p-Index From 2021 - 2026
10.788
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Sosiohumaniora Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) BAHASA DAN SASTRA Jurnal Penelitian Pendidikan LOKABASA Jurnal Sains Teh dan Kina Journal Of Vocational Health Studies RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching EDUCARE Tawarikh : Journal of Historical Studies Jurnal SOLMA Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Media Karya Kesehatan Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Kalatanda : Jurnal Desain Grafis dan Media Kreatif Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Seni Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen eProceedings of Art & Design DIMASATRA MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Jurnal Audit dan Perpajakan International Journal of Multidisciplinary Sciences Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda International Journal of Language and Culture Aksara Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tindak Tutur Direktif terhadap Psikologis Anak dalam Video TikTok #Dediphobia: Analisis Psikopragmatik Alaida Maharani, Nazwa; Yayat Sudaryat; Temmy Widyastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif dalam fenomena viral #Dediphobia di TikTok yang dipopulerkan oleh Dedi Mulyadi serta dampaknya terhadap kondisi psikologis anak. Kajian ini menyoroti bentuk tindak tutur direktif yang muncul, mekanisme interpretasi anak terhadap tuturan tersebut, serta pengaruhnya terhadap aspek emosional, perilaku, dan kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Sumber data utama berupa video bertagar #Dediphobia dari akun resmi Dedi Mulyadi dan beberapa akun pengguna lain, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur mengenai tindak tutur direktif, psikopragmatik, dan teori psikososial Erikson yang menjelaskan dinamika pembentukan identitas dan kontrol diri anak. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan klasifikasi direktif Searle, kajian psikopragmatik atas persepsi anak, serta interpretasi fenomenologis terhadap pengalaman subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif dalam fenomena #Dediphobia meliputi perintah, larangan, ajakan, peringatan, izin, dan penegasan komitmen. Strategi komunikasi menonjolkan figur otoritas dan afeksi untuk memperkuat daya persuasif tuturan. Fenomena ini berpengaruh terhadap pembentukan rasa takut, kepatuhan, identitas sosial, dan kontrol diri anak.
Pendampingan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dalam Penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik–Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) di Kota Bandung Widyastiwi, Widyastiwi; Roseno, Mohammad; Sudaryat, Yayat
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.7769

Abstract

Pendahuluan: Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) wajib menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB-IRT) dalam kegiatan produksinya. Rendahnya penerapan CPPB-IRT dikhawatirkan menimbulkan dampak yang tidak diinginkan sehingga pangan yang dihasilkan kurang terjamin mutu, kelayakan dan keamanan bagi kesehatan. Pendampingan IRTP bertujuan untuk meningkatkan penerapan CPPB-IRT sehingga dapat memenuhi level CPPB-IRT yang memenuhi persyaratan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Metode: Pendampingan dilakukan pada dua mitra IRTP di Kota Bandung dengan level CPPB-IRT rendah dengan mempertimbangkan resiko bahaya terjadinya cemaran pangan. Dilakukan observasi awal penerapan CPPB-IRT dengan format standar BPOM untuk menentukan level penerapan CPPB-IRT, kemudian dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam perbaikan penyimpangan CPPB-IRT. Pendampingan dilakukan sampai kedua mitra mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Hasil: Pada observasi awal level penerapan CPPB-IRT menunjukkan bahwa kedua mitra memiliki level penerapan IV, yang merupakan level paling rendah. Setelah dilakukan proses pelatihan dan pendampingan, didapatkan perbaikan pada bangunan dan fasilitas, higienitas dan sanitasi karyawan, penyimpanan bahan baku dan bahan jadi, alur produksi, serta pelabelan pangan. Hasil pemeriksaan akhir menunjukkan adanya peningkatan level penerapan CPPB-IRT dari level IV menjadi level I. Kedua mitra juga telah mendapatkan SPP-IRT. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan IRTP berkontribusi pada peningkatan level penerapan CPPB-IRT kedua mitra dan penerbitan SPP-IRT atas produk pangan yang diproduksinya.
