Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA PADA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG Rifany Maulidya; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.081 KB)

Abstract

This research is aimed at describing the study of writing drama text at the second grade of SMAN 1 Bandar Lampung in 2014/2015 academic year. It uses descriptive qualitative method. The results showed the teacher has conducted the learning activity in three phases, planning, implementing, and assessing. The planning is made by the teacher based on the lesson plan component in curriculum 2013. The implementing is done by the teacher and students which includes pre, whilst, and post activity. The assessing is done by the teacher which includes the assessment of attitude, knowledge, and psychomotor.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis teks drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah melakukan kegiatan pembelajaran dengan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dibuat guru berdasarkan komponen RPP pada kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan guru dan siswa yang mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian pembelajaran dilakukan guru di luar kegiatan pelaksanaan pembelajaran yang meliputi penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.Kata kunci : menulis, pembelajaran, teks drama.
Alih Kode dan Campur Kode Rubrik Buras dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Muhammad Lukman Rifai; Nurlaksana Eko Rusminto; Farida Ariyani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.818 KB)

Abstract

This research described the form and causal factor of code transfer and code mixing in "Buras" rubric of Lampung Post newspaper and its implication on learning Indonesian. The sources were over code and mixed code in rubric "Buras" Lampung Post. The research design was descriptive qualitative. Based on the research, there is transfer of internal and external. Randomly speaking the language code from Indonesian raw variety to casual variety. The on going external code switch from Indonesian to Arabic and English cause of the conversation of people and their partners. Mixed code events in the form of words, phrases, and clauses. Causes of use of more popular terms, residential factors, topics, functions and object, variety and level of language, sense of humor, and for prestigious relationships. Code transfer and code mixing in the "Buras" Lampung Post can be used as medium of learning in analyzing and editing lessons editorial text.Penelitian ini mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode pada rubrik Buras Lampung Post dan implikasinya pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumber data adalah alih kode dan campur kode dalam rubrik Buras Lampung Post. Desain penelitian adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, terdapat alih kode intern dan ekstern. Alih kode intern berlangsung dari bahasa Indonesia ragam baku ke ragam santai. Alih kode ekstern berlangsung dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab dan Inggris yang disebabkan faktor mengutip pembicaraan orang lain dan mitra bicara. Campur kode terjadi dalam bentuk kata, frasa, dan klausa disebabkan keterbatasan penggunaan kode, penggunaan istilah yang lebih populer, faktor tempat penuturan, topik, fungsi dan tujuan, ragam dan tingkat tutur bahasa, membangkitkan humor, dan untuk sekadar bergengsi. Alih kode dan campur kode pada rubrik Buras Lampung Post dapat dijadikan media pembelajaran dalam pelajaran menganalisis dan menyunting teks editorial.Kata kunci: alih kode, campur kode, rubrik Buras surat kabar Lampung Post.
Tindak Tutur Persuasif Guru Penjasorkes dan Siswa di SMKN 4 Bandar Lampung Puspita Cahya Rivai; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.847 KB)

Abstract

The aim of this research is to describe a persuasive speech act with persuasive techniques which occurred between the physical education teacher and the students of SMKN 4 Bandar Lampung in academic year 2016/2017. This study used a descriptive qualitative method. The data sources used in this research were the speech act between the physical education teacher and the students; and also the speech act among the students of SMKN 4 Bandar Lampung which were obtained during the learning-teaching activity. The result showed that there were several persuasive speech acts with rationalization technique, suggestion technique, conformity technique, compensation technique, substitution technique, and projection technique. The persuasive speech act between the physical education teacher and the students in SMKN 4 Bandar Lampung that found the most were from the suggestion technique and the conformity technique.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur persuasif dengan teknik-teknik persuasi pada guru Penjasorkes dan siswa di SMK Negeri 4 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tindak tutur antara guru Penjasorkes dan siswa; serta tindak tutur antara siswa dan siswa di SMK Negeri 4 Bandar Lampung saat kegiatan pembelajaran Penjasorkes berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tindak tutur persuasif dengan teknik rasionalisasi, teknik sugesti, teknik konformitas, teknik kompensasi, teknik penggantian, dan teknik proyeksi. Tindak tutur persuasif pada guru Penjasorkes dan siswa di SMK Negeri 4 Bandar Lampung yang paling banyak ditemui ialah dengan teknik sugesti dan teknik konformitas.Kata kunci: persuasif, SMK Negeri 4 Bandar Lampung, tindak tutur.
Alih Kode dan Campur Kode Masyarakat Kelurahan Sukajawa Bandar Lampung dan Implikasinya Dian Puspita Sari; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.075 KB)

