p-Index From 2021 - 2026
9.152
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The wound-healing potential of honey and propolis from stingless bees in acute wounds Wafi, Viky Hibatu; Boenjamin, Abdul Azis; Mangara Tua, Ivan Joalsen; Paramita, Swandari; Sawitri, Endang; Arius, Yudhy
Journal of Indonesia Vascular Access Vol. 5 No. 2 (2025): Available online : 1 December 2025
Publisher : Indonesian Vascular Access Association (IVAA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/jinava.v5i2.66

Abstract

Introduction: Honey and propolis from stingless bees have been reported to promote wound healing due to their anti-inflammatory, antioxidant, antibacterial, and moisturizing activities. However, variations in compounds and biological activities of these products can arise due to geographical and bee origin differences. This study aimed to investigate the wound-healing potential of stingless bee honey and propolis from East Kalimantan in an acute wound animal model. Honey and propolis from stingless bees have been reported to promote wound healing due to their anti-inflammatory, antioxidant, antibacterial, and moisturizing activities. However, variations of compounds and biological activities of these products can arise due to geographical and bee origin differences. This study aimed to investigate the wound-healing potential of stingless bee honey and propolis from East Kalimantan in an acute wound animal model. Method: A post-test-only control group design was employed in this study. Fifteen Wistar rats were divided into 3 groups, i.e., a control receiving tulle and treatment groups receiving stingless bee honey and propolis, respectively. Wound healing activity was evaluated from wound diameter changes and histological evaluations following a hole punch wound.    Result: Kruskal Wallis test results showed no significant changes in the proliferation phase of wound healing, as reflected by the diameter changes (p = 0.989), the rate of histopathological re-epithelization (p = 0.730) as well as number of fibroblasts (p = 0.779), collagen (p = 0.779), and neovascularization (p = 0.756) among the groups. Conclusion: Honey and propolis from stingless bees have the potential to treat acute wounds in the proliferation phase, where their wound healing properties are equivalent to tulle.
FAKTOR PENYEBAB KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL: STUDY LITERATURE Elsera, Chori; Murtana, Agus; Sawitri, Endang; Oktaviani, Uus Seila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan gizi masih merupakan masalah yang menjadi perhatian di Negara berkembang termasuk Indonesia, KEK (Kekurangan Energi Kronik) merupakan suatu keadaan dimana status gizi kurang pada ibu hamil. Penyebab KEK belum diketahui secara pasti, namun penyebab utama dikarenakan karena kurangnya asupan energi dan protein dalam jangka yang cukup lama. KEK bisa mengakibatkan kekurangan gizi pada janin sehingga bayi lahir dengan BBLR, selain itu juga dapat mengakibatkan terjadinya perdarahan serta infeksi paska persalinan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan atau menganalisa faktor penyebab Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dari penelitian sebelumnya. Metode Penelitian yang digunakan adalah study literatur dengan desain penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah 5 artikel yang mendiskripsikan faktor penyebab terjadinya KEK dengan subjek penelitian yaitu Ibu hamil dengan KEK. Hasil Penelitian, dari 2 Databased yang digunakan yaitu Pubmed dan Google Scholar diperoleh 101 artikel tentang factor penyebab KEK. Hasil Analisa menunjukkan factor yang berpengaruh terhadap terjadinya KEK adalah Pendapatan, Paritas dan Jumlah anggota keluarga (Anggraini, 2016); Pendapatan (Khadija, 2018); Pengetahuan, Penyakit infeksi dan ANC (Fitriyaningtyas, 2018); Dukungan masyarakat (Sulistyorini, 2018); Bekerja dan ANC (Gebre, 2018). Sedangkan Faktor yang tidak berpengaruh terhadap kejadian KEK antara lain: Demografi (Anggraini, 2016); Tingkat Pendidikan ibu (Khadija, 2018). