p-Index From 2021 - 2026
8.481
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Implikatur Percakapa Kumpulan Cerpen Filosofi Kopi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia M.Muhfid Choirudin; Iing Sunarti; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 2 Apr (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.563 KB)

Abstract

This research was to describe the conversation implicature in the short story collection of Dewi Lestari's Coffee Philosophy and its implication to Indonesian Language learning in Senior High School. This research method is descriptive qualitative. The results of this study are the implications of conversations between antartigs in the form of literal direct speech, indirect speech acts, indirect speech acts are not literal using the mode and are supported by the underlying context of the speech. The results of this study can be implied in the learning of Indonesian language in Senior High School the students of class XI of the basic competence of 3.8 and 4.8 as an alternative learning materials of Indonesian language to learn aspects of speaking skills.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan pada Kumpulan Cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa implikatur percakapan antartokoh dalam bentuk tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, tindak tutur tidak langsung tidak literal yang menggunakan modus dan di dukung dengan konteks yang melatari tuturan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas kelas XI kompetensi dasar 3.8 dan 4.8 sebagai alternaltif materi pembelajaran Bahasa Indonesia untuk melatih aspek keterampilan berbicara.Kata kunci: implikatur percakapan, tindak tutur, modus, pembelajaran bahasa
KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL CINTA DI TANAH HARAAM KARYA NUCKE RAHMA Lela Tri Indriani; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.265 KB)

Abstract

The problem in this research was the inequality gender in the Cinta di Tanah Haraam novel by Nucke Rahma. The purpose of this study was to describe the inequality gender Cinta di Tanah Haraam novel by Nucke Rahma. The method used in this research was descriptive qualitative. The results of this study showed that this novel is in the form of marginalization in a career inequalities between male characters and female characters. Subordination in this novel tells the story of how the power of Zidan toward his wives. Stereotypes in this novel tells the rule did by Zidan toward his wives. Violence in all treatments against Khumairah Zidan were hurting Khumairah. Double work load in this novel tells the story of early marriage of Khumairah and Zidan, Zidan is a male figure wich is still limited in terms of economic and Khumairah who was already working to assist the household economy.Masalah dalam penelitian ini adalah ketidakadilan gender dalam novel Cinta di Tanah Haraam karya Nucke Rahma. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ketidakadilan gender novel Cinta di Tanah Haraam karya Nucke Rahma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa marginalisasi dalam novel ini berbentuk ketidaksetaraan antara karier tokoh laki-laki dan tokoh wanita. Subordinasi dalam novel ini mengisahkan bagaimana kekuasaan Zidan terhadap istri-istrinya. Stereotipe dalam novel ini mengisahkan aturan Zidan terhadap istri-istrinya. Kekerasan mengisahkan semua perlakuan Zidan terhadap Khumairah sangat menyakiti Khumairah. Beban kerja ganda dalam novel ini mengisahkan di awal pernikahan Khumairah dan Zidan, Zidan adalah sosok laki-laki yang masih keterbatasan dalam hal ekonomi dan Khumairah yang saat itu sudah bekerja membantu perekonomian rumah tangganya.Kata kunci:feminisme, ketidakadilan gender, novel.
Tindak Ilokusi Siswa Kelas VIII pada Kegiatan Diskusi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Heslina Heslina; Iing Sunarti; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.046 KB)

