p-Index From 2021 - 2026
9.569
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Sosiohumaniora Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) BAHASA DAN SASTRA Jurnal Penelitian Pendidikan LOKABASA Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Jurnal Sains Teh dan Kina Journal Of Vocational Health Studies EDUCARE Tawarikh : Journal of Historical Studies Jurnal SOLMA Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Media Karya Kesehatan Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Kalatanda : Jurnal Desain Grafis dan Media Kreatif Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Seni Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen eProceedings of Art & Design DIMASATRA MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan International Journal of Multidisciplinary Sciences Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda International Journal of Language and Culture Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN BACKGROUND ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Putri Fathiyyah Firmanda Riza; Yayat Sudaryat; Yosa Fiandra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mulut memilliki peran yang sangat penting dalam menunjang kemampuan seseorang untuk makan,berbicara, dan berinteraksi sosial secara optimal. Salah satu masalah kesehatan mulut yang sering ditemukan adalahkaries gigi, yang banyak dialami oleh peserta didik usia 6-18 tahun. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada prosesbelajar, menimbulkan rasa sakit yang mengganggu konsentrasi, serta meningkatkan angka ketidakhdiran di sekolah.Di Provinsi Jawa Barat, prevalensi karies gigi menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu 40,39% pada siswa SD,21,4% pada siswa SMP, dan 19,51% pada siswa SMA. Untuk mengatasi permasalahan ini, Kementerian Kesehatantelah melaksanakan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) sebagai bentuk upaya promotif dan preventifmelalui pemberian pelayanan kesehatan gigi sejak dini secara berkesinambungan. Salah satu metode yangberpotensi efektif adalah pemanfaat media animasi, yang mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudahdipahami, dan dilengkapi dengan latar visual yang tepat untuk memperkuat pesan. Penelitian ini bertujuanmengembangkan media edukasi berbasis animasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pesertadidik mengenai pencegahan karies gigi, sekaligus mendukung keberhasilan UKGS dalam penurunan angka prevalensikaries gigi di kalangan siswa.Kata Kunci: Animasi, Background, Environment, Karies gigi, Kesehatan
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER UNTUK ANIMASI 2D “GEOMETRI JIWA” SEBAGAI MEDIA REFLEKSI PSIKOLOGIS REMAJA YANG MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DI KOTA BANDUNG Raihan Akbar; Yayat Sudaryat; Rully Sumarlin
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis Identitas pada remaja sering kali dipicu oleh tekanan sosial dari keluarga, lingkungan sekolah, danmedia digital. Tekanan ini dapat membuat remaja sampai kehilangan jati diri mereka, bahkanmengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga pemikiran untuk bunuh diri. Di KotaBandung, kasus gangguan mental pada remaja menunjukkan peningkatan signifikan pertahun 2023 danpenyebab gangguan mental remaja di Kota Bandung sering kali diakibatkan oleh Krisis Identitas.Masalah utama dari penelitian ini yaitu masih sedikitnya representasi mendukung tentang krisisidentitas dalam media yang remaja konsumsi. membuat mereka merasa sendirian dalam menghadapikondisi tersebut. Untuk itu, dilakukan Perancangan Desain Karakter untuk Animasi 2D “Geometri Jiwa”Sebagai Media Refleksi Psikologis Remaja yang Mengalami Krisis Identitas di Kota Bandung. Tigakarakter utama bernama Sigit, Egi, dan Linka diciptakan untuk merepresentasikan krisis identitasberdasarkan tiga sumber tekanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Mixed MethodExploratory Sequential Design, dengan pengumpulan data melalui wawancara, analisis karya sejenis,studi literatur, dan kuesioner. Hasil dari proses ini adalah desain karakter yang menggambarkan realita psikologis remaja secara visual dan komunikatif. Kata kunci: Desain Karakter, Animasi, Krisis Identitas, Kesehatan Mental,Remaja
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Lavinia Marchela Prabawati; Yayat Sudaryat; Yosa Fiandra
