Claim Missing Document
Check
Articles

Frekuensi Detak Jantung Sapi Bali Betina Pada Kebuntingan Trimester Ke II Tiara L Rona; I Nyoman Suartha; I Made Kota Budiasa
Buletin Veteriner Udayana Vol. 8 No. 2 Agustus 2016
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.167 KB)

Abstract

Bali cattle is one of national cattle germplasm from Bali that needs to be conserved especially the female cattle. Currently, there have not been unreported research about heart rate of bali cattle’s and still be guided by others breed cattle’s. This research aim to determine inventory of heart rate bali female cattle in the second trimester of pregnancy. Cattle’s are examinating came from the bali cattle’s breeding centre in Sobangan village Mengwi district Badung regency amount to fiveteen cattle’s. Analysis data used descriptive test and then T test. The result research shown mean of the old pregnancy from 4 month, 5 month and 6 month heart rate of bali female cattle’s in the second trimester of pregnancy is 67,40±8,41/minutes, 75,93±8,62/minutes and 76,06±11,40/minutes. The conclusion for this research is more old pregnancy of bali cattle then frequency of heart rate also increase.
Efektivitas Ekstrak Ethanol, Partisi N-Heksana dan Fraksi Kromatografi Momordica charantia Dalam Menurunkan Glukosa Darah Ni Luh Putu Kusuma Clara Dewinda; I Nyoman Suartha; Luh Made Sudimartini
Buletin Veteriner Udayana Vol. 9 No. 2 Agustus 2017
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.837 KB)

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the ethanol extract, partition n-hexane, and chromatography fractions Momordica charantia L. in lowering blood glucose levels in experimental diabetic male rats. This study used 25 male rats were divided into five treatment groups P0 (negative control), P1 (positive control), P2 (ethanol extract), P3 (partition n-hexane), and P4 (chromatographic fraction) the variable observed glucose levels blood for 21 days. Blood glucose levels were analyzed on days -1, 0, 4, 11, 18. The bill, which is used in the form of a completely randomized design (CRD). The data obtained and analyzed by using Split in Time. The results showed of giving chromatographic fractions bitter melon 50 mg / kg body weight can reduce blood glucose levels in hyperglycemic rats better than the ethanol extract 200 mg / kg body weight and partition n-hexane 50 mg / kg body weight.
Penyuluhan dan Vaksinasi Ayam Buras di Desa Nyambu Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan G.A.Y Kencana; IN. Suartha; I.A.P. Apsari; Anak Agung Sagung Kendran; Ida Bagus Kade Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.584 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p14

Abstract

Hospes utama penyakit Flu Burung adalah unggas termasuk ayam buras yang berpotensi tinggi sebagai penular dan penyebar penyakit karena sistim pemeliharannya secara semi intensif. Kasus kematian manusia akibat Flu Burung pernah terjadi di Banjar Batugaing Desa Beraban Kecamatan Kediri. Desa Nyambu terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Populasi ayam buras di Kecamatan Kediri sebanyak 30.171 ekor pada tahun 2016. Mengingat potensi Desa Nyambu dengan penduduk yang kebanyakan memelihara ayam buras secara semi intensif, maka sangat rentan terjadinya penyebaran penyakit Flu Burung di Desa tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat di Desa Nyambu adalah untuk mencegah timbulnya penyakit Flu Burung yang ditularkan oleh unggas. Sasaran utama adalah masyarakat yang memelihara ayam buras. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 28 Juli 2018 di Kantor Desa Nyambu. Peserta penyuluhan adalah aparat Desa beserta masyarakat setempat. Materi penyuluhan meliputi pengenalan gejala klinis penyakit Flu Burung dan cara mencegah dengan vaksinasi. Vaksinasi pada ayam buras dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya (door to door) dengan menggunakan vaksin AI inaktif melalui suntikan intramuskuler pada paha. Sebanyak 230 ayam buras berbagai umur telah berhasil divaksinasi. Kata kunci: penyuluhan, vaksinasi, Flu Burung, ayam buras, Tabanan.
PEMBINAAN KELOMPOK TANI DENGAN PENYULUHAN PENINGKATAN KESEHATAN TERNAK SAPI DAN PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK MENJADI KOMPOS G.A.Y. Kencana; I.G.N.K. Mahardika Mahardika; I.N.M. Astawa; I.B.K. Suardana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A.A.S. Kendran; S.K. Widyastuti; G.A.M.K. Dewi; I.P. Sudiarta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.678 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p13