Abstract

The problem in this study was the illocutionary act of grade VIII Junior High School in Al-Kautsar Bandarlampung discussion activity, while the purpose of this study was to describe the illocutionary acts of grade VIII Junior High School in Al-Kautsar Bandarlampung discussion activity in the academic year of 2017/2018 and its implications for Indonesian language learning in junior high schools. The method used in this study qualitative descriptive. The data collection uses the SLBC technique (see competent free involvement), note-taking technique, and obervation technique, while data analysis uses heuristic analysis techniques. The result of this study showed the student’s speech acts in Indonesia language discussion activities in the form of assertive, direct, commissive, and expressive speech acts. Meanwhile, the form of declarative speech acts was not found during the study. The speech act is told directly or indirectly. Direct speech act found was 47 data with right target and reason/argumentation mode, while indirect speech action wa found 7 data with quiping  and asking mode.Masalah dalam penelitian ini adalah tindak tutur ilokusi siswa kelas VIII pada kegiatan diskusi SMP Al-Kautsar Bandar Lampung, sedangkan tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi siswa kelas VIII pada kegiatan diskusi SMP Al-Kautsar Bandarlampung tahun ajaran 2017/2018 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik SLBC (simak libat bebas cakap), teknik catat, dan teknik observasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis heuristik. Hasil penelitian ini menunjukkan tindak tutur siswa dalam kegiatan diskusi bahasa Indonesia berupa tindak tutur asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Sementara itu, bentuk tindak tutur deklaratif tidak ditemukan saat penelitian. Tindak tutur tersebut dituturkan secara langsung maupun tidak langsung. Tindak tutur langsung ditemukan 47 data dengan modus tepat sasaran dan alasan/argumentasi, sedangkan tindak tutur tidak langsung ditemukan 7 data dengan modus menyindir dan bertanya.Kata kunci: tindak ilokusi, kelangsungan tuturan, modus tuturan.
PEMBELAJARAN MENGABSTRAKSI TEKS PROSEDUR KOMPLEKS SISWA KELAS X SMAN 1 BANDAR LAMPUNG Meta Yulena Sari; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 3 Jul (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.574 KB)

Abstract

This research aimed to describe the planning, implementation and assesment of learning activity in making abstract of the complex procedural text in SMAN 1 Bandar Lampung. This research used descriptive qualitative method by observation technique, documentation and interview in collecting the data. The result of this research showed that the teacher made lesson plan based on lesson plan (RPP) Components in curriculum 2013. In the implementation of lesson plan, there were two activities; teachers and students activity. The teachers activity included three steps; pre-activity, while activity and post-activity. While the student activity included observation, asking, trying, understanding, and communication activity. Evaluation of learning which was done by the teacher was already appropriate to the evaluation technique in curriculum 2013, that is authentic evaluation. The teachers evaluation included evaluation of attitude competence, knowledge competence, and skill competence.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pada kegiatan pembelajaran mengabstraksi teks prosedur kompleks di SMAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan komponen-komponen RPP pada Kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas yaitu, aktivitas guru dan aktivitas siswa. aktivitas yang dilakukan guru meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan ini terjadi aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mengamati, aktivitas menanya, aktivitas mencoba, aktivitas menalar, dan aktivitas mengomunikasikan. Penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru telah sesuai dengan teknik penilaian dalam kurikulum 2013, yakni penilaian autentik. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap, penilaian kompetensi pengetahuan dan penilaian kompetensi keterampilan.Kata kunci: mengabstraksi, pembelajaran, teks prosedur kompleks.
Tindak Tutur Persuasi pada Brosur Layanan Bimbingan Belajar dan Implikasinya Fittriandhari Fittriandhari; Nurlaksana Eko Rusminto; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.001 KB)

Abstract

The aims of this research were to describe the act of speech persuasion in the brochure of tutoring services in Bandar Lampung and its implications for learning Indonesian in high school. The research method used in this research was qualitative. The results show that there are six persuasion techniques in the brochure guidance service learning that are; techniques of rationalization, identification, suggestion, conformity, compensation and replacement. Based on the form of speech acts are devided into two froms, namely; direct speech acts and indirect speech acts. The results of this study can be implicated in learning Indonesian language in high school as a medium of learning and teaching materials, especially on advertising materials.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur persuasi pada brosur layanan bimbingan belajar di Bandar lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam teknik persuasi pada brosur layanan bimbingan belajar yaitu; teknik rasionalisasi, identifikasi, sugesti, konformitas, kompensasi dan penggantian. Berdasarkan bentuknya tindak tutur terbagi menjadi dua bagian yaitu; tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA sebagai media pembelajaran dan bahan ajar khususnya pada materi iklan.Kata kunci: tindak tutur persuasi, brosur, layanan bimbingan belajar, implikasi.
PENGEMBANGAN SKENARIO PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS MASALAH DI SMA Kun Hanifah; Siti Samhati; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.683 KB)

