Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Optimasi Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off Menggunakan Aplikasi Primavera P6 (Studi Kasus Proyek Gedung Teknik Universitas Jendral Soedirman) Jati, Adam Satrio; Setiono, Setiono; Rifai, Muji
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.112 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.55435

Abstract

Konstuksi di Indonesia memegang peran penting dalam memajukan pertumbuhan dan perkembangan Indonesia. Pada tahun ini pihak pemerintah maupun swasta sedang gencar melakukan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak terkecuali dari pihak instansi pendidikan, salah satunya yaitu Universitas Jenderal Soedirman yang memiliki proyek pembangunan gedung fakultas teknik. Pembangunan ini dimaksudkan untuk memudahkan kegiatan perkuliahan di universitas tersebut. Proyek gedung fakultas teknik unsoed memiliki potensi untuk dioptimalisasi sehingga pekerjaan lebih efisien dan cepat selesai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Time Cost Trade Off yang merupakan metode untuk menganalisis percepatan proyek. Metode ini diaplikasikan dengan cara menguji semua kegiatan dalam proyek tersebut untuk berpusat pada kegiatan yang berada di jalur kritis. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui estimasi waktu dan biaya untuk penyelesaian proyek setelah dilakukan optimasi serta dapat dibandingkan dengan hasil penjadwalan eksisting. Data yang dibutuhkan seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Time Schedule pelaksanaan didapatkan dari pihak proyek. Dari data sudah dikumpulkan kemudian diinput kendalam program Primavera P6 untuk dianalasis.
PENERAPAN ANALISIS KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DINAS PERHUBUNGAN SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PRIMAVERA P6 Permana, Aditya Putra; Setiono, Setiono; Rifai, Muji
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.63024

Abstract

Pesatnya perkembangan di bidang konstruksi di Indonesia menimbulkan persaingan usaha yang juga semakin ketat, tentunya hal tersebut menjadi tuntutan bagi para pelaku usaha konstruksi untuk mampu bersaing.. Pada penelitian ini fokus penelitian pada pembangunan suatu gedung yang merupakan sebuah proyek besar bagi pelaku konstruksi. Dalam proyek tersebut membutuhkan manajemen yang baik agar hasil dari proyek tersebut sesuai dengan yang sudah direncanakanPenelitian ini fokus menganalisis permasalahan pengendalian waktu dalam pelaksanaan proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh penulis, proyek pembangunan Gedung Dinas Perhubungan Surakarta memiliki konsep konstruksi bangunan gedung 3 lantai dengan lahan parkir bus Dinas Perhubungan pada bagian lantai dasarnya.menganalisi konsep nilai hasi yang terdiri dari biaya (anggaran), waktu (jadwal) dan mutu (kinerja) pada proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta dengan menggunakan program aplikasi Primavera P6. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan analisis deskriptif, yaitu suatu strategi pemecahan masalah yang ada dengan mengumpulkan, menganalisis dan meringkas data untuk sampai pada kesimpulan akhir. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yakni menerapkan rumus earned value management (EVM). Didapatkan hasil bahwa besar simpangan atau perbedaan terhadap perbandingan antara EAC (Estimate at Completion) atau perkiraan biaya yang harus dikeluarkan dengan Actual Cost sampai proyek selesai sebesar 0,0167%. Berdasarkan rancangan kalender kerja pada proyek tersebut juga diperoleh penambahan waktu pelaksanaan dikarenakan adanya kasus penyebaran pandemi Covid-19 yang semula waktu pelaksanaan sebanyak 22 minggu bertambah menjadi 26 minggu.Adanya perubahan waktu pelaksanaan mengakibatkan jumlah tenaga kerja selama pandemi Covid-19 pun menjadi berkurang, setelah berlakunya SK Adendum Wali Kota dan Penambahan waktu pelaksanaan juga membuat perubahan estimasi biaya dari anggaran yang sudah direncanakan. Adapun biaya total awal AC sebelum Addendum pada proyek adalah Rp 4.610.757.300,12 dengan penambahan biaya AC sebesar Rp 312.077.464,92. Sehingga total biaya AC pada proyek menjadi Rp 5.106.482.779,27 dengan nilai kotrak awal proyek sebesar Rp 5.500.288.000,00.
ANALISIS PERCEPATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MTSN 4 SRAGEN DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF ANALYSIS DENGAN SOFTWARE PRIMAVERA 6.0 Himawan, Alif Yudhi; Setiono, Setiono; Rifai, Muji
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.71921