Abstract

Pengabdian Masyarakat berjudul: "Pembinaan Kelompok Tani Niti Sari Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti” merupakan salah satu Hibah Program Udayana Untuk Masyarakat (PUMA). Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pembinaan kepada Kelompok Tani Niti Sari tentang cara meningkatkan kesehatan sapi dan memanfaatkan limbah pertanian menjadi kompos organik plus. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut diawali dengan memberikan penyuluhan kepada anggota Kelompok Tani Niti sari, selanjutnya didukung dengan praktek langsung di lapangan. Penyuluhan yang diberikan meliputi: Penyuluhan kesehatan sapi, penyuluhan kesehatan reproduksi sapi, penyuluhan teknologi tepat guna pertanian dengan memanfaatkan limbah pertanian menggunakan jamur Trichoderma untuk dibuat kompos plus. Kompos plus Trichoderma yang dihasilkan dalam pembinaan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan penyakit tanaman kubis milik petani Niti Sari. Penyuluhan sudah dilaksanakan tanggal 05 Juli 2019 diawali pertemuan dengan Kepala Desa Baturiti, dengan Kelompok Tani Niti Sari dan dilanjutkan dengan pembinaan Kelompok Tani. Kegiatan penyuluhan dibuka oleh Camat Baturiti, Ketua LPPM Unud, Tripika Kecamatan Baturiti, Kepala Desa beserta aparat Desa, Kelompok Tani Niti Sari dan Kelompok Tani se Desa Baturiti dan Banjar Tamantanda. Dengan demikian diharapkan Kelompok Tani Niti Sari dan Kelompok Tani disekitarnya mampu menyerap alih teknologi yang diajarkan oleh Tim Pengabdi dari Universitas Udayana.
SOSIALISASI PENYAKIT ZOONOSIS ESCHERICHIA COLI O157:H7 SERTA PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI DUSUN LAMPU DESA CATUR KINTAMANI BANGLI I W. Suardana; I.B.N. Swacita; I.N. Suartha; I G.N. Sudisma; M.D. Rudyanto; I.G.M. Krisna Erawan; I.N. Suarsana; I.W. Batan; P.A. Sisyawati Putriningsih; T. Sari Nindia; A.L.T. Rompis; I.N. Mantik Astawa; K. Karang Agustina; I.H. Utama; I.G.A. Suartini; I.M. Sukada; I.K. Suada; A.A.A. Mirah Adi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.738 KB)

Abstract

Ternak sapi yang menderita diare berpeluang besar untuk ditemukan adanya agen zoonosis E. coli O157:H7 mengingat sapi sebagai reservoir utama dari agen tersebut.Transmisi penularan strain bakteri ini ke manusia umumnya terjadi melalui konsumsi daging yang kurang dimasak, produk susu yang tidak dipasteurisasi, air yang terkontaminasi feses. Dusun Lampu sebagai salah satu Dusun di Desa Catur merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebut sangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penyakit zoonosis E. coli O157:H7 serta pelayanan kesehatan ternak sapi di Dusun ini, memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperoleh pelayanan yaitu sejumlah 65 ekor sapi dari 35 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi tindakan spraying atau pemberian butox terhadap semua ternak sapi yaitu 65 ekor (100%), disusul dengan pemberian vitamin pada 52 ekor (80%), pemberian obat cacing sebanyak 39 ekor (60%), serta pemberian delladryl pada 1 ekor sapi (1,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukan cukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya.
PROFIL BIBIT SAPI BALI YANG TERSERTIFIKASI DI PUSAT PEMBIBITAN SAPI BALI UNGGUL (PPSBU) GEROKGAK KABUPATEN BULELENG N. K. Suwiti; I. N. Suartha; N. W.T. Inggriati; I. N.K. Besung; L.G. S.S. Heryani; N. L.P. Sriyani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.126 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i04.p04

Abstract

Gerokgak District, Buleleng Regency, Bali has been designated by the Directorate General of Livestock, Ministry of Agriculture as the Center for Superior Bali Cattle Breeding (PPSBU). The total population of cattle in Buleleng Regency is 121,000 heads, and 42,000 heads are in Gerokgak District. The average community raises 3-4 Bali cattle per family. The quality of the cattle is unknown, so it is necessary to carry out certification through the bali cattle seed and Lembaga Sertifikasi Produk (Ls-Pro), Directorate General of Livestock, Ministry of Agriculture. The activity began with measuring 50 bali cattle at the Gerokgak PPSBU, and grouped them into grades. Bali cattle, which are grade I, were subjected to a PCR test for Jembrana disease as a requirement for filing for certification. The results of the activity showed that 56% of bali cattle were grouped into grade I, 30% grade II and 14% grade III. Ten heads (20%) of bali cattle breeds at PPSBU Gerokgak were submitted for certification.
DETEKSI DINI STATUS KESEHATAN, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 I.N. Suartha; I.N. Suarsana; I.G.A.A. Idayati; I.A.P. Gayatri; P.I.S.S. Oka; P.K. Pebyanthi; I.A.M.L. Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3277.189 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p03