Abstract

The problem in this research is how the learning scenarios for writing report text of observations by using problem based learning in senior high school and how its' feasibility. The purpose of this study is to develop the learning scenario in senior high school, and describe the feasibility of the learning scenario. This research uses research and development method. The result of the research in form of learning scenarios of writing report text on the results of observations with a problem based learning model which was considered feasible. Preliminary activities, core activities, and closing activities on the developed scenario design have presented material that is clear and in accordance with the selected basic competences. The problem based model chosen had been raised in the preliminary and closing activities, and was presented in a coherent and clear manner in the core activities. Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana skenario pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis masalah di SMA dan bagaimana kelayakannya. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan skenario pembelajaran di SMA, serta mendeskripsikan kelayakan skenario pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil dari penelitian berupa produk skenario pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan model pembelajaran berbasis masalah dianggap sudah layak. Kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup pada rancangan skenario yang dikembangkan sudah menyajikan materi yang jelas dan sesuai dengan KD yang dipilih. Model berbasis masalah yang dipilih sudah dimunculkan pada kegiatan pendahuluan dan penutup, serta disajikan secara runtut dan jelas pada kegiatan inti. Keywords: scenario development, problem based learning, report text of observation result
Penggunaan Kalimat Berdasarkan Makna dalam Kegiatan Diskusi Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII Putri Al Farizka; Iing Sunarti; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.998 KB)

Abstract

This research aims to describe the use of sentences based on their meanings used by students in the discussion activity in Indonesian Language learning for grade VII students of Public Junior High School 23 Bandar Lampung academic year of 2017/2018. This research applied a qualitative descriptive method. The data source in this research was in form of sentences spoken by students in grade VII during the discussion activity in Indonesian Language learning at Public Junior High School 23 Bandar Lampung. The data collection techniques were carried out through observation, documentation, and audio recording. The data analysis technique was done using a flow model. The results of the research indicated that the use of sentences based on their meanings used by students, were grouped as follows: 1) Declarative sentences, 2) Imperative sentences, 3) Interrogative Sentences, 4) Explosive Sentences. The results of the analysis on the use of sentences based on their meanings showed that the most dominant sentences used by students in this research were declarative sentences.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat berdasarkan makna yang digunakan oleh siswa dalam kegiatan diskusi pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 23 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini berupa kalimat siswa kelas VII saat berdiskusi dalam kegiatan diskusi pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 23 Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan rekaman berupa audio. Teknik analisis data menggunakan model alir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kalimat berdasarkan makna yang digunakan siswa yaitu, 1) Kalimat deklaratif, 2) Kalimat imperatif, 3) Kalimat Interogatif, 4) Kalimat Ekslamatif. Hasil analisis penggunaan kalimat berdasarkan makna yang lebih dominan dalam penelitian ini ditemukan ialah kalimat yang bermakna deklaratif.Kata kunci: Penggunaan kalimat, berdasarkan makna, dan pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG Moli Ridodo; Siti Samhati; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.109 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning of writing exposition at the first grade of SMA Negeri 3 Bandar Lampung. The research used descriptive qualitative design. The result of the research showed that the teacher had done three steps in learning. They were: lesson planning, implementating, and assessing. In lesson planning, the teacher made the lesson plan by including components in 2013 curriculum. In the implementation of learning, there were two activities: teachers activities and students activities. The activities that were done by teacher including three activities: pre activities, while activity and post activity. The assessment that was done by teacher including affective assessment through observation technique, cognitive assessment through oral and written test, and psychomotor assessment through practice test.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis eksposisi pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan mencantumkan komponen-komponen RPP pada Kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan siswa. Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik.Kata kunci: eksposisi, menulis, pembelajaran.
PEMBELAJARAN MEMBACA TABEL SISWA SMPN 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Khoirunnisa Khoirunnisa; Siti Samhati; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.619 KB)