Abstract

The problem of this research is the form and factor which caused code switching and code mixing of the daily conversation of sukajawa citizens and the implication of Indonesian language learning process at Senior High School. The method used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. The result shows that there is changing code intern in the form of transition from Indonesian to Javanese or vice versa and changing code ekstern in the form of transition from Indonesian language to Arabic. The most dominant factor is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, word looping, idioms, and clauses. The Most dominant of cause factors on occur mixing code is Speaker background. The result of the research is implied on the learning materials of senior high school on second grade, especially on basic curriculum 3.2 and 4.2 In comparative material and production of drama / film texts.Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada tuturan masyarakat Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandarlampung dan implikasinya pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat rekam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat alih kode intern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa atau sebaliknya dan alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Faktor penyebab alih kode yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab campur kode yang paling dominan adalah faktor latar belakang sikap penutur. Hasil penelitian diimplikasikan pada materi pembelajaran di SMA kelas XI semester genap, khususnya pada KD 3.2 dan 4.2 dalam materi perbandingan dan produksi teks drama/film.Kata kunci: alihkode, campurkode, masyarakat sukajawa, pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN KELAS XI SMA NEGERI 1 METRO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Edi Parlindungan Tampubolon; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.546 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the learning of pantun writing at the eleventh grade students at SMAN 1 Metro in 2016/2017 academic year. The data were taken from the students pantun writing activities including the lesson plan (RPP), the teaching learning activities including teacher and students activities, and the learning assessment. This is a qualitative descriptive research. Based on the data analisys, several data in the form of lesson plan that complies with the guidelines of making lesson plans, implementation of learning which alredy contained the activities to observe, to question, to reason, to try and form grups in accordance with the adoption of a scientific approach, and assessment of learning performed by the teacher at the end of learning. The results show that the teaching learning plan, the teaching activities, and the learning assessment done by the teacher were in accordance with the assessment indicators.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran menulis Pantun di kelas XI SMA Negeri 1 Metro Tahun Pelajaran 2016/2017. Sumber data penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran menulis pantun di kelas XI SMA Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2016/2017 yang meliputi aspek Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran berupa aktivitas guru dan aktivitas siswa, dan penilaian pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan data berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah sesuai dengan pedoman pembuatan RPP, pelaksanaan pembelajaran yang memuat kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk kelompok sesuai dengan penerapan pendekatan ilmiah, dan penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh Guru di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru telah sesuai dengan indikator penilaian.Kata kunci: menulis, pantun, pembelajaran.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN WACANA POJOK LAMPUNG POST DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Mujiasih Mujiasih; Nurlaksana Eko Rusminto; Iqbal Hilal
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.721 KB)

Abstract

This research was conducted to describe conversational implicature of Pojok Lampung Post newspaper June 2012 edition and this implication toward learning Bahasa Indonesia in senior high school. Research method was descriptive qualitative. Research’s result was conversational implicature of Pojok Lampung Post with nonliteral-direct speech act to criticize common issues; literal-indirect speech act to soften criticism, request, and prohibition towards goverment’s policy for issues that have been clearly revealed; and nonliteral-indirect speech act to criticize political issues that the truth has been revealed to the public and he believes the readers know the facts and have no difficulty in understanding the purpose that he wanted to convey. The result of the research can be implicated to learning Bahasa Indonesia in senior high school as learning material in every language skill.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan pada kolom Pojok Lampung Post edisi Juni 2012 dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa implikatur percakapan pada Pojok Lampung Post dengan tindak tutur langsung tidak literal untuk mengkritik kebijakan penguasa dalam isu yang bersifat umum; tindak tutur tidak langsung literal untuk memperhalus kecaman, permintaan, dan larangan terhadap kebijakan penguasa yang belum jelas terungkap; dan tindak tutur tidak langsung tidak literal untuk mengkritik isu-isu politik yang kebenarannya telah terungkap kepada publik dan redaktur meyakini pembacanya mengetahui fakta tersebut dan tidak mengalami kesulitan dalam memahami maksud yang hendak ia sampaikan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA sebagai materi pembelajaran dalam setiap keterampilan berbahasa.Kata kunci: implikatur percakapan, pembelajaran bahasa, tindak tutur.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM GRUP FACEBOOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hendri Wakaimbang; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.096 KB)