Abstract

Percepatan proyek ialah usaha menyelesaikan suatu proyek agar lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Pelaksanaan proyek pembangunan gedung MTSN 4 Sragen harus dipercepat karena Pemerintah Kabupaten Sragen memprioritaskan proyek ini agar segera bisa dilakukan kegiatan mengajar di sekolah. Percepatan proyek pembangunan gedung MTSN 4 Sragen menggunakan metode TCTO (Time Cost Trade Off) dan dibantu aplikasi Primavera 6.0 guna mempermudah penjadwalan waktu dan perancangan biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total durasi dan biaya untuk menyelesaikan proyek sebelum dan setelah dilakukan percepatan dengan skenario penambahan tenaga kerja maupun waktu kerja, dan alternatif yang lebih ekonomis dari skenario tersebut. Hasil analisis percepatan proyek didapatkan total waktu penyelesaian proyek memakai metode penambahan jam kerja adalah 139 hari (lebih cepat 20 hari daripada waktu eksisting) menyebabkan kenaikan biaya yang ditunjukkan dengan total kenaikan biaya penyelesaian proyek sebesar Rp63.117.565,13. menjadi Rp3.586.859.474,13., sedangkan dengan metode penambahan tenaga kerja ialah 141 hari (lebih cepat 18 hari daripada waktu eksisting) dan mengalami penurunan biaya sebesar Rp22.376.088,9. menjadi Rp3.501.365.820,02. dari biaya proyek normal yaitu Rp3.523.741.909. dengan durasi normal proyek 159 hari. Alternatif yang lebih ekonomis untuk menyelesaikan proyek adalah dengan menggunakan metode penambahan jumlah tenaga kerja dikarenakan adanya penurunan biaya total dan lebih cepat dari waktu normal proyek.Kata Kunci : Time Cost Trade Off, Primavera 6.0
Pengoptimalisasian Waktu dan Biaya pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama 5 Lantai Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan di Sumatera Barat dengan Menggunakan Aplikasi Primavera P6 Setiono, Setiono; Rifai, Muji; Immanuel, Ivander
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.472 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.55079

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Asrama 5 Lantai LPMP di Sumatera Barat, lembaga ini bertugas untuk melaksanakan penjaminan mutu, pengembangan model dan kemitraan penjaminan mutu pendidikan dasar dan pendidikan menengah di provinsi berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Gedung Asrama LPMP ini mempunyai luas lahan 1500 m2 yang terdiri dari 5 Lantai serta satu Roof Top yang mampu menampung 500 orang setiap harinya. Proyek Pembangunan Gedung Asrama 5 Lantai LPMP di Sumatera Barat membutuhkan biaya total sebanyak Rp 10.155.457.429,60, dan durasi total yaitu 145 Hari. Untuk itu, diperlukannya suatu program atau aplikasi perangkat lunak untuk membantu manusia dalam menyusun dan menghitung data-data proyek tersebut secara akurat dan cepat. Program Primavera Project Planner P6 merupakan salah satu aplikasi penjadwalan untuk menghitung serta mengoptimalisasikan proyek tersebut  dari segi biaya dan waktu proyek sehingga didapatkan hasil yang seoptimal mungkin. Pengoptimalisasian proyek dihitung menggunakan metode Time Cost Trade Off dengan menambahkan jam kerja lembur dan menambahkan jumlah tenaga kerja pada pekerjaan kritis proyek. Setelah dihitung menggunakan metode tersebut, didapatkan data baru setelah di optimasi, dan dimasukkan kedalam Program Primavera Project Planner P6 untuk didapatkan total biaya dan durasi proyek setelah dioptimasi. Hasil yang didapatkan yaitu dengan menggunakan metode penambahan jam kerja lembur, total biaya dan durasi proyek menjadi Rp 10.354.117.835 dan 133 hari (selisih total biaya proyek dengan sebelum dilakukan pengoptimasian adalah Rp 198.660.406,13 dan selisih waktunya 12 hari). Sementara itu, dengan penambahan jumlah tenaga kerja, total biaya dan durasi proyek menjadi Rp 10.238.473.806,75 dan 124 Hari (selisih total biaya proyek dengan sebelum dilakukan pengoptimasian adalah Rp 83.016.377,15 dan selisih waktunya 21 hari). Dengan metode perhitungan pada 1 pekerjaan kritis saja, didapatkan bahwa durasi proyek berkurang sebanyak 3 hari dan biaya proyek berkurang sebanyak Rp 10.279.030,80.  Maka dari itu, metode penambahan jam kerja lembur pada 1 pekerjaan kritis saja dinilai lebih efisien karena mempercepat proyek sebanyak 3 hari dan mengurangi biaya sebanyak Rp 10.279.030,80.
Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment Pada Tahap Konstruksi Perkerasan Lentur Fly Over Cakung Soeryodarundio, Koosdaryani; Setiono, Setiono; Daniswara, Dandy Rayhan
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.65852

