p-Index From 2021 - 2026
12.654
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Veteriner Jurnal Ilmu Ternak Jurnal Demokrasi TINGKAP Journal of Educational, Health and Community Psychology Abdimas Proceeding Buffalo International Conference Jurnal Sains Peternakan Jurnal Ilmu Ternak Veteriner WARTAZOA Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences Jurnal Peternakan Indonesia JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) International Journal of Sustainable Tropical Agricultural Sciences Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Jurnal Sosio Agribisnis COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU JURNAL PengaMAS Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Musamus Journal of Agribusiness Musamus Journal of Livestock Science Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Jurnal Abdimas Akademika Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa (JPMF) Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Asian Journal of Community Services (AJCS) Jurnal Pengabdian Nusantara (JPN) Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Kedokteran Hewan Chalaza Journal of Animal Husbandry BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Community Empowerment Jurnal Abdimas Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

Daya Tetas Telur Burung Puyuh pada Pemeliharaan Intensif dengan Kepadatan Kandang yang Berbeda Rusmiyanto Rusmiyanto; Takdir Saili; Rahim Aka
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16926

Abstract

Daya tetas telur burung puyuh pada umumnya dipengaruhi oleh faktor pakan danpengendalian penyakit. Pada penelitian akan dikaji pengaruh kepadatan kandang terhadapfertilitas, daya tetas, dan bobot tetas telur burung puyuh. Penelitian ini dilaksanakan diKelompok Tani Ternak Tunas Mekar, Kelururahan Lepo-Lepo Kecamatan Baruga KotaKendari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap dengan empatperlakuan dan empat ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah kepadatan kandang yangterdiri atas empat jenis kepadatan, yaitu: P1 (6 ekorpuyuh per kandangjantan 2 ekor + 4ekorbetina), P2 (9 ekorpuyuh per kandangjantan3ekor + 6ekorbetina), P3 (12 ekorpuyuh perkandang jantan 4 ekor + 8 ekor betina), dan P4 (15 ekor puyuh per kandang jantan 5 ekor + 10ekor betina). Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu produksi telur, fertilitas, daya tetas,bobot tetas. Kepadatan kandang berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap produksi telur,fertilitas telur dan daya tetas telur, tetapi tidak berpengaruh terhadap bobot tetas.
Potensi Pengembangan Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di Kabupaten Konawe Selatan Hendhra Sudarno Saputra; Takdir Saili; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18031

Abstract

Potensi pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dapat diketahui berdasarkanketersediaan fasilitas fisik dan fasilitas non fisik. Tujuan dari penelitian ini menganalisis potensikawasan SPR berdasarkan ketersediaan fasilitas fisik dan non fisik di Kabupaten KonaweSelatan. Lokasi penelitian adalah daerah Kabupaten Konawe Selatan yaitu Kecamatan Mowila,Kecamatan Landono, dan Kecamatan Buke. Aspek yang diteliti adalah ketersediaan saranfasilitas fisik dan non fisik yang mendukung pengembangan SPR. Data yang diperolehdianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan potensi SPR dari segi ketersediaan fasilitasfisik dan non fisik di Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitasfisik yang tersedia di Kecamatan Mowila, Kecamatan Landono, dan Kecamatan Buke yaitupadang penggembalaan, kebun hijauan pakan ternak (HPT), gudang pakan (KecamatanLandono), puskeswan, petugas teknis kesehatan hewan, fasilitas pos IB (Kec. Landono danKec. Buke), petugas inseminator, dan rumah potong hewan (Kec. Landono dan Kec. Buke),dan fasilitas non fisik yang tersedia yaitu lembaga kemitraan. Kesimpulan pada penelitian iniadalah bahwa dari segi fasilitas fisik dan non fisik, Kecamatan Mowila, Kecamatan Landono,dan Kecamatan Buke berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan SPR.
Profil Hematologi Darah Ayam Kampung yang Diberi Filtrat Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata) Jon Karlino; Achmad Selamet Aku; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11190

