8, pulau Alanggantang, suhu permukaan laut.
Keanekaragaman Larva Ikan di Sekitar Muara Sungai Musi, Sumatra Selatan Mohammad Rasyid Ridho; Enggar Patriono; Sarno Sarno; Dwi Riski Yanti; Yenni Sri Mulyani
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 14, No 1 (2021): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v14i1.15215

Abstract

Abstrak Estuari adalah salah satu habitat penting bagi ikan, namun terancam akibat peningkatan aktivitas manusia. Hal tersebut dapat memengaruhi keanekaragaman ikan di sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan kelimpahan larva ikan di sekitar muara Sungai Musi Sumatra Selatan. Penelitian  ini menggunakan metode survei dengan cruise track design dan lintasan survei continuous parallel pada setiap stasiun secara swept area. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman (H’) di muara Sungai Musi pada Maret 2019 sebesar 0,639 sedangkan pada Mei 2019 sebesar 1,253. Kelimpahan relatif pada Maret 2019 lebih tinggi daripada Mei 2019. Kelimpahan Relatif (Kr) pada Maret 2019 antara 0,69–84,61% dan pada Mei 2019 antara 0,21–58,77%. Kelimpahan larva ikan yang ditemukan pada Mei lebih tinggi, yaitu sebanyak 456 individu dari 10 famili. Pada Maret ditemukan lebih rendah, yaitu sebanyak 143 individu dari 6 famili. Ditemukan larva ikan dari famili Engraulidae, Belonidae, Osphronemidae, Nemipteridae, Gerreidae, dan Gobiidae pada Maret. Sedangkan pada Mei 2019, yaitu Nemipteridae, Engraulidae, Scatophagidae, Chandidae, Lobotidae, Terapoinidae, Belonidae, Osphronemidae, Chanidae, Clupeidae. Abstract Estuary is one of important habitat for fish, yet is threatened by an increase in human activities. Thus affecting the diversity of fish around it. This study aim to determine the diversity and abundance of fish larvae around the mouth of Musi River in South Sumatra. This study was conducted using survey method with Cruise Track Design and continuous parallel survey track by swept area at each station. The results showed that the diversity index (H ') at the mouth of the Musi River in March 2019 was 0.639 while in May 2019 was 1.253. Relative Abundance (Kr) in March 2019 between 0.69–84.61% and in May 2019 between 0.21–58.77%. Abundance of fish larvae in May was found higher at 456 individuals from 10 families. Whereas in March it was found to be lower as many as 143 individuals from 6 families. The relative abundance in March 2019 was lower than in May. Fish larvae from the Engraulidae, Belonidae, Osphronemidae, Nemipteridae, Gerreidae and Gobiidae families were found in March. Whereas in May 2019 were Nemipteridae, Engraulidae, Scatophagidae, Chandidae, Lobotidae, Terapoinidae, Belonidae, Osphronemidae, Chanidae, Clupeidae.
RESTORASI HUTAN MANGROVE TERDEGRADASI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL Syaiful Eddy; Iskhaq Iskhaq Iskandar; Moh. Rasyid Ridho; Andy Mulyana
Indobiosains 2019: Volume 1 No 1 Februari 2019
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indobiosains.v1i1.2298