Abstract

Pembangunan adalah usaha yang terancang dan terjadwal secara berkelanjutan oleh suatu Negara dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih baik sehingga berperan penting dalam proses tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ini disisi lain juga berdampak kepada lingkungan yaitu dengan mengeluarkan emisi gas rumah kaca dan mengkonsumsi energi yang cukup banyak selama pelaksanaannya sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan mengestimasi dampak yang dihasilkan pada pekerjaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unit proses yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca, menganalisis jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan tiap unit, menentukan unit proses mana yang menghasilkan emisi gas rumah kaca terbanyak, dan mengidentifikasi potensi dampak pemanasan global terhadap proyek Fly Over Cakung. Penelitian ini menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengestimasi pelepasan emisi gas karbon dioksida (CO2)  ke lingkungan, analisis perhitungan emisi menggunakan database ecoinvent dengan TRACI 2.1 untuk mengkonversi satuan polutan menjadi kgCO2e.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 15 unit proses pada konstruksi perkerasan jalan lentur Fly Over Cakung. Unit proses yang menghasilkan emisi gas rumah kaca terbanyak adalah proses produksi agregat dengan kontribusi emisi gas rumah kaca sebesar 64.088,89 Kg CO2e atau sebanyak 33,3423 % dari 15 unit proses. Dampak dari pemanasan global terhadap proyek Fly Over Cakung yaitu aspal menjadi lebih rentan terhadap deformasi, kerusakan struktur lebih mungkin terjadi, mengurangi kerataan jalan, mengurangi kenyamanan berkendara, dan mempengaruhi stabilitas berkendara.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA PUSAT PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO (STUDI KASUS SIMPANG EMPAT GEMBLEGAN DAN SIMPANG EMPAT SRATEN KOTA SURAKARTA) Yulianto, Budi; Setiono, Setiono; Fajar, Benedictus Alfian Karunia
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64881

Abstract

Simpang Gemblegan dan Sraten terletak di tengah keramaian Kota Surakarta, dan dikelilingi oleh berbagai macam pertokoan, dua sekolah dasar dan satu pasar yang cukup terkenal di Kota Surakarta, yaitu Pasar Gemblegan. Keramaian ini mengakibatkan resiko terjadinya kemacetan dan keccelakaan. Kedua Simpang ini memerlukan Optimalisasi Kinerja, agar didapatkan kinerja simpang terbaik guna mengurangi resiko-resiko yang ada di kedua simpang tersebut. Analisis kedua simpang tersebut menggunakan pernagkat Lunak PTV Vistro dengan metode Highway Capacity Method (HCM) 2010 dengan parameter Derajat Kejenuhan (DS) dan tundaan (D). Proses validasi dilakukan untuk memperoleh hasil yang represntatif dengan parameter Panjang antrian (m) dan perangkat lunak SPSS. Analisis Kinerja simpang dilakukan dalam tiga skenario yaitu eksisting, optimasi tunggal, dan terkoordinasi.  Optimasi yang menghasilkan kinerja terbaik untuk kedua simpang adalah skenario optimasi tunggal dengan fungsi objektif Minimze Critical Movement Delay (Split and Split Cycle Time) dan skenario optimasi terkoordinasi dengan fungsi objektif Split and Cycle Time.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Pada Pusat Perdagangan Kota Surakarta Menggunakan Perangkat Lunak PTV Vistro Yulianto, Budi; Setiono, Setiono; Jaisyurrahman, Muhammad Luthfi
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64636