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Karies gigi adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum di Indonesia, dengan prevalensiƟnggi pada siswa sekolah dasar, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Kondisi ini sering Ɵdak disadari padahaldapat mengganggu kegiatan belajar, seperƟ menurunkan konsentrasi siswa dan memengaruhi prestasi akademikmereka. Pemerintah telah menjalankan program promoƟf dan prevenƟf melalui UKGS, namun penyebaraninformasi akan lebih efekƟf jika dilengkapi media promosi digital seperƟ animasi. Dalam produksi animasi, desainkarakter berperan penƟng untuk menarik perhaƟan target audiens sekaligus memudahkan penyampaian pesanedukaƟf yang tepat. Proyek ini dirancang untuk mendukung pencegahan karies gigi pada pelajar di Jawa Baratsekaligus memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi. PeneliƟan menggunakan metode kualitaƟf melaluiwawancara, observasi, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskripƟf untuk menggambarkan,menguraikan, serta merangkum temuan peneliƟan. Hasilnya diharapkan menjadi media promosi yang efekƟfbagi Dinas Kesehatan Jawa Barat dan para dokter gigi dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong perilakupencegahan karies gigi.Kata Kunci: Animasi, Promosi, Karies Gigi, Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat, Desain Karakte
BUKU TEKS PANGGELAR BASA SUNDA PIKEUN SMA/MA/SMK/MAK KELAS XI: TINJAUAN PRINSIP, PROSES, DAN KERANGKA DEEP LEARNING Rizki Muhammad Nur; Yayat Sudaryat; Haris Santosa Nugraha
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/veq33w04

Abstract

ABSTRAK:  Buku teks merupakan sumber utama pembelajaran dalam pendidikan formal dan berperan penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam (deep learning). Kesenjangan penelitian muncul karena kajian buku teks bahasa daerah umumnya berfokus pada konten dan budaya, sementara integrasi prinsip deep learning masih jarang ditinjau secara sistematis, bahkan dalam bahasa daerah termasuk penelitian yang baru. Tujuan penelitian ini adalah meninjau tingkat kesesuaian buku teks Panggelar Basa Sunda pikeun SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI terhadap prinsip, proses, dan kerangka deep learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi dokumentasi terhadap empat bab representatif dalam buku teks terbitan Erlangga tahun 2023. Instrumen penelitian berupa lembar cek berbasis indikator deep learning yang meliputi prinsip deep learning (berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan), proses deep learning (memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan), serta kerangka deep learning (praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan belajar, dan teknologi digital). Data dianalisis menggunakan skala dikotomi dan dikonversi ke dalam persentase. Temuan utama menunjukkan bahwa prinsip dan proses deep learning terimplementasi sangat baik (100%), sementara kerangka deep learning berada pada kategori baik (81,25%) dengan kelemahan utama pada aspek kemitraan pembelajaran yang hanya mencapai (25%). Temuan penelitian ini menegaskan bahwa buku teks panggelar basa Sunda telah berfungsi efektif sebagai pengelola deep learning di kelas, namun masih memerlukan penguatan desain kemitraan dengan masyarakat agar integrasi deep learning menjadi lebih seimbang dan kontekstual.KATA KUNCI: bahasa Sunda; buku teks; deep learning; Kurikulum Merdeka. PANGGELAR BASA SUNDA PIKEUN SMA/MA/SMK/MAK KELAS XI: REVIEW OF PRINCIPLES, PROCESSES AND FRAMEWORK OF DEEP LEARNING ABSTRACT: Textbooks are the primary source of learning in formal education and play an important role in supporting the implementation of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka), which emphasizes deep learning. A research gap emerges because studies on regional language textbooks generally focus on content and culture, while the integration of deep learning principles is still rarely examined systematically, even in recent research on regional languages. The purpose of this study is to review the level of alignment of the Sundanese language textbook "Panggelar Basa Sunda pikeun SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI" with the principles, processes, and framework of deep learning. This research employs a qualitative descriptive approach with documentation study techniques on four representative chapters in the textbook published by Erlangga in 2023. The research instrument consists of a checklist based on deep learning indicators covering deep learning principles (conscious, meaningful, and joyful), deep learning processes (understanding, applying, and reflecting), and the deep learning framework (pedagogical practices, learning partnerships, learning environments, and digital technology). Data were analyzed using a dichotomous scale and converted into percentages. The main findings indicate that deep learning principles and processes are implemented very well (100%), while the deep learning framework is in the good category (81.25%), with the main weakness in the learning partnerships aspect, which only reaches 25%. The findings of this study confirm that the Panggelar Basa Sunda textbook has functioned effectively as a facilitator of deep learning in the classroom, but still requires strengthened partnership design with the community so that the integration of deep learning becomes more balanced and contextual.KEYWORDS: Sundanese language; textbook; deep learning; Independent Curriculum.