Abstract

Pakan tambahan dapat diberikan pada ayam kampung untuk menjaga kesehatan yang pada giliranya akan dapat meningkatkan pertumbuhan ayam tersebut. Salah satu pakan tambahan adalah daun kirinyuh yang dapat berfungsi sebagai antivirus dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian filtrat daun kirinyuh (FDK) (Chromolaena odorata) terhadap profil hematologi darah ayam kampung. Penelitian dirancang berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas pemberian 0% FDK (P0), pemberian 1% FDK (P1), pemberian 2% FDK (P2), dan pemberian 3% FDK (P3). Parameter yang diukur adalah eritrosit, leukosit dan hemoglobin dalam darah ayam kampung. Parameter yang diukur adalah eritrosit, leukosit dan hemoglobin dalam darah ayam kampung. Data yang terkumpul selanjutnya ditabulasi dan dianalisis mengunakan sidik ragam, sedangka perbedaan antar perlakuan ditetapkan berdasarkan uji Tukey. Hasil rataan jumlah eritrosit yaitu P0= 0,9±024, P1= 2,0±0,46, P2= 2,4±0,27, P3= 4,5±2,17. Hasil rataan jumlah leukosit yaitu P0= 11,4±8,06, P1= 68,3±9,15, P2=90,7±5,21, P3=97,9±42,75. Hasil rataan jumlah hemoglobin yaitu P0= 2,5±0,78, P1= 6,7±0,88, P2= 8,1±0,73, P3= 16,2±6,87. Hasil analisis ragam menyimpulkan bahwa pemberian filtrat daun kirinyuh (Chromolaena odorata) berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap profil hematologi darah ayam kampung baik eritrosit, leukosit maupun hemoglobin. Hasil uji Tukey menunjukkan bahwa jumlah eritsosit dan hemoglobin pada perlakuan P3 nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Sedangkan jumlah leukosit pada perlakuan P1, P2 dan P3 nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan P0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik pada penelitian ini diperoleh pada perlakuan P3 penambahan 3% filtrat daun kirinyuh
Analisis Pendapatan Usaha Pemotongan Ayam Pedaging pada CV. Abu Chicken di Kecamatan Poasia Kota Kendari Aprianto Aprianto; Takdir Saili; Musram Abadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan profil bisnisCV. Abu Chicken; (2)menganalisis pendapatan usaha pemotongan ayam pedaging CV. Abu Chicken; dan (3)menentukan B/C ratio usaha pemotongan ayam pedaging CV. Abu Chicken. Penelitiandilakukan pada usaha pemotongan ayam pedaging CV. Abu Chicken, Kecamatan Poasia,Kendari dari Juli sampai Agustus 2020. Responden ditentukan secara purposive samplingsebanyak12 responden yang diwawancarai menggunakan kuesioner untuk mengumpulkaninformasi terkait dengan usaha pemotongan ayam pedaging CV. Abu Chicken. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: (1) Usaha pemotongan ayam ras CV. Abu Chicken telah menerapkanjargon ASUH dalam bisnisnya; (2) Pendapatan dan B/C ratio usaha pemotongan ayam pedagingCV. Abu Chicken masing-masingRp. 96.392.944/bulan dan 0.11. Disimpulkan bahwa usahapemotongan ayam pedaging CV. Ayam Abu menguntungkan dan layak yang ditunjukkandengan nilaiB/C ratio lebih dari nol (B/C > 0)
Kualitas Spermatozoa Sapi Bali Setelah Preservasi Menggunakan Pengencer Tris Kuning Telur dan Madu Dengan Level Berbeda Andi Dzulqarnain; Takdir Saili; Muh Rusdin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27026

Abstract

Madu sebagai tambahan bahan pengencer pada semen sapi Bali berpotensi dapat mempertahankan kualitas spermatozoa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas spermatozoa sapi Bali setelah diencerkan mengandung tris kuning telur dan madu dengan level berbeda, sebelum dan sesudah equilibrasi. Materi yang digunakan adalah semen segar sapi bali jantan dan madu.. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian pengencer tris kuning telur dan madu dengan konsentrasi berbeda yang terdiri atas P0 (Tris kuning telur  + Gliserol 6%), P1 (Tris kuning telur + Gliserol 4% + madu lebah hutan 2%, P2 (Tris kuning telur + Gliserol 2% + madu lebah hutan 4%), dan P3 (Tris kuning telur + Madu lebah hutan 6%). Parameter yang dievaluasi adalah persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa setelah pengenceran, persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa setelah equilibrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rataan nilai persentase motilitas spermatozoa setelah diencerkan berkisar antara (70,0 – 72,5%), dan viabilitas spermatozoa (79,4 – 86,6%). Sedangkan rataan nilai persentase motilitas spermatozoa setelah equilibrasi berkisar antara (12,5 – 70,3%), dan viabilitas spermatozoa (44,1 – 76,4). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penggunaan madu sebagai bahan pengencer spermatozoa sapi bali pengganti gliserol tidak berpengaruh terhadap motilitas spermatozoa setelah diencerkan, tetapi berpengaruh nyata terhadap viabilitas spermatozoa dengan tren menurun dan penggunaan madu sebagai bahan pengencer spermatozoa sapi bali pengganti gliserol setelah equilibrasi berpengaruh nyata menurunkan presentase motilitas dan viabilitas spermatozoa. Perlakuan terbaik yaitu pada P0 dengan Tris kuning telur  + Gliserol 6%. Pemanfaatan madu sebagai tambahan bahan pengencer dalam proses pengenceran semen sapi bali dapat mempertahankan kualitas spermatozoa setelah preservasi.
Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal dan Ekstrak Kerang Bakau (Polymesoda erosa) dalam Pakan Ayam Buras Terhadap Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Persentase Karkas yuniati yuniati; Astriana Napirah; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18021