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya KEK antara lain: Pendapatan keluarga, Jumlah anggota keluarga, Pemeriksaan Kehamilan, Paritas, Pemberian makanan tambahan Pengetahuan tentang Gizi dan penyakit infeksi. Sedangkan factor yang tidak berpengaruh pada kejadian KEK ibu hamil antara lain: Faktor demografi dan tingkat Pendidikan ibu.
HUBUNGAN STATUS NUTRISI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI USIA 7-12 BULAN Setianingsih, S; Sawitri, Endang; Safitri, Nurvita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kematian bayi di sebabkan oleh salah satu penyakit infeksi yaitu ISPA. Angka kematian bayi di Indonesia akibat ISPA pada Balita sebesar 0,16 dan pada bayi sebesar 0,17%. Status nutrisi adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya ISPA, malnutrisi dapat terjadi karena kurangnya aktivitas menyusui dan penyapihan susu formula. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan antara status nutrisi dengan kejadian ISPA pada bayi usia 7- 12 bulan. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 7-12 bulan dengan populasi 89 orang. Teknik pengambil sampel consecutive sampling. Teknik analisis menggunakan uji statistika uji chi square. Hasil penelitian: Rerata usia bayi 9,25 bulan dan jenis kelamin sebagian besar adalah perempuan (54,8%). Status nutrisi bayi sebagian besar adalah adalah nutrisi baik 60 responden (82,3%). Kejadian ISPA pada bayi sebagian besar tidak mengalami ISPA yaitu 41 responden (56,2%). Hasil uji stastistik Chi square diperoleh p value 0,000 ( a<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara status nutrisi dengan kejadian ISPA pada bayi usia 7-12 bulan di Desa Daleman Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.
Mother’s Knowledge in Dealing with Menopause Elsera, Chori; Sawitri, Endang; Damayanti, Anissa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Most women experience fear when approaching menopause. Menopause means the cessation of a woman's menstrual cycle, or the end of a woman's reproductive life. A woman thinks she is old when she doesn't have her period anymore. Women's ignorance about what happens before and after menopause can result in prolonged anxiety and stress. Especially in women who have an obsession with aspects of physical appearance, lack of reliance on spiritual aspects and minimal adaptive coping can lead to unexpected depression. Objective: The purpose of this study was to describe the mother's knowledge about menopause. Research Method: The research method used is descriptive quantitative with cross sectional approach. Sampling technique with total sampling (65 mothers). Data collection instrument in the form of a questonnaire to assess knowledge about menopause. Data where analyzed by univariate analysis test. Results: The result is that most of the mothers are housewives 70.8% aged around 40-50 years as much as 86.1%, most of them have high school education 56.9%. Mother's knowledge of menopause is 66.1% les.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman Kombong, Aldri Yithream; Sawitri, Endang; Danial, Danial
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 6, No 1 (2025): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v6i1.10224

