p-Index From 2021 - 2026
8.481
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KONJUNGSI KARANGAN SISWA KELAS X SMAN 1 REBANG TANGKAS TP 2012/2013 Esi Pitriani; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.423 KB)

Abstract

This research concerned to the conjunction in the students’ written at first grade of SMA Negeri Rebang Tangkas academic year 2012/2013. The objective of this research is to describe the uses of conjunction in students’ written. This research used qualitative description as the research method. The writer collected the data from 40 students’ written. The students used 276 coordinative conjunction with accuracy 233 and inaccuracy 43. Second, the students used 185 subordinative conjunction with accuracy 126 and inaccuracy 59. Third, the students used 3 correlative conjunction with accuracy 2 and inaccuracy 1. Forth, the students used 25 inter-sentences conjunction with accuracy 22 and inaccuracy 3, While, the students used 5 extern-sentences conjunction with accuracy 2 and inaccuracy 3.Masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah konjungsi pada karangan siswa kelas X SMA Negeri Rebang Tangkas tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penggunaan konjungsi dalam karangan siswa. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian berupa teks hasil karangan siswa yang berjumlah 40 siswa. Penggunaan konjungsi koordinatif 276 ketepatan 233 dan ketidaktepatan sebanyak 43. Kedua, konjungsi subordinatif 185 ketepatan 126 dan ketidaktepatan 59. Ketiga, konjungsi korelatif 3 ketepatan sebanyak 2 dan ketidaktepatan 1. Keempat, konjungsi antarkalimat sebanyak 25 ketepatan 22 dan ketidaktepatan 3. Sedangkan konjungsi intrakalimat 5 ketepatan 2 dan ketidaktepatan 3.Kata kunci: konjungsi, penggunaan, siswa. 
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL TADARUS CINTA BUYA PUJANGGA DAN IMPLIKASINYA Yesi Wariesta; Siti Samhati; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.87 KB)

Abstract

The problem in this research is how the values of education character in Tadarus Cinta Buya Pujangga novel by Akmal Nasery Basral and the implication toward literature study in senior high school. The aims of this research are to describe the values of education character in Tadarus Cinta Buya Pujangga novel by Akmal Nasery Basral and the implication toward literature study in senior high school. The result of this research is about the values of education character in Tadarus Cinta Buya Pujangga novel by Akmal Nasery Basral. The values of education character result can be used as the student material study in literature study in senior high school. The implication of research result toward literature study in senior high school can be about the study scenario design that analyzes values of education character in Tadarus Cinta Buya Pujangga novel by Akmal Nasery Basral.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tadarus Cinta Buya Pujangga karya Akmal Nasery Basral dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tadarus Cinta Buya Pujangga karya Akmal Nasery Basral dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Hasil penelitian ini berupa nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tadarus Cinta Buya Pujangga karya Akmal Nasery Basral. Hasil penelitian nilai-nilai pendidikan karakter tersebut, dapat dijadikan sebagai bahan ajar siswa dalam pembelajaran sastra di SMA. Implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran sastra di SMA dapat berupa rancangan skenario pembelajaran menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tadarus Cinta Buya Pujangga karya Akmal Nasery Basral.Kata kunci: implikasi, nilai-nilai pendidikan karakter, novel.
GEJALA BAHASA SISWA KELAS X DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ika Agustina Pratiwi; Mulyanto Widodo; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.384 KB)