Abstract

Feed aditif merupakan salah satu bahan yang dapat memacu produktivitas ayam buras.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ramuan herbal dan ekstrak kerangbakau (Polymesoda erosa) terhadap bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras danpenambahan dosis ramuan herbal dan ekstrak kerang bakau (Polymesoda erosa) yang tepat padapakan untuk menghasilkan bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas yang optimal. Sebanyak60 ekor DOC ayam buras dibagi dalam 16 unit cage berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 5 perlakuan 4 ulangan dan dipelihara selama 16 minggu. Perlakuan yang diterapkan yaitu R0(0% ramuan herbal + 0% ekstrak kerang bakau), R1 (0,75% ramuan herbal + 1,5% ekstrak kerangbakau), R2 (1,5% ramuan herbal + 3% ekstrak kerang bakau) R3 (2,25% ramuan herbal + 4,5%ekstrak kerang bakau) dan R4 (3% ramuan herbal + 6% ekstrak kerang bakau). Setiap unit cage diisi 3ekor ayam dan diakhir penelitian, setiap cage disembelih 2 ekor ayam sebagai sampel. Parameter yangdiukur mengenai bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas. Data hasil pengamatan dianalisisragam dan uji wilayah berganda Duncan untuk melihat pengaruh antara perlakuan terhadap bobotakhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuanberpengaruh sangat nyata (P˂0,01) terhadap bobot akhir dan bobot karkas ayam buras. Rataan bobotakhir adalah 365,6±43,1 (R0), 471,2±165,6 (R1), 1105,0±88,7 (R2), 971,5±395,6 (R3), 500,1±252,9(R4) dan rataan bobot karkas adalah 196,1±15,0 (R0), 287,8±100,9 (R1), 665,6±68,2 (R2),608,1±257,4 (R3), 299,5±178,3 (R4), serta perlakuan memberi pengaruh yang nyata (P˂0,05) terhadappersentase karkas ayam buras, rataan persentase karkas adalah 53,8±2,5% (R0), 61,0±5,2% (R1),60,2±1,4% (R2), 62,0±2,1% (R3), 58,2±4,5% (R4). Perlakuan R2 menunjukkan bobot akhir dan bobotkarkas yang paling optimal.Kata Kunci : Ramuan Herbal, Ekstrak
Potensi Pengembangan Usaha Sapi Bali di Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan Hijrawati Hijrawati; Takdir Saili; Musram Abadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23534

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengembangan usaha sapi Bali di Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan. Responden adalah peternak sapi Bali yang memiliki ternak 2 ekor atau lebih. Sampel yang dipilih dari populasi dengan cara acak (simple random method), dari 10 desa/kelurahan yang ditentukan maka dipilih responden dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah rumah tangga peternak (RTP) 1.009 dan diperoleh hasil 91  orang yang kemudian disesuaikan oleh peneliti menjadi 100 orang. Hasil penelitian dilakukan menunjukkan bahwa Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan sangat berpotensi untuk dilakukan pegembangan usaha sapi Bali yang didukung oleh keberadaan dan kelengkapan aspek fisik (perkandangan, poskeswan, pos IB, RPH, sumber air, transportasi dan telekomunikasi) dan aspek non fisik yang meliputi sistem pemeliharaan dan pola pemeliharaan, penaganan dan pengendalian penyakit, sumber pakan, sistem perkawinan, pengolahan hasil ikutan ternak, karakteristik peternak, dokterhewan, petugas lapangan/penyuluh, tenaga inseminator dan aspek kelembagaan.
Hubungan Lama Waktu Sexing Dengan Kualitas Spermatozoa Sapi Bali (Bos Sondaicus) Pada Medium Sexing Tris-Kuning Telur Luzardin Luzardin; Takdir Saili; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama waktu sexing dengan kualitas spermatozoa sapi bali (Bos sondaicus) pada medium sexing tris-kuning telur. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan (lama waktu sexing) dan setiap perlakuan terdiri atas 6 ulangan (frekuensi penampungan). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah : P1 (waktu sexing 20 menit), P2 (waktu sexing 30 menit), P3 (waktu sexing 40 menit). Semen yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sapi pejantan milik Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perbibitan Ternak dan Pakan Ternak Kecamatan Konda dimana terlebih dahulu dilakukan penampungan semen yang dilanjutkan dengan prosedur sexing spermatozoa menggunakan medium sexing Tris-Kuning Telur dengan durasi yang berbeda sesuai perlakuan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsentrasi spermatozoa, persentase motilitas, persentase viabilitas dan persentase membran plasma utuh (MPU). Berdasarkan hasil penelitian, lama waktu sexing yang berbeda sangat berpengaruh (P<0.01) terhadap konsentrasi spermatozoa dan persentase motilitas spermatozoa setelah sexing namun tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap persentase viabilitas dan persentase membran plasma utuh (MPU) spermatozoa.
Karakteristik Penetasan Telur Hasil Persilangan Ayam Ras Petelur dengan Ayam Kampung yang Diberi Tepung Kulit Ari Biji Kedelai (Glycine Max) Fermentasi Nurhayanto Nurhayanto; Rusli Badaruddin; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21106