Abstract

Reading table learning for the VII grade student of SMP Negeri 5 Bandar Lampung is the problem in this research. The objective of this research is describes reading table learning especially for the VII grade student of Junior High School of SMP Negeri 5 Bandar Lampung school year 2012/2013. The method used in this research is descriptive research method. Subject in this research is teacher and student. Based on the result of the research concluded that the lesson plan that teacher design has approached the suitability of eight criteria arrangement plan of implementation of the learning, such as learning implementation which consists of teacher activity in teaching and student activity in learning, student' learning result assessment or learning evaluation is done by the teacher with testing technique, that is written test to find information quickly from the table that is read.Pembelajaran membaca tabel siswa kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung merupakan permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran membaca tabel khususnya siswa SMP kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang guru rancang sudah mendekati kesesuaian delapan kriteria penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, diantaranya yaitu pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas aktivitas guru dalam mengajar dan aktivitas siswa dalam belajar, penilaian hasil belajar siswa atau evaluasi pembelajaran dilakukan oleh guru dengan teknik tes, yaitu tes tertulis dalam menemukan informasi secara cepat dari tabel yang dibaca.Kata kunci: membaca, pembelajaran, tabel.
Nilai Moral Kumpulan Puisi Mantra Sang Nabi Karya Edy Samudra Kertagama dan Implikasinya Reffky Reza Darmawan; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.958 KB)