Abstract

This study is aimed at describing the linguistic phenomena among students at the first year of senior high school in academic year 2013/2014 and the implication toward Indonesian learning. The method is descriptive qualitative. The data collecting technique are observation, interviews, and recordings. Based on data analysis, it was found that there are fourteen linguistic phenomena: (1) afaresis, (2) syncope, (3) apocope, (4) paragoge, (5) the linguistic phenomena of language adaptation, (6) the substitution of prefix, (7) the substitution of simulfix, (8) the substitution of sufix, (9) the removal of phonemes, (10) irregularity, (11) the use of the particle, (12) contraction, (13) acronyms, and (14) abbreviation. The implication in Indonesian learning was using Indonesian appropriately as a tool to get the practical purpose and solve problem in a life and also to do social relationship honestly and politely.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gejala bahasa siswa kelas X SMA tahun pelajaran 2013/2014 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengamatan, wawancara, dan rekaman. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 14 gejala bahasa, yaitu (1) afaresis, (2) sinkop, (3) apokop, (4) paragog, (5) gejala adaptasi bahasa, (6) subtitusi prefiks, (7) subtitusi simulfiks, (8) subtitusi sufiks, (9) penghilangan fonem, (10) ketidakteraturan, (11) penggunaan partikel, (12) kontraksi, (13) akronim, dan (14) singkatan. Implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai sarana untuk mencapai tujuan praktis dan menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan.Kata kunci: gejala bahasa, implikasi pembelajaran, siswa.
KEMAMPUAN MENULIS IKLAN BARIS SISWA SMP KELAS IX MTs NEGERI 1 PRINGSEWU Yeni Widi Astuti; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 3 Jul (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.013 KB)

Abstract

This research aimed to describe the ability of writing a classified ad in IX grade of MTs Negeri 1 Pringsewu the academic year 2015/2016. This research used descriptive quantitative method. The results showed the level of writing ads ability of students in IX grade of MTs Negeri 1 Pringsewu the academic year 2015/2016 included into the excellent category, with a total score reached 3204 with a total average score of 86,59. The indicators were assessed: (1) indicator of language (a) the language used is brief, (b) the language used is, (c) the language used is clear, (d) the ads is using abbreviated popular form, (e) the language used is communicative, (2) indicator of content, (3) the lenght of the article.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis iklan baris pada siswa kelas IX MTs Negeri 1 Pringsewu tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kemampuan menulis iklan baris siswa kelas IX MTs Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2015/2016 termasuk kategori baik sekali, dengan jumlah skor mencapai 3204 dengan total skor rata-rata 86,59. Adapun indikator yang dinilai yaitu (1) indikator bahasa (a) bahasa yang digunakan singkat, (b) bahasa yang digunakan padat, (c) bahasa yang digunakan jelas, (d) iklan baris menggunakan bentuk singkatan populer, (e) bahasa yang digunakan komunikatif, (2) indikator isi, (3) indikator panjang tulisan.Kata kunci: kemampuan, menulis, iklan baris.
Implikatur Percakapa Kumpulan Cerpen Filosofi Kopi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia M.Muhfid Choirudin; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 2 Apr (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.563 KB)