Abstract

Ayam petelur merupakan salah satu bangsa ayam yang mempunyai produksi telurcucup tinggi (60-70%). Sebaliknya ayam kampung mempunyai produksitelur yang agakrendah sehingga butuh peningkaan melalui metode kawin silang dengan ayam petelur.Empat ekor ayam kampung jantan diberi pakan yang mengandung tepung kulit ari bijikedelai fermentasi (TKABKF) dengan level berbeda sesuai perlakuan. Selain itu, jugadigunakan 16 ekor ayam petelur yang diinseminasi dengan semen ayam kampung untukmenghasilkan telur tetas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan AcakLengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan formula pakan yang digunakanterdiri atas pakan komersil BP-11 sebagai kontrol (P0), BP-11+5% TKABKF(P1), BP-11+10% TKABKF(P2), dan BP-11+15% TKABKF(P3). Variabel yang dievaluasi padapenelitian ini adalah fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas and bobot tetas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rataan fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, dan bobottetas berturut turut 64,69%, 65,24%, 59,70% and 42,20g. Berdasarkan hasil sidik ragamdapat diketahui perlakuan hanya berpengaruh nyata terhadap fertilitas telur. Ayam peteluryang diinseminasi dengan semen ayam kampung pada perlakuan P3 mempunyai rataanfertilitas telur yang nayata lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan P1, tetapi tidakberbeda dengan fertilitas telur pada perlakuan P0 dan P2. Kesimpulan penelitian ini adalahpenambahan TKABKF di dalam pakan ayam kampung jantan berpengaruh nyata terhadapfertilitas telur tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap daya hidup embrio, daya tetas danbobot tetas telur ayam peterlur.
Kualitas Spermatozoa Ayam Kampung (Gallus Domestica) dengan Pemberiaan Pakan yang Mengandung Tepung Biji Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Nur Fitry Yanti; Rusli Badaruddin; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16958