Pelatihan Teknik Stroboskopik untuk Komunitas Fotografi Snaphot Kabupaten Bandung: Mendokumentasikan Tari Tradisi dalam Mengangkat Budaya Lokal Fiandra, Yosa; Setya Putra, Putu Raka; Sudaryat, Yayat
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.15829

Abstract

Teknik pencahayaan stroboskopik dalam fotografi memungkinkan perekaman gerakan berulang kali dalam satu frame sehingga menampilkan ritme serta pola gerakan yang lebih dinamis. Teknik ini sangat berguna untuk mencatat gerakan tarian, terutama tarian tradisional yang memiliki banyak ekspresi, pola, dan ritme gerakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan setiap individu dari komunitas fotografi dapat menguasai teknik stroboskopik untuk membuat dokumentasi budaya tradisional, terutama seni tari, menjadi lebih baik. Pelatihan ini akan mencakup pengenalan lengkap semua teori dasar pencahayaan strobo fotografi, praktik langsung cara memotret dengan berbagai pengaturan strobo, dan evaluasi dari setiap karya peserta. Empat puluh tiga peserta diajarkan cara menghitung frekuensi dan durasi pencahayaan serta eksposur yang dipergunakan. Selain itu, mereka belajar menyinkronkan teknologi kamera dan flash lighting dengan gerakan penari, untuk dapat menghasilkan gambar yang indah serta representasi pola gerakan yang lebih jelas. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan lebih memahami dalam cara proses pemotretan dinamika gerakan tari menggunakan metode pencahayaan artificial light  karena metode ini mampu menampilkan karya foto gerakan penari secara jelas dalam 3-5 fase gerakan dalam satu frame. Indikator dari pemahaman ini adalah mampu menghasilkan gambar dengan menggunakan teknik stroboskopik yang dipresentasikan pada saat preview karya. Pelatihan ini sangat penting karena dapat meningkatkan pemahaman setiap peserta tentang fotografi gerak secara teknis fotografi dan pengaplikasian pada saat proses pemotretan. Melalui pelatihan ini peserta meningkatkan keahlian untuk menvisualkan seni tari tradisional melalui medium karya visual fotografi. Teknik fotografi stroboskopik ini dapat menampilkan bentuk visual dua dimensi yang lebih menarik dan bermanfaat untuk mendokumentasikan budaya serta menjaga dan meningkatkan citra seni budaya indonesia. The stroboscopic lighting technique in photography allows for repeated motion recording in a single frame, thus displaying rhythms and more dynamic movement patterns. This technique is highly essential for recording dance movements, especially traditional dances that have a lot of expression, patterns, and rhythms of movements. This activity aims to improve the individual skill of the photography community, particularly developing stroboscopic technique in order to be more capable of capturing dance. This training involved a complete introduction to all the basic theories of photographic strobe lighting, hands-on practice of how to shoot with various strobe settings, and evaluation of each participant's work. Forty-three participants participated in mastering how to calculate the frequency and duration of exposure and synchronize the camera with flash lighting during shooting the dancers' movements. The result indicates that the participants achieve higher understanding of the process of shooting the dynamics of dance movements using the artificial light lighting method, which is able to display the dancer's movement photos clearly in 3-5 movement phases in one frame. The indicator of this understanding is being able to produce images using stroboscopic techniques presented at the time of the preview of the work. This activity is highly essential as it can increase each participant's understanding of motion photography technically and its application during the shooting process. Through this program, participants are able to improve their skills in visualizing traditional dance through photography. This stroboscopic photography technique can display a more attractiv two-dimensional visual form, maintain, and improve the image of Indonesian cultural art.