Abstract

This research was to describe the conversation implicature in the short story collection of Dewi Lestari's Coffee Philosophy and its implication to Indonesian Language learning in Senior High School. This research method is descriptive qualitative. The results of this study are the implications of conversations between antartigs in the form of literal direct speech, indirect speech acts, indirect speech acts are not literal using the mode and are supported by the underlying context of the speech. The results of this study can be implied in the learning of Indonesian language in Senior High School the students of class XI of the basic competence of 3.8 and 4.8 as an alternative learning materials of Indonesian language to learn aspects of speaking skills.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan pada Kumpulan Cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa implikatur percakapan antartokoh dalam bentuk tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, tindak tutur tidak langsung tidak literal yang menggunakan modus dan di dukung dengan konteks yang melatari tuturan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas kelas XI kompetensi dasar 3.8 dan 4.8 sebagai alternaltif materi pembelajaran Bahasa Indonesia untuk melatih aspek keterampilan berbicara.Kata kunci: implikatur percakapan, tindak tutur, modus, pembelajaran bahasa
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PILIHAN GANDA BERBASIS HOTS TEKS PUISI KELAS VIII Sari Agung Tamba; Siti Samhati; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is how to develop multiple choice test instruments based on higher order thinking skills in learning poetry texts for class VIII. The purpose of this study was to make a multiple choice test instrument product based on higher order thinking skills in learning poetry texts for class VIII. This research uses research and development (rnd). The results showed the creation of a multiple-choice test instrument product based on higher order thinking skills that had been validated. The validation was carried out by lecturers and experts/practitioners to test the feasibility of the product. The results of the validation of the practitioner or peer test and the expert or expert test that has been carried out using an instrument in the form of a questionnaire. The value obtained from the practitioner or colleague is 3.72 (good) and the value obtained from the expert or expert is 3.6 (good) Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengembangan instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills pada pembelajaran teks puisi kelas VIII. Tujuan penelitian ini untuk membuat produk instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills pada pembelajaran teks puisi kelas VIII. Penelitian ini menggunakan research and development (rnd). Hasil penelitian menunjukkan terciptanya produk instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills yang sudah divalidasi.Validasi dilakukan oleh dosen dan ahli/praktisi untuk menguji kelayakan produk. Hasil validasi uji praktisi atau teman sejawat dan uji ahli atau pakar yang telah dilakukan dengan menggunakan instrument berupa angket. Nilai yang diperoleh dari praktisi atau teman sejawat adalah 3.72 (layak) dan nilai yang diperoleh dari ahli atau pakar adalah 3.6 (layak).Keywords: development, HOTS, poetry texts, question instruments
KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA SISWA KELAS X SMAN 1 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Eva Sartika Sari; Siti Samhati; Wini Tarmini
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems studied were effective speed reading class X SMA Negeri 1 Punggur Lampung Tengah regency school year 2012/2013. This study aims to describe the effective speed reading (hereinafter referred to KEM) students who have a term of words per minute (wpm). The effective speed reading involves two things, namely the speed of reading and comprehension. The method used in this research is descriptive method. Readability formulas used to estimate the level of difficulty or readability discourse in this research that uses charts and graphs raygor fry. Charts and graphs raygor fry is the result of an effort to simplify and streamline the readability level of discourse.The study population was all students in the class X SMA Negeri 1 Punggur Lampung Tengah regency school year 2012/2013 amounted to 254 students spread in seven classes.Keywords: speed reading, reading comprehension, effective speed reading
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS SURAT DINAS PADA SISWA KELAS VIII SMP Heru Arip Rahman Hakim; Siti Samhati; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.36 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the implementation of learning to write official letters. The method which was used was descriptive qualitative research.The result of the research showed that the teacher was done three steps of the implementation of learning to write official letters. On the observation result analysis of the implementation of teaching writing official letter, it included preliminary activities, such as learning to prepare the students to study and perform the activities of apperception. In the main activities of the learning process was in the form of mastering the learning, learning approach/strategy, learning source/media use, learning that trigger and maintain the students imvolvement, assesment process and learning outcomes and language. The post activities were in the form of reflection and make a summary by involving students and doing follow-up to provide direction activities or tasks as a remaind.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis suratdinas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap pelaksanaan pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran menulis surat dinas. Pada analisis hasil observasi pelaksanaan pembelajaran menulis surat dinas, meliputi kegiatan pendahuluan pembelajaran berupa mempersiapkan siswa untuk belajar danmelakukan kegiatan apersepsi.Dalam kegiatan inti pembelajaran berupa penguasaan materi pembelajaran, pendekatan/strategi pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran, pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa, penilaian proses dan hasil belajar, dan pengguanaan bahasa. Dalam kegiatan penutup pembelajaran yang dilakukan yaitu dengan melakukan refleksi dan membuat rangkuman dengan melibatkan siswa, dan melakukan tindak lanjut dengan memberikan arahankegiatan atau tugas sebagai remidial/pengayaan.Kata kunci: pelaksanaan pembelajaran menulis, surat dinas, tahapan pembelajaran.
PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 10 BANDARLAMPUNG Yessina Tarulitha Munthe; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.647 KB)