Abstract

Simpang Gading dan Simpang Baturono merupakan simpang dengan arus lalu lintas yang cukup padat. Kedua simpang ini terletak pada titik pertemuan kegiatan masyarakat yang berupa perdagangan dan salah satu jalur menuju pusat kota Surakarta sehingga memiliki risiko terjadi kemacetan pada jam sibuk. Dalam kinerja simpang bersinyal memerlukan analisis secara berkala agar dilakukan langkah optimasi guna mendapatkan hasil kinerja simpang yang terbaik. Simpang Gading dan Baturono dianalisis menggunakan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010 berdasarkan parameter derajat kejenuhan (DS), dan tundaan (D). Kemudian dilakukan validasi dengan parameter panjang antrean (m) agar menghasilkan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Analisis dilakukan dengan tiga scenario, yaitu kondisi eksisting, optimalisasi tunggal dan optimalisasi terkoordinasi. Berdasarkan hasil analisis, scenario optimalisasi tunggal Minimize Critical Delay (Split & Cycle Time) menunjukkan kinerja yang paling baik pada kedua simpang tersebut. Pada Simpang Empat Gading menghasilkan nilai DS = 0,5 dan D = 49,5 det/smp di pagi hari serta nilai DS = 0,6 dan D = 58 det/smp di sore hari. Sedangkan pada Simpang Empat Baturono menghasilkan nilai DS = 0,5  dan D = 33,5 det/smp di pagi hari serta nilai DS = 0,6 dan D = 44 det/smp di sore hari.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aa Juhanda Achmad Basuki Adi, Arief Prasetya Afrianto, Evo Agus Hari Wahyudi Agus Setiya Budi, Agus Setiya Ahadiah, Rima Ajijah, Melani Akbar, Masdihar Akhmad Rouf, Akhmad Aladl, Albanna Sayf Alissaditamtya, Fatin Amrullah, Hanif Dzulfiqar Aprilia, Ina Ardiputro, Riyan Ari Santosa Pamungkas, Ari Santosa Ari, Muhammad As Arlistia, Rita Arvianto, Ricky Arvianto, Ricky Ary Setyawan As'ad, Sholihin aswana, Aswana Atras, Uti Najwa Aulia, Sahda Aulia, Vira Safitri Bahtiar Saputra, Tommy Bahtiar, Muhammad Agus Banto, Abdul Thayib Bela Putra, Bela Putra Billyardi Ramdhan Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Budi Yulianto Cahyani Putri Damayanti, Meti Daniswara, Dandy Rayhan Darsin, Darsin Deviani Salaki, Larissa Dina Mardiana Dwiyanto Joko Suprapto Dyah Ratih Kusumastuti Edy Purwanto Effi Yudiawati Eka Nugraha, Noel Eko Prasetyo, Heri Eko Yulianto, Frandy Elya Afifah, Elya Endang Susilowati Eratika Ginting, Jonas Ervianto, Handry Anom Fadhli, M. Zuhdi Faisal, Riksa Fajar Fajar Fajar Sri Handayani Fajar, Benedictus Alfian Karunia Fathoni, RM Guntur Fauzian, Alwan Febrialdi, Akhyarnis Fidiawan, Nuansah Fikriman, Fikriman Fitriani, Herni Gina Nuranti Gunawan, Purnawan Gunawan, Syahrul Hadiani, Rr. Rintis Hafizha, Mega Hananto Hadi, Hananto Handayani, Fajar Handayani, Fajar Sri Handayani, Fajar Sri Hanif, Aldis