Abstract

The problem of research was the use of politeness in the facebook group of Indonesian Language Forum on students of Indonesian language and literature study program of Lampung University 2013 and its implications for learning Indonesian language in high school. The research objective was to describe the politeness in the facebook group and its implications. This study used descriptive qualitative method. The data source of research was students' speech in period September 2014 to December 2015. After were analyzed, it was obtained that (1) the most widely obeyed maxim is the generosity and sympathy that reached 100%; (2) the most widely violated maxim is humility equal to 41%; (3) the most used linguistic politeness speech is the word please; (4) the mostused pragmatic politeness speech is pragmatic declarative speech which states commanding and welcoming; (5) the implications research in high school is in line with the 2013 curriculum KI 4 in KD 4.2 producing a text film/drama both spoken and written.Masalah penelitian adalah kesantunan berbahasa dalam grup facebook Forum Bahasa Indonesia mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Unila angkatan 2013 dan implikasinya terhadap pembelajaran di SMA. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa dan implikasinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah tuturan mahasiswa periode September 2014Desember 2015. Setelah dianalisis, diperoleh (1) maksim yang paling banyak ditaati adalah kedermawanan dan simpati 100%; (2) maksim yang paling banyak dilanggar adalah kerendahan hati 41%; (3) kesantunan linguistik paling banyak menggunakan kata mohon; (4) kesantunan pragmatik paling banyak menggunakan tuturan pragmatik deklaratif yang menyatakan suruhan dan persilaan; (5) implikasi penelitan terhadap pembelajaran di SMA sesuai dengan Kurikulum 2013 KI 4 dalam KD 4.2 memproduksi teks film/drama baik secara lisan maupun tulisan.Kata kunci: forum bahasa Indonesia, implikasi, kesantunan berbahasa
PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF SISWA KELAS X SMAN 1 KATIBUNG 2014/2015 Reka Umami; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.046 KB)

Abstract

The problem in this research is the use of effective sentences in text of speech in students class X SMA Negeri 1 Katibung South Lampung in academic year 2014/2015. The aim is to describe the use of effective sentences in text of speech in students class X SMA Negeri 1 Katibung, South Lampung in academic year 2014/2015. The method is used in this research is descriptive method. The source of the data in this research is students class X5 which consist of 30 students who have almost the same characteristics and capabilities. Data collecting technique in this research is an objective test of writing texts. Based on the result of data analysis, it is found that sentences which is used by the students are 291 sentences, using of an effective sentences is 170 sentences with percentage 58,4%, and using of uneffective sentences is 121 sentences with percentage 41,6%.Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah penggunaan kalimat efektif pada teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Katibung Lampung Selatan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat efektif pada teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Katibung Lampung Selatan tahun pelajaran 2014/2015.Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X5 dengan jumlah 30 orang yang memiliki karakteristik dan kemampuan hampir sama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes penggunaan kalimat efektif pada teks pidato siswa. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui jumlah kalimat yang digunakan sebanyak 291 kalimat, penggunaan kalimat efektif sebanyak 170 kalimat dengan persentase 58,4%, dan penggunaan kalimat tidak efektif sebanyak 121 kalimat dengan persentase 41,6% .Kata kunci: kalimat, penggunaan, teks.
KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 GADINGREJO Erwin Saputra; Nurlaksana Eko Rusminto; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.193 KB)