Abstract

Wabah virus corona (Covid-19) yang menginfeksi hampir seluruh negara di dunia, dan dinyatakan sebagai pandemic. Penyebaran yang terjadi di Bali sedang marak akibat transmisi lokal. Pencegahan penularan sangat dipengaruhi oleh sikap, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status dini kesehatan, pengetahuan dan sikap masyarakat Desa Gulingan berhubungan dengan wabah pandemic COVID-19. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan ke enam banjar masing-masing 20 kuisioner setiap banjar. Data yang dikumpulkan berupa demografi responden, kondisi kesehatan masyarakat berhubungan dengan Covid-19, Pengetahuan, sikap dan perilaku dalam penerapan protocol kesehatan. Pengambilan data kuisioner dilakukan bulan Juli sampai Agustus 2020. Hasil kegiatan surveillance didapatkan sebanyak 94,4% memiliki resiko rendah, 0,8% memiliki resiko sedang. Tingkat pengetahuan masyarakat desa Gulingan seputar Covid-19 tergolong baik sebanyak 69,9%, sedangkan pengetahuan kurang baik sebanyak 30,1%. Perilaku masyarakat dalam menyikapi pandemi Covid-19, didapatkan sebanyak 65,9% telah mematuhi aturan, dan menerapkan protokol kesehatan di dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan sebanyak 34,1% masih tergolong kurang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: Status kesehatan masyarakat Desa Gulingan terkait Covid-19 memiliki resiko rendah, dengan tingkat pengetahuan baik dan taat protocol kesehatan tinggi. Kata kunci : Covid-19, Pengetahuan, sikap, Surveilance, deteksi dini
PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI BANJAR BUANGGA, DESA GETASAN, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG I W. Suardana; I G.N. Sudisma; I K. Suatha; I N. Suartha; Tj. S. Nindhia; I N. Suarsana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.68 KB)

Abstract

Kesehatan ternak merupakan salah satu faktor penting yang amat menentukan tingkat keberhasilan jalannyasuatu usaha peternakan disamping faktor lainnya seperti pakan, manajemen, bibit, dan lain-lain. BanjarBuangga sebagai salah satu Banjar di Desa Getasan merupakan salah satu daerah potensial untukpengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebutsangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terhadap ternak sapi di Banjar ini,memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperolehpelayanan yaitu sejumlah 44 ekor sapi dari 27 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi:pemberian vitamin terhadap semua ternak sapi yaitu 44 ekor (100%), disusul dengan pemberian obat cacingpada 37 ekor (84%), tindakan spraying berupa pemberian gusanex sebanyak 10 ekor (22,8%), pemberianobat butok sebagai anti lalat sebanyak 7 ekor (15.9%), serta pemberian delladryl dan Ivermectin masingmasingpada 2 ekor sapi (4,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukancukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakanmanfaatnya.
PENYULUHAN DAN VAKSINASI NEWCASTLE DISEASE PADA AYAM BURAS DI DESA MARGA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN G.A.Y. Kencana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A.A.S Kendran; I.B.K. Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.115 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p06

Abstract

The purpose of this community service is to prevent the incidence of Newcastle Disease in domestic poultryin Marga Dauh Puri Village, Marga Subdistrict, Tabanan Regency. Newacastle disease is highly contagiousand can cause high mortality in poultry. Kampong chickens has the potential as a transmitter of Newcastledisease because the maintenance system is semi extensive. Banjar Ole is part of the village of Marga DauhPuri, where there are many kampong chickens kept extensively. The village of Marga Dauh Puri is highlypotential for contracting Newcastle disease, as it is a chicken trade traffic route from Penebel to Denpasar.Community service activities carried out on September 24, 2017, covering the ways of raising chickens andpreventing Newcastle Disease by vaccination. Noted there are 450 poultry in Banjar Ole, as many as 372(82.6%) successfully vaccinated. This is due to some kampong chickens not extensively so not all can bevaccinated. The amount is sufficient for vaccination coverage to produce group immunity. In order to proofthat the vaccination program is appropriate, ten blood samples were collected and antibody titer was testedprior vaccination (was found to have a mean antibody titer of 22.2 HI units) which means under protective titer(24 HI units).
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT FLU BURUNG OLEH UNGGAS MELALUI PENYULUHAN DAN VAKSINASI AYAM BURAS NYAMBU G.A.Y. Kencana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A. A. S. Kendran; I. B. K. Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2723.108 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p01