Abstract

Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah pada setiap bagian dinding pembuluh darah dan dapat dikatakan tinggi (hipertensi) apabila tekanan melebihi 139/89 mmHg. Hipertensi umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak individu tidak menyadari kondisinya. Pengukuran indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dapat digunakan sebagai indikator dalam mendeteksi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel melalui Accidental sampling dan berdasarkan data primer melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, lingkar panggul, dan tekanan darah pada 94 subjek penelitian. Pada penelitian ini, didapatkan indeks massa tubuh yang dominan adalah kategori normal (48,9%), sedangkan pada variabel rasio lingkar pinggang panggul didapatkan dominan pada kategori tidak berisiko (79,8%), dan pada variabel tekanan darah dominan pada kategori normal (83%). Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman’s Correlation untuk variabel indeks massa tubuh dan variabel rasio lingkar pinggang panggul. Hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah menunjukkan p = 0,086. Hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah menunjukkan p < 0,001 dengan kekuatan hubungan r = 0,336. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah, tetapi tidak terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah.Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah pada setiap bagian dinding pembuluh darah dan dapat dikatakan tinggi (hipertensi) apabila tekanan melebihi 139/89 mmHg. Hipertensi umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak individu tidak menyadari kondisinya. Pengukuran indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dapat digunakan sebagai indikator dalam mendeteksi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel melalui Accidental sampling dan berdasarkan data primer melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, lingkar panggul, dan tekanan darah pada 94 subjek penelitian. Pada penelitian ini, didapatkan indeks massa tubuh yang dominan adalah kategori normal (48,9%), sedangkan pada variabel rasio lingkar pinggang panggul didapatkan dominan pada kategori tidak berisiko (79,8%), dan pada variabel tekanan darah dominan pada kategori normal (83%). Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman’s Correlation untuk variabel indeks massa tubuh dan variabel rasio lingkar pinggang panggul. Hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah menunjukkan p = 0,086. Hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah menunjukkan p < 0,001 dengan kekuatan hubungan r = 0,336. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah, tetapi tidak terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah.
Karakteristik Penderita Degenerasi Makula Karena Usia di Klinik Mata SMEC Samarinda Periode 2018-2022: Characteristics of Patients Age Related Macular Degeneration at the Samarinda SMEC Eye Clinic for the Period 2018-2022 Rimayanti, A. Annisa Aulia; Fatmawati, Nur Khoma; Sawitri, Endang; Putra, Indra Sukmana
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i4.2318

Abstract

Age-related macular degeneration which is a neurological disease that progresses over time and affects the macula. The purpose of this research was to identify the characteristics of patients diagnosed with age-related macular degeneration who were treated at the SMEC Eye Clinic Samarinda between the years 2018 and 2022. The study was descriptive-observational in nature and applied a cross-sectional method. It made use of secondary data obtained from the medical records of 335 patients diagnosed with age-related macular degeneration who were treated at SMEC Eye Clinic Samarinda between 2018 and 2022. The study found that the majority of patients with age-related macular degeneration during the period 2018-2022 were males, totaling 187 patients (53%). The highest age group was the 60-69 age group, with 145 patients (43%). The involvement of the eyes was predominantly unilateral, with 211 patients (64%), and the most common visual acuity among patients was <6/18-?6/60 or moderate visual impairment, with 180 eyes (39%).   Keywords:          Age Related Macular Degeneration, Gender, Side Eye, Age, Vision   Abstrak Degenerasi makula karena usia atau age related macular degeneration adalah suatu penyakit neurodegeneratif yang bersifat progresif dan mengenai pada makula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita degenerasi makula karena usia di Klinik Mata SMEC Samarinda periode 2018-2022. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medik populasi terjangkau, yaitu 335 penderita degenerasi makula karena usia di klinik Mata SMEC Samarinda dalam periode 2018-2022. Penelitian ini mendapatkan penderita degenerasi makula karena usia terbanyak ialah berjenis kelamin laki-laki sebanyak 187 penderita (53%). Kelompok usia tertinggi ialah usia 60-69 tahun sebanyak 145 penderita (43%). Sisi mata yang terkena ialah unilateral sebanyak 211 penderita (64%) dan visus terbanyak penderita ialah <6/18-?6/60 atau gangguan penglihatan sedang sebanyak 180 mata (39%). Kata Kunci:         Degenerasi Makula Karena Usia, Jenis Kelamin, Sisi Mata Yang Terkena, Usia, Visus
Hubungan Motivasi dengan Hasil Belajar Mahasiswa Prodi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: The Correlation between Motivation towards Learning Outcomes in Dentistry Students of Mulawarman University Faculty of Medicine Maulida, Nabila; Purnamasari, Cicih Bhakti; Sulistiawati, Sulistiawati; Yudia, Riries Choiru Pramulia; Sawitri, Endang
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i4.2351