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh pemberiaan pakan dengan tambahan tepung biji labu kuning terhadap kualitas spermatozoa ayam kampung. Materi yang digunakan adalah ayam kampung jantan sebanyak empat ekor dengan rataan berat 1,7 kg dan kisaran umur 1,0 – 1,5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah level pemberian tepung biji labu kuning yang terdiri atas: 0% atau kontrol (P0), 0,05% (P1), 0,1% (P2) dan 0,2% (P3). Variabel yang dievaluasi meliputi kualitas semen segar yang terdiri atas volume, warna, kosistensi, bau dan derajat keasaman (pH) dan kualitas spermatozoa yang terdiri atas gerakan massa, persentase motilitas dan konsentrasi spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan rataan volume semen ayam kampung adalah 0,43±0,14 ml, derajat keasaman (pH) 6,41±0,19, dengan warna putih susu, bau khas dan konsistensi kental. Sedangkan rataan kualitas spermatozoa meliputi persentase motilitas 85,00±4,47, gerakan massa 2,26±0,51 dan konsentrasi spermatozoa 1,58±0,28 (x107/ml). Pemberian tepung biji labu kuning dengan dosis 0,05%-0,2% dari berat badan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap derajat keasaman (pH) dan persentase motilitas spermatozoa ayam kampung pada penelitian ini.
Co-Authors . Nurhalim ., Ashar A Hadini, Hairil A. M. Sari A. Napirah Abda Abda Abdes Rijanto Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Achmad Selamet Aku Afyudi, Bobby Ahmad Dzakir Ahmad Dzakir Ahmad Fajar Al Jumiati, Wa Ode Albar, Fahry Amiludin Indi Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Analuddin, La Ode Andi Dzulqarnain Andi Murlina Andi Murlina Tasse Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Angia Azahrah Annisa Fathia Abdullah Aprianto . Aprianto Aprianto Aprianto Aprianto Ardiansyah Ardiansyah Arief Boediono Arjuna, Deni Arsiwan Arsiwan Arwin Putra Pratama AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asmar Hasan Astriana Napirah ASTUTI, MERI Aulia Devinda Afista Awal Maulid Sari Ba'a, La Ode Bahtiar Bahtiar Bana, Sahindomi Basman Basman Baynarti Baynarti Boy Arya Sena Budiyanto Darni Darni Dedi Dedi Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Dewi S, Rachmita Dian Agustina Dian Agustina Eki Indrawati Ella Fauzya Fahyuddin Faradillah, F Febiang Lopulalan Febiang Lopulalan Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza Gerhana Gerhana, Gerhana Gunawan, Rifaldi Gusti Ayu Kade Sutariati H. Hafid Hadini, Hairil Adzuliyatno Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh. Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Hariono Hariono Hasanuddin Bua Hendhra Sudarno Saputra Hijrawati Hijrawati Hijrawati Hijrawati, Hijrawati I Ketut Mudite Adnyana I Wayam Sura I Wayan Sura Ibrahim, Irianto Ido, Irfan Idrus Salam Ihlas AG, Muhammad Ilahude, Meygi Caesarika Putri Imam Bukhori Irwan Irwan Irwansyah Irwansyah Ismi Wardani Isnaeni, Purnaning Dhian Ita Djuwita Joka, Elen Rosalia Jon Karlino Kadek Juliastini Kesumanengsih, Viny Aprilia Khairiyah, Ummul Kiki Asmaul Husnah Kimestry, Asma Bio L. O. Nafiu L. Yunus La Aba La Karimuna La Malesi La Ode Abdul Karim Ishak La Ode Arsad Sani La Ode Ba&#039;a La Ode Ba&#039;a La Ode Baa La Ode Baa La Ode Hadini La Ode Hermawan La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu Laode Muhammad Sentot Alibasa Lena Wati Lisran Lisran Lukman Yunus Lukman Yunus, Lukman Luzardin Luzardin M Agus Setiadi M. Abadi Madiki, A Majid Majid Mardianto Mardianto Mas Rizky A.A. Syamsunarno Masrah Masrah Mesrawati Mesrawati Mesrawati Mesrawati Mohammad Ghozali Mohammad Ghozali, Mohammad MOZES R. TOELIHERE Muh Haidir Hakim Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala MULYOTO PANGESTU Musram Abadi Natsir Sandiah Nian Anisa Nur Arafah Nur Asma Nur Asni Nur Asyik, Nur Nur Fitry Yanti Nur Santy Asminaya Nur Zahra Suaidi Nurhayanto Nurhayanto Nurhayanto, Nurhayanto Nuriadin Nuriadin Nuriadin Nuriadin Nylan Aulia Sari Nylan Aulia Sari Patrecia Dwita Koty Petrus Kune Pratiwi, Arby’in Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra Wiadnyana Putra, Agus Kurniawan Putri, Anindyaningrum Zainal Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahmad Hardiono Rahmat Mulhazaa Rahmiyanti Ismet Inonie Rangga Setiawan Rangga Setiawan Restu Libriani Rijanto, Abdes Rin Orin Ningrum Rin Orin Ningrum Rini Widyastuti Ronny Rachman Noor Rusdin, Muh. Rusdin, Muh. Rusli Badaruddin Rusmiyanto Rusmiyanto Sani Wanti Santi, Nur Sarmin Sitti Aida Adha Taridala Sri Rejeki Sri Ulfayani Sri yuliana Sri Yuliana Srihadi Agungpriyono Subran Subran Sumiarti, Rina Sunarti Sunarti Surahmanto Suryanef Suryanef Syahruddin Said Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsul Arifin Tamrin Tamrin W. Kurniawan W. L. Salido Wa Laili Salido Wa Laily Salido Wa Ode Astija Madu Wa Ode Jasnia Wa Ode Jasnia Wahono Esthi Prasetyaningtyas Yamin Yaddi Yuni Lestari Yuni Lestari yuniati yuniati Zulkarnaian, Deki