Abstract

Hospes utama penyakit Flu Burung adalah unggas termasuk ayam buras yang berpotensi tinggi sebagai penular dan penyebar penyakit karena sistim pemeliharannya secara semi intensif. Kasus kematian manusia akibat Flu Burung pernah terjadi di Banjar Batugaing Desa Beraban Kecamatan Kediri. Desa Nyambu terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Populasi ayam buras di Kecamatan Kediri sebanyak 30.171 ekor pada tahun 2016. Mengingat potensi Desa Nyambu dengan penduduk yang kebanyakan memelihara ayam buras secara semi intensif, maka sangat rentan terjadinya penyebaran penyakit Flu Burung di Desa tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat di Desa Nyambu adalah untuk mencegah timbulnya penyakit Flu Burung yang ditularkan oleh unggas. Sasaran utama adalah masyarakat yang memelihara ayam buras. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 28 Juli 2018 di Kantor Desa Nyambu. Peserta penyuluhan adalah aparat Desa beserta masyarakat setempat. Materi penyuluhan meliputi pengenalan gejala klinis penyakit Flu Burung dan cara mencegah dengan vaksinasi. Vaksinasi pada ayam buras dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya (door to door) dengan menggunakan vaksin AI inaktif melalui suntikan intramuskuler pada paha. Sebanyak 230 ayam buras berbagai umur telah berhasil divaksinasi.
Co-Authors A A N G D Wisesa A A N O Pujawan A A S I Pradnyantari Agatha Seren Lumban Tobing Agatha Serena Lumban Tobing Aida Lousie Tenden Rompis Alya Nita Shena Gayanti Anak Agung Ayu Mirah Adi Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Sagung Istri Pradnyantari Anak Agung Sagung Kendran Ananta, Muhammad Ghufron angelina serlin Anita Dwi Handayani Annisa Budiani Annisa Putri Cahyani Annisa Putri Cahyani Apriliana, Kadek Soma Arini Nur Handayani Arini Nur Handayani Arini Nurhandayani Arini Nurhandayani Ayu Fitriani Baiq Indah Pertiwi Bambang Pontjo Priosoeryanto Bhakty, Zatya Wira Bhaskara, Audrey Febiannya Putri BIBIANA W LAY Boro, Saptarima Eka Estiani Cahyaniarta, I Kade Candra Cyrilus Jefferson Bour Daniel Raja Bonar Nainggolan Dewa Odiec Purnawan Dewanti, Desak Gede Bintang Pradnya Dewi, Desak Made Wiga Puspita Dewi, Putu Ayu Purbani Novia Diana Mustikawati Duarsa, Bima Satya Agung DWI SURYANTO Dyah Utami Dewi EKA MAHARDHIKA RATUNDIMA Emy Sapta Budiari Eustokia Yulisa Madu, Eustokia Yulisa Fajar Mubarok Fatmawati Aras Fernandes, Nuno G.A.M.K. Dewi Gede Herdian Permana Putra Gusti Ayu Kencana Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi Gusti Ayu Yunianti Kencana Gusti Ayu Yuniati Kencana Heparandita, Ananda Agung Dextra I Gede Soma I Gede Soma I Gusti Agung Arta Putra I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Badiwangsa Temaja I GUSTI NGURAH DIBYA PRASETYA I GUSTI NGURAH KADE MAHARDHIKA I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Ngurah Mahardika I Gusti Ngurah Mahardika I Gusti Ngurah Narendra I Gusti Ngurah Narendra Putra I Gusti Ngurah Narendra Putra I Gusti Ngurah Narendra Putra I Gusti Ngurah Narendra Putra1, I Gusti Ngurah Narendra, I Gusti Ngurah I Gusti Ngurah Sudisma I GustiKetut Suarjana I K. SUATHA I KADEK SAKA WIRYANA I Ketut Eli Supartika I Ketut Gunata I Ketut Gunatha I Ketut Suada I Ketut Tomy Caesar Ramanda I Komang Wahyu Yuliana I Made Dira Swantara I Made Kardena I Made Merdana I Made