M. Hapsari, Shabrina Hayati, Nafa Navi'a Hidayah, Afifah Nurul Himawan, Alif Yudhi Imam Susetyo, Imam Imanullah, Moch Nadjib Imanullah, Moch Nadjib Indah Anwar, Devi Indra Yustian Indrianti, Winda Intan Noviantari Manyoe Is, Asnawati Islan, Cahyono Isyaturriyadhah, Isyaturriyadhah Ivander Immanuel, Ivander Jaisyurrahman, Muhammad Luthfi Jati, Adam Satrio Jayawarsa, A.A. Ketut Jikriyansyah, Muhamad Jujun Ratnasari karmila, yeni Kurniawan, Riswandha Dwi Kusnadi Kusuma Anggita, Atanasia Gretta Leonard Leonard Lili Suryani Lismaini, Lismaini Liwoso, Luther Gustavo Maharani, Devita Putri Mahmudah, Amirotul M. H Mahmudah, Amirotul M.H Mahmudah, Amirotul MH Man, Loh Maulida, Hana MHM, Amirotul Mudita Oktorina Nugrahani, Mudita Oktorina Mudita Oktorina, Mudita Muhammad As, Ari A Muhammad Kasim Muhammad Rizan Adam Muhtar Muhtar Muji Rifai, Muji Muthiah, Inas Hasna Nandiwardhana, Dionisius Pramudita Niamul, Ajeng Niken Puspitasari Niken Silmi Surjandari Nugroho, Faradila Setyo Nur Agustiani Nurajizah, Ulfa Nurlathifah, Zulfa Nurraman, Muhammad Fajar Nurul, Ana Pakpahan, Friska Herlina Pamungkas, Agung Pamungkas, Hendarwati Pamungkas, Salaka Bayu Pangestu, Lanaria Pedi Utama, bopalyon Permana, Aditya Putra Pirnanda, Dafid Pitriani Pitriani, Pitriani Poetra, M. Andika P Prasanda, Kevinnoka Adi Pratama, Bagas Hendi Pratama, Wahyu Sanjaya Pratiwi, Hana Rizky Priono, Anjas Budi Purnamaningrum, Yuliati Indah Putra, Reza Andhika Putri, Quini Athaya Putri, Rizki Dewayani Rahmah Laila Ramadhan, Muhammad Naufal Ratnasari , Jujun Reni Mulyani Ridwan, Alex Rigawati, Meyssa Dwi Rini Solihat Rita Wulandari Riva’I Riatayasyah, Kiss Yanuar Riva’I Riatayasyah, Kiss Yanuar Riyandi, Gery Rosari, Bertania Kartikaning Tiyas Salma, Virgynia Salman Faruq, Reza Salsabila, Athaya Salsabila, Zakia Satriya, Bayu Budi Setiawan, Ary Setyawan, Arnadi Setyowati Setyowati Shakti, Danang Wibawa Sistiana Windyariani Siti Qomariah, Siti Soengkar, Razien Redfan Soeryodarundio, Koosdaryani Solichin Solichin Sopandi, Acep Sri Handayani, Fajar sriyono, hasnelly Sugiarto S Sugiyarto Sugiyarto Suhendar Sulaeman, Wiska Sulaeman, Wiska Hera Sagita Sumarsono, Agus Sumaryoto Sumaryoto, Sumaryoto Supriyor, Dialektika Qienaantha Suryoto Suryoto Suseso, Mutalif Imam Susilawati, Widuri Sutanto, Reska Candra Sutrisni, Sri Tesla, Mala Thahir, Afief Burhany Travolindra, Yoga Triwulandari, Syane Ubaidillah, Ibnu Ulyanisa, Nur Vektoriarda, Uraiaga Sulthon Wahju Krisna Hidajat Wahyuningrum, Wijayanti Wahyuningrum, Wijayanti Waskito, Sigit Nur Werdiningtyas, Ratri Wibowo Wibowo Wibowo, Kristanto Wicaksanti, Warakesthi Rahayu Widuri, Anisa Priyandini Winarto, Wahyu Wiraguna, Arief Wytti, Khalijah Herma Yanti, Okvi Yuwono, Daltaliya Aisyah Zakaria, M. Maulana Zulkifli Dahlan