Co-Authors , R.Didi Djadjuli A Rustamsyah A Rustamsyah, A ADE SUTISNA, ADE Afifah Rahmawati Agus Suherman Ahmad Juliarso AI PARIDAH, AI Ainun Nadhifah, Ainun Alaida Maharani, Nazwa Alamsyah, Zulfikar Ammirulhaz, Moch Dhymas Andika Putra, Hanif Akbar Ardi Rustamsyah Ardi Rustamsyah Ardy Aprilian Anwar Ayu Puspitasari, Annisya Dyah Ayuni, Rhea A’dhawiah, Ira Robbaitul Baharsyah, Sang Balakosa, Zhafif Belliny Manullang, Tryastuti Irawati Citra Ratu Pelangi Citra Ratu Pelangi, Citra Ratu Dadan Rohdiana Dadang Sunendar Danan Darajat Dea Widiari, Ni Kadek Dede Farhan Mubarok Dede Kosasih Dedi Koswara Deni Abdul Ghoni Dhani Rahman, Mahendra Rama Dharmawan, Aliefki Pradithya Dicki Bakhtiar Purkon Dingding Haerudin Dwi Lisyana Aufa Rahmadhia Eet Saeful Hidayat Elvi Trinovani, Elvi Faizah Min Fadhlillah Fatimah, Cucu Fitriah, Nurul Aeni Ghoni, Deni Abdul Haq, Razzan Dhiya Ul Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herawati, Auliana Herdiana, Irfan Herlina, Yeni Hermawan Hermawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hidayat, Neng Tanti Septiani Hotimah, Alni Khusnul I Gusti Bagus Wiksuana Imas Diana Aprilia Iskandar, Muhammad ISKANDARWASSID ISKANDARWASSID, ISKANDARWASSID Isti Agnia Lutfiah Isti Agnia Lutfiah, Isti Agnia Kusumah, Raden Minda Lavinia Marchela Prabawati Lina Marliani Maigoda, Tonny Cortis Maria Immaculata Iwo Maryanika, Leni Mimin Kusmiyati, Mimin Mohammad Roseno Mulyani, Noni Nainggolan, Aurelya Veny Kurnia Nia Kurniasih nia kurniasih Ningsih, Padmasari Diah Ayu Kumala Noni Mulyani Nonong Rowiyah Novelia, Chelsy Nugraha, Triya Nunuy Nurjanah Nurhadi, Jatmika Nurhuda, Denny Adrian Nursolah, Mila Nurwansah, Illam O. SOLEHUDIN, O. Pratama, Krisna Setya Prawira, Naufal Lukita Putra, Putu Raka Setya Putri Fathiyyah Firmanda Riza Putri, Shafa Shafira Adinda Rabiussani, Rani Rahmadhia, Dwi Lisyana Aufa Rahmah, Firda Aulia Rahman Rahmatuloh, Gani Raihan Akbar Raihan Fadhilah, Sania Rama Kurnia Santosa Retty Isnendes Rhamadianto, Muhamad Iqbal Riky Taufik Afif Rila Muspita Rizki Muhammad Nur Roseno, Mohammad Rostika Srihilmawati RUHALIAH Dr., RUHALIAH Rully Sumarlin Sabarudin, Yudistira Fitra Sabarudin Salma Atsriya Setiani Sandiansyah, Sandri Sandya, Cathleen Setiani, Puspa Endah Shakina, Intan Nazla SISKA PERTIWI, SISKA SITI MARYAM MAULIDA, SITI MARYAM Soemardji, Adreanus Andaja Sofia, Poppy Sofyan, I Wahyudi Sondari, Dea Srihilmawati, Rostika Srinati, Ine Sufa, Hafizah Ilmi Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tanika Miatul Hadid Temmy Widyastuti Temmy Widyastuti TIANAWATI, YANTI Tri Agustini Gandaresmi Tri Indri Hardini Tri Widyastuti Tryastuti Irawati Belliny Manullang Usep Kuswari Usep Kuswari Wafi, Abdurrahman Widyastiwi Widyastiwi Wikramaditya, I Made Phalguna Winci Firdaus Wiwin Setiawati Wulandari, Sri Rizki YANTI TIANAWATI Yogi Yogaswara Yosa Fiandra Yulianeta Zahra Anggraeni Zaini Ramdhan Zuhdi, Hafidz Ali