Abstract

Motivation is a factors that may influence the learning outcomes. This research aimed to investigate the correlation between motivation towards the learning outcomes in dentistry student of Mulawarman University Faculty of Medicine. This research was quantitative research using cross-sectional research design. The population of this research was all the dentistry students of Mulawarman University Faculty of Medicine. There were 106 respondents in this research. The instruments used in this research were Academic Motivation Scale questionnaire. The data were collected, processed, and analyzed using univariate analysis, i.e., Frequency Distribution test, and bivariate analysis, i.e., Fisher’s Exact test. The results showed that most respondents had high motivation (92.1%), and good learning outcomes (97%). The bivariate analysis result between motivation and learning outcomes showed p-value of 0.02; r = 0.381**. Thus it can be concluded that there is a correlation between motivation and learning outcomes in dentistry students of Mulawarman University Faculty of Medicine. Keywords:          Motivation, Learning Outcomes, Dentistry Students   Abstrak Motivasi merupakan faktor yang dapat memengaruhi hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan hasil belajar mahasiswa Prodi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, dengan responden sebanyak 106. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Academic Motivation Scale. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat dengan uji Distribusi Frekuensi serta analisis bivariat dengan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi terbanyak yang dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman yaitu motivasi tinggi (92,1%), dan hasil belajar terbanyak yaitu kategori baik (97%). Hasil analisis data bivariat pada motivasi dengan hasil belajar didapatkan hasil p=0,02; r=0,381**. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Kata Kunci:         Motivasi, Hasil Belajar, Mahasiswa Kedokteran Gigi
Strengthening Self Efficacy and Self Care Practices Among People Formerly Affected by Leprosy to Reduce Disability Risk Bakhtiar, Rahmat; Duma, Krispinus; Rahayu, Hanis Kusumawati; Sawitri, Endang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 11, No 4 (2025): December
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.101798

Abstract

Disability progression among people formerly affected by leprosy can occur due to permanent nerve damage involving the hands, feet, and eyes. Consistent self care can prevent or reduce secondary injury and disability. This community service program aimed to increase self efficacy and knowledge related to self care practices. A refresher program comprising education and motivational support was delivered to 20 participants who had a history of leprosy and varying levels of disability. Self efficacy and self care activities were assessed before and after the program. At baseline, conditions that support self efficacy were limited. After the intervention, improvements were observed across multiple elements of self care, particularly reduced wound odor, improved hand condition with cleaner and softer skin, and increased use of protective footwear and gloves during work activities. Participants reported that prior successful experiences with self care and support from peers, other people formerly affected by leprosy, and family members helped strengthen self efficacy and supported more consistent self care. These findings suggest that refresher education combined with social support can reinforce self care behaviors, which may help participants maintain daily self care practices.
CORRELATION BETWEEN LEARNING STYLES AND LEARNING OUTCOMES IN DENTISTRY STUDENTS Maulida, Nabila; Purnamasari, Cicih Bhakti; Sulistiawati, Sulistiawati; Pramulia Yudia, Riries Choiru; Sawitri, Endang
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 14, No 4 (2025): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.94646

Abstract

Background: Learning style represents one of the key elements that shape how effectively personals acquire knowledge and skills. A clear understanding of these styles plays a critical role in enhancing a learner’s ability to comprehend, process, and retain information, thereby supporting the optimisation of instructional strategies. By recognising the diversity of learning preferences, educators can design and implement teaching approaches that are more responsive to learners’ unique needs, ultimately leading to improved educational outcomes.Objecties: This study examined the connection among learning styles and academic performance among dental students enrolled in the Faculty of Medicine at Mulawarman University. Method: This study employed a quantitative approach by a cross-sectional research design. A total of 106 dentistry students by the Faculty of Medicine, Mulawarman University, participated as participants. Data collection was carried out utilizing the ARK (Visual, Auditory, Read/Write, and Kinesthetic) Learning Styles Questionnaire. The data obtained were subsequently processed and analyzed through univariate analysis utilizing frequency distribution and bivariate analysis utilizing the Kruskal–Wallis test. Results: The outcomes drew that the predominance of participants demonstrated a kinesthetic learning style (64.4%) and achieved good academic performance (97%). The bivariate analysis examining the connection among learning style and learning outcomes indicated a p-value of 0.805 (p > 0.05), recommending no statistically substantial association among the two variables. Conclusion: It can be outlined that there is no statistically substantial connection among learning style and academic performance among dentistry students at the Faculty of Medicine, Mulawarman University.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Perawat di Rsu Islam Cawas Sawitri, Endang; Apriana, Yuyun; Marwanti, Marwanti; Mawardi, Mawardi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i2.902