Sukada I MADE SUMA ANTARA I Made Suma Anthara I Nengah Sudarmayasa i Nengah Wandia I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suarsana I Nyoman Windhu Paramarta I Putu Gede Yudhi Arjentinia I Putu Indra Parmayoga I Putu Sudiarta I Putu Wira Adi Wibawa I W Y Semarariana I Wayan Batan I Wayan Bebas I Wayan Gorda I Wayan Suardana I wayan Teguh Wibawan I Wayan Wirata I. B. K. Suardana I.A.M.L. Dewi I.A.P. Apsari I.A.P. Gayatri I.B.K. Suardana I.G.A.A. Idayati I.H. Utama I.W. Batan Ida Ayu Pasti Apsari Ida Ayu Sri Candra Dewi Ida Ayu Sri Chandra Dewi Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Ngurah Swacita Ida Bagus Oka Winaya Iman Bayu Prakoso Darmono Insani, Widia Iwan Harjono Utama Kadek Karang Agustina Kamaliana, Baiq Reni Ketut Budiasa Ketut Sepdyana Kartini Komang Andika Purnama Kristiana Yoaltiva Jinorati Kristina Kristina Ledi Natalia Surbakti Luh Dewi Anggreni Luh Gde Sri Surya Heryani Luh Kadek Nanda Laksmi Luh Made Sudimantini Luh Made Sudimartini Lusiana Lasmari Siahaan Luwis, Jeremy Christian M P A Yunikawati M Windhu M.D. Rudyanto Madania, Reydanisa Noor MADE KOTA BUDIASA Made Ririn Sri Wulandari Made Suma Anthara Made Suma Anthara Margaretha Dhea Sinthalarosa Marmanto, Tessa Saputri Megariyanthi, Ni Putu Arie Melkias Oagay Melkias Oagay Muh Ramadhan Muhammad Ulqiya Syukron Musdalifa, Annisa Nareswari, Ayu Widya Nazara, Nonitema Nengah Tegar Saputra Ni Ketut Dias Nursanty Ni Ketut Suwiti Ni Komang Ade Juliantari Ni Luh Putu Dharmawati Ni Luh Putu Kusuma Clara Dewinda Ni Luh Putu Sriyani Ni Luh Putu Yunita Listiana Dewi Ni Luh Watiniasih Ni Made Ayu Sintya Paramita Ni Made Ernawati Ni Made Restiati Ni Made Rita Krisna Dewi Ni Made Ritha Krisna Dewi Ni Made Ritha Krisna Dewi Ni Made Ritha Krisna Dewi Ni Made Ritha Krisna Dewi2 Ni Putu Ayu Dewi Wijayanti Ni Putu Tiara Indriana Ni Wayan Tatik Inggriati Norawigaswari, Nengah Desy P S Dwipartha P T E Sucitrayani P.I.S.S. Oka P.K. Pebyanthi Patabang, Denselina Lilis Prasatya, I Gde Made Abdi Priska Mariane Serang Putrawan, Baja Sadhayu Putri, Ayu Chitra Adhitya Putu Adi Cahya Dewi Putu Adrian Junaedi Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Putu Devi Jayanti Putu Hendrywaesa Sudipa Putu Henrywaesa Sudipa Putu Henrywaesa Sudipa Putu Henrywaesa Sudipa Putu Henrywaesa Sudipa Rahim, M. Andry Ratu Shinta Mayasari Remontara, Al Afuw Niha Reny Septyawati Retno Damayanti Soejoedono Rui Daniel de Carvalho S.K. Widyastuti Sachio, Drevani Angelika Samosir, Hartina Saputra, I Nyoman Dwi Eka Saweng, Cikal Farah Irian Jati Sawitajaya, I Made Sayu Raka Padma Wulan Sari, Sayu Raka Padma Wulan Septianingsih, Ni Luh Putu Diah Sheira Tannia Welfalini Sibarani, Oktryna Hodesi Sitohang, Martina Tiodora Situmorang, Fernando Jose Immanuel Clinton Sri Kayati Widyastuti Sry Agustina Sukoco, Hendro Sutadisastra, Nisha Aisya Suwartini, Ni Komang Swandewi, Ni Kadek Meita Syamsidar Syamsidar Syarif Lalu Hidayatullah T. Sari Nindia Tahlia, Ninis Arsyi Taruklinggi, Utari Resky Tiara L Rona Tjokorda Sari Nindhia TRI KOMALA SARI Tri Suci Galingging, Tri Suci Vivi Indrawati Widyanti, Agnes Indah Wijaya, Dhyana Ayu Manggala Willy Moris Nainggolan Wirawan, I Gede WIWIK SUSANAH RITA Wulandari Wulandari Yekhonya Rehuel Sidjabat Yoana Pratiwi Clara Pakpahan Yoga Pratama Nuradi Yosaphat L.S Kote Zumara Mufida Hidayati