Tindak Tutur Komisif dan Konstruksi Citra Politik dalam Spanduk Kampanye Berbahasa Sunda di Kota Bandung Tahun 2024 Ammirulhaz, Moch Dhymas; Sudaryat, Yayat; Widyastuti, Temmy
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 13, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v13i3.133761

Abstract

This study aims to describe the form and meaning of commissive speech acts in Sundanese political campaign banners during the 2024 general and regional elections in Bandung. A qualitative descriptive approach was used, employing data in the form of banner and billboard texts collected through documentation during the campaign period. The data were analyzed using Searle and Sudaryat's speech act framework, focusing on the types of commissives (promises, offers, commitments, and support) as well as direct–indirect and literal–nonliteral forms. The results show that the dominant commissive speech acts are direct literal forms used to convey political promises explicitly and in a way that is easily understood by voters. These findings confirm the role of banners as a strategic political communication medium in building the image of candidates and influencing voter perceptions, while also enriching the study of political pragmatics in the Sundanese cultural context. Unlike previous studies that generally highlight directive or expressive speech acts in campaign media, this study confirms the dominance of direct literal commissive strategies in Sundanese-language banners and shows that the choice of explicit speech acts plays an important role in building the candidate's image of honesty and cultural closeness in the eyes of voters.
PERANCANGAN BACKGROUND ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Putri Fathiyyah Firmanda Riza; Yayat Sudaryat; Yosa Fiandra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mulut memilliki peran yang sangat penting dalam menunjang kemampuan seseorang untuk makan,berbicara, dan berinteraksi sosial secara optimal. Salah satu masalah kesehatan mulut yang sering ditemukan adalahkaries gigi, yang banyak dialami oleh peserta didik usia 6-18 tahun. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada prosesbelajar, menimbulkan rasa sakit yang mengganggu konsentrasi, serta meningkatkan angka ketidakhdiran di sekolah.Di Provinsi Jawa Barat, prevalensi karies gigi menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu 40,39% pada siswa SD,21,4% pada siswa SMP, dan 19,51% pada siswa SMA. Untuk mengatasi permasalahan ini, Kementerian Kesehatantelah melaksanakan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) sebagai bentuk upaya promotif dan preventifmelalui pemberian pelayanan kesehatan gigi sejak dini secara berkesinambungan. Salah satu metode yangberpotensi efektif adalah pemanfaat media animasi, yang mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudahdipahami, dan dilengkapi dengan latar visual yang tepat untuk memperkuat pesan. Penelitian ini bertujuanmengembangkan media edukasi berbasis animasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pesertadidik mengenai pencegahan karies gigi, sekaligus mendukung keberhasilan UKGS dalam penurunan angka prevalensikaries gigi di kalangan siswa.Kata Kunci: Animasi, Background, Environment, Karies gigi, Kesehatan
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DI KOTA BANDUNG Raihan Akbar; Yayat Sudaryat; Rully Sumarlin
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis Identitas pada remaja sering kali dipicu oleh tekanan sosial dari keluarga, lingkungan sekolah, danmedia digital. Tekanan ini dapat membuat remaja sampai kehilangan jati diri mereka, bahkanmengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga pemikiran untuk bunuh diri. Di KotaBandung, kasus gangguan mental pada remaja menunjukkan peningkatan signifikan pertahun 2023 danpenyebab gangguan mental remaja di Kota Bandung sering kali diakibatkan oleh Krisis Identitas.Masalah utama dari penelitian ini yaitu masih sedikitnya representasi mendukung tentang krisisidentitas dalam media yang remaja konsumsi. membuat mereka merasa sendirian dalam menghadapikondisi tersebut. Untuk itu, dilakukan Perancangan Desain Karakter untuk Animasi 2D “Geometri Jiwa”Sebagai Media Refleksi Psikologis Remaja yang Mengalami Krisis Identitas di Kota Bandung. Tigakarakter utama bernama Sigit, Egi, dan Linka diciptakan untuk merepresentasikan krisis identitasberdasarkan tiga sumber tekanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Mixed MethodExploratory Sequential Design, dengan pengumpulan data melalui wawancara, analisis karya sejenis,studi literatur, dan kuesioner. Hasil dari proses ini adalah desain karakter yang menggambarkan realita psikologis remaja secara visual dan komunikatif. Kata kunci: Desain Karakter, Animasi, Krisis Identitas, Kesehatan Mental,Remaja