Abstract

Nurses are health workers who work in hospitals. Nurses of childbearing age are advised to use contraception to space their births to support performance. Husband's support is very necessary in making the decision to use contraception of choice, especially for nurses at RSI Cawas, most of whom are couples of childbearing ages so that birth spacing can be arranged and does not burden the nurses at work due to frequent pregnancies. Contraception will not work without cooperation between husband and wife and without trust between each other. The coverage of active family planning participants in Klaten Regency in 2020 was 152,764 (78.4%), an increase compared to 2019 of 74.8%. The aim of this research was to determine the relationship between family support and the use of contraceptives among nurses at RSU Islam Cawas. Research method: analytical descriptive research with a cross sectional approach. The research sample was all nurses who were classified as women of childbearing age at RSU Islam Cawas Klaten. The sampling technique uses total sampling. The total sample was 48 respondents. The data collection instrument uses a questionnaire. Bivariate statistical tests use chi square. The research results showed that the characteristics of the respondents in this study were an average age of 33.27 years and an average of 2 children, most of them had a DIII nursing education (60.4%), and the contraceptive method used was modern (29.2%). Family support in the use of contraceptives is mostly good (37.5%), most of the nurses use contraceptives (68.8%). The results of bivariate analysis obtained a p value of 0.028 (p < 0.05). The conclusion of this research is that there is a relationship between family support and the use of contraceptives among nurses at RSU Islam Cawas.
Co-Authors - Setianingsih Achmad, Andika Adi Saputra Ade Tutti Rokhayati Rosa Agus Murtana Agus Sudaryanto Agustina Rahayu Magdaleni Agustiningrum, Ratna Ahmad Fikri Akbar Alvina Hafidiati Anggita Maharani Anik Puji Rahayu Anjani, Azzahra Primadivta Anna Uswatun Qoyyimah Annisa Muhyi Apriana Apriana Apriana, Yuyun Apriani T Arie Ibrahim Arius, Yudhy Aryani Dwi Kesumawardani Atika, Andi Rafika Auralia, Alifia Azi Surya Kurniawan Bahtiar Bahtiar Bakhtiar, Rahmat Boenjamin, Abdul Azis Boyke Rorimpandey Boyke Soebhali, Boyke Chory Elsera Cristiani Nadya Pramasari Damayanti, Anissa Danial Daniel Tarigan Daniel Tarigan Devi Permata Sari Dewi Arsih Sulistiani Dewi Setyowati Dewi Suryandari Dewi, Januartha Kisari Diastuti, Denti Edi Dharmana Edi Dharmana Elsera, Chori Enden Sirojudin Enggarita Widyahapsari Erwin Ginting Esmaya R. A. Adaniyah Esri Rusminingsih - Eva Rachmi Evi Fitriany Falah, Irdiansyah Al Fauzan, Muh . Febriati, Desi Fiani, Raicha Okta Fikriah, Ika Fitriana Noor Khayati Gina Saptiani Hadi Irawiraman Hadiyanti Hafidhuddin, Muhammad Abdul