Abstract

The objective of research is to describe the learning of critical reading by Grade XI Students at SMAN10 Bandar Lampung. Planning, implementation, and assesment by teacher are include this learning of critical reading. Research method is qualitative descriptive. The datum were obtained by observation and documentation. The results for plans in learning of critical reading indicated that the clarity of formulation objectives learning and detail of scenarios were not found in the Lesson Plan which is designed by the teacher. The result for observation of teacher activity implementation consists of three stages, that are pre learning,core and cover. The methods used by teacher were giving question and answer, enquiry, group discussions and presentations. Learning resources/media learning of critical reading were newspaper and LKS. Student activity implementation seen that the overall student actively follow the learning process. Assesment was conducted by teacher to evaluate students ability used the written test techniques.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca kritis siswa kelas XI SMAN 10 BandarLampung. Pembelajaran membaca kritis tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian yang dilakukan oleh guru. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian untuk perencanaan pembelajaran membaca kritis menunjukkan bahwa kejelasan perumusan tujuan pembelajaran dan kerincian skenario pembelajaran tidak terdapat di dalam RPP yang dirancang oleh guru. Hasil observasi pelaksanaan pembelajaran membaca kritis untuk aktivitas guru terdiri atas tiga tahapan, yaitu prapembelajaran, inti dan penutup. Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran ialah tanya jawab, inquari, diskusi kelompok dan presentasi. Sumber belajar/media pembelajaran membaca kritis yaitu koran dan LKS. Aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca kritis terlihat bahwa para siswa secara keseluruhan aktif mengikuti proses pembelajaran yang berlangsung.Kata kunci : pelaksanaan, pembelajaran membaca kritis, penilaian, perencanaan.
Alih Kode dan Campur Kode di Pasar Tradisional Kedondong dan Implikasinya Muhammad Suhendra; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.251 KB)