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Lavinia Marchela Prabawati; Yayat Sudaryat; Yosa Fiandra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Karies gigi adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum di Indonesia, dengan prevalensiƟnggi pada siswa sekolah dasar, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Kondisi ini sering Ɵdak disadari padahaldapat mengganggu kegiatan belajar, seperƟ menurunkan konsentrasi siswa dan memengaruhi prestasi akademikmereka. Pemerintah telah menjalankan program promoƟf dan prevenƟf melalui UKGS, namun penyebaraninformasi akan lebih efekƟf jika dilengkapi media promosi digital seperƟ animasi. Dalam produksi animasi, desainkarakter berperan penƟng untuk menarik perhaƟan target audiens sekaligus memudahkan penyampaian pesanedukaƟf yang tepat. Proyek ini dirancang untuk mendukung pencegahan karies gigi pada pelajar di Jawa Baratsekaligus memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi. PeneliƟan menggunakan metode kualitaƟf melaluiwawancara, observasi, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskripƟf untuk menggambarkan,menguraikan, serta merangkum temuan peneliƟan. Hasilnya diharapkan menjadi media promosi yang efekƟfbagi Dinas Kesehatan Jawa Barat dan para dokter gigi dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong perilakupencegahan karies gigi.Kata Kunci: Animasi, Promosi, Karies Gigi, Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat, Desain Karakte
BUKU TEKS PANGGELAR BASA SUNDA PIKEUN SMA/MA/SMK/MAK KELAS XI: TINJAUAN PRINSIP, PROSES, DAN KERANGKA DEEP LEARNING Rizki Muhammad Nur; Yayat Sudaryat; Haris Santosa Nugraha
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/veq33w04

Abstract

ABSTRAK:  Buku teks merupakan sumber utama pembelajaran dalam pendidikan formal dan berperan penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam (deep learning). Kesenjangan penelitian muncul karena kajian buku teks bahasa daerah umumnya berfokus pada konten dan budaya, sementara integrasi prinsip deep learning masih jarang ditinjau secara sistematis, bahkan dalam bahasa daerah termasuk penelitian yang baru. Tujuan penelitian ini adalah meninjau tingkat kesesuaian buku teks Panggelar Basa Sunda pikeun SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI terhadap prinsip, proses, dan kerangka deep learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi dokumentasi terhadap empat bab representatif dalam buku teks terbitan Erlangga tahun 2023. Instrumen penelitian berupa lembar cek berbasis indikator deep learning yang meliputi prinsip deep learning (berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan), proses deep learning (memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan), serta kerangka deep learning (praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan belajar, dan teknologi digital). Data dianalisis menggunakan skala dikotomi dan dikonversi ke dalam persentase. Temuan utama menunjukkan bahwa prinsip dan proses deep learning terimplementasi sangat baik (100%), sementara kerangka deep learning berada pada kategori baik (81,25%) dengan kelemahan utama pada aspek kemitraan pembelajaran yang hanya mencapai (25%). Temuan penelitian ini menegaskan bahwa buku teks panggelar basa Sunda telah berfungsi efektif sebagai pengelola deep learning di kelas, namun masih memerlukan penguatan desain kemitraan dengan masyarakat agar integrasi deep learning menjadi lebih seimbang dan kontekstual.KATA KUNCI: bahasa Sunda; buku teks; deep learning; Kurikulum Merdeka. PANGGELAR BASA SUNDA PIKEUN SMA/MA/SMK/MAK KELAS XI: REVIEW OF PRINCIPLES, PROCESSES AND FRAMEWORK OF DEEP LEARNING ABSTRACT: Textbooks are the primary source of learning in formal education and play an important role in supporting the implementation of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka), which emphasizes deep learning. A research gap emerges because studies on regional language textbooks generally focus on content and culture, while the integration of deep learning principles is still rarely examined systematically, even in recent research on regional languages. The purpose of this study is to review the level of alignment of the Sundanese language textbook "Panggelar Basa Sunda pikeun SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI" with the principles, processes, and framework of deep learning. This research employs a qualitative descriptive approach with documentation study techniques on four representative chapters in the textbook published by Erlangga in 2023. The research instrument consists of a checklist based on deep learning indicators covering deep learning principles (conscious, meaningful, and joyful), deep learning processes (understanding, applying, and reflecting), and the deep learning framework (pedagogical practices, learning partnerships, learning environments, and digital technology). Data were analyzed using a dichotomous scale and converted into percentages. The main findings indicate that deep learning principles and processes are implemented very well (100%), while the deep learning framework is in the good category (81.25%), with the main weakness in the learning partnerships aspect, which only reaches 25%. The findings of this study confirm that the Panggelar Basa Sunda textbook has functioned effectively as a facilitator of deep learning in the classroom, but still requires strengthened partnership design with the community so that the integration of deep learning becomes more balanced and contextual.KEYWORDS: Sundanese language; textbook; deep learning; Independent Curriculum.