Aziz Hajari, Siti Hamdi Mayulu Hanis Kusumawati Rahayu Hardianto, Djoen Hary Nugroho Hary Nugroho Hazami, Lathifah Nur Islami B. Ida Ayu Kade Sri Widiastuti Idris, Fagil Rananda Ign. Riwanto Ign. Riwanto Ilham Akbar Choirul Umam Indra Sukmana Putra Indri Septiana Irawiraman, Hadi Irsan Tricahyadinata Iwan Samsugito Kombong, Aldri Yithream Komsanah Sukarti Krispinus Duma Krispinus Duma Lilies Anggarwati Astuti Listiyawati Magdaleni Agustina Rahayu Magdaleni, Agustina Rahayu Maghfiroh, Qonita Yaumil Maharani, Kinanti Nur Cantika Maina, Annin Dya Mangara Tua, Ivan Joalsen Martalina, Elliana Marwanti Masyudhi Masyudhi Maulida, Nabila Mawardi , Mawardi Moriko Pratiningrum Muhammad Aminudin Muhammad Fachrian Akbar Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Rezwan Qhuzairi Musnar Munir Mu’ti, Abdul Nabiela An’nisa Putri Nabilah, Nur Alya Nadhifa Reynanda Nanda, A. Luthfiah Nataniel Tandirogang Nisa Muthi’ah Novia Fransiska Ngo Nur Indranettasa, Anes Nur Khoma Fatmawati Nur Khoma Fatmawati Nur ‘Azah Nurul Fadhila Lestari Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nuryanni Dihin Utami, Nuryanni Dihin Nuryanto, Muhammad Khairul Oktaviani, Uus Seila Piscolia Dynamurti Wintoro Poppy Desra S Nasution Pramesti, Nadya Ashiilah Syifa Pramulia Yudia, Riries Choiru Pratiningrum, Moriko Purnamasari, Cicih Bhakti Putra, Indra Sukmana Putri, Nabiela Annisa Putri, Zeni Evilya Qhuzairi, Muhammad Rezwan Rachman, Syarifah Awwaliyyah Rahma, Rosyida Muthia Rahmat Bakhtiar Ramadhan, Muhammad Aidil Aulia Ratna Kusuma Retnaningrum, Yuliana Rahmah Ridwan, Muhammad Thoyib Rimayanti, A. Annisa Aulia Riries Khoiru Rita Puspa Sari Rizky Setya Tama Rohmawati, Wiwin Romadhani Tri Purnomo Ruminem Ruminem Safitri, Nurvita Salsabila, Naila Cantika Salsabila, Salma Nadya Sanjaya, Regina Anastasia Saputra, Rudi Saputri, Ni Made Maharani Indira Sarah Prinadira Sari, Aulia Novita Sari, Vivi Arsi Rahmania Sembiring, Rinawati Setianingsih Setianingsih Setianingsih Setianingsih, S Sholichin Sholichin Silfia Purnawati Sinar Yani Sinar Yani Siti Khotimah Siti Khotimah Siti Nur Azizah Sjarif Ismail Sofia Apriyanti Sri Wahyuni Sri Wahyunie Sri Wahyuningsih Subagio, Kiki Jayapratama Sudarso, Sulistiawati Sulistiani, Dewi Sulistiawati Sudarso Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiyawati Sulistiyawati Supardi Supardi Swandari Paramita Syaiful Yanwar Syifa Fitria Anggraeny Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Tia Mutia Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tjahjono Tumenggu, Auliya Rizky Ulyah, Rochimah Thul Virginia Uspa, Astria Wafi, Viky Hibatu Wati, Cindy Ira Wati, Eka Rina Wijaya, Joseffine Valentina Wiranti, Patih Atma Wirayuda, M. Ade Wiryawan, I Nyoman Bagus Putra Yadi, Yadi Yani, Sinar Yasmiin Khoirul Bariyyah Yoga Bowo Leksono Yudia, Riries Choiru Pramulia Yuniati Yuniati ‪Arlina Dhian Sulistyowati‬