Abstract

The problems discussed in this study are code switching and code mixing in the Kedondong traditional market. This study aims to describe the shape and factors leading to code switching and code mixing in the Kedondong traditional market and its implications for learning Indonesian in high schools. The method used in this study is qualitative descriptive. The data source in this study was the conversation of the traders at Kedondong traditional market. Data collection techniques used in this study are field notes and audio recordings. The results of the research showed that was a form of internal code switching caused by speakers and opponents. the mixed code form in the Kedondong traditional market consists of words, phrases, and clauses caused by the background of speakers' attitudes, language, code limitations, and speakers.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah alih kode dan campur kode di pasar tradisional Kedondong. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode di pasar tradisional Kedondong dan implikasinya pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah percakapan para pedagang di pasar tradisional Kedondong. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan lapangan dan rekaman audio. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan terdapat bentuk alih kode internal yang disebabkan oleh faktor penutur dan lawan tutur. bentuk campur kode  di pasar tradisional Kedondong terdapat bentuk kata, frasa,dan klausa yang disebabkan oleh latar belakang sikap penutur, kebahasaan, keterbatasan kode, dan pembicara.Kata kunci : alih kode, campur kode, implikasi
Co-Authors A. Effendi Sanusi Agung Agung Ahmad Husnan Alamsyah Alamsyah Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Amarasuli, Shalsa Anggi Tia Suryani AR, Ridha Adilla Arya Dwi Putri Asmaul Husna, Siti Ayu Setiyo Putri Ayu Setiyo Putri Aziz Firdaus Bayu Antrakusuma, Bayu Bela Fransiska Betnawati Betnawati Chairunnisa Pratami Chintiya Dewi, Fadilla Deacy Permata Sari Deasy Triyani Saputri Dede Putri Dekas Miyanti Denti Okta Puspita Desi Iryanti Deta Aulia Devitalisa M, Wulan Dewan Syafutra Dhini, Maudy Sukma Dianita Rizka Oktari Dimas Ade Chandra Dina Dwi Mayang Sari Dwi Yulianti Edi Suyanto Edi Suyanto Egatri, Dewi Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Hari Anggoro Eko Rusminto, Nurlaksana Elisabeth, Mery eneng lintar fandesta Erika Pratiwi Errin Andriyanti Esi Pitriani Eva Sartika Sari Fajar Aprian, Figo Farida Ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani farida ariyani Faturrohman, Aji Fauziah, SM. Wardatul Febriyanto, Dedi Fitriani, Ummi Fittriandhari Fittriandhari Haipa Novia Putri Hana Yakfi Aningsih Hanifah, Kun Hardiyanti Hardiyanti Harnani Harnani Helmawati Helmawati Heriza Nevisi Yanda Putri Herlambang, Agung Putra Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heslina Heslina Husna, Siti Asmaul I Ketut Kantia I Wayan Ardi Sumarta Ibrahim Besar Ika Agustina Pratiwi Iqbal Hilal Iqbal Hilal Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Jamhari Jamhari Jihan Dili Annisa Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kasiyah Kasiyah Kesuma Ariyanti Khairunnisa Khairunnisa Khoerotun Nisa Liswati Khoirunnisa Khoirunnisa Kun Hanifah Kurnia Wahyuni Kurniawati, Eka Kurniawati, Eka Kusumaningrum, Dyah Hajarwati Bemy Lela Tri Indriani Lismayana Lismayana Lulud Agista Luluk Ulasma M Yanuardi Zain M.Muhfid Choirudin Mardiah Hayati Merry Oktarina Mery Elisabeth Meta Yulena Sari Mira Salviani Moli Ridodo MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Suhendra Mujiono Mujiono Mulyanto Widodo Mulyanto Widodo Munaris Munaris Munaris . Murniati Murniati Nadia Oktasari Nadya Amalia Nasution Nalan Meilia Sisi Nasoetion, Panisean Naufalia, Jauza Najla Nenden Lilis Aisyah Neneng Sulasmi Ni Nyoman Wetty Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuraini Nuraini Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurwahidin, Muhammad Nurwanti Nurwanti Patuan Raja Pertiwi, Nidia Harum Piani, Ririn Tria Pony Tikny Swisty Poppy Ayu Marisca Pratami, Chairunnisa Prilly Shabrina AP Pudan Doli Situmorang Pulsha Apriliande, Dwi Puspita Trie Utami Putri Al Farizka Putri Elida Sari PUTRI WULANDARI Putri, Ayu Setio Raden Imas Aguslina Rahmadani, Azzahra Rahmat Prayogi, Rahmat Ramadhani, Aura Puspita Ranni Rahmayanthi Reffky Reza Darmawan Reni Apriyanti Repki Repki Reza Putri Ristanti Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana, Hana Rika Ridiawati Riswandi Riswandi Romanda Pratama Putra Rona Romadhianti Rosdiasari Pane RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Isbowo Rumiyati Rumiyati Rusmito, Nurlaksana Eko Salsabila, Aisyah Athiyah Salwa Pramesti Maharani Sari Agung Tamba Sari Yunis Sari, Renielda Septi Kumala Septi Ria Ariani Setiyo Putri, Ayu Shelvina Elvira Shinta Larasati Siti Murdiyati Siti Zubaidah Sri Rahayu Sri Wahyuni Ekowati Sudirman Husin Sugianti, Ketut Ratna Sukistiono Sukistiono Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Sunarti, Iing Sunarti Sunyono Susilawati Susilawati Taqwa, Zayin Zakiya Umma Valentia Pratiwi Vito Frasetya Wahyuni Utami Ningtias Widodo, Mulyanto Widodo Wini Tarmini Wulan Sari Yeni Widi Astuti yenni indriani Yerli Agilia Putri Yesi Wariesta Yessina Tarulitha Munthe Yoga Fernando Rizqi Yundari, Yundari Yunida Fitratun Nisa