PERANCANGAN STORYBOARD UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS Alghifari, Akeyla Yudha; Sudaryat, Yayat; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena krisis identitas dan tekanan sosial pada remaja sering kali muncul dimasa transisidari anak-anak menuju dewasa. Hal ini terjadi karena remaja semakin terpapar pada standar sosialyang sulit dicapai dari keluarga, lingkungan sekolah, dan dunia maya. Masalah utama dalampenelitian ini adalah sulitnya menemukan representasi yang realistis atau mendukung tentangkrisis identitas dan tekanan sosial dalam media yang dikonsumsi remaja, sehingga mereka tidakmemiliki panduan atau sumber daya untuk membantu mereka menghadapi situasi tersebut. Olehkarena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang storyboard animasi melalui visual storytellingsebagai media refleksi psikologis bagi remaja yang mengalami krisis identitas. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasidan studi literatur, yang dianalisis dengan metode kualitatif menurut Moleong (2017:6) danHendryadi, et. al., (2019:218) untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian,termasuk perilaku, persepsi, motivasi mereka dan proses penyelidikan naturalistik yang bertujuanuntuk memahami fenomena sosial secara mendalam dan alami. Data dari penelitian digunakansebagai acuan dalam merancang storyboard dengan tepat. Hasil dari perancangan berupastoryboard dari animasi 2D “Geometri Jiwa”.Kata kunci: Storyboard, Animasi 2D, Krisis Identitas, Remaja.
The Use of Babasan Idiomatic Expressions in the Short Stories of Cindulamg Aya Kembang by Aam Amilia Miza Rohmani Putri; Raisya Revalia Putri; Yayat Sudaryat; Zulfikar Alamsyah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 11 (2026): June 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20485658

Abstract

This study aims to describe the forms and meanings of idioms in the carpon Di Cindulang aya Kembang by Aam Amilia. This study is qualitative in nature. The data used in this study were taken from the carpon. The data consisted of words, sentences, or expressions containing idiomatic babasan. The data collection technique used was literature study. The results show that there are several types of idiomatic expressions in the short story Di Cindulang aya Kembang by Aam Amilia, namely idiomatic expressions wangun rundayan, babasan wangun kantetan, babasan wangun frasa, babasan miraga, babasan misato, babasan mituwuhan, babasan mialam, and babasan mibarang. These idioms are used to state, conclude, emphasize, satirize, and criticize something. Reconstructing short stories into mini stories requires not only a deep understanding of narrative structure, but also sensitivity to aesthetic values and language rhythm.