Abstract

Mangrove forests are the main ecosystem of life support in coastal areas that have important ecological functions.Although the mangrove forests have many important functions in the coastal areas but excessive used and not oriented to sustainabilitycause degradation of mangrove forest ecosystems. The main cause of mangrove forests degradation in the world is due to anthropogenic influences such as agricultural activities, plantations, fish and shrimp ponds, settlements, loggings (legal logging and illegal logging), pollution, mining and salt ponds. Therefore, local community participation is needed tocontrolthe utilization of mangrove forests. In addition, local people living in coastal areas are at the forefront in mangrove forests restoration because they require the existence of sustainable mangrove forest and have local wisdom that has been tested. Ecological functions and economic functions of mangrove forest ecosystems can be maintained through increasing public awareness of the importance of preservation, in order to reach the optimization and sustainability of the mangrove forests. The local communityparticipation should be supported by government, NGOs and researchers/academics.Hutan mangrove merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan di wilayah pesisir yang memiliki fungsiekologisyang penting. Walaupun hutan mangrove memiliki banyak fungsi penting di wilayah pesisir namun sering kali pemanfaatan yang berlebihan dan tidak berorientasi pada keberlanjutan telah menyebabkan degradasi terhadap ekosistem hutan mangrove. Penyebab utama degradasi hutan mangrove di dunia adalah akibat pengaruh antropogenik berupa aktivitas pertanian, perkebunan, tambak ikan dan udang, pembangunan pemukiman, penebangan kayu (legal logging dan illegal logging), pencemaran, pertambangan dan tambak garam.Oleh karena itu peran serta masyarakat lokal sangat diperlukan dalam upaya mengontrol laju penggunaan hutan mangrove. Disamping itu, masyarakat lokal yang hidup di wilayah pesisir merupakan ujung tombak dalam merestorasi kawasan hutan mangrove karena mereka membutuhkan keberadaan hutan mangrove yang lestari serta memiliki kearifan lokal yang telah teruji. Fungsi ekologis dan ekonomis ekosistem hutan mangrove dapat dipelihara melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian, sehingga tercapai optimalisasi dan keberlanjutan pengelolaan kawasan tersebut. Peran masyarakat tersebut harus pula didukung oleh peran pemerintah, LSM dan peneliti/akademisi.
Co-Authors - Sarno, - Aam Hamdani, Aam Abdullah Fadilly, Abdullah Adrian Permana Zen Adrianus Dedy, Adrianus Agus Djoko Utomo, Agus Djoko Agus Hadiat Tjakrawidjaja Agus Kusmana AHMADI Akhmad Rosanji, Akhmad al-Husna, Yasmin Syarifah Alamanda, Cerrila Alfian Syahnur, Evan Ali Ikhwan Ali, Syarif Alimin Mahyudin Ana Fitriana Ananda, Billy Budi Andi Agussalim, Andi ANDY MULYANA Anita Karolina, Anita Annisa Desty Puspatriani Aprillitzavivayarti Aprillitzavivayarti Arafik, Malik Ardelia, Vera Astrijaya Sidik Astrijaya Sidik, Astrijaya Avesena, Muhammad Azzahra, Zulfa Farida Bambang Budi Wiyono Bangun, Siti Zainurrahmi Br Bazzar Ari Mighra Budiyanto, Darmawan Chairil Anwar Dalilah Dalilah Dedik Budianta Dewi, Shoufi Nisma Dini Sofarini Duha, April Eliyus Dwi Candra Arianti, Dwi Candra Dwi Puspa Indriani Dwi Riski Yanti Eddy, Syaiful Edward Saleh Edwin Hermawan Eka Apriliana Endri Junaidi, Endri Enggar Patrino, Enggar Enggar Patriono Enggar Patriono Enggar Patriono Enggar Patriono Enggar Patriono, Enggar Erma Rahmadhani Erna Listiana Fadli, Mashur Faqih, M Farhanindya, Hikmah Husniyah Fatimatuzzahrah, Nur Fisop Nurhuri Gaya Tridinanti, Gaya Hafida, Hafida Haifani, Maharani Fadhiyah Hamida, Afifah Nur Hanifa Marisa Haq, Alief Yoga Dhiyaul Harmida Harmida Heni Widyaningsih, Heni Hermawan, Edwin Ibrahim, Saipulloh Indayana Febriani Tanjung, Indayana Febriani Indra Jaya Iskhaq Iskandar Ismy, Jufriady Isnan, Muhammad Hafi Isfahan Juhairiyah Juhriyansyah Dalle Kanariyah Kiki Aryaningrum Lalu Supriadi Lesmana, Reza Kurnia Manisah, Manisah Maragustam Siregar, Maragustam Mariani Mariani Meiza Mauliani Mijani Rahman, Mijani Milah, Asep Saepul Muhamad Alda Muhammad Arif Muhammad Isra Oktapri Muhammad Lutfi Mahasinul Akhlak Muhammad Rizky Ramadhan Muhammad Yazid Muhammad Yazid Muhd. Arief Al Husaini Mulyani, Yenni Sri Mustiningsih Mutiara, Destita Noor, Ridwan A. M. Noviantika, Mega Nugraha, Rafli Khalis Pancasari, Adelia Rizki Permatasari, Anggita Prasetyo, Yanto Pratiwi, Ria Hani Putranto, Vincensius Indrawan Putri, Reza Mareta Rabiatul Adawiyah Rahmandhani, Muhammad Arya Rahmat Huda Rahmayani, Ade Ramadhan, Satria Rizky Ranti Rachmawanti Rasyidah Rasyidah Raudah, Solihan Reno Irawan Rhahmathun, Fazhari Rizky Rian Syafni Richardus F. Kaswadji Risem Candiana Risnatul Azizah Ritonga, Hanipa Hannum Rivadah, Migfar Rizky Satria, Rizky Robiyanto Hendro Susanto Saadah, Raudhatus Sapta Handaiyani Saputra, Muhammad Andri Sari, Ulia Sarinah Sarinah Sarno Sarno Sarno Sarno Setyo Nugroho Siagian, Abdul Rahman Silvi Yuliani Siregar, Fahreza Shiddiq Siti Masreah Bernas Siti Nurlaili Siti Nurul Aida, Siti Nurul Sodik, Momon Subhat Nurhakim Suheyanto Suheryanto Sukadi Sukadi Sunyianto Susy Amizera Syahnur, Evan Alfian Syaputra, Tomi Tanjung, Abdul Rahman Taufiq Hidayah Taufiq Hidayah Telaumbanua, Irene Ceria Tumin, Tumin Uke Kurniawan Usman Wahyu Widiyatmoko Windarsyah Windarsyah Winndy Masyka Putra Wirda, Sahira Yenni Sri Mulyani YUDI NUR SUPRIADI Yunita, Rizmi Zaqiah, Puji Zharif, Zahfran