Abstract

Issues discussed in this study was how the level of ability to write short stories in class X SMA Negeri 1 Gadingrejo second semester of academic year 2012/2013. Sample 10% of the total population as much as 253 students which are 24 students. The short story writing skills of students' a class X SMA Negeri 1 Gadingrejo school year 2012/2013, belong to the category of fairly with an average score of 70,67. Score per indicator 1) the theme score of 69,45 category enough; 2 a) the figures that were presented score of 85,58 excellent category, b) the presentation of the character figures score of 64,04 fair category; 3) background score of 65,5 category of pretty; 4 a) a series of events 71,66 category enough, b) the flow of the game score of 66.88, enough categories; and 5) style language score of 71,63 category enough.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Gadingrejo semester genap tahun pelajaran 2012/ 2013. Sample diambil 10% dari populasi yang berjumlah 253 siswa yakni 24 siswa. Hasil kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas X SMA Negeri 1 Gadingrejo tahun pelajaran 2012/2013, tergolong dalam kategori cukup dengan skor rata-rata 70,67. Skor rata-rata kemampuan siswa perindikator adalah: 1) tema skor rata-rata 69,45 kategori cukup; 2 a) tokoh yang dihadirkan skor rata-rata yaitu 85,58 kategori sangatbaik, b) penyajian watak tokoh skor rata-rata 64,04 kategori cukup; 3) latar dengan rata-rata 65,5 kategori cukup; 4 a) rangkaian peristiwa rata-rata 1,66 kategori cukup, b) permainan alur rata-rata 66,88 kategori cukup; dan 5) gaya bahasa skor rata-rata 71,63 kategori cukup.Kata kunci: cerita pendek, kemampuan, menulis.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMPN 2 BANDARLAMPUNG Yunita Handiawati; Eka Sofia Agustina; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.968 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding short story text of students class VII SMPN 2 Bandarlampung academic year 2013/2014. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson planning. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, collecting information, associating, and communicating activities. The teacher assessed by using written test and practice test by giving a task to the students to present the conclusion from the content of short story text.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks cerita pendek siswa kelas VII SMPN 2 Bandarlampung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru sudah melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. guru menilai dua aspek, yaitu sikap dan pengetahuan. Guru melakukan penilaian dengan tes tertulis dan tes unjuk kerja dengan menugasi siswa menyampaikan simpulan dari isi teks cerpen.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks cerita pendek.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Achril Zalmansyah Adi Winata Afriyandi, Afriyandi Ag Bambang Setiyadi Ag. Bambang Setiyadi Agustinus Bambang Setiyadi Ahmad Sarjuni Ali Mustofa Anggun Mawar Sari Ardian, Dina Ardila, Tria Ari Mahendra Ari Prayogi Ari Rohmawati Arifah Nur Isnaini Arya Dwi Putri Asep Perdiansyah Astuti, Tria Puji Atik Kartika Aulia Ika Atika Ayu Mayasari AYU WANDIRA Badiah Badiah Baehaqi Bambang Riadi Bambang Setiyadi Budi Koestoro Bujang Rahman Burhanudin Burhanudin Candra Pratiwi Chandra Ertikanto Chintiya Dewi, Fadilla Cucu Sutarsyah Daniel Happy Putra Darsono Darsono Dede Putri Delvi Iskandar dery oscar Des Sinta Sari Desembri Desembri Dewi Pujiastuti Dewi Ratna Ningsih Dewi Sri Rezki Dian Puspita Sari Dorlan Evi Yanti DWI YULIANTI Edi Parlindungan Tampubolon Edi Saputro Edi Suyanto Edi Suyanto Een Yayah Haenilah Een Yayah Haenilah Egatri, Dewi Eka Sofia Agustina Elfrida Ratnawati Elvanur Syafitri Emilia Sari Endah Meylinasari Erwin Saputra Esterlina, Dwi Eva Restia Farida Ariyani farida ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani Faturrohman, Aji Fistin Lidanti Fitria Asmawati Fransiska Pratiwi Prasakti Fransiska Retno Widiarti Gustia Putri Hapzi Ali Hendra Purnama Hendri Wakaimbang Heri Prihartono Hernaini Hernaini Herpratiwi Herpratiw Heru Prasetyo Hilda Fatah Asih Amrillah I Wayan Ardi Sumarta Indri Arnaselis Iqbal Hilal Ismania Triyanova Janatun Naim Joko Setyo Nugroho Jully Andry Yanto Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kusbarini Kusbarini Laila Rahmawati Lidya Kandau Lilik Sabdaningtyas Linda Apriyanti Lismayana Lismayana M. Thoha B. Sampurna Jaya Maria Kristiningsih Mario Efendi Maryani Maryani Megawati Megawati Merina Tri Rahma Okta Meyrina Putri Utami Mohammad Mona Adha MUHAMMAD FUAD Muhammad Lukman Rifai Mulyanto Widodo Mulyanto Widodo Munaris Munaris . Mustavida Sari Mustofa Abi Hamid Nadya Arizona Nani Gustina Naufalia, Jauza Najla Nelly Yustinawati Ni Nyoman Wetty Ni Nyoman Wetty Suliani Ni Peishi Nuraeni, Intan Nurria Mafri Atun Nurudin Nurudin Nurul Hudha Nurwahidin, Muhammad Oriza Pratiwi Pane, Syafitria Rahma Paramitha, Adelia Ayu Pargito Pargito Patar Albert Marpaung Piani, Ririn Tria Pramudiyanti Pramudiyanti Purnawan Wahyu Pratama Puspita Cahya Rivai R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahmat Prayogi, Rahmat Rangga Firdaus Rani Setia Prasanti Rani, Septi Mustika Ratu Farry Alifia Azka Reka Umami Rian Andri Prasetya Riana, Hana Rifany Maulidya Riri Savitri Risky Amelia Risma Margaretha Sinaga Rohmah Tussolekha RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Hermawan Rudi Isbowo Sabilla Mukhtar, Amalia Salmina Salmina Sari, Fenty Tryana Sefty Angraini Semi Amsiah Sepirna Juwita Putri Septi Husnul Khotima Shelvina Elvira Shely Nasya Putri Siska Mega Diana Siti Patmawati Siti Samhati Siti Sumarlin Soca Anggraini Sudaryo Sudaryo Sugeng Sutiarso Sulistiawati sulistiawati Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Sundyana Sundyana Sunyono Supu Hernawiah Susi Wahyuti Suwarjo Suwarjo Syukri, Ridwan Tika Qurratun Hasanah Tika Yuni Arsita Tiyas Abror Huda Tri Kuryanti Trie Utami Wini Arwila Wini Tarmini Wisudiana Risyant Insani Yorista Indah Astari Yulinar Yulinar Yulita Anlisia Yunida Fitratun Nisa Yuninda, Dewi Yuningsih Yuningsih Yunita Fitri Yanti Yunita Handiawati Zufaida Zufaida