Co-Authors , R.Didi Djadjuli A Rustamsyah A Rustamsyah, A Ade Sutedi, Ade ADE SUTISNA, ADE Afifah Rahmawati Agus Suherman Agus Widarsono Ahmad Juliarso AI PARIDAH, AI Ainun Nadhifah, Ainun Alaida Maharani, Nazwa Alghifari, Akeyla Yudha Ammirulhaz, Moch Dhymas Andika Putra, Hanif Akbar Ardi Rustamsyah Ardi Rustamsyah Atamtajani, ASM Ayu Puspitasari, Annisya Dyah Ayuni, Rhea A’dhawiah, Ira Robbaitul Baharsyah, Sang Balakosa, Zhafif Belliny Manullang, Tryastuti Irawati Citra Ratu Pelangi Citra Ratu Pelangi, Citra Ratu Dadan Rohdiana Dadang Sunendar Danan Darajat Dea Widiari, Ni Kadek Dede Farhan Mubarok Dede Kosasih Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Deni Abdul Ghoni Dhani Rahman, Mahendra Rama Dharmawan, Aliefki Pradithya Dicki Bakhtiar Purkon Dingding Haerudin Dwi Lisyana Aufa Rahmadhia Eet Saeful Hidayat Elvi Trinovani, Elvi Faizah Min Fadhlillah Fatimah, Cucu Fitriah, Nurul Aeni Ghoni, Deni Abdul Haq, Razzan Dhiya Ul Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herawati, Auliana Herdiana, Irfan Herlina, Yeni Hermawan Hermawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hidayat, Neng Tanti Septiani I Gusti Bagus Wiksuana Imas Diana Aprilia Imas Melasari Iskandar, Muhammad ISKANDARWASSID ISKANDARWASSID, ISKANDARWASSID Isti Agnia Lutfiah Isti Agnia Lutfiah, Isti Agnia Kusumah, Raden Minda Latifah, Ayu Lavinia Marchela Prabawati Lina Marliani Maigoda, Tonny Cortis Maria Immaculata Iwo Maryanika, Leni Mimin Kusmiyati, Mimin Miza Rohmani Putri Mohammad Roseno Mulyani, Noni Mutia Awaliyah nia kurniasih Nia Kurniasih Noni Mulyani Noni Mulyani Nonong Rowiyah Novelia, Chelsy Nugraha, Triya Nunuy Nurjanah Nurhadi, Jatmika Nurhuda, Denny Adrian Nursolah, Mila Nurwansah, Illam O. SOLEHUDIN, O. Pratama, Krisna Setya Prawira, Naufal Lukita Putra, Putu Raka Setya Putri Fathiyyah Firmanda Riza Putri, Shafa Shafira Adinda Rabiussani, Rani Rahmada Kriswanto Rahmadhia, Dwi Lisyana Aufa Rahmah, Firda Aulia Rahman Rahmatuloh, Gani Raihan Akbar Raihan Fadhilah, Sania Raisya Revalia Putri Rama Kurnia Santosa Retty Isnendes Rhamadianto, Muhamad Iqbal Riky Taufik Afif Rila Muspita Rizki Muhammad Nur Rodiansyah, Novan Roseno, Mohammad Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rully Sumarlin Salma Atsriya Setiani Sandiansyah, Sandri Sandya, Cathleen Setiani, Puspa Endah Shakina, Intan Nazla SISKA PERTIWI, SISKA SITI MARYAM MAULIDA, SITI MARYAM Soemardji, Adreanus Andaja Sofia, Poppy Sofyan, I Wahyudi Sondari, Dea Srihilmawati, Rostika Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tanika Miatul Hadid Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti TIANAWATI, YANTI Tri Agustini Gandaresmi Tri Indri Hardini Tri Widyastuti Tryastuti Irawati Belliny Manullang Usep Kuswari Wafi, Abdurrahman Widyastiwi Widyastiwi Wikramaditya, I Made Phalguna Winci Firdaus Wiwin Setiawati Wulandari, Sri Rizki YANTI TIANAWATI Yeni Herlina Yessi Hermawati Yogi Yogaswara Yosa Fiandra Yudistira Fitra Sabarudin Yulianeta Zahra Anggraeni Zaini Ramdhan Zuhdi, Hafidz Ali Zulfikar Alamsyah