Abstract

The purpose of this moral value research is to describe the moral value of poetry collected in a collection of poetry Mantra Sang Nabi by Edy Samudra Kertagama and its implications on Indonesian languange in high school. The method used is qualitative and descriptive method. Based on the results of the analysis as a whole, the authors conclude that the moral value of the poetry collected in a collection of poetry Mantra Sang Nabi there are 23 data moral values of human relationships with God, 45 data moral values of personal relationships with the society, and 36 moral values of personal relations with the environment. The implications of using moral values on Indonesian language learning in high school is the learning material of grade X students in 2nd semester about the atmosphere, theme, and the meaning of some poems and poetry builder elements.Penelitian nilai moral ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral pada puisi yang terhimpun dalam kumpulan puisi Mantra Sang Nabi karya Edy Samudra Kertagama serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptip kualitatip. Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan, penulis menyimpulkan bahwa nilai moral pada puisi yang terhimpun dalam kumpulan puisi Mantra Sang Nabi terdapat 23 data nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, 45 data nilai moral hubungan pribadi dengan masyarakat, dan 36 nilai moral hubungan pribadi dengan lingkungan. Implikasi penggunaan nilai moral terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi pembelajaran siswa kelas X semester genap tentang suasana, tema, dan makna beberapa puisi serta unsur pembangun puisi.Kata kunci: nilai moral, kumpulan puisi Mantra Sang Nabi, pembelajaran
Co-Authors A. Effendi Sanusi Agung Agung Ahmad Husnan Alamsyah Alamsyah Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Amarasuli, Shalsa Anggi Tia Suryani AR, Ridha Adilla Arya Dwi Putri Asmaul Husna, Siti Ayu Setiyo Putri Ayu Setiyo Putri Aziz Firdaus Bayu Antrakusuma, Bayu Bela Fransiska Betnawati Betnawati Chairunnisa Pratami Chintiya Dewi, Fadilla Deacy Permata Sari Deasy Triyani Saputri Dede Putri Dekas Miyanti Denti Okta Puspita Desi Iryanti Deta Aulia Devitalisa M, Wulan Dewan Syafutra Dhini, Maudy Sukma Dianita Rizka Oktari Dimas Ade Chandra Dina Dwi Mayang Sari Dwi Yulianti Edi Suyanto Edi Suyanto Egatri, Dewi Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Hari Anggoro Eko Rusminto, Nurlaksana Elisabeth, Mery eneng lintar fandesta Erika Pratiwi Errin Andriyanti Esi Pitriani Eva Sartika Sari Fajar Aprian, Figo Farida Ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani farida ariyani Faturrohman, Aji Fauziah, SM. Wardatul Febriyanto, Dedi Fitriani, Ummi Fittriandhari Fittriandhari Haipa Novia Putri Hana Yakfi Aningsih Hanifah, Kun Hardiyanti Hardiyanti Harnani Harnani Helmawati Helmawati Heriza Nevisi Yanda Putri Herlambang, Agung Putra Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heslina Heslina Husna, Siti Asmaul I Ketut Kantia I Wayan Ardi Sumarta Ibrahim Besar Ika Agustina Pratiwi Iqbal Hilal Iqbal Hilal Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Jamhari Jamhari Jihan Dili Annisa Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Kasiyah Kasiyah Kesuma Ariyanti Khairunnisa Khairunnisa Khoerotun Nisa Liswati Khoirunnisa Khoirunnisa Kun Hanifah Kurnia Wahyuni Kurniawati, Eka Kurniawati, Eka Kusumaningrum, Dyah Hajarwati Bemy Lela Tri Indriani Lismayana Lismayana Lulud Agista Luluk Ulasma M Yanuardi Zain M.Muhfid Choirudin Mardiah Hayati Merry Oktarina Mery Elisabeth Meta Yulena Sari Mira Salviani Moli Ridodo MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Suhendra Mujiono Mujiono Mulyanto Widodo Mulyanto Widodo Munaris Munaris Munaris . Murniati Murniati Nadia Oktasari Nadya Amalia Nasution Nalan Meilia Sisi Nasoetion, Panisean Naufalia, Jauza Najla Nenden Lilis Aisyah Neneng Sulasmi Ni Nyoman Wetty Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuraini Nuraini Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurwahidin, Muhammad Nurwanti Nurwanti Patuan Raja Pertiwi, Nidia Harum Piani, Ririn Tria Pony Tikny Swisty Poppy Ayu Marisca Pratami, Chairunnisa Prilly Shabrina AP Pudan Doli Situmorang Pulsha Apriliande, Dwi Puspita Trie Utami Putri Al Farizka Putri Elida Sari PUTRI WULANDARI Putri, Ayu Setio Raden Imas Aguslina Rahmadani, Azzahra Rahmat Prayogi, Rahmat Ramadhani, Aura Puspita Ranni Rahmayanthi Reffky Reza Darmawan Reni Apriyanti Repki Repki Reza Putri Ristanti Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana, Hana Rika Ridiawati Riswandi Riswandi Romanda Pratama Putra Rona Romadhianti Rosdiasari Pane RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Isbowo Rumiyati Rumiyati Rusmito, Nurlaksana Eko Salsabila, Aisyah Athiyah Salwa Pramesti Maharani Sari Agung Tamba Sari Yunis Sari, Renielda Septi Kumala Septi Ria Ariani Setiyo Putri, Ayu Shelvina Elvira Shinta Larasati Siti Murdiyati Siti Zubaidah Sri Rahayu Sri Wahyuni Ekowati Sudirman Husin Sugianti, Ketut Ratna Sukistiono Sukistiono Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Sunarti, Iing Sunarti Sunyono Susilawati Susilawati Taqwa, Zayin Zakiya Umma Valentia Pratiwi Vito Frasetya Wahyuni Utami Ningtias Widodo, Mulyanto Widodo Wini Tarmini Wulan Sari Yeni Widi Astuti yenni indriani Yerli Agilia Putri Yesi Wariesta Yessina Tarulitha Munthe Yoga Fernando Rizqi Yundari, Yundari Yunida Fitratun Nisa